Community

Rekan Satu Kantor Tidak Suka Kepadamu, Beginilah 5 Cara Cara Santai Menghadapinya

Wajar rasanya jika ada teman sekantor yang tidak suka kepada kita, iri terhadap keberhasilan yang kita peroleh, dan selalu saja tidak senang bila kita mendapatkan kebahagiaan. Orang-orang seperti ini senang bila kamu melakukan kesalahan di kantor atau bila bos sedang memarahimu. Tidak tahu apa alasan jelas mengapa ada orang yang membencimu, padahal kamu selama ini selalu bersikap baik pada mereka.

Tidak perlu emosi saat berhadapan dengan orang-orang yang membencimu. Tetaplah santai dan berpikir positif. Hidupmu sudah terlalu rumit, jangan tambah mempersulitnya dengan mengurusi mereka yang senang menebar kebencian.

Kerjamu Di Kantor Mungkin Belum Sempurna, Mintalah Saran Pada Dia Yang Membencimu Untuk Mengoreksi Segala Kesalahan Yang Kamu Lakukan

Dia yang membencimu selalu saja mengkritik kerjamu bahkan saat di depan bos. Jika dia selalu merasa apa yang selama ini kamu kerjakan salah, cobalah minta pendapat dan sarannya untuk mengkoreksi apa saja yang salah dari tindakan yang kamu lakukan selama ini.

Rekan kerja yang tulus, biasanya akan langsung memberitahukan tiap kesalahanmu dan memberi nasihat bagaimana memperbaikinya. Tapi, kalau dia mengkritik kerjamu hanya karena dia tidak suka padamu atau berniat untuk menjatuhkanmu, dia akan diam dan mungkin merasa malu karena tidak punya jawaban atas pertanyaanmu. Dia akan menghindar, lalu mengacuhkan pertanyaanmu itu.

Ingatlah Manusia Tidak Ada Yang Sempurna, Kamu Mungkin Hanya Belum Mengenal Sifatnya Lebih Jauh

Ketika ada rekan kerja yang memusuhimu jangan langsung beranggapan dia adalah orang yang jahat. Tempatkan dia sebagai manusia yang juga memiliki kekurangan dan suka berbuat salah. Bisa jadi di luar kantor dia adalah seorang yang penyayang dan baik hati. Tapi kenapa ia begitu tidak suka terhadapmu saat di kantor ya?

Terlepas dari tindakannya selama ini kepadamu, mungkin dia sebenarnya hanya takut kehilangan posisinya di kantor karena pernah mempunyai pengalaman buruk di kantor. Tindakannya yang selama ini sebenarnya bukan benar-benar ditujukan padamu melainkan posisimu.

Agar kerenggangan antara kamu dan dia tidak terus berlanjut, kamu bisa lebih mengakrabkan diri dengannya. Misalnya mengajak ngobrol saat jam istirahat di kantin kantor atau mengajaknya pulang dan makan malam bersama sehingga kamu lebih tahu sifatnya dan maksud tindakannya selama ini.

Selama Pekerjaan Yang Kamu Lakukan Benar, Tidak Usahlah Terlalu Pusing Memikirkan Mereka Yang Memusuhimu

Saat ada rekan kantor yang menyebarkan gosip yang tidak benar tentangmu, hal yang pertama harus kamu lakukan adalah jangan langsung tersulut emosi. Jangan langsung membanting meja I kantor karena omongan jelek tentangmu.

Kalau kamu marah, justru lawanmu itu akan senang. Tenangkanlah diri dan hatimu. Tetap fokus saat bekerja, bila perlu janganlah terlalu diambil pusing kelakukan rekanmu yang aneh itu.

Jika kamu merasa yang kamu lakukan selama ini benar, tidak perlu takut atau khawatir. Biarkanlah hasil kerja yang berbicara dan membuktikan pada manajemen kantor bahwa kamu adalah pekerja yang professional, tidak peduli seberapa buruk berita yang tersebar di kantor tentang dirimu.

Kalau kamu menanggapi gosip yang beredar, sama saja artinya kamu menandakan bahwa gosip itu benar dan orang-orang satu kantor akan mempercayai informasi fitnah tersebut.

Tetaplah Profesional Dalam Bekerja, Jangan Hanya Karena Satu Orang Performa Kamu Jadi Menurun

Meski kamu sudah tahu siapa pelaku penyebaran rumor jelek tentangmu, tapi usahakan tetap bersikap profesional saat bekerja. Hindari sifat yang kekanak-kanakan saat di kantor, seperti kamu yang tidak mau bekerja satu tim dengannya dengan alasan dia adalah orang yang menyebar gosip tentangmu. Jika kamu bersikap demikian artinya kamu belum dewasa.

Tetap bersikap tenang dan santai, tunjukanlah bahwa kamu masih bisa bekerja sama dengan baik walaupun rekan setimmu adalah penyebar fitnah. Jika dia meminta bantuan, perlihatkan padanya kemampuan terbaik di bidangmu, namun jangan berlebihan. Usahakan kamu tetap menjadi dirimu sendiri, dan tetap melakukan pekerjaan sesuai kapasitasmu.

Jika Kesal Janganlah Balas Dendam, Anggap Saja Ini Sebagai Tantangan Agar Kamu Tidak Bosan Di Kantor

Jika kesal dengan dia yang suka menyebar gosip jelek tentangmu, janganlah membalasnya. Balas dendam hanya akan membuatmu sama sepertinya. Tidak perlu kamu mengadu kepada teman sekantor atau pada atasan tentang kelakuan dia terhadapmu.

