Community

10 Kelakuan Cewek yang Tak Disukai Cowok

Setiap hubungan pasti pernah merasakan bumbu-bumbu pahit seperti emosi akibat perdebatan. Kunci dalam hubungan itu sendiri sebenarnya adalah tidak mementingkan ego sendiri. Perlu kamu ketahui bahwa untuk dimengerti, kamu juga harus mau mengerti.

Untuk kamu para cewek, coba perhatikan 10 kelakuan yang mungkin pernah kamu lakukan. Kelakuan tersebut adalah beberapa kelakuan yang tidak disukai cowok.

1. Saat Sedang Bertengkar, Mulai Deh Mengungkit Apa yang Sudah Terjadi di Masa Lalu

Meskipun masalahnya sudah selesai, nyatanya setiap ada pertengkaran lagi dalam hubunganmu dengan cowokmu, kamu tetap saja mengungkit masa lalu. Meski cowokmu tak pernah mengungkapkannya, sebenarnya kelakuanmu yang seperti ini adalah hal paling menyebalkan di mata cowok.

2. Membeberkan Masalah Pribadi Kepada Orang Lain

Kebanyak cewek memang memiliki sifat yang satu ini. Mungkin memang kamu hanya memberitahukan masalah pribadimu dengan cowokmu pada orang terdekatmu saja. Namun tetap saja, hal itu adalah hal yang dibenci oleh cowokmu.

3. Diam Saat Marah

Cewek akan menunjukkan emosinya dengan diamnya. Hal ini yang sering membuat cowok serba salah. Cowokmu bukanlah seorang paranormal yang bisa menerawang isi pikiranmu.

4. Bercerita Tentang Orang yang Tidak Ada Hubungannya dengan Si Cowok

Seringkali kamu menceritakan sahabat-sahabatmu atau orang yang kamu kenal kepada cowokmu. Padahal cowokmu sama sekali tak kenal mereka yang kamu ceritakan. Meski berusaha tetap meladeni ceritamu, sebenarnya kelakuanmu ini adalah hal menyebalkan baginya.

5. Bertanya Tentang Penampilan

Bagi cowok yang benar-benar menyayangimu apa adanya, bukan suatu masalah yang besar bagaimanapun penampilanmu. Karena yang terpenting adalah rasa nyaman yang dia dapatkan darimu. Jadi kamu tak perlu terlalu sering bertanya tentang penampilanmu kepadanya.

6. Melarang Cowok Menghabiskan Waktu dengan Teman-temannya

Sifatmu yang mengekang adalah salah satu hal yang membuat cowokmu merasa sebal. Padahal kamu sendiri pasti tak suka saat cowokmu melarangmu melakukan apa yang kamu ingin lakukan.

7. Marah Hanya Karena Cowok Lupa Hari Penting

Hal kecil pun seringkali kamu permasalahkan, misalnya masalah hari penting. Kamu tak segan marah besar kepada cowokmu hanya karena dia lupa memberimu ucapan di hari valentine, ulang tahun atau anniversary hubungan yang kalian jalani.

8. Mengirim Banyak Pesan Saat Cowok Sedang Sibuk Bekerja

Seharusnya kamu bisa lebih menempatkan diri. Jika memang cowokmu sedang ada pada waktu jam kerja, akan lebih baik jika kamu diam menunggu kabar darinya, bukan malah mengiriminya pesan teks bertubi-tubi karena kamu tak kunjung mendapat balasan pesan darinya.

9. Marah Saat Cowokmu Sibuk Bekerja dan Saat Cowoku Belum Mendapatkan Pekerjaan

Bekerja salah, tidak bekerja makin salah. Kelakuanmu yang ini membuat cowok merasa tak ada benarnya di matamu. Saat dia belum bekerja kamu memarahinya untuk segera mencari pekerjaan. Namun saat dia sudah bekerja, kamu pun tetap memarahinya karena dia tak punya cukup waktu bersamamu.

