Tips

Demi Kebaikanmu, Berhentilah Merokok! Izinkan Aku Menunjukan Caranya!

Hal pertama yang terlintas di kepalamu ketika diminta berhenti merokok adalah “Kenapa saya harus berhenti merokok?” Kesehatan adalah jawaban pertamanya. Berhenti merokok berarti juga menghentikan sebagian besar kemungkinan terkena kanker. Tak perlu lagi dijabarkan sejumlah riset yang menunjukan perbandingan bahwa orang yang tidak merokok jauh lebih sehat dari yang merokok. Yang tak kalah pentingnya adalah tidak adanya resiko rokok pasif untuk orang-orang tersayang di sekitarmu.

Lalu soal yang lain? Nafasmu tak lagi bau! Iya nafasmu bau ketika merokok. Sebaliknya indra penciumanmu perlahan akan membaik. Kamu bisa lebih menikmati segala harum dan bau disekitarmu. Makanan akan terasa lebih nikmat karena kamu bisa merasakan baunya.

Kemudian bayangkan berapa uang yang kamu habiskan untuk membeli rokok. Berapa uang terbakar setiap harinya? Berapa setiap minggunya? Setiap bulannya? Setahunnya? Kamu bisa menginvestasikan atau memanjakan diri dengan uang yang biasa dibeli untuk rokok. Jadi sudah mau berhenti? Aku tunjukan cara berhenti merokok.

Kamu Cuma Bisa Berhenti Karena Kamu!

berhenti merokok

Yup, Kamu hanya bisa berhasil berhenti ketika Kamu siap untuk melakukannya. Jangan berhenti karena orang lain atau alasan-alasan lainnya yang tidak berhubungan dengan dirimu. Seberapa banyak pun orang mengingatkan dan mengajari tidak akan bisa mengubah kebiasaanmu. Lihatlah lagi alasan di atas, renungi dan camkan di dalam diri.

Mungkin Cara Ini Aneh, Tapi Cobalah Menggosok Gigi Setiap Kali Selesai Merokok

perempuan merokok

Menggosok gigi mungkin menjadi cara yang aneh bagi kamu. Pada orang-orang yang diet, mereka sering menggosok gigi mereka saat mereka selesai makan agar mulut mereka menjadi netral dan tidak ingin memakan makanan lagi.
Jadi, tidak ada salahnya jika kamu mencoba hal tersebut untuk menghilangkan keinginan merokok pada diri kamu. Mungkin saja cara ini akan berhasil. Lagi pula bayangkan repotnya ketika setiap merokok kamu harus sikat gigi.

Terdengar Standar, Tapi Mengganti Rokok Dengan Permen Masih Manjur Kok

permen rokok

Kegiatan merokok dilakukan dengan menghisap batang rokok bukan? Mungkin saja dengan menghisap permen, kamu tidak perlu lagi menghisap rokok. Bukankah kedua benda tersebut dikonsumsi dengan cara yang sama yaitu dihisap?

Kamu Orang Yang Kompetitif Bukan? Taruhan Dengan Teman Bahwa Kamu Mampu Berhenti Merokok

berhenti merokok dengan taruhan

Kenapa tidak mencoba cara ini? Mungkin saja dengan taruhan, kamu menjadi terpacu untuk secepatnya menjauh dari rokok. Kamu bisa melakukan taruhan dengan teman kamu. Jika kamu dapat berhenti merokok dalam waktu satu bulan, teman kamu harus mentraktir kamu. Sebaliknya, jika kamu tidak bisa berhenti merokok dalam waktu satu bulan, maka kamu-lah yang harus menraktir teman kamu. Usahakan taruhannya restoran yang mahal ya, atau yang kalah harus membelikan gadget baru misalnya.

Hamil. Karena Sifat Keibuanmu Mudah-mudahan Mengalahkan Keinginan Merokokmu

ibu hamil

Kehadiran sang buah hati merupakan anugerah yang tiada ternilai. Dengan kehamilan, kamu akan berusaha untuk menjaga kesehatan janin yang ada dalam rahim kamu. Hal ini akan menuntut kamu, para perempuan perokok aktif untuk berhenti merokok demi si kecil yang sedang tumbuh kembang dalam rahim kamu. Ini mungkin cara yang gila. Namun bukankah seorang ibu pasti akan melakukan hal apapun demi anaknya?

