Feature

Tanda-tanda mau masuk bulan puasa khusus di Indonesia loh! ( nomor 12 dan 13 Pasti Kamu Pernah Lakukan)

Tak mudah memang menentukan kapan awal puasa Ramadhan. Mengkonversi tanggal Masehi ke Hijriyah bukan cuma soal mudah dari A ke B. Apalagi ada dua metode besar, pengamatan Hilal dan penghitungan Hisab yang berkaitan dengan urusan keyakinan. Menjembatani ini, di Indonesia penentuannya berdasarkan sidang Isbat yang dilakukan oleh Kementrian agama bersama Ormas-ormas Islam.

Di luar urusan itu, di Indonesia Puasa sudah mengakar pada budaya. Tanda-tanda datangnya bisa diamati dengan terjadinya beberapa perubahan. Menariknya tanda-tanda itu hanya ada di Indonesia. Apa Saja? Berikut ini 18 Tanda-tanda sebentar lagi Bulan Puasa yang harus Kamu Ketahui.

1. Mulai Marak Iklan di Televisi Khusus Ramadhan, Utamanya Iklan Sirup

puasa1

Taukah kamu, produk-produk tertentu di Indonesia, menyiapkan dan menghabiskan dana marketing dan iklannya hanya di seputar bulan Puasa Ramadhan. Karena itu kemunculan iklan-iklan produk ini bisa jadi tanda bahwa Puasa sudah dekat. Paling nyata biasanya iklan Sirup, agar-agar dan Teh dalam kemasan.

Di luar itu, produk lain juga biasanya bergegas berganti wajah iklan. Pasta gigi atau mouthwash misalnya, akan berubah iklan penggunaannya menjadi saat sahur dan berbuka. Begitu juga dengan obat-obat pencernaan, yang menyesuaikan dengan tema. Jika iklan- iklan itu sudah mulai bermunculan di Indonesia, itu berarti ramadan sudah mulai dekat.

2. Kamu sudah Mulai Gampang Menemukan Kurma dan Penjualnya

Sumber: antarafoto.com

Sumber: antarafoto.com

Mengingat makan Kurma ketika berbuka puasa salah satu yang dicontohkan Nabi, wajar jika kemudian bermunculan penjual Kurma dadakan. Jenisnya pun makin beragam, dengan rentang harga yang semakin lebar. Bahkan jenis kurma yang hanya biasa dikonsumsi para raja pun diimpor ke Indonesia. Nah, Kalau sudah banyak dijual kurma dan banyak penjual kurma, itu salah satu tandanya bulan puasa segera tiba.

3. Bulan Puasa di Indonesia Tidak Lengkap Tanpa Petasan. Menjelang Bulan Puasa Mulai Banyak Tukang Petasan

Sumber: http://www.tribunnews.com/

Sumber: http://www.tribunnews.com/

Kontroversi memang. Entah siapa yang memulai, namun bulan puasa di Indonesia  identik dengan petasan. Beragam peraturan dikeluarkan untuk membatasi pergerakan penjualan petasan ini. Berbagai razia dilancarkan guna mencegah beredarnya petasan.

Sedihnya, kemeriahan yang ditimbulkan oleh petasan ini, biasanya juga diiringi berita-berita soal korban dari meledaknya petasan. Suka tidak suka, ini jadi tanda bulan puasa sudah dekat. Jika kamu menjadikannya tradisi, gunakan dengan bijak ya!

4. Kamu mulai menemukan penjual buka puasa mempersiapkan lapak jualan makanan berbuka

Meski makanan pokoknya nasi namun, ketika buka puasa, umumnya orang Indonesia tidak langsung menyantap makanan berat. Biasanya buka dengan makanan ringan. Tidak hanya kurma yang bisa makanan untuk berbuka, ada banyak makanan khas selama bulan puasa seperti kolak, es campur, es belewah dan lainnya.

Menjelang buka di bulan ramadan biasanya banyak penjual bukaan puasa seperti kolak dan lainnya. Jika Kamu mulai menemukan banyak penjual yang sedang mempersiapkan lapak untuk jualan makanan berbuka puasa. Kamu harus-siap-siap, itu tanda-tanda sebentar lagi bulan puasa

5. Stok sembako di supermarket dan minimarket makin banyak, harganya makin mahal

Setiap menjelang ramadan dan Idul fitri, pekerjaan rumah pemerintah adalah kenaikan harga bahan pokok.  Walaupun terjadi kenaikan harga, biasanya stoknya juga meningkat.  Biasanya pemerintah akan berusaha meredam kenaikan harga, salah satu caranya melakukan operasi pasar.

