Feature

Untuk Sebuah Nama yang Diam-diam Sedang Aku Doakan

Tak perlu beranjak untuk pergi menjauhiku, aku bukan sedang ingin meminta kepadamu. Tapi kepada Dia yang mungkin bisa menggerakkan hatimu. Sebab setelah pertemuan kita hari itu, ada rasa yang sebenarnya tak biasa tiba-tiba merasuki hatiku.

Ya, setidaknya kupikir ada sesuatu yang salah pada diriku, tapi jelas bukan dalam artian buruk. Sebab sejauh aku hidup, kupikir ini akan jadi kesalahan yang paling menarik. Kutahu kamu mungkin akan sedikit tak siap untuk mendengarnya, maka kupikir akan lebih baik jika ini kubawa dalam doa saja. 

Diriku yang selama ini tengah diam tanpa keinginan, tiba-tiba saja beranjak untuk berlutut dan membawa namamu sebagai harapan. Kalau nanti kau akan berpikir ini adalah langkah yang salah, silahkan saja. Tapi yang pasti aku percaya pada kekuatan doa.

Bak Angin yang Hanya datang Untuk Berlalu, Pertemuan Singkat Itu Justru Melekat Diingatanku

Menutup diri setelah kisah patah hati terdahulu, sering membuat aku enggan untuk berharap lagi. Namun tanpa tahu akan ada kamu, pertemuan kita di salah satu pojok kursi fasilitas umum jadi garis awal atas harapan yang telah lama hilang.

“Boleh saya duduk?” Katamu dengan pelan, untuk memastikan bahwa kursi disebelahku memang tak berpenghuni. Tak membuka suara, aku hanya menjawabmu dengan senyuman kecil yang terkesan pelit dan anggukan sebagai tanda memperbolehkan. Ada perasaan tak rela ketika kamu harus turun dihalte tujuan, sedang aku masih harus berdiri dengan tangan yang bergelantungan.

Kamu mungkin tak sadar, terhitung sejak hari itu. Ada manusia yang diam-diam memerhatikanmu. Mencoba mencari celah untuk bisa tahu judul buku yang kamu baca. Hingga selalu tahu warna kemeja apa yang akan kamu gunakan setiap harinya.

Tak Ingin Terdengar Berlebihan, Kini Kamu Jadi Bagian dari Perhatian yang Akan Kulemparkan

Sibuk dengan ponsel dan buku bacaaan di tangan, kadang aku lupa siapa orang yang sudah duduk disampingku sekarang. Dan sedikit kaget dan tak percaya, untuk kesekian kalinya itu adalah kamu yang sedari tadi kucari-cari wajahnya.

Sederhana memang, barangkali kamu merasa bahwa kita punya kesamaan. Memilih membaca buku daripada sibuk dengan timeline instagram, untuk kemudian duduk bersebelahan. Menunggu bus selanjutnya yang akan mengantar kita pada tujuan.

Bagiku ini memang sudah jadi kebiasaan, sebab daripada sibuk melihat foto teman yang berpasangan. Kupikir membawa akan jadi hal yang menenangkan pikiran. Namun kali ini hadirmu mematahkan aturan, sebab tak lagi terfokus pada buku bacaaan ditangan. Mencuri-curi waktu untuk bisa melihat mimik wajah seriusmu justru jauh lebih menyenangkan.

Pertahananku Nampaknya Akan Tumbang, Ucapan Untuk Bisa Hidup Sendiri Sepertinya Segera Kuturunkan

Berbulan-bulan lamanya, kita bertemu pada pagi dan malam ditempat yang sama. Tanpa banyak kata, tanpa ada perkenalan untuk saling tahu siapa nama. Kita berbaur begitu saja, bertanya sudah berapa bus yang lewat tanpa bisa dimasuki oleh manusia-manusia yang ada.

Hingga pelan, obrolan-obrolan singkat itu berubah jadi sebuah komunikasi yang lebih dekat. Sebab kali ini kamu sudah mulai berani menebak siapa penulis yang kujadikan idaman, dan kubalas dengan memberi sanggahan bahwa sebaiknya kamu mengganti pola warna pakaian.

Menghabiskan waktu denganmu sesaat sebelum memulai hari, dengan obrolan santai kenapa banyak orang sibuk mencari. Dengan lancang aku berpikir bahwa kamu adalah jawaban dari Tuhan, atas kesombongan yang selama ini aku suarakan. Ya, hidup sendiri bukanlah kemampuan yang bisa aku jalankan. Dan kupikir kamu akan jadi jawaban.

