Feature

Tak Perlu Cari Muka, Berusaha Bekerja Sepenuh Hati Akan Membuatmu Naik Jabatan Meski Itu Bukan Pekerjaan Incaranmu

Apa yang akan kamu lakukan jika ditawari bekerja yang sesuai dengan keinginanmu? Dengan senang hati kamu pasti akan mengiyakan tawaran itu. Tapi kamu juga harus paham jika tak semua orang beruntung bisa melakoni pekerjaan sesuai dengan keinginan. Hal itu juga dibenarkan oleh fakta yang terjadi dilapangan.

Pada bulan Juli lalu, LinkedId, salah satu jaringan profesional terbesar di dunia merilis sebuah hasil survey yang dilakukan 1.000 responden dengan rentang usia 16-23 tahun dan 25-36 tahun yang masing-masing terdiri atas 500 orang. Hasilnya hanya ada 11% yang mengaku berhasil bekerja sesuai dengan impian masa kecil. 29% yang lain memiliki pekerjaaan yang masih ada kaitanya dengan cita-cita masa kecil, dan 60% sisanya mengaku pekerjaan sekarang, sama sekali tak sesuai dengan cita-citanya.

Hal ini memang jadi sesuatu yang terlihat mengecewakan, tapi daripada sibuk untuk terus mengutuk keadaan. Beberapa cara ini justru bisa membantu kamu mendapatkan promosi untuk naik jabatan. Meski pekerjaanmmu sekarang bukanlah sesuatu yang kamu impikan.

Mulailah Dengan Membuat Pengakuan Atas Dirimu Sendiri, Bahwa Kamu Memang Bisa

Ini tentu jadi hal penting yang kamu butuhkan dalam melakukan segala sesuatu. Berusahalah untuk memulai apa pun demi dirimu sendiri. Meski kamu adalah pekerja keras yang tak kenal lelah, tak semua orang akan mengakui kegigihanmu. Sebaliknya dirimu sendirilah yang akan memberikan apresiasi terbaik untuk usahamu.

Mulailah mengubah pola pikir yang kamu punya, dengan mengajukan pertanyaan untuk dirimu sendiri. Hal ini bisa jadi awalan dari langkah baik yang bisa kamu lakukan. Biasanya setelah itu kamu akan memperoleh keyakinan besar, tentang apa yang sedang dibutuhkan. Dan satu hal yang harus kamu hindari, berhenti berpikir bahwa keberadaanmu diposisimu sekarang tidak dibutuhkan. Karena hal itu bisa membuat kamu kehilangan keyakinan pada dirimu sendiri.

Selanjutnya Kamu Bisa Melakukan Beberapa Hal Yang Tak Dilakukan Karyawan Lain Di Kantor

Bekerja secara sistematis dan konsisten tentu jadi sesuatu yang memang dibutuhkan oleh perusahaan. Tapi sesekali kamu boleh keluar dari zona ini untuk membuat sebuah gebrakan. Selama yang kamu perbuat memiliki tujuan baik tentu atasanmu pun tak akan melarang. Jadikan rasa ketidaksukaan atas pekerjaanmu sekarang sebagai alasan untuk lebih bersemangat dalam mengembangkan diri. Jika karyawan lain hanya akan bersantai ketika pekerjaannya sudah selesai, kamu boleh menawarkan bantuan kepada orang lain meski kenyataanya itu bukanlah tugasmu. Sikap suka rela yang kamu tunjukkan bisa jadi modal untuk membuatmu direkomendasikan rekan kerja naik ke jabatan yang lebih tinggi.

Jangan Pernah Merasa Takut Atau Tak Enak Hati Ketika Menyampaikan Sanggahan Dan Ide Saat Meeting Bersama

Setiap perusahaan tentu memberi kita keleluasaan untuk bisa menyampaikan suara dan pendapat. Selama hal tersebut jadi kontribusi baik untuk kemajuan perusahaan tentu tak jadi masalah. Momen ini sekaligus jadi kesempatan baik, untuk membuat atasan menaruh perhatian padamu.

