Feature

Kalau Kamu Menikah dengan Sahabatmu, Kamu Pasti Merasakan 5 Hal Ini

“I’m lucky I’m in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again”

Pasti kamu pernah kan nyanyiin chorus lagu dari Colbie Caillat yang berjudul “Lucky” ini? Lagu ini sempat nge-hits di era 2000an. Di lagu ini, percintaan antara dua sahabat digambarkan sebagai sebuah “keberuntungan”, karena masing-masing merasa nyaman satu sama lain seperti berada di rumah sendiri.

Ternyata banyak loh yang merasa hal yang sama dengan lagu ini, dan akhirnya berlanjut ke pernikahan. Jadi, kenapa sih kita harus banget jatuh cinta dan menikah dengan sahabat kita sendiri? Banyak ternyata alasannya..

Biasanya Sahabat Saling Terbuka, Jadi Kalian Sudah Saling Memahami

cinta

Karena hubungan kalian berangkat dari persahabatan, maka tidak ada yang namanya jaga image (jaim) dan masa-masa canggung ketika kalian menikah. Ya minimal, kalian sudah tahu kebiasaan-kebiasaan pasangan yang sehari-hari ia lakukan. Jadi mau pasangan ternyata adalah orang yang jorok, pemarah, dan sebagainya kamu sudah cukup memahami dan dapat bertoleransi.

Kebebasan Jadi Milik Kalian Karena Ada Rasa Saling Percaya

bergandengan tangan

Dunia kalian terkait satu sama lain. Teman-teman pasanganmu, pasti jadi teman kamu juga, atau paling tidak sudah kamu kenal. Keadaan seperti ini membuat kalian sudah percaya satu sama lain, dan bisa saling membebaskan pasangan untuk bersosialisasi dengan teman masing-masing.

Kalian Lebih Langgeng Karena Pertengkaran Kecil Tak Kan Menggoyahkan

menikah langgeng

Karena sudah saling mengenal satu sama lain, biasanya riak-riak pertengkaran menjadi jarang terjadi. Kalaupun terjadi, biasanya bisa diselesaikan dengan cepat dan dengan kepala dingin. Hal ini menyebabkan pasangan yang lahir dari persahabatan, biasanya hubungannya menjadi lebih tahan banting dan pernikahan yang dilakukan mempunyai kemungkinan besar berakhir selamanya.

Bersahabat Adalah Saling Mendukung, Dan Bebas Membangun Mimpi

menggendong pasangan

Hubungan persahabatan membuat kalian satu sama lain sudah memahami mimpi dan cita-cita masing-masing. Pemahaman ini membuat kalian bisa saling mendukung dan membebaskan masing-masing untuk mewujudkan mimpi kalian

Kamu Tidak canggung mengenalkannya ke Keluarga

keluarga

Karena kalian sudah bersabahat, maka pasti keluarga kalian sudah mengenal pasangan masing-maisng, minimal mengenal namanya. Nah, karena itulah kalian jadi tidak ragu dan nyaman mengenalkan pasangan ke keluarga. Perjalanan menuju jenjang pernikahan pun menjadi lebih lancar.

Jadi, kalau ada yang takut melangkah dari hubungan persahabatan ke hubungan pernikahan dengan alasan takut kehilangan sahabat, then you are totally wrong. You are blowing the best chance you can have!

Walau katanya jodoh pasti bertemu, tapi pilihan hidup bisa bikin pertemuan itu meliuk kesana kemari dulu sebelum akhirnya sampai pada tujuan akhir. Kalau bisa lebih cepat, kenapa harus lebih lama?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Cara Cepat Jadi Ganteng Menurut Sains

Laki-laki yang dikerubungi banyak perempuan tidak hanya ada di film-film kok, di dunia nyata ada juga. Laki-laki macam apa ini? Kok sampai jadi dambaan kaum hawa. Kalau mereka artis sih memang sudah umum begitu. Nah, kalau laki-laki biasa? Bisa jadi mereka termasuk laki-laki pemilik daya tarik yang tinggi. Tanpa sadar, seperti sihir, perempuan terperangkap ke dalam pesonanya.

