Feature

Namanya Lahar, Sang Pemberani Anggota Tim Relawan Evakuasi Korban Selfie Maut Merapi!

lahar bakat setyawan

Secercah harapan menyembul di antara duka yang menyelimuti keluarga Erri Yunanto, korban yang jatuh ke kawah Gunung Merapi setelah melakukan Selfie. Jenazahnya berhasil dievakuasi dari ganasnya gunung tersebut.

Dari balik suksesnya proses evakuasi, menyembul nama seorang relawan pemberani. Namanya Bakat Setyawan, tapi Ia biasa dipanggil oleh kawan-kawannya dengan nama Lahar! Pria inilah yang turun ke dalam kawah dan mengikatkan tali ke tubuh Erri agar bisa dievakuasi.

Ini bukan proses mudah. Perhitungan matang dilakukan untuk mengurangi resiko. Diputuskan untuk melakukan evakuasi mulai dari jam 10 pagi Waktu Indonesia Bagian Barat. Saat itu diperkirakan matahari sudah cukup tinggi untuk membakar gas CO2 berbahaya yang ada dalam kawah. Dibutuhkan waktu 90 menit hanya untuk mencapai dasar kawah.

Beserta satu anggota tim lain bernama Endro, Lahar mengikat dan mengunci Jenazah Erri Yunanto untuk bisa ditarik ke atas. Semua dilakukan dalam resiko sangat tinggi. BPPT (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian) merekomendasikan agar evakuasi hanya dilakukan hingga pukul 3 sore hari. Mengingat resiko yang dihadapi.

Namun, Lahar paham bahwa mereka tak mungkin melakukan dua kali naik turun ke kawah. Belum tentu situasi akan kondusif seperti hari itu. Lahar dan Endro, memutuskan untuk menyelesaikan tugasnya saat itu juga. Mereka bertarung resiko hingga baru selesai pukul 5 sore harinya.

Atas keberaniannya ini Basarnas Jateng mengusulkan memberi penghargaan kepada Lahar dan sejumlah kawannya. Hal ini mengingat proses evakuasi dari dalam kawah membutuhkan keberanian yang luar biasa.

“Akan kami usulkan ke Basarnas. Ini kasus unik sekali dan langka. Baru kali ini evakuasi dari kawah berhasil. Untuk masuk ke dalam kawah merapi dibutuhkan keberanian dan beresiko tinggi. Selain ancaman temperatur yang bisa berubah sewaktu-waktu, gas beracun dan kondisi bebatuan labil. Bahkan suhu di dalam kawah bisa mencapai 420 derajat celsius,” ujar Agus Haryono, Kepala Kantor SAR Semarang, Basarnas Jateng seperti dikutip dari Detik.com

“Keenamnya adalah Tim SAR lokal yang sudah mengetahui jalur-jalurnya dan karakteristik Merapi. Namun demikian yang berani masuk ke kawah gunung aktif adalah orang-orang yang berani dan memiliki dedikasi tinggi untuk kemanusiaan. Dia harus berjibaku dengan berbagai resiko tinggi. Tim SAR dengan kemampuan yang hebat pun akan mikir seribu kali jika diminta masuk ke kawah,” lanjutnya.

Menanggapi hal ini Lahar menolak tegas jika dikatakan keberhasilan itu akibat keberaniannya sendiri. Menurutnya ini adalah hasil kerja keseluruhan tim evakuasi. Tak mungkin ia bisa mencapai jenazah Erri dan menguncinya tanpa bantuan pengawasan rekan-rekannya di atas. Ia memaparkan, banyak tim berbagai kesatuan dari daerah hingga pusat yang segera datang lalu melakukan koordinasi sangat baik dan semua bekerja keras.

Total ada enam orang yang tergabung dalam tim evakuasi langsung. Dari keenam orang itu, hanya dua orang yang benar-benar masuk hingga dasar kawah, sedangkan empat lainnya memberikan back-up di ketinggian 50 meter dari dasar kawah. Dua orang yang masuk hingga dasar itu adalah Bakat Setyawan alias Lahar dan Endro Sambodo.