10. Cemburu yang Berlebihan

Kamu terlalu mengedepankan emosimu sendiri. Saat kamu sudah cemburu buta, bahkan kamu tak memberi celah sedikitpun bagi cowokmu untuk memberimu penjelasan. Hal inilah yang akhirnya membuat banyak hubungan kandas di tengah jalan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menurut Otomotif Award, Motor Ini Merupakan Motor Bebek Terbaik

Otomotif Award tahun 2018 ini jadi gelaran ke 11 penghargaan untuk industri otomotif tanah air. Kali ini tema yang diusung adalah “the right choice”. Tema ini mencerminkan bahwa setiap pemenang merupakan rekomendasi terbaik untuk satu tahun 2018.

Ada dua kategori yang menarik yaitu best of the best cub alias motor kategori bebek terbaik dan kategori best of hypercub. Menjadi menarik karena kedua kategori ini dimenangkan oleh motor yang sama, yaitu All New Satria F150.

Hal ini seolah mempertegas All New Satria F150 sebagai produk yang superior, karena berhasil menang di berbagai sektor penilaian. Dengan perolehan poin penilaian yang tinggi, alhasil All New Satria F150 dinobatkan menjadi yang terbaik di kelas cub/bebek 150cc dan sekaligus mengalahkan perolehan poin motor cub/bebek di kelas lainnya.

Meski produk baru namun Suzuki tak mau penggemar setia Satria kecewa. Karena itu All New Satria 150 ini tetap setia mengusung tema Hyperunderbone. Dapur pacu tetap bertenaga ekstra lewat pemilihan 1150 cc DOHC 4 valve.

Semburan tenaganya bisa mencapai 13,6 KW pada 10 ribu RPM. Sementara torsinya mencapai 13,8 KW pada 8500 RPM. Sistem bahan bakarnya menganut injeksi dengan pengapian standar euro 3. Dengan mesin macam ini jelas dapat penilaian sangat baik pada ajang kali ini.

Apalagi dari segi tampilan, Suzuki melakukan gebrakan baru untuk warna standar yang selama ini mungkin sudah kita kenal. Kali ini pilihannya mulai dari Brillian White, Stronger Red dan Titan Black. Suzuki menyebut, variasi warna-warna ini lahir dari tren dasar otomotif yang digemari pada masa kini.

 

Suzuki sengaja memilih dominasi warna tunggal pada varian standar ini. Hal itu bertujuan untuk memudahkan para pemiliknya yang ingin berkreasi sepuasanya pada si kuda besi kesayangan. Sebab penggemar setia Satria memang dikenal gemar memodifikasi tunggangannya.

Untuk kamu yang mungkin senang terlihat berkelas dan bersih, Brillian White yang tampilan warna putihnya kini lebih mendominasi dari seri sebelumnya, mungkin bisa kamu jadikan pilihan. Sedangkan yang senang menjadi pusat perhatian Stronger Red dengan warnanya yang lebih menyala mungkin tentu layak jadi tunggangan. Mereka yang gemar elegan bisa memilih Titan Black.

Jika 3 warna lain dari wajah baru Satria F150 hadir untuk memenuhi gaya hidup anak muda masa kini. Daya pikat dari 2 warna yang spesial berikutnya ini juga tak kalah hebatnya. Bagaimana tidak, Titan Black Red dan Metallic Triton Blue, identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar di MotoGP 2017. Sehingga membantumu menunjukkan sisi kejantanan yang ingin kamu tunjukkan.

Maka tak heran jika warna biru pada Metallic Triton Blue, untuk seri ini membuat tampilan motor lebih tajam dipadu striping ala Suzuki MotoGP 2017 yang cerah, memberikan kesan pengendara yang antusias dan serius.

