Feature

Lupakan dulu Cinta-cintaan, Perjuangkan Ini Sebelum Usia 30-an

Tak mesti masuk jadi salah satu nominasi di majalah Forbes, dengan kategori pengusaha sukses dibawah usia 30 tahun. Tapi kalau memang bisa tentu bagus.

Namun untuk sebagian besar masyarakat kita perihal cinta masih jadi sesuatu yang sangat krusial. Apa lagi untuk seseorang yang usianya belum menginjak kepala tiga. Padahal ada berjuta-juta hal yang perlu kita jajaki lagi sebelumnya akhirnya nanti akan dipusingkan dengan hubungan percintaan dan menikah.

Nah, daripada dipusingkan dengan hal-hal berbau cinta yang belum jelas juga ujungnya, cobalah buka pikiran akan sesuatu yang nantinya justru mendekatkanmu dengan pilihan hatimu.

Fase Ini Jadi Masa Emas, Ada Tenaga dan Pikiran yang Cukup, Jangan Habiskan Melulu Untuk Perkara Cinta

Sebelum nanti tua dan tak bertenaga, lakukan segala hal yang kamu suka selagi muda. Sebab masa ini jadi waktu yang pas untukmu menjajaki semuanya. Bepergian ke tempat-tempat baru, bertemu dengan orang baru hingga belajar hal-hal yang tadinya belum kamu ketahui.

Kerahkan semua kemampuan, terutama pada hal-hal yang memang kamu buktikan. Ini  sekaligus jadi ajang untuk membuktikan seberapa kuat kamu akan berjuang. Terjebak dalam kekhawatiran akan cinta di masa depan hanya akan menimbun beberapa kesempatan lain yang lebih membanggakan.

Coba Lihat Lagi Pencapaian Diri, Apakah Semua Mimpi Sudah Tergenapi?

Tak hanya mereka yang baru lulus dari bangku kuliah saja, kadang kita yang sudah berada di perjalanan kepala dua masih kerap bingung akan cita-cita. Entah itu pekerjaan yang tak sesuai dengan keinginan hingga mimpi lain yang masih diinginkan.

Jika katamu ini akan jadi masa yang menyedihkan karena tak punya pacar, kamu tentu sedang salah. Karena lebih dari itu, masa ini bisa kamu gunakan untuk lebih giat mengasah kemampuan untuk mewujudkan semua impian yang telah lama terpendam.

Daripada Harus Menghabiskan Waktu Hanya Untuk Cinta, Lebih Baik Bahagiakan Orangtua

Nampaknya ini jauh lebih berarti daripada harus sibuk dengan cinta-cintaan yang tak pasti. Bukan tak percaya, jika ternyata nanti kamu hanya terluka. Lebih baik tidak usah. Disisi lain, ada orangtua dan keluarga yang juga butuh kamu buat bahagia.

Tak berniat mendoakan mereka pergi lebih dulu, tapi selagi ada waktu berikan semua hal terbaik yang kamu mampu. Tawa dan senyum yang akan mereka tunjukkan jadi kebahagian yang tak tergantikan. Dan tidak hanya untuk hari ini saja, ini akan jadi salah satu pencapaian diri yang kelak kamu ingat.

Walau Memang Menjalin Hubungan yang Serius Tak Salah, Tapi Jika Itu Merenggut Fokus Pikiran Segera Lupakan

Konon hidup akan jauh lebih berwarna jika ada dia yang kita cinta, apa lagi jika kamu berhasil bertemu dengan dia yang punya visi sama. Berperan sebagai pasangan, dia juga jadi seseorang yang akan memicu semangat untuk melakukan hal lain. Tapi bagaimana jika ternyata yang terjadi justru sebaliknya?

Bukannya membuatmu semakin bersemangat hubungan percintaanmu justru membuat kamu semakin terbebani. Menghambatmu untuk melakukan hal lain yang diingini. Lepaskan saja, kamu tak butuh sesuatu yang menyiksa. Hal yang terpenting sekarang bagaimana kamu akan berjalan dan menemukan apa yang memang kamu inginkan.

Apa lagi Jika Ternyata Hubungan Itu Tak Membuatmu Berkembang

Jangan mau mengikat diri dengan pengakuan sayangnya tapi justru kerap membatasi. Kamu boleh saja pacaran, percaya jika kalian memang saling cinta. Tapi pihak yang berhak untuk mengatur hidupmu adalah diri sendiri. Tak peduli dia ada kekasihmu atau tidak, jika memang kamu pikir baik, kamu berhak melakoninya.

