Video

Lagu-lagu Indonesia Ini Mengabadikan Tren Teknologi Informasi (Nomer 3 dan 4 tak lagi kamu gunakan!)

Coboy Junior Tanya, Facebookmu apa, nomermu berapa?

Pembahasannya masih sama soal fenomena sosial media facebook. Tapi di tahun 2011 itu, Coboy Junior menggambarkan betapa tren sosmed sudah merambah ke adik-adik kecil yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Lewat single lagu “Kamu”, Cinta-cinta monyet yang kerap terjadi, dicurahkan melalui sosial media ini. Pertanyaan sesudah nama bukan lagi soal di mana kamu tinggal. Tapi beralih ke “facebookmu apa”

Pages: 1 2 3 4 5

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Tak Termakan Stresnya Jalanan Ibu Kota

INRIX, sebuah lembaga penganalisis data kemacetan lalu lintas yang berbasis di Washington, AS belum lama ini merilis peringkat kemacetan kota-kota di dunia. Terdapat sekurangnya 1.064 kota di seluruh dunia yang diteliti INRIX berkaitan dengan tingkat kemacetan ini.

Parahnya, dari ribuan kota di seluruh dunia itu, Jakarta sudah menempati peringkat 22 dunia sebagai kota dengan tingkat kemacetan terburuk. Menurut penelitian ini, para pengendara mobil di Jakarta menghabiskan waktu total 55 jam terjebak kemacetan selama satu tahun.

Cuma Jakarta? Jangan senang dulu, karena beberapa kota lain di Indonesia juga masuk ke dalam daftar kota termacet di dunia ini. Di bawah Jakarta ditempati Bandung (42,7 jam), Malang (39,3 jam), Yogyakarta (39,2 jam), dan Medan (36,7 jam).

Masalahnya urusan macet ini bukan cuma perkara kehabisan waktu di jalan. Namun juga merembet perkara lainnya. Menurut studi yang dipimpin oleh Profesor Psikologi dan Perilaku Sosial, Susan Charles, kekesalan yang dihadapi setiap hari akibat terjebak macet dapat menumpuk terus-menerus dan menyebabkan masalah kejiwaan di kemudian hari.

Nah, tak mau kejiwaan terganggu cuma karena urusan macet bukan? Setidaknya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres di jalan ini.

Lebih Baik Menunggu Sebentar Daripada Harus Bertarung Di Jalan

Sesungguhnya macet juga tidak terjadi setiap waktu. Ada jam-jam tertentu dimana tingkat volume kendaraan mencapai puncaknya. Terkadang memang kita ingin segera sampai tujuan, namun memaksakan menerjang kemacetan di jam sibuk tentunya akan membuat kita lebih stres.

Pilihlah jam yang sedikit lebih bersahabat. Ketika pulang kantor misalnya, kamu bisa memundurkan sedikit waktu pulang agar terhindar dari puncak kemacetan ini. Meski sedikit lebih malam namun waktu tempuh biasanya lebih singkat dan kamu sedikit terbebas dari tekanan kemacetan.

Coba Ajak Teman Agar Tak Suntuk Sendirian

Kesendirian di dalam perjalanan bisa menimbulkan pikiran-pikiran yang negatif. Untuk itu, Kamu bisa mencari teman ngobrol selama perjalanan. Walaupun sedang macet, kehadiran teman ngobrol dapat membuat mood jadi lebih baik.

Lagi pula dengan perasaan senang biasanya waktu akan berlalu dengan cepat tanpa disadari. Jadi cobalah mengajak pulang teman yang pandai mencairkan suasana agar terhindar dari situasi stres.
Putar Lagu Agar Hati Tak Ragu

Penelitian yang dilakukan di University of Gothenburg menemukan bahwa dengan mendengarkan musik yang disukai setiap hari bisa menurunkan tingkat stres. Jika kamu sedang berkendara sendirian, cobalah memutar lagu kesukaan dan bernyanyilah.

Masalahnya lagu-lagu favorit biasanya ada di smartphone bukan? Nah, cobalah menghubungkan smartphone kamu dengan headunit yang ada di mobil. Seperti yang ada pada layar sentuh berukuran 7 inci milik mobil Renault KWID yang bisa mengatur sistem hiburan di dalam kabin mobil. Sistem pada Renault KWID ini bisa terintegrasi dengan ponsel menggunakan Bluetooth maupun melalui USB dan AUX.

