Community

Menunda Pekerjaan Itu Artinya Kamu Sedang Menangguhkan Suksesmu. Atasi Dengan Cara Ini

Dua hal yang sering menjadi hambatan dalam bekerja adalah memulai pekerjaan dan menjaga fokus saat bekerja. Pekerjaanmu tidak akan segera dimulai jika kamu masih saja terus menunda-nunda pekerjaanmu.

Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan adalah sesuatu yang buruk, jika dibiarkan kebiasaan ini akan mendarah daging dan akhirnya kamu sulit untuk jadi produktif.

Yuk, mulai sekarang hindari kebiasaan menunda-nunda pekerjaan agar waktu yang kamu miliki berguna lebih efisien dan bermanfaat! Ini 9 cara yang bisa membantumu untuk terhindar dari kebiasaan menunda-nunda pekerjaan.

Kamu Bisa Memulainya Dengan Mencicil Pekerjaan Dan Mengatur Jadwalmu

Melihat pekerjaan yang menumpuk memang menyebalkan dan seringkali membuat kita down duluan. Tetapi, jika ingin cepat selesai dan terhindar dari omelan bos, kamu bisa mengerjakan pekerjaan tersebut dengan cara mencicilnya, kemudian atur jadwal untuk mengerjakannya.

Misalnya, kamu punya 4 pekerjaan yang berbeda-beda namun harus selesai dalam waktu satu bulan. Kamu bisa mencicilnya satu persatu dengan cara, pekerjaan 1 dikerjakan di minggu pertama, pekerjaan 2 dikerjakan pada minggu kedua, pekerjaan 3 dikerjakan pada minggu ketiga, dan pekerjaan keempat dikerjakan di minggu keempat.

Dengan mencicil, pekerjaan kamu akan selesai pada waktunya. Kamu pun terhindar dari omelan bos yang galak.

Hindari Segala Hal Yang Mengalihkan Fokusmu Saat Melakukan Pekerjaan

Sebisa mungkin hindari sumber-sumber yang membuat perhatian kita jadi tidak fokus saat bekerja. Sumber yang paling sering membuat kita tidak fokus adalah smartphone dan media sosial. Sebisa mungkin hindari kedua hal itu saat bekerja. Ketika pekerjaanmu sudah selesai, barulah kamu bisa kembali menggunakannya dengan leluasa.

Letakan smartphone sejauh mungkin dari pandangan saat kita sedang bekerja, pastikan kamu sudah menyetelnya dalam mode silent agar tidak ada suara-suara mengganggu yang dapat memecah fokus. Kemudian, tutup semua akun media sosial yang kamu punya saat sedang bekerja.

Pilihlah Tempat Yang Nyaman Untuk Melakukan Pekerjaan Agar Kamu Semakin Fokus

Tempat yang nyaman saat bekerja adalah faktor penting agar kita tetap fokus. Untuk itu, pilih atau buatlah tempat kerja yang nyaman untuk dirimu sendiri. Jika tempat untuk melakukan pekerjaan sudah tidak nyaman, bagaimana kamu bisa fokus bekerja? Bila perlu tambahkan wewangian aromatheraphy di sekitar tempatmu untuk membantumu tetap konsentrasi saat bekerja.

Jangan Terlalu Banyak Berpikir, Kerjakan Tanpa Banyak Mengeluh

Kebiasaan yang sering membuat kita menunda-nunda pekerjaan adalah karena kita terlalu banyak berpikir. Banyak berpikir tentang pekerjaan yang menumpuk, banyak berpikir tentang kerjaan yang tak kunjung selesai dan sebagainya.

Padahal, kuncinya satu. Kerjakan saja! Tanpa banyak mengeluh. Pekerjaan tersebut tidak akan selesai jika kamu tidak mengerjakannya. Tidak usah memikirkan terlalu banyak hal, ambil laptop kamu sekarang dan kerjakan sebaik yang kamu bisa!

Bekerjalah Sesuai Dengan Ritmemu. Kamu Bisa Memilih Waktu Yang Menurutmu Paling Nyaman Untuk Bekerja

Kenali dirimu sendiri, temukan ritme kerja yang paling sesuai dengan kepribadianmu. Ketahui kapan waktu yang paling produktif bagi kamu untuk berpikir dan bekerja? Pagi? Siang? Malam? Jika sudah tahu, manfaatkan waktu tersebut untuk menuntaskan kewajiban.

Mengetahui ritme yang paling cocok untukmu, kamu akan lebih mudah untuk mengatur waktu dan kesempatan yang paling bermanfaat untuk produktivitasmu.

Agar Tak Terasa Berat, Bagi Pekerjaanmu Menjadi Beberapa Bagian Sesuai Yang Kamu Inginkan

Jika kamu merasa berat mengerjakan satu pekerjaan sekaligus, pecahlah menjadi beberapa bagian yang kecil-kecil. Misalnya, kamu punya satu tugas besar soal analisis keuangan suatu perusahaan, cobalah untuk mulai mengerjakan dari hal yang paling mudah, kemudian ke bagian paling sulit. Jika kamu merasa lelah, ada baiknya istirahat sambil sesekali mengumpulkan data untuk kepentingan analisismu.

