Feature

Menjawab Penasaran Kenapa Kamu Terlihat Lebih Muda Dibanding Teman Sebaya

Momen terakhir bertemu kawanmu, dihabiskan untuk melakukan foto bersama. Diunggah ke sosial media, lalu kamu bisa menikmati hasil jepretan tersebut. Dari satu foto ke foto lainnya, kamu telusuri. Dan kamu tersadar sesuatu.

Kamu terlihat jauh lebih muda dibanding kawanmu yang lain. Okay, ini bukan soal merasa lebih baik dari kawan lainnya. Namun memang demikian adanya yang kamu rasakan setelah melihat foto tersebut.

Serunya klaim ini dibenarkan pula oleh orang lain sekitarmu. Mereka yang melihatmu bersama kawan-kawan sebayamu tak jarang memberi komentar iseng, betapa kawan-kawanmu terlihat jauh lebih tua darimu.

Nah penasaran bukan atas apa yang terjadi padamu? Kenapa kamu bisa terlihat lebih muda dibanding yang lain?

Meski Terdengar Kontradiksi, Tapi Kamu Yang Tak Pernah Menolak Tua Justru Akan Terlihat Awet Muda

orangtua

Mungkin kedengarannya aneh. Namun sejumlah penelitian mengatakan demikian. Mereka yang lebih bisa menerima bahwa usia terus bertambah justru malah terlihat lebih muda. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan di harvard, menyebut bahwa berusaha tampil muda dengan berpakaian, bersolek dan berperilaku tak sesuai usia justru membuat seseorang terlihat lebih tua di mata orang lain.

Penelitian ini juga mengatakan bahwa sikap menerima “proses penuaan”, membuat seseorang tak dilanda stres. Kamu lebih bisa menerima bahwa tak ada yang abadi sehingga lebih santai menghadapi semuanya. Ujungnya? Kamu lebih relaks dan membuatmu lebih sehat dan terlihat muda.

Disadari Atau Tidak Pola Asupan Makananmu Membantumu Terlihat Oke Seperti Sekarang

Mungkin kamu tidak dengan sengaja menjaga asupan makananmu. Namun ternyata pola makanmu justru membantumu terlihat lebih muda. Karena Ariel Ostad, MD peneliti dari American Academy of Dermatology menyebut ada makanan yang bisa mempercepat proses penuaan kulit dan gigi.

Sebut misalnya gula. Ketika kita memakan makanan manis, tubuh akan menghasilkan advance glycation. Terlalu banyak zat tersebut akan merusak kolagen kulit yang berfungsi untuk membuat kulit tampil muda dan segar.

Contoh lain adalah bagian hitam di daging bekas bakaran atau panggangan. Sepele memang, kamu yang doyan sate mungkin tak pernah perduli dengan ini. Atau malah disitu kenikmatannya. Padahal bagian hitam itu mengandung hydrocarbon yang juga berpengaruh pada kolagen kulit.

Beberapa makanan lainnya yang jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan penuaan adalah garam, daging hasil proses seperti sosis, daging burger, nugget, daging merah, minuman berenergi, minuman soda, lemon, dan makanan mengandung lemak berlebih.

Kamu Yang Doyan Pedas, Itu Bisa Membuatmu Lebih Muda Beberapa Tahun

Masih dari penelitian yang sama disebut bahwa makanan pedas akan membuat pembuluh darah menjadi lebih aktif. Ujungnya sel akan aktif meregenrasi dirinya dan membuat seseorang jadi terlihat lebih muda karenanya.

Namun khususnya untuk perempuan. Ketika nanti memasuki usia menopose, konsumsi makanan pedas ini harus dikurangi. Karena justru akan memiliki efek sebaliknya dan membuat kulit menjadi lekas terlihat tua.

Kamu Tidak Merokok, Tidak Minum Kopi, Tak Juga Minum Alkohol, Kulitmu Jadi Lebih Lembab dan Segar

Journal of the British Medical Association (BMA) merilis bahwa nikotin dapat membuat wajah menjadi cepat berkerut, gigi menjadi rusak dan rambut juga kehilangan kecemerlangannya. Disamping soal penampilan, terlihat muda juga berkaitan dengan tubuh secara keseluruhan bukan?