Pemberani berarti modal nekat? Jangan salah, Lahar sudah punya hitungan presisi mengenai kondisi merapi. Ini bukan kali pertama ia turun ke kawah merapi. Ia berkali-kali turun untuk memetakan mitigasi bencana merapi.

Dari segi pengalaman, Lahar juga berulang kali terlibat menjadi relawan evakuasi keganasan gunung berapai. Mulai dari erupsi merapi yang sering terjadi, hingga hebatnya amukan gunung Sinabung.

Khusus untuk kejadian Erri Yunanto ini, terasa sangat personal untuk Lahar. Karena dengan tangannya sendiri, ia memasang rambu-rambu peringatan untuk para pendaki. Hal ini dilakukannya karena ia begitu khawatir dan memprediksi hal seperti ini akan terjadi.

“Harus menjadi perhatian bersama, tentang mentaati aturan. Rambu-rambu juga sudah dipasang. Saya sendiri yang ikut memasang. Tapi memang sering diabaikan. Saya sudah memperkirakan hal seperti ini akan terjadi,” ujar Lahar kepada wartawan di Posko Induk pencarian Erri Yunanto di Selo, Boyolali.

Itulah Lahar!

(Image Source: Muchus Budi/detikcom)

2 Comments

2 Comments

  1. Irly

    May 22, 2015 at 8:17 am

    Saya nyimak videonya, di menit 20an baru ngeh kalau videonya tentang pengalaman di Sinabung( Soalnya nyebut banyak mayat)*tepok jidat

    Saya setuju dengan penghargaan yang direncanakan untuk mas Lahar. Btw, nama Lahar diberikan sejak dulu atau baru setelah berhasil mengevaluasi jenazah Alm. Erri?

  2. Said Rahman (@bangsaid)

    June 4, 2015 at 7:53 am

    Wew, bahkan mas Lahar sudah memprediksi ini akan terjadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ini Kenapa Kamu Terlihat Lebih Menarik Jika Foto Bersama Kawanmu

Kamu termasuk orang yang merasa sulit mendapatkan foto terbaik ketika melakukan swafoto alias selfie? Merasa diri kurang menarik dan menjadi tak percaya diri untuk menaikan foto di sosial media? Sebetulnya, ada cara cepat dan paling mudah untuk terlihat lebih menarik ketika difoto.

Caranya? Dengan mengambil foto bersama-sama kawanmu alias group selfie. Yup, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa seseorang bisa terlihat jauh lebih menarik ketika dia berfoto bersama orang lain. Hal ini dikenal dengan sebutan Cheerleader effect.

Coba simak penelitian Drew Walker dan Edward Vul dari University of California, San Diego. Mereka melakukan penelitian sejumlah foto orang. Beberapa disajikan sendiri (selfie) dan sebagian disajikan bersama-sama (group selfie).

Hasilnya? Dalam percobaan manapun dan melibatkan individu yang manapun semua menghasilkan kesimpulan yang sama. Mereka-mereka yang muncul di foto bersama orang lain, cenderung dinilai lebih menarik oleh para responden. Bahkan gabungan dari foto-foto selfie yang ditampilkan secara bersama-sama pun punya efek yang sama menariknya.

Kenapa bisa begitu? Menurut Drew Walker, sistem otak manusia akan membuat indra pengelihatannya menilai penampilan seseorang secara rata-rata jika melihat foto bersama-sama. Nah, menariknya lagi secara sosial manusia lebih mudah menerima sesuatu yang rata-rata dibandingkan sesuatu yang terlihat “sangat jelek” atau “sangat menarik”.

Tapi kamu lebih pilih mana? Selfie vs Group Selfie?

Kendati begitu, tidak semua orang merasa kesulitan mendapatkan foto terbaik dirinya bukan? Kamu termasuk mereka yang percaya diri untuk muncul sendiri ketika foto? Atau kamu lebih nyaman untuk melakukan group selfie?

Nah, OPPO saat ini sedang mengadakan kontes Selfie VS Group Selfie untuk mencari momen terbaik kamu. Hadiahnya juga seru, Smartphone terbaru dari OPPO. Penasaran mau ikutan?

