Tips

Tak Punya Waktu Banyak? Olahraga Saja Di Kantor Dengan 5 Cara Ini!

Kamu pekerja kantoran sekarang? Coba deh perhatikan teman-teman kamu di kantor. Atau coba wawancara kecil-kecilan mereka tentang keadaan kesehatan mereka. Paling sering sih keluhan pekerja kantor adalah otot yang kaku dan kegemukan, akibat konsumsi makanan yang tidak diimbangi dengan gerak tubuh atau aktifitas olahraga yang seimbang.

Kenapa sih bisa seperti itu? Biasanya, yang banyak menjadi hambatan orang untuk berolahraga adalah masalah waktu dan tempat. Kesibukan pulang-pergi kantor membuat pegawai tidak sempat lagi berolahraga.

Namun, siapa bilang saat di kantor kamu tidak bisa berolahraga? Coba yuk 5 gerakan sederhana tanpa alat ini yang dijamin membawa efek buat keseharian kantor kamu. Ya, minimal kamu gak bakal mengalami kaku-kaku otot deh..

Kamu Bahkan Tak Perlu Beranjak, Lakukan Olah Raga Di Kursimu

latihan kaki

Sebelum memulai gerakan olahraga yang lain, yang pertama harus dilakukan adalah mengetahui pentingnya postur tubuh yang baik di kursi. Postur tubuh yang baik adalah tegak, bahu ditarik ke belakang dan bagian atas monitor harus sejajar dengan mata. Hindari posisi postur membungkuk ya..

Sehabis itu, duduk tegak di kursi, pegang perut kamu, dan perlahan-lahan angkat satu kaki secara horizontal (sekitar 90 derajat dari lantai). Gerakan ini mengurangi kekakuan di otot kaki kamu.

Sendimu Pasti Kaku Terlalu Lama Diam, Gerakanlah Sendimu!

latihan leher

• Leher : lakukan gerakan peregangan leher ke atas dan ke bawah, lalu ke kiri ke kanan beberapa kali.
• Bahu : putarkan bahu kedepan kiri dan kanan supaya bahu kamu tidak selalu tegang.
• Pergelangan tangan dan kaki : putar-putar pergelangan tangan dan kaki searah jarum jam dan ke arah sebaliknya.
• Dada : jika sering membungkuk di depan keyboard, buka tangan lebar-lebar, lalu putar pergelangan tangan secara eksternal (posisi jempol naik turun) lalu tarik bahu kembali.
• Perut : peregangan bisa dengan cara menarik otot perut lalu menahannya untuk kemudian dilepaskan.

Kamu Paham Bukan, Mata Itu Juga Ada Ototnya? Harus diregangkan Supaya Tidak Mudah Lelah

olah raga mata

Menatap layar komputer dalam waktu lama pastinya akan membuat mata lelah, dan dalam jangka panjang bisa menimbulkan masalah penglihatan. Coba deh kamu gerakkan bola mata kamu memutar ke kanan dan kemudian ke kiri. Kemudian ke atas dan ke bawah.

Kamu juga bisa memejamkan mata secara rileks selama 30 detik. Gerakan ini sangat membantu kondisi mata kamu agar tidak selalu lelah menatap layar komputer.

Biarkan Office Boy Kamu Istirahat, Ambil Sendiri Minummu

berjalan olah raga

Kalau sedang tidak mengerjakan sesuatu, cobalah berjalan ke toilet , mengambil air di dispenser atau pergi makan siang. Intinya, jangan membuat dirimu sendiri selalu diam di balik meja. Percayalah, berjalan dan bergerak akan membuat kekakuan otot kamu sirna, menyegarkan pikiran kamu, dan membuat kamu lebih aktif.

Ketika di lift, turunlah 2-3 lantai sebelumnya. Lalu gunakan tangga!

belanja

Mari lupakan elevator sejenak. Naik turun tangga akan membawa manfaat lebih banyak buat kamu. Selain menguatkan otot kaki, melatih otot perut, dan yang terpenting kamu tidak perlu meluangkan waktu tersendiri untuk sekedar jogging.

Naik-turun ini bisa dilakukan pada saat masuk dan keluar kantor. Daripada waktumu habis menunggu lift sampai di lantaimu, dan setelah itu berdesak-desakan di dalam lift, akan lebih baik kalau waktumu dipergunakan untuk naik-turun tangga di kantor. Jika lantaimu terlalu tinggi, turunlah 2-3 lantai sebelumnya. Lalu gunakan tangga.