Melihat orang lain yang punya pesona tinggi pasti bikin iri. Di sisi lain, kita jungkir balik tebar pesona, tak ada yang nyantol juga. Pasti ada sesuatu yang salah. Tapi jangan sampai menyangka kalau mereka pakai susuk atau pelet ya. Berprasangka buruk malah bikin pusing sendiri. Ada baiknya pahami dulu tentang daya tarik laki-laki.

Daya tarik memang sulit didefinisikan. Sebab, setiap orang punya kriteria yang berbeda. Bahkan tidak semua orang menemukan ada atau tidaknya daya tarik dalam dirinya. Namun tak perlu khawatir beberapa penelitian mencoba mengungkapkan apa yang membuat seorang laki-laki terlihat menarik.

Brewok Atau Kumis Tipis-Tipis Lebih Menarik Dibanding Yang Tampil Klimis

Profesor Barnaby J. Dixson dan Rob C. Brooks dari University of New South Wales  mengadakan penelitian tentang ini. Mereka menampilkan 10 foto laki-laki kepada 351 perempuan. Kesepuluh laki-laki tersebut ditampilkan dalam empat versi, dicukur rapih, 5 hari tidak bercukur, 10 hari tidak bercukur dan berkumis dan berewok lebat.

Hasilnya? Keseluruhan foto itu mendapatkan reaksi yang sama. Foto yang tak bercukur 5 hari dan 10 hari mendapat respon lebih positif dibanding yang lainnya.

Humoris Itu Disukai Tapi Jangan Jadi Badut

Fakta ini diperkuat dari hasil penelitian Stanford University School of Medicine. Studi ini menggunakan scanner MRI untuk menunjukan aktivitas otak. Ditemukan bahwa otak perempuan jauh lebih aktif dibandingkan pria jika berkaitan dengan humor. Menariknya penelitian ini juga menunjukan bahwa otak wanita lebih terpicu jika mendengar lelucon, sementara otak laki-laki lebih aktif jika sedang memproduksi lelucon.

Karena itu cara termudah untuk menarik perhatian si manis adalah dengan melontarkan sejumlah candaan. Namun demikian ada sejumlah rambu yang harus kita pahami agar tidak membuatnya berpaling karena candaan yang salah.

Pakai Baju Warna Merah Supaya Terlihat Lebih Cerah

Andrew Elliot, Daniela Niesta Kayser dari the University of Rochester New York Merilis penelitian soal hubungan antara pemilihan warna baju dan daya tarik seorang laki-laki. Hasilnya ditemukan bahwa secara alam bawah sadar warna merah terbukti bisa meningkatkan kegantengan seseorang di perempuan.

Hal ini terjadi karena warna merah secara budaya diturunkan sebagai warna yang berani dan kuat. Pada perkembangannya warna merah juga dikaitkan dengan kesuksesan dan status sosial yang tinggi.

Pelihara Binatang Agar Sifatmu Dinilai Baik

Psikolog Nicolas Guégen meneliti tentang hal ini. Penelitiannya dilakukan terhadap pemilik anjing. Bahwa laki-laki yang memelihara anjing selalu mendapat penilaian lebih baik dibandingkan jika mereka tidak mengaku memiliki anjing. Hal ini diasosiakan dengan kasih sayang dan keperdulian. Meski penelitian ini menggunakan anjing sebagai objeknya, namun rasanya bisa juga dterapkan untuk binatang yang lainnya bukan?

Bicara Perlahan Bikin Perempuan Tak Tahan

Peneliti Fennis and Stel pernah menyebutkan hal ini. Terutama ketika baru berkenalan dan tidak akrab, perempuan lebih menyukai laki-laki yang bisa perlahan baik dari kecepatan maupun volumenya. Selain suara bahasa tubuh juga menjadi faktor yang diperhitungkan. Jangan mencondongkan tubuh ke lawan bicara, sebaliknya cobalah sedikit bersandar dan membuat bahu jadi terlihat relaks. Suara dan bahasa tubuh seperti ini, terlihat menarik karena sama sekali tidak mengancam lawan bicara.