Caranya mudah!
1. Kamu like dulu fan page OPPO Indonesia.
2. Kemudian buka aplikasi berikut ini dan klik “Ikuti Promosi ini”
3. Isi data diri dengan lengkap dan benar.
4. Klik tombol langkah berikutnya
5. Lalu ikuti Votingnya apakah kamu lebih suka memilih Group Selfie atau Selfie
6. Klik Confirm
7. Masukan alasan kenapa kamu memilih itu
8. Kirim foto selfie kamu atau group selfie bersama temanmu
9. Mengirimkan foto bisa melului dua cara. Memilih foto dari album facebook kamu atau memilih foto baru. Lalu klik selanjutnya.
10. Berikan judul #OPPOF3Plus #BestDualMoment kemudian klik confirm
11. Klik posting
12. Share Campaign ini ke teman-temanmu dengan tag OPPO Indonesia (@IndonesiaOPPO)

Yuk ikut kompetisinya!

2 Comments

2 Comments

  1. Irly

    May 22, 2015 at 8:17 am

    Saya nyimak videonya, di menit 20an baru ngeh kalau videonya tentang pengalaman di Sinabung( Soalnya nyebut banyak mayat)*tepok jidat

    Saya setuju dengan penghargaan yang direncanakan untuk mas Lahar. Btw, nama Lahar diberikan sejak dulu atau baru setelah berhasil mengevaluasi jenazah Alm. Erri?

  2. Said Rahman (@bangsaid)

    June 4, 2015 at 7:53 am

    Wew, bahkan mas Lahar sudah memprediksi ini akan terjadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ketika Mobil LCGC Mulai Menguasai Pasar Indonesia

Sewaktu mobil LCGC masuk pasar Indonesia, tak semua pihak optimis dengan kehadiran mobil murah ramah lingkungan ini. Sempat diduga hanya trend sesaat, ternyata justru LCGC kini menyelamatkan target penjualan mobil di tahun 2016.

Hal ini juga diamini oleh Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi. Menurutnya, pertumbuhan industri otomotif 2016 didominasi kendaraan kecil jenis low cost green car (LCGC) yang mencapai lebih dari 20 persen. Kehadiran Toyota Calya dan Daihatsu Sigra disebut Yohannes menjadi salah satu kunci sukses pasar LCGC. Karena selain murah, kedua mobil tersebut juga memiliki kapasitas penumpang hingga tujuh orang. Ia juga optimis, kenaikan ini akan terus terjadi sampai 2017.

Kenaikan angka ini juga diakui oleh Auto2000 selaku founder founder dealer Toyota yang kembali catat penjualan positif di triwulan pertama 2017. Rasa optimis Auto2000 yang ditunjukkan pada awal tahun ini dibuktikan dengan pencapaian penjualan lebih dari 41ribu unit untuk periode 3 bulan pertama. Angka tersebut meningkat sekitar 2000 unit atau 5,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 39.360 unit.

Memang Toyota Avanza masih menjadi favorit konsumen kendaraan roda empat dengan penjualan tertinggi sekitar 12 ribu unit atau 30,09 persen dari total penjualan. Namun menariknya, Toyota Calya tahun ini menjadi kontributor kedua di Auto2000 dengan penjualan lebih dari 8200 unit atau 19,95 persen dari total penjualan. Disusul oleh Toyota Kijang Innova sebagai kontributor terbesar ketiga dengan penjualan lebih dari 6ribu unit atau 14,63 persen dari total penjualan.

“Dengan pencapaian sampai bulan Maret ini, kami optimis total penjualan mobil tahun ini minimal sama dengan tahun lalu sekitar 176ribu unit”, ujar chief executive Auto2000 Agus Prajitno.