Tubuh yang sering sakit akibat rokok membuatmu jadi terlihat lebih tua. Mau berhenti tapi tak tahu caranya? Sini Aku kasih tahu cara berhenti merokok.

Efek ini juga yang ditimbulkan oleh konsumsi alkohol berlebihan. Liver alias hatimu menjadi tak sehat lagi. Padahal fungsi hati adalah untuk memproses racun. Jadi jika hatimu tak baik akibat alkohol, kulitmu juga akan banyak menyimpan toksin alias racun.

Bagaimana dengan Kopi? Kopi itu bersifat menyerap cairan. Sementara salah satu kunci untuk terlihat muda dan segar adalah dengan menjaga kelembaban kulit.

Kamu Punya Kucing? Mereka lah Obat Awet Mudamu

Dari hasil penelitian dengkuran yang dihasilkan kucing berbeda sekali dengan suara-suara lain, karena dengkuran yang dihasilkan kucing pada saat dia menarik maupun menghembuskan napas. Gelombang dari dengkuran kucing berkisar antara 25 hingga 150 Hertz. Dengan kisaran gelombang tersebut Journal of Vascular and Interventional Neourology, menyebut bahwa memelihara kucing bisa menurunkan resiko terkena stroke dan penyakit jantung.

Sentuhan yang kamu berikan kepada kucingmu dengan membelai lembut bulunya adalah salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi kadar stress yang menyerangmu. Saat kucing duduk dipangkuanmu dan tertidur pulas dengan suara dengkuran yang halus, kamu akan mendapatkan energi kenyamanan dan kesenangan tersendiri pada saat itu. Hal ini timbul karena adanya hubungan emosional yang terjalin antara kamu dan kucing peliharaanmu.

Studi lain mengungkapkan bahwa frekuensi yang muncul dari dengkuran kucing dapat membantu menyembuhan cedera pada tulang dan otot. Tak heran jika panti-panti jompo, sering menggunakan kucing sebagai terapi untuk para orang tua.

Istirahat Dan Tidurmu Cukup, Tak Pernah Kamu Memaksakan Aktivitasmu

Yup, Kamu awet muda? Bisa jadi tidur dan istirahatmu cukup. Seperti juga mesin dan kendaraan, tubuh butuh istirahat untuk memulihkan setiap selnya. Karena masing-masing sel dalam tubuh itu punya usia pakai. Cara mengganti sel yang mati adalah dengan tidur yang cukup. Yang cukup itu berapa? 8 jam setiap harinya.

Ketika Kamu Lebih Religius, Kamu Lebih Bahagia Dan Cenderung Terlihat Lebih Muda

Sejumlah penelitian menyebut bahwa dekat dengan agama alias religius bisa membuat kamu terlihat lebih muda. Penyebabnya karena agama menekankan pada penyerahan diri, tak mengenal dendam dan menerima hidup apa adanya. Pemikiran seperti ini membuatmu jadi lebih tenang yang berujung pada hidup yang lebih bahagia senhingga secara fisik lebih sehat. Ujungnya kamu terlihat lebih muda.

Data dari World Economic Forum yang meneliti si 20 negara menyebutkan bahwa setidaknya masih ada 44 persen orang yang menyatakan kebahagiannya sangat terkait dengan keyakinan alias agama. Angka ini mungkin tak terlalu besar kalau dibandingkan faktor lain yang membuat bahagia seperti memiliki teman dan keluarga (91 persen) atau memiliki uang (85 persen). Namun khususnya di Indonesia angkanyaa bukan 44 persen seperti di negara lain, tapi memiliki agama yang baik tercatat 93 persen membuat orang lebih bahagia.

Senyum Dan Tertawa Itu Membuatmu Lebih Terlihat Muda, Setidaknya Penelitian Mengatakan Begitu

Sebuah studi yang di muat di WEBMD mencoba menghubungkan antara psikologi dan penuaan. Para responden dalam penelitian ini ditunjukan foto 174 orang dari berbagai ekspresi. Mulai dari marah, taakut, jijik, senang, bahagia, netral, tersenyum dan tertawa. Kemudian responden diminta menebak usia orang dalam foto yang diliatnya.

Hasilnya? Tebakan paling sesuai dengan kenyataan adalah foto-foto dengan ekspresi netral. Sementara ekspresi tersenyum dan tertawa, hasil tebakannya rata-rata 2 tahun lebih muda dari aslinya.