Lebih Baik Menantang Diri Untuk Hal-hal yang Lebih Berarti

Pernahkah kamu membuat sesuatu dengan tujuan untuk tahu, seberapa besar kemampuanmu? Jika ternyata belum, ini waktunya kamu terjun!

Cobalah untuk memilah-milah lagi, apakah ada hal yang sekiranya lebih berarti untuk dilakoni. Usia ini sekaligus pengingat untukmu, bahwa hidup tak melulu tentang cinta dan cerita pacaran saja. Buatlah daftar keinginan yang memang ingin kamu penuhi sebelum nanti sampai pada usia kepala tiga.

Nikmati Usia Ini Untuk Mengenal Lebih Banyak Orang Lagi

Yap, banyak teman banyak pengalaman.

Mari memperluas koneksi dengan menambah daftar pertemanan. Meski hari ini mungkin tak berarti, kelak kamu akan butuh bantuan dari salah satu mereka. Sebab hubungan pertemanan jadi salah satu aset yang membantumu dimasa depan. Baik itu untuk urusan pekerjaan, kesulitan hingga urusan percintaan.

Lain halnya dengan dia yang kamu sebut dengan pacar. Mengikat diri untuk menjadi kekasihnya, sama artinya dengan bersedia untuk bertemu orang yang itu-itu saja.

Dan Simpan Pertanyaanmu Perihal Jodoh, Sebab Dia Akan Datang Pada Waktu yang Tak Kita Telah Tentukan

Santai sajalah, usiamu masih kepala dua dengan beberapa angka dibelakangnya. Tak perlu terlalu sibuk untuk memikirkan urusan jodoh. Kecuali ada desakan lain yang memang sangat memaksa, diminta orangtua misalnya. Sebab kalau yang ini lain cerita.

Hal yang jauh lebih penting adalah mengejar mimpi dan angan. Ketika kamu nanti sudah memang benar-benar matang dan siap. Bolehlah pikirkan masalah jodoh dan cinta-cintaan. Usia ini akan mengantarkan kepada banyak hal yang jauh lebih menakjubkan dari sekedar hubungan percintaan yang kadang justru menyakitimu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pergi ke Bandung, Bisa Lewat Banyak Cara. Kamu Pilih yang Mana?

Untukmu yang tinggal di kawasan Jabodetabek, mungkin agak suntuk kalau menghabiskan waktu liburan atau akhir pekan hanya di sekitaran tempat tinggalmu. Ingin rasanya pergi sejenak ke luar kota demi menghilangkan kepenatan setelah lima hari dalam seminggu suntuk bekerja di Ibukota. Kota terdekat yang biasanya jadi tujuan warga Jabodetabek untuk berlibur ya salah satunya Bandung.

Berjarak sekitar 150 km dari Jakarta, Bandung menawarkan suasana yang kontras nan asri dibanding Jakarta. Meski tak dipungkiri, kemacetan kini juga mendera kota tersebut—terutama saat hari libur, tapi tak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Bandung. Akhir pekan biasanya dipilih, terutama bila ada tanggal merah di hari Jumat, Bandung akan tumpah ruah oleh wisatawan asal Jabodetabek. Menariknya, kini kita tak lagi dipersulit untuk akses ke Bandung. Kamu sendiri, bagaimana? Kalau diminta memilih, kamu akan ke Bandung naik apa?

Naik KRL Disambung Kereta Ekonomi. Meski Memakan Waktu, Setidaknya Tak Memakan Banyak Biaya Perjalanan

Tahukah kamu kalau ongkos ke Bandung bisa bermodalkan kurang dari Rp 30 ribu? Untukmu yang terbiasa naik KRL, barangkali perlu mencoba. Karena ternyata pergi ke Bandung bisa dengan sambung-menyambung KRL sehingga tak memakan ongkos yang cukup banyak. Caranya, dari stasiun asalmu, kamu naik KRL hingga Stasiun Manggarai.

Dari stasiun Manggarai yang adalah stasiun transit, sambung lagi dengan menaiki KRL dengan tujuan akhir Stasiun Cikarang. Selanjutnya, dari Stasiun Cikarang kamu beralih ke kereta ekonomi Walahar jurusan Purwakarta dengan harga tiket Rp 6 ribu. Baru dari Purwakarta, kamu kembali naik kereta ekonomi Cibatuan menuju Bandung hanya dengan tarif Rp 8 ribu. Coba hitung, ongkos perjalananmu dari Jakarta menuju Bandung tak sampai Rp 30ribu. Hemat bukan?

