Tips

Sakit Hati Jangan Dibiarkan Terlalu Lama, Hilangkan dengan 7 Cara Ini

“Sakitnya tuh di sini, di dalam hatiku”. Penyakit yang satu ini memang populer bahkan sampai ada lagu yang mengungkapkannya. Penyebab sakitnya banyak, entah itu karena hinaan, kekecewaan, putus hubungan, maupun dikhianati. Dampaknya pun bermacam-macam, ada dendam, putus asa, meratapi nasib hingga menangis terus-menerus. Pada intinya sakit hati tidak enak sama sekali.

Sakit hati bisa datang pada siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Artinya, tidak dapat ditolak maupun diminta. Berbicara tentang hati atau perasaan memang agak ruwet. Sakitnya tidak terlihat nyata, tapi efeknya sungguh luar biasa. Tindakan nekat yang berawal dari sakit hati sudah banyak yang terjadi. Sayangnya, sakit ini belum ada obatnya. Mau tidak mau kita sendirilah yang harus berusaha menghilangkannya. Lalu, bagaimana caranya?

Meski Sulit, Cobalah untuk Memaafkan Mereka yang Telah Menyakiti Hatimu

dawn-nature-sunset-woman

Banyak yang enggan memberikan maaf pada orang yang telah menyakiti. Mengucapkan memang mudah tapi ada rasa dendam yang tertinggal. Bekasnya sulit dihapus. Padahal, menyimpan rasa sakit hati tidak ada untungnya. Ibaratnya kita menggenggam duri yang akan melukai tangan sendiri. Lepaskan saja sakitnya, ringankan bebanmu dengan memaafkan.

Coba Introspeksi Diri, Jangan-jangan Omongan Mereka yang Telah Menyakiti Hatimu Itu Ada Benarnya

hands-woman-girl-silver
Kalau sakit hati karena omongan orang, coba pikirkan kembali. Bisa jadi apa yang mereka katakan ada benarnya. Berkaca dulu. Mungkin ada yang salah dengan perilaku atau sikapmu. Jangan-jangan kamu sakit hati karena perkataan mereka melukai egomu. Introspeksi diri membuat kita lebih baik, ambil saja positifnya. Selalu berprasangka baik tidak ada ruginya.

Bukan Hanya Kamu yang Pernah Sakit Hati, Orang Lain Juga Pernah. Coba Minta Bantuan Sahabat atau Keluarga

sahabat
Hampir semua orang pernah sakit hati, paling tidak sekali seumur hidupnya. Mereka pasti akan mengerti kondisimu. Jangan sungkan meminta bantuan keluarga atau teman terpercaya. Salah satu alternatifnya adalah curhat, cara lama yang masih efektif. Mereka akan memberikan solusi ataupun suntikan semangat. Sakit hati memang seringkali tak bisa dihadapi sendiri.

Kebanyakan Melamun atau Diam di Rumah Saja Malah Membuat Rasa Sakit Betah di Hati. Cari Kesibukan Supaya Lupa

pexels-photo
Semakin sibuk, semakin berkurang pula kesempatan untuk mengingat rasa sakit hatimu. Banyak sekali kegiatan yang bermanfaat ketimbang meratapi sakitnya. Melibatkan diri dalam kegiatan sosial bisa jadi pengalaman yang baru. Ada kebanggaan tersendiri ketika dapat membantu orang lain. Menambah ilmu dengan mengikuti kursus tertentu juga bisa dilakukan. Hobimu juga bisa menghiburmu. Dengan begini, sakit hati pasti segera terlewati.

Jangan Ditahan-tahan, Kalau Mau Melampiaskan Amarahmu Boleh Saja Kok!

fist-bump-1195446_640
Saat sakit hati, emosi menjadi tidak stabil. Segala hal terasa tidak benar. Cobalah lakukan kegiatan yang dapat melampiaskan emosimu. Misalnya latihan fisik, berlari, memukul guling atau bantal, menulis tentang perasaanmu atau kegiatan lainnya. Berteriak di tanah lapang bisa juga meringankan perasaanmu. Beberapa orang memilih menangis di kamar seharian. Semua hal boleh dilakukan sebagai bentuk pelampiasan emosi. Hanya saja ketahuilah batasnya. Ada baiknya kamu memiliki orang yang dapat mendampingimu, biar enggak kelewatan.

Kalau Mau, Kamu Bisa Coba Hipnoterapi untuk Menghilangkan Rasa Sakit Hati dari Alam Bawah Sadarmu

pexels-photo-25251
Dalam beberapa kasus, ada orang-orang yang memiliki sakit hati serius. Menghilangkannya tentu saja tidak mudah. Hipnoterapi mungkin bisa jadi salah satu pilihannya. Hipnoterapi merupakan terapi melalui hipnosis, dilakukan dengan komunikasi alam bawah sadar manusia. Harus ada kemauan yang kuat pula. Hanya saja, harus berhati-hati dalam memilih ahlinya.

Mungkin Ini Waktunya Kamu Berpasrah dan Mendekatkan diri Kepada Tuhan

pexels-photo-27633

Pasrah bukan berarti kalah. Segala sesuatu yang terjadi pada manusia tidak terlepas dari kehendak Tuhan. Tetapi bukan berarti manusia tidak perlu berusaha. Mendekatkan diri pada Tuhan dan memperbanyak ibadah membuat hati merasa tenang. Jangan lupa berdoa untuk kesembuhan sakit hatimu.

Sakit hati memang tidak mudah menghilangkannya. Tapi kalau mulai terserang, segeralah bergerak untuk menyembuhkannya. Jangan sampai punya sakit hati yang akut. Kuncinya ada pada kemauan diri sendiri untuk menyembuhkan dan bangkit menjadi pribadi yang lebih baik.

1 Comment

1 Comment

  1. Frutablend

    September 2, 2016 at 6:47 pm

    Ijin save tipsnya, buat nanti persian kalau patah hati,,, heheee,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top