Tips

Udah Jomblo, Anak Kost Pula, Terus Siapa yang Bangunin Sahur?

Udah Jomblo, anak kost pula. Itu mungkin ya disebut jomblo ngenes atau Jones. Pacar gak ada. Orangtua dan sadara jauh. Terus nanti siapa yang bangunin Kamu nanti sahur?

Tapi jangan risau. Kamu yang Jomblo dan anak kost tetap bisa bangun buat sahur. Kamu bisa gunakan cara ini:

Sebelum tidur berdoa dulu, minta dibangunkan ketika waktu sahur tiba

Jangan lupa, sebelum tidur Kamu berdoa dan niat untuk bangun sahur. Kamu meminta agar Kamu dibangunkan ketika sahur. Kamu bangun sahur selain karena itu ibadah sunah, juga agar Kamu kuat menjalani puasa besok.

Sebelum tidur jangan lupa Wudhu dulu aja, biar tidurnya tenang dan bangun ketika waktu sahur tiba

wudhu sebelum tidur

Coba Berwudhu dulu, bila perlu ke Mushola terdekat | Gambar dari kerinci.kemenag.go.id

Sebelum tidur jangan lupa wudhu dulu. Ini agar Kamu dalam keadaan suci dan tidur kamu tenang. Biasanya ketika tenang Kamu bisa bangun sesuai dengan keinginan Kamu.

Sebelum tidur, coba minum air yang banyak ya

minum air putih sebelum tidur

Jangan lupa sebelum tidur minum air putih ya

Sebelum Tidur, ya minum air putih aja yang banyak. Biasanya kalau minumnya banyak, Kamu terbangun karena ingin buang air kecil. Nah berharap saja ketika bangun itu waktu yang pas untuk sahur atau minimal mendekati waktu sahur.

Jangan lupa, pasang alarmnya.  Bila perlu pasang Alarm dari Jam Weker dan smartphone Kamu

alarm untuk sahur

bila perlu alrmnya gede

Berhubung pacar tidak punya, keluarga juga jauh. Alarm bisa jadi penolong Kamu untuk membangunkan sahur. Jangan lupa seting alarm sebelum Kamu tidur.  Bila perlu pasang Alarm dari Jam Weker dan smartphone Kamu dan diulang perlima menit sekali berbunyi.

Anak Kost umumnya rajin begadang. Selama ramadan ini jangan begadanglah, Kamu Harus tidur cukup

bergadang sahur

apalagi bergadangnya ngumpul gini | gambar dari https://deathox.wordpress.com

Bila biasanya Kamu rajin begadang, kurangilah. Maksimalkan waktumu untuk ibadah dan tidurlah yang cukup. Agar Kamu bisa bangun di waktu sahur, Ya kurangilah begadang untuk hal-hal yang tidak perlu. Seperti lagu bang haji Rhoma Irama. Begadang kalau ada perlunya saja.

Update Status aja di Sosmed, Minta dibangunkan kawan. Siapa tahu ada teman sosmed Kamu yang perhatian

sahur di sosmed

ya coba aja sebelum tidur kayak gini

Ini era digital dimana gak keren kalau kamu gak gunakan social media. Sebagai anak digital yang sudah akrab dengan social media. Kamu bisa update status di social media Kamu untuk minta dibangunkan waktu sahur.

Jika update status secara langsung seperti itu membuat Kamu malu karena takut kamu ketahuan kalau Kamu jomblo ngenes. Kamu bisa membuat status terselubung. Misalkan update statsu dengan berdoa “ Ya allah bangunkan aku diwaktu sahur”.

Minta bangunin ke Ibu atau Bapak Kost kalau berani dan gak sungkan

sahur di kos

tapi jangan sampe bapak kost bawa pihak keamanan buat bangunin kamu ya | Gambar dari http://poskotanews.com

Ini agak sungkan sebenarnya. Minta dibangunin ibu atau bapak kost itu rada sungkan dan malu atau bahkan tidak berani sebenarnya. Tapi kalau Kamu berani, bisa mencoba cara ini sih.