Beli Tiket Bus Travel Agar Tak Lelah dan Bisa Tidur Sepanjang Perjalanan

Kalau tak ingin lelah selama perjalanan ke Bandung, kamu bisa memilih untuk naik bus travel. Apalagi varian bus travel kian beragam dan semakin menawarkan kenyamanan sepanjang perjalanan. Alih-alih lelah, kamu justru bisa tertidur lelap selama perjalanan.

Keberadaan jalan tol Cipularang pun mempercepat perjalananmu dari Jakarta ke Bandung. Di luar adanya situasi waktu tempuh hingga ke pintu tol daerah Bandung bisa dipersingkat hanya 3 jam saja. Nantinya sampai tujuan, kamu cukup check in di penginapan dan melanjutkan agenda jalan-jalanmu. Efisien dan menyenangkan, bukan?

Naik Kereta Argo Parahyangan Demi Efisiensi Waktu

Kereta Argo Parahyangan sudah jadi primadona bila ingin bepergian dari Jakarta ke Bandung. Harga tiket dibawah Rp 100 ribu terbilang cukup terjangkau lantaran fasilitasnya juga mumpuni selama penumpang berada di dalam gerbong kereta. Belilah tiket dari jauh-jauh hari. Karena walaupun hanya bepergian ke Bandung, tiket kereta yang satu ini cukup banyak peminatnya.

Kereta ini memulai rutenya dari Stasiun Gambir dan berakhir di stasiun tujuan, Stasiun Bandung. Hal menarik lainnya kalau kamu memilih naik kereta Argo Parahyangan yaitu pemandangan selama di perjalanan. Rute kereta yang satu ini akan melewati jalur yang cukup ekstrem namun tetap aman. Sebagian dari penumpang mengaku penasaran dan memilih naik kereta ini lantaran ingin menikmati sensasinya berkereta lewat jalur yang ekstrem.

Kalau Pergi Sekeluarga Mungkin Memang Lebih Baik Menyewa Mobil Pribadi

Sementara untukmu yang mungkin memang berencana pergi ke Bandung bersama keluarga besar, memang lebih baik berkendara dengan mobil pribadi. Meski tak senyaman naik travel, yang terpenting kamu tiba di tujuan dengan selamat, bukan? Lagi pula, selama perjalanan, kamu dan anggota keluargamu bisa menghabiskan waktu dengan bercengkrama. Kalau sepanjang hari kerja kamu sukar sekali menemukan momen semacam ini, maka biarlah perjalanan ke Bandung jadi kenangan yang menarik untuk keluargamu.

Tapi Kalau Pergi Bareng Teman Sepermainan, Sangat Disarankan untuk Touring Demi Menambah Pengalaman

Touring ke Bandung? Pasti seru! Apalagi kalau hal ini sudah masuk agendamu bersama kawan-kawan sejak jauh-jauh hari. Kapan lagi kamu bisa berkendara sembari membuat momen agar diingat sampai hari tua? Soal persiapan, H-sebulan sebisa mungkin kamu berdiskusi dengan teman-temanmu agar rencana touring bisa dieksekusi. Terpenting, keselamatan dan keamanan saat berkendara yang pasti harus jadi dua hal utama. Meski mungkin kamu terbiasa touring dengan jarak melebihi Jakarta-Bandung, ingatlah mungkin touring kali ini akan memberikan pengalaman berbeda. Tetap buatlah perjalanan kali ini jadi mengesankan.

Soal kendaraan, kamu bisa mempercayakan kuda besi dari Suzuki yaitu Suzuki GSX-S150. Kamu jangan khawatir, tak hanya nyaman dipakai berkendara sehari-hari, motor ini pun tetap menunjukkan performa yang mumpuni untuk durasi perjalanan jauh.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Tipe GSX-S150 ini memang bergaya street fighter yang juga mengadopsi tampilan touring yang cocok untuk perjalanan jauh. Karena itu posisi berkendaranya tak terlalu menunduk macam di tipe R. Handle barnya dibuat lebar dengan posisi yang berada tinggi di atas tangki dan tempat duduk. Tentunya gaya berkendara ini dimaksudkan agar pengemudi tak lekas lelah dalam perjalanan jauh.

Manajemen mesin GSX-S150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Serunya performa tinggi ini diimbangi dengan radiator yang besar. Dengan ukuran pendingin air yang besar ini, diharapkan suhu mesin akan tetap optimal meski dipacu dengan tenaga maksimal. Dan pastinya akan tetap nyaman jika dipakai dalam durasi perjalanan jauh atau untuk dipakai harian.

