Feature

Supaya Mata Sehat, Jangan Hanya Makan Wortel, Masih Ada Makanan Lain Yang Juga Baik Untuk Penglihatanmu

Sebagai salah satu anggota panca indera, kesehatan mata tak boleh disepelekan. Kebanyakan orang mengenal wortel dan tomat demi mendapatkan asupan vitamin A yang cukup bagi mata. Padahal, makanan untuk mata bukan cuma itu-itu saja. Bayam, sayuran hijau yang biasanya dikenal mengandung zat besi pun punya manfaat baik untuk matamu.

Lagi pula, nyatanya bukan hanya vitamin A yang dibutuhkan demi menjaga kesehatan mata. Masih ada vitamin C, E, zinc, lutein, dan asam lemak omega 3 yang juga diperlukan mata. Berbagai vitamin tersebut dibutuhkan untuk meminimalisir risiko berkurangnya penglihatan karena faktor pertambahan usia dan terjadinya katarak.

Perbanyak Konsumsi Ikan Seperti Tuna, Salmon, dan Sarden Karena Tinggi DHA

Jika seseorang kekurangan DHA, ada kecenderungan mata jadi mudah kering Karenanya, untuk menyiasati masalah yang satu ini, kamu disarankan mengonsumsi ikan laut semacam tuna, salmon, dan sarden yang diketahui tinggi DHA. Zat DHA diperlukan lantaran mampu melindungi mata dari peradangan serta membantu kinerja mata. Demi manfaat yang maksimal, cukup konsumsi ikan laut sebanyak dua kali setiap minggu.

Rutin Konsumsi Labu Kuning dan Ubi Bisa Mencegah Rabun Senja

Kamu perlu tahu, sayur dan buah yang berwarna kuning dan oranye dipercaya kaya akan kandungan beta karotene yang nantinya bisa diubah tubuh menjadi vitamin A. Di lain sisi, manfaat beta karotene juga dipercaya mencegah rabun senja yang mengakibatkan pengidapnya sulit melihat dengan jelas menjelang dan sepanjang malam hari. Kamu bisa mengonsumsi semangkuk sup labu atau ubi panggang untuk dijadikan sebagai camilan atau ditambahkan dalam menu harian.

Bayam dan Sayuran Tinggi Akan Antioksidan yang Baik untuk Mencegah Katarak

Di lain sisi, makanan lainnya yang punya manfaat tinggi untuk kesehatan mata adalah bayam yang memiliki kandungan lutein dan zeaxanthin yang berfungsi sebagai antioksidan yang bisa menurunkan risiko katarak dan berkurangnya penglihatan. Di lain sisi, antioksidan yang terkandung pada bayam pun bisa menyerap zat atau partikel yang berbahaya bagi mata seperti polusi udara, asap rokok, hingga paparan sinar matahari. Bukan hanya bayam, kandungan nutrisi tersebut juga bisa kamu peroleh dengan rutin mengonsumsi kubis dan brokoli.

Konsumsi Saja Jeruk dan Stroberi Demi Asupan Vitamin C yang Berfungsi Sebagai Antioksidan

Kedua buah tersebut memiliki banyak kandungan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan. Ya, antioksidan yang ada pada jeruk dan stroberi baik untuk mengurangi risiko penurunan fungsi makula (area di belakang retina mata) pada mata. Cukup konsumsi satu mangkuk saji stroberi atau jeruk per hari untuk mencukupi kebutuhan tersebut.

Bukan Hanya Sumber Protein, Telur Juga Kaya Akan Vitamin A

Sebutir kuning telur mengandung nutrisi seperti zinc, lutein, dan zeaxathin yang akan membantu mengurangi risiko penurunan daya lihat karena penambahan usia. Di lain sisi, telur juga mengandung vitamin A yang baik untuk meningkatkan fungsi retina saat beradaptasi dengan cahaya terang dan gelap. Vitamin A juga berfungsi mengurangi risiko terjadinya katarak dan degenerasi makula lantaran faktor usia.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Suzuki Nex Berganti Wajah, Tampilannya Makin Gagah Mengincar Kaum Muda

Di gelaran Indonesia International Motor Show 2018, Suzuki mengenalkan suksesor alias penerus dari Suzuki Nex. Sebelumnya Suzuki Nex ini memegang rekor MURI untuk kategori motor matic paling irit dengan pemecahan rekor mampu menempuh jarak 109,8 Kilometer untuk setiap liternya.

