Feature

Followernya Banyak, Yang Mention Sering, Tapi Sedikit Yang Tahu Siapa Dia!

karakter penulisan

“Min, cara restart Tipe S6, gimana ya?”

“Sis, barangku kok gak sampe-sampe?”

Tak satu dua kali kita berhubungan dengan akun menggunakan komunikasi seperti itu. Bisa itu akun milik perusahaan, brand atau justru fanpage sejumlah public figur. Jumlah followernya tak sedikit, kalau diperhatikan mentionnya pun bisa ratusan perhari. Bayangkan akun telkomsel misalnya di mention 49 ribu kali lebih di bulan maret yang lalu saja.

Tapi sedikit yang tahu siapa orang yang berada di balik akun-akun tersebut. Secara pakem mereka disebut sebagai Social Media Specialits atau ada juga yang menyebutnya dengan Social Media Admin. Jumlahnya bisa jadi tidak cuma seorang dalam satu akun, bisa sampai dikelola tim yang berisi lebih dari sepuluh orang.

Enak ya kerjanya hanya posting, bersosial media kemudian dibayar. Mungkin kamu berpikir begitu. Tapi sesungguhnya, mereka juga manusia yang utuh, bukan akun digital yang tak punya rasa. Bahkan mungkin pekerjaannya tidak seasyik yang dibayangkan. Berikut beberapa fakta yang hanya sedikit orang tahu tentang social media specialist.

Karena Admin Itu Bukan Cuma Posting Status

sosmed admin

Ini bukan akun personal yang bisa sesuka hati diisi apa saja. Social Media Specialist adalah perwakilan dan corong utama sebuah brand di dunia gital. Wajar jika mereka diwanti-wanti untuk hati-hati menjalankan tugasnya.

Mereka harus membuat perencanaan konten yang matang. Secara garis besar ada sejumlah strategi yang harus mereka buat, mulai dari strategi menambah jumlah follower, meningkatkan engagement, sampai menghadapi komplain.

Setelah semuanya selesai, mereka sudah dinanti oleh beban report yang tak mudah. Ini semacam laporan pertanggung jawaban. Kemampuan komunikasi, digital hingga statistik wajib dikuasi oleh mereka.

Karena Kadang Batas Gender Tidak Jelas

gender sosmed

Siapa bilang akun belanja dengan target ibu-ibu adminnya perempuan? Siapa pulak yang yakin kalau akun situs modifikasi kendaraan bermotor yang sarat laki-laki, adminnya juga pria?

Ya jangan salah, ini tantangan lain yang dimiliki para Social Media Specialist. Apalagi untuk mereka yang bekerja di perusahaan besar dengan brand yang beragam. Bisa saja dipindah tugaskan untuk menangani brand yang berbeda dengan gendernya.

Mereka harus sigap melakukan pendekatan yang tetap. Pola komunikasi harus dengan cepat disesuaikan. Ini bukan perkara mudah, mungkin setara para aktor atau aktris. Bedanya, nama mereka tak pernah muncul di kredit title manapun.

Karena Kepo Sudah Jadi Jati Diri

sosmed kepo

Lelah memang menjadi seorang stalker yang selalu kepo terhadap akun orang lain. Tapi ini seperti jadi tugas resmi tak resmi seorang Social Media Specialist. Sejumlah akun kompetitor pasti dimasukan dalam list yang terus dipantau.

Ada tekanan bahkan perasaan sedih, ketika admin lain berhasil membuat gelombang viral dalam akunnya. Dorongan gemas untuk bisa berbuat sama seketika muncul pada saat itu juga. Hidup jadi tak tenang? Iya kadang seperti itu!

Karena Jam Kerja Pun Ikut Tak Jelas

social media admin

Buat yang mendambakan bekerja rutin masuk jam 9 pulang jam 5, jangan coba-coba melamar kerja sebagai Social Media Specialist. Apalagi untuk mereka yang menghandle sendiri alias tidak ada dukungan tim.

Dunia digital dan internet tak seperti kantor yang mengenal jam kerja dan tutup khan? Bisa saja diwaktu-waktu tertentu ada hal dengan urgensi tinggi yang perlu dieksekusi saat itu juga. Impian weekend dengan tenang, liburan menyenangkan sering kali hanya tinggal impian buat mereka.