Konsisten dengan konsep ini, tangki dibuat aerodinamis dengan bentuk melengkung. Kapasitasnya yang mencapai 11 liter, dipastikan cukup untuk mencapai jarak tempuh jauh. Meski aerodinamis  justru penampilan GSX-S150 ini terlihat cukup gagah. Dijamin perjalan touring ke Bandung akan jadi momen tak terlupakan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Ibu Pasti Tahu, Jika Senyumanmu Adalah Duniaku

Teruntuk malaikat nyata yang ada dihidupku yang kupanggil dengan sebutan ibu, terimakasih atas segala jasa-jasamu. Berkatmu, aku mulai bisa berlari kencang sampai di masa ini. Berkatmu aku mampu menapak pasti dengan apa yang kuyakini. Terimakasih atas semua, termasuk atas didikan dan kasih sayangmu yang selalu dengan sepenuh hati.

Anak kecilmu ini sekarang sudah beranjak dewasa. Aku pun sudah berpikir untuk menata masa depan yang indah. Bukan hanya untukku tapi juga untuk rasa banggamu. Mimpimu jadi mimpiku juga. Sebagai anak, aku pun ingin menjadi seperti apa yang ibu inginkan. Namun memang ada beberapa hal yang sampai kini belum bisa kupersembahkan untukmu.

Perihal permintaanmu yang belum sanggup kupenuhi, aku mintakan maaf padamu. Bukan aku tak mau, tapi memang aku belum mampu. Aku belum siap untuk berjalan ke arah yang ibu mau. Aku belum mampu untuk menjadi sosok sepertimu.

Aku sadar sebenarnya keinginanmu sangatlah sederhana, yaitu cucu lucu yang lahir dari rahim anakmu. Tapi ibu tahu, bagaimana keadaanku saat ini. Aku tahu mungkin selama ini aku terlalu sibuk memikirkan karirku, sehingga aku lupa bahwa ibu juga ingin secepatnya menimang seorang cucu.

Teruslah mendoakan anakmu ini, Bu. Semoga anakmu ini cepat menemukan jodoh yang terbaik dan bisa secepatnya memberi ibu cucu yang lucu. Bukankah sesungguhnya doa orangtua adalah salah satu doa yang akan lebih cepat dikabulkan oleh Tuhan? Kuharap ibu tak pernah lelah menyebut namaku dalam doamu.

Bersabarlah Bu, jika sudah saatnya, aku berjanji akan menjadikanmu ibu paling bahagia di dunia ini. Kita akan mewujudkan hal itu bersama. Tetaplah sehat, kudoakan ibu diberi umur yang panjang oleh Tuhan untuk menemani hari-hariku dengan tawamu yang selalu jadi duniaku.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Hal Sepele yang Tak Pantas Kamu Jadikan Alasan untuk Melepas Masa Lajang

Pernikahan bukan hal yang bisa dianggap enteng dan dijadikan bahan permainan. Jika kamu memang ingin menikah, pastikan dulu kamu memang sudah siap melepas masa lajangmu, melepas kebebasanmu, dan mencoba menjadi istri juga calon ibu yang baik untuk anak-anakmu kelak.

Namun jangan sesekali menikah hanya karena beberapa hal dibawah ini.

1. Ingin Punya Anak di Usia Muda Biar Punya Sebutan “Mamud” Alias Mama Muda

Alasan macam apa ini? Pernikahan bukan ajang untuk berlomba untuk sebuah pengakuan semata. Jika memang kamu yakin sudah siap, maka cepat segerakan pernikahan, namun jika belum, jangan menggunakan alasan macam ini untuk emlangkah ke gerbang pernikahan.

2. Bosen Ditanya Kapan Nikah

Kalau hanya karena pertanyaan “kapan nikah” saja kamu tak perlu kebakaran jenggot. Tanggapi saja dengan santai. Tak perlu buru-buru jika kebahagiaan kedua orangtuamu saja masih kamu kesampingkan. Fokus saja pada hidupmu sendiri, tak perlu menggubris omongan orang lain yang tak bermutu.

3. Tak Mau Disebut Perawan Tua

Sebagian masyarakat memang masih kerap menggunjing masalah usia untuk menikah. Namun anggap saja itu hanya angin lalu. Menikahlah saat dirimu sudah yakin dan benar-benar siap. Jangan menikah hanya karena pandangan orang lain.