Kali ini dikenalkan dengan nama Suzuki Nex II, tampilannya makin sarat aura modern. Yup, mengusung tema #KerenCaraBaru, Suzuki Memperbaharui tampilan Nex II. Secara garis besar, desain motor ini mengikuti tren yang ada saat ini. Tampilannya menggunakan sudut lancip yang tegas dengan tampilan yang simple dan clean.

“Nex II Didesain menyasar anak muda pada rentang usia 17 – 25 tahun, yang mungkin masih pelajar atau mahasiswa namun juga memungkin untuk digunakan orang tuanya atau para dewasa muda”, ungkap Yohan Yahya, selaku Dept.Head Sales and Marketing PT.Suzuki Indomobil Sales.

Salah satu faktor yang membuat motor ini nampak modern dan futuristik, adalah tampilan headlamp yang berada di dalam fairing depannya. Sementara di samping lampu terdapat lubang udara kecil yang menunjang aerodimikanya.

“Desain bentuk lampu depan dan lapisan pelindung yang futuristik, terdapat unsur DNA dari motor sport Suzuki bermesin besar seperti GSX-1000” tambah Yohan.

Salah satu perubahan signifikan terlihat pada Floorboarding atau sandaran kaki yang lebih besar dibanding generasi pertamanya. Sehingga kamu akan merasa lebih nyaman, karena ruang kaki terasa lebih lega.

Lalu juga terdapat ruang kompartemen yang disematkan pada sisi kiri dan kanan tentunya bisa membawa barang bawaan yang banyak. Untuk varian tertentu dalam kompartemen ini terdapat charger untuk handphone.

Iya, ini lah perbedaan lain dengan generasi Nex terdahulu yang cuma punya satu varian, Suzuki Nex II kini punya opsi 5 varian berbeda. Mulai dari Sporty Runner, Fancy Dynamic, Elegant Premium, Elegant dan Standart. Dimana setiap variannya ini dibedakan dari pilihan kelengkapan fitur dan aksesoris yang dimiliki. Jadi kamu bisa menyesuaikan dengan masing-masing karakter yang sesuai dengan penampilan. Inilah yang disebut Suzuki sebagai #KerenCaraBaru.

Buat kamu yang senang warna-warna cerah tanpa banyak grafis bisa memilih varian yang standar. Sementara sporty runner cocok untuk kamu yang aktif karena desain grafisnya yang menyiratkan hal ini. Untuk yang gemar tampilan stylish bisa memilih fancy dynamic. Pilihan terakhir untuk kamu yang senang kemewahan ada warna polos doff di varian Elegant dan Elegant Premium.

“Seri terbaru (NEX II) ini jadi solusi transportasi dan gaya hidup anak muda yang sedang mencari sepeda motor pertama yang paling tepat. Entry terbaru ini memiliki beberapa penyempurnaan dan diperbanyak variannya, sehingga mewakili beragam karakter anak muda” ungkap Seiji Itayama selaku Managing Director 2W PT Suzuki Indomobil Sales.

Lalu harganya berapa? Nah, untuk urusan satu ini perlu bersabar sedikit karena Suzuki belum membuka harga untuk Suzuki Nex II ini. Nantinya akan diumumkan pada peluncuran resminya ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kenapa Motor Ini Bisa Bikin Penjualan Suzuki Melesat?

Tahun 2017 lalu bisa dibilang jadi kebangkitan penjualan Motor Suzuki. Padahal penjualan motor nasional turun 0,8 persen, sementara Suzuki justru melesat mencatatkan penjualan tertinggi sebesar 27 persen.

“Tahun 2017, merupakan tahun kebangkitan bagi kami. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan konsumen setia Suzuki atas produk baru Suzuki. Di tahun 2018, kami akan menjawab ekspektasi konsumen dengan menghadirkan beberapa pilihan produk baru, program penjualan, pelayanan aftersales, serta event-event menarik lainnya,” ujar Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS.