Tak Banyak Hal yang Menarik Perhatian, Tapi Sosokmu Pelan-pelan Jadi Pihak yang Aku Harapkan

“Selera humormu jelek” Kataku saat kamu masih saja dengan wajah datar meski aku sedang membuat sebuah guyonan. Untuk kemudian kau berusaha tertawa demi menghargai apa yang baru saja kulakukan. Ini mungkin jadi perbedaan, namun sikapmu yang lain justru berhasil jadi penawar.

Kebijakanmu dalam menjawab pertanyaan, dan sikap santun yang kamu miliki jadi alat pamungkas yang justru berhasil membuatku kembali merasa bahwa kamu, adalah orang yang selama ini aku idam-idamkan. Ruang hati yang sudah lama tertutup rapi, tiba-tiba terasa bergetar kala kamu coba menjelaskan hal-hal yang coba aku tanyakan.

Darimu aku belajar untuk berdamai pada beberapa jejeran syarat tinggi yang selama ini aku patokan untuk dia yang kelak jadi pasangan. Sebab meski datang dengan kesederhanaan dan perbedaan, nyatanya kamu punya hal baik lain yang layak untuk dibanggakan.

Kali ini dengan mantap kuucapkan lagi, jika aku kembali ingin mengecap kehidupan percintaan, karena ternyata cinta tak serumit yang aku pikirkan.

Jatuh Hatiku Kali Ini Datang Tanpa Rencana, Lalu Haruskah Aku Menolaknya?

Untuk kesekian kalinya kau harus percaya, bahwa banyak hal dalam hidup datang tanpa bisa kita menolaknya. Pertemuan kita, obrolaan sebelum berpisah pada halte tujuan yang berbeda, hingga nanti akan bertemu ketika sudah pulang kerja. Jadi rangkaian kisah yang menurutku juga dirasakan oleh banyak menusia. Bedanya, tanpa sengaja aku bertemu denganmu, berbagi cerita hingga hal lain yang membuat kita lebih dekat dari mereka yang ada disekeliling kita.

Aku dan kamu hannyalah aktor dalam sebuah penggalan cerita, dan sang penguasa berhak menentukan alurnya. Termaksud membuatku jatuh hati tanpa bertanya, mau kah aku atau tidak menerimanya. Walau ini jadi kabar gembira untuk diri sendiri, sebab sudah lama tak merasa sebahagia ini. Hal lain yang justru jadi pertanyaan, apakah kamu juga memiliki rasa yang sama besar?

Jika Masih Direstui Oleh Semesta, Saat Ini Ada Rasa yang Sedang Aku Perjuangkan dengan Diam-diam

Ini memang jadi titik hidup yang cukup tak jelas, bagaimana aku membawa namamu dalam doa, sedang engkau masih merasa bahwa hubungan kita adalah sesuatu yang biasa. Tak ada yang benar, tak juga ada pihak yang salah. Mari kita jalani hidup seperti biasnya, tanpa  harus merasa canggung. Karena akhirnya ada cinta yang diam-diam tumbuh diantara kita.

Tak punya percaya diri yang cukup tinggi, kamu jelas tahu aku belum bisa mengutarakan isi hatiku dihadapanmu. Maka untuk itu, aku mengakalinya dengan membawa namamu dalam doaku. Tak besar memang, tidak juga terlihat oleh orang-orang. Tapi hanya ini upaya yang bisa kulakukan, dan semoga berbuah hasil yang kuinginkan.

Walau Aku Sendiri Masih Tak Tahu, Bagaimana Cerita Kita Akan Diakhiri

Jutaan pertanyaan yang masih terus bertengger dalam pikirkan, diam-diam mulai kujadikan rangkaian doa. Mengurutkannya menjadi sebuah kalimat permohonan yang semoga akan didengar. Kusampaikan dengan segenap jiwa, dengan sedikit memaksa kepada-Nya bahwa untuk urusan sosok yang akan menenangiku disisa usia, adalah kamu yang kemarin bertemumu tanpa sengaja.

Jika memang semesta dan penguasa memberi izinnya, ini akan jadi kisah yang paling kubanggakan. Bertemu dan hidup berdua dengan dia yang biasanya bertanya bangku kosong di sampingku.