Minta bangunin ke tetangga Kost kalau sungkan minta bantuan ke pemilik Kostan

sahur sama tetangga

Tentangga kamu juga masih ngantuk ternyata

Kalau tidak berani ya minta temen kost untuk minta dibangunkan waktu sahur. Jika ke Pemilik kost sungkan, maka ke tetangga kost mungkin kamu berani. bisa di coba sih.

Jangan di matiin TVnya, Kali aja Kamu kebangun

tidur di depan tv

Sebelum tidur ya nonton TV aja, biar ketiduran

Di Indonesia banyak acara TV saat sahur. Sebelum tidur coba aja nyalain TV, Kamu berharap ketika waktu sahur kamu terbangun karena berisik acara Sahur di TV. Ya namanya usaha.

Kalau gak bangun juga. Yudah sih jangan sahur, masa gak kuat. Palingan agak lemes doang pas siangnya.

Seandainya beberapa cara diatas gagal juga. Yasudahlah jangan sahur. Masa sih  Kamu enggak kuat puasa seharian tanpa sahur. Tanpa pacar aja hidup Kamu selama ini kaut, masa puasa gak sahur aja gak kuat.

1 Comment

1 Comment

  1. uwien

    June 25, 2015 at 8:22 am

    Ahahaha… Temenku yg jomblo juga suka minta dibangunin pas waktunya sahur. Kadang di miskol kadang pake ping!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ini Kenapa Kamu Terlihat Lebih Menarik Jika Foto Bersama Kawanmu

Kamu termasuk orang yang merasa sulit mendapatkan foto terbaik ketika melakukan swafoto alias selfie? Merasa diri kurang menarik dan menjadi tak percaya diri untuk menaikan foto di sosial media? Sebetulnya, ada cara cepat dan paling mudah untuk terlihat lebih menarik ketika difoto.

Caranya? Dengan mengambil foto bersama-sama kawanmu alias group selfie. Yup, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa seseorang bisa terlihat jauh lebih menarik ketika dia berfoto bersama orang lain. Hal ini dikenal dengan sebutan Cheerleader effect.

Coba simak penelitian Drew Walker dan Edward Vul dari University of California, San Diego. Mereka melakukan penelitian sejumlah foto orang. Beberapa disajikan sendiri (selfie) dan sebagian disajikan bersama-sama (group selfie).

Hasilnya? Dalam percobaan manapun dan melibatkan individu yang manapun semua menghasilkan kesimpulan yang sama. Mereka-mereka yang muncul di foto bersama orang lain, cenderung dinilai lebih menarik oleh para responden. Bahkan gabungan dari foto-foto selfie yang ditampilkan secara bersama-sama pun punya efek yang sama menariknya.

Kenapa bisa begitu? Menurut Drew Walker, sistem otak manusia akan membuat indra pengelihatannya menilai penampilan seseorang secara rata-rata jika melihat foto bersama-sama. Nah, menariknya lagi secara sosial manusia lebih mudah menerima sesuatu yang rata-rata dibandingkan sesuatu yang terlihat “sangat jelek” atau “sangat menarik”.

Tapi kamu lebih pilih mana? Selfie vs Group Selfie?

Kendati begitu, tidak semua orang merasa kesulitan mendapatkan foto terbaik dirinya bukan? Kamu termasuk mereka yang percaya diri untuk muncul sendiri ketika foto? Atau kamu lebih nyaman untuk melakukan group selfie?

Nah, OPPO saat ini sedang mengadakan kontes Selfie VS Group Selfie untuk mencari momen terbaik kamu. Hadiahnya juga seru, Smartphone terbaru dari OPPO. Penasaran mau ikutan?

