Feature

Berkaca Dari Teknologi Ini, Kita Sadar Sudah Menjejak Masa Depan

Tanpa kita sadari, saat ini kita sudah bersinggungan dengan teknologi masa depan yang dulu hanya ada di cerita dan film sains fiksi. Beberapa mungkin belum sesempurna di film, namun tak sedikit juga yang sudah melampaui khayalan masa lalu. Bahkan bukan lagi berbentuk prototype dan di laboratorium, teknologi itu sudah di genggaman kita.

Dari sini kita belajar untuk tidak meremehkan daya khayal dan impian. Karena bisa jadi esok hari, hal itu sudah hadir di depan mata. Jadi tak ada yang tak mungkin bukan?

Dulu Dunia Sempat Heboh Karena Mobil KITT Bisa Berjalan Sendiri

mobil kitt

Generasi 80-an sempat tergila-gila dengan mobil hitam bernama KITT dalam film Knight Rider. Dari sekian banyak kelebihannya, salah satu yang menarik perhatian adalah kemampuan KITT untuk berjalan tanpa pengemudi. Dalam beberapa adegan Michael Knight pengemudinya, sering kali tertidur di balik kemudi sambil mobil tetap melaju mulus.

Nah, saat ini mobil serupa KITT itu sudah dalam tahap pengembangan serius. Tidak hanya satu tapi sudah banyak produsen yang berlomba mengembangkan mobil yang bisa berjalan tanpa pengemudi. Salah satu yang getol mengembangkan adalah Google.

Sudah sedemikian canggih? Belum sesempurna KITT, namun beberapa mobil sudah bisa berjalan puluhan kilometer tanpa intervensi pengemudi sama sekali. Bahkan kalau hanya untuk sekedar parkir, mobil produksi massal sudah ada yang bisa parkir tanpa perlu pengemudi.

Karena iPad Itu Serupa Star Trek PaDD

trek padd

Penggemar penjelajah luar angkasa Star Trek pasti sangat familiar dengan gadget satu ini. Beberapa crew pesawat itu, berjalan sambil menenteng alat serupa papan yang bisa disentuh untuk menjalankan perintah aplikasi.

Yup, saat ini sudah bukan aneh lagi kita melihat bahkan menggenggam alat serupa Star Trek PaDD ini. Mulai dari iPad sampai gadget berbasis Android bisa dengan mulus menjalankannya. Kerennya, tablet dan smartphone layar sentuh di dunia nyata sekarang ini bahkan lebih mungil jika dibandingkan tablet di film tersebut.

Anggota Star Trek pun Sudah Pakai Google Glass

trek glass

Masih dari film Star Trek. Kali ini menilik alat serupa kacamata namun dengan hanya satu lensa. Digunakan di depan mata untuk mendapatkan gambaran dan info-info dari luar. Ternyata tak perlu ke luar angkasa untuk merasakan kehebatan teknologi ini.

Google sudah mengeluarkan teknologi serupa, yaitu Google Glass. Saat ini penjualannya sedang dihentikan, namun bukan dihapus dari lini produksi. Melainkan disempurnakan untuk penggunaan invidividu yang memerlukannya untuk bekerja.

Meski Belum Dijual Bebas, Hoverboard Sudah Ada

hoverboard

Gagdet paling ikonik dari film 80-an Back To The Future adalah skateboard yang bisa melayang di udara. Atau dalam film yang rilis tahun 1985 itu disebut dengan Hoverboard. Teknologi ini memang terlihat begitu mustahil di masa itu.

Tapi siapa yang bisa mengira, saat ini teknologi itu sudah ada. Lexus yang membuat alat khayalan ini jadi nyata. Memang belum bisa digunakan di berbagai tempat, masih harus digunakan di area khusus. Namun membuat skateboard melayang ternyata bukan isapan jempol bukan?

