Feature

Menguak Fenomena Deja Vu, Keadaan Aneh Yang Kadang Membuat Kita Merasa Hebat

Kamu mungkin pernah mengunjungi sebuah tempat untuk yang pertama kalinya, tapi merasa bahwa tempat itu sudah familiar sekali. Bahkan kamu merasa sudah pernah menginjakkan kaki ditempat tersebut? Ya… Itu adalah gejala deja vu. Istilah ini diciptakan pada tahun 1876 oleh filsuf Perancis Emile Boirac untuk menggambarkan perasaan kuat bahwa pengalaman yang kamu alami sekarang sudah pernah dialami dimasa lalu. Sesuai dengan arti katanya yaitu “sudah terlihat atau pernah melihat”. Salah satu gambaran yang bisa kita lihat dari fenomena ini, diangkat pada film Groundhog Day yang dibintangi Bill Murray.

Menurut riset setidaknya dua dari tiga orang akan merasakan hal ini pada suatu waktu. Situasi ini sering membawa kita pada kebingungan yang sulit diekspresikan, hingga sering menimbulkan tanya. Apakah orang lain yang ada di sekitar kita juga pernah merasakan hal yang sama? Sebagian besar orang mengartikan hal ini sebagai gangguan saraf pada otak. Tapi yang lain malah merasa hebat setiap kali mengalaminya, untuk itu kita perlu memahami fenomena ini lebih dalam.

Sering Disebut Sebagai Gambaran Akan Situasi Yang Terjadi Pada Otak Hingga Kepercayaan Yang Terlalu Berlebihan

Berbagai macam pendapat hadir untuk mengarah pada pengertian deja vu. Salah satunya adalah pendapat yang mengartikan de javu sebagai gambaran situasi otak. Otak mengalami sebuah kondisi tertentu, sehingga apa yang kita lalui dianggap sebagai hal yang sudah pernah terjadi sebelumnya. Bahkan ada pendapat yang mengatakan jika hal ini memang benar, maka deja vu adalah bagian dari pengalaman spiritual yang tidak bisa dijelaskan dengan pasti. Karena kondisi deja vu merupakan sebuah pengalaman yang dialami secara pribadi oleh setiap individu maka kebenarannya pun sulit untuk diafirmasi.

Setiap orang akan berusaha untuk bisa meyakinkan diri sendiri bahwa, apa yang dialaminya sudah pernah terjadi di masa lalu. Namun akan sangat sulit untuk meyakinkan orang lain bahwa gejala ini benar terjadi, karena mereka tidak merasakan hal tersebut. Hal lain yang sering dikaitkan dengan deja vu adalah kepercayaan akan sesuatu. Sebagian besar orang terutama para orang tua akan mengatakan bahwa ini adalah khayalan. Datang karena kepercayaan akan sesuatu yang terlalu berlebihan. Akan tetapi hal ini bukanlah hal yang sulit untuk dipercaya, karena rasanya setiap orang tentu pernah merasakan pengalaman ini.

Lalu Bagaimana Cara Membedakan Jenis Deja Vu Yang Terbagi Menjadi Tiga?

Dialami oleh seseorang untuk menggambarkan situasi yang pernah dirasakan, ternyata deja vu terbagi atas tiga jenis. Untuk lebih bisa memahami gejalanya, tentu kita juga harus bisa membedakannya sesuai dengan jenisnya. Dimulai dari perasaan yang mengarah pada sesuatu yang sudah pernah dirasakan. Para peneliti pun meyakini bahwa sesuatu yang kita rasakan saat ini, memang bisa jadi berkaitan dengan hal yang telah terjadi dimasa lalu. Kesamaan yang terus dipikirkan inilah yang membuat kita merasa bahwa hal tersebut sudah pernah terjadi dimasa lalu atau disebut dengan Deja Senti yang berarti memikirkan.

Selanjutnya adalah tentang perasaan lain ketika kita merasa bahwa ada sesuatu yang akan terjadi, atau merasa mendadak mengingat hal tersebut, hal ini dinamakan Deja Vecu atau mengalami. Hingga pada Deja Visite yang bermakna mengunjungi, ini menjadi jenis de javu yang paling banyak dirasakan orang. Merasa seperti sudah pernah berada di suatu tempat, meski itu adalah kunjungan pertamanya. Hebatnya orang yang mengalami jenis Deja Vu ini, akan terlihat lebih mengetahui dan memahami letaknya. Padahal sebelumnya belum pernah berada di tempat tersebut.