Sampaikan semua ide yang berasal dari buah pikiranmu, tanpa perlu merasa takut atau canggung selama meeting berlangsung. Meski nanti ada kemungkinan pendapatmu ditolak, setidaknya kamu sudah jadi anggota meeting yang aktif. Setidaknya para atasan yang hadir bisa menilai bentuk kinerja dari kontribusi yang kamu sampaikan. Untuk hasil yang lebih baik, kamu hanya perlu mencari beberapa gagasan dan pendapat yang benar-benar sesuai dan dibutuhkan perusahaan pada saat itu. Dengan begitu tak hanya bisa menyampaikan saja, pendapatmu juga  bisa dipakai sebagai jawaban atas apa yang sedang diperbincangkan dalam meeting.

Berilah Kontribusi Yang Inovatif Untuk Hal-Hal Yang Memang Sedang Dibutuhkan Perusahaan Tempatmu Bekerja

Rasa tak suka atas perkerjaan yang kamu miliki, bisa jadi langkah baik untuk meningkatkan kemampuan. Mulai dari mengasah tingkat kepedulian terhadap lingkungan kerja, hingga rasa memiliki. Tentu akan ada beberapa tugas yang terasa sangat sulit, belajarlah mencari alternatif lain yang akan membantu. Mulai dari mengubah posisi meja kerja, hingga tatanan barang-barang yang ada. Jika memang hal tersebut bisa membantu kamu untuk menemukan gagasan yang lebih inovatif kenapa tidak?

 Dengan begitu, bukan tak mungkin kinerjamu akan lebih baik lagi. Jika ternyata hal ini tidak berpengaruh apa-apa, mungkin apa yang kamu usahamu masih belum memenuhi standar yang diinginkan oleh atasan. Jangan ragu untuk mengevaluasinya lagi!

Untuk Bisa Lebih Dilirik Kamu Bisa Memgembangkan Kemampuan Dengan ‘Mencontek’ Hal Baru Dari Divisi Lain

Gampang merasa puas untuk sebuah kemampuan, adalah sesuatu yang harus dibuang jauh-jauh dari pikiran. Meski sudah mampu membuktikan kamu mampu untuk tugas yang diberikan, hal ini tak lantas jadi alasan untuk atasan segera memilihmu untuk dipromosikan. Kamu bisa menambah nilai plus untuk diri dengan belajar hal baru diluar tanggun jawabmu. Karena tak ada salahnya juga jika kamu mencoba untuk belajar dari orang-orang diluar ruang lingkup kerjamu sekarang ini. Mereka yang kamu temui juga tentu akan memberi perhatian lebih kepadamu. Bukan hanya menambah wawasan dan relasimu, hal ini juga akan membuat mereka merekomendasikan kamu pada atasan.

Namun Jika Berhenti Bekerja Masih Tetap Pilihan Terbaik, Kamu Harus Jeli Melihat Peluang. Pun Penting Untuk Terus Mengembangkan Kemampuanmu!

Pada akhirnya kita memang harus menentukan pilihan, tetap bertahan atau pergi untuk meninggalkan. Semua keputusan tetap berada pada tangamu. Jika berhenti bekerja jadi pilihan, kamu perlu melihat perkembangan yang sedang berjalan. Apa hal yang memang sedang dibutuhkan hingga keahlian apa yang kira-kira bisa jadi peluang.

Carilah sesuatu yang memang sedang banyak dibutuhkan, Jika memang sesuai dengan dirimu kamu bisa mengembangkan kemampuanmu dibidang itu. Namun tak hanya sesuatu yang sesuai dengan keinginan, kadang kamu juga harus terbiasa dengan tantangan. Termasuk untuk hal-hal baru yang mungkin tak terpikirkan. Latih diri untuk berani menghadapi hal-hal baru, karena dunia ini akan terus berkembang. Kita dituntut untuk terus berjalan ke depan.

