Feature

Ini 7 Jurusan Kuliah Keren Yang Mungkin Belum Pernah Kamu Dengar Sebelumnya

Ketika menjadi Sarjana Ekonomi sudah terlalu mainstream, atau menjadi dokter dan arsitek menjadi dambaan orang banyak, sebagian orang justru memilih untuk mengambil pendidikan yang lain. Mendengar jurusan dan mata kuliahnya sebagian orang mungkin akan mengernyitkan dahi. Tapi sejatinya ilmu mereka ini dibutuhkan oleh masyarakat banyak. Apa sajakah jurusan-jurusan kuliah unik yang (ternyata) ada di berbagai perguruan tinggi Indonesia?

Kartografi dan Penginderaan Jauh: Karena Membuat Peta Tak Bisa Sekedar Copy Paste

map-1030358_640

Tanpa ilmu kartografi, mungkin kita tidak bisa menikmati peta yang begitu detail dan akurat seperti sekarang. Ilmu ini menggabungkan science dan art. Jurusan Kartografi dan Penginderaan Jauh dapat kamu temui di Fakultas Geografi karena jurusan ini mempelajari tentang pengukuran ilmu tanah, pemetaan dan bencana alam.

Salah satu universitas yang memiliki jurusan Kartografi dan Penginderaan Jauh adalah Universitas Gadjah Mada – Yogyakarta. Gelar yang diperoleh adalah Sarjana (S1).

Lulusan jurusan ini biasa bekerja di berbagai instansi pemerintahan seperti Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, LAPAN, BIN, dsb. Termasuk berbagai perusahaan swasta.

Teknologi Kulit: Tak Cuma Urusan Bikin Jaket Kulit

jackets-357898_640

Aneh ya saat kamu mendengar adanya jurusan Teknologi Kulit? Tapi jurusan ini benar-benar ada dan bisa kamu temukan di Politeknik ATK Yogyakarta. Gelar yang diperoleh setara Diploma (D3). Jurusan ini akan mengajarkanmu ilmu pengolahan kulit asli maupun kulit sintetis. Selain itu juga ada ilmu pengolahan plastik dan karet.

Dikarenakan pakaian termasuk kebutuhan utama manusia, potensi karir di industri teknologi bahan pakaian tentu tidak akan ada habisnya. Inilah mengapa kuliah di jurusan Teknologi Kulit tidak hanya terdengar unik, tapi juga potensial dari sisi kestabilan karir.

Kriminologi: Bukan Belajar Menjadi Penjahat

chalk-438073_640

Dari namanya saja kamu sudah bisa mengira-ngira ilmu apa yang dipelajari di jurusan ini kan? Iya, jurusan ini mempelajari semua yang berkaitan dengan tindak kriminal. Mulai dari analisa pelaku kejahatan, penyebab dari kejahatan, tingkah laku kriminalitas dan hal-hal yang berhubungan dengan kejahatan. Salah satu universitas yang menyediakan program studi Kriminologi adalah Universitas Indonesia – Depok. Masih ingat fenomena polisi ganteng yang ikut aktif menghadang teroris di Sarinah? Salah satunya sedang mengambil program master di Kriminologi loh!

Fisioterapi: Karena Urusan Cidera Bukan Perkara Main-Main

disabled-72211_640

Kalau kamu pernah cedera mungkin tahu tentang jurusan ini. Ya, para fisioterapis yang ada di rumah sakit membantu pasien cedera untuk bergerak lagi ternyata ada kuliahnya loh. Profesi ini memang tidak boleh sembarangan. Makanya ada kuliah jurusan fisioterapi yang mempelajari tentang ilmu saraf tubuh manusia.

Kemampuan lulusannya banyak dibutuhkan di rumah sakit dan klinik khusus fisioterapi. Cukup banyak universitas yang menyediakan jurusan Fisioterapi, mulai dari perguruan tinggi negeri hingga swasta. Di Universitas Indonesia, jurusan Fisioterapi hanya sampai program Diploma.

Untuk program S1, ada di Universitas Esa Unggul – Jakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta dan STIKES Aisyiyah Yogyakarta.

