Tips

Tak Punya Waktu Banyak? Olahraga Saja Di Kantor Dengan 5 Cara Ini!

Kamu pekerja kantoran sekarang? Coba deh perhatikan teman-teman kamu di kantor. Atau coba wawancara kecil-kecilan mereka tentang keadaan kesehatan mereka. Paling sering sih keluhan pekerja kantor adalah otot yang kaku dan kegemukan, akibat konsumsi makanan yang tidak diimbangi dengan gerak tubuh atau aktifitas olahraga yang seimbang.

Kenapa sih bisa seperti itu? Biasanya, yang banyak menjadi hambatan orang untuk berolahraga adalah masalah waktu dan tempat. Kesibukan pulang-pergi kantor membuat pegawai tidak sempat lagi berolahraga.

Namun, siapa bilang saat di kantor kamu tidak bisa berolahraga? Coba yuk 5 gerakan sederhana tanpa alat ini yang dijamin membawa efek buat keseharian kantor kamu. Ya, minimal kamu gak bakal mengalami kaku-kaku otot deh..

Kamu Bahkan Tak Perlu Beranjak, Lakukan Olah Raga Di Kursimu

latihan kaki

Sebelum memulai gerakan olahraga yang lain, yang pertama harus dilakukan adalah mengetahui pentingnya postur tubuh yang baik di kursi. Postur tubuh yang baik adalah tegak, bahu ditarik ke belakang dan bagian atas monitor harus sejajar dengan mata. Hindari posisi postur membungkuk ya..

Sehabis itu, duduk tegak di kursi, pegang perut kamu, dan perlahan-lahan angkat satu kaki secara horizontal (sekitar 90 derajat dari lantai). Gerakan ini mengurangi kekakuan di otot kaki kamu.

Sendimu Pasti Kaku Terlalu Lama Diam, Gerakanlah Sendimu!

latihan leher

• Leher : lakukan gerakan peregangan leher ke atas dan ke bawah, lalu ke kiri ke kanan beberapa kali.
• Bahu : putarkan bahu kedepan kiri dan kanan supaya bahu kamu tidak selalu tegang.
• Pergelangan tangan dan kaki : putar-putar pergelangan tangan dan kaki searah jarum jam dan ke arah sebaliknya.
• Dada : jika sering membungkuk di depan keyboard, buka tangan lebar-lebar, lalu putar pergelangan tangan secara eksternal (posisi jempol naik turun) lalu tarik bahu kembali.
• Perut : peregangan bisa dengan cara menarik otot perut lalu menahannya untuk kemudian dilepaskan.

Kamu Paham Bukan, Mata Itu Juga Ada Ototnya? Harus diregangkan Supaya Tidak Mudah Lelah

olah raga mata

Menatap layar komputer dalam waktu lama pastinya akan membuat mata lelah, dan dalam jangka panjang bisa menimbulkan masalah penglihatan. Coba deh kamu gerakkan bola mata kamu memutar ke kanan dan kemudian ke kiri. Kemudian ke atas dan ke bawah.

Kamu juga bisa memejamkan mata secara rileks selama 30 detik. Gerakan ini sangat membantu kondisi mata kamu agar tidak selalu lelah menatap layar komputer.

Biarkan Office Boy Kamu Istirahat, Ambil Sendiri Minummu

berjalan olah raga

Kalau sedang tidak mengerjakan sesuatu, cobalah berjalan ke toilet , mengambil air di dispenser atau pergi makan siang. Intinya, jangan membuat dirimu sendiri selalu diam di balik meja. Percayalah, berjalan dan bergerak akan membuat kekakuan otot kamu sirna, menyegarkan pikiran kamu, dan membuat kamu lebih aktif.