Caranya mudah!
1. Kamu like dulu fan page OPPO Indonesia.
2. Kemudian buka aplikasi berikut ini dan klik “Ikuti Promosi ini”
3. Isi data diri dengan lengkap dan benar.
4. Klik tombol langkah berikutnya
5. Lalu ikuti Votingnya apakah kamu lebih suka memilih Group Selfie atau Selfie
6. Klik Confirm
7. Masukan alasan kenapa kamu memilih itu
8. Kirim foto selfie kamu atau group selfie bersama temanmu
9. Mengirimkan foto bisa melului dua cara. Memilih foto dari album facebook kamu atau memilih foto baru. Lalu klik selanjutnya.
10. Berikan judul #OPPOF3Plus #BestDualMoment kemudian klik confirm
11. Klik posting
12. Share Campaign ini ke teman-temanmu dengan tag OPPO Indonesia (@IndonesiaOPPO)

Yuk ikut kompetisinya!

1 Comment

1 Comment

  1. uwien

    June 25, 2015 at 8:22 am

    Ahahaha… Temenku yg jomblo juga suka minta dibangunin pas waktunya sahur. Kadang di miskol kadang pake ping!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Laki-laki Tak Mau Mengakui Hal Ini Karena Gengsi

Sistem pendidikan masyarakat kita kadang memang tak adil bagi laki-laki. Ditempatkan sebagai individu yang harus “kuat”, membuat para pria kadang tak mau mengakui hal-hal yang dianggapnya akan membuatnya terlihat lemat. Digambarkan macam patung, teguh dan tak diperkenankan memiliki ekspresi.

Hasilnya banyak pria malu mengakui hal-hal pribadi yang melibatkan perasaannya. Padahal bukan tak mungkin, mengakui berbagai hal tersebut justru sangat berguna sebagai pemicu diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Aku Malu Mengakui Kalau Merasa Kesepian

Banyak pria sulit mengakui bahwa dirinya sedang merasa kesepian. Padahal, kesepian tak bisa disembuhkan loh hanya dengan mengajak teman-teman bertemu atau berkumpul. Perlu diketahui bahwa kesepian berbeda dengan sendirian. Bila kita merasa sendirian, hang out dengan sahabat atau sekedar bercengkrama dengan tetanggga sebelah rumah, sudah bisa menghapus rasa kesendirian kalian.

Sebaliknya kesepian tak bisa dihilangkan hanya dengan menghadirkan banyak teman atau keluarga. Nah, bila kalian pra pria merasa kesepian, jangan memendam rasa kesepian kalian. Pahami dan berbicaralah pada keluarga atau bila perlu temui psikiater agar kalian tak merasa depresi dengan hidup kalian.

Aku Seharusnya Memang Tidak Merasa Iri dengan sahabat Sendiri

emosi uang

Iri tentu bukan sikap yang baik, terlebih pada sahabat sendiri. Mengakui hal tersebut bisa menjadi problem tersendiri bagi para pria, karena mereka harus mengakui ketidakmampuan dan kekurangan dalam pencapaian hidup mereka. Namun mengakui hal tersebut malah akan sangat membantu para pria untuk memperbaiki diri mereka sehingga sifat iri tersebut tak akan mempengaruhi hubungan persahabatan yang sudah terjalin.

“Aduh, Aku Tak terlalu hebat di ranjang”

mengakui hal satu ini akan sangat sulit bagi para pria, karena ini area yang sensitif dan menunjukan harga diri mereka sebagai pria. Namun, bagaimana sesuatu hal bisa menjadi lebih baik jika tak tahu dimana letak kesalahannya. Mengakui kalian tak begitu hebat ketika bersama pasangan, bisa membuka kesempatan pada diri kalian untuk memperbaiki apa kekurangan kalian.

Aku Mungkin Salah Arah

Hidup terkadang berakhir bukan ditempat yang kita inginkan. Hal itu pun harus kalian akui. Sangat wajar bila apa yang kalian harapkan berbeda jauh dengan kenyataan. Tak ada yang salah dengan hal tersebut. Kalian hanya harus melakukan yang terbaik di setiap jalur yang sedang ditempuh. Dengan begitu tak ada rasa sesal dan rendah diri.