Jika Pekerjaanmu Masih Terasa Berat, Cari Partner Untuk Bekerja Sama Agar Bisa Dilakukan Dengan Cepat

Jika dirasa bekerja sendiri terasa berat, cobalah minta bantuan seorang rekan untuk membantu menyelesaikannya secara bersama-sama. Bekerja sendirian bisa membuat kamu selalu mencari alasan untuk menunda-nunda, tetapi jika ada rekan yang membantu, bukan saja pekerjaan tersebut jadi lebih ringan tapi juga ada yang membantu untuk mengingatkan. Carilah rekan yang bisa diandalkan.

Beri Penghargaan Pada Diri Sendiri Ketika Berhasil Menyelesaikan Tugas 

Siapa sih yang tidak suka diberi penghargaan? Meski diberikan dari sendiri dan untuk diri sendiri, sebuah penghargaan bisa membuat kita termotivasi untuk menuntaskan pekerjaan sampai selesai. Misalnya, jika kamu telah selesai mengerjakan tugas dari kantor, kamu berhak mentraktir dirimu makan di restoran favoritmu.

Bekerja Keras Memang Akan Membuatmu Semakin Dekat Dengan Kesuksesan, Namun Cukup Istirahat Juga Tak Kalah Penting

Terakhir, dan juga penting adalah jangan lupa untuk tidur yang cukup. Seringkali penyebab dari kebiasaan suka menunda-nunda adalah karena kita terlalu lelah untuk melakukan satu pekerjaan. Kelelahan mengakibatkan kita malas, malas membuat kita jadi menunda-nunda, jika terus begitu maka pekerjaan pun jangan harap bisa selesai.

Pastikan dirimu mendapat tidur yang cukup agar produktivitasmu tidak terganggu dan tidak mudah terserang penyakit. Jika bisa 8 jam setiap hari, namun jika tidak bisa tidur selama 8 jam, asalkan kamu tidur selama beberapa jam saja, itu sudah cukup untuk menjaga tubuh tetap fit.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menurut Otomotif Award, Motor Ini Merupakan Motor Bebek Terbaik

Otomotif Award tahun 2018 ini jadi gelaran ke 11 penghargaan untuk industri otomotif tanah air. Kali ini tema yang diusung adalah “the right choice”. Tema ini mencerminkan bahwa setiap pemenang merupakan rekomendasi terbaik untuk satu tahun 2018.

Ada dua kategori yang menarik yaitu best of the best cub alias motor kategori bebek terbaik dan kategori best of hypercub. Menjadi menarik karena kedua kategori ini dimenangkan oleh motor yang sama, yaitu All New Satria F150.

Hal ini seolah mempertegas All New Satria F150 sebagai produk yang superior, karena berhasil menang di berbagai sektor penilaian. Dengan perolehan poin penilaian yang tinggi, alhasil All New Satria F150 dinobatkan menjadi yang terbaik di kelas cub/bebek 150cc dan sekaligus mengalahkan perolehan poin motor cub/bebek di kelas lainnya.

Meski produk baru namun Suzuki tak mau penggemar setia Satria kecewa. Karena itu All New Satria 150 ini tetap setia mengusung tema Hyperunderbone. Dapur pacu tetap bertenaga ekstra lewat pemilihan 1150 cc DOHC 4 valve.

Semburan tenaganya bisa mencapai 13,6 KW pada 10 ribu RPM. Sementara torsinya mencapai 13,8 KW pada 8500 RPM. Sistem bahan bakarnya menganut injeksi dengan pengapian standar euro 3. Dengan mesin macam ini jelas dapat penilaian sangat baik pada ajang kali ini.

Apalagi dari segi tampilan, Suzuki melakukan gebrakan baru untuk warna standar yang selama ini mungkin sudah kita kenal. Kali ini pilihannya mulai dari Brillian White, Stronger Red dan Titan Black. Suzuki menyebut, variasi warna-warna ini lahir dari tren dasar otomotif yang digemari pada masa kini.

 

Suzuki sengaja memilih dominasi warna tunggal pada varian standar ini. Hal itu bertujuan untuk memudahkan para pemiliknya yang ingin berkreasi sepuasanya pada si kuda besi kesayangan. Sebab penggemar setia Satria memang dikenal gemar memodifikasi tunggangannya.

Untuk kamu yang mungkin senang terlihat berkelas dan bersih, Brillian White yang tampilan warna putihnya kini lebih mendominasi dari seri sebelumnya, mungkin bisa kamu jadikan pilihan. Sedangkan yang senang menjadi pusat perhatian Stronger Red dengan warnanya yang lebih menyala mungkin tentu layak jadi tunggangan. Mereka yang gemar elegan bisa memilih Titan Black.