Ketika di lift, turunlah 2-3 lantai sebelumnya. Lalu gunakan tangga!

belanja

Mari lupakan elevator sejenak. Naik turun tangga akan membawa manfaat lebih banyak buat kamu. Selain menguatkan otot kaki, melatih otot perut, dan yang terpenting kamu tidak perlu meluangkan waktu tersendiri untuk sekedar jogging.

Naik-turun ini bisa dilakukan pada saat masuk dan keluar kantor. Daripada waktumu habis menunggu lift sampai di lantaimu, dan setelah itu berdesak-desakan di dalam lift, akan lebih baik kalau waktumu dipergunakan untuk naik-turun tangga di kantor. Jika lantaimu terlalu tinggi, turunlah 2-3 lantai sebelumnya. Lalu gunakan tangga.

Nah, dari aktivitas-aktivitas sederhana di atas, walaupun terkesan sepele, bisa memperlancar sirkulasi darah dan kesegaran badan. Plus tidak membuat otot-ototmu tegang. Siapa tahu teman-temanmu yang lain juga jadi terinspirasi dan ikutan kan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pergi ke Bandung, Bisa Lewat Banyak Cara. Kamu Pilih yang Mana?

Untukmu yang tinggal di kawasan Jabodetabek, mungkin agak suntuk kalau menghabiskan waktu liburan atau akhir pekan hanya di sekitaran tempat tinggalmu. Ingin rasanya pergi sejenak ke luar kota demi menghilangkan kepenatan setelah lima hari dalam seminggu suntuk bekerja di Ibukota. Kota terdekat yang biasanya jadi tujuan warga Jabodetabek untuk berlibur ya salah satunya Bandung.

Berjarak sekitar 150 km dari Jakarta, Bandung menawarkan suasana yang kontras nan asri dibanding Jakarta. Meski tak dipungkiri, kemacetan kini juga mendera kota tersebut—terutama saat hari libur, tapi tak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Bandung. Akhir pekan biasanya dipilih, terutama bila ada tanggal merah di hari Jumat, Bandung akan tumpah ruah oleh wisatawan asal Jabodetabek. Menariknya, kini kita tak lagi dipersulit untuk akses ke Bandung. Kamu sendiri, bagaimana? Kalau diminta memilih, kamu akan ke Bandung naik apa?

Naik KRL Disambung Kereta Ekonomi. Meski Memakan Waktu, Setidaknya Tak Memakan Banyak Biaya Perjalanan

Tahukah kamu kalau ongkos ke Bandung bisa bermodalkan kurang dari Rp 30 ribu? Untukmu yang terbiasa naik KRL, barangkali perlu mencoba. Karena ternyata pergi ke Bandung bisa dengan sambung-menyambung KRL sehingga tak memakan ongkos yang cukup banyak. Caranya, dari stasiun asalmu, kamu naik KRL hingga Stasiun Manggarai.

Dari stasiun Manggarai yang adalah stasiun transit, sambung lagi dengan menaiki KRL dengan tujuan akhir Stasiun Cikarang. Selanjutnya, dari Stasiun Cikarang kamu beralih ke kereta ekonomi Walahar jurusan Purwakarta dengan harga tiket Rp 6 ribu. Baru dari Purwakarta, kamu kembali naik kereta ekonomi Cibatuan menuju Bandung hanya dengan tarif Rp 8 ribu. Coba hitung, ongkos perjalananmu dari Jakarta menuju Bandung tak sampai Rp 30ribu. Hemat bukan?

Beli Tiket Bus Travel Agar Tak Lelah dan Bisa Tidur Sepanjang Perjalanan

Kalau tak ingin lelah selama perjalanan ke Bandung, kamu bisa memilih untuk naik bus travel. Apalagi varian bus travel kian beragam dan semakin menawarkan kenyamanan sepanjang perjalanan. Alih-alih lelah, kamu justru bisa tertidur lelap selama perjalanan.

