Feature

Memperbaiki Diri Memang Butuh Waktu, Saat Semua Penyesalan Tak Lagi Jadi Belenggu

Ada ungkapan yang berbunyi jika pengalaman adalah guru terbaik. Hal itu memang benar adanya. Sebagai manusia, kita jelas menyadari kalau kita tak selalu luput dari kesalahan dan kegagalan. Bak roda yang terus berputar, kita pasti pernah merasa terpuruk dan bahagia. Saat terpuruk, rasanya setiap kesalahan yang kita lakukan juga jadi batu sandungan untuk sekadar bangkit. Kita selalu dibayang-bayangi penyesalan di masa lalu. Bukannya menguasai keadaan, kita justru tercekat dan kehilangan kekuatan.

Memang, untuk bangkit dan memperbaiki diri jelas butuh proses panjang. Tak semudah kelihatannya dan tidak secepat yang kita bayangkan. Ada proses dimana kita sedang ditempa lewat setiap hal yang kita alami. Tapi bukan berarti kita tak bisa bangkit dan memperbaiki diri. Semuanya ada masanya.

Lepaskan Setiap Penyesalan, Kesedihan, dan Kegagalan yang Selama Ini Kamu Pendam. Tak Ada Gunanya Kamu Menyimpan Semua Itu Sendirian

Ingatlah, tak ada kata yang sia-sia untuk setiap hal yang kamu lakukan. Meski kamu gagal dan apa yang kamu kerjakan berujung penyesalan, janganlah kamu meratap terlalu lama. Tak perlu ada yang kamu sesali sebab semua itu telah berlalu. Lepaskan setiap perasaan lara yang kamu pendam sendirian. Dengan cara itu, hatimu pun tak akan lagi terbelenggu oleh sakitnya masa lalu. Setiap beban dan tekanan yang kamu pikul selama ini akan jadi lebih ringan dan mudah dihadapi.

Terimalah Setiap Kekurangan dalam Diri, Tetaplah Optimis dan Jadilah Dirimu Sendiri

Di dunia ini tak ada yang sempurna, semuanya ada batasannya. Mungkin kita mengira kita bisa melakukan semuanya, tapi nyatanya tidak. Karenanya, sekiranya kamu melakukan kesalahan dalam hidupmu, mungkin saat itulah kamu harus belajar untuk menerima kekurangan diri dengan hati yang lapang. Jangan lupa untuk tetap berpikir realistis. Di samping itu, tetaplah berpikir positif sebab tak semua yang kamu bayangkan sejatinya akan berakhir buruk. Setelahnya, jangan pernah takut untuk memulai sesuatu.

Yang Namanya Rintangan Akan Selalu Ada, Tapi Jangan Jadikan Hal Itu Sebagai Alasan untuk Tidak Berani Menghadapinya

Mustahil rasanya hidup tanpa rintangan. Yang jelas, kamu harus berani melewatinya dan pastikan tak ada kata menyerah. Lawanlah rasa takutmu dengan tetap terus maju dan berani melakukan perubahan. Kalaupun gagal, jangan menyerah. Terpenting, tinggalkan setiap penyesalan yang jadi ketakutanmu selama ini. Janganlah terbiasa menunda karena hal itu justru bisa jadi awal penyesalan yang baru.

Tanamkan Kepercayaan Diri yang Tinggi Sehingga Kamu Terdorong untuk Jadi Lebih Berani

Ketika tekadmu sudah bulat untuk memperbaiki diri, maka hal pertama yang harus kamu tanamkan adalah soal kepercayaan diri. Mungkin ada masanya kepercayaan dirimu pernah runtuh dan sukar sekali untuk mengembalikannya seperti semula. Tapi bukan berarti kamu tak bisa. Memiliki rasa percaya diri yang tinggi tak akan membuatmu ragu untuk berjalan lebih jauh ke depannya. Percaya diri itu kunci untuk hidup. Dan hidup itu adalah kunci untuk mencapai potensi diri sendiri.