Semua yang ada padamu, siap kuterima dengan segala yang juga jadi kekuranganku. Terimakasih telah datang jadi penawar diri, mengejutkanku dengan sosok yang cukup menarik hati. Dan untuk yang pertama kalinya aku akan berusaha mendoakan, agar kebersamaan kita segera disemogakan.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pergi ke Bandung, Bisa Lewat Banyak Cara. Kamu Pilih yang Mana?

Untukmu yang tinggal di kawasan Jabodetabek, mungkin agak suntuk kalau menghabiskan waktu liburan atau akhir pekan hanya di sekitaran tempat tinggalmu. Ingin rasanya pergi sejenak ke luar kota demi menghilangkan kepenatan setelah lima hari dalam seminggu suntuk bekerja di Ibukota. Kota terdekat yang biasanya jadi tujuan warga Jabodetabek untuk berlibur ya salah satunya Bandung.

Berjarak sekitar 150 km dari Jakarta, Bandung menawarkan suasana yang kontras nan asri dibanding Jakarta. Meski tak dipungkiri, kemacetan kini juga mendera kota tersebut—terutama saat hari libur, tapi tak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Bandung. Akhir pekan biasanya dipilih, terutama bila ada tanggal merah di hari Jumat, Bandung akan tumpah ruah oleh wisatawan asal Jabodetabek. Menariknya, kini kita tak lagi dipersulit untuk akses ke Bandung. Kamu sendiri, bagaimana? Kalau diminta memilih, kamu akan ke Bandung naik apa?

Naik KRL Disambung Kereta Ekonomi. Meski Memakan Waktu, Setidaknya Tak Memakan Banyak Biaya Perjalanan

Tahukah kamu kalau ongkos ke Bandung bisa bermodalkan kurang dari Rp 30 ribu? Untukmu yang terbiasa naik KRL, barangkali perlu mencoba. Karena ternyata pergi ke Bandung bisa dengan sambung-menyambung KRL sehingga tak memakan ongkos yang cukup banyak. Caranya, dari stasiun asalmu, kamu naik KRL hingga Stasiun Manggarai.

Dari stasiun Manggarai yang adalah stasiun transit, sambung lagi dengan menaiki KRL dengan tujuan akhir Stasiun Cikarang. Selanjutnya, dari Stasiun Cikarang kamu beralih ke kereta ekonomi Walahar jurusan Purwakarta dengan harga tiket Rp 6 ribu. Baru dari Purwakarta, kamu kembali naik kereta ekonomi Cibatuan menuju Bandung hanya dengan tarif Rp 8 ribu. Coba hitung, ongkos perjalananmu dari Jakarta menuju Bandung tak sampai Rp 30ribu. Hemat bukan?

Beli Tiket Bus Travel Agar Tak Lelah dan Bisa Tidur Sepanjang Perjalanan

Kalau tak ingin lelah selama perjalanan ke Bandung, kamu bisa memilih untuk naik bus travel. Apalagi varian bus travel kian beragam dan semakin menawarkan kenyamanan sepanjang perjalanan. Alih-alih lelah, kamu justru bisa tertidur lelap selama perjalanan.

Keberadaan jalan tol Cipularang pun mempercepat perjalananmu dari Jakarta ke Bandung. Di luar adanya situasi waktu tempuh hingga ke pintu tol daerah Bandung bisa dipersingkat hanya 3 jam saja. Nantinya sampai tujuan, kamu cukup check in di penginapan dan melanjutkan agenda jalan-jalanmu. Efisien dan menyenangkan, bukan?

Naik Kereta Argo Parahyangan Demi Efisiensi Waktu

Kereta Argo Parahyangan sudah jadi primadona bila ingin bepergian dari Jakarta ke Bandung. Harga tiket dibawah Rp 100 ribu terbilang cukup terjangkau lantaran fasilitasnya juga mumpuni selama penumpang berada di dalam gerbong kereta. Belilah tiket dari jauh-jauh hari. Karena walaupun hanya bepergian ke Bandung, tiket kereta yang satu ini cukup banyak peminatnya.

Kereta ini memulai rutenya dari Stasiun Gambir dan berakhir di stasiun tujuan, Stasiun Bandung. Hal menarik lainnya kalau kamu memilih naik kereta Argo Parahyangan yaitu pemandangan selama di perjalanan. Rute kereta yang satu ini akan melewati jalur yang cukup ekstrem namun tetap aman. Sebagian dari penumpang mengaku penasaran dan memilih naik kereta ini lantaran ingin menikmati sensasinya berkereta lewat jalur yang ekstrem.

