Community

Untuk Mereka Yang Memiliki Tingkat Kecerdasan Tinggi, Bahagia Adalah Sesuatu Yang Langka

“Happiness in intelligent people is the rarest thing I know.” – Ernest Hemingway, seorang penulis/novelis, jurnalis penerima Nobel (1899-1961). Pernyataan dari Ernest tersebut seakan memberi gambaran bagi kita bahwa memang pada kenyataannya orang-orang dengan tingkat kecerdasan yang tinggi cenderung jarang bahagia.

Hal itu juga bisa kita lihat dari sikap dan cara mereka untuk menjalani hidupnya sehari-hari,terlihat tidak bahagia karena lebih banyak menyendiri dan jarang bisa bersosialisasi dengan lingkungannya. Tapi apakah hal tersebut membuktikan bahwa mereka tak pernah bahagia?

Sebelum memutuskan untuk memberi mereka label tidak bahagia kita juga harus tahu terlebih dahulu apa sekiranya alasan bagi mereka yang berotak cerdas cenderung sulit untuk menemukan bahagianya.

Orang Yang Memiliki Kecerdasan Tinggi Merasa Tertekan Jika Harus Bersosialisasi Dengan Orang Lain

Sebagian besar dari mereka merasa mengalami kesusahan dalam menjalin komunikasi dengan orang lain, apalagi jika menurut mereka hal tersebut bukanlah sesuatu yang menguntungkan baginya. Lebih memilih untuk menyendiri karena mereka merasa kurang membutuhkan komunikasi dengan lingkungannya.

Jika kebanyakan orang akan merasa bahagia ketika mereka bisa bertemu dan bersosialisasi dengan orang banyak justru orang dengan tingkat kecerdasan yang tinggi mengalami sebaliknya, lantas apakah ini berarti bahwa mereka tidak bahagia?

Lebih Tertarik Dengan Hal Lain Yang Dianggap Penting, Sehingga Kebahagiaan Menjadi Urusan Nomor Sekian

Banyak menghabiskan waktu untuk sesuatu yang dijadikan target oleh mereka, menciptakan hal-hal baru yang mereka mau tanpa memerlukan oranglain untuk mencapainya. Lebih fokus pada diri sendiri untuk bisa hidup sesuai aturan yang mereka ciptakan membuat mereka merasa tak perlu untuk beradaptasi lagi dengan lingkungan tertentu untuk bahagia. Karena hidupnya tidak bergantung pada orang lain sehingga mudah untuk membuat target dan menjalani hidupnya, dan bahagia menjadi prioritas nomor sekian.

Menilai Segala Sesuatu Terlalu Tinggi Sesuai Standar Yang Mereka Mau

Orang dengan tingkat kecerdasan tinggi selalu yakin atas apa yang mereka inginkan dan hal lain diluar harapan ataupun ekspektasi mereka yang mungkin akan mengecewakan, dan ini membuat mereka semakin sulit untuk bahagia. Hal ini berlaku untuk segala aspek dalam hidup mereka, baik itu karir, persoalan cinta atau hal lain yang penting dalam hidupnya.

Akan tetapi kita juga harus menyadari bahwa tidak semua hal dalam hidup  bisa kita dapatkan, tapi ini tidak berlaku bagi mereka yang cerdas. Mereka lebih sering mempertahankan persepsi idealistiknya terhadap dunia yang tidak menolong mereka dalam memahami bagaimana kehidupan berjalan. Sehingga saat mereka mendapatkan kenyataan bertolak belakang dengan harapannya, mereka akan merasa sangat kecewa.

Bahkan Mereka Sering Menghakimi Diri Sendiri Terlalu Keras Dengan Caranya Sendiri 

Alasan lain ketidakbahagiaan juga hadir dari kecenderungan mereka yang terlalu ekstrim menghakimi diri mereka sendiri. Itu tidak hanya berlaku seputar keberhasilan dan kegagalan mereka, akan tetapi mencakup segala hal dalam hidup mereka. Kebiasaan berpikir mereka yang mendalam menganalisis tindakan dan perilaku mereka dibandingkan dengan standar tinggi mereka.

Ungkapan bahwa tak ada manusia yang sempurna sepertinya tidak berlaku bagi mereka, meskipun kesalahan tersebut  dilakukan tanpa sengaja, kecenderungan ini sudah cukup menjadi alasan bagi mereka untuk menghakimi diri sendiri tanpa perlu alasan.