Lalu Apa Kemungkinan Yang Bisa Kita Percaya Sebagai Penyebab Dari Deja Vu Ini ?

Alasan yang menjadi penyebab seseorang mengalami deja vu juga cukup bervariasi. Tapi sejauh ini setidaknya ada tiga teori yang menerangkan mengapa hal tersebut terjadi. Deja vu terjadi karena keadaan otak yang tiba-tiba Error ketika menerima memory untuk dingat. Sehingga mengakibatkan ingatan jangka pendek masuk kepada ingatan jangka panjang yang dimilikinya. Untuk itu kejadian jangka pendek yang baru terekam dimemori terasa sebagai kejadian dimasa lalu. Inilah yang mengakibatkan deja vu terjadi. Kemudian hal lain yang juga banyak dipercaya jadi penyebabnya adalah Reminder yang ada dalam diri kita. Teori ini percaya bahwa deja vu terjadi dikarenakan usaha kita dalam mengingat sesuatu yang telah disimpan oleh otak. Itulah yang menyebabkan hal tersebut terasa sangat familiar, padahal sebenarnya itu adalah hal baru.

Hingga pada Organised Thought yang disebut sebagai pemikiran yang terpola. Kemampuan otak untuk mengingat sebuah pola untuk segala hal. Mulai percakapan, warna, rasa, bau hingga suasana, kadang menghantarkan kita pada bagian pola yang sama. Itulah sebabnya deja vu ini kadang muncul, lebih lanjutnya Dr. Michio Kaku, ahli teori fisika dari Amerika yang juga spesialis dalam teori ‘string field’ mengungkapkan, “Deja vu adalah otak yang mengalami salah memicu ingatan atau salah mengingat sesuatu hal. Otak kemudian mengambil potongan ingatan dan pengetahuan yang tersimpan di otak tapi tidak diketahui dimana hal tersebut ditemukan”. Intinya deja vu terjadi dikarenakan ada sesuatu hal, yang ingin disampaikan oleh otak kepada kita. Tapi kita tak perlu khawatir, hal ini adalah sesuatu yang biasa terjadi. Dialami oleh beberapa orang, bukan berarti kita memiliki kelainan karena secara teori dianggap hal yang wajar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Padahal Iklan Tapi Video di Youtube Ini Banyak Ditonton! Kok Bisa?

Makin populernya Youtube bikin sebagian orang penasaran mencari rumusan agar videonya bisa ditonton oleh banyak orang. Mungkin termasuk kamu, yang sedang memulai karir sebagai youtuber.

Google pemilik situs Youtube, melalui Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami, merilis daftar iklan terpopuler yang tayang di youtube. Salah satu video yang menduduki 10 iklan Youtube terpopuler di Indonesia adalah video berjudul “Semua Gara-Gara Saaih Halilintar – Ep 1” yang diunggah di kanal Youtube Smartfren. Dari data yang dirilis oleh social media analytics partner, Socialbakers, tiga video series bertajuk “Semua Gara-Gara Saaih Halilintar” menempati tiga posisi teratas sebagai video Youtube terbaik di Indonesia pada bulan Juni.

“Sebenarnya, video ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ merupakan bagian dari kampanye digital #BaruTahuKan yang dibuat oleh Smartfren,” terang Fikri Hidayat Rangkuti, Senior Manager of Digital Operation Growmint yang merupakan digital agency partner Smartfren.

Fikri menjelaskan bahwa webseries mengenai ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ merupakan hero content dari kampanye bertagar #BaruTahuKan yang digunakan untuk menjelaskan kepada publik bahwa Smartfren saat ini merupakan provider telekomunikasi dengan jaringan 4G dan dapat digunakan di semua telepon selular berbasis 4G.
“Selain webseries, campaign #BaruTahuKan juga terintegerasi dengan situs web barutahukan.com dan kanal media sosial Smartfren lainnya.” Terang Fikri.

Lantas apa saja resep Growmint dan Smartfren dalam membuat konten video ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’?

Memilih key opinion leader Yang Tepat, Jadi Penentu

“Kenapa webseries #BaruTahukan bisa menjadi populer di Youtube? Semuanya diawali dari pemilihan Saaih Halilintar sebagai key opinion leader sekaligus icon dalam video. Sebelum mengeksekusi video, tim di Growmint telah melakukan riset terlebih dahulu mengenai popularitas influencer di media digital selama tiga bulan terakhir,” ucap Fikri.