Jika 3 warna lain dari wajah baru Satria F150 hadir untuk memenuhi gaya hidup anak muda masa kini. Daya pikat dari 2 warna yang spesial berikutnya ini juga tak kalah hebatnya. Bagaimana tidak, Titan Black Red dan Metallic Triton Blue, identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar di MotoGP 2017. Sehingga membantumu menunjukkan sisi kejantanan yang ingin kamu tunjukkan.

Maka tak heran jika warna biru pada Metallic Triton Blue, untuk seri ini membuat tampilan motor lebih tajam dipadu striping ala Suzuki MotoGP 2017 yang cerah, memberikan kesan pengendara yang antusias dan serius.

Dengan kombinasi macam itu tak heran jika All New Satria F150 berhasil menggaget dua penghargaan bergensi tersebut. Menyambut penghargaan yang baik ini, Yohan Yahya – Department Head of Sales & Marketing 2W SIS berkomentar, “Terima kasih kami ucapkan kepada tim Tabloid Otomotif yang telah memberikan penghargaan dan kepercayaan Best of The Best Cub kepada Suzuki All New Satria F150. Dengan hal ini berarti Suzuki telah berhasil memberikan produk sesuai kebutuhan publik masa kini. Selain itu dengan penghargaan spesial sebagai public relations terbaik tahun ini, meyakinkan kami bahwa apa yang sudah kami berikan dan lakukan dengan teman-teman Jurnalis sudah memenuhi kebutuhan mereka terhadap informasi yang berkualitas.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Tampilan Memang Penting, Tapi Beli Motor Harus Perhatikan Mesinnya

Tak salah memang memilih motor karena tampilannya. Tapi sejatinya motor juga adalah tentang mesinnya. Tampilannya oke tapi kalau mesinnya payah untuk apa.

Karena mesin itu ibarat jantung bagi motor. Vital dan jadi penentu keseluruhan kinerja. Karena itu penting untuk memahami urusan satu ini sebelum memutuskan membeli motor. Setidaknya pilihlah yang sesuai dengan karakter berkendara kamu

Di Indonesia sendiri terdapat tiga tipe mesin yang umum diaplikasikan pada kendaraan roda dua. Tak cuma soal dimensi namun karakteristiknya pun berbeda.

Pertama adalah tipe Overstroke. Mesin ini memiliki langkah piston (stroke) lebih besar dari diameter piston (bore). Mesin dengan tipe ini punya karakteristik mampu mengeluarkan tenaga dan torsi yang besar pada RPM rendah dan menengah.

Tenaga puncaknya bisa diraih di rpm yang rendah. Hal ini membuat motor dengan mesin overstroke bisa lincah dalam mengarungi kemacetan kota atau medan berat. Kekurangannya, putaran mesin tak bisa terlalu tinggi dan jika dipaksakan bisa beresiko mesin jebol.

Kedua adalah mesin Square. Mesin disebut square jika angka diameter dan langkah pistonnya sama atau hanya berselisih sedikit. Mesin berjenis square ini memiliki tenaga yang hampir merata di semua tingkatan rpm, baik pada rpm rendah maupun pada rpm tinggi.

Mesin dengan tipe ini biasanya diaplikasikan pada motor-motor harian yang memiliki kemampuan universal untuk melahap semua medan baik dalam kota maupun luar kota. Meski merata, namun konsekuensinya mesin ini tidak memiliki tenaga yang terlalu menonjol.

Jenis terakhir adalah Overbore yang memiliki diamter piston lebih besar dari langkahnya. Jenis mesin overbore ini sangat cocok pada motor berkarakter sport . Karena mesin ini terkesan jinak diputaran bawah namun menjadi ganas diputaran menengah dan tinggi.

Nah biasanya pada motor sport pengendara akan memacu motornya dengan mempertahankan putaran mesin pada RPM yang tinggi agar dapat mengeluarkan kemampuan maksimum motor tersebut.

Contoh dari mesih overbore adalah mesin yang digunakan Suzuki GSX-S150 dan Suzuki GSX-R150. Suzuki mengambil langkah berbeda dengan para kompetitornya yang memilih mesin over stroke atau Square. Karena dapur pacu yang disematkan pada GSX-R150 ini justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm).

Mesin overbore Suzuki GSX-S150 dan Suzuki GSX-R150, mengadopsi DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, motor ini menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Layaknya mesin over bore, tenaga yang dihasilkan pada putaran bawah cenderung lebih jinak dan kalem. Karena itu motor ini cukup ramah digunakan di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM. Jangan heran seandainya kamu menggunakan motor ini untuk beradu kecepatan, di putaran tengah dan atas cepat mengasapi motor lain.

Setelah paham ketiga tipe mesin di atas, kamu sudah punya pilihan yang ingin dibawa pulang?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top