Aku Merasa Tak Begitu Menarik

 

Ketika kita mendengar orang bercerita tentang pengalaman hidup yang seru dan beragam, tentu kita akan merasa diri kita tak ada apa-apanya dibandingkan mereka. Namun, hal tersebut tak usah dihindari, akuilah hal tersebut. Dengan begitu kalian bisa menanamkan pada diri sendiri untuk berhenti membanding-bandingkan diri dengan orang lain karena hal itu tak akan ada habisnya dan hanya membuat hidup tidak bahagia.

Aku Belum Pernah Pergi Kemanapun

malas

Tentu akan sangat memalukan bagi pria bila diketahui tak pernah pergi liburan kemanapun selama hidupnya. Di jaman seperti sekarang, dengan begitu banyak kemudahan sudah tak ada alasan lagi untuk tidak bisa pergi liburan kemanapun. Tak usah minder dengan hal semacam itu, hal ini bukan berarti menandakan kalian kurang dalam segi finansial, tetapi kalian lebih memprioritaskan hal-hal lain yang lebih penting.

Aku Tak Mampu Membeli Barang-Barang “WAH”

Tak hanya wanita, para pria begitu memimpikan memiliki barang-barang mewah di hidupnya. Namun apa daya bila harapan tak sesuai kenyataan. Mereka hanya bisa membicarakannya atau bertukar pikiran mengenai barang-barang tersebut. Jangan pernah malu mengakui bahwa kalian tak mampu membeli barang-barang mewah, jujur tentang diri kalian akan lebih dihargai dari pada hanya membual-bual tinggi tentang suatu hal yang tak bisa dicapai.

Pasanganku Yang Memilihkan Baju

Para pria tak terlalu suka mengakui hal ini. Mengakui bahwa pasangannya lah yang selama ini memberikan saran menganai apa yang seharus dipakai atau tidak menunjukan ketidakmampuan mereka dalam mengurus dirinya sendiri. Tentu hal ini cukup memalukan bagi pria.

Buku Jendela Dunia Tapi Aku Tak Banyak Membaca

orang tua baca buku

Sebagai pria dewasa terkadang mereka dituntut harus update mengenai informasi yang sedang terjadi sekarang ini. Namun kenyataannya kebanyakan pria malah tak terlalu suka membaca hal-hal berat, membaca hanya untuk kesenangan saja. Dan hal ini tak terlalu suka dibahas oleh para pria.

Aku Terlalu Sering Menonton TV

Suka tidak suka, kebanyakan pria sangat menyukai menghabiskan waktu di depan televisi. Mereka lebih memilih menonton TV seharian dibandingkan mendengar pasangannya bercerita atau menghabiskan waktu bersama pasangan di luar. Untuk kalian para pria yang merasa seperti ini, sadarlah segera dan hentikan kebiasaan tersebut. Dengan begitu kalian bisa menyalurkan waktu kalian ke hal-hal yang lebih bermanfaat selain menonton TV.

1 Comment

1 Comment

  1. uwien

    June 25, 2015 at 8:22 am

    Ahahaha… Temenku yg jomblo juga suka minta dibangunin pas waktunya sahur. Kadang di miskol kadang pake ping!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Perihal Gebetan Yang Terlihat Menarik Sebelum Jadian, Biasa Saja Saat jadi Pasangan, Menawan Ketika Jadi Mantan

Anehnya dan kadang memusingkan kepala, mereka yang dulu begitu menarik perhatian kita sebelum menjadi pasangan malah terlihat biasa ketika sudah berstatus pasangan. Tak ada lagi percikan-percikan rasa ketika meliriknya.

Gawatnya, ketika akhirnya kita memilih mengakhiri hubungan karena tak ada lagi rasa, si dia justru terlihat makin menawan. Bahkan tak jarang daya tariknya melebihi ketika kita baru mengenalnya dulu. Kenyataan ini yang akhirnya membuat kita pusing kepala.