Kunci Lainnya Adalah Memilih Dan Menyesuaikan Momen Yang Pas

Video yang punya korelasi dengan keadaan saat ini cenderung bisa lebih viral. Hal ini yang juga dimanfaatkan Smartfren ketika membuat video web series #BaruTahukan. Cerita dari video tersebut disesuaikan dengan momen Ramadhan ketika video tersebut ditayangkan.

Tak Cuma Lewat Youtube, Optimasi Juga Dilakukan Melalui Sosial Media Lainnya

Meski Youtube sudah punya 1,3 miliar pengguna, namun kalau mau kontenmu berhasil dan ditonton banyak orang haruslah memanfaatkan sosial media yang lainnya. Sosial media serta aset lainnya tersebut diarahkan untuk mengajak pengunjungnya ke video yang dimaksud.

Hal ini yang dijalankan oleh Smartfren. Mereka memanfaatkan sosial medianya untuk mendapatkan pengunjung. Ditambah lagi untuk mendukung video tersebut, dirilis pula situs barutahukan.com yang membantu video tersebut lebih dikenal.

Pada Akhirnya Penonton Indonesia Itu Senang Tayangan Yang Ringan Dan Mudah Dicerna

Smartfren digital team, memaparkan bahwa selama periode digital campaign #BaruTahuKan, Smartfren yang berpartner dengan Growmint berusaha memahami karakter netizen di Indonesia dalam mengkonsumsi media digital, baik dalam bentuk teks, gambar, maupun video.

“Di bulan Ramadhan, berbagai brand selalu berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian audiensnya masing-masing, begitu pula dengan Smatrfren. Karena itu, kami mencoba mengutamakan konten yang sesuai dengan karakter netizen di Indonesia yang ringan dan mudah dicerna, namun tetap menyampaikan pesan dari Brand Smartfren itu sendiri,” terang Aldrige.

Dari hasil memahami karakter netizen di Indonesia, kemudian merencanakan konten brand campaign secara optimal, ketiga video webseries ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ selalu menempati top trending di YouTube. Selain itu, Smartfren juga menempati 10 besar brand dengan interaksi tertinggi selama bulan Ramadhan menurut data yang dirilis oleh Socialbakers.

“Dan yang lebih utama, dampak terbaik dari keberhasilan digital campaign #BaruTahuKan adalah semakin banyak audiens di Indonesia yang tahu bahwa kini Smartfren bisa dipakai di ponsel apapun dengan jaringan 4G. Dengan kata lain, akan semakin banyak orang Indonesia yang dapat menjangkau koneksi internet yang lebih cepat, luas, dan stabil,” tutup Fikri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Agar Tak Penasaran Lagi, Ini Cara Mudah Mengetahui Bentuk Wajah Dengan Tepat!

Pilih kacamata harus sesuai dengan bentuk wajah, mau potong rambut juga tidak bisa sembarangan. Salah pilih bukannya kelihatan semakin kece, bisa-bisa malah terlihat jelek. Wajah memang punya andil  yang sangat besar pada penampilan seseorang. Dari wajah kita bisa menilai kepribadian seseorang, tak jarang juga jadi ajang standarisasi memilih pasangan. Saking begitu besarnya pengaruh wajah, banyak orang yang berlomba memperbagus tampilan wajah bahkan tidak segan melakukan beberapa operasi demi terlihat cantik atau tampan.

Beberapa aspek memang berpengaruh pada bentuk wajah, bagaimana seharusnya si muka bulat memiliki potongan rambut, memilih kacamata yang cocok, hingga penggunaan hijab yang benar. Begitu kita tahu bentuk wajah, hal-hal yang seperti itu tidak menjadi masalah besar, karena sudah ada patokan tersendiri. Lalu bagaimana cara mengetahui bentuk wajah dengan akurat, bukan hanya menerka atau memaksakan kehendak. Jangan sampai yang seharusnya berwajah hati menganggap dirinya berwajah oval. Begini caranya.

Jika Biasanya Cermin Hanya Untuk Berdandan, Sekarang Bisa Kamu Gunakan Untuk Mengidentifikasi Bentuk Wajahmu!