Gofood punya Gojek Sudah Diprediksi dari kartun Jetson

go-food

Film kartun klasik nan lucu ini dulu punya alat semacam lemari yang berisi daftar makanan. Mereka tinggal menekan menu makanan yang diinginkan, makanan pun akan datang dan tersaji.

Mungkin belum seinstan itu, tapi buat kamu yang sudah menginstall aplikasi pemesanan makanan pasti sudah merasakan pengalaman serupa. Buka smartphone, buka aplikasi, pilih makanan yang diinginkan, sesaat kemudian (tergantung macetnya jalanan), si abang pun sudah tiba siap dengan makanan pesanan.

Dunia Matrix, Google Cardboard, Oculus Rift dan Samsung Gear VR

virtual reality

Seluruh manusia terjebak di dalam sebuah dunia buatan yang dibuat oleh bangsa robot. Beberapa bagian tubuh manusia dilubangi untuk bisa terhubung kedalam program komputer. Program itu serupa dengan kehidupan nyata, sampai manusia tak bisa membedakan.

Memang teknologi yang ada sekarang belum sampai mencapai semua indera. Namun kalau sekedar indera pengelihatan teknologi sudah bisa memberikan kita pengalaman berada di dalam sebuah dunia buatan. Pengembangnya pun tak cuma satu. Mulai dari Oculus Rift yang harganya premium, Samsung dengan Gear VR-nya yang sedikit lebih murah, sampai Google Cardboard yang bahkan bisa dibuat sendiri dari kardus dan magnet.

Tak Sepintar Asisten Pribadi di Film Her, Tapi Google Now Sudah Medekati

her-google-now

Di film Her, tokoh utamanya jatuh cinta dengan asisten virtualnya. Padahal si asisten itu hanya berupa program komputer dengan suara. Wajar jika bisa jatuh cinta karena suara sang asisten virtual diisi oleh si seksi Scarlett Johansson. Asisten ini mampu mengatur jadwal, mencari informasi, mengatur email, dan sejenisnya.

Memang mungkin kita belum bisa jatuh cinta dengan program asisten pribadi virtual yang ada saat ini. Namun kecerdasannya sudah tak bisa dianggap remeh. Sudah pernah coba Google Now, yang sekarang jadi aplikasi standard handphone Android?

Tanyakan misalnya siapa presiden Jokowi? Suara seksinya akan menerangkan siapa Joko widodo. Tak perlu menghapal perintah spesifik, karena kita bisa menggunakan pertanyaan umum macam, “apa perlu saya bawa payung hari ini?” , Google now akan menjawab “tidak perlu karena di daerah anda hari ini tidak hujan”. Contoh lain juga misalnya jika ingin dibangunkan tidur, kita tinggal bilang “bangungkan saya 3 jam lagi”, Google Now akan langsung mengatur alarm sesuai jam yang kita inginkan itu.

Jam Tangan Pintar Milik Dick Tracy Kini Sudah Bisa Melingkar Di Tangan

dicktracy

Sejak dari bentuknya komik, Dick Tracy punya gadget yang canggih. Jam tangannya tidak seperti jam tangan orang umumnya. Karena Dick Tracy bisa melakukan panggilan telfon melalui jam di pergelangannya tersebut.

Ternyata teknologi saat ini sudah melampauinya. Karena jam tangan pintar alias smartwatch tak Cuma bisa untuk telfon, tapi juga bisa melakukan aktivitas lainnya.

(QUIZ) Mau Seperti Dick Tracy? Ini Jam Tangan Pintarnya!

smartwatch

Kamu mau mencicipi dunia khayal ala Dick Tracy? Jawab pertanyaan di bawah ini untuk memperoleh kesempatan mendapatkan Smartwatch yang bisa disandingkan dengan smartphone Android atau iPhone kamu untuk menerima telfon, notifikasi, dan aplikasi lainnya. Quiz Periode 2 berlangsung hingga 30 Mei 2016.

