Community

10 Hal yang Menandakan Kamu Sedang Mengalami “Quarter Life Crisis”

Hidup yang lurus tanpa hambatan tak mungkin ada. Hidup adalah proses perjalanan. Ada kalanya kamu senang dan juga sedih. Quarter life crisis merupakan sebuah masa krisis hidup yang biasanya melanda anak muda usia 25-an. Di usia ini akan banyak masalah yang datang dalam kehidupan. Apa saja sih tandanya, simak ulasan berikut ini.

1. Berharap Kamu Memiliki Tuhan dalam Kehidupanmu

Kamu ingin memiliki Tuhan agar kamu bisa hidup dengan damai. Kamu tengah merasakan banyak persolan hidup yang rasanya mulai menyesakkan dadamu.

2. Kamu Mulai Mempertanyakan Apakah Ini yang Kamu Inginkan dalam Hidupmu

Pertanyaan yang cukup rumit untuk dijawab. Kamu mulai mempertanyakan akan keteguhanmu dalam menjalani kehidupan. Kamu mulai ragu, apa benar yang kamu jalani adalah apa yang kamu inginkan.

3. Lagu Sendu Membuatmu Tiba-tiba Menangis Begitu Saja

Tanpa ada penyebabnya, tiba-tiba kamu menangis begitu saja saat mendengarkan lagu sendu diputar. entah kamu mendengarkan sendiri atau kamu sedang ada di suatu tempat yang ramai sekalipun.

4. Setiap Hari Kamu Dihantui Pertanyaan Kapan Hidupmu akan Berubah

Pertanyaan ini timbul karena kamu mulai jengah dengan kehidupanmu yang berjalan gini-gini aja tanpa adanya perubahan ke arah yang lebih baik. Kamu seolah sudah bosan dengan segalanya.

5. Kamu Mulai Sering Berdebat dengan Ibumu Hanya Karena Hal Sepele

Padahal hanya karena hal remeh saja sudah bisa membuatmu berdebat panjang dengan ibumu sendiri. Misalnya karena perkara membersihkan kamar mandi atau tempat tidurmu sendiri.

6. Pengeluaran Bulananmu Lebih Besar dari Penghasilanmu

Kamu belum bisa mengatur keuanganmu sendiri dengan baik. Sehingga kamu dipusingkan dengan pengeluaran yang membengkak. Padahal penghasilanmu tak seberapa.

7. Kamu Memiliki Argumen yang Dilontarkan Orangtuamu Dulu

Kamu melontarkan sebuah argumen yang kamu miliki kepada teman dan orang-orang terekatmu. Argumen itu mirip dengan argumen yang dulu juga pernah dilontarkan orangtuamu kepadamu. bahkan dulu kamu sempat tak menyetujuinya.

8. Sudah Sering Berganti Pacar dan atau Pindah Kerja dalam 4 Tahun Terakhir

Karena rasa jengah dan bosan yang kamu miliki kamu merasa belum menemukan hal yang cocok dengan dirimu sendiri. Kamu sudah beberapa kali berganti pasangan dalam jangka waktu 4 tahun terakhir ini, atau bahkan mungkin kamu tak memiliki pacar sama sekali dalam waktu tersebut.

9. Kamu Memilih Membayar Mahal untuk Kesenangan Sesaat

Kamu belum mau dipusingkan dengan segala perencanaan masa depan. Bahkan kamu rela membayar mahal untuk kesenangan yang hanya sesaat saja tanpa memikirkan kebutuhanmu ke depannya.

10. Kamu Melihat Dua Pilihan Kehidupan di Masa Depan

Kamu bisa melihat dengan jelas antara dua kehidupan yang bisa kamu jadikan pilihan. Satu pilihan adalah kehidupan yang nyaman tapi hanya gitu-gitu saja atau kehidupan yang dipenuhi dengan tantangan dan risiko yang besar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jangan Cepat Menghakimi, Perempuan yang Terlihat Nakal Belum Tentu Seperti yang Kita Pikirkan

“Jangan menilai seseorang hanya dari tampilan luarnya saja”

Peribahasa itu memang sudah tidak asing di telinga kita, namun tetap saja masyarakat sangat sulit untuk menerapkannya dalam kehidupan nyata. Karena faktanya, apa yang kita lihat dari luar itulah yang akan kita simpulkan. Seperti halnya tentang perempuan nakal, hanya karena penampilan atau sifatnya yang sedikit berani dari perempuan lainnya maka di cap nakal sudah biasa baginya. Padahal, hati seseorang siapa yang tahu kan? Bagaimana jika hatinya memang baik, melebihi kita yang menghakiminya seenaknya.

