Community

Sebaiknya Kamu Tahu, 7 Kalimat Ini Tidak Pernah Diucapkan oleh Orang-orang Sukses

HIDUP itu PILIHAN

Mark Zuckerberg, Bill Gates, Larry Page, Sergey Brin adalah segelintir nama yang masuk ke dalam daftar orang terkaya tahun 2016. Mereka memiliki kekayaan yang bisa dibilang fantastis. Usaha gigih mereka, membawa nama mereka dikenal banyak orang di dunia.

Tapi tahukah kamu, dibalik kesuksesan mereka sekarang banyak perjuangan sulit yang harus mereka hadapi. Perjuangan mereka yang mungkin sampai berdarah-darah dan seringkali tidak terungkap oleh media.

Diantara banyaknya usaha yang mereka lakukan untuk menuju puncak kesuksesan, satu yang menjadi rahasia dari orang-orang sukses di dunia ini adalah tidak pernah mengeluh.

Mengeluh paling banyak diungkapkan lewat kata-kata, agar kamu bisa sukses seperti mereka, sebaiknya kamu belajar menghindari mengucapkan 7 frasa ini.

“Saya Benci Pekerjaan Saya!”

Ada satu peraturan penting yang tidak boleh dilakukan oleh orang-orang yang ingin sukses ialah membenci apa yang saat ini menjadi pekerjaannya. Orang yang ingin sukses selalu mengupayakan apapun untuk dikerjakan meski pekerjaan itu tidak ia sukai.

Ia pantang mengatakan, “Aku benci pekerjaanku!”. Orang-orang yang sukses selalu optimis bahwa apa yang dikerjakannya selalu membawa hasil yang positif untuk kehidupannya di masa yang akan datang. Orang yang optimis akan mencari cara agar pekerjaan yang sedang dikerjakannya menyenangkan untuk dilakukan.

“Ini Tidak Adil!”

Orang-orang yang sukses tidak akan mengeluh bahwa hidup ini tidak adil ketika melihat hasil dari pekerjaannya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Ketika kamu melihat saingan bisnismu memperoleh penghargaan dan kamu tidak, padahal kamu telah berusaha lebih baik dari sainganmu. Coba koreksi apa yang menjadi kesalahanmu.

Daripada mengeluh hidup yang tidak adil, kamu sebaiknya menjadikan momen ini sebagai introspeksi diri. Ketika dia bisa memperoleh penghargaan, kamu pun pasti bisa mendapatkannya. Tinggal bagaimana caramu untuk mendapatkan penghargaan itu dengan terus memperbaiki diri.

“Itu Bukan Pekerjaan Saya!”

Orang yang sukses adalah orang yang turut membuat orang-orang di sekitarnya sukses juga. Hidup akan terasa lebih indah jika bisa sukses bersama-sama. Orang yang sukses mau melakukan pekerjaan apapun meskipun itu sulit. Ia tidak akan pernah berhenti belajar untuk mempelajari sesuatu yang baru selama itu baik untuk dirinya.

Jika merasa kesulitan, ia akan meminta bantuan orang lain dan melakukan pekerjaan itu bersama-sama orang yang ia percaya. Sukses itu bukan hanya tentang diri sendiri tetapi juga bagaimana cara bekerja sama dengan tim untuk meraih kesuksesan tersebut. Orang yang sukses tidak melakukannya seorang diri, tetapi juga didukung oleh orang-orang yang senantiasa membantunya menuju puncak.

“Ini Sesuatu Yang Tidak Mungkin!”

Pernyataan ini merupakan sesuatu yang berbahaya karena bisa membatasi kemampuan diri sendiri. Kata-kata ‘tidak mungkin’ terlahir dari pikiran negatif yang ujungnya membatasi pergerakan. Orang yang sukses tidak mengeluh soal hambatan atau rintangan yang dihadapinya.

Mereka akan menggunakan kreativitasnya untuk menemukan jalan keluar pada setiap masalah yang datang menghampirinya. Orang yang sukses tidak takut akan masalah, ia justru akan menganggap masalah sebagai tantangan yang harus dipecahkan.

Ingatlah bahwa tidak ada sesuatu yang tidak mungkin selama kita mau berusaha dan berdoa mencari jalan keluar.

“Saya Tidak Punya Pilihan”

Kata-kata ini hanya disebutkan oleh orang-orang yang telah merasa kalah. Ia merasa hidupnya tidak ada lagi pilihan yang bisa dibuat. Namun, orang-orang sukses tahu bagaimana caranya menentukan pilihan dalam hidup mereka.

Ada banyak pilihan yang bisa digenggam oleh tangan. Mereka selalu mencari cara untuk menciptakan pilihan-pilihan baru ketika mereka merasa sudah kehabisan pilihan. Intinya, tidak ada kata-kata menyerah untuk orang-orang yang ingin sukses hanya karena merasa tidak punya pilihan!

“Seandainya Saya Bisa Memiliki”

Banyak orang yang menyerah karena merasa dirinya harus memiliki sesuatu untuk mencapai kesuksesan yang ia inginkan. Banyak yang berpikir harus punya banyak uang untuk modal usaha, harus punya gadget terkini agar tidak malu saat rapat dengan klien, harus punya pendidikan yang tinggi, dan sebagainya. Untuk meraih kesuksesanmu, kamu tidak perlu sesuatu yang mewah. Hal penting yang harus kamu miliki adalah tekad yang kuat dan ilmu yang tinggi. Tanpa keduanya, kamu tidak akan pernah bisa meraih kesuksesan yang kamu impikan sejak lama.

