Community

10 Hal Sederhana yang Bisa Membuatmu Jadi Orang yang Lebih Baik ke Depannya

Sebenarnya, kepribadian seseorang bisa dibentuk dari yang namanya kebiasaan. Tak heran jika terkadang ada hal kecil yang mampu mengubah diri seseorang menjadi lebih baik di masa depan. Begitu pun denganmu. Mungkin tanpa kamu sadari ada hal sederhana yang sebenarnya mampu mengubah kehidupanmu ke arah yang lebih baik. Penasaran? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

1. Lebih Banyak Mendengar Daripada Berbicara

Apakah kamu pernah mendengar adanya pernyataan yang menyebutkan bahwa banyak bicara artinya banyak salah? Tentu bukanlah hal yang baik jika kamu terlalu banyak bicara sampai tak memberikan kesempatan bagi orang lain untuk mengemukakan pendapatnya. Mungkin mendengar hanyalah hal yang sepele, namun dengan membiasakan untuk lebih banyak mendengar akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

2. Minum Air Putih

Jika kamu salah satu orang yang tak terlalu suka minum air putih, lebih baik kamu mulai membiasakan. Sebagian orang memang lebih menyukai minuman bersoda karena dianggap lebih menyegarkan. Namun soda tak bisa menggantikan kebutuhan air mineral dalam tubuhmu. Terlalu banyak meminum minuman bersoda tak baik untuk kesehatan.

3. Istirahat dengan Cukup

Tidurlah di waktu istirahat tiba. Jangan biasakan begadang jika itu tak diperlukan. Tidur terlalu larut tak baik untuk kesehatanmu. Tubuhmu pun membutuhkan istirahat yang cukup untuk bisa kembali beraktivitas keesokan harinya. Ingat, kesehatan itu mahal.

4. Membaca Buku atau Melihat Tontonan yang Menginspirasi

Terkadang kamu juga butuh motivasi dan inspirasi dari luar. Contohnya kamu bisa mendapatkannya dengan membaca buku atau melihat tontonan yang bisa menginspirasimu menjadi orang yang lebih baik lagi.

5. Memeluk Orang yang Kamu Sayang

Percaya atau tidak, nyatanya memeluk orang yang kamu sayang bisa membuat semangatmu bertambah dalam menjalani kehidupan ini. Saat kamu ada masalah pun, pelukan itu bisa secara otomatis menenangkan hatimu.

6. Memberi Pujian Kepada Orang Lain

Cobalah membiasakan diri untuk bisa menyebarkan energi baik kepada orang di sekitarmu. Salah satunya dengan memberikan pujian atas apa yang sudah orang lain lakukan. Hal sederhana ini bisa membuatmu menjadi alasan senyuman yang terukir di wajah mereka yang kamu puji.

7. Mengutarakan Apa yang Jadi Keinginanmu

Jangan jadi orang yang hanya diam dan tak berani mengutarakan apa yang kamu mau. Jika kamu tak menyetujui suatu hal, maka ungkapkanlah. Utarakan dengan lantang apa yang menjadi keinginanmu.

8. Olahraga

Tentu kamu sudah tahu bukan jika olahraga penting untuk kesehatanmu. Jika kamu memang seorang pekerja yang selalu sibuk dengan beragam kesibukan kantormu, kamu bisa melakukan olahraga ini di akhir pekan. Atau jika kamu mau, kamu juga bisa melakukannya sepulang kamu bekerja. Setidaknya usahakan untuk selalu rutin berolahraga meski hanya satu kali dalam seminggu.

9. Tersenyum

Tak hanya berdampak positif untuk dirimu sendiri, senyuman juga bisa memberi energi positif pada orang-orang di sekitarmu. Dengan tersenyum kamu akan lebih menikmati kehidupanmu dan meringankan kesedihanmu juga orang-orang di sekitarmu.

10. Mencatat Semua Kegiatan dalam Sehari

Kamu bisa mulai membiasakan hal ini jika kamu sebelumnya tak terbiasa melakukannya. Dengan membuat catatan keseharianmu, kamu bisa mengevaluasi dirimu sendiri. Hal ini tentu bisa membantumu menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Melacak Ratusan Penguntit, Taylor Swift Pakai Teknologi Pemindai Wajah Saat Konser

Taylor Swift ternyata menggunakan teknologi pendeteksi wajah saat menggelar California’s Rose Bowl pada Mei lalu demi mengawasi ratusan penguntit atau stalker yang kerap membuntutinya.