2 Comments

2 Comments

  1. Afdo Syahril Agustian

    February 22, 2016 at 10:13 am

    Keren!!! makin maju teknologi didunia

  2. Vixalexa

    March 2, 2016 at 5:11 pm

    Tinggal menunggu augmented reality nya si Tony stark hahaha 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Dibandingkan Spanyol Atau Italia, Pecinta Motor Tanah Air Jauh Lebih Gila

Kalau bicara soal motor apalagi MotoGP rasanya Italia dan Spanyol merupakan dua negara teratas. Sebagian besar pembalap kasta tertinggi balap motor dihuni oleh warga dari kedua negara tersebut. Setiap gelaran di kedua negara itu juga hampir selalu pecah rekor untuk soal jumlah penonton.

Tapi jangan salah, kalau saja MotoGP diadakan di Indonesia, bisa jadi negara kita jadi nomor satu soal antusiasme masyarakatnya dengan motor. Beberapa kali pembalap MotoGP singgah di Indonesia selalu takjub dengan kegilaan orang Indonesia akan motor.

Tak terkecuali Rrasa antusias bikers di Indonesia yang membuat Andre Iannone dan Alex Rins terpukau. Mereka tidak menyangka kalau para bikers di Indonesia sebegitu besar dan heboh. Hal ini disampaikan kala Iannone dan Rins sedang melakukan kunjungan ke Indonesia dalam event Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di sentul.

Event kali ini merangkul 3.000 bikers dari 63 klub dan komunitas Suzuki yang saling bekerjasama dengan PT.SIS (Suzuki Indomobil Sales). Acara dihelat di Sentul Sirkuit, Bogor daerah Jawa Barat. Yang mana acara pembuka dilakukan dengan iring-iringan yang dipimpin kedua pembalap Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018.

Andrea Iannone dan Alex Rins disuguhkan Suzuki GSX-R150. Tak cuma mereka brand ambassador GSX-R150, Hamish Daud sebagai ambasador GSX juga ikut serta di acara ini. GSX dipilih karena mencirikan aura MotoGP.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Saya tidak menyangka kekuatan bikers Suzuki di Indonesia sangat luar biasa seperti ini. Senang sekali saya mendapatkan pengalaman yang sangat beragam dan berbeda bersama rekan balap saya dan ribuan bikers Suzuki,” ungkap Alex Rins.

Kehebohan dari komunitas dan klub terpancar dari acara yang diadakan sejak pagi hari jam 10, sudah dipenuhi oleh ribuan bikers yang berdatangan dari Tanggerang, Cikarang, Cengkareng, Parung dan lain-lain. Bahkan beberapa dari mereka ada yang berangkat ketika matahari belum terbangun dari tidurnya.

Rasa antusiasme total yang diperlihatkan bikers juga dirasakan oleh Andrea Iannone. Ia pun beranggapan antusiasme publik tanah air jadi dorongan luar biasa baginya untuk lebih berprestasi di ajang MotoGP.

“Ini adalah kali pertama bagi saya bisa larut dalam kegembiraan fans Suzuki. Saya sangat menikmati momen hari ini, dan semoga semangat teman-teman bikers Suzuki bisa menambah semangat saya sendiri untuk tampil lebih mengensankan di musim MotoGP 2018 bersama tim saya,” kata Iannone.

Meskipun acara seperti ini bukan yang pertama bagi kedua pembalap. Namun, Iannone mengungkapkan bahwa di Indonesia lebih meriah dari pada Italia dan Spanyol. Lantaran banyak bikers yang ikut serta dalam event ini apalagi pada saat konvoi yang dilakukan sepanjang track Sentul sirkuit.

“Seperti yang Iannone katakan, kami beberapa kali mengadakan acara serupa. Tapi di sini berbeda karena kami (Iannone dan Rins -red) berkendaraan dengan banyak orang. Apabila tahun ini sukses kami ingin mengdakan acara yang lebih besar,:” tambah Alex Rins.