Sekarang cermin di rumahmu punya berbagai manfaat, selain alat penting kamu untuk berdandan atau mengkoreksi penampilan. Cermin juga bisa kamu gunakan untuk mencari tahu sebenarnya bentuk wajahmu. Cara yang digunakan juga tidak terlalu sulit, kamu cukup siapkan spidol yang bisa dihapus saja dan berdiri di depan cermin. Kamu bisa gunakan cermin apa pun asal besar dan tidak bergoyang saat digunakan.

Usahakan berdiri dengan posisi cermin dalam jangkauan tangan, karena kamu harus bisa menggambar di cermin tanpa harus mencondongkan badan. Berdirilah dengan wajah menghadap cermin, punggung lurus, kepala tegak, dan bahu ditarik ke belakang. Bila kamu punya poni, tarik ke belakang. Pastikan lampu di atas kepala dan tidak mengarah ke badanmu, karena cahaya akan mempengaruhi bentuk yang kamu gambar.

Buat garis wajah kamu di cermin dengan hati-hati. Mulai dari bagian bawah dagu, lanjutkan ke satu sisi wajah melewati tulang pipi, ikuti garis rambut, terus ke sisi wajah satunya, dan akhiri di dagu. Cobalah untuk diam tak bergerak ketika melakukannya. Jangan menyertakan telinga, gambar sisi wajah saja.

Meski Bentuk-bentuk Wajah Hanya Berbeda Tipis, Tetap Bisa Kamu Bedakan Dengan Garis

Supaya kamu tidak salah tebak bentuk wajah kamu seperti apa. Deteksi bentuk wajah sesuai garis yang kamu buat di cermin. Bentuk garis yang lonjong bukan berarti kamu memiliki wajah yang oval. Ini bentuk wajahmu sebenarnya berdasarkan garis yang kamu bentuk.

Panjang: Garis wajah kira-kira menyerupai persegi panjang yang tinggi dengan sudut membulat. Wajah panjang memiliki dahi, tulang pipi, dan rahang yang lebar tetapi seimbang.

Bulat: Bila garis wajah mirip lingkaran, dengan tulang pipi lebar, rahang dan dahi melengkung, kemungkinan kamu mempunyai wajah bulat.

Persegi: Garis wajah kamu mestinya tidak tinggi tetapi lebar di semua titik, dengan dahi lebar, tulang pipi kuat, dan rahang menyudut.

Oval: Dahi sedikit lebar, dengan tulang pipi sempit dan garis rahang meruncing.

Hati: Bentuk wajah ini ditandai dengan dahi yang lebar, tulang pipi kuat, dan dagu kecil.

Segitiga: Bila garis wajah menonjolkan rahang yang luas dengan dahi kecil, kamu mempunyai bentuk wajah segitiga.

Berlian: Wajah bentuk berlian berbeda dari wajah bulat atau oval, di mana tulang pipi lebih lebar dari dagu dan dahi yang sempit.

Ragu Dengan Bentuk Berdasarkan Gambar Yang Kamu Buat Di Cermin? Kalau Begitu Pastikan Dengan Mengukurnya!

Kalau kamu masih belum yakin dengan bentuk wajahmu hanya melalu garis yang kamu buat di cermin. Kamu juga bisa gunakan cara lain untuk lebih meyakinkan dirimu. Dalam pengukuran ini kamu tetap membutuhkan cermin sebagai bantuan. Untuk hasil terbaik, gunakan cermin besar dalam ruang yang pencahayaannya bagus sehingga bisa melihat setiap bagian wajah dengan jelas. Kebanyakan kamar mandi memiliki cermin besar di atas wastafel, tetapi semua cermin besar (seperti cermin rias di kamar) bisa digunakan. Dalam pengukuran ini kamu membutuhkan pita meteran yang bisa dengan mudah mengikuti lengkungan wajah, beserta selembar kertas dan pulpen atau pensil untuk mencatat hasil pengukuran.

Untuk menemukan lebar wajah, ukur di atas tulang pipi.Tempatkan ujung meteran tepat melewati sudut luar mata, ini adalah titik awal. Kemudian, tarik meteran rata melewati batang hidung sampai bagian sudut luar mata yang satunya, ini titik akhir pengukuran. Meteran harus berada di atas “bulatan” pipi (dengan kata lain, tepat di atas tulang pipi). Baca angka pada meteran dan catat. Berikutnya, kamu perlu menentukan ukuran rahang. Pandang lurus ke cermin dan temukan bagian paling lebar dari rahang. Biasanya ada sekitar 2,5 cm di bawah telinga. Ini menjadi titik awal pengukuran. Ukur dari titik ini ke ujung dagu. Kemudian, angka ini dikalikan dua untuk mendapatkan panjang kedua sisi rahang. Jika angkanya udah diketahui jangan lupa untuk mencatatnya serta beri keterangan bagian yang kamu ukur.