Keberadaan jalan tol Cipularang pun mempercepat perjalananmu dari Jakarta ke Bandung. Di luar adanya situasi waktu tempuh hingga ke pintu tol daerah Bandung bisa dipersingkat hanya 3 jam saja. Nantinya sampai tujuan, kamu cukup check in di penginapan dan melanjutkan agenda jalan-jalanmu. Efisien dan menyenangkan, bukan?

Naik Kereta Argo Parahyangan Demi Efisiensi Waktu

Kereta Argo Parahyangan sudah jadi primadona bila ingin bepergian dari Jakarta ke Bandung. Harga tiket dibawah Rp 100 ribu terbilang cukup terjangkau lantaran fasilitasnya juga mumpuni selama penumpang berada di dalam gerbong kereta. Belilah tiket dari jauh-jauh hari. Karena walaupun hanya bepergian ke Bandung, tiket kereta yang satu ini cukup banyak peminatnya.

Kereta ini memulai rutenya dari Stasiun Gambir dan berakhir di stasiun tujuan, Stasiun Bandung. Hal menarik lainnya kalau kamu memilih naik kereta Argo Parahyangan yaitu pemandangan selama di perjalanan. Rute kereta yang satu ini akan melewati jalur yang cukup ekstrem namun tetap aman. Sebagian dari penumpang mengaku penasaran dan memilih naik kereta ini lantaran ingin menikmati sensasinya berkereta lewat jalur yang ekstrem.

Kalau Pergi Sekeluarga Mungkin Memang Lebih Baik Menyewa Mobil Pribadi

Sementara untukmu yang mungkin memang berencana pergi ke Bandung bersama keluarga besar, memang lebih baik berkendara dengan mobil pribadi. Meski tak senyaman naik travel, yang terpenting kamu tiba di tujuan dengan selamat, bukan? Lagi pula, selama perjalanan, kamu dan anggota keluargamu bisa menghabiskan waktu dengan bercengkrama. Kalau sepanjang hari kerja kamu sukar sekali menemukan momen semacam ini, maka biarlah perjalanan ke Bandung jadi kenangan yang menarik untuk keluargamu.

Tapi Kalau Pergi Bareng Teman Sepermainan, Sangat Disarankan untuk Touring Demi Menambah Pengalaman

Touring ke Bandung? Pasti seru! Apalagi kalau hal ini sudah masuk agendamu bersama kawan-kawan sejak jauh-jauh hari. Kapan lagi kamu bisa berkendara sembari membuat momen agar diingat sampai hari tua? Soal persiapan, H-sebulan sebisa mungkin kamu berdiskusi dengan teman-temanmu agar rencana touring bisa dieksekusi. Terpenting, keselamatan dan keamanan saat berkendara yang pasti harus jadi dua hal utama. Meski mungkin kamu terbiasa touring dengan jarak melebihi Jakarta-Bandung, ingatlah mungkin touring kali ini akan memberikan pengalaman berbeda. Tetap buatlah perjalanan kali ini jadi mengesankan.

Soal kendaraan, kamu bisa mempercayakan kuda besi dari Suzuki yaitu Suzuki GSX-S150. Kamu jangan khawatir, tak hanya nyaman dipakai berkendara sehari-hari, motor ini pun tetap menunjukkan performa yang mumpuni untuk durasi perjalanan jauh.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Tipe GSX-S150 ini memang bergaya street fighter yang juga mengadopsi tampilan touring yang cocok untuk perjalanan jauh. Karena itu posisi berkendaranya tak terlalu menunduk macam di tipe R. Handle barnya dibuat lebar dengan posisi yang berada tinggi di atas tangki dan tempat duduk. Tentunya gaya berkendara ini dimaksudkan agar pengemudi tak lekas lelah dalam perjalanan jauh.

Manajemen mesin GSX-S150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Serunya performa tinggi ini diimbangi dengan radiator yang besar. Dengan ukuran pendingin air yang besar ini, diharapkan suhu mesin akan tetap optimal meski dipacu dengan tenaga maksimal. Dan pastinya akan tetap nyaman jika dipakai dalam durasi perjalanan jauh atau untuk dipakai harian.