Tara De Thouars Psikolog lulusan Universitas Indonesia dan University of Queensland Australia ini menilai perubahan penampilan memiliki pengaruh secara medis dan psikis. Lebih lanjut Tara mengatakan setiap perubahan juga pasti ada penyebabnya, yang kita sadari atau tidak sebenarnya kadang tahu apa alasan seseorang yang tiba-tiba berubahan terlebih dalam hal penampilan tapi kita mungkin terlalu fokus terhadap perubahan dan melupakan alasan perubahannya.

Kenapa Gebetan Terlihat Menarik? Ya Karena Dia Terlihat Menarik Makanya Jadi Incaranmu

Sebetulnya fakta gebetan akan terlihat menarik bukan sesuatu yang aneh. Sebab seseorang yang sedang kita incar menjadi calon pasangan atau gebetan memang pastinya lebih menarik dari semua yang kita kenal. Toh, itu sebabnya kita memutuskan untuk mulai mendekatkan diri dengannya bukan?

Mempunyai ketertarikan yang sama di satu  bidang dengan kita mungkin menjadi salah satu daya tarik yang memikat hati untuk berkenalan lebih jauh dengannya. Atau hal lainnya karena dia memiliki sesuatu yang selama ini tidak kita temukan di dalam diri orang lain atau mantan pacar kita terdahulu misalnya.

Akan tetapi pada dasarnya semuanya yang terpancar dalam dirinya adalah hal baru bagi kita, begitu pula dengan kepribadian dan sikapnya. Jadi tentu itu akan menarik perhatian kita sebagai orang yang baru saja mengenalnya. Mungkin bagi sebagian orang itu terlihat biasa, bedanya kita melihat hal baru dalam dirinya yang mungkin tidak dilihat oleh orang lain.

Namun Mendadak Terasa Biasa Ketika Sudah Sah Jadi Pasangan

Lalu ketertarikan tersebut bisa seketika berubah saat dia telah menjadi pasangan bagi kita. Nah, menurut Tara sebenarnya orang tersebut tidaklah berubah. Namun justru yang berubah adalah pandangan dan cara kita menilainya.

Besar kemungkinan karena statusnya yang kini sudah jadi pasangan, membuat keingintahuan kita yang dulu terhadapnya sudah terjawab selama menjadi pasangan. Bahkan sekarang sudah tau banyak hal tentang dia, ini mungkin menjadi fase yang akan terkesan membosankan dalam suatu hubungan. Merasa tidak ada tantangan baru lagi yang harus dilakukan karena telah berhasil menakhlukan hatinya yang dulu menjadi incaran.

Dan yang lebih buruknya kita mulai membanding-bandingkan dia dengan orang lain yang kita rasa lebih menarik daripadanya, alih-alih tak pintar menafsirkan situasi hal ini bisa berujung fatal bagi hubungan.

Lebih Anehnya, Semakin Menawan Ketika Berstatus Mantan, Benarkah?

Perkataan bahwa “Semua Akan Terlihat Lebih Menawan Ketika Sudah Menjadi Mantan” memang bukanlah omong kosong. Coba perhatikan, mereka yg baru putus cinta, sering berubah menjadi lebih menawan dibanding saat masih menjadi pasangan.

Menurut M. Farouk Radwan MSc., Psikolog dan penulis buku best seller bidang psikologi, mantan yang terlihat menarik kemungkinan besar disebabkan karena adanya perubahan persepsi di diri kita sendiri. Karena sudah bukan lagi “milikmu” otak kita menciptakan persepsi baru yang menantang tentang si mantan. Penjelasan mudahnya, bisa jadi dia tak mengalami perubahan berarti, semua hanya ada di pikiranmu belaka.