Mungkin Kamu Akan Terkejut Tapi Terhubung Dengan Internet Membuatmu Lebih Muda

Di luar dari banyaknya kontroversi dan konten negatif, sejumlah penelitian menyebut bahwa terhubung dengan internet membuat seseorang jadi lebih muda. Hal ini dimungkinkan karena berselancar di internet melatih memori otak kita, dan mempertajam kemampuan bahasa serta kemampuan membaca. Hal ini membuat kamu bisa terhindar dari penuaan dini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Padahal Iklan Tapi Video di Youtube Ini Banyak Ditonton! Kok Bisa?

Makin populernya Youtube bikin sebagian orang penasaran mencari rumusan agar videonya bisa ditonton oleh banyak orang. Mungkin termasuk kamu, yang sedang memulai karir sebagai youtuber.

Google pemilik situs Youtube, melalui Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami, merilis daftar iklan terpopuler yang tayang di youtube. Salah satu video yang menduduki 10 iklan Youtube terpopuler di Indonesia adalah video berjudul “Semua Gara-Gara Saaih Halilintar – Ep 1” yang diunggah di kanal Youtube Smartfren. Dari data yang dirilis oleh social media analytics partner, Socialbakers, tiga video series bertajuk “Semua Gara-Gara Saaih Halilintar” menempati tiga posisi teratas sebagai video Youtube terbaik di Indonesia pada bulan Juni.

“Sebenarnya, video ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ merupakan bagian dari kampanye digital #BaruTahuKan yang dibuat oleh Smartfren,” terang Fikri Hidayat Rangkuti, Senior Manager of Digital Operation Growmint yang merupakan digital agency partner Smartfren.

Fikri menjelaskan bahwa webseries mengenai ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ merupakan hero content dari kampanye bertagar #BaruTahuKan yang digunakan untuk menjelaskan kepada publik bahwa Smartfren saat ini merupakan provider telekomunikasi dengan jaringan 4G dan dapat digunakan di semua telepon selular berbasis 4G.
“Selain webseries, campaign #BaruTahuKan juga terintegerasi dengan situs web barutahukan.com dan kanal media sosial Smartfren lainnya.” Terang Fikri.

Lantas apa saja resep Growmint dan Smartfren dalam membuat konten video ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’?

Memilih key opinion leader Yang Tepat, Jadi Penentu

“Kenapa webseries #BaruTahukan bisa menjadi populer di Youtube? Semuanya diawali dari pemilihan Saaih Halilintar sebagai key opinion leader sekaligus icon dalam video. Sebelum mengeksekusi video, tim di Growmint telah melakukan riset terlebih dahulu mengenai popularitas influencer di media digital selama tiga bulan terakhir,” ucap Fikri.

Kunci Lainnya Adalah Memilih Dan Menyesuaikan Momen Yang Pas

Video yang punya korelasi dengan keadaan saat ini cenderung bisa lebih viral. Hal ini yang juga dimanfaatkan Smartfren ketika membuat video web series #BaruTahukan. Cerita dari video tersebut disesuaikan dengan momen Ramadhan ketika video tersebut ditayangkan.

Tak Cuma Lewat Youtube, Optimasi Juga Dilakukan Melalui Sosial Media Lainnya

Meski Youtube sudah punya 1,3 miliar pengguna, namun kalau mau kontenmu berhasil dan ditonton banyak orang haruslah memanfaatkan sosial media yang lainnya. Sosial media serta aset lainnya tersebut diarahkan untuk mengajak pengunjungnya ke video yang dimaksud.

Hal ini yang dijalankan oleh Smartfren. Mereka memanfaatkan sosial medianya untuk mendapatkan pengunjung. Ditambah lagi untuk mendukung video tersebut, dirilis pula situs barutahukan.com yang membantu video tersebut lebih dikenal.

Pada Akhirnya Penonton Indonesia Itu Senang Tayangan Yang Ringan Dan Mudah Dicerna

Smartfren digital team, memaparkan bahwa selama periode digital campaign #BaruTahuKan, Smartfren yang berpartner dengan Growmint berusaha memahami karakter netizen di Indonesia dalam mengkonsumsi media digital, baik dalam bentuk teks, gambar, maupun video.