Konsisten dengan konsep ini, tangki dibuat aerodinamis dengan bentuk melengkung. Kapasitasnya yang mencapai 11 liter, dipastikan cukup untuk mencapai jarak tempuh jauh. Meski aerodinamis  justru penampilan GSX-S150 ini terlihat cukup gagah. Dijamin perjalan touring ke Bandung akan jadi momen tak terlupakan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bawa Bekal, Kebiasaan Asyik yang Mulai Terlupakan

Kapan terakhir kali kamu bawa makan dari rumah? Saat duduk di bangku kuliah? SMA? SMP? Atau jangan-jangan kamu terakhir kali melakukannya saat masih jadi anak SD? Ya, kemudahan untuk mendapatkan makanan saat di luar mungkin jadi salah satu hal yang memicu untuk tak lagi bawa bekal. Atau jangan-jangan kita merasa sudah punya cukup banyak uang untuk terus-menerus jajan di luar?

Tapi tunggu, pertanyaan-pertanyaan ini dituliskan bukan untuk memojokkan siapa-siapa, maka itu cobalah teruskan untuk membaca.

Tahukan kamu, jika hari ini, 12 April diperingati sebagai Hari Bawa Bekal Nasional. Dan tahun ini adalah peringatan ke-5, sejak mulai dirayakan pada tahun 2013 lalu. Menariknya, peringatan ini digagas oleh salah satu produk terkenal dari peralatan rumah tangga bersama-sama Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Pendidikan Nasional dan BPOM.

Nah, yang menjadi pertanyaannya, masihkah ada orang yang membawa bekal?

Saat Ini Kita Lebih Suka Sesuatu yang Simpel, dan Membawa Bekal Terlihat Cukup Merepotkan

Bukan tak ada, memang beberapa orang masih tetap mempertahankan membawa bekal jadi sebuah kebiasaan. Tapi ini cenderung berlaku bagi mereka yang masih duduk di bangku sekolah atau kuliah. Dan semakin sulit ditemukan, ketika kelak mereka sudah bekerja.

Yap, mengingat peran gadget memang telah begitu mendominasi, tak heran kalau beberapa dari kita mulai enggan untuk membawa makanan dari rumah. Bahkan bisa dipastikan, jika kita cenderung lebih suka pesan makanan dengan menggunakan aplikasi delivery, daripada harus bangun pagi demi bekal untuk makan siang.

Dengan kata lain, membawa bekal seringnya kita artikan sebagai kegiatan yang cukup merepotkan. Hingga pelan-pelan tak lagi dilakukan, atau mungkin malah sudah tak dilakukan sepenuhnya.

Makanan Diluar Memang Selalu Terlihat Enak, Tapi Yakin Akan Cocok dengan Kesehatan Tubuh Kita?

Tak perlu dijelaskan lagi, jajaran makanan yang dijajakan di seputar tempat kerja jelas selalu terlihat menggugah selera. Bahkan meski sejatinya bekal yang kita punya pun sama, entah kenapa makanan di luar sering terlihat lebih enak dari milik kita.

Bukan ingin berkata bahwa tak ada makanan yang sehat selain makanan yang diracik dari rumah. Tapi jika boleh memilih yang lebih baik, makanan dari rumah jelas jadi pilihan yang harusnya kita pilih. Gambarannya begini, kamu mungkin sedang ingin satu racikan masakan di luar. Dan dengan modal rasa penasaran, kamu akhirnya memilihnya dan mengonsumsinya. Tapi, tiba-tiba ada sesuatu yang terjadi diluar kendali.