Kalau Pergi Sekeluarga Mungkin Memang Lebih Baik Menyewa Mobil Pribadi

Sementara untukmu yang mungkin memang berencana pergi ke Bandung bersama keluarga besar, memang lebih baik berkendara dengan mobil pribadi. Meski tak senyaman naik travel, yang terpenting kamu tiba di tujuan dengan selamat, bukan? Lagi pula, selama perjalanan, kamu dan anggota keluargamu bisa menghabiskan waktu dengan bercengkrama. Kalau sepanjang hari kerja kamu sukar sekali menemukan momen semacam ini, maka biarlah perjalanan ke Bandung jadi kenangan yang menarik untuk keluargamu.

Tapi Kalau Pergi Bareng Teman Sepermainan, Sangat Disarankan untuk Touring Demi Menambah Pengalaman

Touring ke Bandung? Pasti seru! Apalagi kalau hal ini sudah masuk agendamu bersama kawan-kawan sejak jauh-jauh hari. Kapan lagi kamu bisa berkendara sembari membuat momen agar diingat sampai hari tua? Soal persiapan, H-sebulan sebisa mungkin kamu berdiskusi dengan teman-temanmu agar rencana touring bisa dieksekusi. Terpenting, keselamatan dan keamanan saat berkendara yang pasti harus jadi dua hal utama. Meski mungkin kamu terbiasa touring dengan jarak melebihi Jakarta-Bandung, ingatlah mungkin touring kali ini akan memberikan pengalaman berbeda. Tetap buatlah perjalanan kali ini jadi mengesankan.

Soal kendaraan, kamu bisa mempercayakan kuda besi dari Suzuki yaitu Suzuki GSX-S150. Kamu jangan khawatir, tak hanya nyaman dipakai berkendara sehari-hari, motor ini pun tetap menunjukkan performa yang mumpuni untuk durasi perjalanan jauh.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Tipe GSX-S150 ini memang bergaya street fighter yang juga mengadopsi tampilan touring yang cocok untuk perjalanan jauh. Karena itu posisi berkendaranya tak terlalu menunduk macam di tipe R. Handle barnya dibuat lebar dengan posisi yang berada tinggi di atas tangki dan tempat duduk. Tentunya gaya berkendara ini dimaksudkan agar pengemudi tak lekas lelah dalam perjalanan jauh.

Manajemen mesin GSX-S150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Serunya performa tinggi ini diimbangi dengan radiator yang besar. Dengan ukuran pendingin air yang besar ini, diharapkan suhu mesin akan tetap optimal meski dipacu dengan tenaga maksimal. Dan pastinya akan tetap nyaman jika dipakai dalam durasi perjalanan jauh atau untuk dipakai harian.

Konsisten dengan konsep ini, tangki dibuat aerodinamis dengan bentuk melengkung. Kapasitasnya yang mencapai 11 liter, dipastikan cukup untuk mencapai jarak tempuh jauh. Meski aerodinamis  justru penampilan GSX-S150 ini terlihat cukup gagah. Dijamin perjalan touring ke Bandung akan jadi momen tak terlupakan.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kelebihan Lain dari Seseorang yang Suka Minum Kopi

Pecinta kopi dikenal sebagai orang yang paling betah melek. Namun tahukah kamu, ternyata ada kelebihan lain yang dimiliki oleh para pecinta kopi loh. Mau tahu apa saja kelebihan yang dimiliki oleh mereka? Yuk baca artikel ini sampai selesai.

1. Tahan Banting

Mungkin kamu tak tahu bahwa pecinta kopi adalah sosok yang tahan banting. Bagi mereka, tantangan bukan untuk dihindari, tapi untuk dihadapi.

2. Cool

Memang sih saat ini perempuan pun banyak yang suka minum kopi. Namun tetap saja, kopi identik dengan seorang lelaki. Karena inilah akhirnya ada sisi maskulin yang terlihat dari seorang lelaki yang sedang asyik menikmati secangkir kopi.

3. Pekerja Keras

Para lelaki biasanya mengandalkan kopi sebagai penghilang rasa lelah dan kantuknya. Mereka butuh terus berkonsentrasi sehingga tanpa kopi, itu akan terasa berat. Akhirnya muncullah keidentikkan bahwa lelaki pecinta kopi adalah mereka yang memiliki jiwa pekerja keras.