Iya Merokok Berbahaya Tapi Sudahkah Kamu Benar-Benar Mempelajari Bahaya Merokok

merokok

Kebanyakan orang yang tak kunjung berhenti merokok adalah orang yang hanya mengetahui sekilas mengenai bahaya merokok. Mungkin skema tersebut akan berubah jika kamu memahami secara detail apa saja bahaya yang ditimbulkan oleh rokok. Dengan begitu, kamu akan lebih memahami dan berpikir ulang untuk terus merokok atau berhenti merokok.

Tempel gambar proses bagaimana rokok merusak tubuh manusia

rokok merusak badan

Menempel proses bagaimana rokok merusak tubuh kamu di tempat yang terlihat oleh mata kamu, seperti di dalam kamar dapat mengingatkan kamu tentang bahaya merokok. Setiap kamu melihat gambar tersebut, kamu akan teringat akan pentingnya menjaga tubuh kamu. Dan kamu pun akan diingatkan setiap kali kamu melihat gambar tersebut untuk secepatnya berhenti merokok dan mulailah untuk hidup sehat.

Perhatikan foto kebahagiaan keluarga

keluarga

Tidak dapat dipungkiri, keluarga merupakan orang-orang yang berharga bagi hidup kita. Kamu pasti juga telah mengetahui bahwa dampak negatif rokok tidak hanya terjadi pada perokok aktif, namun juga dialami oleh perokok pasif. Saat kamu melihat foto gambaran kebahagiaan dalam keluarga kamu, patutlah kamu berpikir, “apa kamu rela mengorbankan keluarga kamu untuk keegoisan kamu yaitu tetap merokok.” Jika kamu menyayangi keluarga kamu, berhentilah merokok saat ini juga.

Beberapa cara di atas dapat kamu coba dalam proses menjauhkan diri dari bahaya yang ditimbulkan oleh rokok. Tidak ada salahnya mencoba hal-hal kecil yang mungkin dapat membantu kamu. Namun perlu diingat, lakukanlah hal-hal di atas dengan penuh kesungguhan. Karena hal-hal di atas tidak akan ada gunanya jika kamu tidak memiliki kemauan yang keras untuk berhenti merokok sehingga kamu melakukan berbagai cara untuk menghentikannya dengan cara yang setengah-setengah. Semoga tips ini dapat mengeluarkan kamu dari kubangan bahaya rokok. Ingat, berusahalah dengan sungguh-sungguh, maka kamu akan menuai hasil yang memuaskan!

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

4 Comments

4 Comments

  1. Widya Herma

    January 12, 2016 at 8:32 am

    Caranya terbilang cukup unik. Saya memang bukan perokok tapi cara – cara unik ini bener – bener layak untuk dicoba khususnya bagi perokok yang mengeluh (katanya) tidak bisa berhenti merokok.

  2. Depot Sehat

    February 5, 2016 at 5:47 pm

    kuncinya ada pada diri sendiri, niat yg kuat, itu saja, berbagai cara, teknik dan metoda utk berhenti semua akan percuma saja… o ya terimakasih sudah menuliskannya dengan baik

  3. ibraanwar

    March 2, 2016 at 6:38 pm

    Aq pemula dalam usaha berhenti merokok….semua berawal dr niat..kalo mau berhenti ya langsung aja berhenti…pada hal aq berada d lingkungan perokok….semangat biar gak tergoda biat merokok lagi….

    • ibraanwar

      March 2, 2016 at 6:41 pm

      25thn merokok…2,5 minggu udah berhenti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Berhemat Bisa Dilakukan Secara Menyenangkan

Sebetulnya kenapa sih kita harus melakukan penghematan? Kenapa kita harus menabung? Toh kita selama ini mampu membayar kebutuhan kita, kenapa pulak kita harus repot menyisihkan penghasilan untuk menabung?

Meski tidak selalu eksplisit mungkin pertanyaan macam itu kerap muncul di benakmu. Apalagi sedari kecil kita memang ditanamkan untuk tidak boros. Tapi sayangnya kita memang tak pernah diajarkan alasan kenapa kita harus berhemat dan menabung.

Dalam hal menabung, hal paling penting yang harus kamu ingat adalah kondisimu tidak akan selalu sama seperti sekarang ini. Kamu tidak selalu bisa seproduktif seperti saat ini.

Coba bayangkan saja kalau kamu sakit, tentunya kamu tidak akan bisa bekerja seperti biasanya. Atau nanti ketika tua kamu juga sudah tak lagi bisa menghasilkan seperti ketika muda. Pada saat itulah kita akan menuai hasil penghematan yang kita lakukan saat ini.