“Di bulan Ramadhan, berbagai brand selalu berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian audiensnya masing-masing, begitu pula dengan Smatrfren. Karena itu, kami mencoba mengutamakan konten yang sesuai dengan karakter netizen di Indonesia yang ringan dan mudah dicerna, namun tetap menyampaikan pesan dari Brand Smartfren itu sendiri,” terang Aldrige.

Dari hasil memahami karakter netizen di Indonesia, kemudian merencanakan konten brand campaign secara optimal, ketiga video webseries ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ selalu menempati top trending di YouTube. Selain itu, Smartfren juga menempati 10 besar brand dengan interaksi tertinggi selama bulan Ramadhan menurut data yang dirilis oleh Socialbakers.

“Dan yang lebih utama, dampak terbaik dari keberhasilan digital campaign #BaruTahuKan adalah semakin banyak audiens di Indonesia yang tahu bahwa kini Smartfren bisa dipakai di ponsel apapun dengan jaringan 4G. Dengan kata lain, akan semakin banyak orang Indonesia yang dapat menjangkau koneksi internet yang lebih cepat, luas, dan stabil,” tutup Fikri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ternyata Begini Cara Ilmiah Untuk Move On

Mengakhiri hubungan yang diharapkan terjalin selamanya hingga maut memisahkan memang bukan perkara mudah. Sering kali kamu harus merasakan patah hati berulang-ulang hingga menemukan pasangan yang tepat untuk menjadi bagian hidupmu. Menjadi masalah jika pada saat patah hati itu kamu merasa sulit untuk keluar dari zona menyakitkan. Rasa sedih yang berlebihan akan membuat seseorang sulit untuk membuka hatinya lagi atau lebih sering dikenal dengan istilah susah move on.

Perasaan ingin mati bahkan turut serta menghiasi perasaan seseorang jika sedang merasakan patah hati. Tidak jarang yang terlihat baik-baik saja justru sedang berusaha keras menata hatinya yang hancur agar bisa pulih kembali. Melakukan segala hal untuk melupakan rasa sakit yang tidak terlihat namun menyiksa.

Sekelompok Ilmuwan Sosial Meneliti Tentang Patah Hati

Apakah kamu pernah mendengar tentang efek plasebo? Ini adalah istilah umum dalam budaya, dan banyak digunakan dalam bidang kedokteran. Efek plasebo merupakan sembuhnya pasien dari penyakitnya ketika mengonsumsi obat kosong atau plasebo dan terjadi walaupun terdapat bukti yang berkebalikan. Atau yang biasa kita sebut dengan sugesti.

Untuk mendokumentasikan khasiat efek plasebo ini, peneliti mempelajari efek plasebo pada rasa sakit akibat patah hati dengan rasa sakit dibakar oleh sesuatu yang panas. Karena individu yang mengalami patah hati memiliki 20 kali lebih kemungkinan depresi daripada orang yang sedang tidak mengalaminya. Sakit hati lebih dari sekedar sedih, hal ini berpotensi membahayakan kesehatan.

Sebuah penelitian tentang patah hati dan efek plasebo. Para ilmuwan sosial mengumpulkan 40 orang yang mengalami perpisahan yang tidak diinginkan dalam 6 bulan sebelumnya. Mereka kemudian menunjukkan gambaran tentang mantannya dan para ilmuwan meminta mereka fokus untuk kembali mengalami emosi yang terkait dengan mantan mereka, lalu menanyakan seberapa buruk perasaan mereka pada skala 1-5. Dalam pertemuan selanjutnya lengan mereka juga terkena berbagai tingkat panas, kemudian mereka juga harus ukur tingkat sakitnya dari skala satu sampai lima.

Setelah pemeriksaan pertama, peneliti memperkenalkan plasebo dalam bentuk semprotan hidung. Para ilmuwan mengatakan kepada sebagian partisipan bahwa semprotan itu adalah analgesik kuat yang juga efektif dalam mengurangi rasa sakit dan pengaruh negatif. Dan mengatakan kepada separuh lainnya (kelompok kontrol) bahwa semprotan itu meningkatkan hasil fMRI brain scan imaging dan di luar itu tak ada fungsi lainnya. Pada kedua kelompok, semprotannya hanya mengandung garam.