Gunakan Aplikasi GPS, Agar Tak Melas Di jalan

Dengan kecanggihan teknologi kamu bisa menghindari titik kemacetan dengan menggunakan aplikasi map dan GPS. Sebelum berangkat kamu bisa memeriksa laporan lalulintas pada aplikasi tertentu untuk bisa memilih jalan. Dan ketika sudah dalam perjalanan tetap aktifkan aplikasi ini agar mudah jika ingin mencari jalur alternatif.

Tapi tentunya merepotkan jika harus bolak-balik memeriksa smartphone kamu ketika sambil menyetir. Seolah menjawab tantangan ini, Renault KWID juga membuat headunit layar sentuhnya bisa terintegrasi dengan smartphone termasuk membuka aplikasi peta. Perangkat tersebut juga bisa terintegrasi navigasi satelit dengan tampilan 2D/3D. Jadi tidak perlu menambahkan perangkat navigasi tambahan karena sudah tersedia dari pabrikan.

Pilih Kendaraan Yang Nyaman Dan Sesuai Dengan Perkotaan

Salah satu sumber stres di jalan adalah tidak sesuainya kendaraan yang digunakan dengan kondisi jalanan perkotaan. Apalagi jika kendaraan yang digunakan tidak bisa membuatmu merasa nyaman. Tentunya stres di jalan akan semakin meningkat.

Renault KWID bisa kamu pertimbangkan sebagai kendaraan yang menemanimu membelah macetnya perkotaan. Renault KWID memiliki dimensi panjang 3.679 mm, lebar 1.750 mm, dan tinggi 1.472 mm dengan jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 2.422 mm. Jika menilik dari dimensi ini KWID memang masuk di kategori City Car. Alias cukup ramping dan lincah dipakai di perkotaan.

Selain itu nilai plusnya KWID punya desain unik yang membuatnya bertipe cross over dengan tampilan SUV. Ciri paling kentalnya adalah ground clearance alias jarak bodi terendah ke tanah yang mencapai tinggi 180 mm. Jadi tak perlu khawatir kalau terpaksa melalui jalan yang tidak terlalu mulus.

Sementara untuk kelincahan Renault KWID ditopang mesin 1.000 cc tiga silinder dengan dua katup yang punya tenaga maksimal sebesar 68 PS torsi sebesar 91 Nm. Tentunya ini bisa membuat KWID lincah meliuk di perkotaan mengingat berat kosongnya yang hanya 670 kg.

Di sisi kenyamanannya, mobil seharga 119 jutaan ini lebih unggul dibandingkan kompetitor sekelasnya. Penggunaan suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi belakang Twistbeam dengan coil spring turut mendukung kenyamanan ala Eropa.

Sementara untuk handling, Renault Kwid ringan untuk dibelokkan karena penggunaan electric power steering. Namun layaknya mobil Eropa lain setirnya terasa mantap dan tidak terlalu ringan sehingga masih enak untuk dikendalikan di dalam kota atau jalur tol bebas hambatan.
Jadi kendali ada di tanganmu, jangan sampai kamu termakan stresnya macet ibu kota ya!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Trending

Youtube Rewind: Mulai dari Iwak Peyeknya Cak Ikin Sampai Ke Ibu Pengabdi Setan, Dari Despacito Hingga Dangdut Koplo

Masih di porsi yang sama, YouTube Rewind dibagi menjadi 2 kategori utama, yaitu 10 Video Terpopuler (diluar video musik dari label besar), dan 10 Video Musik Terpopuler.

Menariknya, di Indonesia, 2017 jadi tahun dimana konten musik berbahasa jawa jadi sesuatu yang paling banyak diminta. Hal ini dibuktikan oleh video Baby Shark Challenge versi Culoboyo Junior buatan YouTuber Cak Ikin yang berada di urutan paling atas dengan jumlah views 9,6 juta penonton dan 10.000 like untuk kategori video paling populer. Dan tak hanya itu saja, video klip lagu pedangdut Via Vallen berjudul “Sayang” juga berhasil menduduki peringkat kedua untuk kategori video musik.

Tak ingin membuat kamu semakin penasaran, berikut adalah deretan deretan video yang masuk trending di Indonesia sepanjang tahun 2017.

1.Baby Shark versi Culoboyo Junior (Iwak-Iwakan) Milik Cak Ikin 

Sebenarnya ini hanyalah video lagu parodi Baby Shark dari Pinkfong! Kids’ Songs & Stories yang kemudian diubah oleh Cak Ikin menjadi versi Jawa. Bermodal kreativitas yang dimilikinya, ia mengubah lirik tersebut ke dalam bahasa Jawa dengan logat khas Surabaya. Tak lupa ia juga turut serta memasukkan dua tokoh ciptaannya yang telah mewarnai berbagai macam video milikinya sejak 2011 lalu, yakni Culo dan Boyo.

