Community

Hal-hal Mengejutkan yang Hanya Bisa Kamu Temui di Jepang

Jepang adalah salah satu Negara yang ada dengan perkembangan yang cukup luar biasa dibandingkan dengan Negara Asia lainnya. Meski begitu, Jepang juga merupakan Negara yang tetap menjunjung tinggi nilai kebudayaan nenek moyangnya.

Perpaduan yang seimbang antara kebudayaan dan teknologinya membuat Negara ini menjadi salah satu Negara yang dikagumi oleh banyak orang di seluruh dunia. Nah, untuk itu berikut 10  hal mengejutkan yang hanya bisa kamu temui di Jepang.

1. Pemanfaatan Ruang Sempit

Pada umumnya orang jepang tinggal di apartemen yang kecil. Meski begitu, mereka tetap menyisakan ruang untuk balkon agar mereka tetap bisa merawat tanaman di sana dengan mudah.

2. Perbaikan yang Sangat Cepat

Pada tahun 2014 silam pernah terjadi sebuah bencana di jalanan Fukuoka yang roboh hingga mencapai kedalaman 45 kaki. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun yang menjadi perhatian dunia adalah waktu perbaikan yang hanya membutuhkan waktu 48 jam saja.

3. Kereta Peluru

Di Jepang terdapat kereta cepat yang karena kecepatannya yang menakjubkan, akhirnya kereta tersebut dijuluki sebagai kereta peluru. Kereta cepat ini memiliki nama kereta Shinkansen. Kecepatan kereta ini sendiri mencapai 200 mph dan tidak memberikan toleransi sedetik pun bagi penumpang yang terlambat.

4. Premium Fridays

Masyarakat Jepang pada umumnya mengalami kelelahan yang sangat besar akibat aktivitas dalam bekerja. Karena itulah akhirnya pemerintah memberlakukan adanya Premium Fridays yaitu setiap pekerja dibolehkan meninggalkan tempat bekerja lebih cepat dari biasanya pada hari Jumat terakhir setiap bulannya.

5. Olahraga Pagi untuk Umum

Olahraga pagi untuk umum sudah merupakan tradisi yang ada sejak tahun 1928. Kegiatan ini tidak hanya untuk membuat tubuh orang jepang jauh lebih sehat, namun juga membuat hubungan di antaranya menjadi dekat satu sama lainnya.

6. Instruksi yang Jelas

Di Jepang kamu bisa menemukan fasilitas berupa instruksi yang bisa kamu pahami dengan mudah sebagai orang asing. Biasanya teksnya diterjemahkan dalam bahasa Inggis dan disertai dengan gambar ilustrasi.

7. Sayuran dan Buah yang Diukir

Di Jepang terdapat sebuah kesenian yang disebut dengan seni mukimono, yaitu sayuran dan buah yang diukir dan tersebar luas di Jepang. Setiap daerah memiliki ciri khas mukimononya sendiri.

8. Kota Paling Aman di Dunia Terletak di Tokyo

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh The Econimist Intelligence, Tokyo ada di peringkat pertama sebagai kota teraman dari sisi informasi dan keamanan pribadi, kesehatan dan infrakstruktur.

9. Pasta Gigi yang Membantu Penyembuhan

Seorang ilmuwan di Jepang menemukan sebuah pasta gigi yang bisa membantu proses penyembuhan pada keretakan gigi dengan cepat dan tanpa rasa sakit. Zat yang terkandung pada pasta gigi akan sedikit mencairkan permukaan enamel yang retak. Kemudian seteah 3 menit, pasta akan mengkristal dan materi buatan yang terkandung di dalamnya akan membentuk struktur enamel secara alami.

10. SPBU yang Unik

Kamu akan menemui pom bensin yang unik di Jepang. Di sana pipa penyalur gas ke mobil menggantung di atas. Hal ini tentu akan membantu pengemudi saat mereka tidak dapat mencapai tanki bensin pada mobil mereka.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Melacak Ratusan Penguntit, Taylor Swift Pakai Teknologi Pemindai Wajah Saat Konser

Taylor Swift ternyata menggunakan teknologi pendeteksi wajah saat menggelar California’s Rose Bowl pada Mei lalu demi mengawasi ratusan penguntit atau stalker yang kerap membuntutinya.

