Tips

Pengalamanku Mencairkan Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Mungkin Bermanfaat Untukmu

Sudah berhenti kerja, atau ter-PHK, lalu butuh uang untuk tambahan modal usaha atau lantaran dompet makin tipis dan saldo tabungan makin tiris? Cairkan dana Jaminan Hari Tua kamu. Bisa kok! Loh bukannya harus menunggu lima tahun dulu baru bisa dicairkan? Itu yang kemarin sempat diributkan bukan?

Semula aku pun berpikir begitu. Satu setengah tahun sudah berlalu sejak resmi resign dari perusahaan terakhir tempatku bekerja dulu. Sejak diangkat menjadi karyawan tetap Alhamdulillah mendapatkan tunjangan JHT dari kantor. Nah, setelah resign aku dibekali printout yg berisi jumlah saldo JHTku. Dalam printout itu terdapat penjelasan bahwa dana tersebut baru bisa dicairkan minimal setelah 5 tahun terhitung sejak berhenti kerja. Jadi ya, printout itu ku lipat dan ku simpan rapat di dalam dompet setidaknya sampai beberapa bulan yang lalu.

Namun ternyata terhitung per 1 September 2015, setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan berhak mencairkan dana JHTnya minimal 1 bulan setelah berhenti kerja. Aku mengetahui hal ini setelah mengunjungi langsung kantor BPJS. Nah, apa yang harus dipersiapkan untuk mencairkan dana tersebut?

Siapkan Mental Menanti Antrian

antri

Ini bagian terpenting yang harus kamu pahami. Pengalamanku di kantor BPJS Ketenagakerjaan Fatmawati Jakarta setiap hari, kantor ini melayani sekitar 200 form pengajuan klaim. Itu hanya yang klaim. belum lagi yang lain-lain. Hasilnya kamu harus mengantri.

Antri untuk apa? Antri untuk mengambil nomor antrian. Jadi pertama yang kamu lakukan adalah mengantri untuk sekedar mengambil nomor antrian pelayanan. Dan percayalah kamu perlu kesabaran ekstra untuk ini

Bersabar Untuk Dua Minggu

kalender

Aku mengantri nomor antrian pada tanggal 21 September 2015. Ketika itu aku diberikan nomor antrian ke 87. Untuk hari itu? Tidak. Aku akan dilayani dengan nomor urut 87 pada tanggal 6 oktober 2015. Yup, itu artinya 2 Minggu kemudian. Untuk urusan uang memang butuh kesabaran luar biasa bukan?

Sambil Mengambil Nomor Antrian, Kamu Harus Mengisi Form Klaim

isi form

Ketika tadi kamu mengambil nomor Antrian, kamu juga jangan lupa untuk mengisi form pengajuan klaim Jaminan Hari Tua kamu. Perlu kamu cermati layanan pengambilan nomor antrian dan pengisian form ini hanya buka jam 7 pagi sampai jam 10 pagi setiap harinya. Jangan Sampai Terlewat ya!

Siapkan Segala Dokumenmu, Jangan Sampai Ada Tertinggal

lamaran kerja

Perhatikan kesiapan dokumen kamu. Sangat tidak lucu kamu sudah mengantri sekian lama, dengan menunggu dua minggu, tapi dokumen kamu tak lengkap. Berikut dokumen yang wajib kamu siapkan:

  • Fotocopy Surat Referensi Kerja dari perusahaan
  • Kartu Jamsostek atau kartu BPJS Ketenagakerjaan
  • Fotocopy Kartu Keluarga juga menyertakan/memperlihatkan yang asli
  • Fotocopy KTP juga menyertakan/memperlihatkan yang asli
  • Fotocopy Buku Tabungan yang akan digunakan untuk menerima pembayaran JHT. Pastikan nomor rekeningnya masih aktif

Di Hari H, Pertama Kunjungilah Loket Pemerikasaan Dokumen

dokumen

Pada tahap inilah, peserta dipanggil sesuai nomor urut yang sudah diberikan bersamaan dengan pengambilan formulir sebelumnya. Petugas akan memeriksa kelengkapan persyaratan yang kita bawa, jika dinyatakan lengkap kita akan diberikan nomor antrian baru untuk ke tahap selanjutnya. Iya betul, nomor antrian lagi. Sabar ya.