Karena Kepribadian Jadi Berantakan Tak Jelas

kepribadian sosmed

Ya, batas antara dunia pekerjaan jadi samar. Sering kali gaya bicara, memanggil kawan bahkan update status dan twit di akun personal masih dengan gaya bahasa yang sama. Bayangkan seandainya akun personal dan akun brad yang dimanage berbeda gender misalnya.

Belum lagi, keterikatan terhadap produk jadi sangat tinggi. Mungkin dalam kehidupan sehari-hari pun mereka jadi fans paling militan dari produk yang ditanganinya. Tak sedikit pula Social Media Specialist yang menghandle lebih dari satu akun brand.

Aneh, tapi begitulah adanya. Jadi jika suatu saat ingin berumpah serapah komplain terhadap akun sebuah brand, ingatlah bahwa ada seseorang nyata di belakang akun itu. Ada orang yang mungkin harus standby 24 jam, tak jelas batas gendernya, dituntut menguasai banyak bidang sekaligus harus kepo. Pahamilah mereka!

2 Comments

2 Comments

  1. yulia

    May 8, 2015 at 10:56 am

    wah.. Jadi mikir-mikir lagi untuk terjun bebas jadi social media admin. Btw, klo ngga kepo ga bisa jd admin ya, hehehehe ?

  2. Sersan Tips

    May 9, 2015 at 6:47 am

    berat juga ya, bahkan bekerja hanya dengan mengetik-ngetik di android bisa berat juga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tips

Freelancer Yang Sukses Itu Tak Punya Pikiran Ini

Boleh dibilang, pekerjaan freelance belum dilirik di Indonesia. Angkanya dari tahun ke tahun belum menunjukan peningkatan yang signifikan. Padahal dari tingkat kepuasan di mata pengguna internasional, pekerja lepas Indonesia itu mendapat angka rata-rata 4,5 dalam skala maksimal 5. Data ini diungkap oleh situs upwork.

Sementara itu di sisi lain situs sribulancer, market place freelancer asal Indonesia pernah merilis soal keyakinan soal pekerja lepas tanah air tentang masa depan mereka di skema pekerjaan non kantoran ini. Survei itu menyebut bahwa sebagian besar anggota sribulancer merasa yakin bahwa pekerjaan mereka saat ini dapat menghidupi mereka nantinya.

Keyakinan ini tak salah, karena hidup dari bekerja sebagai tenaga lepas memang sejatinya cukup menjanjikan. Namun sebelum benar-benar terjun ke sana, ada hal yang perlu kamu ubah dalam pola pikir supaya bisa sukses menjadi freelancer.

Takut Uang yang Diperoleh Tidak Bisa Diandalkan untuk Hidup Sehari-hari

dompet

Banyak orang yang takut terjun menjadi seorang freelancer adalah karena uang yang dihasilkan lebih sedikit daripada orang yang pekerjaannya tetap. Belum lagi tidak ada tunjangan tambahan yang bisa diandalkan kalau  kita mengalami sakit. Hal-hal seperti inilah yang membuat orang berpikir bahwa menjadi freelancer tidak bisa diandalkan untuk kehidupan sehari-hari.

Ada benarnya juga sih pemikiran seperti itu, apalagi jika seseorang yang sudah berkeluarga dan banyak kebutuhan, pastinya akan berpikir berkali-kali sebelum akhirnya memutuskan jadi freelancer. Tetapi, yang perlu diingat adalah jika kamu bisa menjaga kepercayaan klien dengan memberikan hasil pekerjaan yang berkualitas dan memuaskan mereka pun tidak akan segan mengeluarkan banyak biaya untuk membeli hasil kerjamu. Untuk itu, jika kamu ingin mendapatkan penghasilan yang mencukupi sebagai freelancer, hal yang harus kamu utamakan adalah kualitas, baru uang akan mengikutimu.

Freelancer Itu Pasti Sukses, Tak Pernah Gagal

Optimis boleh, tapi tetap harus berhitung resiko. Sebagai seorang freelancer, jangan hanya terpatok pada kesuksesan untuk mendapatkan uang saja. Sebagai freelancer harus mau menerima kegagalan sebagai bagian dari proses. Terlalu fokus pada kesuksesan hanya akan membuatmu takut pada kegagalan dan akhirnya kamu tidak mau belajar untuk memperbaiki diri jika gagal. Padahal, sebagai freelancer diwajibkan mengerti bahwa klien tidak selamanya suka akan pekerjaanmu. Kamu harus berlapang dada dan berani merevisi setiap tugas yang diberikan jika ingin uang terus mengalir ke dalam kantongmu.