Meski saat ini bekerja pada tempat yang mungkin tak sesuai, bukan berarti kamu tak bisa berkembang. Tapi ingat naik jabatan tentu harus dibarengi dengan kegigihan dan kerja keras. Bukan masalah sesuai atau tidaknya pekerjaan, yang kamu butuh hanyalah keinginan dan kualitas diri yang mempuni.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Naik Motor Bukan Sekedar Menyalakan Mesin, Ini Safety Riding Yang Wajib Dilakukan

Berkendara di jalanan, bisa berarti kita sedang berataruh nyawa. Tak percaya? coba lihat berapa banyak nyawa yang hilang karena kecalakaan di jalan saat sedang berkendara. Bahkan dari data dari Analisa dan Evaluasi (Anev) Laka lantas POLRI, ada sekitar 105.374 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2016. Dan sebagian besar penyebabnya adalah kelalaian saat bekendara.

Sebagian dari kita mungkin merasa sudah paham bagaimana cara berkendara dengan benar. Tapi justru karena merasa diri sudah tahu, kita malah mengabaikan tindakan yang seharusnya dilakukan. Nah untuk itu, demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan selama dijalan. Cobalah pahami dan jalankan prosedur safety riding ini dengan benar.

Pastikan Jika Kepala Milik Kita Selalu Memakai Helm Yang Akan Melindunginya

Benar, memakai helm jadi salah satu kebutuhan saat berkendara. Bahkan ini juga telah di atur dalam undang-undang lalu lintar. Namun faktanya masih banyak pengendara yang justru mengabaikannya. Coba tengok berapa banyak acara televisi yang sering menayangkan kegiatan para polisi dijalan yang sering menilang pengendara karena tak pakai helm.

Alih-alih tak mau disalahkan, kita sering berdalih “Cuma kesitu saja kok, deket!”
Mungkin kita akan sadar jika nanti, tiba-tiba di jalan kita kehilangan keseimbangan hanya karena ada debu yang masuk ke mata. Dan bukan tak mungkin, sesuatu yang tak di inginkan bisa saja terjadi.

Latih Diri Dengan Beberapa Gerakan Yang Mungkin Akan Ditemukan Sepanjang Perjalanan

Karena jalanan tak akan selalu lurus, kita perlu tahu bagaimana menyeimbangkan diri dengan baik dan benar sesuai medan yang dilalui. Jangan hanya ketika akan mengambil SIM kita berlatih slalom. Ingat lagi semua ujian pak polisi ketika itu.

Ketika di area rumah, coba buat angka delapan ketika naik motor, lalu putar balik tanpa kaki menyentuh tanah. Lalu latih jalan zig zag untuk menajamkan refleks ketika di jalan. Berjalan pelan sambil menjaga motor tetap stabil. Dan cobalah beberapa alternatif situasi lain di area rumahmu yang aman.

Kemudian Teknik Tarik Rem Yang Tak Boleh Asal-asalan

Untuk beberapa kasus kecelakaan lalu lintas, beberapa dari mereka jatuh karena teknik pengereman yang tak baik. Padahal komposisi mengerem yang ideal adalah 60:40. Dengan kata lain, pengguna rem depan sebanyak 60 persen dan rem belakang sebanyak 40 persen.
Aktualisasi teknik pengereman yang benar akan menghindarkan kita dari terjadinya slip saat sedang menarik rem.

Hal lain yang perlu di ingat, kita juga harus selalu memperhatikan jalanan yang sedang kita lalui. Serta tingkat kecepatan saat kita ingin menarik tuas rem pada motor.

Lalu Pastikan Keadaan Motor Dalam Keadaan Baik Dan Pilih Motor Yang Oke Seperti Suzuki All New Satria 150

Apapun alasannya, keadaan motor yang tak baik, tak seharusnya dibawa untuk berkendara. Karena itu salah satu hal yang wajib kita lakukan adalah memastikan kondisi motor terlebih dahulu.

Cek keadaan motor, mulai dari rem, lampu, termasuk lampu sein. Apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Selanjutnya pastikan pula bahwa tekanan angin pada kedua ban telah sesuai dengan anjuran dari pabrik. Perhatikan pula kaca spion yang akan membantu kita selama perjalanan dan jangan lupa untuk tetap menyalakan lampu selama perjalanan.

Untuk mendukung safety riding tentunya memilih motor yang mumpuni jadi syarat utama. Pilihlah motor yang memiliki perbandingan tenaga dan bobot yang cukup, sehingga tak merepotkan jika harus melewati pengendara lain di jalan.

