Community

Tak Melulu Soal Perasaan Terluka, Ini Pelajaran yang Bisa Kamu Petik Setelah Putus Cinta

Siapa sih yang ingin putus cinta? Selain membuat perasaan jadi sedih, hati perih, dan pikiran pun risih, sebagai manusia biasa, kita pasti akan merasa amat kehilangan ketika dihadapkan bahwa diri ini harus berpisah dengan orang yang dicinta.

Tetapi, jangan terlalu berburuk sangka atau menyalahkan keadaan karena kamu sekarang sedang mengalami putus cinta. Semua hal di dunia pasti ada hikmahnya, termasuk putus cinta. Inilah yang akan dapat setelah kamu merasakan pedihnya putus cinta dengan orang lain.

Kamu yang Tadinya Hanya Fokus Memabahagiakan Orang Lain, Kini Jadi Bisa Lebih Menghargai Diri Sendiri

Tidak jarang, banyak diantara kamu yang terjebak dalam cinta yang salah. Kamu masih tetap saja bertahan dalam hubungan asmara yang tidak sehat hanya karena kamu merasa bahwa kamu mencintainya.

Meskipun pada kenyataannya kamu tidak menerima balasan yang sesuai atas cintamu padanya, seperti terus menerus dihina, selalu disakiti secara fisik dan sebagainya. Kamu selalu saja bertahan meski diperlakukan buruk oleh orang lain, dan berpikir bahwa dia akan berubah pada waktunya.

Berpisah adalah jalan yang terbaik. Saat berpisah darinya, pandanganmu akan lebih terbuka. Kamu bisa lebih menghargai diri sendiri, bahwa kamu juga manusia biasa yang layak disayangi dan diperlakukan dengan baik.

Kini Waktumu Tak Hanya Dihabiskan Hanya untuk Satu Orang Saja. Waktu dengan Keluarga dan Sahabat Jadi Lebih Banyak

Saat masih berpacaran dengannya, waktumu selain lebih banyak dihabiskan dengan urusan kantor, juga dihabiskan hanya dengan si dia. Tidak hanya di hari biasa saja, bahkan pada saat hari libur dan hari raya kamu sibuk menghabiskan waktu dengan kekasihmu sehingga lupa pda keluarga dan sahabat.

Ketika sudah putus cinta, baru kamu sadar akan kehadiran keluarga dan sahabat-sahabatmu yang tidak akan pernah pergi meninggalkanmu dan selalu ada di saat kamu dalam keadaan susah.

Nah, kini setelah putus cinta kamu bisa lebih banyak quality time bersama anggota keluarga maupun sahabatmu yang tidak pernah bisa digantikan dengan apapun.

Kamu Jadi Tahu Bahwa Selama Ini Dia Bukanlah Jodohmu

Jangan terlalu lama larut dalam kesedihan karena mengalami putus cinta. Dari kejadian ini kamu jadi paham bahwa dia bukanlah jodohmu. sekeras apapun kamu berusaha dan bertahan, jika dia memang tidak ditakdirkan untukmu terimalah kenyataannya. Toh masih banyak wanita dan pria di luar sana yang bisa kamu kenal dan dekati.

Berpikirlah secara positif setelah putus cinta. Kamu jadi bisa berkenalan dengan orang lain tanpa takut ada yang cemburu atau melarangmu. Kesempatan untuk bertemu jodohmu yang sebenarnya pun bisa jadi lebih besar asal kamu mau tetap membuka hati setelah putus cinta.

Pemikiranmu akan Sesuatu yang Berhubungan dengan Cinta Jadi Lebih Dewasa

Ketika putus cinta, kamu telah belajar banyak hal dari hubungan yang sebelumnya. Dari putus cinta itulah kamu jadi tahu kesalahan apa yang sebaiknya tidak kamu lakukan agar tidak terulang kembali di masa yang akan datang.

Setelah putus cinta, kamu telah melalui satu tahapan untuk menjadi manusia yang lebih matang. Tidak berpikiran seperti anak-anak lagi dan cenderung bertindak hati-hati saat melakukan apapun di masa depan.

Trauma yang kamu alami saat putus cinta bisa dijadikan motivasi untuk berperilaku lebih baik, terhadap orang yang kamu sayangi, jangan malah membuatmu jadi menutup diri.

Kamu Belajar untuk Menerima Kenyataan Hidup

Ketika putus cinta, kamu belajar tentang kenyataan hidup. Tidak selamanya hidup ini akan berjalan sesuai yang kamu inginkan, termasuk soal cinta. Mungkin kamu merasa awalnya hubungan kamu dan dia akan berjalan sempurna dan berakhir bahagia, tetapi pada nyatanya kalian tidak berjodoh.

