Feature

Kamu Nggak Perlu Takut Hadapi Bos Galak, Jawab Omelannya Dengan Semangat Positif Dan Kinerja Terbaik

fokus bekerja

Punya bos asik memang idaman setiap orang. Masalahnya, keinginan dan realita tak selalu berjalan beriringan. Bisa saja kita malah harus bekerja dengan atasan yang sudah tersohor galak seantero kantor. Lalu, apa sih yang harus dilakukan ketika kita berhadapan dengan bos yang galak? Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi dan mengatasi bos yang galak di kantor.

Mengalah Saja Dulu. Menentangnya Hanya Akan Membuat Kamu Kehilangan Reputasi Baik

Pernahkan kamu mendengar pepatah ‘mengalah untuk menang’? Ya, ketika bosmu mulai menceramahi dan mengomeli, pastikan kamu bisa mengendalikan diri untuk tidak membalas ataupun berdebat dengan apa pun yang si bos katakan. Ingatlah, ketika kamu menentang atau berusaha menyerang bos, reputasi dan kinerja baik kamu selama bekerja di perusahaan akan lenyap begitu saja.

Mengapa bisa demikian? Karena orang-orang hanya akan mengingat kamu sebagai seorang keras kepala yang begitu membangkang pada atasannya karena melihat sikap Anda tadi. Lihat, kehilangan kontrol diri saat kamu dimarahi bos, hanya akan menjelekkan nama dan merugikan dirimu saja.

Cobalah Untuk Introspeksi diri. Evaluasi Sikap, Perilaku, Dan Kinerjamu Di Kantor

‘Tak ada asap bila tak ada api’. Coba kamu evaluasi sikap, perilaku dan kinerjamu di kantor. Apakah kamu sudah bersikap dan berperilaku baik saat di kantor? Apakah kinerja kamu sudah maksimal di kantor? Bila memang kamu merasa performamu kurang di kantor, maka segeralah perbaiki.

Pelajari Perilaku Bos Kamu. Pahami Keinginannya!

Pelajarilah cara bos kamu memimpin, bagaimana dia memberi arahan serta bagaimana bos kamu memberikan tugas pada bawahannya. Hal ini akan sangat membantu kamu di kantor. Bila bos kamu memiliki kecenderungan memberikan tugas dan arahan yang tak terlalu jelas pada bawahannya, maka kamu harus bisa melatih dirimu agar bisa dengan segera memahami apa yang bos kamu mau dengan arahan yang sederhana tersebut, dengan begitu kamu bisa hidup tenang tanpa harus mendengar lagi ocehan si bos yang panjang lebar.

Ajari Bosmu Cara Menjadi Pemimpin Yang Baik. Agar Tak Membuatnya Tersinggung Kamu Bisa Mengajarinya Secara Tak Langsung

Tak ada salahnya memberitahu bos kamu tentang bagaimana cara menjadi pimpinan yang baik dan bagaimana cara menjalin hubungan yang baik dengan bawahan. Cobalah ajari bosmu secara tak langsung. Ketika ada kesempatan bosmu melihat kamu sedang memberi tugas atau mengarahkan bawahanmu, kamu bisa memberikan contoh bagaimana kamu bersikap kepada bawahanmu. Bagaimana kamu berbicara dengan tenang dan jelas ketika memberikan arahan tugas serta bagaimana kamu menghargai bawahanmu dan membangun semangat bawahan agar bisa menunjukan kinerja maksimal di kantor.

Saat Bos Kamu Terlihat Selalu Marah-marah Padamu, Jangan Terlalu Dipikirkan

Sebagai seorang pimpinan tentu bos kamu akan mengalami berbagai macam tekanan dan tuntutan dari perusahaan. Maka dari itu, ketika bos kamu terlihat selalu marah-marah pada kamu, janganlah terlalu dipikirkan. Ingatlah selalu bahwa bosmu sedang tertekan dan kebetulan ada kamu yang bisa dia jadikan pelarian terhadap stresnya.

