Community

10 Gambaran Keseruan Punya Bayi Bagi Para Pasangan Muda

Dalam sebuah pernikahan, kehadiran seorang anak adalah hal yang diimpikan banyak pasangan.  Jadi anggota baru dalam keluarga adalah pelengkap yang serasa bisa menyempurnakan kebahagian kita.  Meski begitu, memiliki anak juga bukan hal yang mudah, khususnya bagi pasangan muda yang baru saja menikah. Perlu waktu untuk bisa beradaptasi dengan hal yang baru dalam kehidupan rumah tangga. Lantas apa saja sih keseruan yang bisa kamu rasakan saat memiliki bayi di usia muda?

1. Jam Tidurmu Terbalik

Hari serasa terbalik bagimu, malam serasa jadi siang dan siang jadi malam. Bahkan setelah bayimu tertidur pun, bukan jaminan kamu juga bisa tidur dengan nyenyak. Tentunya ada banyak pekerjaan yang sudah menanti untuk kamu kerjakan.

2. Suami Pun Harus Ikutan Repot Merawat Bayi

Tak hanya kamu sebagai seorang ibu muda, suamimu pun harus ikutan repot merawat bayi sepulang dia bekerja. Meski sembari menonton acara kesukaannya pun dia harus tetap siaga menggendong bayi.

3. Harus Siap Memberi ASI Kapanpun dan Dimanapun

Tak peduli kapan dan dimana kamu sedang berada, kamu harus siap siaga untuk memberi ASI saat bayimu kelaparan atau haus. Jadi kamu pun harus berjaga-jaga dengan menggunakan baju yang memudahkanmu untuk memberikan ASI.

4. Mengantuk Saat Bayi Sedang Aktif-aktifnya

Tak jarang rasa kantukmu malah datang saat bayimu sedang aktif-aktifnya. Kamu harus berusaha semaksimal untuk menahan rasa kantukmu karena kamu harus selalu mengawasi bayimu.

5. Membagi Tugas dalam Menjaga Bayi dengan Sang Suami

Saat kamu merasa kelelahan setelah seharian mengerjakan pekerjaan rumah sekaligus merawat si kecil, giliran sang suamilah yang mengambil alih dalam hal menjaga bayimu. Jadi kamu pun bisa tetap istirahat meski tak bisa lama.

6. Suami Sering Tak Dapat Tempat di Kasur Sendiri

Jika dulu sebelum kamu memiliki bayi, kamu dan suamimu bisa tidur nyenyak di satu kasur yang sama, kini hal itu seringkali tak bisa dilakukan. Alasannya tentu karena si bayi kecil butuh tempat yang lebih luas untuk bisa tidur dengan nyenyak.

7. Harus Mengerjakan Segala Sesuatu Secepat Kilat

Kamu tak lagi bisa bersantai-santai dalam melakukan suatu hal. Bahkan untuk makan pun kamu harus buru-buru karena kamu harus tetap menjaga buah hatimu.

8. Dituntut untuk Serba Bisa

Setelah memiliki bayi, tentu pekerjaanmu pun akan bertambah. Kamu seolah dituntut untuk bisa melakukan segalanya dengan baik, mengurus bayi, beres-beres rumah dan tetap melayani suami dengan baik.

9. Rambut Rontok Akibat Jambakan Si Kecil

Kalau bayimu sudah aktif tentu tingkahnya akan aneh-aneh. Tak jarang kamu harus rela rambutmu ditarik sampai rontok. Yah, penampilan bukan jadi yang utama saat kamu sudah memiliki si kecil dalam rumah tanggamu.

10. Khawatir Setengah Mati Saat Anak Sakit

Maklum sebagai orangtua baru tentu kamu dan suamimu belum memiliki banyak pengalaman dalam mengatasi masalah si kecil. Seringkali kamu membuat dokter sebel sendiri karena kamu terlalu banyak bertanya kepadanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Jika Sudah Pergi, Jangan Kembali Lagi 

“Setelah perpisahan kita, hatiku memang remuk. Dihantam dengan keras oleh perpisahan, hingga sulit untuk melupakan”

Kita pernah bersepakat, agar terus jadi dua orangyang sepaket. Bersama dalam suka dan duka, beriringan meski dihadang cobaan, dan akan tetap saling mengenggap apapun hal yang akan terjadi di depan. Sampai akhirnya, hari perayaan patah hati itu tiba tanpa diduga. Hubungan yang sudah sekian lama dibina, selesai begitu saja.

Sampai kini, aku masih bisa mengingat setiap janji yang pernah kamu sampaikan. Diucapkan dengan penuh keyakinan, dan memintaku percaya atas semua yang kamu bilang. Walau kini aku harus banyak-banyak menyadarkan diri sendiri. Meminta hatiku melupakan agar tak lagi terbayang atas kisah cinta yang pernah kita jalankan. Karena nyatanya, perpisahan itu sudah berlangsung lama, walau sampai kini masih menyisahkan luka.

Belajar melepaskan tentu bukanlah upaya yang mudah. Ada ribuan rasa sayang yang susah payah aku lupakan, jutaan kenangan yang juga harus kuhilangkan dari ingatan. Hidup tanpa dirimu, aku berjuang melepaskan semua cintaku. Pelan-pelan semuanya mulai membaik. Hidupku berjalan dengan alur yang hampir sempurna. Tak lagi berharap bersama, aku mulai berdamai dengan hidup yang kini aku punya.