Dia yang kini telah menikah dan hidup bersama orang lain, ia telah meninggalkanmu. Jika sudah demikian, hal yang harus kamu lakukan adalah move on. Bangkit kembali dan jalin hubungan baru dengan orang lain.

Berkenalan dengan orang baru akan membuka wawsanmu lebih luas dan memberimu pengalaman baru yang belum pernah kamu tahu sebelumnya. Ingat, jangan pernah menutup diri setelah putus cinta ya. Waktumu hanya sedikit di dunia ini, jadi maksimalkanlah waktu yang ada.

Kesempatan untuk Mengenal Orang Yang Lebih Baik Pun Jadi Terbuka

Nah, usai putus cinta adalah kesempatan emas untukmu berkenalan dengan orang yang lebih baik. Tidak ada salahnya ikut bergabung dengan komunitas yang sehobi denganmu, atau komunitas yang bergerak di bidang sosial. Membiarkan dirimu lebih berkembang adalah salah satu cara tepat untuk move on.

Selalu ada sisi positif dari setiap kejadian di dunia ini. Tuhan tidak akan pernah memberi cobaan yang tidak bisa dilalui oleh hambanya. Ketika kamu putus cinta, jangan anggap hal tersebut sebagai akhir dunia. Jadikanlah momen ini sebagai cara untuk memotivasi diri menjadi lebih baik lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menurut Otomotif Award, Motor Ini Merupakan Motor Bebek Terbaik

Otomotif Award tahun 2018 ini jadi gelaran ke 11 penghargaan untuk industri otomotif tanah air. Kali ini tema yang diusung adalah “the right choice”. Tema ini mencerminkan bahwa setiap pemenang merupakan rekomendasi terbaik untuk satu tahun 2018.

Ada dua kategori yang menarik yaitu best of the best cub alias motor kategori bebek terbaik dan kategori best of hypercub. Menjadi menarik karena kedua kategori ini dimenangkan oleh motor yang sama, yaitu All New Satria F150.

Hal ini seolah mempertegas All New Satria F150 sebagai produk yang superior, karena berhasil menang di berbagai sektor penilaian. Dengan perolehan poin penilaian yang tinggi, alhasil All New Satria F150 dinobatkan menjadi yang terbaik di kelas cub/bebek 150cc dan sekaligus mengalahkan perolehan poin motor cub/bebek di kelas lainnya.

Meski produk baru namun Suzuki tak mau penggemar setia Satria kecewa. Karena itu All New Satria 150 ini tetap setia mengusung tema Hyperunderbone. Dapur pacu tetap bertenaga ekstra lewat pemilihan 1150 cc DOHC 4 valve.

Semburan tenaganya bisa mencapai 13,6 KW pada 10 ribu RPM. Sementara torsinya mencapai 13,8 KW pada 8500 RPM. Sistem bahan bakarnya menganut injeksi dengan pengapian standar euro 3. Dengan mesin macam ini jelas dapat penilaian sangat baik pada ajang kali ini.

Apalagi dari segi tampilan, Suzuki melakukan gebrakan baru untuk warna standar yang selama ini mungkin sudah kita kenal. Kali ini pilihannya mulai dari Brillian White, Stronger Red dan Titan Black. Suzuki menyebut, variasi warna-warna ini lahir dari tren dasar otomotif yang digemari pada masa kini.

 

Suzuki sengaja memilih dominasi warna tunggal pada varian standar ini. Hal itu bertujuan untuk memudahkan para pemiliknya yang ingin berkreasi sepuasanya pada si kuda besi kesayangan. Sebab penggemar setia Satria memang dikenal gemar memodifikasi tunggangannya.

Untuk kamu yang mungkin senang terlihat berkelas dan bersih, Brillian White yang tampilan warna putihnya kini lebih mendominasi dari seri sebelumnya, mungkin bisa kamu jadikan pilihan. Sedangkan yang senang menjadi pusat perhatian Stronger Red dengan warnanya yang lebih menyala mungkin tentu layak jadi tunggangan. Mereka yang gemar elegan bisa memilih Titan Black.

Jika 3 warna lain dari wajah baru Satria F150 hadir untuk memenuhi gaya hidup anak muda masa kini. Daya pikat dari 2 warna yang spesial berikutnya ini juga tak kalah hebatnya. Bagaimana tidak, Titan Black Red dan Metallic Triton Blue, identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar di MotoGP 2017. Sehingga membantumu menunjukkan sisi kejantanan yang ingin kamu tunjukkan.