Mencari Bos Baru Adalah Hal Terakhir Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Semua Pendekatan Dan Usaha Telah Diterapkan

Tak bisa kita pungkiri bahwa ada sebagian orang, mereka bukanlah tipe seorang pemimpin. Seberapa lama mereka bekerja dan seberapa banyak mereka berhadapan dengan banyak orang, tetap tak bisa mengasah kemampuan leadership mereka.

Maka, setelah begitu banyak pendekatan dan usaha yang kamu lakukan agar bosmu bisa menghargai kamu, tetapi bosmu masih tetap selalu marah-marah, mungkin ini saatnya kamu mencari bos baru. Kamu bisa meminta dipindahkan ke divisi lain di perusahaan tersebut atau kamu keluar dan mencari pekerjaan baru.

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Mulai Dari 1G Hingga Kini 4G, Kamu Mengalami Era Yang Mana?

Rindu dengan si Dia yang nan jauh di sana tinggal angkat smartphone lalu lakukan video call. Semudah itu memang saat ini memecah rindu. Teknologi memang sudah sedemikian memudahkan.

Tapi toh kemudahan itu tak datang serta merta. Sekian proses teknologi dilalui hingga kita menjejak di era ini. Sebagian kamu bahkan mungkin sempat merasakan era itu. Tentunya worth it untuk menyimak perjalanan teknologi seluler dari waktu ke waktu ini

Bayangkan Hidup Di era 1G, Handphonemu Cuma Bisa Dipakai Telepon Saja

Angkatan pertama atau 1G, santer diperkenalkan sejak 1970-an. Seandainya saja ketika itu Mark Zuckerberg sudah lahir dan menciptakan jejaring facebook, jangan harap kamu bisa update status memakai jaringan ini. Sebab teknologi pada golongan ini masih bekerja dengan memanfaatkan transmisi sinyal analog, yang hanya diperuntukkan pada panggilan telepon saja.

Ukuran ponsel di masa 1G pun memang cukup tergolong besar, jika dibandingkan dengan ponsel masa kini. Misalnya Motorola seri DynaTAC yang cukup populer pada saat itu. Telepon genggam yang dibuat pada kurun 1984-1994 ini, memiliki bobot 794 gram alias lebih dari setengah kilogram.

Di Era 2G Baru Bisa Kirim SMS, Tak Ada Notif Sudah Dibaca Atau Belum

 

Lahir sebagai adik pertama dari layanan teknologi 1G, sang 2G datang untuk menggantikan sinyal analog ke ranah yang lebih maju yakni Digital. Yap, perbedaan utama antara kedua teknologi tersebut adalah pada sinyal radio yang digunakan.

Beberapa telepon genggam, yang menggunakan teknologi 2G mulai diperkenalkan pada kurun waktu tahun 1990. Tak hanya suara, ponsel pada era ini, sudah dapat berkirim dan menerima data dalam ukuran kecil.

Maksudnya data di sini adalah pengiriman pesan teks (SMS), pesan bergambar serta pesan multimedia (MMS). Kamu yan kebetulan lahir di Era ‘90-an tentu paham, bagaimana pesan bergambar yang sedang dibicarakan. Sulitnya ketika itu jika berkirim pesan tak ada tanda centang dua bahwa pesan sudah dibaca. Kita hanya bisa mengira-ngira sendiri.

Meski sudah mulai ada data transfer, tapi paket yang terkirim masih sangat kecil. Karena itu kemudian jaringan 2G ini dimodifikasi. Dikenalkanlah istilah 2.5G mengacu pada teknologi dengan sistem General Packet Radio Service (GPRS) yang bisa mencapai 50 kbps.

Tak berhenti disitu, jaringan 2G kembali dikembangkan menjadi 2,75G. Sebuah teknologi komunikasi 2G yang dikombinasikan dengan standar Enchanced Data Rates for GSM Evolution (EDGE). Secara teori, kecepatan transfer datanya melebihi 2.5G, yaitu maksimal pada 1 Mbps.