Lantas apa yang membuat penjualan Motor Suzuki jadi meningkat pesat? Jawabnya ada pada Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150. Kehadiran GSX-R150 memang jadi primadona ditengah pasar motor sport, terbukti penjualan GSX-R150 memberikan kontribusi tertinggi tehadap penjualan Suzuki sebanyak 40% dengan jumlah 28.982 unit.

Sebetulnya apa yang membuat motor ini diminati? Sesungguhnya ketika era 90-an Suzuki bisa dibilang pemain yang diperhitungkan di segmen motor laki alias motor kelas sport. Lewat model RGR, pabrikan berlogo huruf S ini menguasi pasar motor bertudung dengan teknologi berkelas di depan kompetitornya yang lain. Karena itu GSX series langsung mengingatkan kembali kehebatan Suzuki ini.

Melalui dua model tadi Suzuki terlihat tak main-main menggarap segmen kelas motor sport. Pasalnya dua variannya kali ini diklaim telah dipersenjatai oleh fitur tercanggih dan terkini. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 dan GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

GSX bisa diminati karena punya keunikan dibanding motor sport lain yang ada di pasar.. Suzuki mengambil langkah berbeda dengan para kompetitornya yang memilih mesin over stroke atau Square. Karena dapur pacu yang disematkan pada GSX-R150 ini justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm).

Layaknya mesin over bore, tenaga yang dihasilkan pada putaran bawah cenderung lebih jinak dan kalem. Karena itu motor ini cukup ramah digunakan di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM. Jangan heran seandainya bung menggunakan motor ini untuk beradu kecepatan, di putaran tengah dan atas cepat mengasapi motor lain.

Tak Cuma urusan dapur pacu yang digarap serius. Tampilan juga menjadi perhatian serius Suzuki. Mengikuti perkembangan tren warna yang disukai oleh publik Indonesia, Suzuki GSX-R150 hadir dalam 5 pilihan warna yaitu Metalic Triton Blue, Titan Black, Solid Black/Gloss, Brilliant White dan Stronger Red. Sedangkan GSX-S15 hadir dalam 4 pilihan warna yaitu Metalic Triton Blue, Metalic Ice Silver, Solid Black/Gloss dan Stronger Red/Titan Black.

Aura modern juga langsung terasa begitu kita duduk di motor ini. Karena kita akan disambut oleh LCD speedometer full digital. Khusus kelas Suzuki GSX-R150 telah dilengkapi fitur canggih seperti Key-less Ignition System. Jadi pengendara tak perlu lagi memutar anak kunci, cukup mengantungi sensor dan menekan tombol starter untuk menghidupkan mesin. Sebagai perbandingan, fitur ini menjadi yang pertama di kelasnya.

Dengan kombinasi macam itu wajar jika kemudian motor ini disukai oleh banyak pecinta otomotif dan mendongkrak penjualan Suzuki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Calon Ibu Wajib Tahu, Ini Adalah 5 Manfaat Pijat Untuk Bayi

Pijat memiliki manfaat untuk membuat tubuh rileks. Ternyata pijat bukan hanya bermanfaat bagi orangtua saja, pijat untuk bayi pun memiliki manfaat tersendiri. Lantas apa saja sih manfaatnya? Yuk simak penjelasannya berikut.

1. Baik untuk Kesehatan Bayi

Pijat bayi sangat baik untuk membantu bayi dalam masa transisi yaitu dari dalam kandungan ke luar kandungan. Manfaat pijat bayi untuk kesehatan di antaranya adalah memperlancar sirkulasi pernapasan, meningkatkan sistem imun dan memperlancar aliran darah.

2. Waktu Tidur Bayi akan Lebih Berkualitas

Perlu calon ibu tahu juga bahwa bayi juga membutuhkan kualitas tidur yang baik. Pijat bayi bisa meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh bayi. Hal ini yang membuat kualitas tidur si bayi akan lebih baik. Kadar serotonin bermanfaat untuk membuat membuat pernapasan dan detak jantung lebih lamban dan tenang sehingga tidur pun akan semakin nyenyak.

3. Membuat Tubuh Bayi Lebih Rileks

Sama halnya sepertimu jika selesai dipijat, bayi pun akan merasakan perasaan yang lebih rileks saat dipijat. Pijatan lembut pada bayi akan membuatnya lebih tenang dan nyaman, alhasil dia pun tak mudah rewel.

