Community

Menjadi Diri Sendiri Itu Penting, Ini 10 Tanda Kamu Tidak Punya Jati Diri

gadget

Perubahan selalu dialami orang-orang selama menjalani kehidupannya. Perubahan bagian dari proses pendewasaan, dimana hal tersebut tidaklah bisa ditolak. Pengalaman-pengalaman yang telah dialami selama ini akan menghasilkan dua kemungkinan, yakni baik atau buruk.

Tapi setiap perubahan yang terjadi tidak selalu berujung baik, terkadang orang-orang justru malah kehilangan jati dirinya sendiri. Agar kamu tidak mengalami hal yang sama, kenali 10 tanda orang yang tidak punya jati dirinya lagi.

Hidupmu Terasa Hampa, Kamu Menjalani Hidup Tanpa Bahagia

Kamu menjalani hidup dengan datar. Tidak ada sesuatu yang membuatmu senang atau bersemangat karena kamu sedang tidak menjadi diri sendiri. Kamu merasa kesepian di bagian terdalam hatimu, walaupun wajahmu memperlihatkan senyuman, tapi itu hanyalah sebuah kebohongan. Kamu menjalani kehidupan yang palsu yang tidak akan berujung pada kebahagiaan.

Tidak Merasa Nyaman Ketika Bersama Orang-Orang Terdekatmu

Tanda lainnya kamu telah kehilangan jati dirimu ialah kamu akan merasa tidak nyaman ketika berada di dekat orang-orang terdekatmu. Kamu justru menghindar ketika diajak kumpul bersama orang-orang yang dulu dekat denganmu. Entah mengapa, kamu merasa risih tiap kali dekat dengan orang-orang yang dulu dekat dengamu. Cobalah evaluasi diri lagi,

Selalu Bicara Buruk Tentang Orang Lain

Orang yang tidak bahagia dengan dirinya sendiri cenderung mencari-cari kesalahan orang lain dan menjelekannya. Hal ini terjadi akibat kamu yang tidak menyukai dirimu sendiri yang sedang tidak jadi diri sendiri. Pada akhirnya kamu butuh ‘teman’ yang sama buruknya denganmu hanya untuk meyakinkan dirimu bahwa sebenarnya tindakan yang kamu lakukan sekarang ini adalah benar.

Selalu Mencari-Cari Pengakuan Dari Orang Lain

Ketika kamu tidak menjadi diri sendiri, kamu akan sibuk mencari pengakuan dari orang lain dan ingin dianggap paling hebat. Kamu akan berkumpul dengan orang lain yang statusnya lebih rendah daripada kamu agar kamu merasa tinggi ketika kamu berkumpul bersama mereka. Meski pengakuan telah kamu dapatkan, tapi kamu tidak akan merasa bahagia yang sesungguhnya, sebab kamu tidak menjadi dirimu sendiri.

Kamu Selalu Berpura-Pura, Tidak Pernah Mengungkapkan Emosi Dengan Jujur

Meski wajahmu menunjukan kegembiraan, tapi sebenarnya hatimu mengungkapkan yang sebaliknya.  Kamu selalu berusaha terlihat tegar di depan orang-orang, kamu selalu saja berpura-pura kalau hatimu adalah orang yang tegar. Kamu yang tidak menjadi diri sendiri tidak  pernah bisa mengungkapkan emosi yang sebenarnya dengan jujur di depan orang-orang.

Kamu Bergaul Dengan Orang-Orang Yang Tidak Kamu Sukai

Kamu bergaul dengan orang-orang yang tidak kamu sukai. Kamu yang sebelumnya tidak suka dengan sekumpulan orang yang suka mabuk atau merokok, sekarang tanpa bersalah kamu mulai bergaul  dengan mereka dan mengikuti kebiasaan buruk yang selama ini kamu hindari. Jika seseorang sudah melakukan hal ini, biasanya dikarenakan dirinya ingin diterima di lingkungan yang baru dan tidak ingin dikucilkan.

Kamu Mendatangi Tempat Yang Kamu Benci Dan Melakukan Kebiasaan Yang Dulu Kamu Tidak Sukai

Kamu jadi sering ke diskotik, ke tempat-tempat dimana banyak perdagangan narkoba didalamnya, dan sejumlah tempat terlarang lainnya. Kehidupan lingkungan yang keras telah membawamu ke sisi tergelap dalam dirimu. Kamu yang dahulu adalah orang baik-baik, kini berubah jadi orang yang suka berjudi dan suka kekerasan.

Selalu Mengabaikan Isi Hati, Kamu Jadi Pribadi Yang Penakut Dan Selalu Ikut-Ikutan Tren

Kamu sering mengabaikan isi hati, padahal intuisimu mengatakan bahwa tindakan yang kamu lakukan saat ini adalah salah. Kamu tidak berani mengambil keputusan yang berbeda dari orang lain, pada akhirnya kamu  jadi sering ikut-ikutan tren masa kini. Padahal tren yang sedang berkembang saat ini tidak sesuai dengan pribadimu, tapi kamu masih saja mengikutinya. Kamu ikut-ikutan tren hanya agar orang lain menghargaimu.

Selalu Ingin Terlihat Tampil Baik Di Depan Orang Lain

Untuk membuat orang lain senang, kamu sampai mengorbankan jati dirimu. Kamu berusaha dengan keras agar bisa terlihat baik di mata orang lain. Kamu melakukan itu hanya karena ingin melihat orang lain senang meskipun kamu sebenarnya tidaksuka melakukan hal itu.