Kedua, loket Verifikasi Data

verifikasi

Pada tahap ini petugas memferivikasi data kita, sesuai dengan database yang terekam di BPJS ketenagakerjaan lalu mencocokannya dengan kelengkapan persyaratan yang kita bawa, seperti nomor ktp, nama perusahaan tempat kita bekerja, alamat dan lain sebagainya.

Setelah melakukan verifikasi data dan semua persyaratan lengkap petugas menginformasikan jumlah saldo JHT yang kita miliki yang akan ditransfer ke nomor rekening yang kita daftarkan di form. Petugas juga mengembalikan salinan form pengajuan klaim serta semua dokumen asli yang kita perlihatkan.

Sudah, Mari Berdoa Menanti Transferan Dana

Prosesnya sesederhana itu. Langkah selanjutnya, kamu hanya perlu duduk manis menanti datangnya dana tersebut. Secara prosedur tertera bahwa kita harus menunggu paling lambat 1 minggu setelah klaim. Pengalamanku hanya cukup menunggu satu hari, alias keesokan harinya sudah ditransfer.

Nah, sudah siap mencairkan danamu? Gunakan dana itu dengan bijak ya. Sukses selalu untuk kamu, aku dan kita.

1 Comment

1 Comment

  1. Irawati Hamid

    December 3, 2015 at 8:11 am

    wahh, info yang menarik sekali, ternyata JHT bisa cair setelah resign yah, sebelumnya saya pikir dananya baru cair setelah 5tahun kepesertaan kita dan ada info terbaru yang saya dengar JHT baru bisa dicairkan setelah kita memasuki usia pensiun, tapi setelah membaca artikel ini saya jadi tahu ternyata pencairan JHT tidak selama itu..

    terimakasih informasinya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bagaimana Motor Ini Mampu Memecahkan Rekor MURI?

Sepeda motor yang satu ini tergolong anyar, baru diluncurkan pada Maret 2017. Meski masih “produk baru” tapi bukan berarti Suzuki GSX S 150 “anak bau kencur” atau “anak bawang” dalam hal prestasi.

Motor sport dengan desain naked (telenjang) non fairing ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Republik Indonesia (MURI) dalam kategori aksi freestyle menggunakan 50 motor dengan 50 pengendara dalam waktu bersamaan.

Aksi pecahkan rekor MURI dilakukan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pada hajatan Otobursa Tumplek Blek di Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta lalu. Pemecahan rekor MURI, berupa aksi freestyle melibatkan 50 motor Suzuki GSX S 150 dengan jumlah peserta 50 orang yang belum pernah dilakukan dalam satu waktu bersamaan. Mereka secara bersama-sama melakukan beragam aksi yang sulit dan menegangkan di hadapan pengunjung yang hadir.

Dalam pemantauan Tim MURI, aksi yang dilakukan para peserta ini sudah memenuhi syarat yaitu jumlahnya banyak yakni 50 biker dan menggunakan 1 jenis motor yang sama secara berbarengan. Uniknya aksi freestyle ini menggunakan Suzuki GSX S 150 dalam kondisi standar ting-ting, alias tanpa modifikasi apapun. Standar pabrik asli.

Sebanyak 50 freestyler yang menunggang GSX S 150 berasal dari berbagai daerah, seperti Garut, Bandung, Bekasi, Jakarta, Bogor, Lampung dan Tangerang. Ajang ini sekaligus membuktikan secara langsung dan otentik, bahwa Suzuki GSX S 150 dalam kondisi standar merupakan motor yang user friendly, sangat mudah dikendarai dan dikendalikan.

Hal ini dimungkinkan karena dimensi dari motor garapan Suzuki menggunakan rangka Single Cradle. Ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup bongsor untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Kestabilan ini berlanjut hingga urusan kaki-kaki. Di depan menggunakan suspensi teleskopik besar dengan di belakang mengusung tipe monoshock guna menambah kestabilan berkendara. Velg alloy berukuran 2,15 inchi di depan dan 3,5 inchi di belakang dibalut ban depan 90.

Joki freestyle mengakui beberapa gaya dasar dalam freestyle tidak sulit dilakukan dengan GSX S 150 seperti wheelie, stoppie, circle dan burn-out. Tentunya tak mudah melakukan trik “menghabiskan ban” itu tanpa mesin dengan tenaga besar.