Pedalangan: Kalau Dulu Turun Temurun Sekarang Belajar Di Institut

wayang-695696_640

Ternyata untuk menjadi dalang ada program studinya juga loh. Jadi ilmu pedalangan bukan hanya sesuatu yang diwariskan turun temurun dari keluarga. Masyarakat umum yang mencintai dunia pewayangan pun bisa belajar dan menjadi sarjana seni pedalangan.

Saat ini perguruan tinggi Indonesia yang memiliki jurusan Pedalangan hanya ada dua: Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan Institut Seni Indonesia Surakarta. Namun sayangnya jurusan ini sepi peminat. Padahal wayang merupakan budaya kebanggaan Indonesia yang wajib dilestarikan.

Karawitan: Buat Mereka Pecinta Budaya Kesenian Lokal

????????????????????????????????????

Jika kamu adalah orang Jawa, kamu tidak akan asing saat mendengar kata “karawitan”. Kesenian yang identik dengan budaya Jawa ini memang sangat unik dan ternyata ada jurusan kuliahnya tersendiri. Mahasiswa jurusan Karawitan mempelajari cara memainkan berbagai jenis gamelan dan teknik menyanyi.

Selain karawitan Jawa, juga ada karawitan Sunda. Beberapa perguruan tinggi yang memiliki program studi S1 Karawitan di antaranya: Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung.

Teknik Metalurgi: Olah Pikir Untuk Olah Metal

tube-898660_640

Jurusan ini tidak sama guys. Jurusan ini mengajarkan ilmu tentang rekayasa serta pengolahan logam dan mineral. Terdengar rumit ya? Tapi lulusan Teknik Metalurgi berpotensi memiliki karir yang cemerlang dengan gaji tinggi.

Ilmu sarjana teknik metalurgi dibutuhkan oleh industri pertambangan, minyak dan gas, otomotif, alat berat dan manufaktur. Jurusan Teknik Metalurgi dan Material bisa ditemukan di Universitas Indonesia – Depok dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Gajimu Tak Kunjung Naik? Pindah Kerja Bisa Jadi Solusi Terbaiknya

Merasa karir kamu stag? Atau malah perusahaan tempatmu bekerja kurang menghargai jerih payah karyawannya. Kinerja bagus yang kamu berikan pada perusahaan pun tak juga mendapat apresiasi. Boro-boro kenaikan gaji, karier kamu pun sulit berkembang. Kalau sudah begini ada baiknya kamu mulai memikirkan kemungkinan untuk pindah kerja.

Pindah tempat kerja memang selalu membawa harapan baru. Atasan yang lebih bisa memahami dan menghargai kamu atau suasana kantor yang jauh lebih menyenangkan. Namun harapan yang paling besar adalah tentang gaji yang lebih baik. Tenang! 5 tips ini akan membuatmu memperoleh gaji lebih besar di perusahaan yang baru.

Hal Yang Harus Kamu Lakukan Lebih Dahulu Adalah Mencari Informasi Rentang Gaji Untuk Posisi Tersebut!

Sebelum melakukan negosiasi gaji, akan lebih baik bila kamu mencari informasi gaji yang diterima untuk posisi tersebut tersebut. Dengan begini kamu bisa mengetahui dengan pasti apakah gaji yang ditawarkan lebih tinggi atau malah lebih rendah. Kalau sudah begini kamu pun bisa melakukan negosiasi gaji dengan lebih percaya diri.

Situasinya akan menjadi berbeda bila kamu menghadapi wawancara kerja tanpa bekal informasi rentang gaji untuk posisi tersebut. Alih-alih bisa melakukan negosiasi gaji dengan penuh percaya diri, yang ada kamu malah merasa ragu-ragu dan takut salah menyebutkan nominal gaji yang diinginkan. Bahkan bisa-bisa kamu mendapat nominal gaji dibawah jumlah yang kamu dapatkan diperusahaan tempat kerjamu sebelumnya.

Negosiasi Adalah Momen Penting Bagimu. Berjuanglah Semaksimal Mungkin!