Kamu bisa memilih Suzuki All New Satria 150. Sebagai motor berdimensi kompak, ringan dan berperforma tinggi, All New Satria F150 tentunya mampu melaju tanpa hambatan. Mendominasi performa di kelasnya, All New Satria F150 dibekali mesin berteknologi fuel injection dan DOHC (Double Over Head Camshaft) yang memberikan akselerasi spontan dan padat saat kapanpun diinginkan pengendaranya. Penggunaan radiator beukuran besar sebagai sistem pendingin suhu mesin, memastikan kondisi terbaik untuk konsistensi performa dan keawetan komponen mesin.

Sementara itu All New Satria F150 juga sudah dilengkapi dengan cakram di depan dan belakang. Tentunya kendaraan berbobot hanya 19 Kg ini akan dengan mudah dihentikan jika kita membutuhkannya. Kita juga tak perlu khawatir jika harus berkendara malam. Karena motor ini sudah dilengkapi dengan lampu LED tipe baru.

Kini All New Satria F150 hadir dengan pilihan warna untuk varian standard, yaitu Brilliant White, Stronger Red dan Titan Black. Selain itu, masih ada 2 pilihan warna spesial untuk varian High Grade, yaitu Titan Black/Red Casting Wheel dan Metallic Triton Blue yang identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar MotoGP 2017.

Hindari Pemakaian Aksesoris Pada Tubuh Atau Motor Yang Bisa Memicu Bahaya

Niatnya sih melindungi diri, tapi jika sudah bernasib buruk tentu kita tak bisa berbuat apa-apa. Salah satu contoh yang dapat kita ambil adalah pemakaian jas hujan saat berkendara. Jas hujan model ponco masih banyak dipilih pengguna motor. Bukan hanya karena bentuknya yang lebar hingga bisa melindungi dari basah, namun model ini juga sangat mudah untuk di gunakan.

Akan tetapi ponco menyimpan bahaya yang tak bisa dianggap remeh jika bagian belakangnya dibiarkan berkibar, tentu ini jadi masalah besar. Karena bisa saja, bahan belakang dari jas yang sedang berkibar terkait pada benda lain. Hingga tergulung dan masuk pada lingkar roda motor yang kita pakai. Untuk itu jika memang akhirnya memilih model seperti ini, pastikan kita akan memakainya dengan benar. Agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Jangan Lupa Pula Untuk Memastikan Kondisi Tubuh Kita

Semuanya tentu tak akan bisa berjalan tanpa adanya kita sebagai pengendaranya. Sebelum memulai perjalanan, jangan lupa untuk memeriksa kondisi tubuh kita. Karena walau bagaimanapun kondisi tubuh yang baik, jadi modal yang harus kita punya jika naik motor. Ini akan membantu kita terhindar dari hal-hal yang tak kita inginkan tentunya.

Berhenti jika memang mengantuk, kumpulkan tenaga dalam beberapa waktu. Ini akan jauh lebih baik daripada tetap memaksakan diri berjalan terus. Karena tujuan bepergian adalah sampai dengan selamat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Jika Kamu Pikir Kerja Online Itu Menyenangkan, Kamu Salah! Meski Terlihat Mudah, Tetap Ada Perjuangan Dibaliknya

Kita mulai memasuki era digital. Masa dimana hampir semua bidang menuju ke arah digitalisasi. Mulai dari hal-hal sederhana sampai yang kompleks sekalipun sudah mulai masuk ke ranah digital atau online.

Melihat perkembangan itu, mungkin kamu mulai berfikir untuk bekerja dibidang digital khususnya yang berkaitan dengan internet. Keberadaan internet membuat kita bisa bekerja di mana saja dan kapan saja. Kamu mungkin berpikir, betapa menyenangkan bila bisa bekerja dibidang tersebut. Namun sebelum kamu memutuskan untuk menjadikan bekerja dunia online sebagai impianmu selanjutnya, pahami dulu realita berikut ini.