Kenaikan bahan pokok ini bisa menjadi ‘warning’ buat Kamu sebentar lagi bulan puasa. Kamu mungkin bisa mengingatkan Ibu Kamu untuk membeli sembako sebelum terjadi kenaikan harga. Untuk persiapan selama bulan puasa.

6. Mulai Banyak Banjir Diskon

Tapi tenang, walaupun menjelang bulan puasa terjadi kenaikan harga. Banyak juga yang memberikan diskon-diskon, apalagi menjelang Idul fitri.  Jadi selain terjadi kenaikan harga sembako, tanda menjelang bulan puasa umumnya ada banjir diskon juga.

7. Sinetron-sinetron (menjelma) religi sudah mulai tayang di televisi nasional

Sinetron memang sangat digemari di Indonesia. Agar tetap bisa ada Sinetron selama ramadan, umumnya di Indonesia menjelang ramadan banyak bermunculan sinetron-sinetron religi.

Selain yang memang dirancang bertema religi, sinteron “umum” juga biasanya berganti baju. Mulai dari dialog, scene sampai lokasi dibuat sesuai dengan tema. Siapa tahu Serigala di GGS juga ikut puasa, atau mereka yang terdampar di Masalembo juga tiba-tiba ikut menahan lapar.

8. Sudah Mulai Muncul Promo Acara-acara Sahur dan Buka

Untuk menemani Kamu Sahur dan Buka selama bulan puasa, biasanya televisi nasional menyediakan acara-acara Sahur dan buka. Acara Menjelang buka, ya bisa menjadi alternatif buat Kamu untuk ngabuburit menanti magrib. Acara Sahur, ya tentu saja bisa menjadi teman Kamu Sahur.

Menjelang ramadan biasanya mulai banyak promo-promosi acara  Sahur dan Buka di TV nasional. Jika Kamu sudah melihat promonya, ya Kamu bersiap-siap sebentarlagi bulan puasa.

9. Muncul Single Lagu Religi dari Penyanyi Solo dan Band

Bukan saja sinetron punya sinetron religi. Mejelang ramadan, Penyanyi solo dan atau pun group band biasanya mengeluarkan single atau album religi. Kamu bisa ambil sisi positifnya saja, mereka sedang berdakwah lewat musik dan lagi sekaligus mencari nafkah.

Jika sudah mulai bermunculan Single dan album religi, bisa jadi tanda-tanda buat Kamu sebentar lagi bulan puasa.

10. Artis Rame-rame Pake Jilbab dan Muncul Model-model baju Muslim

Ada yang bilang bulan puasa itu saatnya taubat. Sebagai manusia biasa dan public figur, para artis juga banyak yang menjadi lebih alim dan bertaubat. Banyak dari para artis berhijab dan mengenakan busana muslim.

Ya walaupun Kamu tidak benar-benar tahu apakah benar-benar taubat atau ada tujuan lain. Biasanya setelah itu banyak bermunculan baju-baju muslim ala artis. Buat kamu, ya itu menjadi tanda-tanda sebentar lagi bulan puasa.

11. Banyak Spanduk-spanduk ucapan selamat menunaikan ibadah puasa

Menjelang Bulan puasa, bisanya banyak ucapan Marhaban ya Ramadan yang bisa diartikan selamat datang ramadah. Ucapan Marhaban ya Ramadan oleh instansi entah pemerintah, swasta, partai politik, Politisi, yayasan dan lainnya umumnya banyak dilakukan ya lewat Spanduk.

Jika Kamu sudah melihat banyak Spanduk Ucapan Marhaban Ramadan ya itu rasa-rasanya sudah mendekati ramadan. Ya Kamu sudah harus mempersiapkan diri menyambut ramadan.

12. Semakin banyak pesan serta status permintaan maaf di sosmed

Spanduk umumnya dibuat oleh instansi, politisi dan lainnya untuk mengucapkan Marhaban ya Ramadan. Kamu sebagai rakyat jelata dan melek social media, makan lebih baik mengucapkan Marhaban ya Ramadan di social media saja. Selain lebih murah, ya tentu saja lebih mudah.