Satu-satunya Obat Adalah Pemikiranmu Tentang Patah Hati dan Rasa Sakit itu, Untuk Sembuh Kamu Harus Mengatur Hati dan Pikiranmu

Dari penelitian tersebut mereka mengukur respon di berbagai area otak dan menemukan bahwa kelompok plasebo menunjukkan reaksi pengurangan nyeri fisik dan sosial. Sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan apa pun. Hal ini menunjukkan hal yang menjanjikan bagi orang yang terjebak masa lalu dan patah hati.

Tor Wager salah salah satu penulis utama dalam penelitian ini mengatakan, manfaat dan kekuatan presepsi ada pada keadaan emosional seseorang. “Fakta bahwa jika anda melakukan sesuatu untuk diri sendiri dan melibatkan sesuatu yang memberi harapan kepada anda, itu akan sangat berdampak. Dalam beberapa kasus, bahan kimia sebenarnya dalam obat mungkin lebih penting daripada yang ada dipikiran kita.”

Jadi untuk kamu yang sedang merasa patah hati ada baiknya memikirkan hal-hal yang menyenangkan dan memberikan harapan yang baru untuk sebuah kebahagiaan. Karena hanya dengan harapan positiflah yang dapat membantu kamu mengatasi sakit hati yang dirasakan. Tidak salah jika seseorang mengatakan obat patah hati adalah jatuh cinta lagi dengan orang lain. Secara tidak langsung sebuah pengharapan menemukan kebahagiaan yang baru dari orang lain adalah efek plasebo yang diberikan untuk menyembuhkan patah hatimu.

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menimbulkan efek plasebo, misalnya dengan berjalan-jalan, atau berpergian untuk sekedar minum kopi dengan teman-temanmu, siapa tahu di sana kamu bisa mendapatkan pujaan hatimu yang baru.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ternyata Begini Cara Aplikasi Chatting Mobile Mengubah Kita Dalam Berinteraksi!

Menjamurnya berbagai macam aplikasi chatting mobile sekarang ini membawa banyak perubahan pada pola interaksi yang ada. Hal ini bisa kita lihat dari cara orang-orang berinteraksi dalam beberapa tahun terakhir. Fasilitas yang disediakan oleh teknologi memang memberikan kita banyak kemudahan sekaligus merubah pola interaksi. Ketertarikan dengan alasan kebutuhan menjadi hal yang berpengaruh dalam hal ini, secara tidak sadar banyak hal perlahan menjadi berbeda dari sebelumnya.

Namun terlepas dari semua hal baik yang kita dapatkan dari perubahan tersebut, ada hal lain yang juga menjadi dampak buruk yang mempengaruhi cara kita berinteraksi. Hingga pada bagaimana aplikasi chatting mobile yang sesungguhnya diciptakan untuk perubahan yang lebih baik, nyatanya juga memiliki sisi buruk.

Interaksi Tatap Muka Dengan Segala Ekspresi Berubah Menjadi Komunikasi Palsu

Memang kita juga tidak bisa serta merta langsung membenarkan bahwa semua obrolan dalam interaksi yang dilakukan dari chatting adalah palsu, namun kenyataannya hal itu adalah fakta dari sebagian besar komunikasi yang terjadi. Seseorang mampu membalas suatu pesan dengan kalimat yang menjelaskan rasa bahagia meski sebenarnya dia tidak setuju dengan apa yang disampaikannya tersebut. Bukankah itu bisa disebut palsu?

Interaksi secara langsung yang tadinya kita lakukan selalu memenuhi aspek vokal, verbal dan non-verbal hingga informasi yang disampaikan pun bisa dipahami dengan tepat. Kita pun bisa paham dengan segala perubahan ekspresi wajah sebagai wujud reaksi dari interaksi yang terjadi. Hal lain yang juga sering terjadi adalah pemahaman ganda tentang sesuatu yang diterima menjadi sumber pertentangan dalam interaksi.

Karena Disampaikan Dalam Bentuk Teks Membuat Kita Rentan Salah Paham

Seorang peneliti dari Universitas Chicago bernama John Cacioppo mengatakan bahwa aplikasi chatting dapat mempengaruhi mood yang kita miliki. Ini berarti segala interaksi yang diakukan dengan aplikasi chatting mobile akan berpengaruh pada pikiran dan produktifitas kita. Bahkan dalam penyampaian informasi pada interaksi dengan aplikasi chatting membawa kita pada hal-hal yang sering tidak di harapkan. Tentu sebagian besar orang pernah mengalami hal tersebut.