Antusias yang diperlihatkan oleh para bikers dapat menghipnotis Alex Rins dan Andrea Iannone untuk mewujudkan kembali acara serupa di tahun mendatang. Karena selain menjadi wadah berjumpa dengan pembalap luar, hal ini juga menjadi ajang silaturahmi para klub dan komunitas Suzuki

2 Comments

2 Comments

  1. Afdo Syahril Agustian

    February 22, 2016 at 10:13 am

    Keren!!! makin maju teknologi didunia

  2. Vixalexa

    March 2, 2016 at 5:11 pm

    Tinggal menunggu augmented reality nya si Tony stark hahaha 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kenapa Rindu (Itu Berat)?

“Jangan rindu…berat…kamu gak akan kuat…biar Aku saja”

Begitu kata tokoh Dilan dalam film dan novel Dilan kepada Milea sang kekasihnya. Kalimat sederhana itu pun sempat bikin heboh netizen. Banyak bahkan yang memberikan tanggapan dengan status, cuitan dan meme yang menyatakan ada hal lain yang lebih berat dari rindu.

Namun sebetulnya yang dibicarakan Dilan itu memang bukan omong kosong. Setidaknya menurut sains, rindu memang sesuatu yang sangat berat untuk ditanggung oleh tubuh. Namun untuk sampai pada penjelasan soal rindu, sebelumnya kita coba bahas pangkal penyebabnya yaitu cinta.

Kata orang cinta itu sesuatu yang abstrak dan sulit dijelaskan. Jauh lebih rumit dari penjelasan hukum relativitas Einstein. Namun jika kita tarik menggunakan ilmu psikologi dan biologis, sesungguhnya cinta tidak lah serumit itu.

Menurut jurnal Psychopharmacology yang dirilis tahun 2012, Cinta hanya lah sekumpulan reaksi-reaksi kimia dalam tubuh. Dan reaksi psikologis kita atas keadaan-keadaan tertentu. Cinta merupakan “jebakan” alamiah dimana kita sama sekali tak punya kendali di dalamnya. Serupa dan setingkat dengan memicingkan mata ketika silau atau bersin ketika ada yang gatal di hidung.

Witing Tresno Jalaran Soko Kulino Cuma Mitos?

pasangan berdua

Ya, konsep “Cinta tumbuh karena terbiasa” tidak dikenal dalam bidang neuro science. Karena ternyata cinta tak bisa tumbuh karena terbiasa. Cinta hanya ditentukan 90 detik sampai 4 menit setelah kita bertemu seseorang. Dalam rentang waktu ini, otak manusia akan menentukan apakah dia jatuh cinta atau tidak.

Cinta itu sangat primitif, tak ditentukan kata-kata romantis, tapi berdasarkan bahasa tubuh dan intonasi suara saja

kaki

Rupanya cinta bukanlah produk kebudayaan hasil olah pikir yang rumit dari manusia. Cinta atau tidaknya kita pada seseorang ternyata ditentukan dari insting primitif setingkat dengan takut dan jijik. Dari sekian banyak faktor yang menentukan kita mencintai atau tidak seseorang, 55 persen diantaranya adalah faktor bahasa tubuhnya. Kemudian  sebanyak 38 persen adalah intonasi suaranya.

Sementara pemilihan kata dan kalimat-kalimat hanya mempunyai peranan 7 persen saja. Atau dengan kata lain, kita bisa bicara hal omong kosong dan tetap membuat seseorang jatuh cinta, kalau bahasa tubuh kita dan intonasi suara kita cocok dengannya.

Secara Kimiawi, Jatuh Cinta Itu Menghasilkan Hormon Dopamine, Setara Pecandu Menggunakan Narkoba

rokok

Ketika kita secara tak sadar menyukai bahasa tubuh dan intonasi seseorang di 90 detik awal pertemuan, bagian otak kita yang bernama Hypothalamus akan sangat aktif. Pada saat itu secara terus menerus sisi otak ini akan menghasilkan hormon Dopamine.

Hormon kimiawi inilah yang juga memberikan perasaan bahagia pada diri manusia. Karena secara simultan akan menciptakan perasaaan senang secara intensif serupa ketika tubuh menggunakan narkotika kokain atau heroin.