Selanjutnya kamu perlu mengukur dahi, lihat ke dalam cermin dan cari bagian terlebar dari dahi. Biasanya bagian ini ada di pertengahan alis dan garis rambut. Tempatkan titik awal pengukuran di satu sisi dahi pada titik terlebar. Tarik meteran sepanjang dahi sampai ke titik yang sama di bagian dahi satunya. Baca angka pada meteran dan catat. Terakhir menentukan panjang (atau “tinggi”) wajah. Cari bagian tengah garis rambut (garis yang terbentuk di mana rambut bertemu dahi). Mulai pengukuran di titik tengah ini. Tarik meteran ke bawah, melewati hidung, sampai ke ujung dagu. Jangan lupa catat.

Berbeda Dengan Identifikasi Garis, Masih Ada Cara Tersendiri Untuk Tahu Bentuk Wajahmu Setelah Mengukur Wajah

Ada perbedaan yang harus kamu tahu saat menggambar dan mengukur wajahmu, identifikasi yang kamu gunakan tidak bisa sama pada saat kamu menggambar garis. Setelah melihat catatan yang kamu dapatkan dari hasil mengukur wajah, ini cara yang bisa kamu pakai untuk mengidentifikasi bentuk wajahmu.

Wajah panjang ukurannya lebih panjang dari pada lebar wajah. Wajah ini memiliki ukuran yang hampir sama pada pipi, dahi, dan rahang.

Wajah hati ciri- cirinya bentuk wajah segitiga terbalik, yang berasal dari dagu runcing dan ukuran dahi dan pipi sedang sampai lebar. Umumnya wajah ini hanya sedikit lebih panjang dari lebar di pipi (sekitar 4 cm atau kurang).

Wajah persegi kira-kira mempunyai panjang dan lebar yang sama, antara pipi dan panjangnya kira-kira berbeda 2,5 sampai 5 cm. Selain itu, ukuran pipi, dahi, dan rahang wajah persegi hampir sama, sisi wajah atas dan bawah hampir lurus. Rahang wajah persegi pasti mempunyai sudut yang jelas dan tajam pada bagiannya yang terlebar.

Wajah oval adalah bentuk wajah proporsional mirip dengan bentuk telur terbalik. Lebih panjang dari pada lebarnya, dengan dahi lebih lebar dari pada rahang dan dagu yang halus membulat.

Wajah bulat, seperti wajah persegi, kira-kira sama lebar dan panjangnya. Tetapi, wajah ini memiliki dahi yang relatif kecil dan garis rahang kecil yang melengkung. Bila selisih ukuran “pipi” dan “panjang” sekitar 2,5 cm, ukuran dahi lebih kecil dari ukuran pipi, dan rahang hampir tidak mempunyai sudut tajam seperti pada wajah persegi, tandanya kamu mempunyai wajah bulat.

Wajah segitiga kebalikan wajah berbentuk hati, bagian terlebar tipe wajah ini ada di bagian bawah dan paling kecil di bagian atas. Wajah segitiga punya garis rahang yang panjang, lebar dan persegi dengan dahi yang relatif sempit.

Wajah berlian mempunyai titik paling lebar di tulang pipi, dengan dahi meruncing dan dagu kecil dan lancip. Ukurannya lebih panjang dari pada lebar. Bila ukuran pipi kamu lebih besar dari dahi dan rahang, dan dagu kamu relatif lancip, maka wajah kamu berbentuk berlian.

Selamat Mencoba!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Padahal Iklan Tapi Video di Youtube Ini Banyak Ditonton! Kok Bisa?

Makin populernya Youtube bikin sebagian orang penasaran mencari rumusan agar videonya bisa ditonton oleh banyak orang. Mungkin termasuk kamu, yang sedang memulai karir sebagai youtuber.