Era 3G Mulai Memungkinkan Kamu Berselfie Dan Mengunggah Ke Sosmed

Penerapan standar GPRS pada teknologi komunikasi 2G jadi jembatan yang akhinya, membuka jalan untuk akses data yang lebih cepat. Sebab setelah kelahirannya, pada tahun 1998 muncul lagi rangkaian yang juga dikenal sebagai generasi ketiga atau 3G.

Teknologi ini sekaligus jadi mobile broadband pertama, alias jaringan pita lebar. Sebuah istilah yang menggambarkan akses pengiriman data lebih cepat. Akses yang lebih cepat ini diiringi dengan melesatnya teknologi ponsel.

Pada saat inilah kita mulai mengenal akses dunia lewat smartphone, transfer data audio, grafis hingga video. Dari sini pula kita mengenal streaming video dan video call dengan sesama pengguna 3G. Di era ini pula sosial media mulai merambat naik dan foto selfie mulai bertebaran dimana-mana

Layaknya ketika 2G dahulu, teknologi 3G juga tak diam di tempat. Dikembangkan pula teknologi yang dinamakan 3.5G dan 3.75G. Teknologinya disebut dengan High Speed Packet Access (HSPA) dan HSPA+, yang memiliki kecepatan transfer data meningkat dengan batas maksimum unduh 14 Mbps, dan kecepatan unggah 5,76 Mbps.

Era 4G LTE Paling Muda Tapi Paling Revolusioner

Teknologi ini menawarkan kecepatan unduh hingga 100 Mbps dan kecepatan unggah hingga 50 Mbps. Dan kecepatan tersebut bisa lebih cepat lagi, tergantung teknologi yang digunakan oleh operator yang kamu gunakan.

Inilah masa dimana para content creator memiliki panggung. Semua bisa berkreasi dan menjadi sosok yang diinginkan dengan teknologi semacam ini. Menjangkau orang-orang lain yang lebih luas bisa dilakukan dengan mudah. Mulai dari youtuber, instagram, blogger hingga content creator di berbagai platform bermunculan.

Di Indonesia sendiri munculnya teknologi 4G mengubah banyak hal. Tak hanya dari user tapi juga penyedia layanan mengubah teknologi mereka untuk menyesuaikan dengan kecanggihan dari 4G LTE.

Smartfren jadi yang paling terdepan soal ini. Smartfren telah menyesuaikan layanannya dengan gaya hidup pintar ala 4G. Yup layanan Smartfren 4G dan Smartfren 4G Plus meluncurkan kartu yang bisa digunakan di semua HP 4G. Kamu sebagai pengguna bisa memilih jenis handphone mulai dari Samsung, iPhone, Oppo, Lenovo dan Motorolla untuk menggunakan Smartfren 4G dan Smartfren 4G Plus.

Tak cuma soal kecepatan dan pilihan handphone beragam, kartu Smartfren 4G GSM dan Kartu Smartfren 4G GSM+, punya kuota 15GB dari kartu Smartfren 4G GSM dan bonus kuota 13GB dari kartu Smartfren 4G GSM+.

Tetunya bonus itu sangat worth it karena Kamu bisa puas streaming dan melakukan banyak hal yang kamu suka. Apalagi 4G yang satu ini juga terdapat fasilitas gratis chatting setahun. Kamu bisa tengok informasi soal hal tersebut di link berikut ini untuk Smartfren 4G dan yang ini untuk Smartfren 4G Plus.

Tak berhenti di tawaran bonus kuota saja, kamu juga bisa ikutan tantangannya. Ada iPhone X sebagai hadiahnya, caranya gampang banget. Kamu tinggal ambil foto kamu dengan ekspresi kamu yang paling worth it. Download imagenya dan share di sosial media kamu dengan menggunakan hastag #BARUTAHUKAN. Untuk info lengkapnya yuk kunjungi barutahukan.com.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Skill Melakoni Pekerjaan Sampingan Sejatinya Dibutuhkan, Apa Lagi Kalau Kamu Sedang Butuh Uang Tambahan

Ada kalanya saat menghitung anggaran, kita merasa gaji bulanan ternyata tak cukup menutup segala pengeluaran yang rutin dianggarkan setiap bulannya. Ada saja pengeluaran ekstra yang tak terhitung serta hal-hal lainnya yang memang tidak masuk dalam hitungan.