Tak  Mau Berkembang, Hanya Mau Mengerjakan Tugas Yang Mudah-Mudah Saja

Sebagai freelancer harus siap menerima apapun request dari klien. Jika kamu takut bahwa pekerjaan yang diberikan sulit dan kamu tidak mampu menyelesaikannya, maka mentalmu masih belum siap untuk menjadi freelancer. Jika kamu takut, kamu menunjukan bahwa kemampuan yang kamu miliki tidak memenuhi kualifikasi untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh klien. Terkadang, sebagai freelancer kita harus menerima permintaan klien meskipun itu hal-hal yang aneh dan bikin geleng-geleng kepala. Terkadang permintaan klien sangat mudah, tapi kadang juga sangat susah hingga butuh waktu lebih lama untuk mengerjakannya.

Tetapi, bila kamu bisa mengerjakan apapun tugas yang diberikan oleh klien dan terus mengerjakannya sampai beres, maka kesuksesan dalam belajar dan peningkatan kemampuan pun akan kamu dapatkan. Portofolio  pekerjaanmu pun akan semakin beragam.

Takut Dan Khawatir Ditolak

Tidak semua klien akan menerima hasil kerjamu, apalagi jika kualitasnya buruk. Untuk itu, jangan pernah menyerah mengembangkan kemampuan agar hasil karyamu bisa menarik perhatian klien. Jangan pernah takut ditolak ketika menawarkan proposal penawaran. Penolakan itu wajar, justru jadikan itu sebagai pembelajaran yang ampuh untuk memotivasi diri. Kehidupan sebagai freelancer tidaklah mudah, meski orang-orang melihat kerja kita santai dan tidak terikat oleh aturan perusahaan.

Banyaknya penolakan yang kamu alami itu artinya kamu kurang usaha dengan maksimal. Bisa juga karena ada sesuatu yang salah. Telitilah lebih dalam lagi apa yang menjadi kekuranganmu, hingga akhirnya tidak mengalami penolakan lagi.

Freelancer Berarti Tak Ada Pemasukan Tetap

tanggal

Kehidupan freelancer sangat berbeda dari pegawai tetap. Karyawan swasta yang punya jam kerja tetap sudah ketahuan job description dan penghasilan yang akan didapatkan tiap bulannya. Sedangkan freelancer jika sedang laku dan banyak permintaan, penghasilannya pun bisa mengalahkan gaji pegawai tetap. Tetapi, ketika sepi permintaan ia hanya akan mendapatkan sedikit sekali penghasilan per bulan.

Untuk itu, disarankan agar bisa manajemen keuangan dengan baik. Agar kamu bisa tetap hidup dengan baik dari bulan ke bulan. Jangan langsung habiskan pendapatan yang kamu peroleh hanya dalam waktu satu bulan, karena kamu gak pernah tahu apakah akan dapat job lagi di bulan depan atau tidak. Manajemen uang yang baik akan menghindarkanmu dari kekurangan finansial meski bekerja hanya sebagai freelancer.

 

2 Comments

2 Comments

  1. yulia

    May 8, 2015 at 10:56 am

    wah.. Jadi mikir-mikir lagi untuk terjun bebas jadi social media admin. Btw, klo ngga kepo ga bisa jd admin ya, hehehehe ?

  2. Sersan Tips

    May 9, 2015 at 6:47 am

    berat juga ya, bahkan bekerja hanya dengan mengetik-ngetik di android bisa berat juga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tips

Sering Baca Berita Online? Yuk Pelajari Cara Mudah untuk Tetap Mengingatnya

Memang hidup kita saat ini sudah sangat mudah. Kini mencari informasi pun semudah menjentikan jari. Hanya perlu berbekal smartphone dan kuota internet. Dalam hitungan detik, ribuan informasi dengan mudah kamu dapatkan.

Masalahnya mudah mendapatkan, mudah pula melupakannya. Meski faktanya, kita selalu membaca berita online setiap hari di ponsel, Kita hanya melihatnya sekilas tanpa ada usaha untuk menyimpannya di dalam memori otak kita.

Tidak percaya? Coba jawab pertanyaan ini. Kamu masih ingat apa yang menjadi trending topic 2 hari lalu? Satu minggu lalu? Dua bulan lalu? Pernah membaca manfaat buah-buahan tertentu? Masih ingat apa saja manfaatnya?