Dengan kombinasi macam itu tak heran jika All New Satria F150 berhasil menggaget dua penghargaan bergensi tersebut. Menyambut penghargaan yang baik ini, Yohan Yahya – Department Head of Sales & Marketing 2W SIS berkomentar, “Terima kasih kami ucapkan kepada tim Tabloid Otomotif yang telah memberikan penghargaan dan kepercayaan Best of The Best Cub kepada Suzuki All New Satria F150. Dengan hal ini berarti Suzuki telah berhasil memberikan produk sesuai kebutuhan publik masa kini. Selain itu dengan penghargaan spesial sebagai public relations terbaik tahun ini, meyakinkan kami bahwa apa yang sudah kami berikan dan lakukan dengan teman-teman Jurnalis sudah memenuhi kebutuhan mereka terhadap informasi yang berkualitas.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Tampilan Memang Penting, Tapi Beli Motor Harus Perhatikan Mesinnya

Tak salah memang memilih motor karena tampilannya. Tapi sejatinya motor juga adalah tentang mesinnya. Tampilannya oke tapi kalau mesinnya payah untuk apa.

Karena mesin itu ibarat jantung bagi motor. Vital dan jadi penentu keseluruhan kinerja. Karena itu penting untuk memahami urusan satu ini sebelum memutuskan membeli motor. Setidaknya pilihlah yang sesuai dengan karakter berkendara kamu

Di Indonesia sendiri terdapat tiga tipe mesin yang umum diaplikasikan pada kendaraan roda dua. Tak cuma soal dimensi namun karakteristiknya pun berbeda.

Pertama adalah tipe Overstroke. Mesin ini memiliki langkah piston (stroke) lebih besar dari diameter piston (bore). Mesin dengan tipe ini punya karakteristik mampu mengeluarkan tenaga dan torsi yang besar pada RPM rendah dan menengah.

Tenaga puncaknya bisa diraih di rpm yang rendah. Hal ini membuat motor dengan mesin overstroke bisa lincah dalam mengarungi kemacetan kota atau medan berat. Kekurangannya, putaran mesin tak bisa terlalu tinggi dan jika dipaksakan bisa beresiko mesin jebol.

Kedua adalah mesin Square. Mesin disebut square jika angka diameter dan langkah pistonnya sama atau hanya berselisih sedikit. Mesin berjenis square ini memiliki tenaga yang hampir merata di semua tingkatan rpm, baik pada rpm rendah maupun pada rpm tinggi.

Mesin dengan tipe ini biasanya diaplikasikan pada motor-motor harian yang memiliki kemampuan universal untuk melahap semua medan baik dalam kota maupun luar kota. Meski merata, namun konsekuensinya mesin ini tidak memiliki tenaga yang terlalu menonjol.

Jenis terakhir adalah Overbore yang memiliki diamter piston lebih besar dari langkahnya. Jenis mesin overbore ini sangat cocok pada motor berkarakter sport . Karena mesin ini terkesan jinak diputaran bawah namun menjadi ganas diputaran menengah dan tinggi.

Nah biasanya pada motor sport pengendara akan memacu motornya dengan mempertahankan putaran mesin pada RPM yang tinggi agar dapat mengeluarkan kemampuan maksimum motor tersebut.

Contoh dari mesih overbore adalah mesin yang digunakan Suzuki GSX-S150 dan Suzuki GSX-R150. Suzuki mengambil langkah berbeda dengan para kompetitornya yang memilih mesin over stroke atau Square. Karena dapur pacu yang disematkan pada GSX-R150 ini justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm).

Mesin overbore Suzuki GSX-S150 dan Suzuki GSX-R150, mengadopsi DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, motor ini menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Layaknya mesin over bore, tenaga yang dihasilkan pada putaran bawah cenderung lebih jinak dan kalem. Karena itu motor ini cukup ramah digunakan di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM. Jangan heran seandainya kamu menggunakan motor ini untuk beradu kecepatan, di putaran tengah dan atas cepat mengasapi motor lain.