Kalau sudah seperti ini, kita pun tersadar jika sejatinya perlu uang tambahan. Hanya saja, lewat apa kira-kira? Adakah satu atau dua cara yang terpikirkan di dalam benakmu demi menambah pundi-pundi tabungan? Salah satunya yang pasti jelas lewat pekerjaan sampingan. Ya kan?

Menjadi Guru Les Bisa Jadi Kerjaan Sampingan, Kamu Bisa Mengajar Saat Akhir Pekan

Untukmu yang dianugerahi kelebihan sekaligus jiwa dalam mengajar dan memiliki riwayat nilai yang baik di bidang pendidikan, maka menjadi tutor atau guru les jelas patut kamu coba. Apa lagi sekarang ini guru les tak hanya cukup mengajar secara privat. Kamu pernah tahu seputar tutor online? Ya, cukup bermodalkan kamera (bisa kamera ponsel maupun kamera DSLR), kemudian merekam dirimu saat sedang mengajar, dan unggahlah ke jasa situs tutor online. Namun kalau ingin mengajar secara face-to-face, maka tak ada salahnya mencoba jadi guru les privat.

Keberadaan Pulsa dan Paket Data Sudah Jadi Kebutuhan Anak Muda, Kamu Bisa Memanfaatkan Peluang Ini Sebagai Ladang Usaha

Meski sekarang ini urusan isi pulsa sudah semakin dimudahkan, keberadaan penjual pulsa elektrik masih tetap dicari. Memang ada yang memilih isi pulsa lewat mobile banking, tapi tidak semua orang memasang aplikasi tersebut pada ponsel mereka. Itulah mengapa peluang menjadi agen pulsa elektrik tetap menjanjikan sebagai ladang usaha. Untung seribu-dua ribu tidak masalah, pelan tapi pasti bukankah keuntungan akan terus berfluktuasi? Pekerjaan sampingan ini tergolong mudah, hanya saja kamu harus sedikit ‘galak’ dengan mereka yang biasa membeli pulsa tapi bayarnya beberapa hari kemudian.

Jangan Hanya Bangga Posting Foto Menarik di Instagram, Upgrade Skillmu Jadi Fotografer Lepas di Akhir Pekan

Sejatinya dengan adanya Instagram, semua orang berkesempatan menjadi fotografer. Namun soal selera dan kemampuan fotografi, tentu hal itu adalah talenta tersendiri. Jika kamu merasa mampu menjadi fotografer, coba lakukan saja. Cari teman dengan hobi yang sama, kemudian kamu dan dia saling berbagi ilmu agar bekalmu mencari pekerjaan sampingan semakin bertambah. Kamu bisa menjual hasil fotomu di beberapa website penyedia yang akan semakin memudahkanmu.

Atau Manfaatkanlah Toko Online dan Cobalah Usaha Kecil-kecilan Agar Kamu Tetap Punya Uang Simpanan

Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuka online shop kecil-kecilan. Manfaatkan pengikutmu di Instagram dan tawarkan barang daganganmu kepada mereka. Kamu bisa memulainya dengan jadi reseller atau jika memungkinkan ya silahkan mulai dengan menjadi seller independen. Bisnis semacam ini kalau dijalani dengan tekun, akan mendatangkan penghasilan yang menjanjikan.

Bila Musim Hari Raya Datang, Jual Kue dan Makanan Sangat Baik untuk Penghasilan Sampingan

Coba cek dahulu kalendermu, kira-kira musim liburan apa yang terdekat? Saat musim liburan tiba, baik hari raya keagamaan atau libur sekolah sekalipun, cobalah manfaatkan liburanmu untuk membuat kue. Untukmu yang memang dianugerahi kemampuan membuat kue, bisnis kue saat musim liburan akan sangat menjanjikan. Namun di luar musim liburan, kamu tetap bisa mencobanya. Manfaatkan akhir pekanmu untuk mulai belajar mengerjakan pesanan-pesanan kue. Selain tak mengganggu waktu kerjamu, kamu pun dapat penghasilan tambahan bukan?