Tak masalah karena Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Kami ingin menunjukan keunggulan dari Suzuki GSX S 150 yaitu bobot yang ringan, handling yang mumupuni dan proposi kendaraan yang didesain khusus untuk pasar Indonesia. Sehingga sangat mudah dan nyaman dikendarai, termasuk ketika digunakan untuk melakukan aksi freestyle,” kata Sales & Department 2W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales Yohan Yahya.

1 Comment

1 Comment

  1. Irawati Hamid

    December 3, 2015 at 8:11 am

    wahh, info yang menarik sekali, ternyata JHT bisa cair setelah resign yah, sebelumnya saya pikir dananya baru cair setelah 5tahun kepesertaan kita dan ada info terbaru yang saya dengar JHT baru bisa dicairkan setelah kita memasuki usia pensiun, tapi setelah membaca artikel ini saya jadi tahu ternyata pencairan JHT tidak selama itu..

    terimakasih informasinya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kamu Beruntung Jika Orang-Orang Seperti Ini Ada Dalam Jejaring Kerjamu. Karirmu Pun Akan Melejit!

Apa yang ada di dalam benakmu ketika memasuki dunia kerja? Gaji besar? Naik jabatan dengan cepat? Sederetan harapan dan tujuanmu pun langsung tertata apik saat sudah memasuki dunia kerja. Tetapi tahukah kamu, bahwa koneksi atau jaringan orang-orang yang kamu miliki itu memiliki pengaruh besar pada kesuksesanmu. Memiliki jaringan sosial yang luas akan meningkatkan kesempatan kerja ataupun membantu merubah haluan kerja kamu.

Lalu orang seperti apa yang bisa berpengaruh untuk membantu meraih kesuksesan? Orang-orang yang bagaimana yang harus ada dalam jaringan kerjamu? Bagaimana caranya mereka bisa membantu kamu untuk mencapai karier yang gemilang? Ulasan di bawah ini akan menjadi jawabannya.

Hal Paling Mudah Adalah Memulainya Dari Yang Terdekat, Rekan Satu Levelmu Adalah Orang yang Tepat

Di kantor, orang-orang yang berada satu level denganmu adalah orang yang penting. Terlebih jika mereka satu departemen dan memiliki job desk yang sama denganmu. Kamu bisa berbagi ide, berbicara tentang kendala pekerjaan, memberikan masukan dan membahas lainnya. Jelas hal ini akan memberikan efek positif untuk performa kerjamu.

Mengingat tantangan dan beban kerjamu sama dengan yang didapatkan rekan kerjamu. Hal itu tentunya memberikan kemudahan untuk dirimu dan partner kerjamu berbagi banyak hal dan membantu satu sama lain. Mereka adalah orang pertama yang bisa kamu andalkan ketika mengalami kesulitan saat bekerja.

Disaat Kamu ingin Meningkatkan Kemampuanmu, Senior Adalah Orang Yang Akan Membantumu!

Akan banyak hal baru ataupun tantangan baru ketika kamu memasuki dunia kerja. Menemukan kesulitan saat menyelesaikan tantangan kerja akan menjadi hal yang kamu hadapi nyaris setiap hari. Ketika teman satu levelmu tidak bisa membantu, sedangkan tekadmu untuk menyelesaikan pekerjaan itu begitu kuat, senior atau pegawai dengan posisi diatasmu bisa kamu datangi untuk meminta solusi

Memiliki hubungan yang baik dengan seniormu akan memberikan banyak pengaruh positif untukmu. Mereka bisa membantu kamu untuk menyelesaikan kesulitan saat di kantor, memberikan kritik, masukan bahkan ilmu. Ketika kemampuanmu semakin bagus, maka tidak menutup kemungkinan mereka tidak akan ragu untuk mempromosikanmu pada atasan untuk menempatkanmu diposisi yang lebih baik.

Untuk bisa memiliki jaringan dengan seniormu, kamu bisa melakukan komunikasi secara berkala, misalnya dua bulan sekali untuk berbagi informasi kepada mereka tentang apa yang kamu kerjakan, dan minta sarannya bagaimana yang lebih baik atau apa yang perlu dirubah. Jika memungkinkan kamu bisa membuat janji makan siang atau ngopi bareng dengan mereka, sehingga perbincangan tersebut akan lebih santai.