Hal menarik lainnya penjualan Astra mencatat kenaikan jumlah penjualan di luar daerah Jabodetabek. Penjualan Auto2000 tetap didominasi oleh wilayah Jakarta dengan kontribusi 43,3 persen. Namunterdapat kenaikan di luar wilayah Jakarta dibandingkan dengan tahun 2016, seperti Jawa Barat yang kontribusinya 15,1 persen naik sebesar 1,2 persen, kemudian wilayah Jawa Timur naik sekitar 1,5 persen menjadi 17,7 persen, dan untuk Sumatera naik sebesar 1,3 persen menjadi 17,4 persen. Terakhir untuk Kalimantan dan Bali berkontribusi sekitar 6,5 persen.

Tak mengherankan untuk menopang kenaikan ini Astra2000 kian memperkuat jaringannya. Tidak tanggung – tanggung, Dealer resmi Toyota terbesar ini membuka dua cabang sekaligus di wilayah Sumatera Utara. Total cabang Auto2000 yang sudah resmi dibuka hingga April ini adalah sejumlah 104 cabang, dengan urutan Medan Binjai adalah cabang yang ke 103 dan Medan Marelan adalah cabang yang ke 104.

Untuk mempermudah warga Sumatera Utara mengakses gerainya, tidak sedikit dana yang diinvestasikan untuk kedua cabang ini. Berapa? Total dana yang keluar tidak kurang dari 92,7 Miliar Rupiah, dimana sekitar 54,1 Miliar diinvestasikan untuk mengembangkan Auto2000 Medan Binjai dengan luas tanah total mencapai 9.176 Meter persegi (m2) dan luas bangunan 3.577 m2 di Jl. Medan Binjai Km. 16,7 Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sumatera Utara. Cabang ini ditunjang ditunjang dengan 20 stall yang terdiri dari 12 stall untuk perbaikan umum (General Repair), 2 stall Express Maintenance, serta 6 stall khusus untuk pelayanan lainnya.

Sedangkan cabang Auto2000 Medan Marelan, yang berlokasi di Jl. Titi Pahlawan, Desa Labuhan Deli, Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Auto2000 menginvestasikan dana sebesar 38,6 Milyar untuk atas tanah seluas 5.826 meter persegi (m2) dengan luas bangunan 2.928 m2. Dilengkapi dengan 14 stall yang terdiri dari 9 stall untuk perbaikan umum (General Repair), 2 stall Express Maintenance, serta 3 stall khusus untuk pelayanan lainnya.

“Kami optimis, dengan hadirnya cabang Binjai dan Medan Marelan akan memberikan kontribusi positif bagi Toyota Indonesia baik dari sisi penjualan ataupun unit entry servis. “ ujar Operation Manager wilayah Sumatera Judianto.

2 Comments

2 Comments

  1. Irly

    May 22, 2015 at 8:17 am

    Saya nyimak videonya, di menit 20an baru ngeh kalau videonya tentang pengalaman di Sinabung( Soalnya nyebut banyak mayat)*tepok jidat

    Saya setuju dengan penghargaan yang direncanakan untuk mas Lahar. Btw, nama Lahar diberikan sejak dulu atau baru setelah berhasil mengevaluasi jenazah Alm. Erri?

  2. Said Rahman (@bangsaid)

    June 4, 2015 at 7:53 am

    Wew, bahkan mas Lahar sudah memprediksi ini akan terjadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tips

Sesungguhnya Sosial Media Jadi Cermin Pasangan Bahagia Atau Pura-Pura Bahagia

Secara sekilas postingan manis berisi caption mesra nan romantis di media sosial mungkin kita artikan sebagai bentuk kebahagian dari setiap pasangan. Namun siapa sangka jika ternyata hal tersebut bukanlah tolak ukur atas kebahagian pasangan yang sesunguhnya.

Setidaknya hal ini diamini oleh Nikki Goldstein,  sexologist and relationship expert dari Australia. Menurutnya pasangan yang banyak membagi hubungannya di sosial media adalah pasangan yang butuh pengakuan dari orang lain karena pasangan tersebut sendiri tak yakin dengan hubungan mereka.

Karena menurut Nikki pasangan yang benar-benar bahagia dapat kita lihat dari postingan mereka di media sosial seperti berikut ini.