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Hati-hati, Napas Terengah-engah Padahal Tidak Sedang Olahraga Pertanda Kamu Alami Stres Tingkat Tinggi

Pemicu stres bisa dari mana saja. Mulai soal pekerjaan yang menumpuk, sudah dikerjakan tapi sepertinya tak kunjung berkurang. Belum lagi rekan kerja yang tidak kooperatif, hingga atasan yang lebih suka marah-marah. Hal-hal semacam itu dengan mudahnya membuat mood jadi berantakan bukan? Belum lagi kalau tiba-tiba ada saja konflik dengan pasangan, hingga masalah finansial yang mendera kantong.

Akan ada masanya kita merasa beban hidup ini bertumpuk. Meski kamu bisa menjalani aktivitas harianmu seperti biasa dan merasa semuanya tetap berjalan lancar, secara tak sadar tubuhmu perlahan akan merasa stres. Ketika tubuhmu merasakan situasi dan kondisi yang sedemikian berat, sejatinya ada ‘alarm’ alami yang bertugas mengingatkanmu kalau kamu tak boleh membiarkan stres menderamu sepanjang waktu. Hanya saja, sinyal yang ditunjukkan tubuh seringkali kamu abaikan. Kamu sejatinya wajib mengenali tanda-tanda ini.

Tidak Ada Angin Tidak Ada Hujan, Tapi Entah Kenapa Kamu Hobinya Marah-marah

Percayalah, mengendalikan emosi jadi hal yang paling menyulitkan, apa lagi kalau kamu sedang didera stres. Tanpa ada alasan yang jelas, kamu rasanya ingin marah-marah untuk hal-hal yang tidak kamu suka. Padahal jauh di dalam lubuk hatimu, kamu merasa saat ini seperti bukan kamu yang ada dalam dirimu. Hati-hati, kalau kamu sudah merasa demikian, artinya kamu perlu beristirahat sejenak demi kesehatan mentalmu.

Napas Terengah-engah Padahal Tidak Sedang Olahraga, Jangan Sampai Lengah, Kamu Harus Cari Tahu Penyebab Stresnya

Kamu wajib tahu, serangan panik dan stres tingkat tinggi bisa terjadi lantaran kadar oksigen di dalam otak tidak ideal. Hal ini bisa dikenali dari cara kamu bernapas. Saat sedang dalam situasi stres, biasanya kamu akan lebih banyak melibatkan pundak dan punggung saat bernapas. Hal ini juga bisa menjadi tanda kalau denyut jantung dan tekanan darahmu meningkat. Jadi, kalau kamu sering merasa terengah-engah, padahal tidak sedang olahraga, itu tandanya pikiranmu sedang tertekan. Bila sudah sering mengalami hal ini, artinya kamu perlu cuti dan liburan.

Kamu Jadi Tak Bisa Diam dan Selalu Sibuk dengan Banyak Hal, Padahal Sejatinya Kamu Sendiri Bingung Sebenarnya Sedang Ada Apa

Sepertinya kamu tak berhenti melakukan banyak hal. Ada saja yang kamu lakukan sepanjang hari, seakan-akan hatimu tidak nyaman kalau kamu hanya berdiam diri. Percayalah, kalau kamu merasa demikian, itu artinya kamu sedang didera stres. Pasti dalam kesibukanmu itu, kamu pun sebenarnya bingung sendiri karena tak tahu tujuanmu saat melakukan banyak hal. Untuk mengantisipasi hal itu, lebih baik kamu lakukan hal-hal berikut:

  1. Jaga Pola Tidurmu, Jangan Sampai Pola Tidurmu Berantakan, Apa lagi Kalau Kamu Tak Bisa Tidur pada Sembarang Wantu

Kamu sukar tertidur pulas, matamu bahkan sulit terpejam. Kalau sudah demikian, lebih baik istirahatkan dahulu tubuhmu dari segala macam aktivitas. Kamu butuh tidur dan jangan biarkan tubuhmu berlama-lama didera kondisi semacam ini.