Jika Kamu sudah mulai melihat teman-teman Kamu sudah mulai mengucapka Marhaban ya ramadan serta meminta maaf di social media. Itu bisa jadi tanda-tanda bulan puasa sudah siap.

13. Broadcast Message via SMS, BBM, WhastApp untuk mengucapkan Marhaban Ya Ramadan dan Minta Maaf

Masih kurang di social media? Ya Kamu di Broadcast Message via SMS, BBM, WhastApp untuk mengucapkan Marhaban ya ramadan dan memohon maaf.

Kalau Kamu sudah mulai menerima Broadcast message dari kawanmu, itu artinya sebentar lagi bulan ramadan. Kamu harus segera bersiap-siap.

14. Mulai Muncul Warung Makan di Larang Buka Siang Hari

Di Indonesia untuk menghargai orang yang berpuasa umumnya Warung Makan dan Restoran diminta tidak buka. Kalaupun harus buka, memasang kerai untuk menutupi warungnya. Namun di beberapa daerah sudah banyak yang mengeluarkan larangan-larangan membuka warung makan siang hari, mengeluarkan aturan seperti yang disebutkan di atas.

Senadainya Kamu sudah melihat dan mebaca berita-berita tentang  aturan Warung makan di bulan ramadan. Ya tentu saja itu sudah tanda-tanda sebentar lagi bulan puasa.

15. Perempuan Biasanya Banyak yang Puasa,katanya sih Buat Bayar Utang Puasa Tahun Lalu

Teman-teman kamu mulai rajin puasa. Ketika Kamu tanya puasa apa? Mereka menjawab mereka bayar utang bolong puasa tahun lalu.  Juga beberapa tanda-tanda sebelumnya sudah terpenuhi. Ya bisa jadi Bulan puasa sebentar lagi. Kamu harus segera bersiap-siap.

16. Rame bahas Kapan 1 Ramadhan?

Nah jika sudah banyak dari kawanmu yang bertanya tanggal dan hari apa pada penanggalan masehi puasa. Itu harus kamu jawab Kita tunggu saja Sidang Isbat dan hilalnya tiba.

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Mulai Dari 1G Hingga Kini 4G, Kamu Mengalami Era Yang Mana?

Rindu dengan si Dia yang nan jauh di sana tinggal angkat smartphone lalu lakukan video call. Semudah itu memang saat ini memecah rindu. Teknologi memang sudah sedemikian memudahkan.

Tapi toh kemudahan itu tak datang serta merta. Sekian proses teknologi dilalui hingga kita menjejak di era ini. Sebagian kamu bahkan mungkin sempat merasakan era itu. Tentunya worth it untuk menyimak perjalanan teknologi seluler dari waktu ke waktu ini

Bayangkan Hidup Di era 1G, Handphonemu Cuma Bisa Dipakai Telepon Saja

Angkatan pertama atau 1G, santer diperkenalkan sejak 1970-an. Seandainya saja ketika itu Mark Zuckerberg sudah lahir dan menciptakan jejaring facebook, jangan harap kamu bisa update status memakai jaringan ini. Sebab teknologi pada golongan ini masih bekerja dengan memanfaatkan transmisi sinyal analog, yang hanya diperuntukkan pada panggilan telepon saja.

Ukuran ponsel di masa 1G pun memang cukup tergolong besar, jika dibandingkan dengan ponsel masa kini. Misalnya Motorola seri DynaTAC yang cukup populer pada saat itu. Telepon genggam yang dibuat pada kurun 1984-1994 ini, memiliki bobot 794 gram alias lebih dari setengah kilogram.

Di Era 2G Baru Bisa Kirim SMS, Tak Ada Notif Sudah Dibaca Atau Belum

 

Lahir sebagai adik pertama dari layanan teknologi 1G, sang 2G datang untuk menggantikan sinyal analog ke ranah yang lebih maju yakni Digital. Yap, perbedaan utama antara kedua teknologi tersebut adalah pada sinyal radio yang digunakan.

Beberapa telepon genggam, yang menggunakan teknologi 2G mulai diperkenalkan pada kurun waktu tahun 1990. Tak hanya suara, ponsel pada era ini, sudah dapat berkirim dan menerima data dalam ukuran kecil.