Atau Misalnya hari ini kamu membaca informasi seputar hutan amazon, hari ini bila ditanya tentang amazon kamu mungkin akan dapat dengan cepat menjawabnya. Tapi satu bulan kemudian atau bahkan satu minggu kemudian saat ditanya lagi tentang hutan amazon, kamu akan lupa dan berusaha mencarinya lagi di internet.

Lantas kalau mau ingat harus apa?

Tahu Post-It Kan? Kertas Kecil Yang Bisa Ditempel  Ini Paling Ampuh Sebagai Alat Bantu Untuk Mengingat

Kenapa harus post-it? Kita tahu kan kalau kertas yang punya banyak warna dan bisa ditempel ini biasa digunakan orang-orang kantor untuk menulis memo atau catatan kerja yang penting agar tidak  mudah lupa. Nah sama, alasan kenapa  kamu harus memakai post-it untuk membantu menginat informasi penting yang kamu dapat di internet adalah kertas catatan ini tidak akan hilang kecuali kamu telah selesai mengerjakan tugas atau bisa mengingat dengan baik suatu informasi tersebut di dalam kepalamu.

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa sih tidak catet di smartphone, kertas, atau komputer aja? Bukankah lebih mudah? Masalahnya kalau kamu catat informasi penting di smartphone kamu, apa yakin kamu akan membaca catatan itu? Pastinya, kamu akan close dan berlanjut ke aplikasi game atau musik misalnya.

Sementara kalau catat di buku, kemungkinan setelah mencatat kemudian bukunya kamu tutup begitu saja, kemudian tidak dibaca.Begitu juga di komputer, sama saja kasusnya seperti mencatat di smartphone.

Nah, kalau post-it ktentunya bisa ditempel dan diletakan di tempat yang mudah kamu jangkau. Selain itu bentuknya macam-macam dan berwarna-warni, sangat memudahkanmu dalam mengingat.

Fokuslah Pada Inti Informasi Yang Kamu Baca

Tidak setiap kata pada informasi yang kamu baca harus kamu ingat di dalam kepalamu. Waktumu hanya akan terbuang untuk mengingat kata demi kata. Ingat hanya pada inti informasi yang kamu baca atau ide utama tulisan yang penulis buat. Setidaknya kamu mengerti apa yang ingin penulis sampaikan.

Jika kamu sudah mendapatkan inti informasi yang telah kamu baca, kemudian transfer informasi baru itu ke otak dan jangan lupa catat dalam lembaran post-it. Tulis inti informasi dalam format daftar isian agar lebih mudah dihapal.

Praktikan Informasi Yang Telah Kamu Dapat Setiap Hari Pada Orang-Orang Sekitarmu

Jika kamu sudah mencatat semua informasi penting, hal yang kamu perlu lakukan untuk terus mengingatnya adalah langsung mempraktikannya. Seorang Motivator ternama, Mel Robbins mengatakan, jika kamu tidak mempraktikan informasi yang telah kamu peroleh dalam lima menit itu artinya sama saja kamu tidak mendapatkan informasi apapun.

Sebisa mungkin, informasi yang telah kamu catat dan ingat dalam memori otakmu, kamu ingat terus-menerus. Jika kamu baru saja membaca resep dari internet dan telah mencatatnya, langsung praktikan resep tersebut.

Cara ini akan membuat otakmu terlatih untuk mengingat dan berkoordinasi dengan anggota tubuh agartetap ingat informasi yang telah didapat sebelumnya.

Terlalu Sering Mengandalkan Internet Membuat Otak Tidak Terlatih Dan Kecanduan Internet

otak

Selalu mengandalkan internet tiap kali mencari informasi? Tandanya kamu sudah kecanduan internet. Kita terbiasa bertanya pada om Google tentang segala hal. Tentu tidak asing dong dengar orang bilang, “Tanya aja Google, dia tahu segalanya,” atau “Budayakan Googling sebelum bertanya (pada orang)”.

Tidak bisa dipungkiri, budaya membaca buku kini telah berkurang di dalam kehidupan manusia. Tentunya tak salah memanfaatkan Google untuk mencari informasi akan suatu hal. Tapi sebaiknya tidak terlalu ketergantungan, karena nantinya kita sendiri yang akan kerepotan di masa depan. Otak kita tidak terlatih untuk mengingat karena terlalu mengandalkan alat.