Nah, dari aktivitas-aktivitas sederhana di atas, walaupun terkesan sepele, bisa memperlancar sirkulasi darah dan kesegaran badan. Plus tidak membuat otot-ototmu tegang. Siapa tahu teman-temanmu yang lain juga jadi terinspirasi dan ikutan kan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Untuk Kamu Yang Masih Punya Cita-Cita Jadi PNS, Ini Badan Pemerintah Tempatnya Para Milenial

Siapa bilang bekerja sebagai PNS identik dengan rekan kerja yang sudah paruh baya? Kalau di benakmu masih ada pola pikir yang demikian, wah berarti mainmu kurang jauh nih. Karena ada institusi pemerintah yang didominasi kaum milenial. Namanya Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan.  Apa menariknya institusi yang satu ini?

Hampir Separuh dari Total Pekerja di BKF adalah Milenial, Inilah Mengapa BKF Menawarkan Lingkungan Pekerjaan yang Dinamis

Yup, kamu tidak salah baca. Hampir separuh pegawai BKF itu kaum milenial loh! Kamu perlu tahu, BKF ini menawarkan hal baru untuk para generasi milenial yang punya dedikasi tinggi ingin membangun negeri.  Mungkin terdengar berat, tapi inilah yang memang dirintis oleh BKF terutama untuk generasi muda yang tengah berkarier di sana. Presentase pekerja BKF ini cukup variatif nan menarik lantaran sebanyak 58 persen dari total pekerja adalah para milenial!

Bukan cuma sekedar penghias, para pekerja milenial itu pun sudah dilibatkan dalam proses perumusan rekomendasi kebijakan di bidang perpajakan, penyusunan APBN, hingga melakukan penelitian dan analisis yang melibatkan banyak lembaga asing ternama. Betapa mereka sudah berkontribusi untuk negeri, bukan? Untuk mengakomodasi peran milenial ini pola kerja mereka pun dibuat lebih dinamis oleh BKF.

Peran Milenial Di BKF Itu Sangat Penting, Bahkan Jadi Penentu

Berbeda dengan di institusi lain, dimana milenial hanya sebagai pegawai entry level yang tak punya suara, di BKF para anak muda ini justru punya peran besar. Tak cuma sekedar ikut meeting sana sini dan buat laporan, mereka justru punya tugas menganalisa dan memberi pandangan terhadap sebuah kebijakan.

Lewat acara Bincang BKF: Peran Milenial Dalam Menyusun Kebijakan Fiskal  di Gedung Notohamiprodjo, Kemenkeu, pada Jumat (6/10) lalu, sejumlah pegawai muda BKF sangat antusias menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka menjadi bagian dari penyusun kebijakan fiskal.  Satu hal yang menguatkan kesan milenial dalam acara saat itu yaitu mereka memang masih berusia di bawah 30 tahun!

Para milenial Di BKF Bercerita Tentang Pengalamannya Bekerja Di Luar Kantor

Selagi muda, bukankah ini waktu yang tepat untuk membangun karier semaksimal mungkin? Kesempatan melihat kondisi di luar kantor tentunya akan jadi pengalaman menarik. Nah, BKF membuka peluang tersebut. Misalnya, di Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multirateral (PKPPIM) dan di Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral (PKRB), dari namanya saja sudah mengesankan betapa luasnya cakupan jobdesc pegawai BKF karena sampai mengurusi persoalan kebijakan lintas negara. Dalam bincang BKF kemarin diceritakan juga tentang pegawai BKF yang  merkesempatan diberangkatkan ke luar negeri demi mengemban tugas sebagai perwakilan dari Tanah Air. Menarik bukan?

Tepis Jauh-jauh Bayangan ‘PNS itu Magabut’, Hal Itu Tak Berlaku Bagi Para Milenial di BKF

Kamu yang masih lekat dengan stereotip PNS itu magabut alias makan gaji buta, percayalah, kamu tak akan menemukan hal itu di BKF. Setiap harinya selalu ada yang dikerjakan oleh para milenial BKF ini, sehingga bisa dikatakan mereka yang bekerja di BKF adalah para milenial yang produktif.

Bukankah menyenangkan jika di usia kurang dari 30 tahun, kamu dapat menyalurkan produktivitasmu untuk pekerjaan yang berkontribusi membangun bangsa? Karena pada dasarnya, peluang semacam ini belum tentu dimiliki setiap orang. Terpenting, BKF ini bukan hanya sebagai tempat mencari nafkah, tapi juga wadah untuk mengekspresikan potensi diri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lari, Olahraga yang (Katanya) Murah

Perut rasanya makin buncit. Baju dan celana mulai sempit. Lalu kalau ketemu teman di kondangan atau di mal, pasti kalimat sapaan standarnya “Wah, gemukan deh!” Lama-lama gerah juga. Apa lagi kalau tidak sengaja lihat foto-foto zaman dulu di Facebook. Duh, langsingnya… Wajah juga tirus.