Dikutip dari The Verge, alat ini dipasang pada sebuah perangkat khusus. Para pengunjung pun tak sadar kalau sebenarnya keberadaan alat ini ditanam pada perangkat berupa papan elektronik yang menampilkan video proses latihan Taylor Swift. Baru kemudian saat para penonton memperhatikan video tersebut, secara diam-diam alat pendeteksi merekam dan memindai wajah masing-masing pengunjung.

Berdasarkan wawancara Rolling Stone dengan seorang petugas keamanan konser, wajah-wajah tersebut kemudian dikirimkan ke Nashville, Amerika Serikat, yang menjadi “command post”, untuk dicocokkan dengan muka-muka penguntit yang sebelumnya sudah diketahui.

Taylor Swift menjadi artis Amerika Serikat pertama yang diketahui menggunakan teknologi pendeteksi wajah di konsernya. Sayangnya, saat ini masih jadi perdebatan apakah penggunaan teknologi ini bisa dibenarkan secara hukum. Sebab, ada yang menilai konser menjadi ranah pribadi bagi penyelenggara. Dengan demikian, penyelenggara berhak memantau pengunjung yang datang. Namun, penggunaan teknologi ini terbilang tak lazim dan berlebihan, namun ternyata hal ini bukan yang pertama.

Sebelumnya, pada April 2018, polisi di China menangkap seorang pelaku kejahatan yanng bersembunyi di antara sekitar 60.000 penonton konser di Nanchang International Sports Center. Sistem pengawasan ini bisa mengawasi pergerakan orang di kerumunan karena menggunakan sistem pemantau “Xue Liang” atau “Sharp Eye”.

Di Amerika Serikat, teknologi pemindaian wajah nantinya akan dikembangkan untuk menggantikan sistem tiket. Jika berhasil, penonton film di bioskop tidak perlu lagi menggunakan tiket kertas, karena cukup dengan menggunakan wajah yang sudah dipindai sesuai dengan nomor bangku sesuai saat pembelian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berkunjung ke Vatikan, Menteri Susi Penuhi Undangan dari Paus Fransiskus dan Bahas Isu Kelautan

Pada salah satu agenda kerja di Eropa baru-baru ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terlihat mengunjungi Vatikan untuk memenuhi undangan dari Paus Fransiskus. Yap, Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Vatikan Wanry Wabang mengungkapkan, Ibu Susi berkunjung ke Vatikan dalam rangka menghadiri audiensi dengan Paus bersama ribuan umat Katolik dan wisatawan non-Katolik.

Undangan tersebut beliau terima, tatkala menghadiri acara Our Ocean Conference di Bali 29-30 Oktober beberapa waktu lalu. Dalam acara yang berlangsung di Aula Paolo Sesto Vatikan, Rabu (12/12) lalu, pukul 09.00-11.00 waktu setempat tersebut. Menteri perempuan yang terkenal dengan kata “Tenggelamkan” itu, berkesempatan untuk bersalaman dengan Paus Fransiskus dan menyampaikan ucapan terima kasih atas surat Paus yang dikirimkan pada acara Our Ocean Conference 2018 serta mengundang Paus ke Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih secara langsung atas dukungan dan komitmen Vatikan yang disampaikan oleh H.E Archbishop Piero Pioppo…,” ucap bu Susi seperti dilansir dari Antara, Jumat (14/12)

Selain itu, Menteri Susi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsinyur Paul Richard Gallagher di Istana Apostolik Vatikan. Adapun tujuan pertemuan itu adalah untuk membahas pengertian antara Vatikan dan Indonesia mengenai upaya penanggulangan pencurian ikan dan “perbudakan” di sektor perikanan.

Kepada Susi, Paus menyatakan akan terus mendoakan dan memberikan dukungan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Dan Vatikan juga berjanji, untuk setuju membantu upaya Indonesia mengangkat isu hak-hak kelautan di forum PBB.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top