Gitar Membuat Laki-laki 90 persen lebih Menarik

Penelitian ini memang dilakukannya di Inggris. 9 dari 10 perempuan yang diajak ikut penelitian ini menyebut bahwa laki-laki terlihat lebih menarik jika sedang menyandang gitarnya. Yang lebih gilanya, hanya membawa gitar saja sudah membuat laki-laki lebih menarik tanpa harus memainkannya. Jadi lain kali, bisa saja kamu membawa gitar kemana-mana jika ingin terlihat lebih menarik bukan?

Nah, ternyata daya tarik tidak melulu soal ganteng fisik. Bagiamana cara kamu bersikap juga menjadi penentunya. Maka jangan heran kalau ada laki-laki biasa saja, tapi banyak perempuan yang suka. Nah, sudah siapkah kamu jadi laki-laki dengan daya tarik maksimal?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ketika Aku Bilang “Kangen” Seharusnya Kamu Jawab “Yuk Ketemu”

Kepadamu aku bisa bilang, rindu alias kangen memang bukan perkara mudah. Kalau buatmu mudah, mungkin cintamu tak seserius itu. Karena bahkan secara biologis kangen itu bukan soal main-main.

Dalam pelajaran Biologi kita diajarkan bahwa tubuh kita secara alamiah memproduksi zat-zat tertentu sebagai mekanisme pertahanan hidup. Tubuh kita punya takaran dalam memproduksi sejumlah hormon ini.

Masalahnya ketika jatuh cinta apalagi berdekatan dengan orang yang kita sayangi, hormon-hormon seperti estrogen/testosteron dan oxytocin mendadak diproduksi jauh lebih banyak daripada kondisi dan kebutuhan normal. Hal ini dalam prosesnya membuat jaringan neurotransmitter kita turut memproduksi serotonin dan dopamine. Sementara taukah kamu kalau dopamine itu serupa dengan heroin yang membuat kita merasa candu?

Ketika Aku Bilang “Rindu” Dan Kamu Jawab “Gombal”, Sungguh Perasaanku Tak Semain-Main Itu

Buatmu mudah menuduh apa yang aku katakan sebagai sebuah bualan dan gombalan. Padahal urusan rindu itu sudah terpatri secara biologis.

Nah masalah muncul ketika kondisi orang yang jatuh cinta itu berjauhan. Tubuh yang telah terbiasa menerima takaran dopamine secara over dosis itu, mendadak tak lagi memproduksi dengan jumlah serupa karena tak lagi bertemu.

Sementara tubuh tetap kembali meminta dosis yang sama seperti ketika kita duduk bersebelahan. Sebab sel-sel yang lain telah terbiasa mengolah dopamine dalam jumlah banyak tadi. Jadi bisa kamu bayangkan, betapa menderitanya aku yang harus menahan rindu itu?

Ketika Aku Bilang “Rindu”, Kamu Jawab Dengan “Iya”, Itu Seperti Hanya Mengamini Kesepianku

menyerah

Seringnya kamu hanya menjawab singkat “iya” ketika aku bilang rindu. Entah apa maksud dari jawaban itu aku pun tak mengerti. Apakah kamu juga merasakan rindu yang sama? Itu yang selalu terngiang di kepala. Mungkin hanya aku sendirian yang merasakannya. Dan jawaban singkat macam itu seperti mempertegas kesepianku.