Jika kamu melakukan ini secara terus menerus dalam jangka waktu yang sangat lama, lama-lama kamu akan kehilangan jaiti dirimu yang sesungguhnya. Memaksakan diri untukbisatampil baik dihadapan semua orang hanya akanmembuatmu mudah stres, dan bukan tidak mungkin menjadi hilang akal.

Melakukan Sesuatu Secara Berlebihan

Tanda lain yang memperlihatkan seseorang telah kehilangan jati dirinya adalah saat ia melakukan segala hal dengan berlebihan. Hal ini agar orang lain memerhatikannya dan ia tidak suka bila diabaikan. Ia akan terus berusaha dengan keras agar terlihat sempurna dimata orang lain.

Cara yang dilakukannya ini bukanlah kerja keras, tapi sebagai salah satu upaya agar tidak diabaikan oleh orang lain. Jika kamu melakukan cara seperti ini, kamu hanya akan kelelahan. Orang-orang akan tahu kamu melakukan semua kegiatan ini secara berlebihan hanya dengan melihat ekspresi dari wajahmu saja.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:48 pm

    Alhamdulillah tidak termasuk dalam 10 Kriteria ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Dibandingkan Spanyol Atau Italia, Pecinta Motor Tanah Air Jauh Lebih Gila

Kalau bicara soal motor apalagi MotoGP rasanya Italia dan Spanyol merupakan dua negara teratas. Sebagian besar pembalap kasta tertinggi balap motor dihuni oleh warga dari kedua negara tersebut. Setiap gelaran di kedua negara itu juga hampir selalu pecah rekor untuk soal jumlah penonton.

Tapi jangan salah, kalau saja MotoGP diadakan di Indonesia, bisa jadi negara kita jadi nomor satu soal antusiasme masyarakatnya dengan motor. Beberapa kali pembalap MotoGP singgah di Indonesia selalu takjub dengan kegilaan orang Indonesia akan motor.

Tak terkecuali Rrasa antusias bikers di Indonesia yang membuat Andre Iannone dan Alex Rins terpukau. Mereka tidak menyangka kalau para bikers di Indonesia sebegitu besar dan heboh. Hal ini disampaikan kala Iannone dan Rins sedang melakukan kunjungan ke Indonesia dalam event Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di sentul.

Event kali ini merangkul 3.000 bikers dari 63 klub dan komunitas Suzuki yang saling bekerjasama dengan PT.SIS (Suzuki Indomobil Sales). Acara dihelat di Sentul Sirkuit, Bogor daerah Jawa Barat. Yang mana acara pembuka dilakukan dengan iring-iringan yang dipimpin kedua pembalap Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018.

Andrea Iannone dan Alex Rins disuguhkan Suzuki GSX-R150. Tak cuma mereka brand ambassador GSX-R150, Hamish Daud sebagai ambasador GSX juga ikut serta di acara ini. GSX dipilih karena mencirikan aura MotoGP.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Saya tidak menyangka kekuatan bikers Suzuki di Indonesia sangat luar biasa seperti ini. Senang sekali saya mendapatkan pengalaman yang sangat beragam dan berbeda bersama rekan balap saya dan ribuan bikers Suzuki,” ungkap Alex Rins.

Kehebohan dari komunitas dan klub terpancar dari acara yang diadakan sejak pagi hari jam 10, sudah dipenuhi oleh ribuan bikers yang berdatangan dari Tanggerang, Cikarang, Cengkareng, Parung dan lain-lain. Bahkan beberapa dari mereka ada yang berangkat ketika matahari belum terbangun dari tidurnya.

Rasa antusiasme total yang diperlihatkan bikers juga dirasakan oleh Andrea Iannone. Ia pun beranggapan antusiasme publik tanah air jadi dorongan luar biasa baginya untuk lebih berprestasi di ajang MotoGP.

“Ini adalah kali pertama bagi saya bisa larut dalam kegembiraan fans Suzuki. Saya sangat menikmati momen hari ini, dan semoga semangat teman-teman bikers Suzuki bisa menambah semangat saya sendiri untuk tampil lebih mengensankan di musim MotoGP 2018 bersama tim saya,” kata Iannone.

Meskipun acara seperti ini bukan yang pertama bagi kedua pembalap. Namun, Iannone mengungkapkan bahwa di Indonesia lebih meriah dari pada Italia dan Spanyol. Lantaran banyak bikers yang ikut serta dalam event ini apalagi pada saat konvoi yang dilakukan sepanjang track Sentul sirkuit.

“Seperti yang Iannone katakan, kami beberapa kali mengadakan acara serupa. Tapi di sini berbeda karena kami (Iannone dan Rins -red) berkendaraan dengan banyak orang. Apabila tahun ini sukses kami ingin mengdakan acara yang lebih besar,:” tambah Alex Rins.

Antusias yang diperlihatkan oleh para bikers dapat menghipnotis Alex Rins dan Andrea Iannone untuk mewujudkan kembali acara serupa di tahun mendatang. Karena selain menjadi wadah berjumpa dengan pembalap luar, hal ini juga menjadi ajang silaturahmi para klub dan komunitas Suzuki

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 17, 2017 at 4:48 pm

    Alhamdulillah tidak termasuk dalam 10 Kriteria ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top