Kalau Sekarang Terlihat Menarik, Jangan-Jangan Dia Tertekan Ketika Berhubungan Denganmu

marah

Nah, menurut Farouk bisa jadi selama ini hubunganmu ternyata tidak sehat. Pasanganmu merasa tertekan dengan sikapmu selama ini. Ketika hubunganmu telah selesai, secara psikologis dia merasa lebih bebas dan artinya bisa saja dia memang lebih bahagia saat sudah tak bersamamu lagi.

Dia Menarik Karena Sedang Menarik Perhatian Penggantimu

Yup, kamu mungkin sedikit cemburu menerima kenyataan ini. Tapi bisa jadi itu faktanya. Beban pikirannya yang kini juga sudah berkurang karena tak perlu membagi fokus lagi untukmu memberikannya waktu untuk lebih leluasa lagi dalam menyambut dia yang akan jadi penggantimu. Karena setiap proses yang telah dilewatinya bersammu juga telah menjadikannya jauh lebih dewasa lagi dan pastinya berharap kelak akan mendapatkan yang jauh lebih baik pula dari yang terdahulu.

Penyesalan Selalu Membuat Yang Disesali Terlihat Lebih Baik

 

“Kita baru sadar apa yang kita punya setelah kita kehilangan”. Idiom klasik tersebut memang tidak salah. Merupakan hal wajar jika setelah tak lagi menjadi pasangan, si Dia menjadi terlihat menjadi lebih menarik. Tapi masih menurut Farouk yang perlu di garis bawahi, bisa jadi rasa ketertarikan yang kembali muncul itu didorong hanya oleh rasa penyesalan. Alias bukan rasa ketertarikan murni.

Jadi Apa Yang Perlu Dilakukan?

 

Itulah pentingnya benar-benar menyudahi segala hubungan dengan mantan. Dengan menghindari berhubungan dengan mantan, membuat pikiran kita bisa lebih mudah menilai si mantan dengan lebih objektif. Kamu akan lebih bisa menilai kenapa ketika itu hubungan kalian sampai berakhir.

Tak cuma hanya dengan sang mantan, tapi nyatakan juga kepada kawan-kawanmu, kalau kalian tak lagi mau membicarakan soal mantan itu. Sebab, ketika kawan-kawanmu bercerita tentang bagaimana menariknya pasanganmu dulu itu, pikiranmu secara tak sadar akan ikut menyetujui pernyataan tersebut. Hasilnya kamu akan tetap melihatnya sangat menarik.

 

1 Comment

1 Comment

  1. uwien

    June 25, 2015 at 8:22 am

    Ahahaha… Temenku yg jomblo juga suka minta dibangunin pas waktunya sahur. Kadang di miskol kadang pake ping!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tips

Sesungguhnya Sosial Media Jadi Cermin Pasangan Bahagia Atau Pura-Pura Bahagia

Secara sekilas postingan manis berisi caption mesra nan romantis di media sosial mungkin kita artikan sebagai bentuk kebahagian dari setiap pasangan. Namun siapa sangka jika ternyata hal tersebut bukanlah tolak ukur atas kebahagian pasangan yang sesunguhnya.

Setidaknya hal ini diamini oleh Nikki Goldstein,  sexologist and relationship expert dari Australia. Menurutnya pasangan yang banyak membagi hubungannya di sosial media adalah pasangan yang butuh pengakuan dari orang lain karena pasangan tersebut sendiri tak yakin dengan hubungan mereka.

Karena menurut Nikki pasangan yang benar-benar bahagia dapat kita lihat dari postingan mereka di media sosial seperti berikut ini.

Mereka Yang Bahagia Tak Membagikan Semua Masalah Di sosial Media

Mereka tidak pernah mengumbar masalah apapun yang ada dalam hubungan mereka, karena mereka sadar bahwa hal tersebut merupakan privasi yang harus digaja demi kelangsungan hubungan yang sedang dijalani. Mereka faham bahwa menjaga aib masing-masing merupakan bentuk penghargaan kepada pasangan satu sama lain. Tentunya aneh rasanya membayangkan pasangan yang bahagia, mengeluh di sosial media hanya karena pasangannya terlambat menjemput misalnya.