Kalau Kamu Hanya Menjawab “Aku Juga Kangen”, Terkadang Terasa Hanya Sekedar Basa-Basi

Mungkin buat orang lain, jawaban ini cukup. Tapi sesungguhnya jawaban ini kadang hanya terkesan basa-basi. Pernahkah kamu membayangkan, mereka yang kecanduan narkoba kemudian datang padamu mengadu tentang sakitnya, lalu dijawab dengan “iya aku juga”

Katamu Perasaan Kangen Itu Sebentar Juga Hilang, Padahal Butuh Berbulan-Bulanhak rekreasi

Tak salah memang ketika kamu mengatakan perasaan rindu itu, nanti lama-lama juga hilang. Tapi tahukah kamu bahwa tubuh itu membutuhkan proses yang tak sebentar untuk mengembalikan kebutuhannya pada kadar dopamine yang normal? Dari sejumlah penelitian, penyesuaian tubuh terhadap perubahan asupan dopamine ini membutuhkan sedikitnya 3 bulan untuk kembali ke keadaan normal.

Buatmu Mungkin Sederhana, Tapi Bagi Yang Benar-Benar Cinta Bisa Jadi Depresi Dan Cemas Berlebih

takut

Ketidakseimbangan proses tubuh ini akan berujung pada hal yang kurang baik.  Seperti juga orang yang sakaw heroin, orang bisa jadi tak bepikir rasional. Keinginan untuk mendapatkan asupan dopamine, bisa mengalahkan keinginan yang lain. Arahnya bisa menjadi depresi atau jadi cemas berlebih. Karena itu wajar jika kemudian, pikiran orang merindu itu bisa jadi aneh-aneh.

Meski Belum Tahu Kapan, Jawaban “Yuk Ketemu”, Memberikan Secercah Harapan

Mungkin kamu belum ada rencana untuk kita benar-benar bisa bertemu. Namun jawaban “yuk ketemu” bisa jadi sedikit pengobat dari rasa rindu dan kekurangan dopamine itu. Harapan, terbukti bisa memberikan sinyal yang baik kepada otak untuk terus merasa bersemangat dan senang. Jadi kalau kali lain aku bilang rindu, kamu sudah tahu harus jawab apa bukan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tips

Daripada Pusing Jenis Orang-orang Ini Memang Seharusnya Tidak Perlu Ada di List Pertemanan Sosial Mediamu

Data dari Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) lebih dari setengah penduduk Indonesia kini telah terhubung ke internet dan sepanjang 2016 ditemukan bahwa 132,7 juta orang dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 256,2 juta orang telah terhubung ke internet. Menariknya lagi 95 % dari penggunaan internet tersebut di gunakan untuk mengakses sosial media.

Dari data ini tentu tak mengherankan jika kamu bisa jadi terhubung dengan siapa saja. Di satu sisi ini kemudahan, namun di sisi lain bisa jadi ini bencana. Karena lini masa kita menjadi sangat riuh dan ramai.

Tak jarang membuat pusing kepala. Penyebabnya sangat mungkin karena kita di sosial media terhubung dengan orang-orang yang meracuni hidup kita. Itu akunmu, kamu bebas menentukan ingin terhubung dengan siapa. Ada baiknya menghindari orang-orang ini.

UPLOAD FOTO ALA MILLIARDER BESAR, POSTING SEGALA SESUATU YANG MENUNJUKKAN KEMEWAHAN ALIAS TUKANG PAMER

mobil mewah

Orang tipikal ini memang tidak perlu masuk dalam list pertemanan di sosial media, biasanya dia senang sekali mengunggah segala sesuatu yang menunjukkan semua kemewahan dalam hidupnya. Entah itu foto di tempat makan mewah, Berdiri didepan Mobil Mahal, check in segala tempat yang keren versi terbaiknya yang jika ditelaah lebih lanjut sebenarnya itu semua tak akan berpengaruh buat kita sebagai teman dimedia sosialnya. Karena semua postinganya terkesan pamer yang terlalu menyombongkan diri, belum tentu juga semua yang dipostingnya benar adalah miliknya.

SI TUKANG DEBAT YANG BISA BERUBAH-UBAH SEPERTI BUNGLON TERGANTUNG TOPIK PEMBAHASAN TERHANGAT

farhat abbas

Jenis orang seperti ini biasanya tidak punya pekerjaan (ya bisa jadi ) menggunakan sosial media hanya untuk memulai perdebatan. Dan anehnya dia bisa memperdebatkan hal apapun dari mulai mendadak jadi pengamat politik yang handal, atau budayawan yang sudah tau pahit manisnya sejarah hidup,hingga ke pengamat musik dadakan yang selalu menebar perdebatan, semua hal yang didebatkannya sering sekali tidak penting dan hanya menimbulkan perang komen yang hanya menghabiskan kuota.