Saat wawancara kerja biasanya perusahaan telah memiliki rentang gaji yang akan diberikan pada keryawan. Bila kamu merasa tidak sesuai dengan besarnya gaji yang diberikan, jangan segan untuk mengungkapkan pendapat. Tentu saja kamu juga harus memberikan alasan yang mendukung. Dalam tahap ini kemampuan negosiasi sangat dibutuhkan. Jangan segan untuk tawar-menawar gaji ya!

Tunjukkan Potensimu Yang Bermanfaat Untuk Kemajuan Perusahaan. Buat Mereka Yakin Memperkerjakanmu Akan Memberikan Banyak Benefit

Perusahaan akan memberikan gaji sesuai dengan yang diinginkan, bila kamu bisa membuat mereka yakin bahwa potensimu bisa membuat perusahaan menjadi lebih maju. Buat mereka tertarik dengan potensimu. Jabarkan juga rencana kontribusimu untuk perusahaan yang baru. Yakinkan mereka bahwa memperkerjakanmu adalah sebuah keuntungan, tak akan mendatangkan rugi bagi perusahaan.

Jika diperlukan gambarkan apa yang akan kamu lakukan dengan keahlianmu itu untuk membuat perusahaan kian maju. Dengan melihat potensimu, mereka pun akan keberatan dengan nominal gaji yang kamu ajukan.

Lebih Memahami Dirimu Sendiri Akan Membuatmu Terlihat Istimewa Saat Negosiasi gaji!

Semakin kamu mengenali dirimu itu akan membuat kamu semakin percaya diri menghadapi negosiasi gaji. Kenali kemampuan dan nilai lebihmu. Gunakan nilai lebihmu untuk mendapat gaji yang kamu inginkan. Kamu bisa menjual nilai lebih yang kamu miliki agar bisa mendapatkan gaji yang sesuai dengan impianmu.

Bila Pada Akhirnya Kamu Tetap Tak Mendapatkan Gaji Sesuai Yang Kamu Inginkan, Pertimbangkan Juga Fasilitas Diluar Gaji!

Bila perusahaan tak juga memberikan gaji sesuai dengan yang kamu harapkan, jangan buru-buru patah arang. Pertimbangkan kompensasi lainnya yang juga kamu terima, seperti asuransi kesehatan, kendaraan atau liburan yang dibiayai oleh perusahaan. Bukankan dengan tidak mengeluarkan uang untuk pos-pos tersebut, isi dompet kamu jadi tak berkurang?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kawan, Bersahabat Denganmu Jauh Lebih Manis Ketimbang Mengajakmu Berbisnis. Biar Ku Jelaskan Alasannya

Punya sahabat sepertimu sungguh harta yang tak ternilai. Kehadiranmu sekian lama telah memberikan warna indah serta pengalaman baru untukku. Seperti keluarga, mungkin itulah gambaran yang tepat untuk sosok sahabat baik sepertimu.

Disamping berbagi suka duka, kita seringkali berbagi angan dan harapan. Tak terkecuali angan untuk membuka bisnis bersama bukan? Hingga kadang terlintas di benak, “sepertinya mengasyikan membangun mimpi bersama lewat bisnis dengan sahabatku,”. Membayangkan hal itu, kamu pun tak sabar untuk lekas berbisnis bersama sahabatmu.

Sebentar, jika kamu berpikir demikian, sebaiknya kamu pertimbangkan kembali rencanamu. Aku memilihmu untuk menjadi sahabat terbaikku, bukan semata-mata kolega bisnis. Baiklah, sebelum kamu salah paham, izinkan aku menjelaskan alasanku enggan berbisnis bersamamu.

Meski Sudah Bersahabat Sekian Lamanya, Hal itu Tak Cukup Mempan untuk Menjamin Bisnis Kita Nantinya Berjalan Lancar

Membuka usaha nyatanya tak cukup bermodalkan uang dan jalinan pertemanan yang erat. Melainkan dukungan tenaga ahli yang dapat menuai progress pada bisnis kita setiap harinya. Sementara apabila membangun bisnis bersama sahabat dekat, alih-alih mencari tenaga ahli, kita hanya mengedepankan kebersamaan sebagai modal utamanya.