Setelah paham ketiga tipe mesin di atas, kamu sudah punya pilihan yang ingin dibawa pulang?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Hubungan Harmonis dengan 7 Tanda Cinta Realistis Ini

Hubungan yang dipenuhi dengan drama tentu akan lebih mudah hancur karena terlalu banyaknya pertengkaran sebagai akibat dari drama yang ada. Mewujudkan hubungan yang didasari dengan hal-hal realistis bukanlah satu hal yang mudah. Namun saat kamu berhasil mewujudkannya, bisa jadi hubunganmu akan awet selamanya.

1. Saling Mengingatkan untuk Beristirahat Dibanding Mempertanyakan Sudah Makan atau Belum

Masih ada banyak hubungan yang didasari dengan perhatian kecil yang sebenarnya tak memiliki makna besar. Misalnya dengan menanyakan sudah makan atau belum, sedang apa dan hal basa-basi lainnya. Dibanding mempertanyakan hal itu, lebih baik isi hubungan kalian dengan perhatian berupa selalu mengingatkan untuk beristirahat dengan cukup. Bukankah hal itu akan nampak lebih realistis?

2. Tak Hanya Janji, Pembuktian Jadi Hal yang Terpenting

Yang berarti bukanlah janji yang diucapkan. Yang berjanji akan kalah dengan mereka yang langsung datang membuktikan diri. Jika memang kamu dan pasangan memang sudah serius dalam menjalani hubungan ini, bukankah seharusnya kalian secepatnya membuktikan cinta kalian dengan status halal?

3. Tak Banyak Merengek untuk Dibelikan Barang Mahal

Kamu atau pasangan paham bahwa ada hal lain yang lebih penting jika dibandingkan dengan barang mahal. Misalnya cicilan rumah dan biaya untuk perabot atau hal lain seperti listrik dan air. Dibandingkan dibelikan barang mahal yang tak terlalu diperlukan, lebih baik uang tersebut digunakan untuk tabungan masa depan.

4. Tak Perlu Pamer Kemesraan di Depan Umum

Saat banyak pasangan lain sedang berlomba-lomba untuk memamerkan kemesraan di media sosial mereka, pasangan yang memang berpikir realistis tentu lebih memilih untuk menyimpan keromantisan mereka hanya untuk diri mereka bersama, bukan orang lain.

5. Mantan Hanya Bagian dari Masa Lalu, Sehingga Tak Perlu Diributkan Melulu

Mantan bukan lagi satu hal yang perlu diributkan. Kedewasaan yang dimiliki satu sama lain membuat hubungan tersebut akan jauh dari pertengkaran perihal mantan. Kesadaran bahwa mantan hanyalah bagian masa lalu yang tak perlu diungkit melulu harus dimiliki oleh setiap pasangan.

6. Lupa Hari Penting Bukanlah Masalah, Momennya-lah yang Terpenting untuk Diingat

Tak perlu marah saat pasangan lupa dengan hari penting kalian berdua. Karena pada dasarnya bukan tanggalnya yang terpenting, namun momen yang sudah tercipta. Bukankah lebih baik mengenang momennya dibanding mengenang tanggalnya?

7. Selalu Mengusahakan Waktu Berkualitas untuk Berdua

Sesibuk apapun kamu dan pasangan, usahakanlah untuk meluangkan sedikit waktu. Kamu dan pasangan juga perlu waktu yang berkualitas untuk bersama. Hal ini untuk menghindari adanya pertengkaran yang kerap terjadi pada pasangan pada umumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sebab Halaman Rumah pun Bisa Disulap Jadi Tempat Untukmu yang Punya Ide Gelar Resepsi di Rumah Sendiri

Tak melulu pesta pernikahan berlangsung di gedung atau pelataran yang mewah. Ada kalanya sebagian dari kita lebih suka melangsungkan pernikahan di rumah sendiri, dengan pesta yang sederhana, namun tak menghilangkan kesan sakral pada acara tersebut. Tak masalah, setiap orang berhak menentukan konsepnya masing-masing.

Soal resepsi, salah satu yang paling krusial adalah konsep pelaminan. Apalagi kalau pestanya berlangsung di halaman rumah. Kita harus pintar-pintar menyiasati dalam hal memasang pelaminan. Nah, barangkali ini bisa jadi referensimu dalam menata pelaminan.