GAMERS ALA-ALA YANG KERJAANYA CUMA MEMENUHI NOTIFICATION SAJA

Kita semua pasti pernah kesal karena terlalu banyak menerima undangan permainan di sosial media facebook dari orang lain, Apalagi jika orang tersebut tidak terlalu dekat dengan kita. Ini akan sangat mengganggu dan menyusahkan kita sendiri daripada pusing, lebih baik  dihapus saja orang seperti ini dari list pertemanan,

DRAMA QUEEN YANG KADANG LEBIH MIRIP KONTESTAN REALITY SHOW DI TV

mengeluh

Yang satu ini sepertinya tidak punya privasi yang harus dijaga, hampir semua cerita hidupnya diceritakan di sosial media bak cerpen yang bersambung. Bahkan sering berdebat dengan pasangan atau mengumpat orang lain dengan kata-kata yang tidak baik bahkan menyindir orang lain, entah itu benar atau hanya sekedar untuk mencari perhatian dari orang lain,tapi orang seperti ini sangat menganggu daripada kita pusing sendiri lebih baik putuskan pertemananmu di sosial media dengannya.

KOMENTATOR YANG SUKA MENGKRITIK SEGALA HAL YANG KITA LAKUKAN

menunjuk

Selalu ada orang yang mengomentari tentang apapun yang kita lakukan di sosial media, sering sekali menulis komentar disetiap unggahan apapun yang kita kirimkan. Mulai dari foto makanan, hingga foto liburan bahkan selfie berdua dengan pasangan pun tak luput dari komentarnya. Jangan sampai tipe orang seperti ini membuat kita malas untuk mengunggah hal-hal yang kita senangi di sosial media yang notabennya adalah akun kita sendiri, lalu apa haknya selalu memberi komentar?

MANAJER DAN SIAPAPUN YANG MENJADI BOS KITA DI KANTOR

menunda pekerjaan

Untuk hal ini tidak ada alasan yang menharuskan kita untuk berteman dengan atasan, kecuali jika kita memang benar-benar dekat dengan beliau. Sebaiknya hapus saja mereka , toh ini akan sangat menggangu kita jika ternyata tanpa kita sadari beliau sering stalking akun kepunyaan kita untuk mencari tahu apa saja yang kita lakukan di sosial media. Atau bisa saja dia mencari-cari alasan untuk menyalahkan kita jika ada pekerjaan yang kita salah kerjakan dengan menghubung-hubungkan kegiatan kita sebelumnya dengan pekerjaan, Repot kan!

DAN YANG TERAKHIR ADALAH ORANG ASING YANG TIDAK KITA KENAL, ORANG YANG KITA KENAL SAJA BIKIN PUSING APALAGI ORANG ASING

menyerah

Dapat dipastikan jika kita tidak mungkin mengenal semua teman di sosial media apalagi sejenus facebook yang cakupannya kapasitas pertemanannya memang banyak. Jadi ada baiknya jika ada waktu sempatkan untuk membersihkan teman-teman tidak dikenal di sosial media. Dengan begitu, kita bisa berbagi momen dengan orang yang memang mengenali kita saja Selain untuk alasan keamanan, hal ini juga untuk menjaga lingkaran media sosial hanya untuk orang-orang yang ingin kita ingin tahu kabarnya saja.

Sedikit banyaknya jenis-jenis ornag yang sebenarnya memang tak perlu masuk didalam list pertemanan kita di sosial media, selain membuat risih semua hal yang mereka lakukan juga tidak ada manfaatnya bagi kita sebagai pembaca postinganya. Lebih baik mengikuti akun lain yang bermanfaat daripada harus berteman dengan orang-orang seperti itu, karena kita akan pusing sendiri nantinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top