Salah satunya adalah perbedaan tafsiran pada suatu informasi yang diterima sering berujung pada kesalahpahaman. Meski pengirim berita tidaklah bermaksud demikian namun si penerima ternyata mengartikannya berbeda. Hal ini jika dilakukan dengan interaksi langsung masih ada celah yang memungkinkan kita untuk segera menjelaskan maksud yang sebenarnya, namun akan sulit untuk melakukan hal yang sama saat interaksi dilakukan dengan menggunakan aplikasi chatting.

Mampu Membuat Kita Merasa Terhibur Tapi Sulit Untuk Menemukan Kelegaan

Untuk hal yang satu ini tentu kita semua akan setuju, setiap kita melakukan komunikasi  menggunakan aplikasi chatting mobile akan ada banyak hal yang mampu menyihir kita untuk kemudian bisa merasa terhibur. Namun untuk menemukan semangat baru atau memperbaiki mood yang tadinya mungkin memang sedang tidak baik, hanya akan bisa kita rasakan pada berinteraksi secara langsung.

Berkomunikasi secara langsung memang akan selalu jadi media penyampaian yang dianggap lebih tepat. Karena biar bagaimanapun sesuatu yang disampaikan secara langsung akan selalu memiliki kepuasan tersendiri, pun akan menjadi sangat berbeda dengan interaksi yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi chatting mobile. Meski banyak fasilitas menarik yang hadir dari inovasi tersebut, tetap tidak akan bisa menggantikan  komunikasi secara langsung.

Lalu Perlahan Membentuk Kita Menjadi Manusia Yang Cenderung Menyendiri

Inovasi yang terjadi pada bidang teknologi yang salah satunya bisa ditemukan pada aplikasi chatting membuat sebagian besar dari kita lebih cenderung menyendiri karena terlalu asik dengan dunianya masing-masing. Hal ini jugalah yang akan mengurangi interaksi sosial pada kehidupan nyata yang kita jalani, dan istilah “Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat” menjadi salah satu dampak yang telah kita rasakan.

Perubahan pola interaksi seperti ini haruslah kita waspadai karena bisa merusak hubungan yang ada dalam kehidupan nyata. Hubungan yang terjalin dalam keluarga, teman kantor, teman sepermainan serta orang lain yang juga kita kenal diganti dengan aplikasi chatting yang ada pada tiap telepon genggam, hal ini jelas akan berpengaruh pada kualitas hubungan.

Aktivitas Berlebih Bisa Membuat Kita Menjadi Pribadi Yang Apatis dan Individualis

Tidak sedikit orang yang tiba-tiba mendadak menjadi apatis dan individualis karena terlalu terlena dengan interaksi dan aktivitasnya menggunakan chatting mobile. Rasa peduli terhadap sekelilingnya dan orang-orang yang berada di sekitar mendadak hilang dikarenakan sesuatu yang seakan jadi hal yang paling penting bagi hidup. Jika dulu waktu bersama dengan orang-orang terkasih akan kita manfaatkan dengan bercerita tentang banyak hal, sekarang diganti dengan aktivitas individualis yang berkutat pada chatting mobile masing-masing.

Perubahan ini tentu memudahkan untuk beberapa hal tapi jangan sampai membuat kita jadi pribadi yang kehilangan rasa peduli akan lingkungan sekitar. Memang tidak ada larangan untuk menggunakan aplikasi chatting untuk berinteraksi akan tetapi sebaiknya dilakukan dengan lebih bijak sehingga tidak merubah pola hidup yang bisa saja bedampak buruk pada kehidupan nyata yang kita jalani.

Meski pada kenyataanya segala inovasi yang ada telah dibuat dengan tujuan yang baik, hanya saja terkadang cara kita dalam menyikapinya menjadikan tujuan perubahan tersebut menjadi berbeda. Gunakan aplikasi chatting sebagaimana fungsinya dengan tanpa merubah cara dan pola interaksi yang semestinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Mungkin Kamu Tak Sadar, Tapi Hidupmu Singkat Cuma 18 Tahun!