Oke lah, kalau begitu coba olahraga deh. Apa ya olahraga yang murah dan gampang? Kalau kata orang-orang sih, lari. Termasuk jenis olahraga kardio, lari memang efektif membakar kalori. Sebetulnya lari di treadmill akan lebih efisien karena track-nya statis dan mesin canggih bisa memberi tahu kamu sudah berapa banyak kalori yang terbakar dari lamanya kamu berlari.

Tapi ya tidak murah kalau mau pakai treadmill. Beli sendiri terus dipakai di rumah? Hmm.. bisa-bisa malah teronggok sia-sia meski sudah dibeli dengan harga mahal. Mendaftarkan diri di gym? Biayanya lumayan menguras kantong! Setiap bulan setidaknya kamu harus mengeluarkan ratusan ribu rupiah.

SATU-SATUNYA CARA ADALAH LARI DI LUAR RUANGAN (OUTDOOR)

street-marathon-1149220_640

Bisa keliling komplek atau ke taman jogging terdekat dengan rumah. Atau kalau kamu tipe orang yang sosial dan senang beraktivitas bersama teman-teman atau keluarga, bisa memanfaatkan momen Car Free Day (CFD). Seperti teman-teman kita yang ada di Path.

Coba saja cek Path di hari Minggu pagi. Biasanya timeline penuh dengan foto-foto teman yang eksis sehabis lari. Ada yang memang rajin tiap minggu datang ke Car Free Day (CFD), ada juga yang cuma nongol kalau ada event lari bertema seru.

Meski sudah beberapa tahun lewat, tapi acara lari sepertinya masih sangat diminati. Entah oleh runner sejati yang memang ingin menantang dirinya dan memecahkan rekor, atau oleh runner’ yang cuma sekedar ingin eksis saja di media sosial.

Kebetulan panitia penyelenggara acara lari juga semakin kreatif dalam menghadirkan tema-tema baru. Ada yang bisa lari sambil main busa, disemprot cat, cari jodoh, pakai kostum, malah ada juga yang bisa minum wine sehabis lariSemuanya demi menarik perhatian pendaftar.

KATANYA SIH LARI TERMASUK OLAHRAGA YANG BIKIN ‘NAGIH’

running-498257_640

Bukan cuma ketagihan untuk lari semakin jauh atau semakin cepat, tapi termasuk ketagihan dalam bentuk yang lain. Salah satu sahabat pernah ada yang bersyukur sekaligus mengeluh karena pacarnya ketagihan lari. Bersyukurnya karena sejak lari si pacar badannya jadi makin atletis dan seksi.

Tapi masalahnya, si pacar jadi hobi beli sepatu lari! Sepatunya belum rusak, tapi bisa tiap minggu beli sepatu baru. Bukan sepatu sembarangan pula. Minimal sepatu lari bermerek yang ada di mal-mal itulah. Harganya bisa sampai juta-jutaan loh.

APA BENAR LARI TERMASUK OLAHRAGA YANG MURAH?

run-750466_640

Iya ada benarnya juga karena lari tidak harus di atas treadmill di dalam gym yang mengenakan biaya keanggotaan ratusan ribu rupiah setiap bulan. Mau lari keliling komplek atau ke taman jogging terdekat dari rumah juga bisa. Gratis. Tapi coba cek lagi, apakah kamu sudah punya sepatu olahraga?

Supaya lari aman dan nyaman, kamu tidak bisa pakai sembarangan sepatu atau nekat cuma pakai sandal jepit. Setidaknya kamu harus beli sepatu khusus lari lengkap dengan kaos kakinya sebagai modal awal. Belum lagi kostumnya seperti kaos dan celana khusus lari.

Bahan kaos lari berbeda dengan kaos biasa. Selain itu, lari termasuk olahraga sosial. Kamu akan bertemu banyak orang di sepanjang rute lari (kecuali larinya tengah malam). Kalau sampai salah kostum, kamu bisa dilihatin banyak orang. Repot juga ya?

IKUT LOMBA MARATON MEMANG SERU, TAPI SUDAH TAHU KISARAN BIAYA PENDAFTARANNYA?

medal-179766_640

Untuk acara lari maraton standar (5K atau 10K) yang namanya belum terlalu besar, biasanya panitia menetapkan biaya pendaftaran Rp100.000,- per orang. Sementara untuk event maraton kaliber nasional atau internasional, biaya pendaftarannya bisa mencapai Rp300.000,-.

Isi paketnya biasa terdiri dari kaos, medali, nomor dada dan tas. Bagi runner sejati, mungkin ikut event seperti ini sudah jadi panggilan wajib. Ada kebanggaan tersendiri pula kalau bisa finish dalam kurun waktu yang ditentukan. Medalinya pun bisa jadi koleksi membanggakan.

Tapi dengan biaya sebesar itu, apakah kamu yakin kuat bangun subuh lalu lari sejauh 5 kilometer atau 10 kilometer? Belum lagi repot soal transportasi. Kalau tidak punya kendaraan pribadi, kamu harus keluar ongkos lumayan besar untuk naik taksi subuh-subuh ke lokasi acara.