Lagi pula, bicara soal hemat itu jangan langsung mengasosiasikan dengan hidup susah dan tak menyenangkan. Kita bisa kok, melakukan penghematan dengan cara yang mengasyikkan.

Berhemat Itu Di depan Bukan Belakangan Karena Terpaksa Tak Punya Uang

Ini kekeliruan utama yang sering kita lakukan. Penghematan dan menabung itu dilakukan belakangan ketika duit hanya tinggal sisa remah-remah akhir bulan. Pada saat itu tentunya berhemat jadi tak menyenangkan karena terasa seperti keharusan karena kehabisan uang. Ditambah lagi cara ini sering kali gagal.

Karena itu cobalah untuk melakukan penghematan itu di depan. Rencanakan semua pengeluaran itu sebelum bulan berjalan. Jadi yang kita lakukan adalah mengatur pemasukan dan pengeluaran, bukan melakukan pengetatan ikat pinggang karena kekurangan uang. Tentukan dulu sedari awal prosentase uang yang ingin kita hemat setiap bulannya.

Irit Itu Tak Perlu Rumit, Menabunglah Menggunakan Rumus 80-20!

Seorang pemikir manajemen bisnis bernama Joseph M. Juran memperkenalkan konsep menabung 80-20. Konsepnya dari rumus ini sangat sederhana. Kamu hanya perlu menabung sebesar 20% dari pendapatan bersih yang telah kamu peroleh. Kemudian gunakan sisanya untuk dibelanjakan. Sebesar 50% dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sedangkan 30% sisanya dipakai untuk membeli apa yang kita inginkan.

Sertakan Impianmu Dalam Rencana Penghematan, Karena Menabung Dengan Tujuan Itu Jauh Lebih Mudah

Tak perlu menabung dengan jumlah sangat besar dengan tujuan yang tak jelas. Sikap “yang penting punya tabungan” biasanya sumber dari kegagalan menabung. Karena kita tak akan punya motivasi jelas kenapa harus berhemat.

Karena itu cobalah untuk menetapkan terlebih dahulu tujuanmu. Misalnya, berhemat karena ingin mengganti smartphone terbaru dengan harga tertentu, ingin membeli sepatu merk tertentu yang harganya tak murah, ingin menabung untuk penghasilan di hari tua, berhemat untuk dana darurat ketika sakit, dan tujuan spesifik lainnya.

Dengan membagi tujuanmu secara rinci manajemen keuanganmu juga akan lebih baik. Dan kamu akan punya banyak pos keuangan yang tidak saling tumpang tindih.

Jangan Salah ya, Barang Yang Keren Tak Selalu Idientik Dengan Boros

Kamu keliru kalau berpikir barang-barang yang hemat itu tak bagus. Dan sebaliknya barang-barang yang keren itu harus boros. Coba ambil contoh misalnya lampu LED yang hemat energi. Bentuk dan nyala lampunya jauh lebih baik dari lampu biasa. Pendingin ruangan juga punya karakteristik yang sama. AC dengan teknologi low watt punya bentuk yang lebih langsing dan jauh lebih bisa disesuaikan dengan tampilan interior rumah.

Kendaraan Yang Hemat Pun Bisa Juga Tampil Keren Loh

Sementara untuk kendaraan kamu bisa menengok Suzuki Nex. Motor satu ini memegang rekor MURI untuk kategori motor matic paling irit. Ketika pemecahan rekor mampu mencapai 109,8Km/L. Hal ini dimungkinkan karena Suzuki Nex dibekali mesin 113cc dengan teknologi SUPER FI (Suzuki Performance Fuel Injection) dan mesin berkonsep LeaP (Light, Efficient and Powerful) yang telah terbukti menghasilkan tenaga besar secara presisi dan minim gesekan sehingga mampu mengoptimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Tapi meski lekat dengan irit dan hemat bukan berarti Nex akan membuat kita jadi tampil seadanya. Karena Suzuki menawarkan rasa elegan dan mewah pada skutik yang dibandrol Rp12.950.000 ini. Pilihan warna misalnya disediakan Mat Titanium Silver, Titanium Silver, dan Matt Black. Warna-warna yang masuk kategori berkelas.

Desainnya sendiri juga berkelas dengan lampu depan model V dengan bodi keseluruhan yang ramping. Nah, terkait dengan dimensi, pada Suzuki Nex ini memiliki ukuran dimensi dengan panjang 1850 mm, lebarnya 665 mm, dan tinggi 1035 mm serta memiliki berat hingga 90 Kg saja. Suzuki pun juga melengkapi Suzuki Nex ini dengan velg roda berpalang tiga dengan rem cakram di depan. Sebuah tampilan yang tentunya elegan sekaligus sporty.