Penelitian yang dilakukan oleh pusat kecanduan internet ReSTART dari Amerika Serikat menyatakan, ada 11 tanda-tanda yang mencirikan seseorang mulai kecanduan internet. Beberapa diantaranya adalah terlalu nyaman browsing di situs internet, lebih banyak menghabiskan waktu dengan internet, dan kegagalan untuk mengontrol perilaku.

Ada baiknya, penggunaan internet tidak dilakukan secara berlebihan. Kehidupan di dunia maya dan nyata harus tetap seimbang agar kita bisa dapat menjalani hidup yang lebih harmonis.

2 Comments

2 Comments

  1. yulia

    May 8, 2015 at 10:56 am

    wah.. Jadi mikir-mikir lagi untuk terjun bebas jadi social media admin. Btw, klo ngga kepo ga bisa jd admin ya, hehehehe ?

  2. Sersan Tips

    May 9, 2015 at 6:47 am

    berat juga ya, bahkan bekerja hanya dengan mengetik-ngetik di android bisa berat juga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Untukmu Yang Beranggapan Kucing Hanyalah Hewan Peliharaan Biasa!

Kamu yang belum pernah memelihara kucing mungkin menganggap mahluk satu ini sama saja dengan peliharaan lain. Apalagi sekilas mata, kucing nampak seperti binatang yang sangat pemalas. Padahal sesungguhnya kucing itu menyimpan banyak potensi.

Di jajaran binatang domestik yang dijadikan peliharaan oleh manusia, kucing merupakan salah satu yang tertua. Nenek moyang kucing berasal dari kucing besar liar afrika yang subspesiesnya terpisah sudah dari 130 ribu tahun lalu. Sekitar 10 ribu tahun lalu kucing-kucing liar tersebut di domestifikasi dengan cara dijinakan di daerah-daerah timur tengah. Dengan sejarahnya yang begitu tua, tentunya kucing punya potensi yang tak dimiliki bintang domestik lainnya.

Kamu dapat melatih kedisiplinan dengan memelihara kucing

Saat kamu memutuskan untuk memelihara kucing, tentu kamu juga harus memiliki komitmen yang bagus sebelum memulainya. Dengan memeilhara kucing, kamu dapat sekaligus melatih kedisiplinanmu. Apa alasannya?

Alasannya adalah saat kamu memiliki kucing, kamu harus memerhatikan kesehatan juga kebersihannya. Kamu akan berusaha menyusun jadwal untuk memberi makan, memandikan, membawanya ke dokter hewan dan mengajaknya sekedar bermain bersama.

Kenapa demikian? Kucing yang sudah didomestifikasi sekian lama itu memang kehidupannya sudah sangat tergantung dengan manusia. Mereka tak lagi punya insting survival, setinggi binatang liar lainnya. Bahkan kucing liar yang tak punya majikan juga sulit untuk hidup berjauhan dengan manusia. Sumber makanan mereka diperoleh dari kita manusia. Karena itu, sekali dipelihara maka kamu akan wajib menjadi penyokong kucing tersebut.

Selain melatih kedisiplinan, kucing juga akan menghindarkanmu dari rasa sepi

Kenapa kucing peliharaan dapat menghindarkanmu dari rasa sepi? Alasannya adalah karena kebahagiaanmu ada pada mereka. Kamu harus mengakuinya, dengan melihat wajah dan tingkah laku mereka yang lucu siapa yang tidak akan tergugah hatinya.

Bermain dengannya tentu akan membuat suasana hatimu lebih bahagia dan tentunya kamu tidak perlu merasa sepi. Jika kamu masih tidak percaya, cobalah luangkan waktu untuk bermain dengan kucing peliharaanmu, rasa sepi yang ada dalam hatimu pasti akan berkurang bahkan hilang seketika. Tak heran jika ratu-ratu timur tengah era terdahulu selalu punya kucing yang setia menemani.

Butuh rasa damai? Dengkuran kucing dapat mengurangi stress yang menyerangmu

Dari hasil penelitian dengkuran yang dihasilkan kucing berbeda sekali dengan suara-suara lain, karena dengkuran yang dihasilkan kucing pada saat dia menarik maupun menghembuskan napas. Gelombang  dari dengkuran kucing berkisar antara 25 hingga 150 Hertz. Dengan kisaran gelombang tersebut Journal of Vascular and Interventional Neourology, menyebut bahwa memelihara kucing bisa menurunkan resiko terkena stroke dan penyakit jantung.