Ya, katakanlah kamu keracunan atau alergi, sebab ada komposisi bahan makanan yang sesungguhnya tak bisa kamu makan. Tak ada yang salah, sebab sang penjual jelas tak tahu apakah itu berbahaya untuk kita atau tidak. Lalu bandingkan jika kamu akan makan masakan dari rumah? Hal-hal semacam ini jelas tak akan terjadi.

Sebab ibu atau istri yang akan memasakkan makanan untukmu jelas lebih paham makanan apa saja yang boleh masuk dalam tubuhmu.

Lagipula Sesuatu yang Dimasak dari Rumah, Dipercaya Membuatmu Hidup Lebih Lama

Kamu harus tahu, jika seseorang yang terbiasa mengonsumsi makanan dari rumah terbukti lebih sehat dan panjang umur. Tak percaya? Gabungan ilmuwan dari Monash University, National Defense Medical Centre Taiwan dan National Health Research Institutes di Taiwan berusaha mencari efek memakan makanan rumahan bagi kesehatan. Hasilnya mereka menemukan bahwa orang yang makan makanan rumah minimal 5 kali seminggu memiliki kemungkinan 47% lebih besar dapat berumur panjang.

Yap, makanan yang dimasak sendiri di rumah tentu lebih sehat dan jelas kandungan gizinya. Tak hanya itu, memasak sendiri juga memiliki manfaat lain mulai dari membeli bahan makanan, mempersiapkan makanan dan saat makan karena kebanyakan ditemani orang lain. Hal-hal ini jadi faktor yang cukup berpengaruh secara signifikan pada umur panjang.

Tak Apa Dianggap Kuno, Jika Itu Demi Kebaikan? Tak Ada Salahnya Untuk Dilakukan

Kami paham, jika sedari tadi kamu mungkin sedang berpikir bahwa ini adalah sesuatu yang dilakukan oleh orang-orang zaman dulu. Entah itu ke sekolah, tempat kerja, atau ke tempat aktifitas lainnya. Tapi melihat maraknya makanan siap saji yang terasa lebih mudah, membawa bekal tak lagi dinilai sebagai sesuatu yang perlu dilakukan.

Padahal membawa bekal, berarti bertanggung jawab secara langsung atas pemilihan dan pengelolaan makanan, hingga bahan yang akan kita konsumsi. Dengan kata lain, kita tahu jika makanan yang akan kita konsumsi sehat dan aman.

Dan parahnya lagi, menurut data penelitian BPOM 2009 – 2013 sebanyak 99% anak sekolah selalu jajan, sebanyak 59% – 70% jajanan di lingkungan tidak higienis, sehingga edukasi untuk membawa bekal yang bersih dan sehat berguna untuk mencegah anak-anak jajan sembarangan. Tapi ini tak hanya berlaku pada anak-anak saja, sebab harusnya hal yang serupa juga mulai kita jadikan kebiasaan bersama. Ya, membawa bekal dari rumah.

Sebab Tak Hanya Menghemat Pengeluaran, Kebiasaan Ini Juga Akan Jadi Upaya Untuk Terhindar dari Makan Serampangan

Keuntungan ini jadi hal baik yang selanjutnya bisa kita dapatkan ketika memilih membawa bekal makanan. Jika memang tak percaya, cobalah kalkulasikan. Berapa banyak biaya yang akan kamu keluarkan jika harus membeli makan dari luar. Lalu bandingkan dengan berapa banyak kocek yang seharusnya bisa ditabung jika kamu membawa bekal.

Remeh memang, sebab jarang kita jadikan perhitungan. Ya, kalau mau makan, ya makan saja. Sebaliknya, kita kerap mengabaikan hal buruk apa yang sejatinya bisa saja kita dapatkan.

Mulai dari menguras dompet lebih banyak, hingga terancam keracunan dan sumber penyakit yang mungkin bisa saja datang dari makanan yang kita makan. Untuk urusan sakit dan penyakit, kita memang tak tahu kapan akan datang. Tapi jika memang bisa dicegah, kenapa tidak dilakukan?