Waktu Kerja Dan Libur Nyaris Tak Ada Bedanya. Kadang Kamu Harus Bekerja Pada Hari Libur, Begitu Pun Sebaliknya

Kerja di dunia online kadang tak mengenal waktu. Libur berasa kerja dan waktu kerja berasa libur. Adakalanya weekend pun harus bekerja. Tanggal merah tetap bekerja juga. Ya enak sih bisa dikerjakan di rumah sih tapi ya tetap saja namanya kerja.

Berkecimpung di dunia online akan membuatmu tak punya waktu  kerja atau libur yang seutuhnya. Jadi kamu pun harus pintar membagi-bagi waktu antara kepentingan pekerjaan dan pribadi.

Kerjaan Online Memang Bisa Di Mana Dan Kapan Saja, Karena Itulah Kamu Harus Siap Dikontak Kapan Saja

Iya, kerjaan di dunia online itu memang bisa dikerjakan kapan saja dan di mana saja. Tak terbentur oleh waktu dan tempat. Justru karena itu, kadang kerjaan datang tak tahu waktu dan tempat.

Bisa saja email kerjaan datang jam 02.00 pagi. Atau kamu sedang berkumpul bersama keluarga, lalu kamu mendapat email kerjaan yang urgent, ya harus dikerjakan saat itu juga. Kamu harus merelakan waktu berkumpul bersama keluarga terganggu demi tuntutan pekerjaan yang harus segera diselesaikan.

Dunia Online Itu Dinamis, Perubahannya Begitu Cepat Hingga Kadang Terasa Begitu Melelahkan

Kalau kamu berencana bekerja di dunia online, tanyakan terlebih dahulu, apakah kamu suka akan hal baru dan siap belajar dengan hal-hal baru? Jika iya, bisa jadi kamu memang cocok bekerja di dunia online.

Di dunia online, perubahan begitu cepat dan selalu menuntut kamu mengikuti perkembangan. Hari ini ada tools baru, besok ada trend baru dan semuanya menuntut kamu terus berkembang dan belajar. Kamu yang tak mau cepat belajar akan mengalami kesulitan dan sulit mencapai tujuanmu bekerja di dunia online.

Keasyikan Online, Lupa Kehidupan Sosial Di Dunia Nyata

Dunia online memang memudahkan dan mengasyikan. Saking asyiknya kadang kamu bisa berjam-jam menghabiskan waktu. sampai-sampai kamu lupa waktu dan lupa diri untuk bersosialisasi dalam kehidupan nyata. Padahal interaksi sosial di dunia nyata jelas penting. Bahkan dengan bersosialisasi di dunia nyata kamu akan bisa berkenalan langsung dengar orang-orang yang sama-sama berkecimpung di dunia online. Dari interaksi di dunia maya dapat dilanjutkan ke kopi darat yang menyenangkan.

Berasa Mati Gaya Kalau Koneksi internet Mati

Iya, ketika kamu dikejar deadline kemudian koneksi internet bermasalah, rasanya kamu bakal mati gaya. Kepala pun ikut berdenyut pening. Wajar sebenarnya jika kamu bereaksi seperti itu, mengingat pekerjaanmu yang sangat bergantung pada koneksi internet.

Tanpa internet kamu akan sulit untuk bekerja, bahkan mustahil. Maka tak heran bila kamu menyempatkan diri untuk pergi ke ruang publik atau kafe yang dilengkapi fasilitas jaringan internet gratis demi mengejar deadline pekerjaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kamu Nggak Perlu Takut Hadapi Bos Galak, Jawab Omelannya Dengan Semangat Positif Dan Kinerja Terbaik

Punya bos asik memang idaman setiap orang. Masalahnya, keinginan dan realita tak selalu berjalan beriringan. Bisa saja kita malah harus bekerja dengan atasan yang sudah tersohor galak seantero kantor. Lalu, apa sih yang harus dilakukan ketika kita berhadapan dengan bos yang galak? Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi dan mengatasi bos yang galak di kantor.

Mengalah Saja Dulu. Menentangnya Hanya Akan Membuat Kamu Kehilangan Reputasi Baik

Pernahkan kamu mendengar pepatah ‘mengalah untuk menang’? Ya, ketika bosmu mulai menceramahi dan mengomeli, pastikan kamu bisa mengendalikan diri untuk tidak membalas ataupun berdebat dengan apa pun yang si bos katakan. Ingatlah, ketika kamu menentang atau berusaha menyerang bos, reputasi dan kinerja baik kamu selama bekerja di perusahaan akan lenyap begitu saja.