Jangan Remehkan Orang yang Belum Berpengalaman Atau Anak Magang, Inilah Kesempatan Emasmu Untuk Belajar Jadi Pemimpin Yang Baik

Mungkin yang pertama terlintas dibenak kamu, anak magang atau anak baru yang belum mempunyai pengalaman adalah hal yang sebisa mungkin kamu hindari saat bekerja. Tetapi jika kamu pikirkan kembali, mereka adalah salah orang yang kamu butuhkan demi mengembangkan potensi. Dengan kemampuan mereka serta pengalaman yang belum ada, kamu justru bisa banyak belajar menjadi pemimpin untuk mereka

Memiliki hubungan kerja dengan juniormu akan membuat kamu belajar tentang dinamika tim, serta memberikan kamu kesempatan untuk belajar bagaimana caranya untuk menjadi pemimpin yang baik jika suatu saat nanti kamu menjadi seorang pemimpin dalam suatu tim. Ide mereka sebagai seorang pemula pun tidak bisa kamu abaikan. Bisa jadi kamu akan memilih ide-ide segar dan orisinal dari mereka.

Teman Kantor Yang Pandai Bergaul Dan Mempunyai Banyak Teman Harus Kamu Dekati Agar Jaringan Kerjamu Ikut Luas

Sebagian orang mungkin akan merasa iri jika mempunyai teman yang hebat dalam bergaul, mempunyai banyak teman. Sedangkan diri sendiri tidak bisa sehebat dia dalam bergaul dan bersosialisasai. Tipe orang yang seperti ini jangan pernah kamu jauhi, justru mereka adalah pintu yang bagus untukmu bisa masuk ke dalam dunia kerja yang lebih luas. Bahkan dari orang-orang yang seperti ini, bisa jadi kamu akan memperoleh kesempatan saat ingin pindah kerja untuk mengembangkan potensi dan passion-mu.

Kamu bisa mendapatkan bantuan dari mereka ketika kamu ingin memiliki pekerjaan yang baru atau membutuhkan keterampilan tertentu di area baru. Mereka pasti akan dengan senang hati membantumu mengenalkan dengan orang yang tepat. Tetapi kamu juga harus melakukan timbal balik, dengan mengundang mereka ke acara tertentu atau mengenalkan orang lain yang memiliki minat yang sama dengan mereka.

Jangan Terpaku Pada Satu Bidang, Kamu Butuh Orang Dari Berbagai Latar Untuk Memperkuat Jaringan Kerjamu

Ilmu yang kamu punya harus seluas mungkin untuk mendukung kinerjamu dalam memasuki dunia kerja. Kian banyak hal yang kamu pelajari, semakin luas pula kesempatanmu untuk menapaki kesuksesan yang kamu impikan. Jangan ragu untuk mengenal orang yang bekerja di industri dan bagian yang sama denganmu tetapi di perusahaan berbeda atau posisi yang sama tetapi dengan industri yang berbeda. Dengan mengenal mereka kamu jadi memiliki kesempatan untuk melihat banyak hal dari berbagai sudut pandang.

Kamu juga bisa mendapatkan saran yang tepat dari mereka saat ingin pindah haluan kerja atau perusahaan.Untuk bisa mendapatkan jaringan kerja dari luar perusahaan tempatmu bekerja, kamu justru bisa memulainya dari mengenal orang-orang yang berbeda divisi denganmu namun masih dalam satu perusahaan. Luangkan waktu untuk menjalin hubungan baik dengan mereka. Setelah itu kamu bisa kembali membangun komunikasi dengan teman-temanmu dengan pekerjaan menarik yang berkarya diberbagai bidang. Jalin hubungan baik dengan mereka, hingga saat membutuhkan informasi penting kamu tinggal menghubunginya saja.

 

1 Comment

1 Comment

  1. Irawati Hamid

    December 3, 2015 at 8:11 am

    wahh, info yang menarik sekali, ternyata JHT bisa cair setelah resign yah, sebelumnya saya pikir dananya baru cair setelah 5tahun kepesertaan kita dan ada info terbaru yang saya dengar JHT baru bisa dicairkan setelah kita memasuki usia pensiun, tapi setelah membaca artikel ini saya jadi tahu ternyata pencairan JHT tidak selama itu..

    terimakasih informasinya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Makin Sibuk Kamu, Makin Butuh Waktu Untuk Sendiri! Ini Buktinya

Menurut konsultan  Justin Talbot-Zorn dan Leigh Marz, meluangkan waktu untuk berdiam diri atau menyendiri dalam suatu keheningan sesekali perlu dilakukan. Aktivitas ini mampu mengembalikan sistem saraf jadi rileks, membantu mengembalikan energi tubuh yang hilang dan pikiran jadi lebih baik dalam beradaptasi pada berbagai situasi.