Jika pada video aslinya ada sekitar 654 juta views, sedangkan video parodi buatan Cak Imin memperoleh 9,6 juta views. Perbedaannya memang sangat kontras, tapi di Indonesia sendiri video ini berhasil masuk peringkat pertama kategori video paling populer. 

2. Lalu Ada Jebolan Stand Up Comedy, Kemal Palevi – Anjayyyyyy ft. YoungLex, Mack G, Robert Wynand

Jadi kompilasi yang pas, di video ini Kemal Palevi memboyong nama yang memang dalam dua tahun terakhir banyak diperbincangkan, yakni YoungLex serta Mack G, dan Robert Wynand.

Selain menjadi seorang stand up comedian yang juga penyiar di salah satu radio, Kemal memang sering terlibat beberapa kolaborasi dengan beberapa YouTuber besar Indonesia.

Memakai bahasa gaul generasi zaman now yang kerap dipakai untuk menunjukkan kekaguman, yakni “Anjay”, lagu ini yang dikemas dengan musik bernuansa semi hip-hop. Walau cerita dalam lagunya tak begitu memiliki spesifikasi yang jelas, faktanya video ini berhasil menduduki peringkat kedua terpopuler dengan jumlah views 13,8 juta orang.

 

3. Kemudian Disusul Oleh Keluarga Besar Gen Halilintar dengan Video Berjudul “Mengapa”

Sejak banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang aktif di sosial media, nama keluarga Gen Halilintar kian melambung. Dengan jumlah anggota keluarga yang cukup banyak, mereka sekeluarga memang kerap meng-cover beberapa lagu di kanal YouTube-nya.

Lagu yang bercerita tentang kisah cinta dari seorang ibu kepada anak-anaknya, ciptaan salah satu anggota Halilintar Family, Sajidah. Video yang diberi judul “Mengapa” ini sudah ditonton sebanyak 5,1 juta kali sejak dirilis September lalu.

 

4. Posisi Keempat Ada Ria Ricis, dengan Rainbow Squishy Tag + Gunting Squishy

Sederhana memang, adik dari Oki Setiana Dewi ini hanya merekam bagaimana ia mengomentari bentuk dan wangi dari mainan yang sedang ia pegang, yakni Squishy. Konon mainan lunak ini, dapat diremas-remas untuk menghilangkan stres.

Bak sebuah magnet yang memikat para subscriber-nya, sejak diunggah April lalu, video milik Ria Ricis ini sudah ditonton sebanyak 9,2 juta kali. Berkat jumlah viewers-nya ini pulalah, video ini berhasil menduduki peringat ke-4 video terpopuler sepanjang 2017.

 

5. Fildan Rahayu – Tum Hi Ho di Kanal YouTube Indosiar

Kali ini video yang berhasil masuk jadi list nomor 5, bukan datang dari para YouTuber Indonesia. Pada video berdurasi 3:25 menit ini adalah salah satu cuplikan audisi peserta Dangdut Academy di akun resmi stasiun TV Indosiar.

Dalam video ini Fildan yang mengikuti audisi di kota Makassar, melantunkan salah satu lagu India dengan petikan gitar yang dimainkannya sendiri.

Resmi dirilis di YouTube pada pertengahan Januari lalu, video ini sudah menarik 16,5 juta penonton dengan jumlah like 16 ribu. Berkat suara dan penampilan Fildan pada video itu juga, konon subscriber dari akun YouTube Indosiar jadi meningkat.

 

6. Aksi Demian Aditya di Audisi America’s Got Talent 2017

Membuat heboh pada pertengahan tahun ini, aksi magician suami dari Sara Wijayanto ini memang jadi berita populer pada Mei lalu. Dalam video yang diunggah akun resmi AGT tersebut, terlihat Demian sedang menjajal kemampuannya untuk melepaskan diri dari box yang atasnya dijatuhi pasir, dengan tubuh terikat dan tergembok.

Meski kemudian banyak netizen yang kemudian mem-bully istrinya yang dinilai terlihat terlalu berlebihan menunjukkan ekspresi, akan tetapi aksi Demian kala itu jadi salah satu trending topic yang banyak sekali diperbincangkan. Kemampuannya untuk membebaskan diri membuat juri takjub, termasuk Simon Cowell yang dikenal sangat selektif dalam memilih peserta.

Hingga hari ini video ini telah ditonton sebanyak 23,2 juta kali, dengan jumlah like 331 ribu like, sejak Mei 2017 lalu.