Maksudnya data di sini adalah pengiriman pesan teks (SMS), pesan bergambar serta pesan multimedia (MMS). Kamu yan kebetulan lahir di Era ‘90-an tentu paham, bagaimana pesan bergambar yang sedang dibicarakan. Sulitnya ketika itu jika berkirim pesan tak ada tanda centang dua bahwa pesan sudah dibaca. Kita hanya bisa mengira-ngira sendiri.

Meski sudah mulai ada data transfer, tapi paket yang terkirim masih sangat kecil. Karena itu kemudian jaringan 2G ini dimodifikasi. Dikenalkanlah istilah 2.5G mengacu pada teknologi dengan sistem General Packet Radio Service (GPRS) yang bisa mencapai 50 kbps.

Tak berhenti disitu, jaringan 2G kembali dikembangkan menjadi 2,75G. Sebuah teknologi komunikasi 2G yang dikombinasikan dengan standar Enchanced Data Rates for GSM Evolution (EDGE). Secara teori, kecepatan transfer datanya melebihi 2.5G, yaitu maksimal pada 1 Mbps.

Era 3G Mulai Memungkinkan Kamu Berselfie Dan Mengunggah Ke Sosmed

Penerapan standar GPRS pada teknologi komunikasi 2G jadi jembatan yang akhinya, membuka jalan untuk akses data yang lebih cepat. Sebab setelah kelahirannya, pada tahun 1998 muncul lagi rangkaian yang juga dikenal sebagai generasi ketiga atau 3G.

Teknologi ini sekaligus jadi mobile broadband pertama, alias jaringan pita lebar. Sebuah istilah yang menggambarkan akses pengiriman data lebih cepat. Akses yang lebih cepat ini diiringi dengan melesatnya teknologi ponsel.

Pada saat inilah kita mulai mengenal akses dunia lewat smartphone, transfer data audio, grafis hingga video. Dari sini pula kita mengenal streaming video dan video call dengan sesama pengguna 3G. Di era ini pula sosial media mulai merambat naik dan foto selfie mulai bertebaran dimana-mana

Layaknya ketika 2G dahulu, teknologi 3G juga tak diam di tempat. Dikembangkan pula teknologi yang dinamakan 3.5G dan 3.75G. Teknologinya disebut dengan High Speed Packet Access (HSPA) dan HSPA+, yang memiliki kecepatan transfer data meningkat dengan batas maksimum unduh 14 Mbps, dan kecepatan unggah 5,76 Mbps.

Era 4G LTE Paling Muda Tapi Paling Revolusioner

Teknologi ini menawarkan kecepatan unduh hingga 100 Mbps dan kecepatan unggah hingga 50 Mbps. Dan kecepatan tersebut bisa lebih cepat lagi, tergantung teknologi yang digunakan oleh operator yang kamu gunakan.

Inilah masa dimana para content creator memiliki panggung. Semua bisa berkreasi dan menjadi sosok yang diinginkan dengan teknologi semacam ini. Menjangkau orang-orang lain yang lebih luas bisa dilakukan dengan mudah. Mulai dari youtuber, instagram, blogger hingga content creator di berbagai platform bermunculan.

Di Indonesia sendiri munculnya teknologi 4G mengubah banyak hal. Tak hanya dari user tapi juga penyedia layanan mengubah teknologi mereka untuk menyesuaikan dengan kecanggihan dari 4G LTE.

Smartfren jadi yang paling terdepan soal ini. Smartfren telah menyesuaikan layanannya dengan gaya hidup pintar ala 4G. Yup layanan Smartfren 4G dan Smartfren 4G Plus meluncurkan kartu yang bisa digunakan di semua HP 4G. Kamu sebagai pengguna bisa memilih jenis handphone mulai dari Samsung, iPhone, Oppo, Lenovo dan Motorolla untuk menggunakan Smartfren 4G dan Smartfren 4G Plus.

Tak cuma soal kecepatan dan pilihan handphone beragam, kartu Smartfren 4G GSM dan Kartu Smartfren 4G GSM+, punya kuota 15GB dari kartu Smartfren 4G GSM dan bonus kuota 13GB dari kartu Smartfren 4G GSM+.

Tetunya bonus itu sangat worth it karena Kamu bisa puas streaming dan melakukan banyak hal yang kamu suka. Apalagi 4G yang satu ini juga terdapat fasilitas gratis chatting setahun. Kamu bisa tengok informasi soal hal tersebut di link berikut ini untuk Smartfren 4G dan yang ini untuk Smartfren 4G Plus.