Mereka Yang Bahagia Tak Membagikan Semua Masalah Di sosial Media

Mereka tidak pernah mengumbar masalah apapun yang ada dalam hubungan mereka, karena mereka sadar bahwa hal tersebut merupakan privasi yang harus digaja demi kelangsungan hubungan yang sedang dijalani. Mereka faham bahwa menjaga aib masing-masing merupakan bentuk penghargaan kepada pasangan satu sama lain. Tentunya aneh rasanya membayangkan pasangan yang bahagia, mengeluh di sosial media hanya karena pasangannya terlambat menjemput misalnya.

Isi Postingannya Tak Melulu Tentang Pasangan, Karena Mereka Punya Kehidupan Lain

Hal-hal yang mereka posting biasanya bervariasi, bisa berisi hobby dan aktivitas yang disukai dari masing-masing, kepedulian mereka terhadap lingkungan atau hal-hal lain yang mereka geluti. Mereka tau bahwa hidup tak melulu tentang pasangan untuk itu mereka tak segan-segan berbagi banyak hal selain potret dari hubungan mereka.

Tak Ingin Terlalu Sering Posting Foto Pasangan

Jarang posting foto pasangan di media sosial bukan berarti mereka tidak sayang satu sama lain, mereka tau bagaimana caranya menunjukkan rasa sayang tak hanya lewat media sosial dan postingan-postingan foto lainnya. Mereka menikmati semua bentuk kemesraan didunia nyata tanpa merasa perlu membagikannya di dunia maya.

Menurut Goldstein, mereka yang ketika ada momen berdua, kemudian mengambil foto dan buru-buru mengunggahnya di media sosial, cenderung tak menghargai momen kebersamaannya. Mereka hanya mencari pengakuan dari orang lain lewat like dan comment bahwa hubungan pasangan tersebut baik-baik saja.

Paham Bagaimana Memberi Ucapan Terbaik Saat Momen Terbaik

Pasangan yang bahagia akan menunjukkan rasa bangga nya dimedia social pada waktu dan momen-momen tertentu, karena memuji satu sama lain secara berlebihan bukanlah bentuk kepedulian yang benar apalagi jika dilakukan setiap hari, dan sebaliknya mereka akan saling menguatkan dan menujukkan kekagumannya disetiap momen-momen penting dalam hubungan mereka.

Tak Saling Berbagi Akun, Karena Kepercayaan Tak Melulu Soal Password

Memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap pasangan satu sama lain, untuk itu mereka tidak pernah meminta pasangannya untuk berbagi akun. Saling menjaga privasi masing-masing adalah bentuk percayanya mereka satu sama lain. Karena memaksa pasangan untuk memberitahu password menunjukkan tidak adanya kepercayaan dalam diri mereka masing-masing dan sebaliknya akan lebih rentan kepada kecurigaan yang berlebihan.

Kata Stalking Mantan yang Tak ada Lagi Dalam Kamus Mereka

Tak lagi menunjukkan sesuatu yang masih berhubungan dengan mantan, mereka akan sangat menghargai dan menjaga perasaan dari pasangannya masing-masing. Entah itu dengan alasan apapun bagi mereka mantan adalah sesuatu yang sudah lalu yang memang sudah saatnya dilupakan.

Mengungkapkan Cinta dan Saling Memuji Sewajarnya

Saling mengutarakan cinta mungkin hal yang biasa dilakukan, tapi mereka melakukannya dalam porsi yang wajar tidak secara berlebihan. Mereka akan mengeluarkan kalimat pujian pada saat tertentu untuk menunjukkan kebanggannya terhadap pasangannya. Karena mereka terbiasa untuk mengucapkan dan menunjukkan rasa sayang dan ucapan lainnya dalam bentuk nyata bukan dibeberkan didunia maya.

Coba ingat dulu, apakah kalian masuk kedalam ciri-ciri pasangan bahagia atau malah sebaliknya?

2 Comments

2 Comments

  1. Irly

    May 22, 2015 at 8:17 am

    Saya nyimak videonya, di menit 20an baru ngeh kalau videonya tentang pengalaman di Sinabung( Soalnya nyebut banyak mayat)*tepok jidat

    Saya setuju dengan penghargaan yang direncanakan untuk mas Lahar. Btw, nama Lahar diberikan sejak dulu atau baru setelah berhasil mengevaluasi jenazah Alm. Erri?

