Sponsored Content

Soulmate, Istilah Rumit Yang Banyak Orang Salah Artikan

Kamu mungkin akan kaget mendengar fakta ini. Dari hasil penelitian Marist Poll, sebuah lembaga riset yang bernaung di bawah Universitas Marist Newyork menemukan bahwa ternyata laki-laki lebih percaya konsep soulmate alias belahan jiwa dibandingkan perempuan. Ya, hasil survey dari keseluruhan sampel penelitian, 74 persen laki-laki percaya akan adanya soulmate.

Sementara perempuan, 71 persen diantaranya percaya akan konsep ini. Dari sisi usia, 80 persen dari mereka yang di bawah 30 tahun mempercayai hal ini. Di rentang usia 30 hinga 44 angkanya juga masih tinggi hingga 78 persen. Meski menurun, namun di usia 45-59 masih 72 persen orang yang percaya dan 65 persen dari mereka yang di usia lebih dari 60 tahun terus percaya adanya soulmate.

Masalahnya banyak orang yang percaya adanya belahan jiwa, namun ternyata tak sedikit juga yang keliru mengartikannya. Soulmate sering direduksi menjadi rasa suka, perasaan berbunga-bunga layaknya remaja yang sedang jatuh cinta. Padahal sesungguhnya Soulmate itu punya arti yang lebih dalam dari itu.

Soulmate Bisa Berarti Kekasih, Tapi Tak Selalu Berarti Demikian

Tak salah memang jika mengartikan soulmate sebagai kekasih atau pasangan dalam hal percintaan. Namun hanya mengartikannya demikian sesungguhnya mereduksi arti dari soulmate itu sendiri. Sebab makna soulmate sejatinya, sangatlah luas. Belahan jiwa ini bisa muncul dalam kondisi yang beragam dan dalam bentuk yang bermacam-macam pula.

Coba lihat bagaimana juara dunia Valentino Rossi memperlakukan motornya sebagai belahan jiwanya. Berbeda dengan pebalap lain yang hanya melihat motor sebagai mesin tunggangan, Rossi justru melihat motorna sebagai partner.

Satu malam sebelum balapan, ia selalu datang ke paddock dan berbicara dengan motornya itu. Membisikan untuk baik-baik saja diesok harinya dan membantunya jika kesulitan dalam balapan. Rossi juga selalu terlihat menunduk di sebelah motornya bahkan terkadang menyenderkan kepalanya sesaat sebelum balapan. Hal ini tak lain karena ia menganggap motor tersebut merupakan perpanjangan dari jiwanya.

Dia Yang Membuatmu Menjadi Lebih Baik Dan Membuatmu Ingin Menjadi Lebih Baik Lagi

Ini salah satu faktor paling penting yang menjadi indikator apakah dia soulmatemu atau sekedar hal yang kamu suka. Berapa banyak misalnya hubungan yang kamu jalin dan hanya membawamu ke kondisi yang lebih buruk?

Soulmate tidaklah demikian. Ketika menemukannya, kamu berubah menjadi lebih baik. Bukan hanya tanpa kamu sadari, tapi bahkan kamu sendiri pun punya keinginan untuk menjadi lebih baik. Kamu secara sadar mengubah dirimu dan memperbaiki segala kekuranganmu.

Perubahan ini biasanya akan disadari oleh orang-orang sekelilingmu. Mereka akan jauh lebih nyaman dengan dirimu. Dan lebih melihatmu secara positif. Jadi jika kamu menjalin hubungan dan itu membuatmu lebih buruk, bisa dipastikan itu bukanlah Soulmatemu

Bukan Hanya Yang Kamu Ingat Ketika Bahagia, Tapi Yang Membantumu Dikala Sulit Dan Tak Enak

Ini kekeliruan kedua. Soulmate sering disederhanakan sebagai seseorang atau sesuatu yang kita kaitkan hanya ketika kita bahagia. Padahal seharusnya, soulmate itu hadir dalam hidupmu di kala senang dan susah.

Dalam keadaan tak enak pun kamu mengingatnya. Kamu ingin berbagi dengannya dan kemudian merasa dirimu menjadi lebih lebih baik. Jadi mereka yang ada ketika kamu kesulitan dan tetap tinggal adalah mereka yang bisa kamu katakan sebagai Soulmate.