4. Sosok yang Bisa Diandalkan

Pecinta kopi lekat dengan sosok yang bisa diandalkan. Karena itulah cewek betah banget ada di samping para lelaki pecinta kopi ini.

5. Mampu Menempatkan Diri

Lelaki pecinta kopi adalah sosok yang serius, namun ada kalanya dia bisa diajak bercanda. Karena itulah banyak orang menyebut mereka pribadi yang pandai dalam menempatkan diri.

6. Terkadang Nampak Misterius

Kamu mungkin pernah melihat lelaki yang duduk sendiri di pojokan dengan tatapannya yang serius pada layar laptop dan buku yang dipegangnya. Bukankah momen seperti ini menampakkan seorang pecinta kopi yang punya sisi misterius di dalam dirinya?

7. Punya Jiwa Petualang

Bersamanya, kamu tak akan mudah bosan. Baginya tantangan adalah sesuatu yang menarik untuk dicoba. Hal inilah yang menunjukkan adanya jiwa petualang dalam dirinya.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dilagu Sang Penggoda Tata Janeeta yang Trending, Para Korban Pelakor Merasa Terwakilkan

Berita pengkhianatan dan perselingkuhan memang masih jadi pembahasan yang hangat sampai saat ini. Sejalan dengan itu, lagu Sang Penggoda yang jadi single terbaru Tata Janeeta nampaknya jadi salah satu yang mewakili itu semua. Yap, bercerita tentang seorang perempuan yang akhirnya memutuskan untuk melepaskan sang pasangan karena tergoda perempuan lain. Lagu ini jadi kolaborasi pertama dari Tata dan Maia, yang sudah banyak ditunggu oleh para penggemarnya.

Dirilis pada tanggal 11 April 2018 lalu, nampaknya lagu ini jadi suara hati yang mengumpulkan para korban pengkhianatan. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya respon serupa pada kolom komentar di video klip yang sudah ditayangkan di youtube sejak tanggal 12 April 2018 lalu.

Sumber : https://www.youtube.com

Dan menariknya, tak hanya merajai tangga lagu iTunes pada hari kedua setelah dirilis, sampai hari ini video klip lagu tersebut juga sudah ditonton sebanyak 3,7 juta di youtube dan menjadi Trending. Tak hanya Maia yang berperan sebagai Produser, sang anak Dul Jaelani juga punya andil yang berperan untuk mengaransemen musik dari lagu yang ternyata ditulis sendiri oleh Tata Janeeta sebagai ungkapan dari seorang perempuan yang pernah disayangi namun akhirnya harus rela ditinggal pergi.

Akan tetapi terlepas dari lirik lagunya yang memang terlihat sebagai suara hati para korban pelakor yang ada diluar sana. Kehadiran Maia untuk menggarap project ini memang terlihat cukup sempurna.

Sumber : https://www.youtube.com

Tak perlu banyak melibatkan instrumen musik, alunan dari piano yang menjadi pembuka, cukup melengkapi lirik sedih yang terdengar begitu menyentuh meski sederhana.

Dan tak tahu disengaja atau tidak, lagu dan isi lirik terlihat sangat dekat dengan kehidupan dari sang pelantunnya Tata yang dulu pernah ditinggal pergi suaminya, namun kini telah kembali bersama. Yang juga seolah hampir mirip dengan kisah cinta Maia dengan mantan suaminya.

Akan tetapi, nilai lain yang juga patut diapresiasi adalah, kemampuan Tata untuk membawakan lagu ini sangat menjiwai.

Mendapat respon yang cukup besar dari masyarakat, baik di platform musik digital dan dikanal youtube, Maia mengucapkan rasa terimakasihnya pada laman instagram pribadi miliknya di @maiaestiantyreal

“Halo semuanya, saya Maia Estianty & @tatajaneetaofficial mengucapkan terima kasih untuk semua penikmat musik kami yg sudah streaming & download lagu SANG PENGGODA di aplikasi streaming musik legal seperti @itunes @spotify @[email protected] @langitmusik dsb. Terimakasih juga kami ucapkan untuk support kalian di YouTube channel @mans_entertainment yg hari ini sudah mencapai 3 Juta Views. 
Dukung terus musisi wanita Indonesia dan Semoga tidak ada lagi Sang Penggoda disekitar kita semua ❤❤” begitu tutur Maia

Menanggapi rasa terimakasihnya, beberapa netizen pun berterimakasih juga pada Maia dan Tata. Terlebih mereka yang pernah ada dalam posisi yang sama. Ya, para perempuan itu merasa terwakilkan oleh lirik lagu yang mereka dengarkan.