  2. Said Rahman (@bangsaid)

    June 4, 2015 at 7:53 am

    Wew, bahkan mas Lahar sudah memprediksi ini akan terjadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Dia yang Kamu Cinta Tak Pernah Berhenti Menyakiti, Pantaskah Dipertahankan?

Tak selamanya kisah cinta berakhir bahagia seperti yang ada dalam kisah Cinderella, ada kalanya kisah cinta seseorang berakhir dengan keterpurukan, tidak bahagia, dan menderita karena mengalami cinta yang tidak menyenangkan.

Kisah cinta yang berakhir menyedihkan bisa jadi karena menjalani cinta yang salah. Cinta yang salah dikarenakan oleh tindakan kita yang tetap mencintai orang yang sudah tidak ingin bersama. Sudah jelas dia tidak lagi mencintaimu, namun tetap kamu memaksakan kehendak untuk tetap bersama.

Hal yang penting untuk diingat, yang namanya menjalin suatu hubungan adalah sesuatu yang dijalani berdua, bukan sendiri. Ketika dihadapkan dengan pilihan bertahan atau tinggalkan, pikirkan segala hal menggunakan logika bukan hanya perasaan semata agar tidak larut dalam kesedihan berkepanjangan nantinya.

Jangan Karena Terlanjur Sayang, Kamu Melupakan Semua Logika Yang Seharusnya Tidak Kamu Abaikan

Kamu bilang sudah terlanjur sayang padanya karena sudah lama menjalin hubungan. Hubungan yang sudah lama dijalani tidak menjamin suatu hubungan yang bahagia pada ujungnya. Hanya karena banyak momen indah yang dahulu pernah kamu rasakan dan tidak ingin untuk menghapusnya , akhirnya kamu lebih memilih tersiksa oleh realita pahit.

Jika logikamu sudah mengatakan waktunya berhenti maka seharusnya kamu berhenti. Kamu sudah mendapatkan banyak fakta yang mengharuskanmu meninggalkannya karena dia sudah tidak lagi peduli padamu. Untuk apa mempertahankannya cinta yang hanya bertepuk sebelah tangan, kamu terus tersakiti sementara dia bisa hidup tetap teang tanpa kehadiranmu di sisinya.

Jangan Karena Tak Sanggup Hidup Sendiri, Membuatmu Mempertahankan Hubungan Dengan Orang Yang Salah

Ketakutan bakal hidup sendirian di masa yang akan  datang menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang, Hal inilah yang menjadi alasan seseorang enggan meninggalkan pasangannya meski terus disakiti.

Jangan sampai alasan yang sepele seperti itu, kamu tetap bertahan dengan siksaan yang datang bertubi-tubi. Lepaskanlah jika memang sudah tak sanggup lagi. Masih banyak peluang untuk mendapatkan cinta yang lebih baik lagi di luar sana. Siapa tahu jodohmu sebenarnya ada di dekatmu namun kamu tidak pernah berusaha menghampirinya karena memilih untuk bertahan dengan orang yang salah.

Kamu Tidak Perlu Mengemis Untuk Mendapat Perhatian Masih Banyak Orang Lain Yang Lebih Bisa Menghargaimu

mengeluh

Kamu yang selama ini berjuang sendiri, apa pernah terpikir di benakmu bahwa dia akan melakukan hal yang sama? Apa dia selama ini ada tanda-tanda untuk memperjuangkanmu? Cintamu selama ini hanya bertepuk sebelah tangan, setiap hari kamu hanya mengemis perhatian yang tidak kunjung datang, pada akhirnya kamu akan kelelahan. Tak hanya lelah fisik, tapi juga lelah hati dan pikiran.

Jika kamu bisa merelakannya pergi dan membiarkan pikiranmu lebih terbuka, ketahuilah masih banyak orang lain yang sayang padamu dibanding dirinya. Orang tua, sahabat, atau mungkin orang yang selama ini sudah lama meng-gebet kamu. Mereka bisa lebih mencintaimu apa adanya, mereka bisa mencintaimu dengan tulus tanpa menuntut apapun darimu bahkan membuatmu harus sampai mengemis perhatian. Hidup terlalu sayang hanya untuk bergantung pada satu orang saja.