Tak berhenti di tawaran bonus kuota saja, kamu juga bisa ikutan tantangannya. Ada iPhone X sebagai hadiahnya, caranya gampang banget. Kamu tinggal ambil foto kamu dengan ekspresi kamu yang paling worth it. Download imagenya dan share di sosial media kamu dengan menggunakan hastag #BARUTAHUKAN. Untuk info lengkapnya yuk kunjungi barutahukan.com.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Bukan Cuma Nasi, Air Putih Juga Bisa Basi

Pernahkah kamu membayangkan, jika sebotol air putih yang kamu diamkan berlama-lama ternyata bisa basi juga. Sayangnya, mengenali tanda-tanda kalau air putih sudah basi tak semudah mendeteksi makanan atau minuman yang lain. Karenanya, tak hanya merebus, mengolah, atau tinggal membeli air putih kemasan, sejatinya kita pun perlu jeli dan teliti saat mengonsumsi air putih

Air Putih Pun Punya Batas Kadaluwarsa Seperti Minuman Lainnya

Sama seperti jenis makanan lainnya, saat kamu membeli air putih kemasan pasti tertera tanggal kadaluwarsanya bukan? Karenanya, saat membeli, perhatikan tanda yang satu ini. Sejatinya, keberadaan tanggal kadaluwarsa memang dimaksudkan untuk menjaga konsumen dari hal-hal yang tidak diinginkan, semisal keracunan.

Sementara untukmu yang terbiasa mengonsumsi air putih dari hasil merebus, sebaiknya jangan terlalu lama mendiamkan air putih yang telah masak. Sebagian besar orang memang biasanya memasak air dalam jumlah besar agar bisa disimpan dan didiamkan selama berhari-hari, padahal sejatinya cara ini tidak baik. Biasanya, semakin lama air disimpan, maka ada perubahan rasa saat diminum.

Kalau Sudah Basi, Berhati-hatilah Karena Air Tersebut Telah Terkontaminasi Jamur, Kuman, dan Bakteri

Air putih yang basi tidak akan mengalami perubahan tekstur seperti halnya makanan atau minuman yang lain. Penyebab basinya air putih diantaranya lantaran terkontaminasi berbagai kuman, jamur, serta bakteri yang ada di sekitar air tersebut. Semakin lama air tersimpan, kian cepat pula perkembangbiakan kuman penyakit yang mengontaminasi air tersebut. Hal ini berakibat pada menurunnya kualitas air dari hari ke hari. Meski tidak mengalami perubahan tekstur, sejatinya air putih yang didiamkan terlalu lama akan mengalami perubahan rasa.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Discovery News menjelaskan secara rinci apa yang terjadi pada air ketika didiamkan dalam waktu yang lama. Hasilnya menunjukkuan bahwa air menyerap karbon dioksida yang menyebabkan pH air menurun dan membuatnya terasa agak asam. Satu hal yang tak boleh dilupakan, semakin lama kamu mendiamkan segelas air di suatu tempat, maka kian besar pula kesempatan bakteri jahat masuk dan mengontaminasi air tersebut.

Kalau kamu tak percaya, cobalah membuat eksperimen sederhana. Dengan meninggalkan air putih dalam gelas atau wadah yang terbuka selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Saat kamu melihatnya kembali, maka air putih sudah pasti berubah warna bahkan jadi sarang nyamuk dan ditumbuhi jamur. Hal ini membuktikan kalau kualitas air memang tak bisa bertahan dalam jangka waktu lama.

Karenanya Penting Sekali Menjaga Kualitas Air Putih

Soal kualitas air putih dan mencegah agar air putih tidak cepat basi, semuanya tergantung dengan bagaimana dan di mana kamu menyimpan air putih tersebut. Air putih memang tidak akan basi atau tepatnya terkontaminasi dalam waktu yang cepat. Terpenting, kamu perlu menjaga kualitasnya untuk mencegah kontaminasi dari luar. Jadi, sebaiknya hindari menyimpan air putih dengan wadah yang terbuka dalam waktu yang lama. Selain itu, lebih baik jangan menyimpan botol minummu di tempat yang langsung terkena sinar matahari.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Hati-hati, Terlalu Gemar Berswafoto Bisa Membuatmu Tak Disukai Bahkan Perlahan Dijauhi

Coba cek galeri ponselmu, kira-kira sudah ada berapa foto selfie yang tersimpan di memori ponsel? Sekarang, kebiasaan selfie—atau berswafoto tak lagi memandang gender. Jika semula selalu saja perempuan yang diidentikankan dengan kesukaan berswafoto, kini situasinya sudah tidak lagi demikian. Laki-laki atau perempuan sama saja. Sekalinya mendapati momen terbaik untuk berfoto, maka mereka seakan-akan tak ingin ketinggalan dan mengabadikannya lewat kamera.