Jadi kamu siap berhemat dengan cara yang menyenangkan?

4 Comments

4 Comments

  1. Widya Herma

    January 12, 2016 at 8:32 am

    Caranya terbilang cukup unik. Saya memang bukan perokok tapi cara – cara unik ini bener – bener layak untuk dicoba khususnya bagi perokok yang mengeluh (katanya) tidak bisa berhenti merokok.

  2. Depot Sehat

    February 5, 2016 at 5:47 pm

    kuncinya ada pada diri sendiri, niat yg kuat, itu saja, berbagai cara, teknik dan metoda utk berhenti semua akan percuma saja… o ya terimakasih sudah menuliskannya dengan baik

  3. ibraanwar

    March 2, 2016 at 6:38 pm

    Aq pemula dalam usaha berhenti merokok….semua berawal dr niat..kalo mau berhenti ya langsung aja berhenti…pada hal aq berada d lingkungan perokok….semangat biar gak tergoda biat merokok lagi….

    • ibraanwar

      March 2, 2016 at 6:41 pm

      25thn merokok…2,5 minggu udah berhenti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Jangan Pernah Menangis Untuk Orang Yang Tidak Mengerti Nilai Air Matamu

Dia yang kemarin bilang cinta, tiba-tiba pergi tanpa sepatah kata. Rasa kecewa yang begitu dalam membuat kita menangis tanpa sadar. Padahal jika dia dengan bodohnya pergi dan meninggalkan luka, kita harus cukup tegas untuk melupakannya. Terdengar gampang memang, tapi untuk melakukannya tentu bukanlah sesuatu yang mudah bukan?

Akan tetapi ada hal yang lain yang memang harus dipikirkan matang, apa gunanya terus menangisi dia yang nyatanya sama sekali tak paham makna sebuah pengorbanan. Sakit hati karena ditinggalkan harusnya membuat kita sadar, bahwa sebenarnya dia bukanlah orang yang tepat untuk diperjuangkan.

Barangkali Ini Adalah Salah Satu Cara Tuhan Untuk Menyelamatkan Kita Dari Kemungkinan Buruk Di Masa Depan

Tenangkan hati sejenak untuk bisa berpikir jernih, tanpa harus terus menangisinya. Cobalah untuk berpikir positif, dan mengingat kembali bagaimana sebenarnya sikapnya selama ini. Benar memang saat ini ia hanya melukaimu dengan caranya pergi. Tapi apakah kamu yakin, bila kelak dia kembali, dia tak akan meninggalkanmu lagi dan lagi?

Hal lain yang lebih penting daripada menangisi, adalah berterima kasih kepada Tuhan karena telah menunjukkan siapa dirinya sebenarnya. Karena akan sangat jauh lebih menyesal jika kamu tahu sikap aslinya ketika hubungan telah begitu dalam. Jadikan luka ini sebagai bentuk rasa syukur karena telah terhindar dari deraan rasa kecewa yang mungkin bisa lebih besar di masa depan.

Meski Masih Cinta, Terluka Untuk Alasan Yang Sama Tentu Tak Seharusnya Terjadi

Meski masih cinta, memutuskan kembali untuk bersama dengan dia yang meninggalkan luka tak perlu diulang. Sama halnya dengan membaca buku yang sama secara berulang-kali. Kamu mungkin akan merasa bahagia untuk beberapa cerita di bagian awalnya. Akan tetapi kita juga sudah tahu, bagaimana skenario yang akan menjadi akhir dari cerita.

Cinta memang sering membuat kita lupa untuk beberapa hal yang seharusnya jadi bahan pertimbangan. Tapi biar bagaimana pun, kita tak boleh terluka lagi untuk alasan yang sama.

Hidup Mesti Bergeser, Berganti Dengan Kisah Yang Baru. Tentunya Bukan Dengan Dia Yang Telah Sengaja Menyakitimu

Perihal cinta yang tak perlu lagi ditanya, hingga banyaknya cerita yang telah dilalui bersama. Berpisah memang jadi keputusan yang meninggalkan luka. Jika dia bergerak untuk meninggalkan kita demi cinta yang baru, lakukan hal yang sama.

Hari ini mungkin semesta seakan berencana dengan dirinya atas kepergiaannya. Tapi bisa jadi besok dewi fortuna datang menghampiri kita untuk cinta baru yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Meski takkan mudah untuk menemukan penggantinya, bukan berarti kita tak bisa seperti dia.