Kalau Kamu Sudah Lama Mengincar Pernikahan dengan Adat Jawa, Maksimalkan Pestamu dengan Memakai Pelaminan Ornamen Gebyok yang Satu Ini

Ornamen gebyok adalah ciri khas utama pelaminan dengan adat Jawa. Namun agar tak terkesan mainstream, cobalah kamu mengusulkan ornament gebyok dengan warna tertentu seperti putih untuk memberikan kesan elegan dan modern. Tapi kalaupun tetap mau berwarna coklat juga tak masalah. Jangan lupa, tambahkan sepasang patung Loro Blonyo agar nuansa Jawa semakin terasa.

Gebyok putih + loro blonyo via www.desainrumahnya.com

Untuk Pengantin Sunda, Dekorasi Pelaminan yang Satu Ini Cocok Sekali Untukmu

Sementara untukmu yang siap melakoni resepsi dalam adat Sunda, dekorasi pelaminan yang satu ini cocok untukmu. Cobalah untuk berani melengkapi pelaminan dengan dekorasi kain yang ditata lintas warna, selain itu, gunakan kursi kayu dengan dudukan yang nyaman.

Ornamen bambu untuk pengantin Sunda via ndikhome.com

Tak Usah Neko-neko, Penambahan Ornamen Berbentuk Hati pun Sudah Bisa Memunculkan Kesan Romantis Pada Pelaminanmu

Untukmu yang suka dengan konsep pelamiann yang manis dan menyenangkan, bukan berarti kamu tak bisa menerapkannya. Cobalah mengeksplorasi bunga pelaminan dengan menatanya sedemikian rupa. Salah satunya dengan menatanya menjadi bentuk hati. Percayalah, konsep pelaminan semacam ini pasti akan meningkatkan nuansa romantis pernikahan kalian.

Dekorasi bunga bentuk hati via www.carvingfurniture.com

Supaya Tak Makan Tempat, Cukup Pakai Pelaminan dengan Konsep Gebyok Kayu dan Kursi Bermotif Garis

Untuk rumah dengan ruang yang terbatas, siasati saja pelaminan yang tak makan tempat yaitu dengan memakai gebyok kayu dan kursi bermotif garis. Pastikan kursimu nyaman saat digunakan untuk duduk sehingga pelaminanmu tak hanya menonjolkan estetika, tapi juga kenyamanan.

Gebyok dan kursi kayu motif garis via lindahirata.wordpress.com

Untuk Konsep yang Lebih Santai, Pakai Saja Konsep Pelaminan dengan Dedaunan Hijau

Dari sekian banyak ide, ada juga yang tetap ingin mempertahankan konsep pernikahan yang santai. Nah, kalau kamu salah satunya, jangan sampai kehabisan akal ya. Kamu bisa menggunakan latar dedaunan hijau yang dihias dengan bunga-bunga segar di depan rumahmu demi kesan yang natural dan sederhana.

Ornamen daun-daunan via rumahkeboncengkeh.wordpress.com

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Film The Gift : Romansa Cinta dari Novelis Perempuan dengan Pemuda Tunanetra

Mendatangi Yogyakarta memang adalah candu bagi semua jiwa, barangkali itulah yang sedang dirasakan oleh Tiana yang diperankan oleh Ayushita, seorang perempuan yang menyebut dirinya novelis gagal. Inspirasi untuk menyelesaikan tulisan, jadi tujuannya bertandang kesana. Dan memilih indekos di salah satu ruang pavilun milik Harun (Reza Rahardian), seorang pemuda anak kolong yang terlihat frustasi akan hidupnya. Karena menjadi tunanetra usai kecelakaan yang konon disengaja olehnya.