Pernah kamu berpikir kamu mau hidup sampai kapan? Selamanya? Setidaknya untuk saat ini hal itu tidaklah mungkin. Karena menurut Badan Pusat Statistik Indonesia, rata-rata harapan hidup manusia Indonesia hanya mencapai usia 72,59 tahun untuk perempuan dan 68,87 tahun untuk laki-laki.

Mari kita permudah angka ini dengan beranggapan rata-rata usia hidup manusia Indonesia berada di umur 70 tahun. Sebagian kita mungkin kemudian berpikir bahwa rentang usia tersebut sudah cukup panjang. Banyak hal yang bisa kita lakukan ketika hidup selama 70 tahun itu bukan.

Nah, masalahnya dari usia 70 tahun itu, sesungguhnya waktu kita untuk “benar-benar hidup” jauh lebih singkat dari pada itu.

Kamu Praktis Tak Bisa Mengingat 5 Tahun Pertama Hidupmu, berarti Kamu Cuma Punya Sisa Hidup 65 Tahun

Salah satu tahapan dalam hidup manusia yang dikenal di dunia pengetahuan dan medis adalah usia balita. Karena ketika inilah manusia mengalami yang disebut dengan masa keemasan dalam perkembangan. Mulai dari belajar berbicara, berjalan, dan fungsi dasar lainnya.

Namun pada masa itu sesungguhnya kita juga belum bisa menyimpan kenangan apa-apa bukan. Bahkan ketika bayi, kita tak punya kendali terhadap diri kita sendiri bukan. Karena itu kita bisa mengeliminasi masa hidup kita di lima tahun pertama ini. Artinya dari total 70 tahun, kita hanya benar-benar hidup selama 65 tahun.

Kalau Tak Jaga Kesehatan, Kemungkinan 5 Tahun Dari Masa Tua Tak Bisa Kamu Nikmati, Sisa Hidupmu Cuma 60 tahun

Dari riset kesehatan dasar tahun 2013 ditemukan bahwa hanya 15 persen lansia yang benar-benar sehat. Sementara 60 persennya meski bisa melakukan aktivitas, mengalami sakit seperti hipertensi, stroke, pengapuran sendi dan penyakit regeneratif lannya. Sementara 25 persen sisanya sakit renta dan membutuhkan bantuan orang lain dalam beraktivitas.

Nah, ini gambaran jika kamu termasuk orang yang tak menjaga kesehatan dikala muda. Bisa jadi 5 tahun masa tuamu dihabiskan dengan sakit. Kondisi yang tak ideal untuk kamu menikmati hidup bukan? Berarti pula dari sisa 65 tahun setelah dipotong masa balita, hidupmu dipotong lagi masa sakit ketika tua sebanyak 5 tahun. Alias hanya tersisa 60 tahun.

Waktu Tidur Ideal Itu 8 Jam, Berarti Seumur Hidup Kamu Habiskan Total 20 Tahun Hanya Untuk Tidur Saja, Hidupmu Sisa 40 Tahun

Secara idealnya manusia itu butuh tidur 8 jam setiap harinya. Anggaplah satu tahun 365 hari, artinya satu tahun kamu tidur selama 2920 jam. Jika sisa usiamu tadi hanya 60 tahun setelah dipotong masa balita dan usia tua, dalam rentang itu kamu tidur selama 175 ribu jam. Atau setara dengan 20 tahun.

Yup, 20 tahun dari hidupmu tidak ada di bawah kendalimu karena ketika itu kamu tidur. Bisa dibilang 20 tahun itu bukanlah milik hidupmu sepenuhnya. Artinya dari sisa 60 tahun tadi, hidupmu yang benar-benar hidup dikurangi 20 tahun lagi alias Cuma tersisa 40 tahun saja.

Di Indonesia Wajib Sekolah Selama Minimal 6 jam Sampai SMA, Atau Setara 2 tahun, Dan Hidupmu Tinggal 38 tahun

Salah satu Nawacita Presiden Jokowi adalah menerapkan wajib belajar selama 12 tahun. Dari SD hingga ke taraf SMA. Anggaplah kita bersekolah dari jam 7 pagi hingga jam 12 siang alias 5 jam setiap harinya. Jika dalam satu bulan ada 20 hari sekolah, berarti satu bulan kita menghabiskan 100 jam untuk sekolah dan setahun 1200 jam.