Perempuan yang kelihatan nakal memang rentan mendapat pandangan negatif dari laki-laki, yah namanya juga laki-laki, jangankan perempuan yang kelihatan nakal yang tertutup saja masih ada saja yang menggoda. Padahal tidak semua perempuan yang kelihatannya nakal itu bisa diajak seenaknya. Sebenarnya bagaimana sih perempuan yang kelihatan nakal itu? Inilah beberapa uraian nya.

1. Perempuan Perokok Sudah Pasti Di Cap Nakal

Mungkin hal ini masih menimbulkan pro dan kontra, terutama di Indonesia. Tetapi kita tidak bisa menilai secara langsung perilaku perempuan merokok yang selalu disamakan dengan perempuan nakal kan? Memang sih kebanyakan perempuan yang ‘nakal’ itu merokok, tapi tidak semua perempuan yang merokok itu nakal.

Siapa tahu perempuan yang merokok itu memang sudah kecanduan seperti kalian laki-laki, jangan dulu menghakimi dia dengan menyebutnya nakal. Kepribadian seseorang tidak hanya dilihat dari sikap dan perilakunya, hati manusia cukup luas dan tidak bisa di simpulkan begitu saja. Stop nething ya!

2. Perempuan Dengan Rambut Di Cat Seringkali Dianggap Nakal


Gaya dandanan seseorang lebih banyak berhubungan dengan bagaimana seleranya merias diri. Tapi perempuan yang rambutnya dicat warna terang atau bahkan dicat blonde seringkali dicap sebagai perempuan yang ‘nakal’. Hal ini karena kita orang Indonesia umumnya punya rambut dengan warna hitam, sehingga dengan mengecat rambut maka penampilan perempuan jadi terlihat mencolok dan memancing perhatian banyak orang, terutama kaum laki-laki. Padahal tidak semuanya begitu, penampilan itu hak semua orang bukan?

Sekali lagi saya tekankan, menilai kepribadian itu tidak cukup dari penampilannya saja. Gaya seseorang itu berbeda-beda, cobalah untuk tetap menghargai tanpa menghakimi.

3. Perempuan Bertato Identik Dengan Kekerasan dan Kenakalan


Fenomena perempuan bertato memang seringkali mendapat pandangan negatif dari masyarakat, mereka menganggap dia sebagai perempuan yang bisa diajak seenaknya dan identik dengan kekerasan, padahal semua itu kembali pada cara pandang kita. Prinsip seseorang itu berbeda-beda.

Siapa tahu, perempuan yang kamu lihat punya tato di tangannya kemarin adalah seorang aktivis sosial yang menolong banyak orang. Siapa tahu juga, dia memang dulunya nakal tapi sekarang sudah nggak mau melakukan hal fana lagi. Mungkin juga seorang perempuan yang tatoan memang berperilaku hidup bebas, tapi dia memiliki prinsip dan komitmen yang ia pegang kuat, cobalah untuk memikirkan hal-hal baik tersebut sebelum menghakiminya.

4. Berpakaian Ketat dan Terbuka Seringkali Mendapat Cap Murahan


Cara berpakaian di negara kita memang sering menuai pro kontra, yang tertutup belum tentu baik dan yang terbuka juga belum tentu buruk. Mungkin saja dia berpenampilan terbuka karena tinggal di daerah yang bersuhu tinggi, atau mungkin juga dia menyukai kebebasan, selama masih batas wajar dan tidak mengganggu hidup kita kenapa kita harus menghakimi mereka?

Memang banyak perempuan yang mendapat pelecehan karena caranya berpakaian, bahkan laki-laki pun sering menyalahkan perempuan karena hal itu. Padahal saya yakin tidak ada perempuan yang ingin dilecehkan hanya karena caranya berpakaian. Cobalah untuk tetap berpikir positif jangan selalu memberikan komentar negatif pada sesuatu yang belum kita ketahui kebenarannya.

5. Pulang Malam Bukan Berarti Perempuan Malam Juga


Jangan dulu berpikiran negatif saat melihat perempuan pulang malam, mungkin saja dia baru pulang dari pekerjaan atau kuliahnya, zaman sekarang memang sudah banyak kegiatan yang menuntut untuk di selesaikan sampai malam. Tidak semua perempuan yang pulang malam itu kupu-kupu malam, tolong buang jauh-jauh pemikiran tersebut.

Bisa jadi mereka adalah perempuan-perempuan tangguh yang baru pulang bekerja keras. Bayangkan mereka sudah cape dengan kegiatannya lalu kamu memberikan cap negatif terhadapnya, semua itu hanya akan memberi rasa sakit dan sama sekali tidak ada untungnya untukmu sebenarnya.