  1. Jaga Asupan Makananmu dengan Makan Secara Teratur

Saat kamu didera stres, bukan tak mungkin berat badanmu bisa turun drastis. Sekalipun kamu  tidak sedang dalam program diet, tapi berat badanmu bisa turun tanpa kamu sadari. Karenanya, penting sekali untukmu menjaga asupan makanan agar daya tahan tubuhmu bisa tetap terjaga dan berat badanmu tetap stabil.

  1. Kurangi Makanan Manis Karena Tak Selamanya Makanan Manis Bisa Jadi Jalan Keluar Untuk Setiap Masalahmu

Meski dianjurkan mengonsumsi makanan manis, bukan berarti kamu bisa mengonsumsi seterusnya. Memang biasanya saat dilanda stres, kamu mendadak suka makanan yang manis-manis. Tapi jangan sampai berlebihan ya. Makanan manis tak selamanya baik untuk kesehatanmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Tips

Kamu yang Dulu Kuliah Sembari Bekerja, Adalah Orang Tangguh yang Sesungguhnya

Meski awalnya tak berani untuk terjun dan melakoninya, kini kita telah lulus dan berhasil melaluinya. Ya, ini adalah cerita lain dari manisnya kehidupan manusia yang mengenyam bangku kuliah sembari bekerja.

Lupakan dulu kisruh SARA pada proses wawancara penerimaan peserta beasiswa kuliah dari LPDP yang sedang hangat, mari sama-sama bernostalgia bagaimana dulu kita bekerja sembari kuliah. Barangkali artikel hasil telisik ini bisa jadi jawaban yang akan menguatkan bagi mereka yang sedang dihadapkan pada kebingungan yang sama. Fokus kuliah atau kuliah sembari bekerja?

Pola Waktu yang Kita Miliki  Jelas Istimewa, Sebab Kita Melakoni Dua Hal Berbeda dalam Waktu yang Sama

Cuma fokus kuliah aja, IPK masih dibawah rata-rata. Apa kabarnya jika harus kuliah dan bekerja?

Jadi salah satu pertanyaan yang mungkin akan menghiasi pikiran, sebelum memutuskan untuk bekerja sambil kuliah. Jika jawabanmu adalah “iya” berarti kita berdua pernah memikirkan hal yang sama.

Kerisauan yang tadinya kita jadikan kekhawatiran, mendadak hilang begitu saja terganti oleh dorongan lain yang lebih berarti. Tanpa disadari ada keinginan lain yang akan menggerakkan pikiran untuk bisa mengatur waktu antara bekerja dan belajar. Entah itu berupa list jadwal untuk kegiatan yang akan dilakoni dihari senggang, hingga daftar pekerjaan dan tugas kuliah yang memang harus diselesaikan.

Pelan-pelan kita terlatih untuk melakukan dua pekerjaan secara bersamaan, dan akan semakin terbiasa.

Tidak Ada Istilah Tak Bisa, Komitmen Atas Tanggung Jawab Bekerja Sama Pentingnya dengan Tugas Kuliah

Kuliah memang merubah beberapa pola pikir, namun bekerja tak hanya merubah pola pikirmu saja. Sikap, hingga bagaimana kamu menilai sebuah masalah pun turut berubah

Pekerjaan menuntut kita untuk bertanggung jawab pada diri sendiri, atas beban pekerjaan hingga bertanggung jawab pula pada perusahan tempat bekerja. Mau tak mau, fase ini memaksa diri untuk bisa semaksimal mungkin memainkan peran. Agar kamu tetap bisa total dalam bekerja dan kuliah.

Sebab dua hal ini adalah tanggung jawab yang sama pentingnya. Kalau enggan belajar tentu IPK akan jelek, jika malas bekerja jelas tak mendapat gaji.

Gudang Pengetahuanmu Pelan-pelan Bertambah, Tidak Lagi Seperti Mereka, Para Mahasiswa Biasa

Untuk kamu yang akan memilih jejak sama, sebaiknya pilihlah jurusan yang akan sejalan dengan profesimu kelak.