Tak Perlu Menunda Lagi, Beranilah Mengambil Langkah Demi Melakukan Perubahan Yang Lebih Baik

Bulatkan tekadmu. Percayalah, tekad akan membawamu meraih keberhasilan. Dengan tekad yang besar, tepislah setiap keraguan yang muncul dalam hati. Termasuk keinginan untuk menunda-nunda. Karenanya, agar tekad tidak menjadi angin yang berlalu begitu saja, kamu harus punya rencana dan tujuan yang besar serta mengantongi kemauan untuk berusaha lebih keras. Sekalipun kamu gagal, kamu hanya harus mencoba lagi, lagi, dan lagi. Jadilah berani melakukan perubahan untuk menjadi diri yang lebih baik lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bagaimana Menikmati Akhir Pekan di Jakarta?

Akhir pekan di Jakarta, yakin bakalan asik? Mungkin itu jadi respon yang akan tiba-tiba memenuhi isi kepala. Wajar memang, hiruk pikuk kemacetan jalanan ibukota, kadang jadi sesuatu yang lebih dulu membunuh gairah. Jangankan untuk menikmati suasana kota di akhir pekan, belum sampai ke tempat tujuan kita sudah merasa lelah. Hasilnya? Mungkin bakalan menyerah.

Beberapa tahun belakangan, jalanan ibu kota memang sedang macet-macetnya. Sebab pemerintah saat ini nampaknya sedang memburu waktu untuk membenahi beberapa infrastruktur jalanan ibu kota. Tapi jangan keburu patah arang dulu, meski terkenal penuh dan riuh kita tetap bisa menikmati akhir pekan di Jakarta dengan asik dan menyenangkan.

Agar Tak Bosan dengan Suasana yang Itu-Itu Saja, Pilihlah Tempat yang Berbeda

Lupakan dulu mall dan berbagai macam tempat hang out kekinian. Kali ini mari nikmati jakarta dari lain sisi. Untuk itu kamu boleh bercumbu pada beberapa tempat yang jarang tersentuh.

Di Utara Jakarta, lahan hijau yang masih terasa segar mungkin jadi pilihan menarik pada pagi hari. Dan nanti jika sudah menjelang siang, kita bisa bergerak sedikit ke arah pusat Jakarta tepatnya di daerah pasar baru untuk sekedar melepas rasa lapar.

Sorenya untuk kesan menanti senja yang tak biasa, jika memang masih ingin berada pada sekitaran Pusat Jakarta. Kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pelabuhan Sunda Kelapa. Aktivitas para kapal yang sedang bersandar dan beberapa kegiatan para awaknya akan membuatmu merasakan Jakarta dari sisi yang berbeda.

Ini hanya beberapa rangkaian tempat yang bisa kamu nikmati, dan sebenarnya masih banyak lagi yang belum terjamahi. Asal pintar memilih tujuan bukan tak mungkin kamu akan dapat merayakan akhir pekan dengan berkesan.

Sebab Jalanan Ibu kota Sedang Ruwet-ruwetnya, Pastikan Pula Rute Mana yang Tak Akan Membuatmu Merana

Bicara soal Jakarta agak susah memang jika harus memisahkannya dengan kemacetan lalu lintasnya. Belum lagi dengan adanya kegiatan pembangunan yang sedang marak di sana-sini, penampilan yang sudah kece bisa mendadak lusuh karena terjebak macet di jalan.

Walau terlihat sepele, memilah jalanan yang akan dilalui jadi salah satu kunci untuk dapat menikmati perjalanan. Begitu pula dengan akhir pekan di Jakarta yang ingin dirayakan. Carilah alternatif terbaik, rute mana yang sedang lenggang dan tidak ada gangguan. Sebab untuk mencari tahunya pun cukup mudah. Entah itu dari sosial media, atau dari beberapa akun yang biasanya khusus membicarakan tentang jalanan Ibu Kota.