4. Membangun Ikatan Antara Ibu dan Bayi

Sentuhan pijatan lembut yang kamu lakukan terhadap bayimu akan membangun ikatan emosional tersendiri antara kamu sebagai ibu dan anakmu. Karena itulah pijatan bayi bisa mempererat hubungan emosional antara ibu dan anak.

5. Menstimulasi Hormon yang Bermanfaat untuk Pertumbuhan Bayi

Pijat bayi bisa meningkatkan sistem imun pada tubuh bayi. Peningkatan sistem imun inilah yang akan membuat tubuh bayi tidak rentan oleh penyakit saat ada pada masa pertumbuhan. Alhasil bayi pun akan tumbuh dengan sehat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Burgreens: Alternatif Burger yang Lebih Menyehatkan Badan

Burger nyatanya tak selalu identik dengan junk food. Seiring inovasi yang terjadi di dunia kuliner, kamu sekarang  bisa mencicip olahan burger yang justru terbuat dari bahan-bahan organik. Tak ada lagi yang namanya burger tinggi kalori dan kaya akan lemak, tapi kamu justru bisa menyantap seporsi burger yang kaya serat. Penasaran? Cobalah mampir sejenak ke kedai Burgreens.

Jangan harap kamu akan melihat olahan daging sapi atau ayam sebagai isian burger di restoran yang satu ini. Sebab setiap isian burgernya diganti dengan sayuran seperti jamur bercampur oats, bayam, serta kacang. Tenang, citarasanya tetap istimewa sebab chef di Burgreens mengombinasikan bahan jamur tadi misalnya, dengan keju parmesan.

Adanya Burgreens Dinisiasi oleh Sepasang Suami Istri yang Peduli akan Pentingnya Makanan Sehat

Adalah Helga Angelina dan Max, sepasang suami istri yang semula menetap di Belanda namun akhirnya kembali ke Indonesia. Ide mengembangkan restoran dengan menu makanan sehat diakui sudah dipikirkan sejak mereka masih tinggal di Belanda. Meski semula hanya angan-angan, namun akhirnya berhasil mereka wujudkan setibanya di Indonesia. Ya, pada November 2013, Burgreens berdiri.  Dua tahun pertama, mereka berdua bahkan bekerja tujuh hari seminggu. Namun usaha dan proses tak pernah mengkhianati hasil. Sekarang bisnis Burgreens sudah  mulai berjalan mulus dan diketahui banyak orang.

Berkat Keseriusan Mengelola Burgreens, Nama Helga bisa Terpampang di Forbes

Helga tak pernah menyangka namanya bisa masuk ke jajaran pengusaha sukses Asia dibawah 30 tahun versi majalah Forbes. Kendati mungkin memang tak berdampak langsung terhadap omzet usahanya, momen semacam ini tentu membuatnya senang apalagi ada potensi meningkatkan brand awareness terhadap Burgreens.

“Yang membuat saya paling senang sejujurnya karena award ini bisa memberikan motivasi kepada tim saya,” ujar Helga seperti dikutip dari Money.id.

Misi Burgreens Tak Hanya Mengenalkan Olahan Makanan Sehat, Tapi Juga Mengajak Konsumennya untuk Tak Ragu Mengonsumsi Raw Food

Ya, selain menghadirkan olahan makanan yang menyehatkan, restoran yang satu ini pun mencoba mengenalkan raw food, yaitu berupa sayuran, buah-buahan, serta kacang-kacangan organik yang diolah sedemikian rupa menjadi makanan yang mengenyangkan dan menyehatkan. Meski judulnya raw food, jangan harap kamu akan menemukan daging mentah seperti sashimi.

Mengapa Burger? Helga dan Max punya Jawabannya

Alasan memilih menu burger sebelum akhirnya diinovasi menjadi sebuah burger organik ala Burgreens lantaran Helga menilai makanan yang satu ini sudah dikenal masyarakat luas dan praktis untuk dikonsumsi. Menu burger andalan di restoran ini tersaji dalam tiga varian yang disebut Mini Trio yaitu tiga mini burger sehat alias healthy burger dengan rasa yang berbeda-beda.