SELAIN LARI, MASIH ADA OLAHRAGA LAIN YANG LEBIH MURAH KOK

weight-loss-1207555_640

Coba saja cari “circuit training” di Wikipedia dan YouTube. Ada banyak aktivitas yang bisa kamu coba. Misalnya burpee, crunch, high knee jump, plank dan sebagainya. Metode ini sangat efektif untuk membangun ketahanan, kekuatan otot dan tentunya membakar kalori dengan cepat.

Kamu juga tidak perlu keluar rumah sama sekali. Untuk kostum, tidak perlu yang bahannya spesial atau yang modelnya keren. Toh tidak ada siapa-siapa yang melihat. Paling-paling kamu hanya butuh sepatu olahraga yang layak pakai. Selamat mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Karena Tidak Semua “Penggila Bola” Rajin Nonton Pertandingan Sepakbola, Kawanmu Ada Yang Seperti Ini?

nonton bola

Kamu punya teman yang penggila bola? Pokoknya kalau diajak ngobrolin soal bola dia nyambung dan tahu banget semua pertandingan terupdate dari liga-liga eropa, klasemen sementara sampai sejarahnya.

Kalau soal bola, membuat Kamu meyakini bahwa dia tahu sekali sepakbola dan menonton hampir semua pertandingan bola. Eiits belum tentu loh. Ia bisa saja menonton beberapa pertandingan saja dan itu Big Match, bisa jadi dia hanya melakukan hal-hal ini saja:

 

Hanya Karena Rajin Saja Baca berita Di Online Saja, Belum Tentu Rajin Nonton Juga

portal bola

Dia hanya menonton beberapa pertandingan dari team Favoritenya saja. Selebihnya ia hanya mengandalkan update dari berita Online saja. Dia membaca berita bola karena bisa online setiap hari saja, baca dari Smarphonenya atau laptopnya. beda dengan Kamu yang baru bisa online karena wifi gratis dari kampus atau harus ke warnet.

 

Cuma Karena Dia Juga Rajin baca dan Diskusi di Forum dan Group Tentang Bola

Ya kalau gak rajin baca di berita bola online, mungkin saja rajin baca di forum yang bahas bola. Jadi ketika ngobrol dengan Kamu, dia jadi lebih tahu karena di forum biasanya banyak infomasi dan sudut pandang menarik yang jarang dibahas media online.

 

Ini Eranya Social Media, Dia Rajin Mengikuti Akun-akun sepakbola di Sosial Media

bola_3_Sosmed

Dia mungkin hanya punya paket Gaul saja, tapi dia bisa mendapatkan infomasi update terkait bola dari social media. Ya di social media banyak akun-akun tentang bola yang tentunya update infomasi soal bola.

 

Ketika pertandingannya, dia mungkin tidak nonton. Dia Hanya nonton Berita Bola Pagi di TV

acara bola di tv

Jika tidak mengudate infomasi dari internet, mungkin saja dia orang yang rajin nonton berita bola. Pagi dan menjelang tengah malam, biasanya TV-tv nasional ada acara chases berita bola.

Tentu saja teman Kamu bisa mendapat infomasi dari pertandingan-pertangan yang telah ia lewatkan dari acara-acara ini. Jadi ketika ngobrolin bola, dia bisa nyambung walau tidak menonton pertandingannya.

Temennya Kebanyakan Suka Bola, terus suka ngomongin bola

Sebelum ngobrolin bola dengan Kamu tentang sebuah pertandingan, mungkin saja dia sudah membicarakannya dengan temannya dan dia mendapatkan infomasi tambahan dari temannya tentang pertandingan tersebut. Jadi ketika dia ngobrol dengan Kamu rasanya dia sangat tahu soal pertandingan tersebut dan membuat Kamu meyakini jika dia sangat mengerti soal bola.

Bicara Soal Gol-gol yang terjadi dalam sebuah pertandingan, dia hafal betul. Mungkin dia cuma nonton highlights via Youtube

sepakbola via youtube

Dia ranjin nonton highlights bola di youtube. Jadi Jika bicara soal gol-gol yang terjadi dalam sebuah pertandingan, dia hafal betul bagaimana proses terjadinya goal. Gol-gol yang fenomenal sudah barang tentu dia hafal karena dia putar berulang-ulang video highlightsnya di Youtube.

Dia Langganan Majalah atau Koran Bola, jadi dia baca Review lebih lengkap

Dia memang tidak rajin menonton pertandingan bola, dia hanya membaca dari Koran atau majalah bulanan yang dia beli. Tentu saja Koran dan Majalan bola tersebut menghadirkan review lebih lengkap yang membuat dia mendapatkan infomasi lebih lengkap.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top