Padahal dunia usaha jelas butuh inovasi dan kreativitas. Situasi bisnis yang penuh kejutan dan kompetisi yang ketat tentu jadi konsekuensinya. Kalau pada akhirnya kita menjalankan bisnis hanya karena rasa tidak enak satu dengan yang lain, bukankah hanya mengganggu stabilitas bisnis itu sendiri? Bahkan orang-orang dengan filosopi dan nilai serupa belum tentu memiliki pendekatan yang sama dalam memutar roda bisnisnya. Aku hanya tak ingin menciptakan konflik denganmu Kawan!

Aku Takut Usaha Kita Hanya Didasari Konsep Let It Flow. Semua Berjalan Mengalir Begitu Saja Tanpa Memikirkan Rencana Kedua

Saat memutuskan untuk merintis bisnis bersamamu, bukan berarti semuanya akan berjalan lancar. Hanya saja, aku takut justru komunikasi mengenai bisnis diantara kita justru jarang terjalin. Mungkin saja, karena sudah saling menganggap telah tahu gagasan masing-masing, kita jadi membuat bisnis itu berjalan begitu saja tanpa berdiskusi banyak hal. Alhasil, seringkali tak ada plan B saat berbisnis.

Bukannya Aku Takut dengan Konflik, Tapi Bukankah Lebih Damai Jika Persahabatan Kita Tetap Seperti yang Telah Kita Lalui Selama Ini?

Sudahkah kamu memikirkan jika sikap emosional dapat mengganggu jalannya bisnis? Kita yang mungkin jarang berkonflik, biarkanlah begini adanya. Aku hanya tak siap jika harus berselisih paham dengan sahabatku hanya karena bisnis. Apalagi jika hal itu hingga membuat aku kehilangan kamu.

Aku Tak Mau Merusak Persahabatan Hanya Karena Bisnis Kita yang Sedang Diuji

Setengah dari bisnis kecil biasanya akan mengalami kegagalan dalam 2 tahun pertamanya. Hal itu sangat mungkin terjadi jika kita berniat membuka bisnis bersama, Kawan. Hanya saja, aku tak mau gagalnya bisnis dapat merusak persahabatan yang telah kita jalin dalam waktu lama.

Bahkan Sekalipun Kita Berada Di Titik Tertinggi Bisnis yang Kita Rintis, Justru Disitulah Ujian Persahabatan Kembali Kita Rasakan

Kamu perlu tahu, sejumlah pengusaha ternama mengklaim, salah satu bahaya berbisnis dengan teman adalah saat hubungan persahabatan bisa terganggu bahkan saat usaha berjalan lancar. Selisih paham biasanya terjadi karena persoalan pembagian keuntungan. Lebih buruknya, ada juga teman yang tiba-tiba menjatuhkan nama sahabatnya sendiri demi meraup untung besar.

Dibanding harus kehilangan sahabat sepertimu hanya karena intrik bisnis, lebih baik aku dan kamu jalani hidup kita apa adanya seperti sekarang ini. Marilah saling mendorong untuk tetap bersyukur dengan apa yang kita punya. Kamu punya mimpi, begitu pun aku.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Bukan Hanya Menjalani Rutinitas Kerja, Karyawan Luar Biasa Adalah Mereka Yang Selalu Bisa Diandalkan

Menjadi karyawan yang luar biasa bisa dicapai dengan dedikasi tinggi dan kualitas yang mumpuni. Kamu hanya perlu membuktikan apakah kamu sanggup membuktikan itu atau tidak. Untuk bisa seperti itu, tanggung jawabmu adalah hal yang harus kamu buktikan terlebih dahulu. Jika kesadaranmu terhadap tugas dan tanggung jawabmu masih rendah, jelas kamu akan sulit membentuk diri menjadi karyawan yang selalu bisa diandalkan.