“Saya Tidak Pernah Bisa Melakukan Seperti Dia”

Kamu mungkin mengidolakan Mark Zuckerberg sebagai barometer kesuksesanmu di masa depan. Tapi ingat, kamu adalah kamu yang punya cara tersendiri untuk menggapai kesuksesanmu sendiri. Jangan paksakan dirimu untuk jadi Mark Zuckerberg. Pendiri Facebook itu memang bisa dibilang jadi panutan anak muda sukses masa kini. Tetapi yang terpenting adalah jadilah diri sendiri dalam menggapai semua mimpi-mimpimu.

Jangan sampai kamu menyerah dan mengatakan, “Saya tidak pernah bisa melakukan seperti dia”. Percayalah pada kekuatanmu sendiri, dan jangan menganggap lemah dirimu. Kesuksesan akan terasa nikmat ketika diraih dengan jati diri sendiri tanpa berusaha meniru seperti orang lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Dibandingkan Spanyol Atau Italia, Pecinta Motor Tanah Air Jauh Lebih Gila

Kalau bicara soal motor apalagi MotoGP rasanya Italia dan Spanyol merupakan dua negara teratas. Sebagian besar pembalap kasta tertinggi balap motor dihuni oleh warga dari kedua negara tersebut. Setiap gelaran di kedua negara itu juga hampir selalu pecah rekor untuk soal jumlah penonton.

Tapi jangan salah, kalau saja MotoGP diadakan di Indonesia, bisa jadi negara kita jadi nomor satu soal antusiasme masyarakatnya dengan motor. Beberapa kali pembalap MotoGP singgah di Indonesia selalu takjub dengan kegilaan orang Indonesia akan motor.

Tak terkecuali Rrasa antusias bikers di Indonesia yang membuat Andre Iannone dan Alex Rins terpukau. Mereka tidak menyangka kalau para bikers di Indonesia sebegitu besar dan heboh. Hal ini disampaikan kala Iannone dan Rins sedang melakukan kunjungan ke Indonesia dalam event Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di sentul.

Event kali ini merangkul 3.000 bikers dari 63 klub dan komunitas Suzuki yang saling bekerjasama dengan PT.SIS (Suzuki Indomobil Sales). Acara dihelat di Sentul Sirkuit, Bogor daerah Jawa Barat. Yang mana acara pembuka dilakukan dengan iring-iringan yang dipimpin kedua pembalap Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018.

Andrea Iannone dan Alex Rins disuguhkan Suzuki GSX-R150. Tak cuma mereka brand ambassador GSX-R150, Hamish Daud sebagai ambasador GSX juga ikut serta di acara ini. GSX dipilih karena mencirikan aura MotoGP.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Saya tidak menyangka kekuatan bikers Suzuki di Indonesia sangat luar biasa seperti ini. Senang sekali saya mendapatkan pengalaman yang sangat beragam dan berbeda bersama rekan balap saya dan ribuan bikers Suzuki,” ungkap Alex Rins.

Kehebohan dari komunitas dan klub terpancar dari acara yang diadakan sejak pagi hari jam 10, sudah dipenuhi oleh ribuan bikers yang berdatangan dari Tanggerang, Cikarang, Cengkareng, Parung dan lain-lain. Bahkan beberapa dari mereka ada yang berangkat ketika matahari belum terbangun dari tidurnya.

Rasa antusiasme total yang diperlihatkan bikers juga dirasakan oleh Andrea Iannone. Ia pun beranggapan antusiasme publik tanah air jadi dorongan luar biasa baginya untuk lebih berprestasi di ajang MotoGP.

“Ini adalah kali pertama bagi saya bisa larut dalam kegembiraan fans Suzuki. Saya sangat menikmati momen hari ini, dan semoga semangat teman-teman bikers Suzuki bisa menambah semangat saya sendiri untuk tampil lebih mengensankan di musim MotoGP 2018 bersama tim saya,” kata Iannone.

Meskipun acara seperti ini bukan yang pertama bagi kedua pembalap. Namun, Iannone mengungkapkan bahwa di Indonesia lebih meriah dari pada Italia dan Spanyol. Lantaran banyak bikers yang ikut serta dalam event ini apalagi pada saat konvoi yang dilakukan sepanjang track Sentul sirkuit.

“Seperti yang Iannone katakan, kami beberapa kali mengadakan acara serupa. Tapi di sini berbeda karena kami (Iannone dan Rins -red) berkendaraan dengan banyak orang. Apabila tahun ini sukses kami ingin mengdakan acara yang lebih besar,:” tambah Alex Rins.

Antusias yang diperlihatkan oleh para bikers dapat menghipnotis Alex Rins dan Andrea Iannone untuk mewujudkan kembali acara serupa di tahun mendatang. Karena selain menjadi wadah berjumpa dengan pembalap luar, hal ini juga menjadi ajang silaturahmi para klub dan komunitas Suzuki

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top