Untuk burger pertama, patty pertama yang disajikan terbuat dari jamur dan oat. Pilihan kedua, patty dibuat dengan menggunakan campuran kacang merah, kacang garbanzo, serta kacang hitam. Sementara patty ketiga dibuat dari kacang garbanzo dan bayam.

Ciri Khas Burgreens pun Juga Terletak Pada Konsep Restorannya

Hidup sehat itu tidak setengah-setengah. Bagi Helga, dia tak hanya ingin menyuarakan aneka makanan sehat baik secara produk, bahan, maupun proses pengolahan. Dalam hal pemilihan bahan misalnya, Helga konsisten tidak memakai MSG, palm oil, dan refined sugar.

Dengan mengusung konsep kafe ramah lingkungan, bahkan Burgreens tidak memasang AC melainkan memanfaatkan rindangnya pepohonan yang mengelilingi area kafe. Untuk minuman, resto ini juga tak menyediakan sedotan sebab bahan dasar sedotan yang bertentangan dengan konsep resto ini berdiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bawa Bekal, Kebiasaan Asyik yang Mulai Terlupakan

Kapan terakhir kali kamu bawa makan dari rumah? Saat duduk di bangku kuliah? SMA? SMP? Atau jangan-jangan kamu terakhir kali melakukannya saat masih jadi anak SD? Ya, kemudahan untuk mendapatkan makanan saat di luar mungkin jadi salah satu hal yang memicu untuk tak lagi bawa bekal. Atau jangan-jangan kita merasa sudah punya cukup banyak uang untuk terus-menerus jajan di luar?

Tapi tunggu, pertanyaan-pertanyaan ini dituliskan bukan untuk memojokkan siapa-siapa, maka itu cobalah teruskan untuk membaca.

Tahukan kamu, jika hari ini, 12 April diperingati sebagai Hari Bawa Bekal Nasional. Dan tahun ini adalah peringatan ke-5, sejak mulai dirayakan pada tahun 2013 lalu. Menariknya, peringatan ini digagas oleh salah satu produk terkenal dari peralatan rumah tangga bersama-sama Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Pendidikan Nasional dan BPOM.

Nah, yang menjadi pertanyaannya, masihkah ada orang yang membawa bekal?

Saat Ini Kita Lebih Suka Sesuatu yang Simpel, dan Membawa Bekal Terlihat Cukup Merepotkan

Bukan tak ada, memang beberapa orang masih tetap mempertahankan membawa bekal jadi sebuah kebiasaan. Tapi ini cenderung berlaku bagi mereka yang masih duduk di bangku sekolah atau kuliah. Dan semakin sulit ditemukan, ketika kelak mereka sudah bekerja.

Yap, mengingat peran gadget memang telah begitu mendominasi, tak heran kalau beberapa dari kita mulai enggan untuk membawa makanan dari rumah. Bahkan bisa dipastikan, jika kita cenderung lebih suka pesan makanan dengan menggunakan aplikasi delivery, daripada harus bangun pagi demi bekal untuk makan siang.

Dengan kata lain, membawa bekal seringnya kita artikan sebagai kegiatan yang cukup merepotkan. Hingga pelan-pelan tak lagi dilakukan, atau mungkin malah sudah tak dilakukan sepenuhnya.

Makanan Diluar Memang Selalu Terlihat Enak, Tapi Yakin Akan Cocok dengan Kesehatan Tubuh Kita?

Tak perlu dijelaskan lagi, jajaran makanan yang dijajakan di seputar tempat kerja jelas selalu terlihat menggugah selera. Bahkan meski sejatinya bekal yang kita punya pun sama, entah kenapa makanan di luar sering terlihat lebih enak dari milik kita.

Bukan ingin berkata bahwa tak ada makanan yang sehat selain makanan yang diracik dari rumah. Tapi jika boleh memilih yang lebih baik, makanan dari rumah jelas jadi pilihan yang harusnya kita pilih. Gambarannya begini, kamu mungkin sedang ingin satu racikan masakan di luar. Dan dengan modal rasa penasaran, kamu akhirnya memilihnya dan mengonsumsinya. Tapi, tiba-tiba ada sesuatu yang terjadi diluar kendali.