Sebaliknya, jika kamu merasa tertantang, bisa jadi kamu adalah salah satu karyawan yang sebenarnya punya potensi luar biasa namun jarang disadari oleh kantormu.  Karyawan yang berkualitas jelas sangat menguntungkan bagi perusahaan. Di lain sisi, kamu pun akan dihargai oleh sekelilingmu. Coba cek lima ciri-ciri karyawan berkualitas ini, apakah kebiasaanmu termasuk di dalamnya?

Kamu Mampu Melakukan Tugas dengan Baik, Disamping Itu Kamu Pun Tergolong Produktif saat Bekerja

Sejak awal memang telah disinggung jika salah satu ciri karyawan yang berkualitas adalah mereka yang memahami peran dan tanggungjawabnya di tempatnya bekerja. Di lain sisi, lewat hasil pekerjaanmu, ternyata kamu sanggup membuktikan pada atasanmu jika kamu mampu memiliki daya saing sekaligus bisa mengembangkan diri jadi lebih baik.

Sementara soal produktivitas, hal itu seakan tak perlu diragukan lagi. Kamu ternyata mampu memprioritaskan pekerjaan sekaligus mengelola waktu dengan baik. Seorang karyawan yang produktif bukan hanya memikirkan bagaimana pekerjaanya selesai, namun menyadari jika pekerjaannya melambat, hal itu bisa berpengaruh pada pekerjaan orang lain. Terpenting, karyawan yang luar biasa sangat disiplin mengelola waktunya sendiri.

Target Bukan Lagi Dilihat Sebagai Sesuatu yang Menakutkan, Namun Harus Dikejar. Kamu Pun Dikenal Mempunyai Motivasi Tinggi

Kamu tentu punya tujuan pribadi saat pertama kali menginjakkan kaki di perusahaan tempatmu bernaung sekarang. Tapi ingat, kamu pun harus memberi kontribusi sebaik mungkin pada target perusahaan. Bukan hanya asal menjalankan rutinitas kerja saja.

Karyawan dengan produktivitas rerata biasanya tak terlalu antusias jika berbicara tentang target. Tapi tidak denganmu, kamu melihat target sebagai sesuatu yang memotivasi dan harus dikejar melalui kinerja yang optimal. Inilah salah satu ciri karyawan berkualitas.

Tanamkan Prinsip Jika Ingin Dihargai Atasan Dan Rekan Kerja Itu Berarti Kamu Harus Bekerja Maksimal Di Kantor

Meski punya tanggungan dan berusaha mengejar target, kamu tetap menjadi pribadi yang sabar dan pekerja keras. Jadilah yang terbaik sesuai kemampuan dan kamu pun akan menjadi yang terbaik.

Memiliki sikap pekerja keras sangat penting ketika kamu tengah meniti karir. Kamu perlu sadari, menjadi orang yang berani dan sabar dalam bekerja dapat membuat kamu menjadi orang yang dipercaya dalam beragam tugas penting.

 

Hal Penting Lainnya, Kamu Mampu Tetap Fokus pada Setiap Detail Pekerjaanmu

Apa pun yang kamu lakukan, penting untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Kamu tak pernah lalai pada setiap detail pekerjaan  yang memang seharusnya kamu kerjakan. Kamu selalu mengambil inisiatif demi memastikan semua hal berjalan dengan baik. Pun hal-hal kecil yang mungkin diabaikan oleh pekerja lain tak pernah kamu remehkan.

 

Kamu Memilih Untuk Selalu Berpikir dan Bertindak Positif serta Tak Mengabaikan Relasi dengan Kolega di Tempatmu Bekerja

Karyawan yang hebat akan selalu bertanggungjawab pada apa pun yang dilakukan. Begitupun kamu. Karenanya, penting sekali menanamkan dalam benak jika kamu harus selalu berpikir dan bertindak positif. Kamu tak perlu sungkan untuk mengambil inisiatif dan memberi saran jika memang diperlukan. Karyawan yang luar biasa adalah mereka yang mampu menyelesaikan berbagai tantangan dalam pekerjaan.

Di lain sisi, kamu pun pandai menjaga hubungan sosial dengan kolegamu. Hal ini akan membantumu untuk menjalin kerjasama positif dengan para karyawan bahkan mungkin dari divisi lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top