Sentuhan yang kamu berikan kepada kucingmu dengan membelai lembut bulunya adalah salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi kadar stress yang menyerangmu. Saat kucing duduk dipangkuanmu dan tertidur pulas dengan suara dengkuran yang halus, kamu akan mendapatkan energi kenyamanan dan kesenangan tersendiri pada saat itu. Hal ini timbul karena adanya hubungan emosional yang terjalin antara kamu dan kucing peliharaanmu.

Studi lain mengungkapkan bahwa frekuensi yang muncul dari dengkuran kucing dapat membantu menyembuhan cedera pada tulang dan otot. Tak heran jika panti-panti jompo, sering menggunakan kucing sebagai terapi untuk para orang tua.

Kamu dapat melatih rasa empatimu dengan memelihara kucing

Jika kamu bukan berasal dari keluarga yang mencintai hewan lucu yang satu ini, kamu mungkin dapat mulai mengajarkan anak-anakmu untuk mencintai hewan lucu ini. Anak yang tumbuh dilingkungan yang diajarkan untuk mencintai hewan terutama kucing akan menjadi pribadi yang lebih perasa. Dari hal itulah akhirnya sang anak akan menjadi orang yang memiliki empati yang cukup baik.

Hasil domestifikasi ribuan tahun menjadikan kucing sangat sedikit berkomunikasi secara verbal. Berbeda misalnya dengan anjing atau ayam yang lebih banyak menggunakan bahasa verbal, sebagian besar komunikasi kucing menggunakan bahasa tubuh. Seperti mengendus, menggerakan ekor, membelalakan mata, menakan punggung, dan masih banyak lagi.

Karena hewan ini adalah hewan yang memiliki cara berkomunikasi dengan bahasa tubuh, maka anak akan belajar untuk menjadi seorang yang peka. Karena itulah anak-anak dapat belajar untuk mempertimbangkan apa yang orang lain pikirkan dan rasakan. Dan hal ini pastinya akan membantu anak dalam berhubungan dengan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Tidak hanya jadi hewan peliharaan, kucing juga dapat kamu jadikan sebagai sahabat

Persahabatan tidak hanya dapat terjalin antara manusia dengan manusia, tetapi juga manusia dengan hewan. Mereka yang tidak pernah mendekat dan mencoba bersahabat dengan hewan tak akan mempercayai hal ini. Orang-orang yang tidak memahami dan tidak menyukai kucing akan menganggap bahwa kucing hanyalah hewan yang merepotkan dan selalu membuat onar.

Tapi cobalah kamu mulai menyelami dunianya. Kamu akan paham kenapa kucing adalah salah satu hewan terbaik untuk dijadikan sahabat. Mereka terbukti setia dan cenderung tak mau merepotkan para pemiliknya. Salah satunya adalah kebiasaan kucing untuk bersembunyi di tempat gelap jika dia sakit dan merasa ajalnya sudah dekat. Kenapa mereka melakukan itu? Karena mereka tidak mau pemiliknya melihatnya meregang nyawa. Mungkin dia tak mau melihatmu sedih.

Yang tidak dapat dipungkiri, kucing akan menjadikanmu pribadi yang penuh kasih sayang

Banyak orang yang tidak menyadari hal ini. Tapi pada kenyataannya dengan memelihara kucing, sifat sebagai orang yang mengasihi dan menyayangi akan secara otomatis muncul. Sampai akhirnya tidak hanya kucing yang kamu sayangi, tapi juga rasa sayang itu juga akan tercurah kepada orang-orang di sekitarmu. Bagaimana seseorang bisa menjadi pribadi yang penyayang? Sejatinya, ada hubungan emosional yang cukup tinggi antara pecinta kucing dengan peliharaannya ini. Dan kamu akan memahami itu saat kamu memliharanya sendiri.

2 Comments

2 Comments

  1. yulia

    May 8, 2015 at 10:56 am

    wah.. Jadi mikir-mikir lagi untuk terjun bebas jadi social media admin. Btw, klo ngga kepo ga bisa jd admin ya, hehehehe ?

  2. Sersan Tips

    May 9, 2015 at 6:47 am

    berat juga ya, bahkan bekerja hanya dengan mengetik-ngetik di android bisa berat juga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top