Tak berhenti dengan sekali atau dua kali jepret. Jika sudah asyik berswafoto, biasanya seseorang tak peduli dengan kuantitas foto yang diambil. Bahkan ada yang dalam satu hari, jumlah swafotonya bisa mencapai ratusan. Usai mengoleksi foto diri sendiri dalam beragam gaya, giliran mengunggahnya ke media sosial. Supaya lengkap rasanya. Bukankah demikian? Seperti ada yang kurang bila hasil fotomu—di momen yang menurutmu berkesan—tidak kamu unggah ke media sosial.

Gemar Berswafoto Memunculkan Sifat Narsistik dan Jadi Berlebihan dalam Menyikapi Segala Sesuatu

Seberapa sering kamu mengunggah swafotomu ke media sosial? Meski perkara unggah mengunggah adalah hakmu sepenuhnya, tapi kalau terlalu sering, bisa-bisa pengikutmu di Instagram—misalnya, akan bosan dan menilaimu haus akan pujian agar dibilang cantik atau rupawan. Belum lagi kalau kamu sejatinya hendak memamerkan barang baru yang kamu miliki namun sambil berswafoto. Siap-siap saja jika ada kalimat ‘nyinyir’ sampai ke telingamu. Sebagai siasat, coba selingi unggahanmu dengan foto-foto menarik lainnya, semisal foto karyamu, foto pemandangan saat kamu jalan-jalan, atau foto apampun selain swafoto.

Dalam Sehari Kamu Tak Pernah Absen untuk Swafoto, Kamu Kurang Kerjaan?

Percayalah, terlalu sering mengunggah swafoto, akan membuat teman-temanmu kehilangan minat untuk mengikuti akunmu. Apa lagi jika seluruh feedsmu didominasi oleh foto aktivitas berikut foto wajahmu. Mulai dari bangun tidur, jalan ke mall, hingga saat makan pun kamu unggah ke Instagram. Teman-temanmu pasti berpikir kamu tak ada kesibukan alias kurang kerjaan. Untuk menepisnya, kalau memang kamu punya hobi jalan-jalan, bukankah bisa mengunggah foto tempat wisata yang kamu anggap menarik? Hitung-hitung kamu sembari belajar me-review sebuah tempat. Dan hal itu jauh lebih bermanfaat bagi orang lain bukan?

Mengunggah Swafoto Terlalu Sering Menandakan Kamu Kesepian dan Butuh Diperhatikan

Salah satu tanda orang yang kesepian sejatinya bisa kamu nilai dari seberapa seringnya dia menghabiskan waktu untuk bersosialisasi di media sosial. Semakin sering, berarti ada indikasi jika orang tersebut memang sedang cari perhatian lantaran kesepian. Kamu sendiri bagaimana? Mau dianggap kesepian?

Risiko Jadi Sasaran Kejahatan Kian Meningkat Kalau Kamu Terlalu Mengekspos Segala Kegiatanmu

Terdengar menakutkan memang. Kejahatan ada sejatinya bisa karena kita terlalu memancingnya untuk terjadi. Ini bisa terjadi kalau seandainya kamu berswafoto dengan memunculkan banyak ‘clue’ semisal lokasi rumahmu, lemari tempatmu menyimpan uang, hingga kamarmu yang berisi banyak benda berharga. Memang, awalnya hanya ingin berswafoto, tapi kalau terlalu kelewatan, hal itu justru membahayakan dirimu. Bisa saja ada orang yang iri dengan keadaanmu dan berniat mencuri barang-barangmu. Menyeramkan, bukan?