 

7. Makan Bang – Young Lex ft, Awkarin, Masgib & Oka Mahendra

Pesona Awkarin dan YoungLex memang terbilang gemilang. Setelah potret masa kecil YoungLex yang telanjang dada sedang makan banyak beredar di dunia maya. Sosok rapper yang kontroversial tersebut membalas bully-an netizen dengan lagu “Makan Bang”.

Kala itu ia bersama Awkarin masih berada pada payung manajemen Takis, milik Oka Mahendra yang saaat itu adalah pacar dari Awkarin. Bernada mengejek, lirik lagu itu berisi ucapan balasan yang ditujukan pada mereka yang kerap menganggap YoungLex dan Awkarin sebagai perusak moral bangsa.

Ditonton sebanyak 5,7 juta orang, meski begitu ada hal yang sedikit mengganjal sebenarnya. Sebab meski disukai oleh 42 ribu orang, ada sekitar 120 ribu orang yang justru tak suka.

 

8. Video Lagu Parody Despacito Milik Alif Rizky feat Fazayubdina dengan Judul “Dek Lastri”

Siapa yang tak tahu lagu Despacito yang mulai tenar saat dijadikan soundtrack film Fast and Furious 8. Lagu ini jadi yang paling populer di berbagai belahan dunia. Tak heran jika akhirnya berhasil menempati urutan teratas tangga lagu dalam beberapa pekan.

Tak hanya liriknya yang memang seksi, kompilasi musik yang enak didengar jadi daya tarik lain yang membuat semua orang menyukainya. Tergelitik oleh euforia masyarakat kita, Alif Rizky yang memang gemar mengubah beberapa lagu ke dalam bahasa jawa, kemudian menciptakan sebuah lagu berjudul “Dek Lastri”.

Bak lagu yang sama, Alif menyanyikan lirik-lirik lagu ciptaanya dengan nada yang sama dengan lagu Despacito milik Luis Fonsi. Lirik lagu yang bercerita tentang seorang laki-laki yang ditinggal pergi oleh kekasihnya ini berhasil ditonton oleh 13,3 juta orang.

 

9. Lalu ada Lagi Tim2one Feat Ranz & Niana, Eka Gustiwana

Awal mulanya lagu plesetan dari lagu religi milik Opick ini populer di Instagram. Lagu Eta Terangkanlah merupakan sebuah plesetan dari lagu religi yang dinyanyikan oleh Opick.

Tim2one sendiri adalah salah satu chanel youtube yang sudah banyak dikenal oleh pengguna media sosial. Tak seperti kreator-kreator lain yang juga telah lebih dulu men-cover lagu Eta Terangkanlah, Chandra Liow dan Tommy Limmm memang cukup lihai dalam mengemas video mereka.

Bagaimana tidak, mereka mengajak Eka Gustiwana dan dancer kakak adik asal Filipina, Ranz dan Niana untuk berkolaborasi demi video epic yang layak di acungi jempol. Berkat musik  yang di-remix hingga kemampuan Ranz dan Niana menari, video yang diunggah pada Agustus lalu sudah ditonton 7,8 juta kali dengan jumlah like sebanyak 236 ribu.

 

10. Pengabdi Setan – Official Trailler 2017

Tak hanya santer diperbincangkan pada kanal media sosial instagram saja, trailler film Pengabdi Setan karya Joko Anwar ini jadi penutup pada 10 video terpopuler di YouTube Indonesia sepanjang tahun 2017.

Tak hanya penontonnya yang membludak di bioskop sejak tayang pada bulan Agustus lalu. Penggalan trailler film yang diunggah pada akun Rapi Films sebagai rumah produksinya ini, ditonton sebanyak 6,7 juta kali dengan jumlah like 14 ribu.

Sementara itu, pada kategori video lagu terbaik sepanjang tahun 2017, posisi pertama diduduki oleh  Armada “Asal Kau Bahagia”, kemudian disusul “Akad” milik Payung Teduh serta 2 musisi asal Jawa Timur, yakni Via Vallen dengan lagu populernya yang berjudul “Sayang” dan Nella Kharisma lewat lagunya yang berjudul “Jaran Goyang”.

Beralih pada ranah global, Luis Fonsi dengan lagu “Despacito” meraih peringkat utama setelah ditonton lebih dari 4,4 miliar kali, dan Taylor Swift jadi pemecah rekor audiens terbanyak dengan lagu “Look What You Made Me Do”, dengan selang waktu rilis yang hanya 24 jam.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Trending

Kalau Harus Pindah Ke Desa Apa Kamu Mau?