Dikutip dari The Verge, alat ini dipasang pada sebuah perangkat khusus. Para pengunjung pun tak sadar kalau sebenarnya keberadaan alat ini ditanam pada perangkat berupa papan elektronik yang menampilkan video proses latihan Taylor Swift. Baru kemudian saat para penonton memperhatikan video tersebut, secara diam-diam alat pendeteksi merekam dan memindai wajah masing-masing pengunjung.

Berdasarkan wawancara Rolling Stone dengan seorang petugas keamanan konser, wajah-wajah tersebut kemudian dikirimkan ke Nashville, Amerika Serikat, yang menjadi “command post”, untuk dicocokkan dengan muka-muka penguntit yang sebelumnya sudah diketahui.

Taylor Swift menjadi artis Amerika Serikat pertama yang diketahui menggunakan teknologi pendeteksi wajah di konsernya. Sayangnya, saat ini masih jadi perdebatan apakah penggunaan teknologi ini bisa dibenarkan secara hukum. Sebab, ada yang menilai konser menjadi ranah pribadi bagi penyelenggara. Dengan demikian, penyelenggara berhak memantau pengunjung yang datang. Namun, penggunaan teknologi ini terbilang tak lazim dan berlebihan, namun ternyata hal ini bukan yang pertama.

Sebelumnya, pada April 2018, polisi di China menangkap seorang pelaku kejahatan yanng bersembunyi di antara sekitar 60.000 penonton konser di Nanchang International Sports Center. Sistem pengawasan ini bisa mengawasi pergerakan orang di kerumunan karena menggunakan sistem pemantau “Xue Liang” atau “Sharp Eye”.

Di Amerika Serikat, teknologi pemindaian wajah nantinya akan dikembangkan untuk menggantikan sistem tiket. Jika berhasil, penonton film di bioskop tidak perlu lagi menggunakan tiket kertas, karena cukup dengan menggunakan wajah yang sudah dipindai sesuai dengan nomor bangku sesuai saat pembelian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berkunjung ke Vatikan, Menteri Susi Penuhi Undangan dari Paus Fransiskus dan Bahas Isu Kelautan

Pada salah satu agenda kerja di Eropa baru-baru ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terlihat mengunjungi Vatikan untuk memenuhi undangan dari Paus Fransiskus. Yap, Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Vatikan Wanry Wabang mengungkapkan, Ibu Susi berkunjung ke Vatikan dalam rangka menghadiri audiensi dengan Paus bersama ribuan umat Katolik dan wisatawan non-Katolik.

Undangan tersebut beliau terima, tatkala menghadiri acara Our Ocean Conference di Bali 29-30 Oktober beberapa waktu lalu. Dalam acara yang berlangsung di Aula Paolo Sesto Vatikan, Rabu (12/12) lalu, pukul 09.00-11.00 waktu setempat tersebut. Menteri perempuan yang terkenal dengan kata “Tenggelamkan” itu, berkesempatan untuk bersalaman dengan Paus Fransiskus dan menyampaikan ucapan terima kasih atas surat Paus yang dikirimkan pada acara Our Ocean Conference 2018 serta mengundang Paus ke Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih secara langsung atas dukungan dan komitmen Vatikan yang disampaikan oleh H.E Archbishop Piero Pioppo…,” ucap bu Susi seperti dilansir dari Antara, Jumat (14/12)

Selain itu, Menteri Susi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsinyur Paul Richard Gallagher di Istana Apostolik Vatikan. Adapun tujuan pertemuan itu adalah untuk membahas pengertian antara Vatikan dan Indonesia mengenai upaya penanggulangan pencurian ikan dan “perbudakan” di sektor perikanan.

Kepada Susi, Paus menyatakan akan terus mendoakan dan memberikan dukungan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Dan Vatikan juga berjanji, untuk setuju membantu upaya Indonesia mengangkat isu hak-hak kelautan di forum PBB.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top