Ya, katakanlah kamu keracunan atau alergi, sebab ada komposisi bahan makanan yang sesungguhnya tak bisa kamu makan. Tak ada yang salah, sebab sang penjual jelas tak tahu apakah itu berbahaya untuk kita atau tidak. Lalu bandingkan jika kamu akan makan masakan dari rumah? Hal-hal semacam ini jelas tak akan terjadi.

Sebab ibu atau istri yang akan memasakkan makanan untukmu jelas lebih paham makanan apa saja yang boleh masuk dalam tubuhmu.

Lagipula Sesuatu yang Dimasak dari Rumah, Dipercaya Membuatmu Hidup Lebih Lama

Kamu harus tahu, jika seseorang yang terbiasa mengonsumsi makanan dari rumah terbukti lebih sehat dan panjang umur. Tak percaya? Gabungan ilmuwan dari Monash University, National Defense Medical Centre Taiwan dan National Health Research Institutes di Taiwan berusaha mencari efek memakan makanan rumahan bagi kesehatan. Hasilnya mereka menemukan bahwa orang yang makan makanan rumah minimal 5 kali seminggu memiliki kemungkinan 47% lebih besar dapat berumur panjang.

Yap, makanan yang dimasak sendiri di rumah tentu lebih sehat dan jelas kandungan gizinya. Tak hanya itu, memasak sendiri juga memiliki manfaat lain mulai dari membeli bahan makanan, mempersiapkan makanan dan saat makan karena kebanyakan ditemani orang lain. Hal-hal ini jadi faktor yang cukup berpengaruh secara signifikan pada umur panjang.

Tak Apa Dianggap Kuno, Jika Itu Demi Kebaikan? Tak Ada Salahnya Untuk Dilakukan

Kami paham, jika sedari tadi kamu mungkin sedang berpikir bahwa ini adalah sesuatu yang dilakukan oleh orang-orang zaman dulu. Entah itu ke sekolah, tempat kerja, atau ke tempat aktifitas lainnya. Tapi melihat maraknya makanan siap saji yang terasa lebih mudah, membawa bekal tak lagi dinilai sebagai sesuatu yang perlu dilakukan.

Padahal membawa bekal, berarti bertanggung jawab secara langsung atas pemilihan dan pengelolaan makanan, hingga bahan yang akan kita konsumsi. Dengan kata lain, kita tahu jika makanan yang akan kita konsumsi sehat dan aman.

Dan parahnya lagi, menurut data penelitian BPOM 2009 – 2013 sebanyak 99% anak sekolah selalu jajan, sebanyak 59% – 70% jajanan di lingkungan tidak higienis, sehingga edukasi untuk membawa bekal yang bersih dan sehat berguna untuk mencegah anak-anak jajan sembarangan. Tapi ini tak hanya berlaku pada anak-anak saja, sebab harusnya hal yang serupa juga mulai kita jadikan kebiasaan bersama. Ya, membawa bekal dari rumah.

Sebab Tak Hanya Menghemat Pengeluaran, Kebiasaan Ini Juga Akan Jadi Upaya Untuk Terhindar dari Makan Serampangan

Keuntungan ini jadi hal baik yang selanjutnya bisa kita dapatkan ketika memilih membawa bekal makanan. Jika memang tak percaya, cobalah kalkulasikan. Berapa banyak biaya yang akan kamu keluarkan jika harus membeli makan dari luar. Lalu bandingkan dengan berapa banyak kocek yang seharusnya bisa ditabung jika kamu membawa bekal.

Remeh memang, sebab jarang kita jadikan perhitungan. Ya, kalau mau makan, ya makan saja. Sebaliknya, kita kerap mengabaikan hal buruk apa yang sejatinya bisa saja kita dapatkan.

Mulai dari menguras dompet lebih banyak, hingga terancam keracunan dan sumber penyakit yang mungkin bisa saja datang dari makanan yang kita makan. Untuk urusan sakit dan penyakit, kita memang tak tahu kapan akan datang. Tapi jika memang bisa dicegah, kenapa tidak dilakukan?

Membawa bekal bukanlah sesuatu yang berat, dan mulai dari sekarang mari kita jadikan sebuah kebiasaan, yang juga baik untuk masa depan. Selamat Hari Bawa Bekal Nasional!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top