Google pemilik situs Youtube, melalui Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami, merilis daftar iklan terpopuler yang tayang di youtube. Salah satu video yang menduduki 10 iklan Youtube terpopuler di Indonesia adalah video berjudul “Semua Gara-Gara Saaih Halilintar – Ep 1” yang diunggah di kanal Youtube Smartfren. Dari data yang dirilis oleh social media analytics partner, Socialbakers, tiga video series bertajuk “Semua Gara-Gara Saaih Halilintar” menempati tiga posisi teratas sebagai video Youtube terbaik di Indonesia pada bulan Juni.

“Sebenarnya, video ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ merupakan bagian dari kampanye digital #BaruTahuKan yang dibuat oleh Smartfren,” terang Fikri Hidayat Rangkuti, Senior Manager of Digital Operation Growmint yang merupakan digital agency partner Smartfren.

Fikri menjelaskan bahwa webseries mengenai ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ merupakan hero content dari kampanye bertagar #BaruTahuKan yang digunakan untuk menjelaskan kepada publik bahwa Smartfren saat ini merupakan provider telekomunikasi dengan jaringan 4G dan dapat digunakan di semua telepon selular berbasis 4G.
“Selain webseries, campaign #BaruTahuKan juga terintegerasi dengan situs web barutahukan.com dan kanal media sosial Smartfren lainnya.” Terang Fikri.

Lantas apa saja resep Growmint dan Smartfren dalam membuat konten video ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’?

Memilih key opinion leader Yang Tepat, Jadi Penentu

“Kenapa webseries #BaruTahukan bisa menjadi populer di Youtube? Semuanya diawali dari pemilihan Saaih Halilintar sebagai key opinion leader sekaligus icon dalam video. Sebelum mengeksekusi video, tim di Growmint telah melakukan riset terlebih dahulu mengenai popularitas influencer di media digital selama tiga bulan terakhir,” ucap Fikri.

Kunci Lainnya Adalah Memilih Dan Menyesuaikan Momen Yang Pas

Video yang punya korelasi dengan keadaan saat ini cenderung bisa lebih viral. Hal ini yang juga dimanfaatkan Smartfren ketika membuat video web series #BaruTahukan. Cerita dari video tersebut disesuaikan dengan momen Ramadhan ketika video tersebut ditayangkan.

Tak Cuma Lewat Youtube, Optimasi Juga Dilakukan Melalui Sosial Media Lainnya

Meski Youtube sudah punya 1,3 miliar pengguna, namun kalau mau kontenmu berhasil dan ditonton banyak orang haruslah memanfaatkan sosial media yang lainnya. Sosial media serta aset lainnya tersebut diarahkan untuk mengajak pengunjungnya ke video yang dimaksud.

Hal ini yang dijalankan oleh Smartfren. Mereka memanfaatkan sosial medianya untuk mendapatkan pengunjung. Ditambah lagi untuk mendukung video tersebut, dirilis pula situs barutahukan.com yang membantu video tersebut lebih dikenal.

Pada Akhirnya Penonton Indonesia Itu Senang Tayangan Yang Ringan Dan Mudah Dicerna

Smartfren digital team, memaparkan bahwa selama periode digital campaign #BaruTahuKan, Smartfren yang berpartner dengan Growmint berusaha memahami karakter netizen di Indonesia dalam mengkonsumsi media digital, baik dalam bentuk teks, gambar, maupun video.

“Di bulan Ramadhan, berbagai brand selalu berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian audiensnya masing-masing, begitu pula dengan Smatrfren. Karena itu, kami mencoba mengutamakan konten yang sesuai dengan karakter netizen di Indonesia yang ringan dan mudah dicerna, namun tetap menyampaikan pesan dari Brand Smartfren itu sendiri,” terang Aldrige.

Dari hasil memahami karakter netizen di Indonesia, kemudian merencanakan konten brand campaign secara optimal, ketiga video webseries ‘Semua Gara-Gara Saaih Halilintar’ selalu menempati top trending di YouTube. Selain itu, Smartfren juga menempati 10 besar brand dengan interaksi tertinggi selama bulan Ramadhan menurut data yang dirilis oleh Socialbakers.

“Dan yang lebih utama, dampak terbaik dari keberhasilan digital campaign #BaruTahuKan adalah semakin banyak audiens di Indonesia yang tahu bahwa kini Smartfren bisa dipakai di ponsel apapun dengan jaringan 4G. Dengan kata lain, akan semakin banyak orang Indonesia yang dapat menjangkau koneksi internet yang lebih cepat, luas, dan stabil,” tutup Fikri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Dari Banyaknya Hari Dalam Seminggu, Ternyata Ini Alasan Kenapa Minggu Jadi Hari Libur!

Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu. Dari 7 hari yang ada di kalender masehi, hari mana yang paling kamu tunggu-tunggu? Kemungkinan besar jawaban yang keluar adalah hari Minggu. Anak sekolah hingga karyawan pun selalu senang menyambut weekend sebagai hari libur. Yap, hari Minggu sudah sangat dikenal sebagai hari libur di banyak negara, termasuk Indonesia.

Layanan sektor publik biasa berhenti pada hari Minggu, meskipun tidak berlaku bagi layanan sektor privat, seperti hotel dan restoran, biasanya tetap buka atau malah mengalami lonjakan permintaan dari turis yang berlibur atau hanya sekadar berakhir pekan. Tapi mengapa dari banyaknya hari yang tersedia, Minggu jadi pilihan untuk istirahat dari segala aktivitas selama satu pekan?

Jaman Romawi Jadi Pencetus Hari Minggu Sebagai Hari Libur

Alasan kenapa hari libur jatuh pada hari Minggu sebenarnya dimulai jaman Romawi. Hal ini terjadi karena tradisi Romawi kuno yang melakukan kegiatan peribadahan dihari Minggu, karena mereka tidak ingin melewatkan ibadah, akhirnya mereka memutuskan untuk menghentikan segala kegiatan di hari Minggu.

Dengan tujuan agar mereka bisa ibadah dengan tenang, maka hari Minggu diberikan tanda menggunakan warna merah. Alasan itulah yang akhirnya menetapkan Minggu sebagai hari libur dan menandai hari Minggu serta hari bersejarah lainnya dengan warna merah. Jadi tidak heran kalau setiap hari libur ditandai dengan warna merah, sebagai tanda pada hari tersebut tidak ada aktivitas layaknya hari biasa.

Pada Masanya Romawi Kuno Menguasi Banyak Negara Dari Benua Eropa, Akibatnya Kebiasaan Libur Di Hari Minggu Itu Pun Ikut Menyebar!

Pada akhirnya Minggu juga jadi hari libur untuk kebanyakan negara, karena pada saat yang bersamaan bangsa Romawi kuno banyak menguasai berbagai negara-negara Eropa, seperti Inggris, Jerman, Belanda, Perancis, dan lainnya. Nah dari situlah kebiasaan libur di hari Minggu mulai menyebar. Kebiasaan terhentinya aktivitas perdagangan dan lainnya di hari Minggu jadi tersebar secara tidak langsung. Hal ini juga diikuti negara-negara jajahan Romawi kuno pada masa itu.

Tidak terkecuali Indonesia yang dijajah oleh Belanda selama 350 tahun pun ikut menjadikan kebiasaan hari Minggu sebagai hari libur. Selain itu, hari Minggu merupakan waktu untuk istirahat karena semua orang sudah bekerja keras selama enam hari berturut-turut. Meskipun saat ini sudah banyak perusahaan yang menetapkan hari Sabtu sebagai hari libur juga.

Pemberian Nama “Minggu” Juga Punya Arti Tersendiri, Yang Memang Menunjukkan Bahwa Hari Tersebut Untuk Beristirahat

Pemilihan Minggu sebagai hari libur juga diperkuat dari asal usul nama itu sendiri. Menurut wikipedia, kata “minggu” diambil dari bahasa Portugis, Domingo (dari bahasa Latin dies Dominicus, yang berarti “dia do Senhor”, atau “hari Tuhan kita”). Dalam bahasa Melayu yang lebih awal, kata ini dieja sebagai Dominggu. Baru sekitar akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, kata ini dieja sebagai Minggu. Kata Minggu (“m” dalam huruf kecil) berarti pekan, satuan waktu yang terdiri dari tujuh hari.

Arti kata hari Tuhan itu juga tercetus karena pemahaman yang diberikan oleh negara Belanda saat menjajah Indonesia. Hal ini terjadi karena pada hari Minggu, bangsa Romawi kuno dan Belanda menggunakan hari Minggu sebagai hari untuk beribadah pada Tuhan. Pada saat ini hari Minggu digunakan sebagai hari umat Kristiani untuk beribadah.

Nah, sekarang jadi tahu kan, kenapa hari Minggu ditetapkan sebagai hari libur.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top