Dalam sebuah penelitian, diungkapkan bahwa diam merupakan cara yang diperlukan agar diri kita menjadi lebih stabil secara emosional dan menjadi lebih segar dari sebelumnya. Diam sejenak membuat kita mampu menemukan kreativitas kembali dan ide-ide besar lainnya. Diam dan menyendiri setelah berada dalam lingkungan dan kondisi yang ramai dapat membuatmu tetap berpikir jernih dan jauh dari rasa panik.

Setiap hari, kamu selalu saja disibukan dengan pekerjaan yang seolah tidak ada habisnya. Kamu yang terlalu sibuk, sampai lupa kapan kamu seharusnya bersantai dan menenangkan diri. Tidak usah menunggu saat liburan ke pantai untuk bisa menenangkan diri dan terlepas dari stres karena pekerjaan, cukup diam sejenak saja sudah cukup.

Penulis J.K Rowling dan seorang psikiater bernama Carl Jung mengatakan, “tenggelam dalam keheningan jadi faktor penting untuk mencapai kesuksesan”.

Konsultan kebijakan publik ternama, Justin Talbot Zorn dan Leigh Marz juga mengatakan hal yang senada tentang kekuatan menyendiri. Mereka berdua juga menyampaikan ada satu kebiasaan yang selalu dilakukan oleh orang-orang sukses, yakni memiliki waktu yang tenang dan hening dalam kehidupannya.

Menyendiri, bukan artinya mengasingkan diri dari kehidupan. Menyendiri dilakukan agar kamu tetap bisa produktif hingga menghasilkan ide-ide yang kreatif. Buat kamu yang belum memahami kekuatan dari berdiam sejenak saja dalam keheningan, ini sejumlah manfaat diam menurut beberapa penelitian.

Diam sejenak membantu regenerasi sel-sel pada otak, kamu jadi tak mudah pikun!

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 silam yang diterbitkan dalam jurnal “Brain, Structure, and Function” menganalisa respon otak seekor tikus percobaan terhadap berbagai macam suara berbeda dan dalam suasana yang hening. Dari penelitian itu, tikus ternyata mampu mengembangkan sel otak pada bagian hippocampus, yakni bagian otak yang berisikan ingatan, emosi dan cara belajar, setelah diberikan waktu selama 2 jam dalam keheningan. Dari penelitian ini, disimpulkan juga berlaku untuk manusia.

Membiarkan diri untuk berdiam diri sejenak dalam keheningan, tidak hanya mampu membuat pikiran jadi lebih tenang, tapi juga memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan otak manusia.

Otak jadi lebih fokus, jadi makin pinter deh!

Dalam keheningan, otak mampu bekerja lebih cepat. Hal ini dikarenakan tidak ada suara bising yang mengganggu dan memperlambat kinerja otak. Pernah enggak kamu, saat diminta untuk mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan konsentrasi tinggi, kamu pasti butuh keadaan yang tenang dan tidak berisik? Dalam kondisi hening dan sepi, kamu dapat berpikir dengan lebih baik bukan?

Sama seperti kasus para seniman atau pekerja kreatif yang mengatakan mereka selalu menemukan inspirasi saat malam hari atau saat sedang berada di dalam kamar mandi. Ini karena malam hari merupakan waktu yang tenang dan kamar mandi merupakan tempat yang sejuk dan tenang sehingga otak dapat bekerja lebih baik.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2001 menyatakan, bahkan ketika tidur, otak memproses informasi lebih banyak dan lebih baik dalam keadaan sepi dan hening.

Diam membuatmu jauh dari stres

Ingin jauh dari stres yang menyiksa setiap saat? Coba deh untuk berdiam diri selama beberapa jam di ruangan yang sepi dan hening atau berdiam diri di balkon terbuka sambil menikmai angin sepoi-sepoi. Meski cara ini terkesan sederhana, tapi apa manfaat yang kamu rasakan setelah melakukan kedua hal tersebut? Terasa lebih relaks bukan?