Mengapa bisa demikian? Karena orang-orang hanya akan mengingat kamu sebagai seorang keras kepala yang begitu membangkang pada atasannya karena melihat sikap Anda tadi. Lihat, kehilangan kontrol diri saat kamu dimarahi bos, hanya akan menjelekkan nama dan merugikan dirimu saja.

Cobalah Untuk Introspeksi diri. Evaluasi Sikap, Perilaku, Dan Kinerjamu Di Kantor

‘Tak ada asap bila tak ada api’. Coba kamu evaluasi sikap, perilaku dan kinerjamu di kantor. Apakah kamu sudah bersikap dan berperilaku baik saat di kantor? Apakah kinerja kamu sudah maksimal di kantor? Bila memang kamu merasa performamu kurang di kantor, maka segeralah perbaiki.

Pelajari Perilaku Bos Kamu. Pahami Keinginannya!

Pelajarilah cara bos kamu memimpin, bagaimana dia memberi arahan serta bagaimana bos kamu memberikan tugas pada bawahannya. Hal ini akan sangat membantu kamu di kantor. Bila bos kamu memiliki kecenderungan memberikan tugas dan arahan yang tak terlalu jelas pada bawahannya, maka kamu harus bisa melatih dirimu agar bisa dengan segera memahami apa yang bos kamu mau dengan arahan yang sederhana tersebut, dengan begitu kamu bisa hidup tenang tanpa harus mendengar lagi ocehan si bos yang panjang lebar.

Ajari Bosmu Cara Menjadi Pemimpin Yang Baik. Agar Tak Membuatnya Tersinggung Kamu Bisa Mengajarinya Secara Tak Langsung

Tak ada salahnya memberitahu bos kamu tentang bagaimana cara menjadi pimpinan yang baik dan bagaimana cara menjalin hubungan yang baik dengan bawahan. Cobalah ajari bosmu secara tak langsung. Ketika ada kesempatan bosmu melihat kamu sedang memberi tugas atau mengarahkan bawahanmu, kamu bisa memberikan contoh bagaimana kamu bersikap kepada bawahanmu. Bagaimana kamu berbicara dengan tenang dan jelas ketika memberikan arahan tugas serta bagaimana kamu menghargai bawahanmu dan membangun semangat bawahan agar bisa menunjukan kinerja maksimal di kantor.

Saat Bos Kamu Terlihat Selalu Marah-marah Padamu, Jangan Terlalu Dipikirkan

Sebagai seorang pimpinan tentu bos kamu akan mengalami berbagai macam tekanan dan tuntutan dari perusahaan. Maka dari itu, ketika bos kamu terlihat selalu marah-marah pada kamu, janganlah terlalu dipikirkan. Ingatlah selalu bahwa bosmu sedang tertekan dan kebetulan ada kamu yang bisa dia jadikan pelarian terhadap stresnya.

Mencari Bos Baru Adalah Hal Terakhir Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Semua Pendekatan Dan Usaha Telah Diterapkan

Tak bisa kita pungkiri bahwa ada sebagian orang, mereka bukanlah tipe seorang pemimpin. Seberapa lama mereka bekerja dan seberapa banyak mereka berhadapan dengan banyak orang, tetap tak bisa mengasah kemampuan leadership mereka.

Maka, setelah begitu banyak pendekatan dan usaha yang kamu lakukan agar bosmu bisa menghargai kamu, tetapi bosmu masih tetap selalu marah-marah, mungkin ini saatnya kamu mencari bos baru. Kamu bisa meminta dipindahkan ke divisi lain di perusahaan tersebut atau kamu keluar dan mencari pekerjaan baru.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Gajimu Tak Kunjung Naik? Pindah Kerja Bisa Jadi Solusi Terbaiknya

Merasa karir kamu stag? Atau malah perusahaan tempatmu bekerja kurang menghargai jerih payah karyawannya. Kinerja bagus yang kamu berikan pada perusahaan pun tak juga mendapat apresiasi. Boro-boro kenaikan gaji, karier kamu pun sulit berkembang. Kalau sudah begini ada baiknya kamu mulai memikirkan kemungkinan untuk pindah kerja.