Membawa bekal bukanlah sesuatu yang berat, dan mulai dari sekarang mari kita jadikan sebuah kebiasaan, yang juga baik untuk masa depan. Selamat Hari Bawa Bekal Nasional!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Supaya Mata Sehat, Jangan Hanya Makan Wortel, Masih Ada Makanan Lain Yang Juga Baik Untuk Penglihatanmu

Sebagai salah satu anggota panca indera, kesehatan mata tak boleh disepelekan. Kebanyakan orang mengenal wortel dan tomat demi mendapatkan asupan vitamin A yang cukup bagi mata. Padahal, makanan untuk mata bukan cuma itu-itu saja. Bayam, sayuran hijau yang biasanya dikenal mengandung zat besi pun punya manfaat baik untuk matamu.

Lagi pula, nyatanya bukan hanya vitamin A yang dibutuhkan demi menjaga kesehatan mata. Masih ada vitamin C, E, zinc, lutein, dan asam lemak omega 3 yang juga diperlukan mata. Berbagai vitamin tersebut dibutuhkan untuk meminimalisir risiko berkurangnya penglihatan karena faktor pertambahan usia dan terjadinya katarak.

Perbanyak Konsumsi Ikan Seperti Tuna, Salmon, dan Sarden Karena Tinggi DHA

Jika seseorang kekurangan DHA, ada kecenderungan mata jadi mudah kering Karenanya, untuk menyiasati masalah yang satu ini, kamu disarankan mengonsumsi ikan laut semacam tuna, salmon, dan sarden yang diketahui tinggi DHA. Zat DHA diperlukan lantaran mampu melindungi mata dari peradangan serta membantu kinerja mata. Demi manfaat yang maksimal, cukup konsumsi ikan laut sebanyak dua kali setiap minggu.

Rutin Konsumsi Labu Kuning dan Ubi Bisa Mencegah Rabun Senja

Kamu perlu tahu, sayur dan buah yang berwarna kuning dan oranye dipercaya kaya akan kandungan beta karotene yang nantinya bisa diubah tubuh menjadi vitamin A. Di lain sisi, manfaat beta karotene juga dipercaya mencegah rabun senja yang mengakibatkan pengidapnya sulit melihat dengan jelas menjelang dan sepanjang malam hari. Kamu bisa mengonsumsi semangkuk sup labu atau ubi panggang untuk dijadikan sebagai camilan atau ditambahkan dalam menu harian.

Bayam dan Sayuran Tinggi Akan Antioksidan yang Baik untuk Mencegah Katarak

Di lain sisi, makanan lainnya yang punya manfaat tinggi untuk kesehatan mata adalah bayam yang memiliki kandungan lutein dan zeaxanthin yang berfungsi sebagai antioksidan yang bisa menurunkan risiko katarak dan berkurangnya penglihatan. Di lain sisi, antioksidan yang terkandung pada bayam pun bisa menyerap zat atau partikel yang berbahaya bagi mata seperti polusi udara, asap rokok, hingga paparan sinar matahari. Bukan hanya bayam, kandungan nutrisi tersebut juga bisa kamu peroleh dengan rutin mengonsumsi kubis dan brokoli.

Konsumsi Saja Jeruk dan Stroberi Demi Asupan Vitamin C yang Berfungsi Sebagai Antioksidan

Kedua buah tersebut memiliki banyak kandungan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan. Ya, antioksidan yang ada pada jeruk dan stroberi baik untuk mengurangi risiko penurunan fungsi makula (area di belakang retina mata) pada mata. Cukup konsumsi satu mangkuk saji stroberi atau jeruk per hari untuk mencukupi kebutuhan tersebut.