Walaupun terlalu ditarik ulur diawal cerita, kalian mungkin sudah paham bagaimana alur selanjutnya. Ya, mereka berdua saling jatuh cinta. Tiana merasa ada sisi yang memang serupa dalam dirinya, juga hadir dalam diri Harun. Mereka berdua lahir dan tumbuh dalam keluarga yang tidak harmonis. Ayah dari Tiana, adalah lelaki yang temperamen, dan kerap berbuat kasar pada sang ibu yang berakhir dengan gantung diri. Sedangkan Harun  adalah anak dari seorang Militer yang dididik keras. Ia bercerita bahwa hubungan ayah dan almarhum ibunya pun tak baik, dan itulah mengapa ia tak suka pada sang ayah.

Saya memang tak banyak menonton karya-karya, dari Mas Hanung Bramantyo tapi kalau boleh jujur dari beberapa film beliau yang saya tonton, The Gift bisa jadi film terbaik yang ia buat. Digarap bersama Seven Sunday Films, pengampilan gambar, dialog, alurnya mengalir ringan, tapi sampai saya menulis ini masih saja tergiang-giang.

Dan dari penuturan Harun yang berkata bahwa dulunya ia adalah sosok pemuda yang nakal, suka kebut-kebutan, mencuri, dan main perempuan. Tak tahu apa yang merasuki isi kepala saya, saya pikir ia akan mengekspresikan rasanya dengan kata-kata, sebab ia tak bisa melihat Tiana untuk sekedar tersenyum atau mengedipkan mata. Tapi saya salah, tak banyak kata-kata yang berarti cinta, Hati yang sudah jatuh itu bisa akan menjelaskan dengan sendirinya. Dan itulah yang saya lihat dilakukan oleh Harun.

Setelah Harun mulai membuka diri pada Tiana, romansa selanjutnya jadi babak yang paling menyanyat jiwa. Sang penulis cerita Ifan Ismail, memang nampaknya ingin membawa semua penonton pada posisi Tiana dalam cerita. Kehadiran Dion Wiyoko sebagai Arie, Dokter muda yang sukses, dan juga teman kecil Tiana yang kini kembali datang untuk memenuhi janjinya. Yap, tepat di hari ulang tahun Tiana yang ke 30 tahun, Arie datang untuk memberi sebuah hadiah.

Arie meminta Tiana untuk menerima sebuah kotak katanya adalah hadiah, memberi kabar akan keberadaan Ayah Tiana yang ternyata kini berada pada salah satu panti Jompo, dan diurus oleh ibu asuh yang dulu juga mengasuh Tiana, selepas ibunya meninggal. Selepas itu, Arie mengantarkan Tiana pulang ke tempat tinggalnya, dan melamar sang perempuan tepat didepan pintu, dibawah cucuran hujan yang ternyata didengar dengan jelas oleh Harun. Bisa dibayangkan rasanya jadi Harun? hatinya pasti Hancur juga!

Mengambil latar kota Yogayakarta dan Italia, selama 118 menit saya berhasil terpukau dengan latar gambar dan romansa yang ada. Bahkan sejak tayang dari 24 Mei lalu, respon masyarakat yang beredar di beberapa Flatform media sosial juga hampir serupa dengan apa yang saya rasa.

Akhir dari ceritanya memang sungguh jauh dari apa yang saya tadinya bayangkan. Tapi saya tak kuat untuk menceritakan, sebab ini jadi sebuah keputusan berat yang mungkin harus dilakukan oleh seseorang. Dan akan lebih seru jika kamu menontonnya sendiri.

Tapi selain alur dan romansa yang berbeda, memilih pemeran untuk memerankan sebuah cerita yang ternyata tidak diadaptasi dari buku atau novel, jadi kemampuan berakting yang patut diapresiasi untuk seluruh pemain yang terlibat. Terlebih Dion Wiyoko yang sepanjang film berhasil membuat para perempuan dideretan belakang tempat saya duduk mengerang dan berkata “Sini mas, sama adek saja”. 

Ini bukan sekedar film, tapi tentang rasa, intuisi dan kenyataan!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top