Pindah tempat kerja memang selalu membawa harapan baru. Atasan yang lebih bisa memahami dan menghargai kamu atau suasana kantor yang jauh lebih menyenangkan. Namun harapan yang paling besar adalah tentang gaji yang lebih baik. Tenang! 5 tips ini akan membuatmu memperoleh gaji lebih besar di perusahaan yang baru.

Hal Yang Harus Kamu Lakukan Lebih Dahulu Adalah Mencari Informasi Rentang Gaji Untuk Posisi Tersebut!

Sebelum melakukan negosiasi gaji, akan lebih baik bila kamu mencari informasi gaji yang diterima untuk posisi tersebut tersebut. Dengan begini kamu bisa mengetahui dengan pasti apakah gaji yang ditawarkan lebih tinggi atau malah lebih rendah. Kalau sudah begini kamu pun bisa melakukan negosiasi gaji dengan lebih percaya diri.

Situasinya akan menjadi berbeda bila kamu menghadapi wawancara kerja tanpa bekal informasi rentang gaji untuk posisi tersebut. Alih-alih bisa melakukan negosiasi gaji dengan penuh percaya diri, yang ada kamu malah merasa ragu-ragu dan takut salah menyebutkan nominal gaji yang diinginkan. Bahkan bisa-bisa kamu mendapat nominal gaji dibawah jumlah yang kamu dapatkan diperusahaan tempat kerjamu sebelumnya.

Negosiasi Adalah Momen Penting Bagimu. Berjuanglah Semaksimal Mungkin!

Saat wawancara kerja biasanya perusahaan telah memiliki rentang gaji yang akan diberikan pada keryawan. Bila kamu merasa tidak sesuai dengan besarnya gaji yang diberikan, jangan segan untuk mengungkapkan pendapat. Tentu saja kamu juga harus memberikan alasan yang mendukung. Dalam tahap ini kemampuan negosiasi sangat dibutuhkan. Jangan segan untuk tawar-menawar gaji ya!

Tunjukkan Potensimu Yang Bermanfaat Untuk Kemajuan Perusahaan. Buat Mereka Yakin Memperkerjakanmu Akan Memberikan Banyak Benefit

Perusahaan akan memberikan gaji sesuai dengan yang diinginkan, bila kamu bisa membuat mereka yakin bahwa potensimu bisa membuat perusahaan menjadi lebih maju. Buat mereka tertarik dengan potensimu. Jabarkan juga rencana kontribusimu untuk perusahaan yang baru. Yakinkan mereka bahwa memperkerjakanmu adalah sebuah keuntungan, tak akan mendatangkan rugi bagi perusahaan.

Jika diperlukan gambarkan apa yang akan kamu lakukan dengan keahlianmu itu untuk membuat perusahaan kian maju. Dengan melihat potensimu, mereka pun akan keberatan dengan nominal gaji yang kamu ajukan.

Lebih Memahami Dirimu Sendiri Akan Membuatmu Terlihat Istimewa Saat Negosiasi gaji!

Semakin kamu mengenali dirimu itu akan membuat kamu semakin percaya diri menghadapi negosiasi gaji. Kenali kemampuan dan nilai lebihmu. Gunakan nilai lebihmu untuk mendapat gaji yang kamu inginkan. Kamu bisa menjual nilai lebih yang kamu miliki agar bisa mendapatkan gaji yang sesuai dengan impianmu.

Bila Pada Akhirnya Kamu Tetap Tak Mendapatkan Gaji Sesuai Yang Kamu Inginkan, Pertimbangkan Juga Fasilitas Diluar Gaji!

Bila perusahaan tak juga memberikan gaji sesuai dengan yang kamu harapkan, jangan buru-buru patah arang. Pertimbangkan kompensasi lainnya yang juga kamu terima, seperti asuransi kesehatan, kendaraan atau liburan yang dibiayai oleh perusahaan. Bukankan dengan tidak mengeluarkan uang untuk pos-pos tersebut, isi dompet kamu jadi tak berkurang?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top