Pilihlah Waktu yang Pas Untuk Memulai Perjalanan

Yup, setelah tahu tempat mana yang akan kamu tuju serta jalur mana yang akan dilalui. Hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah waktu keberangkatan. Jika memang kamu akan bepergian untuk menikmati suasana pagi, cobalah bangun lebih cepat dari biasanya. Dan berangkatlah sebelum jalanan mulai ramai.

Sebaliknya memang kamu ingin menjajal tempat tujuan pada siang atau sore hari pilihlah waktu yang cukup untuk pergi. Katakanlah kamu akan pergi ke suatu tempat untuk menikmati waktu sembari makan siang, cobalah pergi sekitar sebelum jam 10 pagi, karena di samping jalanan yang sudah tak lagi terlalu ramai matahari juga belum terlalu seterik siang.

Atau jika memang ingin menikmati sore, kamu bisa mulai berangkat dari rumah pukul 3 sore, pada jam ini mereka yang bekerja di akhir pekan sudah tentu pulang pada 2 jam sebelumnya. Sedang yang ingin pulang di sore hari akan pulang nanti pada pukul 5 hingga 6 sore. Dengan kata lain jam 3 sore jadi titik netral yang tak akan menjebakmu di jalan.

Dan Bekali Diri dengan Kendaraan yang Akan Membuat Nyaman

Dari sekian banyak hal-hal yang tapi perlu kamu perhatikan, ini jadi point yang perlu untuk diingat. Karena biar bagaimanapun kamu tentu tak akan berjalan kaki untuk menikmati akhir pekan. Kecuali cuma makan di warung depan.

Hadir untuk menjawab kebutuhanmu Motor Address Playful dari Suzuki ini bisa mengantarmu menikmati akhir pekan di Jakarta. Skuter yang memang didedikasikan untuk kamu yang masih berjiwa muda, jadi salah satu skuter terbaik untuk untuk menikmati hari lebih produktif. Lengkap dengan aksesori panel bodi yang penuh warna pada bagian frame cover, handle cover, leg shield hingga pada stripping set.

Kamu juga tak perlu khawatir atau ragu, jika ternyata varian warna tak akan sesuai selera, sebab seri skuter matic dari perusahaan berlogo S ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodinya. Kamu bebas pilih warna mana yang sekiranya sangat pas dan cocok untuk karaktermu. Mulai dari Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange Hingga Ice Silver.

Keunggulan lain yang akan menjawab kekhawatirmu saat nanti akan berkendara di tengah jalanan ibukota saat akhir pekan tiba. Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang memang dipercaya menghasilkan performa baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1

Dengan komposissi mesin seperti itu, perihal biaya bahan bakar kamu tentu tak perlu ragu, sebab motor ini jadi skuter matic yang tergolong irit. Selain menghemat waktu dalam perjalanan, berkendara dengan Suzuki Adress Playful ini juga membantumu menghemat budget akhir pekan dari perihal ongkos kendaraan.

Ketika Sampai di Tempat Tujuan, Fokuslah Untuk Menikmati Waktu Akhir Pekan

Sudah jauh-jauh menempuh perjalanan, sampai ditempat tujuan masih saja buka instagram. Sebisa mungkin jika memang itu bukanlah sesuatu yang penting dan bersifat darurat, cobalah nikmati waktu akhir pekanmu dengan berkualitas. Jauhkan diri dari dunia sosial media untuk sehari saja, sebab ini akan berpengaruh pada jiwa.