Kamu bisa bercerita terus terang pada atasan, jika atasanmu menanyakannya langsung padamu secara pribadi. Selama bukan kamu yang memulai bercerita pada bos, kamu bisa bercerita sejelas-jelasnya. Pastikan beri keterangan dengan jujur tanpa melebih-lebihkannya.

Tetap bersikap elegan terhadap rekan kantor yang memusuhimu. Diam dan cuek, seakan tidak terjadi apa-apa. Cara ini akan membuat imej kamu di mata teman yang lain menjadi baik. Kamu pun tidak akan dianggap penjilat oleh yang lain karena tidak hobi mengadu.

2 Comments

2 Comments

  1. Karim

    February 9, 2017 at 10:38 pm

    Kalau menghadapi pimpinan yang kurang profesional dan sensitif, kira2 bagaimana solusinya?

  2. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:36 pm

    terkadang kita juga harus Intropeksi diri terhadap apa yang telah kita perbuat ….
    siapa tahu hal yang kita lakukan adalah salah dan jangan malu untuk minta maaf dan bertanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Dibandingkan Spanyol Atau Italia, Pecinta Motor Tanah Air Jauh Lebih Gila

Kalau bicara soal motor apalagi MotoGP rasanya Italia dan Spanyol merupakan dua negara teratas. Sebagian besar pembalap kasta tertinggi balap motor dihuni oleh warga dari kedua negara tersebut. Setiap gelaran di kedua negara itu juga hampir selalu pecah rekor untuk soal jumlah penonton.

Tapi jangan salah, kalau saja MotoGP diadakan di Indonesia, bisa jadi negara kita jadi nomor satu soal antusiasme masyarakatnya dengan motor. Beberapa kali pembalap MotoGP singgah di Indonesia selalu takjub dengan kegilaan orang Indonesia akan motor.

Tak terkecuali Rrasa antusias bikers di Indonesia yang membuat Andre Iannone dan Alex Rins terpukau. Mereka tidak menyangka kalau para bikers di Indonesia sebegitu besar dan heboh. Hal ini disampaikan kala Iannone dan Rins sedang melakukan kunjungan ke Indonesia dalam event Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di sentul.

Event kali ini merangkul 3.000 bikers dari 63 klub dan komunitas Suzuki yang saling bekerjasama dengan PT.SIS (Suzuki Indomobil Sales). Acara dihelat di Sentul Sirkuit, Bogor daerah Jawa Barat. Yang mana acara pembuka dilakukan dengan iring-iringan yang dipimpin kedua pembalap Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018.

Andrea Iannone dan Alex Rins disuguhkan Suzuki GSX-R150. Tak cuma mereka brand ambassador GSX-R150, Hamish Daud sebagai ambasador GSX juga ikut serta di acara ini. GSX dipilih karena mencirikan aura MotoGP.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Saya tidak menyangka kekuatan bikers Suzuki di Indonesia sangat luar biasa seperti ini. Senang sekali saya mendapatkan pengalaman yang sangat beragam dan berbeda bersama rekan balap saya dan ribuan bikers Suzuki,” ungkap Alex Rins.

Kehebohan dari komunitas dan klub terpancar dari acara yang diadakan sejak pagi hari jam 10, sudah dipenuhi oleh ribuan bikers yang berdatangan dari Tanggerang, Cikarang, Cengkareng, Parung dan lain-lain. Bahkan beberapa dari mereka ada yang berangkat ketika matahari belum terbangun dari tidurnya.

Rasa antusiasme total yang diperlihatkan bikers juga dirasakan oleh Andrea Iannone. Ia pun beranggapan antusiasme publik tanah air jadi dorongan luar biasa baginya untuk lebih berprestasi di ajang MotoGP.

“Ini adalah kali pertama bagi saya bisa larut dalam kegembiraan fans Suzuki. Saya sangat menikmati momen hari ini, dan semoga semangat teman-teman bikers Suzuki bisa menambah semangat saya sendiri untuk tampil lebih mengensankan di musim MotoGP 2018 bersama tim saya,” kata Iannone.

Meskipun acara seperti ini bukan yang pertama bagi kedua pembalap. Namun, Iannone mengungkapkan bahwa di Indonesia lebih meriah dari pada Italia dan Spanyol. Lantaran banyak bikers yang ikut serta dalam event ini apalagi pada saat konvoi yang dilakukan sepanjang track Sentul sirkuit.

“Seperti yang Iannone katakan, kami beberapa kali mengadakan acara serupa. Tapi di sini berbeda karena kami (Iannone dan Rins -red) berkendaraan dengan banyak orang. Apabila tahun ini sukses kami ingin mengdakan acara yang lebih besar,:” tambah Alex Rins.

Antusias yang diperlihatkan oleh para bikers dapat menghipnotis Alex Rins dan Andrea Iannone untuk mewujudkan kembali acara serupa di tahun mendatang. Karena selain menjadi wadah berjumpa dengan pembalap luar, hal ini juga menjadi ajang silaturahmi para klub dan komunitas Suzuki

2 Comments

2 Comments

  1. Karim

    February 9, 2017 at 10:38 pm

    Kalau menghadapi pimpinan yang kurang profesional dan sensitif, kira2 bagaimana solusinya?

  2. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:36 pm

    terkadang kita juga harus Intropeksi diri terhadap apa yang telah kita perbuat ….
    siapa tahu hal yang kita lakukan adalah salah dan jangan malu untuk minta maaf dan bertanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top