Jika Dia Pergi Untuk Meninggalkan Kita Bersama Luka, Mari Kita Tukar Kegetiran Itu Menjadi Gelak Tawa

Keinginan untuk tetap bertahan demi cinta memang kadang membutakan kita. Rasa ingin tetap bersama setiap waktu meski telah dibuat kecewa, sering membuat kita menutup mata atas hubungan yang sebenarnya salah. Tapi apakah kita harus terus-terusan berjuang? Padahal cinta yang seutuhnya adalah bagaimana kamu dan pasanganmu bisa sama-sama berjuang.

Jika pernah dengar, sebagian orang sering bilang bahwa bertemu dengan mantan, bak melihat setan. Tak perlu berlaku demikian, hal lain yang jauh lebih penting adalah kembali menjejaki hidup dengan baik meski tanpa dia.

Cobalah ingat kembali semua rasa sakit atas kecewa karena ditinggalkannya. Mari kita ganti dengan gelak tawa yang akan membuatnya menyesal.

Lagipula Dia Yang Telah Pergi Hingga Membuat Kita Menangis,  Kelak Akan Menyesal Dan Ingin Kembali

Ketika seseorang telah tulus untuk mencintai, tentu ia tak akan menyakiti. Dan hal ini pula yang seharusnya kita sadari. Kamu harus tahu bahwa ketika seseorang memutuskan untuk pergi itu artinya ia tidak tulus. Di hadapanmu ia bisa saja mengaku cinta, tapi barangkali itu hanyalah bualan belaka.

Biar bagaimanapun, seseorang yang telah memilih pergi untuk kesempatan dari seseorang yang telah tulus dalam hal mencintai. Kelak akan menyesal dan ingin kembali. Perlahan waktu akan membuatnya sadar bahwa dirimulah yang terbaik. Sebab menemukan sosok yang sama sepertimu tentu bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan.

Kini Ucapkan Terima Kasih Untuknya, Karena Kepergiannya Menyadarkan Bahwa Dia Memang Tak Pantas Menjadi Kekasih

Walau telah pergi untuk meninggalkanmu, ada hal lain yang rasanya sangat perlu untuk disyukuri. Beberapa saat bangun pagi memang jadi aktivitas yang sangat sulit untuk dilakoni. Menghindar dari beberapa tempat yang sering dikunjungi, hingga tak lagi melakukan aktivitas yang kemarin sempat digemari demi untuk menepiskan bayangnya.

Ini jadi bagian dari proses penyembuhan, meski berat itu semua tentu masih wajar. Rasa sayang yang masih kita miliki, mungkin akan membuat kita sadar. Kepergian dirinya malah membuat kita jadi begitu mensyukuri hidup.

Bersyukur karena ia pergi, dengan begitu kita paham bahwa sebenarnya dirinya bukanlah orang yang pantas untuk diperjuangkan. Maka berhentilah menangis untuknya, karena sebenarnya dia tidak mengerti nilai air matamu.

4 Comments

4 Comments

  1. Widya Herma

    January 12, 2016 at 8:32 am

    Caranya terbilang cukup unik. Saya memang bukan perokok tapi cara – cara unik ini bener – bener layak untuk dicoba khususnya bagi perokok yang mengeluh (katanya) tidak bisa berhenti merokok.

  2. Depot Sehat

    February 5, 2016 at 5:47 pm

    kuncinya ada pada diri sendiri, niat yg kuat, itu saja, berbagai cara, teknik dan metoda utk berhenti semua akan percuma saja… o ya terimakasih sudah menuliskannya dengan baik

  3. ibraanwar

    March 2, 2016 at 6:38 pm

    Aq pemula dalam usaha berhenti merokok….semua berawal dr niat..kalo mau berhenti ya langsung aja berhenti…pada hal aq berada d lingkungan perokok….semangat biar gak tergoda biat merokok lagi….

    • ibraanwar

      March 2, 2016 at 6:41 pm

      25thn merokok…2,5 minggu udah berhenti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Pada Akhirnya Kamu Akan Menyadari, Pasanganmu Adalah Sahabat Terbaikmu

Antara sahabat vs pacar, kamu pilih yang mana? Atau mungkin dibenakmu akan tersirat, “Haruskah memilih? Mereka berdua jelas sama pentingnya untukku.”