Ciri tubuh yang sedang menghasilkan dopamine adalah peningkatan energi yang drastis, penurunan nafsu makan dan penurunan kebutuhan untuk tidur. Selain itu mereka yang kelebihan dopamine hanya fokus pada hal tertentu dan cenderung memperhatikan hal-hal detail. Jangan heran makan kita menjadi sedikit ketika jatuh cinta. Kemudian kita mampu bergadang berjam-jam meski pun mata sudah mengantuk.

Menurut ilmu Neuroscience Cinta Buta Itu Nyata Adanya

pasangan malam

Ketika kita jatuh cinta, jalur syaraf negatif di otak kita yang menghubungkan Nucleus Accumbens dan Amygdala menjadi non aktif. Padahal sesungguhnya jalur ini digunakan otak kita untuk menilai sesuatu itu baik atau buruk yang berguna untuk insting mempertahankan hidup.

Namun ketika jatuh cinta, jalur ini tidak aktif. Jangan heran jika kita tidak mampu merasakan makanan yang tidak enak, bau yang kurang sedap dan hal negatif lain termasuk di dalamnya faktor-faktor negatif yang terdapat pada pasangan.

Lalu Darimana Datangnya Rindu? Itu Karena Hasil Dari Produksi Hormon Oxytocin dan Vasopressin

bersama di hutan

Ketika jatuh cinta bagian otak Hypothalamus selain menghasilkan hormon Dopamine,   juga menghasilkan setidaknya dua hormon lagi. Kedua Hormon ini adalah Oxytocin dan Vasopressin.

Hormon Oxytocin ini secara alami dihasilkan ketika seorang ibu melahirkan bayinya. Oxytocin lah yang membuat payudara ibu secara otomatis menghasilkan susu ketika anaknya menangis. Hormon inilah yang membuat anak secara insting akan merasa aman dan ingin terus berada dekat pelukan ibunya. Nah, paham bukan, kenapa mereka yang sedang jatuh cinta selalu ingin dekat berpelukan? Karena ketika jatuh cinta, hormon Oxytocin kembali diproduksi secara massal.

Sementara Vasopressin secara natural sebenarnya adalah hormon yang menciptakan rasa haus untuk menjaga kesehatan ginjal. Ketika jatuh cinta, hormon ini juga diproduksi secara masif. Inilah yang bertanggung jawab terhadap rasa haus (rindu) kita pada pasangan.

Kenapa Rindu Berat, Terlebih Ketika Kamu Putus Cinta? Karena Otak Butuh Waktu Untuk Berhenti Memproduksi Dopamine

putus

Ketika kita putus cinta dan hubungan berakhir, otak kita tak serta merta menghentikan produksi dopamine. Otak akan terus aktif menghasilkan hormon “bahagia” ini.

Walaupun begitu di sisi lain, ketika putus, sisi otak kita yang bernama Orbital Frontal Cortex yang mengatur kontrol diri dan emosi akan aktif. Bagian otak ini akan berusaha mengambil alih fungsi otak dan berusaha melupakan pasangan kita.

Pertentangan dua bagian inilah yang membuat putus cinta menjadi begitu sulit dan ujungnya membuat diri tertekan dan sedih. Tapi dari sini kita bisa menyimpulkan satu hal. Bahwa idiom bahwa “waktu akan mampu menyembuhkan luka hati putus cinta” adalah benar adanya. Karena menghentikan produksi Dopamine yang berkaitan dengan si Dia butuh waktu yang tidak singkat.

2 Comments

2 Comments

  1. Afdo Syahril Agustian

    February 22, 2016 at 10:13 am

    Keren!!! makin maju teknologi didunia

  2. Vixalexa

    March 2, 2016 at 5:11 pm

    Tinggal menunggu augmented reality nya si Tony stark hahaha 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Jangan Terlalu Percaya, Barangkali Dia Hanya Ingin Memanfaatkanmu Saja

Perihal dimanfaatkan dan memanfaatkan memang jadi sesuatu yang sulit kita baca. Karena pelakunya sering kali merupakan orang yang cukup dekat dengan kita. Benar memang, kita tak boleh main tuduh saja. Sebab bisa saja dia memang tulus menjalin hubungan dengan kita.