Suatu Hubungan Terjalin Untuk Saling Melengkapi Bukan Untuk Berjuang Sendiri

Namanya juga hubungan, itu artinya ada timbal balik antara satu pihak ke pihak yang lain. waktu sekolah, kamu pasti pernah belajar mengenai simbiosis mutualisme bukan? Suatu hubungan diantara mahluk hidup yang saling menguntungkan satu sama lain.

Kamu harus tahu, bahwa jika dirinya saja yang diuntungkan dalam jalinan hubungan kalian. Itu namanya bukan suatu hubungan cinta, tapi kamu telah dimanfaatkan. Orang yang sayang padamu tidak akan tega memanfaatkanmu hanya untuk keuntungan pribadinya semata.

Jika Lebih Banyak Disakiti Segera Tinggalkan Dia

Sudahkah kamu menghitung berapa banyak kamu disakiti? Lebih banyak mana, kasih sayang atau rasa sakit yag kamu dapatkan? Coba kamu ingat baik-baik, kamu lebih banyak disakiti? Bertahan dengan orang yang tidak tahu berterimakasih dan balas budi hanya membuang-buang waktumu saja. Simpan tenaga dan pikiranmu untuk mengerjakan sesuatu yang lebih berharga agar tidak menyesal seumur hidup.

Lebih baik terlambat daripada merugi sepanjang waktu karena kamu telah memilih tindakan yang salah.

Untuk Apa Bertahan Jika Hanya Rasa Sakit Yang Kamu Terima? Kamu Yakin Bisa Bertahan Terus Selamanya?

 

marah

Kamu punya harapan, dengan cinta yang kamu berikan terus-menerus kepadanya akan mampu mengubah sikapnya suatu saat. Hidup ini bukanlah sinetron. Dlam sinetron mungkin hal tersebut bisa terjadi, alur cerita yang menyedihkan bisa diubah menjadi bahagia karena disesuaikan dengan permintaan penonton.

Namun dalam kehidupan nyata tidak demikian. Ia lebih memilih meninggalkanmu dan tidak menanggapi cintamu sekeras apapun kamu mencoba karena ia berhak memilih dan tidak bergantung pada keinginan peonton atau demi mengejar rating  yang tinggi.

Mungkin saat ini kamu baik-baik saja terus memberinya cinta tanpa ada balasan, tapi jika terjadi terus menerus sampai jangka waktu yang tidak bisa ditentukan, apakah kamu yakin bisa tetap bisa bertahan?

Bertahan dari perselingkuhan, bertahan dari hinaan, bertahan dari kekerasan fisik. Tubuhmu mungkin mampu menahan kencangnya badai, tapi hati dan pikiranmu tidak demikian.

Hidup sudah terlalu sulit untuk dihadapi, jangan menambah kesulitan tersebut dengan sesuatu yang tidak membuatmu bahagia.

2 Comments

2 Comments

  1. Irly

    May 22, 2015 at 8:17 am

    Saya nyimak videonya, di menit 20an baru ngeh kalau videonya tentang pengalaman di Sinabung( Soalnya nyebut banyak mayat)*tepok jidat

    Saya setuju dengan penghargaan yang direncanakan untuk mas Lahar. Btw, nama Lahar diberikan sejak dulu atau baru setelah berhasil mengevaluasi jenazah Alm. Erri?

  2. Said Rahman (@bangsaid)

    June 4, 2015 at 7:53 am

    Wew, bahkan mas Lahar sudah memprediksi ini akan terjadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Gobagi berusaha menyajikan informasi yang layak untuk diperbincangkan. Tak perlu khawatir dengan berita hoax, bohong dan lainnya, karena info menarik yang ditemui dalam situs ini sebelumnya sudah melalui proses kurasi. Dengan begitu situs ini ingin menghindari kesalahan informasi yang tak perlu.

Facebook

To Top