 

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Agar Lekas Kantongi Restu, Kuasai Tips dan Trik Jitu Kenalkan Pasangan di Depan Ortu

Kamu dan pasanganmu semakin serius. Berarti tahap selanjutnya adalah mengenalkan pasanganmu pada keluarga bukan? Ada lho pasangan yang sampai berbulan-bulan atau bahkan pacaran hitungan tahun, tapi tak kunjung dapat restu. Padahal yang namanya ingin beranjak ke hubungan yang lebih serius, jelas harus dapat restu terlebih dahulu, bukan? Nah untukmu yang mungkin masih berburu restu, sebaiknya ketahui cara-cara demi melancarkan rencana kalian untuk bisa ke tahap yang lebih serius.

Sebelum Pertemuan, Usahakan Kamu Jadi Penghubung yang Baik Antara Orangtua dan Calon Pasanganmu

Orangtuamu bukanlah kamu yang mengenal baik pasanganmu. Begitupun dengan pasanganmu. Dia pasti belum tahu karakter atau sifat masing-masing orangtuamu. Karenanya, fungsi dan keberadaanmu sebagai penghubung jelas sangat krusial. Ada baiknya kamu menceritakan sedikit tentang sosok calon pasangan pada orangtua. Begitu pula sebaiknya, ceritakan karakter orangtua atau kebiasaan-kebiasaan keluarga kamu pada pasangan. Percayalah, informasi semacam ini akan berguna untuk kamu berdua.

Sebisa Mungkin Pilihlah Waktu yang Tepat untukmu Membawanya ke Rumah

Soal waktu pertemuan juga perlu diperhatikan. Ya, sebaiknya rencanakanlah pertemuan dengan sebaik-baiknya. Dari jauh-jauh hari, pilihlah waktu dan kondisi yang tepat. Jangan ketika orangtuamu sibuk dengan kegiatannya atau salah satunya ada yang sedang liburan. Selain itu, perhatikan juga mood orangtuamu. Biasanya kalau dua orangtuamu dalam mood yang baik, pasti mereka akan menyambut pacarmu dengan baik juga.

Perhatikan Pakaianmu, Jangan Pakai Baju yang Aneh-aneh

Ha yang tak kalah penting adalah soal penampilanmu saat ingin bertemu orangtua kekasih. Kamu dan pasangan memang sebisa mungkin harus membuat kesan baik di depan orangtua. Jadi sebaiknya berikan saran pada pasanganmu agar mempersiapkan penampilan yang rapi. Meski mungkin pasanganmu terbiasa memakai jeans belel, atau kaos saja, namun untuk momen yang satu ini, mintalah padanya untuk berpenampilan lebih rapi. Bukan apa-apa, berpenampilan rapi adalah bentuk rasa hormatmu dan pasangan pada orangtua.

Kalau Kamu dan Dia Mungkin Suka Bercanda Sampai Lupa Situasi, Coba Jagalah Sikapmu Saat Kamu Sedang Bertamu ke Rumahnya

Tak hanya penampilan yang perlu diperhatikan. Sikapmu pun ada baiknya lebih sopan dan hormat lagi ya. Yang perlu kamu atau pasanganmu lakukan hanya bersikap ramah dan natural saja seperti biasanya. Walaupun ingin berusaha untuk mendekatkan diri pada orangtua, tapi sebaiknya hindari bersikap terlalu akrab, karena tidak semua orangtua seterbuka itu.

Di lain sisi, hindari bercanda-canda yang mungkin justru memberikan kesan aneh di depan orangtua. Apalagi yang namanya mesra di depan orangtua, pokoknya hindari dulu daripada menimbulkan kesan tak baik di mata orangtua.

Jangan Lupakan Fungsi Buah Tangan

Percayalah, yang namanya membawa buah tangan adalah hal yang wajar kalau kamu mau bertamu. Apalagi yang akan ditemui adalah orangtua kamu. Inisiatif ini juga bisa jadi nilai tambah baik kamu atau pasanganmu lho saat berada di depan orangtua. Karenanya, usahakanlah membawa sesuatu untuk mereka. Dari jauh-jauh hari, cobalah untuk cari tahu soal barang atau makanan apa favorit orangtua pasanganmu demi memberi kesan yang baik pada mereka.

 

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top