Namun jika ternyata perlakuan darinya kerap memberatkan, itu artinya kita perlu memasang kuda-kuda. Bukan berpikiran buruk padanya, tapi kita juga tak boleh langsung percaya. Sebab seorang serigala, biasanya mendekat terlebih dulu untuk leluasa menerkam mangsa.

Dia Selalu Di Dekatmu Saat Kamu Senang, Namun Jika Kamu Sedang Kesusahan Ia Mendadak Hilang

Untuk hal-hal yang merupakan urusan senang-senang, entah kenapa ia selalu datang meski tak diundang. Dan akan berbanding terbalik jika yang terjadi adalah sebuah kesusahan. Jangankan untuk datang dan bertanya kabar, bertemu secara tak sengaja saja seperti tak saling kenal.

Dan lebih liciknya lagi, ketika kamu mungkin coba bertanya kemana ia selama ini. Dengan cepat dan lihai, ia akan membangun sebuah cerita bohong dengan tujuan membuatmu percaya. Ia memang lihai dalam hal berbicara, untuk itu kerap membuatmu percaya.

Menempatkan Diri Sebagai Pihak yang Tak Bisa Apa-apa, Padahal Dia Hanya Ingin Bergantung Padamu Saja

“Kamu saja ya, kan kamu serba bisa,”

Jadi sebuah kalimat yang kerap terdengar darinya, bukan karena memang tulus untuk memuji kita. Trik yang ia pakai hanya sedang berusaha melindungi diri, berpura-pura seperti manusia yang tak memliki kemampuan, sehingga segala sesuatu dibebankan padamu.

Tak ada alasan untuk terus-menerus memahaminya, kamu perlu tegas untuk bilang tidak. Sebab jika terus mengikuti keinginan, dan permintaanya,  siap-siap saja ia akan melakukan hal yang sama lebih sering dari sebelumnya.

Menjadi Pendengar yang Baik Untuk Semua Keluh Kesahnya, Tapi Ia Justru Sebaliknya

Ya, kita tahu relasi yang terjalin pada dua orang berbeda jadi salah satu wadah untuk kita bertukar sapa, hingga pada hal-hal yang lainnya. Dan, selama ini kamu sebagai orang yang mengenalkan berpikir jika mendengarkannya saat ia ada dibawah tentulah adalah kewajiban, anehnya dia malah tak berpikir demikian.

Jika sedihnya adalah sedihmu juga, baginya sedihmu akan tetap jadi bebanmu sendiri. Tak ingin terbebani, ia selalu menolak untuk mendengar ceritamu. Karena dimatanya sesuatu yang terpenting adalah bisa mendapat solusi, bukan memberi solusi untuk orang lain. Ia egois, tapi kerap berlindung dengan berbagai alasan yang terdengar logis.

Bertindak Bak Orang yang Melindungi, Sebenarnya Dia Hanya Menjadikanmu Sebagai Objek Kepentingan Pribadi

Jika ini terjadi antara perempuan dan laki-laki, mungkin akan merambah ke hal-hal yang lebih spesifik lagi. Bagaimana ia berperan sebagai pangeran baik hati di depan orang, namun mendadak jadi tuan yang sewenang-wenang ketika sudah tak lagi ada orang.

Perbuatan-perbuatan baik darinya hanyalah sebuah ilusi, sebab dengan begitu ia bisa sembunyi dan melindungi diri. Seolah sedang menjaga, padahal secara tak sadar ia sedang menguras semua yang kamu punya. Cobalah ingat dulu, berapa kali ia memaksamu untuk melakukan sesuatu yang sebanarnya tak kamu mau. Jika ternyata sering, itu artinya ia memang tak benar-benar ingin mengayomi.