Baiklah, tapi kamu perlu pahami dulu ya! Tulisan ini bukan bermaksud untuk mengajakmu untuk jadi pribadi yang berat sebelah kok. Tapi justru ingin meluruskan anggapan yang tidak sepenuhnya benar tapi sudah terlanjur diyakini banyak orang.

Mungkin belakangan kamu lebih sering mendengar lebih baik memilih sahabat karena mereka tak akan pernah meninggalkan kamu. Benarkah demikian?

Memiliki Sahabat Memang Patut Disyukuri, Sebab Tanpa Kehadirannya Hidupmu Tak Akan Berwarna

Kamu patut bersyukur saat bisa memiliki beberapa sahabat dalam hidupmu. Setelah keluarga, mereka bak keluarga keduamu, bukan? Terutama jika persahabatanmu memang sudah dibangun selama bertahun-tahun sejak zaman sekolah. Berbagai memori indah sudah terpatri di dalam benakmu. Mulai dari menghabiskan waktu bersama mereka, entah hang out, party, traveling, hingga berbagi cerita mengenai pacar masing-masing.

Kalau kamu ada masalah dengan pacarmu, sahabat menjadi tempat pertama yang kamu singgahi untuk mendapatkan semangat. Mereka akan setia berada di sisimu di saat kamu bertengkar hebat dengan pasanganmu.

Satu hal yang bisa kamu lakukan adalah bersyukur. Kini waktu terus bergulir, persahabatanmu memang kokoh. Tapi kehidupan bukan hanya tentang persahabatan. Akan ada masanya kamu atau sahabatmu memasuki fase baru kalian dengan peran yang juga berbeda.

Sedekat-dekatnya Kamu dengan Sahabatmu, Akan Ada Masanya Kamu Terpisah dengannya. Salah Satunya karena Pernikahan

Apalagi cewek, begitu memasuki usia 20 tahun pasti akan ada salah satu dari temanmu atau mungkin kamu sendiri yang sudah mulai memikirkan soal pernikahan. Atau mungkin ada juga yang ingin fokus melanjutkan ambisi S-2 atau S-3 di luar negeri. Pada fase-fase ini sejatinya persahabatanmu sedang memasuki babak baru. Kamu akan menemukan dinamika persahabatan yang lebih kompleks.

Nyatanya sahabat yang selama ini setia menemani dalam setiap lembar kehidupanmu tak selamanya bisa bersamamu lagi. Entah menikah, atau mungkin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Semua sahabatmu memiliki alasannya masing-masing,  hingga akhirnya harus mengorbankan pertemuan yang semula intens.

Saat Menikah, Keyakinanmu Perlahan Berubah. Nyatanya, Pasangan Adalah Satu-satunya Orang yang Tak Akan Meninggalkanmu Bukan?

Menikah memang pintu gerbang menuju fase hidup yang baru. Dengan statusmu yang sekarang, kamu akan belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa. Termasuk dalam urusan kesetiaan. Jika saat masih lajang, waktumu sebagian besar habis oleh bekerja dan bepergian bersama sahabat, kini kamu harus menerima konsekuensi jika kamu tak sebebas dulu lagi.

Situasi persahabatanmu juga akan berubah. Satu persatu dari kalian akan memilih jalan hidupnya masing-masing. Tak hanya kamu yang akan menikah dan berkeluarga, tapi juga teman dekatmu yang lain.

Meski begitu, bukan berarti kamu tak bahagia dan tak punya teman cerita. Ada si dia yang telah menjadikanmu teman hidupnya. Setia pada sahabat memang perlu, tapi setia kepada pasangan sudah menjadi kewajibanmu.

Ketika kamu memilihnya, berarti kamu sudah yakin dialah yang akan menjadi sahabat sejatimu kelak. Meski mungkin perkenalanmu belum selama kamu dengan sahabat-sahabatmu. Tapi itu bisa diatasi bukan? Sebab pasangan adalah sebaik-baiknya sahabat yang ditakdirkan Sang Pencipta hingga maut memisahkan.

Karena Pada Akhirnya Kamu Akan Menyadari, Pasanganmu Adalah Sahabat Terbaikmu Baik Dalam Suka Maupun Duka

Kamu pun tersadar, sahabat datang silih berganti. Tapi tidak dengan pasangan. Dia akan menjadi satu-satunya temanmu dalam situasi apapun. Dia yang akan menopangmu, sekaligus mengulurkan tangan dan memberikan bahunya kala kamu merasa sendiri. Seleksi alam perlahan menunjukkan, sahabat memang ada, namun tak ada yang lebih setia dari kehadiran teman hidupmu.