Tak Bisa Berhenti Untuk Tidak Berswafoto Mengindikasikan Kamu Mengalami Depresi

Kendati untuk mengetahui seseorang mengalami depresi harus melewati tahapan diagnosa secara medis, kamu wajib waspada. Terlalu sering berswafoto bisa dianggap sebagai sebuah gangguan kejiwaan bila hal itu sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang. Hingga mengganggu aktivitas dan tanggung jawabnya. Beberapa orang bahkan ada yang sampai tidak nafsu makan hingga frustasi karena menginginkan hasil selfie yang sempurna. Jika tidak ingin hal semacam ini terjadi, tak ada salahnya mulai membatasi kegiatan swafotomu, ya.  Berswafoto memang bukanlah hal yang buruk. Tapi pastikan kamu punya batasan privasi agar tak ada hal buruk yang menimpamu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Saat Tidur Perbanyaklah Memeluk Guling Karena Efeknya Baik untuk Tubuhmu

Apakah kamu adalah tipe orang yang suka menggunakan ataupun memeluk guling saat tidur? Jika iya, maka kamu telah melakukan kebiasaan yang bagus loh. Memang, memeluk guling saat tertidur terlihat sangat biasa. Bahkan, beberapa orang mengejek seseorang yang memiliki kebiasaan tidur dengan memeluk bantal guling.

Namun, dibalik semua itu, sebenarnya ada banyak manfaat dibalik kebiasaan yang satu ini. Malah beberapa manfaat tersebut dinilai baik untuk kesehatan kita. Jadi, inilah 5 manfaat baik dari kebiasaan tidur sambil memeluk guling.

Guling Bisa Digunakan Sebagai Alat Ortopedi Sederhana

Saat otot di punggungmu terasa tegang, cobalah jadikan guling sebagai alas kemudian rebahkan tubuhmu di atasnya. Cukup rebahan beberapa saat hingga tubuhmu merasa rileks kembali. Kamu perlu tahu, guling sejatinya tergolong alat ortopedi lantaran bisa membantu kita agar tidak mengalami keseleo atau sakit apa pun pada tubuh ketika sedang tidur. Karenanya, memeluk guling selain memberi rasa nyaman, juga membawa manfaat baik untuk kesehatan.

Untuk Anak-anak, Guling Lebih Aman dibanding Bantal Kepala

Tekstur guling yang lebih kaku daripada bantal membuat anak-anak lebih disarankan menggunakan guling ketika tidur. Risiko bahayanya jauh lebih rendah, termasuk menghalau risiko cedera pernapasan ketika anak-anak tidur. Karenanya, untukmu yang sekarang jadi orangtua muda, tak ada salahnya membiasakan si kecil untuk tidur beralaskan guling.

Memeluk Guling Akan Membuat Jiwamu Tenang sehingga Pikiran Akan Jauh Lebih Rileks Ketika Bangun Keesokan Harinya

Sebuah penelitian menunjukkan, tidur sembari memeluk guling dapat meringankan ketegangan otot yang telah terakumulasi selama beraktivitas. Baik ketegangan di sekitar leher maupun di area punggung. Di samping itu, guling juga baik bagi ibu hamil lantaran bisa membuat rileks saat tubuh merasa pegal-pegal saat hamil. Orang yang tidur dengan memeluk guling pun disinyalir lebih memiliki tidur yang berkualitas dibanding mereka yang tidur hanya beralaskan bantal kepala saja.

Sirkulasi Darah Akan Jauh Lebih Lancar Bila Kamu Terbiasa Tidur Memeluk Guling

Faktanya, tidur ditemani guling dan memeluknya sepanjang malam dapat membantu tubuhmu jadi lebih sehat. Saat kamu memeluk guling, kakimu akan terangkat sehingga membantu peredaran darah ke jantung jadi lebih lancar. Dalam hal ini, jantung tak perlu lagi bekerja keras memompa darah ketika kamu tidur. Karenanya, jangan tinggalkan kebiasaan baik ini ya!

Bahkan Jika Kamu Merasa Postur Tubuhmu Kurang Baik, Dapat Diperbaiki dengan Terbiasa Tidur Memeluk Guling

Ya, tidur sembari memeluk guling dan menghadap ke satu sisi ternyata bisa membantu meluruskan bagian tulang belakang. Guling berperan mendorong postur tubuh dengan baik seperti menjaga agar punggung tetap lurus dan tegak. Mumpung masih muda, kapan lagi kamu bisa memperbaiki postur tubuh dengan kebiasaan yang sederhana?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

MOST SHARE

To Top