Bukan Hanya Sumber Protein, Telur Juga Kaya Akan Vitamin A

Sebutir kuning telur mengandung nutrisi seperti zinc, lutein, dan zeaxathin yang akan membantu mengurangi risiko penurunan daya lihat karena penambahan usia. Di lain sisi, telur juga mengandung vitamin A yang baik untuk meningkatkan fungsi retina saat beradaptasi dengan cahaya terang dan gelap. Vitamin A juga berfungsi mengurangi risiko terjadinya katarak dan degenerasi makula lantaran faktor usia.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Ini yang akan Terjadi Padamu Seusai Melahirkan!

Seusai melahirkan pastilah ada perasaan lega yang tak mampu digambarkan dalam hatimu. Namun ketahuilah bahwa proses yang harus kamu jalani belum usai. Berikut adalah hal yang mungkin kamu alami seusai melahirkan.

Tubuh Akan Gemetar

Gemetar yang dialami oleh wanita pasca melahirkan merupakan hal yang wajar. Hal ini disebabkan oleh adanya pergeseran hormone. Selain itu kondisi ini mungkin disebabkan oleh pelepasan hormone endorfin, atau reaksi tubuh terhadap anestesia. Namun tak perlu khawatir karena kondisi ini akan menghilang dalam hitungan menit atau jam saja. Kamu bisa mengatasinya dengan membalutkan selimut pada tubuhmu agar kamu merasa lebih hangat.

Pendarahan

Biasanya sepuluh menit setelah melahirkan, tubuhmu akan mengeluarkan darah. Umumnya sekitar satu mangkok es krim berukuran sedang atau bahkan lebih.

Proses Pemijatan Rahim

Seusai melahirkan, tim medis akan memijatrahimmu dengan cara menggosok perut bagian bawah tiap 15 menit selama dua jam. Hal ini dilakukan untuk menghentikan pendarahan. Proses pemijatan ini bisa sangat menyakitkan,terutama jika saat proses melahirkan kamu tidak mendapatkan suntikan epidural.

Pemeriksaan Kandung Kemih

Kondisi kandung kemih seusai m,elahirkan haruslah kosong. Kandung kemih yang penuh urine bisa menghambat kontraksi. Apabila hal ini terjadi, kamu akan diminta untuk buang air kecil. Bidan atau suster akan emmasangkan alat bantu medis (kateter) yang bisa membantu mengosongkan kandung kemih dari air urine.

Pengecekan Tekanan Darah

Pengecekan tekanan darah dilakukan untuk mengecek apakah tekanan darahmu termasuk normal atau tidak.

Penjahitan Area Sekitar Vagina dan Anus

Proses penjaitan dilakukan untuk memperbaiki area perenium (area antara vagina dan anus) yang robek secara alami saat proses persalinan atau dokter melakukan perobekan secara sengaja melalui prosedur episiotomy. Jika kamu sudah mendapatkan suntik epidural saat melahirkan, mungkin kamu tidak akan merasakan sakit saat proses penjahitan.

Inisiasi Menyusui Dini (IMD)

Biasanya seusai melahirkan kamu akan diminta untuk memberikan air susu ibu (ASI) kepada si kecil. Hal ini memiliki manfaat yang baik untuk tubuh kembang si kecil. Saat si kecil bersentuhan dengan kulitmu, biasanya naluri untuk menyusui sudah mulai ada. Selain itu, si kecil berkesempatan mendapatkan kolostrum, ettes awal ASI yang kaya akan nutrisi.

Beberapa prosedur di atas tidak selalu memungkinkan dilakukan sesusai melahirkan karena tidak semua rumah sakit bersalin dan bidan mengamodasi prosedur tersebut. terkadang memang melahirkan menjadi momok menakutkan bagi seorang wanita.

Namun kamu tak perlu takut untuk itu. Tubuhmu sudah dirancang khusus oleh Tuhan untuk menghadapinya. Semua lelahmu saat proses persalinan pun akan terbayarkan saat melihat si kecil terlahir ke dunia dengan selamat dan tanpa kekurangan sesuatu apapun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top