Ya, berdiam diri sejenak dan mengasingkan diri di dalam ruangan yang hening dapat membantu pikiranmu jadi lebih tenang dan ringan. Stres yang kamu rasakan pun perlahan akan berkurang. Jika ingin lebih rileks, disarankan untuk pergi berlibur dengan mendekatkan diri ke alam.

Kemampuan kognitif kamu pun jadi meningkat!

Suara bising dapat menyebabkan efek yang buruk bagi otak, yakni otak jadi kesulitan untuk melakukan tugasnya dalam melakukan kemampuan kognitif. Maka dari itu, jika kamu sudah mempunyai anak, sangat disarankan agar belajar di rungan yang tenang agar tetap termotivasi selama belajar. Kemampuan kognitif akan melamban perkembangannya jika terlalu sering berada di lingkungan yang berisik.

Kemampuan kognitif adalah salah satu kemampuan yang dibutuhkan selama masa tumbuh kembang anak. Jika kemampuan ini terganggu, maka dampaknya anak jadi tidak bisa berkembang dengan baik.

Nah, jadi tahu kan manfaat waktu sendiri ditengah aktivitasmu yang padat? Jadi, jika melihat orang terdekatmu sedang ingin sendirian, biarkanlah mereka sendirian. Berikan mereka ruang untuk sendiri, karena itu membuat mereka merasa lebih baik. Diam bukan berarti marah atau malas bicara, tapi diam merupakan bagian dari aktivitas yang perlu dilakukan untuk memaksimalkan potensi diri sendiri.

1 Comment

1 Comment

  1. Irawati Hamid

    December 3, 2015 at 8:11 am

    wahh, info yang menarik sekali, ternyata JHT bisa cair setelah resign yah, sebelumnya saya pikir dananya baru cair setelah 5tahun kepesertaan kita dan ada info terbaru yang saya dengar JHT baru bisa dicairkan setelah kita memasuki usia pensiun, tapi setelah membaca artikel ini saya jadi tahu ternyata pencairan JHT tidak selama itu..

    terimakasih informasinya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Punya Gaji Besar Tapi Tak Bahagia? Ini Alasannya!

Saat mencari sebuah pekerjaan, gaji besar menjadi salah satu alasan kamu untuk menerima pekerjaan tersebut. Bayang-bayang akan mendapatkan segala kemudahan dengan uang yang kamu miliki juga menjadi alasan mengapa semua orang mengincar gaji yang besar.

Tapi apakah memang gaji besar menjadi jaminan kamu untuk merasakan kebahagiaan dan menggapai tujuan hidup? Ada hal-hal lain yang tidak bisa kamu dapatkan dan justru lebih penting dibandingkan gaji besar.Nyatanya tidak semua hal bisa didapat dengan sejumlah nominal uang, bahkan gaji besar justru bisa membuat kamu menjadi melupakan hal yang sesungguhnya jauh lebih berarti.

Sebuah penelitian dari ekonom Princeton University, Daniel Kahneman dan Angus Deaton yang dilakukan pada  tahun 2010 mengungkapkan bahwa lebih banyak uang tidak membuat seseorang lebih bahagia. Harus diakui, penghasilan besar yang didapat tiap bulan tidak menjadi satu-satunya alasan mutlak untuk menjadi bahagia. Lantas hal-hal apa saja yang menyebabkan kamu tak bahagia mesti telah bergaji besar? Ulasan di bawah ini menjadi jawabannya.

Semakin tinggi gaji, maka semakin besar pula tanggung jawab yang dipikul. Itu artinya waktumu akan menjadi lebih banyak tersita untuk bekerja!

Bayangan akan mendapatkan uang yang banyak dan bisa membeli banyak hal memang memberikan kebahagiaan sesaat untuk hatimu. Sampai akhirnya kamu menyadari bahwa gaji yang kamu dapatkan akan berbanding lurus dengan tanggung jawab yang  kamu terima dari perusahaan.  Untuk memenuhi segala tanggung jawab pekerjaan, kamu harus rela mengorbankan waktumu.

Dari 24 jam waktu yang kamu punya mungkin sebagian besarnya akan kamu habiskan untuk bergulat dengan pekerjaanmu. Tidak menutup kemungkinan dalam kondisi ini kamu akan merasakan stres yang berkepanjangan. Jika sudah begini rasanya uang yang banyak tidak selalu membuat dirimu bisa menikmati hidup  dengan nyaman dan bahagia.