4. Bosan Sendiri

Mungkin alasanmu masuk akal bagi dirimu sendiri, namun tidak bagi orang lain dan masa depanmu. Jangan hanya karena bosan sendiri akhirnya kamu memutuskan untuk menikah dengan pria yang tak kamu tahu baik sosoknya. Nikmati saja dulu kesendirianmu saat ini, karena bisa saja suatu saat kamu akan merindukan masa itu.

5. Tak Ingin Kalah dengan Teman yang Sudah Lebih Dulu Menikah

Stop kebaperanmu yang berlebihan. Jika teman-temanmu sudah menikah lebih dulu, itu artinya jodoh mereka memang sudah datang dan sudah saatnya bagi mereka untu menikah. Jangan sampai kamu menikah hanya karena alasan ikut-ikutan teman yang sudah menikah terlebih dulu.

6. Menikah Karena Usia Sudah Jatuh Tempo

Dari dulu kamu sudah mempersiapkan bahwa kamu ingin menikah di usia 20 an. Namun apa kamu akan tetap memaksakan menikah di usia 20-an jika sampai saat itu pun kamu masih belum menemukan pria yang cocok untuk menjadi pasangan hidupmu.

7. Menikah Sebagai Pemenuh Hawa Nafsu

Menikah bukan hanya tentang nafsu belaka. Ada banyak hal yang akan kamu hadapi saat kamu sudah memutuskan untuk melepas masa lajangmu. Menjadi seorang istri atau suami bukan hal yang mudah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

9 Kebiasaan Unik Wanita Yahudi Untuk Merangsang Kecerdasan Anak Sejak Dalam Kandungan

Setiap calon ibu memiliki cara tersendiri untuk merangsang kecerdasan anak, baik sejak di kandungan maupun pasca dilahirkan. Namun tak dapat dipungkiri bahwa wanita yahudi punya kebiasaan unik saat mereka hamil. Hal ini dilakukan untuk merangsang kecerdasan si kecil sejak masih di kandungan.

1. Mengerjakan Soal Matematika Bersama Suami

Wanita yahudi kerap melakukan kebiasaan mengerjakan soal matematika bersama suami saat hamil. Mereka akan membeli banyak buku matematika untuk dikerjakan selama masa kehamilan bersama sang suami tercinta.

2. Sering Bermain dan Mendengarkan Musik

Saat hamil, wanita yahudi suka melakukan beragam permainan. Selain itu wanita yahudi juga suka mendengarkan musik.

3. Mengonsumsi Satu Jenis Makanan Hewani Saja

Hal ini dilakukan karena memang ada peraturan bahwa orang yahudi tidak boleh makan makanan hewani lebih dari satu jenis dalam sekali waktu.

4. Suka Ngemil Kacang Almond, Kurma dan Minum Susu

Kacang almond, kurma dan susu adalah jenis makanan dan minuman yang kaya nutrisi penting untuk kecerdasan otak. Pada siang hari, biasanya wanita Yahudi yang sedang hamil suka mengonsumsi cemilan ini.

5. Mengonsumsi Ikan Tanpa Kepala

Wanita Yahudi sangat berhati-hati dalam memilih makanan untuk dikonsumsi saat hamil. Salah satunya adalah dengan makan ikan tanpa kepala. Hal ini karena memang mereka menganggap bahwa kepala ikan mengandung banyak toksin dan racun.

6. Mengonsumsi Buah Terlebih Dulu Sebelum Makan Makanan Pokok

Wanita Yahudi akan lebih memilih makan buah terlebih dulu sebelum makan makanan pokok karena kandungan buah akan lebih cepat membusuk di pencernaan jika dimakan setelah makan makanan pokok.

7. Rutin Berolahraga

Wanita Yahudi sering melakukan olahraga memanah dan menembak. Kegiatan olahraga dilakukan oleh wanita Yahudi yang sedang hamil untuk menghilangkan rasa pegal dan membuat tubuhnya lebih terlihat bugar.

8. Menghindari Bau Asap Rokok

Asap rokok dianggap tabu oleh wanita yahudi yang tengah hamil. Untuk itu sebisa mungkin mereka akan menghindarkan diri mereka dari asap rokok.

9. Tidak Berkunjung ke Pemakaman

Saat hamil, wanita Yahudi memiliki kebiasaan untuk tidak berkunjung ke makam. Hal ini dilakukan untuk menghindari emosi negatif yang dapat berpengaruh pada tumbuh kembang otak si kecil di dalam rahim.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top