Sekarang tahu kan, kenapa bahaya banget buat memberikan cap buruk kepada seseorang. Kalau kamu langsung ngecap perempuan nakal hanya berdasarkan apa yang kamu lihat, mendingan sih introspeksi lagi deh. Mulai sekarang belajarlah untuk tidak menilai seseorang hanya karena penampilan dan sikapnya saja, jangan mudah tertipu ya, kurangi dosa dengan berhenti menghakimi orang lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kenyaman Berkendara Jadi Pilihan Generasi Milenial

Rasa nyaman dalam berkendara jadi perhatian semua kalangan, termasuk generasi milenial. Apalagi generasi yang dikenal dinamis ini, selalu diselingi aktivitas padat yang membuat mereka kerap berpindah-pindah tempat. Tentu, rasa lelah bakal menyelimuti, ditambah lagi harus berkendara sendiri. Wajar apabila generasi milenial sangat mendambakan kendaraan yang mengerti dirinya alias nyaman di bawa ke mana-mana.

Demi menjawab keresahan akan rasa nyaman. Suzuki mengeluarkan motor matic Nex II. Motor ini memprioritaskan rasa nyaman para pengendara seperti generasi milenial lewat fitur yang dimiliki. Dari porsi tempat duduk atau jok, tingginya telah disesuaikan untuk postur anak muda Indonesia kebanyakan. Pengendara tidak akan lagi mengeluh rasa pegal bagian pinggang atau pinggul saat berkendara.

Selain itu, Suzuki Nex II kini hadir dengan kompartemen luas di bagian depan. Pengendara bisa menaruh barang lebih banyak tanpa khawatir. Seperti inner pocket Suzuki Nex II yang mampu menampung botol air minum dengan isi 600 ml. Bahkan untuk pengendara yang membawa tas dalam beraktivitas bisa menggantung di bagian depan. Karena terdapat hook yang berfungsi untuk menaruh tas.

Kepuasan pengendara tidak hanya dalam kenyamanan tentunya. Motor ini motor ini juga dibekali mesin berkapasitas 115cc dengan teknologi SEP (Suzuki Eco Performance).Di mana mesinnya mampu menyemburkan tenaga sebesar 6,7 KW pada 8000 RPM. Serta memiliki kapasitas tangki penuh 3,6 Liter yang bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km.

Nah selain fitur-fitur asik yang sudah dijelaskan sedari tadi, kamu juga bebas memiih varian Suzuki Nex II mana yang sesuai dengan keinginan hati. Mulai dari Sporty Runner – Brilliant White, Sporty Runner – Titan Black, Sporty Runner – Stronger Red, Fancy Dynamic – Brilliant White, Fancy Dynamic – Titan Black, Fancy Dynamic – Stronger Red, Standard – Briliant White, Standard – Titan Black, Standard – Stronger Red, Elegant Standar – Solid Black, Elegant Standar – Mat Stellar Blue, Elegant Premium – Solid Black, dan Elegant Premium – Mat Stellar Blue.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Kondisi Terbaru Butet Kertaradjasa Pasca ‘Ambruk’ Saat Sedang Pentas

Kondisi kesehatan seninman Butet Kertaradjasa kian membaik pasca dirinya ambruk saat sedang melakoni pentas teater berjudul Kanjeng Sepuh di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jumat lalu. Sutradara Agus Noor mengungkapkan bahwa seusai pementasan, Butet langsung dibawa ke Rumah Sakit Saint Carolus, Jakarta Pusat.

“Ya, Butet Kartaredjasa baru saja diwisuda dengan cara operasi pasang empat ring di pembuluh jantungnya. Selamat, Jenderal Butet. Senang kowe wis iso ngguyu neh,” katanya seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (25/3/2019).

Sebelumnya, Agus melalui akun Instagram Agus Noor menuturkan bahwa Butet ambruk saat pementasan berjalan di menit 60-an. Tubuh Butet lemas, dingin, dan pucat. Dia mengalami serangan jantung ketika itu. Sejumlah kru medis kemudian turun untuk menangani Butet yang mengalami serangan jantung. Tatkala di atas panggung pementasan masih berjalan, kondisi Butet berangsur membaik dan ia bersikukuh tampil kembali. Namun Agus mencoba menahannya.

“Butet bersikeras muncul ke panggung. Saya tak yakin. ‘Biarlah saya menuntaskan kewajiban saya dengan terhormat malam ini.’ Begitu ia berkata. Tapi kowe jangan mati di panggung, nanti malah ngrepoti,’ kata saya. Dia tertawa. Maka, saya pun membiarkannya muncul menutup adegan terakhir, saat Semar mengungkap rahasia kebenaran,” tulis Agus lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top