“Lalu, kau datang lagi. Menawarkanku hati untuk kembali dicintai…”

Kamu mungkin tak tahu, bagaimana kerasnya upayaku. Belajar melupakan semua kenangan, menata hati yang kemarin kau porak-porandakan. Lalu  dengan mudah kau hancurkan. Tanpa rasa bersalah, kau haturkan maaf atas kepergian pertama, lalu mengajakku untuk kembali memulai semuanya dari awal seperti pertama kali kita jumpa. Dirimu bisa saja menjadi manis dalam berkata-kata, tapi sikap dan perilaku bisa jadi masih serupa.

Harus kuakui memang, perasaan sayang dan cinta yang kumiliki masih serupa, ada untukmu sesuai porsinya. Tapi patah hati pertama, jadi alasan logis yang membuatku tak harus menerimau kembali sebagai yang tercinta. Tak bisa mencegahmu datang kembali, tapi kuharap dirimu akan mengerti jika sudah tak ada ruang untuk kembali saling mengasihi.

Bawalah cinta dan keinginanan yang kini kembali kamu sampaikan. Aku akan tetap melanjutkan hidup tanpa berharap bisa kembali bersama denganmu lagi. Tak lagi pernah berharap untuk bisa bergandengan, aku belajar jika sebagian cerita yang kuanggap menyenangkan tak selalu jadi sesuatu yang layak diperjuangakan. Mari sama-sama melupakan dengan tak lagi saling mengusik kebahagian. Sebagaimana aku yang sudah sejak lama menjauh darimu, kuharap kau pun bisa melakukan hal serupa atas diriku.

“Jika sudah pergi, tak perlu datang lagi”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Seorang Selebgram Laporkan Lucinta Luna Karena Telah Menginjak Fotonya 

Lucinta Luna memang tak pernah luput dari pemberitaan. Baru-baru ini, ia dilaporkan oleh seorang selebgram bernama Rivelino Wardhana ke kepolisian, karena sikapnya dalam sebuah tayangan konten talkshow di salah satu channel Youtube.  

Pada tayangan tersebut, terlihat sesorang memperlihatkan foto Rivelino Wardhana, Lucinta Luna yang melihatnya terlihat tampak geram hingga kemudian menginjak foto tersebut di lantai. Lantaran tak terima dengan sikap dari Biduan tersebut, selebgram tersebut memilih jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan mereka.

Dikutip dari Kapanlagi.com, pelantun lagu Bobo Dimana tersebut mengaku belum menerima kabar dari lawyer atau manajernya mengenai kabar tersebut.

“Oh aku sih belum tahu ya ada laporan kayak gitu dari lawyer aku, manajer aku juga enggak tahu. Di situ kita belum terima laporannya karena Lucinta ini baik terhadap siapa pun,” ujar Lucinta Luna, saat saat ditemui di gedung Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Mantan personil Dua Bunga itu, akan dilaporkan karena ada dugaan pencemaran, penghinaan, dengan menyerang kehormatan. Akan tetapi, disinggung perihal sikapnya tersebut, dirinya merasa tak merasa bersalah kepada pria yang digosipkan pernah menjalin hubungan dengannya itu.

“Aku nggak tahu apa-apa ya, enggak ngerti. Intinya aku enggak menerima laporan tertentu karena aku baik-baik saja kok,” jelasnya.

Dan dari pengakuannya, Lucinta Luna menyebut kalau aksi menginjak foto itu adalah ide dari tim kreatif acara yang diisinya. Saat ini ia sendiri tidak mau berkomentar lebih banyak terkait kasus itu.

“Oh nggak ada (motifnya) kok. Itu yang inisiatif orang kreatifnya saja,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ardina Rasti dan Suami Sepakat Atur Batasan dalam Menerima Tawaran Iklan untuk Anaknya

Pasangan Ardina Rasti dan Arie Dwi Andika masih menikmati tumbuh kembang buah hati mereka, Anara Langit Adria. Anara yang masih berusia sekitar 7 bulan, kata Rasti, sudah dapat beberapa tawaran iklan.

“Ada, sih, sebenarnya ada. Cuma kami mikirnya, produknya yang berhubungan dengan baby,” kata Rasti seperti dikutip dari Kumparan.com. Ia mengatakan, dirinya tak menolak tawaran iklan untuk putranya yang lahir pada 8 Desember 2018 lalu. Namun ia cukup selektif dalam memilih tawaran iklan agar sesuai dengan Anara. Bahkan keduanya memiliki batasan khusus.

“Kalau misal memang cocok dan enggak mengganggu waktu dia, ya. Pokoknya, kami fleksibel saja. Kami batesin, sih, yang penting enggak terbuka, jangan sampai enggak pakai baju. ‘Kan ada yang posting bayi berenang, sebaiknya jangan,” ucap Rasti.

Saat ini, keduanya masih sibuk berbagi tugas mengurus Anara. Sebab, mereka memilih untuk tidak menggunakan jasa baby sitter untuk merawat Anara.

“Kalau masih guling-gulingan, masih bisa ditinggal, sekarang ganti-gantian sama Arie. Karena, kami ngasuh baby tanpa baby sitter. Jadi, kami lagi menikmati seru-serunya, deg-degan momong anak,” ucapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top