Tips

Sudah Lama Pacaran Tapi Belum Yakin Kalau dia Jodohmu. 7 Hal Ini Bisa Menguji Apakah Hubunganmu Layak dibawa ke Level Selanjutnya

menikah

Kamu sudah mulai berfikir tentang pernikahan. Calonnya sudah ada, dia yang sudah menjadi pacar Kamu sejak lama. Tetapi Kamu tidak yakin apakah dia adalah jodohmu yang selama ini Kamu tunggu.

Untuk lebih meyakinkan Kamu, bahwa dia sudah layak diajak naik level selanjutnya alias pernikahan. Coba  Lakukan 7 hal ini untuk menguji apakah hubunganmu layak dibawa ke level Selanjutnya

Bersama-sama saat PMS, lihat apakah dia bisa sabar menghadapi mood Kamu yang naik turun

berbohong

Perempuan yang sedang PMS memang sangat sensitif dan labil. Tidak ada yang aneh dari hal ini. Semua terjadi karena ketidak seimbangan hormon yang terjadi menjelang kita mendapatkan menstruasi. Bukan pembenaran untuk berlaku semena-mena, tapi mood swing ketika PMS memang nyata hasil reaksi kimia tubuh.

Oleh sebab itu, Coba saja ajak pasanganmu pergi bersama dan lihat apakah dia bisa sabar menghadapi mood Kamu yang naik turun. Mengapa penting? Karena setelah menikah, dia tidak bisa kabur saat Kamu sedang PMS bukan.

Perhatikan Bagaimana Dia Merawat Orang Tua yang sakit

orangtua

Orang tua Pasangan Kamu sakit, segeralah Kamu menjenguknya. Perhatikan apakah dia begitu telaten merawat orangtuanya yang sakit?  Jika iya, rasanya Kamu tidak perlu khawatir untuk menghabiskan masa tua Kamu bersamanya. Karena ia tentu juga akan begitu telaten merawat Kamu.

Minta Temani ketika Kamu Dirawat atau sakit

gendong

Ketika Kamu sakit, mintalah si dia menemani. Apakah dia mau dan hadir ketika Kamu sakit. Apakah dia menunjukkan wajah jijik saat Kamu muntah misalnya? Sabarkah dia membujuk Kamu untuk makan saat nafsu makan hilang?

Jika iya, rasanya Kamu tidak perlu khawatir untuk menghabiskan masa tua Kamu bersamanya. Menikah berarti bersama di saat sehat maupun sakit.

Cobalah melakukan aktivitas bersama keluarga Kamu, apakah dia bisa beradaptasi

keluarga

Menikah tentu saja tidak saja menyatukan Kamu dan dia saja. Tetapi menyatukan dua keluarga besar dengan kultur yang berbeda. Cobalah ajak dia melakukan aktivitas bersama keluarga masing-masing, apakah dia atau kamu bisa beradaptasi dengan keluarga.

Perhatikan juga apakah kalian bisa  benar-benar cocok dengan calon mertua masing-masing? Jika selama pacaran Kamu masih bisa menghindar dari ibunya, setelah menikah Kamu tidak bisa lari atau bersembunyi. Bukan tidak mungkin Kamu malah harus tinggal bersama keluarganya.  Jika merasa cocok, rasanya Kamu harus mulai

Ajak dia traveling bersama, karena lewat Traveling kamu mengetahui sifat aslinya

traveling berdua

Jika Kamu ingin mengenal pasanganmu, coba ajak dia traveling bersama. Kamu akan tahu bagaimana semua sifat dan tabiat aslinya dengan nyata. Kamu bisa tahu apakah dia bisa diajak kompromi, bisa meyelesaikan masalah ketika traveling. Lebih afdol jika kalian berdua melakukan perjalanan ke tempat yang belum pernah dikunjungi oleh masing-masing kalian.

Ajak ngobrol tanpa gadget di sampingnya, apakah dia pendengar yang baik

smartphone pemisah

Hari ini, hampir setiap orang tidak bisa lepas dari gadget. Gadget terkadang mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Ketika jalan bersama terkadang malah sibuk dengan gadget masing-masing.

Coba saja ketika jalan bersama simpan gadget masing-masing. Ajak ngobrol tanpa gadget di sampingnya, apakah dia pendengar yang baik. Apakah dia bisa bersamamu tanpa berpaling ke gadgetnya.

Ajak dia Belanja, untuk mengetahui seberapa sabar dia

belanja

Wanita tentu saja senang belaja. Coba saja Kamu ajak dia belanja bersama. Apakah dia akan sabar mengikutimu dan membawakan belajaanya, apakah dia bisa memberikan saran-saran atas apa yang akan kamu beli?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top