Maka tak heran jika warna biru pada Metallic Triton Blue, untuk seri ini membuat tampilan motor lebih tajam dipadu striping ala Suzuki MotoGP 2017 yang cerah, memberikan kesan pengendara yang antusias dan serius.

Dengan kombinasi macam itu tak heran jika All New Satria F150 berhasil menggaget dua penghargaan bergensi tersebut. Menyambut penghargaan yang baik ini, Yohan Yahya – Department Head of Sales & Marketing 2W SIS berkomentar, “Terima kasih kami ucapkan kepada tim Tabloid Otomotif yang telah memberikan penghargaan dan kepercayaan Best of The Best Cub kepada Suzuki All New Satria F150. Dengan hal ini berarti Suzuki telah berhasil memberikan produk sesuai kebutuhan publik masa kini. Selain itu dengan penghargaan spesial sebagai public relations terbaik tahun ini, meyakinkan kami bahwa apa yang sudah kami berikan dan lakukan dengan teman-teman Jurnalis sudah memenuhi kebutuhan mereka terhadap informasi yang berkualitas.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Tampilan Memang Penting, Tapi Beli Motor Harus Perhatikan Mesinnya

Tak salah memang memilih motor karena tampilannya. Tapi sejatinya motor juga adalah tentang mesinnya. Tampilannya oke tapi kalau mesinnya payah untuk apa.

Karena mesin itu ibarat jantung bagi motor. Vital dan jadi penentu keseluruhan kinerja. Karena itu penting untuk memahami urusan satu ini sebelum memutuskan membeli motor. Setidaknya pilihlah yang sesuai dengan karakter berkendara kamu

Di Indonesia sendiri terdapat tiga tipe mesin yang umum diaplikasikan pada kendaraan roda dua. Tak cuma soal dimensi namun karakteristiknya pun berbeda.

Pertama adalah tipe Overstroke. Mesin ini memiliki langkah piston (stroke) lebih besar dari diameter piston (bore). Mesin dengan tipe ini punya karakteristik mampu mengeluarkan tenaga dan torsi yang besar pada RPM rendah dan menengah.

Tenaga puncaknya bisa diraih di rpm yang rendah. Hal ini membuat motor dengan mesin overstroke bisa lincah dalam mengarungi kemacetan kota atau medan berat. Kekurangannya, putaran mesin tak bisa terlalu tinggi dan jika dipaksakan bisa beresiko mesin jebol.

Kedua adalah mesin Square. Mesin disebut square jika angka diameter dan langkah pistonnya sama atau hanya berselisih sedikit. Mesin berjenis square ini memiliki tenaga yang hampir merata di semua tingkatan rpm, baik pada rpm rendah maupun pada rpm tinggi.

Mesin dengan tipe ini biasanya diaplikasikan pada motor-motor harian yang memiliki kemampuan universal untuk melahap semua medan baik dalam kota maupun luar kota. Meski merata, namun konsekuensinya mesin ini tidak memiliki tenaga yang terlalu menonjol.

Jenis terakhir adalah Overbore yang memiliki diamter piston lebih besar dari langkahnya. Jenis mesin overbore ini sangat cocok pada motor berkarakter sport . Karena mesin ini terkesan jinak diputaran bawah namun menjadi ganas diputaran menengah dan tinggi.

Nah biasanya pada motor sport pengendara akan memacu motornya dengan mempertahankan putaran mesin pada RPM yang tinggi agar dapat mengeluarkan kemampuan maksimum motor tersebut.

Contoh dari mesih overbore adalah mesin yang digunakan Suzuki GSX-S150 dan Suzuki GSX-R150. Suzuki mengambil langkah berbeda dengan para kompetitornya yang memilih mesin over stroke atau Square. Karena dapur pacu yang disematkan pada GSX-R150 ini justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm).

Mesin overbore Suzuki GSX-S150 dan Suzuki GSX-R150, mengadopsi DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, motor ini menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Layaknya mesin over bore, tenaga yang dihasilkan pada putaran bawah cenderung lebih jinak dan kalem. Karena itu motor ini cukup ramah digunakan di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM. Jangan heran seandainya kamu menggunakan motor ini untuk beradu kecepatan, di putaran tengah dan atas cepat mengasapi motor lain.

Setelah paham ketiga tipe mesin di atas, kamu sudah punya pilihan yang ingin dibawa pulang?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top