Hal inilah yang sering mengganggu pikiran mereka dan merusak mood mereka. Jenis kilas balik kekesalahan masa lalu seperti ini sering dialami orang-orang cerdas, rasa bersalah dan ketidakpuasan memenuhi pikiran mereka. Emosi negatif inilah yang sering menghilangkan rasa bahagia dari hidup mereka

 

1 Comment

1 Comment

  1. Mandiri Amanah

    November 8, 2017 at 12:45 pm

    Bagus sekali artikelnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Dibandingkan Spanyol Atau Italia, Pecinta Motor Tanah Air Jauh Lebih Gila

Kalau bicara soal motor apalagi MotoGP rasanya Italia dan Spanyol merupakan dua negara teratas. Sebagian besar pembalap kasta tertinggi balap motor dihuni oleh warga dari kedua negara tersebut. Setiap gelaran di kedua negara itu juga hampir selalu pecah rekor untuk soal jumlah penonton.

Tapi jangan salah, kalau saja MotoGP diadakan di Indonesia, bisa jadi negara kita jadi nomor satu soal antusiasme masyarakatnya dengan motor. Beberapa kali pembalap MotoGP singgah di Indonesia selalu takjub dengan kegilaan orang Indonesia akan motor.

Tak terkecuali Rrasa antusias bikers di Indonesia yang membuat Andre Iannone dan Alex Rins terpukau. Mereka tidak menyangka kalau para bikers di Indonesia sebegitu besar dan heboh. Hal ini disampaikan kala Iannone dan Rins sedang melakukan kunjungan ke Indonesia dalam event Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di sentul.

Event kali ini merangkul 3.000 bikers dari 63 klub dan komunitas Suzuki yang saling bekerjasama dengan PT.SIS (Suzuki Indomobil Sales). Acara dihelat di Sentul Sirkuit, Bogor daerah Jawa Barat. Yang mana acara pembuka dilakukan dengan iring-iringan yang dipimpin kedua pembalap Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018.

Andrea Iannone dan Alex Rins disuguhkan Suzuki GSX-R150. Tak cuma mereka brand ambassador GSX-R150, Hamish Daud sebagai ambasador GSX juga ikut serta di acara ini. GSX dipilih karena mencirikan aura MotoGP.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Saya tidak menyangka kekuatan bikers Suzuki di Indonesia sangat luar biasa seperti ini. Senang sekali saya mendapatkan pengalaman yang sangat beragam dan berbeda bersama rekan balap saya dan ribuan bikers Suzuki,” ungkap Alex Rins.

Kehebohan dari komunitas dan klub terpancar dari acara yang diadakan sejak pagi hari jam 10, sudah dipenuhi oleh ribuan bikers yang berdatangan dari Tanggerang, Cikarang, Cengkareng, Parung dan lain-lain. Bahkan beberapa dari mereka ada yang berangkat ketika matahari belum terbangun dari tidurnya.

Rasa antusiasme total yang diperlihatkan bikers juga dirasakan oleh Andrea Iannone. Ia pun beranggapan antusiasme publik tanah air jadi dorongan luar biasa baginya untuk lebih berprestasi di ajang MotoGP.

“Ini adalah kali pertama bagi saya bisa larut dalam kegembiraan fans Suzuki. Saya sangat menikmati momen hari ini, dan semoga semangat teman-teman bikers Suzuki bisa menambah semangat saya sendiri untuk tampil lebih mengensankan di musim MotoGP 2018 bersama tim saya,” kata Iannone.

Meskipun acara seperti ini bukan yang pertama bagi kedua pembalap. Namun, Iannone mengungkapkan bahwa di Indonesia lebih meriah dari pada Italia dan Spanyol. Lantaran banyak bikers yang ikut serta dalam event ini apalagi pada saat konvoi yang dilakukan sepanjang track Sentul sirkuit.

“Seperti yang Iannone katakan, kami beberapa kali mengadakan acara serupa. Tapi di sini berbeda karena kami (Iannone dan Rins -red) berkendaraan dengan banyak orang. Apabila tahun ini sukses kami ingin mengdakan acara yang lebih besar,:” tambah Alex Rins.

Antusias yang diperlihatkan oleh para bikers dapat menghipnotis Alex Rins dan Andrea Iannone untuk mewujudkan kembali acara serupa di tahun mendatang. Karena selain menjadi wadah berjumpa dengan pembalap luar, hal ini juga menjadi ajang silaturahmi para klub dan komunitas Suzuki

1 Comment

1 Comment

  1. Mandiri Amanah

    November 8, 2017 at 12:45 pm

    Bagus sekali artikelnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top