Bahkan Hanya Akan Datang Saat Dirinya Merasa Butuh

Ini akan jadi bukti nyata lain yang sering tak bisa kita lihat dengan cepat. Wajar memang, orang-orang seperti ini biasanya sangat lihai untuk memainkan peran. Bahkan meski sedang berbuat kejahatan ia bisa terlihat bagai malaikat pernuh berkat.

Namun jika kamu ini memastikannya secara sungguh-sungguh, perhatikanlah intensitas kedatangannya padamu. Jika ternyata ia hanya akan datang saat merasa butuh bantuan, bisa dipastikan ia memang hanya ingin memanfaatkan.

Tak perlu menyampaikannya secara langsung, sebab ia pasti punya alasan untuk bisa lepas dari tuduhan. Berjalanlah pelan-pelan untuk mundur dari hubungan. Sebab ia hanya ingin mencari keuntungan.

Dan Membuat Batasan Agar Kamu Tak Mengenal Orang-orang Terdekatnya

Pertanda lain yang bisa kamu baca, perihal bagaimana sikapnya yang sebenarnya adalah dengan melihat perlakuannya dalam hal membatasi diri kita. Entah dengan alasan apa, ada dinding pemisah yang sepertinya sengaja dibangun dalam hubungan kita dengannya. Ia tak ingin terlihat dihadapan orang yang kita kenal, tapi juga tak ingin memperlihatkan kita pada mereka yang ia kenal.

Bukan ingin mengajakmu jadi seseorang yang kerap menaruh curiga, akan tetapi jika sikapnya memang terlihat tak seperti orang atau kawan biasanya. Kamu memang patut curiga. Cobalah cari beberapa hal yang terasa janggal, selidiki lebih dalam hingga kamu bisa mendapat jawaban. Jika memang ia ternyata kerap melakukan beberapa poin yang tadi dijelaskan, bisa jadi ia memang hanya ingin memanfaatkanmu saja.

2 Comments

2 Comments

  1. Afdo Syahril Agustian

    February 22, 2016 at 10:13 am

    Keren!!! makin maju teknologi didunia

  2. Vixalexa

    March 2, 2016 at 5:11 pm

    Tinggal menunggu augmented reality nya si Tony stark hahaha 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Bukan Hanya Gonggongannya yang Membuat Nyali Ciut, Lima Jenis Anjing Penjaga Ini Siap Membuat Pencuri Balik Badan

Awas anjing galak!

Setidaknya itu peringatan paling umum yang terpampang di gerbang rumah mereka yang memelihara anjing untuk dijadikan penjaga rumah. Lolongan anjing penjaga nyatanya berbeda dengan tipe anjing yang hanya dijadikan peliharaan dalam rumah. Ya, faktanya, orang memilih anjing sebagai penjaga lantaran hewan ini dianggap paling cerdas dan memiliki jiwa penjaga. Bahkan kepolisian saja memanfaatkan anjing yang kemudian dilatih sebagai anjing pelacak untuk membantu mereka dalam melakukan investigasi atau dikenal dengan istilah anjing pelacak.

Dari berbagai jenis anjing penjaga, kamu perlu mengenali masing-masing jenisnya. Terutama untukmu yang dalam waktu dekat memang sudah berencana untuk mendatangkan anjing jenis ini ke rumah dan dijadikan penjaga. Sebab tak hanya kuat dan berbahaya, anjing penjaga yang baik harus benar-benar bisa melindungi rumah dari gangguan pencuri. Lantas jenis anjing apa saja yang memiliki kualitas seperti itu?

2 Comments

2 Comments

  1. Afdo Syahril Agustian

    February 22, 2016 at 10:13 am

    Keren!!! makin maju teknologi didunia

  2. Vixalexa

    March 2, 2016 at 5:11 pm

    Tinggal menunggu augmented reality nya si Tony stark hahaha 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top