Karena jika ternyata akhir pekanmu masih saja bersama dengan handphone dan segala hal yang membuatmu terlena. Tentu akhir pekan yang sedang kau jalani tak akan bermakna. Jika sesekali membuka untuk sekedar posting di instastory instagram bolehlah, namun kalau keblalasan buka akun gosip dan saling balas komentar tentu itu akan membuatmu lupa. Iya, lupa jika tadinya kamu sedang ingin menikmati akhir pekan di Jakarta.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Karena Mesra dengan Pasangan Bukan Hanya dengan Bergandengan atau Rangkulan Sepanjang Jalan

Menurutmu, mesra itu apa? Benarkah kontak fisik adalah satu-satunya kunci untuk bisa mesra dengan pasangan? Coba lihat di sekitarmu, kira-kira masih adakah yang menganggap kalau kemesraan bisa ditemukan dengan cara lain? Karena faktanya, di sekitar kita masih banyak orang yang memasang standar mesra atau tidaknya sepasang kekasih dilihat dari seberapa sering keduanya selalu bergandengan tangan, menyender, atau bahkan saling bertatapan. Padahal sejatinya kemesraan bisa terjalin bukan hanya lewat hal-hal tersebut.

Momen atau suasana mesra bisa diciptakan kapan saja. Sejauh ini, coba lihat lagi bagaimana kamu memaknai sebuah kemesraan saat bersama pasangan. Sudahkah kamu menganggap adanya momen mesra sebagai media untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas hubungan? Cobalah tak berpikir seperti pasangan lain yang menganggap kemesraan hanyalah bumbu, melainkan sebagai motivasi agar kamu dan dia bisa terus berjalan bersama. Karena seringkali, kemesraan yang berkualitas akan mengalahkan munculnya ego pribadi.

Menjaga Intensitas Komunikasi Jauh Lebih Bermakna, Pertahankan Keromantisan Kalian Lewat Hal-hal Kecil yang Selalu Jadi Topik Obrolan

Sebab komunikasi adalah yang utama dalam sebuah hubungan. Percayalah, tanpa adanya komunikasi yang berkualitas, hubunganmu tak akan berhasil. Yang ada, saat kamu atau pasangan mengutarakan perasaan sayang, hal itu hanya terdengar klise belaka. Cobalah untuk selalu mewujudkan komunikasi yang baik. Menjalin hubungan yang baik, tak selalu membicarakan soal kalian berdua saja. Banyak hal yang sejatinya bisa dijadikan sebuah topik yang menarik untuk mengobrol dengan pasangan. Kalau kamu sudah nyaman membicarakan banyak hal remeh bahkan sepertinya tak penting tapi menarik untuk dibicarakan, itu artinya kamu dan dia sudah memasuki fase mesra yang sebenarnya.

Merancang Mimpi dan Berusaha untuk Bersama-sama Mewujudkannya Adalah Sebaik-baiknya Contoh Kemesraan yang Patut Kamu Tiru

Percayalah, salah satu obrolan yang tak akan pernah habis untuk dibahas adalah perihal masa depan. Mulai dari khayalan hingga rencana-rencana yang harus diwujudkan. Lagipula, tak ada salahnya membayangkan soal masa depan atau mungkin hari pernikahan bersama pasanganmu. Lewat hal itu, kamu dan dia pun jadi lebih memahami soal preferensi serta kesukaan masing-masing. Bahkan kamu jadi bisa tahu mimpinya yang sebelumnya tak pernah dia ceritakan sekalipun.

Kompak dengan Si Dia Tak Selalu Dilihat dari Segi Penampilan, Cobalah Habiskan Waktu untuk Mengerjakan Proyek Bersama

Banyak pasangan yang memvisualisasikan kemesraan dengan kompakan membeli sesuatu yang kelihatan ‘berpasangan’. Mulai dari kaos couple, jaket, topi, dan sebagainya. Padahal, mesra itu tak selalu mengorbankan isi kantong dan materi. Justru, kalau kamu dan dia punya keinginan mengerjakan sesuatu bersama, mengapa tak segera dicoba? Misalnya, kamu terpikir untuk membuka usaha di bidang kuliner, cobalah bagikan rencanamu ini padanya. Siapa tahu suatu saat hal itu benar-benar terealisasi. Bukankah menyenangkan menjalani hubungan yang realistis dan apa adanya?