 

4 Comments

4 Comments

  1. Widya Herma

    January 12, 2016 at 8:32 am

    Caranya terbilang cukup unik. Saya memang bukan perokok tapi cara – cara unik ini bener – bener layak untuk dicoba khususnya bagi perokok yang mengeluh (katanya) tidak bisa berhenti merokok.

  2. Depot Sehat

    February 5, 2016 at 5:47 pm

    kuncinya ada pada diri sendiri, niat yg kuat, itu saja, berbagai cara, teknik dan metoda utk berhenti semua akan percuma saja… o ya terimakasih sudah menuliskannya dengan baik

  3. ibraanwar

    March 2, 2016 at 6:38 pm

    Aq pemula dalam usaha berhenti merokok….semua berawal dr niat..kalo mau berhenti ya langsung aja berhenti…pada hal aq berada d lingkungan perokok….semangat biar gak tergoda biat merokok lagi….

    • ibraanwar

      March 2, 2016 at 6:41 pm

      25thn merokok…2,5 minggu udah berhenti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Suamiku Kenapa Kamu Waktu Susah Sama Aku, Tapi Saat Senang Malah Memilih yang Lain?

Babak baru dari perjalanan cinta kita nampaknya mulai bergerak menuju ambang kehancuran. Keberanianku untuk mengatakan ini tentu beralasan. Meski kamu mungkin tak sadar, tapi kurasa kau bukan lagi suami yang kukenal.

Aku paham jika biduk rumah tangga, memang akan selalu mendapat ujian. Tapi kali ini kamu memang sudah keterlaluan. Jika jauh sebelumnya kita selalu berdua untuk melewati setiap cobaan, kali ini aku harus berjuang sendiri untuk melawan. Memerangi kamu dengan dia yang kini lebih kamu pilih.

Barangkali Kamu Lupa Siapa Dia Yang Kemarin Bersamamu Saat Susah, Perempuan Ini Adalah Orangnya

Tak perlu kujelaskan bagaimana kita dulu memulai perjalanan. Kamu tentu tahu susahnya hidup dua orang yang baru menikah. Memilih hidup di rumah kontrakan kecil, agar tak bergantung pada orangtua. Tak hanya diriku saja, kamu juga tentu masih ingat bagaimana rasanya.

Hingga akhirnya kerja keras dan usaha yang kita lakukan, berbuah hasil yang baik. Hidup yang layak dengan ekonomi yang bisa dikatakan lebih dari cukup. Bukan bermaksud untuk mengungkit masa yang telah lalu, ini semua hanya sebagian kecil dari cerita kita. Bagaimana? Apa kamu tetap memilih untuk berpura-pura lupa?

Kutemani Mendaki Terjalnya Bebatuan, Namun Kini Kamu Malah Memberiku Pilihan Yang Tak Sekalipun Kuinginkan

Memang kamu jadi pihak yang lebih dominan untuk semua keberhasilanmu sekarang. Tapi kurasa kamu tahu, bahwa perempuan ini pernah jadi penyokong untuk semua keluh kesahmu. Selalu setia disampingmu meski dunia ikut menertawaimu. “Aku tahu kamu bisa, percayalah aku disampingmu” jadi kalimat pamungkas yang dulu katamu amat berharga.

Anehnya, hasil akhir dari apa yang telah kita miliki justru jadi kejutan baru. Masih lekat diingatan bagaimana kamu berjanji tuk tetap bersama. Namun seseorang yang di luar sana memang nampakanya jauh lebih menggoda.

Dengan Apa Yang Kamu Miliki Sekarang Mudah Memang Untuk Menjatuhkan Pilihan

Wajar memang jika dirinya akan dengan mudah tertarik padamu. Bagaimana pun kamu memang sosok laki-laki yang banyak dicari. Percaya diri dan punya sesuatu yang dapat dibanggakan tentu jadi daya pikat yang menarik bagi seorang perempuan. Bukan berniat untuk selalu memojokkanmu, tapi kenyataannya kamu jadi pihak yang justru berusaha untuk dilirik.

Segala pembuktian, hal yang tadinya hanya kamu perlihatkan di hadapanku, diam-diam kamu perlihatkan untuk orang lain juga. Dengan semua yang telah kau punya, tentu mudah memang menjatuhkan pilihan. Tapi bagaimana jika itu semua tak bertahan lama?