Isi Postingannya Tak Melulu Tentang Pasangan, Karena Mereka Punya Kehidupan Lain

Hal-hal yang mereka posting biasanya bervariasi, bisa berisi hobby dan aktivitas yang disukai dari masing-masing, kepedulian mereka terhadap lingkungan atau hal-hal lain yang mereka geluti. Mereka tau bahwa hidup tak melulu tentang pasangan untuk itu mereka tak segan-segan berbagi banyak hal selain potret dari hubungan mereka.

Tak Ingin Terlalu Sering Posting Foto Pasangan

Jarang posting foto pasangan di media sosial bukan berarti mereka tidak sayang satu sama lain, mereka tau bagaimana caranya menunjukkan rasa sayang tak hanya lewat media sosial dan postingan-postingan foto lainnya. Mereka menikmati semua bentuk kemesraan didunia nyata tanpa merasa perlu membagikannya di dunia maya.

Menurut Goldstein, mereka yang ketika ada momen berdua, kemudian mengambil foto dan buru-buru mengunggahnya di media sosial, cenderung tak menghargai momen kebersamaannya. Mereka hanya mencari pengakuan dari orang lain lewat like dan comment bahwa hubungan pasangan tersebut baik-baik saja.

Paham Bagaimana Memberi Ucapan Terbaik Saat Momen Terbaik

Pasangan yang bahagia akan menunjukkan rasa bangga nya dimedia social pada waktu dan momen-momen tertentu, karena memuji satu sama lain secara berlebihan bukanlah bentuk kepedulian yang benar apalagi jika dilakukan setiap hari, dan sebaliknya mereka akan saling menguatkan dan menujukkan kekagumannya disetiap momen-momen penting dalam hubungan mereka.

Tak Saling Berbagi Akun, Karena Kepercayaan Tak Melulu Soal Password

Memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap pasangan satu sama lain, untuk itu mereka tidak pernah meminta pasangannya untuk berbagi akun. Saling menjaga privasi masing-masing adalah bentuk percayanya mereka satu sama lain. Karena memaksa pasangan untuk memberitahu password menunjukkan tidak adanya kepercayaan dalam diri mereka masing-masing dan sebaliknya akan lebih rentan kepada kecurigaan yang berlebihan.

Kata Stalking Mantan yang Tak ada Lagi Dalam Kamus Mereka

Tak lagi menunjukkan sesuatu yang masih berhubungan dengan mantan, mereka akan sangat menghargai dan menjaga perasaan dari pasangannya masing-masing. Entah itu dengan alasan apapun bagi mereka mantan adalah sesuatu yang sudah lalu yang memang sudah saatnya dilupakan.

Mengungkapkan Cinta dan Saling Memuji Sewajarnya

Saling mengutarakan cinta mungkin hal yang biasa dilakukan, tapi mereka melakukannya dalam porsi yang wajar tidak secara berlebihan. Mereka akan mengeluarkan kalimat pujian pada saat tertentu untuk menunjukkan kebanggannya terhadap pasangannya. Karena mereka terbiasa untuk mengucapkan dan menunjukkan rasa sayang dan ucapan lainnya dalam bentuk nyata bukan dibeberkan didunia maya.

Coba ingat dulu, apakah kalian masuk kedalam ciri-ciri pasangan bahagia atau malah sebaliknya?

1 Comment

1 Comment

  1. uwien

    June 25, 2015 at 8:22 am

    Ahahaha… Temenku yg jomblo juga suka minta dibangunin pas waktunya sahur. Kadang di miskol kadang pake ping!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Gobagi berusaha menyajikan informasi yang layak untuk diperbincangkan. Tak perlu khawatir dengan berita hoax, bohong dan lainnya, karena info menarik yang ditemui dalam situs ini sebelumnya sudah melalui proses kurasi. Dengan begitu situs ini ingin menghindari kesalahan informasi yang tak perlu.

Facebook

To Top