Sulit Membayangkan Hidupmu Sebelum Bertemu Dengannya, Dan Hidupmu Tanpanya

Ketika kamu menyadari keberdaan soulmate kamu akan membalutnya disekitar kehidupanmu. Segala aktivitasmu akan tak terlepas darinya. Tanpa ada paksaan, namun kamu jadi sulit membayangkan bagaimana hidupmu dahulu sebelum ada belahan jiwa itu. Pada akhirnya, kamu tak mudah juga bagimu untuk membayangkan ketidakhadiran satu sama lainnya.

Konsep termudahnya adalah seperti permainan puzzle. Masing-masing bagian tak bisa berdiri sendiri. Dan tak cuma saling melengkapi, tapi potongan-potongan puzzle itu akan saling mengunci satu sama lainnya jika sudah bertemu dengan pasangannya.

Soulmate Itu Bukan Ditemukan, Tapi Kamu Ciptakan

Menariknya Penelitian Spike W.S. Lee dari University of Toronto’s Rotman School of Management menyebut bahwa, gagasan soulmate justru membuat hubungan menjadi rawan Karena pasangan yang percaya kalau mereka adalah belahan jiwa untuk satu sama lain cenderung tidak puas dengan hubungan mereka saat dihadapkan dengan konflik. Padahal konflik merupakan hal yang tak terhindarkan dalam suatu hubungan dan penting untuk proses pendewasaan bagi pasangan.

Menurut psikolog seperti Shauna Springer, Ph.D., yang namanya belahan jiwa itu memang ada dan bukan sekedar mitos. Namun belahan jiwa tidak jatuh begitu saja dari langit. Kita sendiri yang harus ‘menciptakan’ mereka. Ya inilah kekeliruan yang sering sekali dilakukan oleh kita. Banyak yang beranggapan bahwa Soulmate itu ada di luar sana dan siap untuk ditemukan begitu saja. Sementara sesungguhnya Soulmate sejati itu haruslah diciptakan.

Soulmate yang sejati, yang selalu melengkapi satu sama lain. sama halnya dengan Tolak Angin Cair dan Tolak Angin Care yang selalu melengkapi dan menjaga keluarga Indonesia untuk tetap sehat dan bugar dalam menjalani hari-hari.

Tolak Angin Cair menjadi Suplemen herbal untuk masuk angin yang diproses di pabrik berstandar GMP (Good Manufacturing Practice) sehingga tetap terjaga kualitasnya. Dengan minum Tolak Angin 2 sachet setiap hari selama 7 hari berturut-turut dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari dalam. Sementara kalau ingin daya tahan tubuh tetap terjaga cukup konsumsi 1 sachet setiap harinya. Tolak Angin Cair membantu mengatasi berbagai gejala masuk angin, seperti mual, pusing, flu, dan demam, serta menjaga daya tahan tubuh saat beraktifitas atau melakukan perjalanan jauh.

Sementara untuk menjaga kita tetap sehat dari luar, pasangan sejatinya adalah Tolak Angin Care. Minyak angin aromateraphy yang dikemas dalam botol roll on untuk menghangatkan tubuh, mengatasi gejala masuk angin dari luar, dan menghilangkan gatal akibat gigitan serangga. Bentuknya yang roll on tentunya membuatnya mudah untuk dibawa kemana saja tanpa khawatir tumpah.

Jadi buatmu #SoulmateItuApa? Siapa Dan Yang Mana Soulmatemu? Coba Tunjukan!

Kamu saat ini sudah merasa menemukan soulmatemu? Dia yang kamu merasa menjadi lengkap. Dia yang kamu sulit bayangkan hidup tanpanya. Jangan kamu simpan sendiri pengalaman itu. Biarkan orang lain belajar dari kebahagianmu.

Karena Tolak Angin sedang mengadakan kompetisi pencarian #SoulmateItuApa menurut versi kamu. Syaratnya mudah:

  1. Unggah foto bersama Soulmate Kamu dengan hastag #SoulmateItuApa dan deskrispikan Soulmate itu apa menurut Kamu.
  2. Unggah foto tersebut di akun sosial media Anda dengan menyebut akun Instagram @tolak_angin atau Facebook Tolak Angin Tolakangin Sidomuncul serta juga menyertakan #SoulmateItuApa
  3. Jangan lupa juga syaratnya harus mengikutinya harus follow Instagram @tolak_angin dan Like Facebook Pagenya Tolakangin Sidomuncul

Nantinya Periode kompetisi berlangsung dari tanggal 10 Juli 2017 sampai dengan 06 Agustus 2017. Dan 2 orang pemenang akan mendapatkan Voucher MAP senilai total Rp 2.000. 000. Ketentuan lengkapnya bisa dilihat di sini. Jadi yuk ceritakan #SoulmateItuApa menurut versi kamu!

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top