Diriku Sadar Jika Parasku Tak Seelok Dia, Tapi Setidaknya Aku Sudah Berhasil Memberimu Putri Kecil Yang Tak Kalah Cantik

Aku masih ingat, jika dulu penampilan bukanlah sesuatu yang terlalu mendapat perhatianmu. Tak heran jika aku pun tak pernah merasa butuh untuk merias diri, dengan perawatan ekstra. Namun dunia baru yang ada, memang datang dengan membawa beberapa perubahannya. Masalah-masalah kecil dalam hal penampilan, mulai masuk dalam daftar yang perlu dikeluhkan.

Meski telah berusaha untuk bisa tampil serupa, usahaku memang tak lebih unggul dari dia. Paras yang kupunya tentu tak secantik dirinya, tapi apakah itu jadi syarat mutlak untuk tetap bersama ? Cobalah ingat betapa manisnya dia yang kini kita punya.

Sebab Cintaku Tak Perlu Kamu Ragukan, Lalu Bagaimana Dengan Dia Yang Ingin Kamu Jadikan Pilihan

Di awal cerita kamu datang dengan segala kesederhanaan. Memintaku untuk melengkapi ruang-ruang kosong dalam hidup. Tanpa ragu, perempuan ini mantap menerima ajakanmu.

Bahkan jika saat ini kamu kembali datang dan bertanya, jawabanku tentu masih sama. Rasa sayang dan semua cinta yang sedari dulu ada masih tersusun rapi dengan baik meski sekarang sedang diombang-ambing oleh perubahan. Lalu bagaimana dengan dia? Sudahkah kamu pastikan bahwa dirinya juga sanggup berlaku sama?

Bohong Memang Jika Kubilang Ini Tak Menyakitkan, Lalu Haruskah Aku Memaksamu Untuk Tetap Bertahan?

Sebagai pihak yang sedang dalam dua kemungkinan, ini tentu terasa menyakitkan. Ditinggalkan atau tetap dijadikan pilihan, jadi dua hal yang saat ini selalu aku pikirkan. Tumpukan kemungkinan itu terlihat mengerikan, tapi haruskan aku tetap bertahan?

Dulu aku berpikir bahwa kamu adalah sosok pendamping yang memang diciptakan semesta untukku seorang. Akan tetapi ada sesuatu yang kini aku percaya, bahwa apa yang kuanggap benar tak selalu bisa sejalan. Ditinggal olehmu tentu saja menyakitkan, tapi apa iya aku harus terus bertahan? Sedang kamu sudah berjalan tuk meninggalkanku.

Jika Akhirnya Kamu Ingin Nikmati Bahagiamu Dengan Dia, Aku Pun Paham Bahwa Waktu Mungkin Telah Merubah Segalanya

Masih dalam keterbatasanku yang tak bisa menerka semesta. Posisiku sebagai pihak yang disakiti tentu jadi mimpi yang tak pernah kuingini. Memintamu untuk tetap bertahan memang nampaknya tak bisa kulakukan. Tapi bukan berarti aku lantas berhenti untuk mengupayakannya. 

Bahkan hingga kini aku masih mencintaimu dengan rasa yang sama saat dulu pertama. Tapi jika akhirnya kamu ingin nikmati bahagia dengan dia, aku sungguh tak apa.

Kini aku bisa melepasmu, bukan karena rasa yang sudah tiada. Aku hanya sadar bahwa kamu bukan lagi laki-laki sederhana yang kemarin mengajakku hidup bersama. Karena nampaknya waktu dan segala yang kamu punya telah berhasil merubah segalanya.

 

4 Comments

4 Comments

  1. Widya Herma

    January 12, 2016 at 8:32 am

    Caranya terbilang cukup unik. Saya memang bukan perokok tapi cara – cara unik ini bener – bener layak untuk dicoba khususnya bagi perokok yang mengeluh (katanya) tidak bisa berhenti merokok.

  2. Depot Sehat

    February 5, 2016 at 5:47 pm

    kuncinya ada pada diri sendiri, niat yg kuat, itu saja, berbagai cara, teknik dan metoda utk berhenti semua akan percuma saja… o ya terimakasih sudah menuliskannya dengan baik

  3. ibraanwar

    March 2, 2016 at 6:38 pm

    Aq pemula dalam usaha berhenti merokok….semua berawal dr niat..kalo mau berhenti ya langsung aja berhenti…pada hal aq berada d lingkungan perokok….semangat biar gak tergoda biat merokok lagi….

    • ibraanwar

      March 2, 2016 at 6:41 pm

      25thn merokok…2,5 minggu udah berhenti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

MOST SHARE

To Top