Ada kemungkinan kamu kehilangan momen bersama orang-orang yang kamu sayang

ibu hamil

Ada konsekuensi yang mungkin tidak lantas kamu sadari saat menerima pekerjaan dengan gaji besar. Kemungkinan untuk kehilangan momen bersama orang-orang yang tersayang bisa saja menjadi kenyataan. Seperti pertemuan keluarga yang seharusnya bisa dihadiri, tapi tidak bisa terlaksana karena tanggung jawabmu terhadap pekerjaan.

Momen-momen yang tidak bisa kamu lakukan suatu saat mungkin akan jadi penyesalan terbesarmu. Selain waktu tidak bisa berputar kembali, ada kemungkinan kamu akan kehilangan waktu bersama mereka yang telah pergi untuk selamanya. Hal-hal yang terlihat sepele terkadang menjadi sesuatu yang sangat berarti saat kamu sadar semua itu tidak bisa kembali.

Bagaimanapun juga kesehatanmu lebih berarti dibandingkan uangmu, sebanyak apapun itu!

Hal yang paling konyol dan jangan sampai kamu lakukan adalah kamu mengorbankan waktu dan kesehatan yang kamu punya demi mengumpulkan uang. Namun ketika kamu sudah mengumpulkan uang, justru habis untuk melakukan pengobatanmu.

Kalau hal ini terjadi, artinya selama ini kamu membuang-buang waktumu secara percuma. Bagaimana mungkin kamu punya uang namun tidak bisa kamu nikmati hasilnya dan hanya digunakan untuk melakukan pengobatan atas penyakit yang kamu derita karena terlalu keras bekerja. Kesehatan menjadi hal yang paling penting dibandingkan uang, karena kamu bisa melakukan banyak hal asalkan kamu memiliki kesehatan, sekalipun kamu tidak mempunyai uang yang banyak. Sebaliknya kamu tidak akan bisa melakukan apapun jika kamu sakit, sekalipun kamu memiliki banyak uang.

Hatimu juga butuh hiburan, ketenangan dan kesenangan jiwa tidak cukup dibeli dengan uang

Saat seseorang memiliki uang, bukan berarti dia menjadi orang yang paling bahagia di dunia ini. Ada banyak orang yang memiliki banyak uang, namun tidak merasa bahagia. Meskipun dia terlihat hidup enak dan bisa membuat banyak orang merasa iri, namun dibalik semua itu ada kemungkinan dia justru menjadi orang yang justru tak bahagia.

Entah karena dia merasa lelah atas pekerjaan yang dia geluti atau perasaan kesepian yang tidak bisa digantikan dengan uang sebanyak apapun. Parahnya mungkin kamu juga akan kesulitan membedakan mana orang yang benar-benar tulus disampingmu, mana yang hanya ingin memanfaatkan keadaanmu. Bahkan beberapa orang ingin kembali ke masa dimana dia bisa hidup dengan ‘normal’ meski itu harus merelakan banyaknya uang yang dia miliki.

Pada dasarnya kebahagiaan itu saat semua kebutuhan dasar terpenuhi, bukan memenuhi semua keinginan!

Naluri manusia yang tidak pernah merasa puas, seharusnya menjadi sebuah kesadaran bahwa hidup yang bermakna bukan karena kamu memiliki uang melimpah. Tetapi bagaimana kamu memenuhi segala kebutuhan dasar, baik hidup maupun hatimu. Ketika kamu tak bisa mengontrol hasratmu pada uang maka kamu hanya akan menjadi seseorang yang berambisi tanpa memahami esensi hidup yang sebenarnya.

Namun jika kamu merasa tak semua keinginanan harus terpenuhi, kamu akan belajar bersyukur dengan hal kecil yang kamu terima dan segala kebahagiaan yang telah diberikan Tuhan. Terkadang semakin banyak yang kita dapat, semakin banyak pula kita akan kehilangan hal yang bahkan lebih penting dari sekedar materi.

1 Comment

1 Comment

  1. Irawati Hamid

    December 3, 2015 at 8:11 am

    wahh, info yang menarik sekali, ternyata JHT bisa cair setelah resign yah, sebelumnya saya pikir dananya baru cair setelah 5tahun kepesertaan kita dan ada info terbaru yang saya dengar JHT baru bisa dicairkan setelah kita memasuki usia pensiun, tapi setelah membaca artikel ini saya jadi tahu ternyata pencairan JHT tidak selama itu..

    terimakasih informasinya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top