Sebab Kejutan Tak Hanya Diberikan Saat Ulang Tahun, Sesekali Kejutkan Dia dengan Hal-hal Sederhana Namun Terkesan Romantis

Orang pasti akan senang bila diberi kejutan. Apa lagi oleh pasangannya. Kamu yang merasa ingin membangkitkan kemesraan dalam hubungan kalian, tak ada salahnya untuk coba memberikan kejutan sebagai permulaan usahamu. Tak perlu yang sifatnya materi. Kalau kamu bisa memasak, coba saja buatkan makanan favoritnya. Atau kalau kamu dan dia jarang bertemu di hari kerja, coba untuk menghampiri dia ke kantornya tanpa sepengetahuannya. Pasti dia akan senang melihat usahamu itu. Ketahuilah, seringkali sikap yang baik buat menyenangkan pasangan saja sudah sangat bernilai untuk pasanganmu.

Siapkan Rencana Quality Time yang Sudah Dirancang dari Jauh-jauh Hari Supaya Hubungan Kalian Makin Kompak dan Terarah

Seringkali pasangan terjebak pada pertemuan yang ala kadarnya dan terkesan hanya menghabiskan waktu bersama. Di dalamnya tak ada topik yang benar-benar menarik untuk dibicarakan. Bahkan paling parah, kamu dan dia hanya sibuk menatap layar ponsel padahal kalian sedang duduk berdua. Kalau sudah begini, sepertinya kualitas hubunganmu perlu diperbaiki. Hubungan yang sehat sejatinya ada kalau diisi dengan quality time yang terencana. Karenanya, tak ada salahnya mengajak pasanganmu untuk merencanakan quality time yang mungkin berbeda dari biasanya. Akan lebih baik lagi kalau dipersiapkan dari jauh-jauh hari agar kamu dan dia punya banyak rencana yang ingin dilakukan dan dibahas.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tak Harus Punya Uang Banyak Dulu, Sebab Materi Bukan Satu-satunya Cara Jika Kamu Ingin Berdonasi

Seringkali kita ‘terjebak’ pada pemikiran kalau beramal hanya bisa dilakukan dengan uang, atau sembako. Padahal tidak juga. Coba kamu renungkan, sebagai makhluk sosial, kita belum sepenuhnya memberi diri pada sekitar hanya karena kita merasa tak punya cukup uang untuk didonasikan. Pada akhirnya masih banyak dari kita yang berpikir begini: “Kalau tidak ada uang, berarti tidak bisa beramal.” Kawan, kalau kamu memang ingin beramal, sejatinya tak melulu dengan uang. Cobalah untuk berdonasi dengan cara lain. Lagipula, sebenarnya tak semua orang membutuhkan atau mau dibantu dengan uang. Ada juga yang sebenarnya justru lebih membutuhkan tenagamu.

Berdonasi sejatinya bukan hanya soal membantu orang lain. Tapi melatih kesadaran dan empati kita, serta melihat sejauh mana kita mau memaksimalkan potensi dan kelebihan yang ada untuk dibagikan kepada sesama. Ada juga yang menganggap kegiatan amal atau donasi sebagai sebuah bentuk ungkapan syukur. Apa pun alasannya, berdonasi dan beramal adalah kegiatan baik, dan percayalah kamu tak akan menjadi miskin setelahnya.

Mulailah dengan Rajin Menyumbangkan Barang Bekas Layak Pakai

Barang bekas seperti baju biasanya hanya dibiarkan tertumpuk begitu saja. Meski masih layak pakai, barang-barang tersebut kalau didiamkan justru akan mempercepat kerusakannya. Karenanya, daripada tidak terpakai, lebih baik kamu gunakan untuk donasi. Di luar sana, pasti masih banyak orang yang membutuhkannya. Mulai dari baju bekas, sepatu bekas, dan sebagainya. Saat dirasa sudah tak muat lagi, cobalah sumbangkan untuk orang-orang yang lebih membutuhkan.