Dan tanpa berniat untuk merendahkan teman lain yang memang hanya fokus kuliah. Percaya atau tidak, apa yang kamu ketahui memang tak lagi sama dengan yang mereka pahami. Masa bekerja yang selama ini telah kamu enyam, akan membentuk mental dan pikiranmu. Hal-hal yang tadinya hanya kamu terima dalam bentuk materi di kampus, di tempat kerja telah kamu aplikasikan.

Kelak jika sudah lulus dan akan fokus bekerja, sudah tak ada lagi kekhawatiran akan beban yang mungkin tak bisa diselesaikan. Sebab sedari dulu kamu sudah biasa melakoninya.

Kolega dan Relasi Jadi Aset yang Setara dengan Ilmu yang Didapat di Bangku Kuliah

Ini penting, sebab kita tak akan hidup seorang diri saja. Jika ternyata kamu masuk pada kelas khusus untuk mahasiswa yang juga bekerja. Tentu itu berita baik untuk perjalanan kariermu nanti.

Sebagaimana pengetahuan yang menjadi modal, kerabat dan beberapa teman lain juga jadi sesuatu yang akan kita butuhkan sewaktu-waktu. Mulai dari merekomendasikan pekerjaan baru, hingga membantumu mencari klien.

Sebab tak lagi akan meraba untuk beradaptasi menyesuaikan diri dalam pertemanan dunia kerja, hubungan di kampus akan membantumu mencairkan suasana jika kelak berurusan dengan mereka.

Jam Istirahat Jelas Berkurang, Namun Ada Haru Setiap Kali Melihat Orangtuamu Tersenyum Bangga

Alur cerita ini memang akan merenggut beberapa jam istirahatmu Tapi toh ini tak akan berlangsung selamanya, ada masa dimana kita akan mengingat masa ini sebagai kenangan sarat kesan.

Walau mereka yang lulus dengan nilai baik memang akan jadi kebanggaan. Tapi kamu yang berhasil lulus dengan jerih payah sendiri jauh lebih membanggakan. Tak hanya jadi sebuah prestasi untuk diri, ini juga akan jadi salah satu kebanggaan untuk orangtua.

Bagaimana mereka akan bangga setiap kali bercerita, bahwa anaknya telah berhasil menjadi sarjana dengan jerih payah sendiri.

Dan Ketika Lulus, Sudah Ada Tahap yang Kita Dapatkan Lebih dulu

Keluhan dari beberapa instansi, mereka yang baru saja lulus dan menjadi seorang sarjana dinilai belum siap bekerja. Jadi tak heran, jika akhirnya sebagian besar dari mereka malah diterima bekerja pada bidang yang sebenarnya bukan keahliannya.

Pilihanmu yang ingin kuliah sembari bekerja, akan memudahkanmu menemukan gambaran. Bagaimana situasi bidang pekerjaan yang akan digeluti. Jika memang memungkinkan, pengetahuan yang kamu kuasai kini akan memudahkanmu mengelola bidang pekerjaan yang serupa. Karena biar bagaimana pun bekerja sembari kuliah adalah investasi masa depan yang kelak kamu butuhkan.

Berbeda dengan yang Lain, Kamu Ini Merupakan Manusia yang Memiliki Kemampuan Tak Biasa

Ya, ini jelas jadi kelebihanmu!

Hidup dengan pola yang tak terkotak-kotakkan, membuatmu terbiasa cekatan. Melakukan berbagai hal dengan cepat, dan tak pernah menganggap pekerjaan sebagai beban. Sebaliknya, hal-hal yang tadinya kamu nilai sebagai bentuk kegiatan yang tak akan mampu dijalankan, berubah jadi sesuatu yang justru akan kamu rindukan. Saat ini, hal itu pulalah yang sedang kamu rasakan.

Sekilas tak ada yang membedakanku dengan mahasiswa reguler. Bagaimana pun, tugas dan beban pelajaran yang didapat juga sama. Hal yang membedakanmu dengan mereka adalah kemampuanmu untuk mengemban semua kegiatan dengan baik secara bersamaan. Karena itu, kamu adalah manusia tangguh yang luar biasa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

MOST SHARE

To Top