Dengan wajib sekolah 12 tahun berarti semasa hidup kita menghabiskan 144000 jam atau setara kurang lebih 2 tahun hanya untuk sekolah. Mengingat sebelumnya sisa hidup kitaa hanya 40 tahun, dikurangi masa sekolah ini, berarti kita hanya punya 38 tahun saja.

Kalau Kamu Bekerja Dari Usia 25 Tahun, Maka 7 Tahun Hidupmu Habis Untuk Kerja, Hidupmu Sisa 31 Tahun

Kamu mungkin tipikal pekerja kantoran yang bekerja 8 jam sehari dan 40 jam seminggu. Jika kamu seperti orang kebanyakan yang memutuskan pensiun di usia 55 tahun berarti masa baktimu akan berlangsung selama 30 tahun.

Artinya dengan menghitung satu tahun 52 minggu, kamu akan menghabiskan waktu 62400 jam dalam hidupmu. Angka Itu setara dengan 7 tahun. Alias, dari sisa 38 tahun hidupmu, kini hanya ada 31 tahun untuk kamu nikmati.

Kamu Seperti Rata-Rata Orang Indonesia Habiskan 5 Jam Bermain Gadget? Kamu Sudah Habiskan 6 Tahun Dan Hidupmu Sisa 25 Tahun

Menurut sebuah penelitian dari Digital GFK Asia, perempuan Indonesia setidaknya menghabiskan waktu selama 5,6 jam per hari saat mengutak-utik layar smartphone mereka. Adapun pria Indonesia, setidaknya menghabiskan waktu selama 5,4 jam sehari dan membuka sekitar 47 aplikasi atau alamat website.

Mari kita berandai kamu memiliki gadget di usia 25 tahun dan terus menggunakannya hingga ujung usia produktif 55 tahun. Jika kita sederhanakan hanya menjadi 5 jam, berarti selama 30 tahun memiliki gadget itu kamu akan menghabiskan 54750 jam. Angka ini setara kurang lebih 6 tahun. Artinya dari sisa 31 tahun tadi, kamu hanya menyisakan 25 tahun hidupmu.

Mandi, Makan Dan Hal Rutin Lainnya Sedikitnya Menyita 3 jam dari waktumu Sehari, Secara Total Sudah Habis 7 Tahun Dan Hidupmu Tersisa 18 tahun

Dari sekian banyak kegiatanmu, kamu pasti harus melakukan hal-hal yang sifatnya rutinitas belaka. Mulai dari mandi, makan, sikat gigi dan sejumlah kegiatan sejenis. Secara total per harinya kamu akan menghabiskan 3 jam.

Coba kamu kalikan 60 tahun hidupmu, maka akan didapat 65.700 jam. Ini setara dengan sekitar 7 tahun. Artinya hidupmu hanya tersisa 18 tahun saja.

Jadi Sejatinya Kamu Cuma Hidup 18 Tahun Saja, Masih Juga Mau Kamu Habiskan Baca Hoax, Saling Nyinyir Di Sosial Media?

Nah, dengan perhitungan macam itu kamu bisa melihat bahwa hidup yang benar-benaar kamu miliki dan bisa kamu gunakan secara bebas, sesungguhnya hanya 18 tahun saja. Itu pun jelas masih bisa jauh berkurang lagi.

Coba bayangkan kalau kamu harus terjebak macet dijalanan, berapa banyak jam yang kemudian terbuang lagi. Atau jika kamu tak pensiun di usia 55 tahun dan lebih tua lagi tentunya maakin banyak waktumu harus terbuang hanya untuk bekerja bukan?

Namun sebaliknya, kamu bisa membuat hidupmu jauh lebih hidup. Yaitu dengan mengambil alih kendali hal-hal disekitarmu. Berapa banyak hidupmu yang terbuang kalau kamu bekerja di bidang yang bukan minatmu? Berapa banyak hidupmu sia-sia hanya untuk tersiksa di kantor yang tak kamu sukai.

Atau coba kamu renungi, 5 jam sehari kamu habiskan di gadget kamu. Kemudian hanya kamu habiskan untuk berdebat tanpa ujung. Saling sindir dan nyinyir untuk hal-hal yang tak penting. Betapa sia-sianya hidupmu jika hanya dihabiskan untuk itu bukan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top