Daripada Bepergian dan Menghambur-hamburkan Uang, Lebih Baik Sibukkan Diri dengan Mengikuti Kegiatan Sosial

Untukmu yang terketuk untuk membantu sesama, cobalah cari tahu kegiatan sosial komunitas tertentu yang memberi kesempatan untuk kamu bisa melibatkan diri dan bergabung. Tak hanya mendapat pengalaman baru, tapi kamu juga akan merasakan interaksi langsung dengan sesama. Jika di kantormu ada kegiatan semacam CSR, ikutlah serta karena tenagamu sangat berguna. Bukan tenaga saja, siapa tahu ide-ide cemerlangmu juga bisa menolong dan menghibur mereka yang membutuhkannya.

Meski Terbilang Sepele, Tapi Ikut Berkontribusi dalam Membagikan Info ke Teman-temanmu Sangatlah Berguna

Tahukah kamu, membagikan suatu informasi sebuah kegiatan donasi juga sangat membantu. Misalnya, ada temanmu yang meminta tolong. Kebetulan kamu punya banyak link yang potensial untuk terlibat dalam kegiatan itu, maka tak ada salahnya kan membantu teman? Tak usah malu apa lagi malas dalam berbuat kebaikan.  Tapi ingat, sebaiknya pastikan dulu kegiatan itu memang benar dan jelas dalam pelaksanaannya.

Tapi Sebelum Memberi Diri untuk Ikut Berdonasi, Pastikan Dahulu Niatmu Memang untuk Memberi

Ini terpenting, setiap kebaikan sejatinya membutuhkan niat baik pula. Coba kamu renungkan, sejauh ini sudahkah setiap tindakan atau kebaikan yang kamu lakukan memang benar-benar berasal dari niat yang muncul dari dalam hatimu? Percayalah, sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, di mata Tuhan bernilai besar. Berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan.

Di lain sisi, kalau kamu tetap merasa ingin memberi donasi berupa materi, sejatinya tak masalah. Toh kebutuhan setiap orang jelas berbeda-beda. Tak ada salahnya menyediakan sebagian dari rejeki atau pendapatan kita untuk tetap berbagi pada sesama.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Masih Muda Sih, Tapi Kok Hutangmu Sudah Banyak? Segeralah Evaluasi Keuanganmu Mulai dari Sekarang

Pernah dengar kasus traveler Fransisca Paisal atau yang akrab disapa Sisspai? Wanita muda ini memang berhasil melakukan perjalanan ke sejumlah tempat indah di berbagai negara serta menerapkan gaya hidup mewah. Tak main-main, Sisspai bahkan terbiasa berbelanja barang-barang branded yang kalau ditotal mencapai nominal ratusan juta. Tapi dibalik semua itu, ternyata anggaran Sisspai berasal dari hutangnya kepada sejumlah pihak demi membiayai hidup dan sejumlah perjalanannya.

Entah apa yang ada di benaknya. Namun sekarang ini banyak orang yang berani mengambil risiko, dengan berhutang demi memenuhi tuntutan gaya hidup. Alih-alih pendapatan bulanan dipakai untuk menabung, yang ada uang tersebut hanya akan habis untuk melunasi cicilan. Padahal selagi kita muda, ada baiknya kita mengatur keuangan sebaik mungkin sehingga yang muncul bukannya tagihan yang membengkak setiap bulannya, melainkan saldo tabungan untuk keperluan di hari depan. Untukmu yang mungkin masih merasa kesulitan mengatur keuangan, milyarder asal Hongkong, Li Ka Shing memberikan beberapa tips yang akan membantumu memanajeman keuangan bulanan. Menurutnya, bijak dalam mengatur keuangan dimulai ketika kita bisa disiplin membagi penghasilan jadi lima bagian.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top