“Memangnya apa enaknya tinggal di desa?”

Sebuah pertanyaan yang mungkin akan kita pakai untuk menjawab pertanyaan di atas. Padahal kita sedang diminta untuk memberikan jawaban, bukan malah menimpalinya dengan sebuah pertanyaan.

Ini memang bukanlah sebuah pilihan yang bisa diputuskan dengan cepat, perlu waktu untuk mempertimbangkannya matang-matang. Tak semua orang memiliki pemikiran sama, untuk itu alasannya pun akan beragam.

Untuk kamu yang kebetulan lahir dan besar di kota, mungkin akan merasa damai jika akan tinggal di desa. Udara yang masih sejuk, pemandangan yang masih asri hingga kicau burung disetiap pagi.

Lupakan dulu hal-hal menyenangkan yang memenuhi isi kepalamu, sebab ada hal-hal lain tentang tinggal di desa yang kamu mungkin belum tahu.

Sedari Kecil Kita Didoktrin Bahwa Orang Desa Lebih Baik, Tapi Apa Iya?

Seperti beberapa kepercayaan lain yang terlanjur mendarah daging, sebagian besar masyarakat kita menyakini bahwa orang desa lebih tahu tata krama, rajin beribadah hingga hal-hal baik lainnya. Dan seakan berbanding terbalik dengan mereka yang tinggal di kota, tanpa rasa bersalah kita kerap memakai streotip jika mereka lebih individualis.

Lantas apakah benar demikian? Jika pertanyaan itu ditujukan kepada saya, maka kata “Tidak” akan menjadi jawabannya. Bukan ingin terlihat sombong sebab tak lagi tinggal di kampung. Bukan pula tak percaya bahwa sebenarnya orang desa itu benar baik adanya.

Sebab pondasi utama untuk orang bisa memiliki tata krama baik atau buruk, bukan perihal ia tinggal di desa atau di kota. Tapi bagaimana ia mendapat pendidikan sopan santun dalam keluarga. Sebab ketika ia telah mendapat ajaran yang memang baik, ke mana pun nanti ia akan melangkah, dirinya akan tetap jadi manusia beradab yang memahami norma.

Biaya Hidup di Desa Lebih Murah, Beda dengan di Kota yang Semuanya Serba Mahal

Poin ini kerap menjadi pertimbangan lain yang sering disebut-sebut menjadi nilai plus tinggal di desa. Untuk kali ini, desa mungkin jadi pemenangnya. Tersedianya lahan untuk ditanami beberapa kebutuhan seperti bahan-bahan dapur dan sayuran, jadi salah satu contohnya. Ditambah harga dari beberapa kebutuhan lain yang memang masih sangat terjangkau.

Tapi tunggu dulu, itu tadi hanyalah satu dua contoh kemudahan dalam hal biaya. Sebab ada kegiatan lain yang juga kadang mengharuskan kita merogoh saku. Mulai dari pesta syukuran tetangga, anak sunatan, kawinan, hingga pesta atau kegiatan lain yang kerap mau tak mau harus dihadiri. Kalau sudah begini, agaknya pernyataan jika hidup di desa lebih murah jadi tanda tanya.

Padahal jika harus dibandingkan dengan makanan yang sama, barangkali harga di kota juga akan serupa. Lain cerita jika ternyata makanan yang dibandingkan adalah menu-menu di restoran ternama. Tentu harganya pun akan berbeda.

Di Kota Kita Akan Banyak Bersaing, Sedangkan di Desa Memang Sedikit Pesaing

Hidup di kota memang keras, sedikit saja kita lengah akan ada orang yang akan menggantikan posisi. Tapi bukan berarti semua orang kota itu jahat dan tak punya perasaan. 

Tak bisa dipungkiri kenyamanan tinggal di desa selalu jadi sesuatu yang memikat hati. Namun mata pencaharian jadi sesuatu yang kadang membuat kita berpikir ulang. Meski tak ada banyak pesaing, tidak juga harus gontok-gontokan untuk mencari makan.

Tapi percaya atau tidak, hidup dengan situasi yang sama setiap hari akan jadi membosankan. Lain hal, jika ternyata kamu adalah manusia yang suka dengan zona nyaman dan segala ketenangan yang diberikan desa.

Meski Masih Melakukan Hal yang Sama, Tempat yang Berbeda Akan Mempengaruhi Hasilnya

Katakanlah kamu sedang mengerjakan sesuatu, masih dengan teknik dan cara yang sama namun pada tempat yang berbeda. Hal-hal yang tadinya dengan mudah kamu lakukan di kota, tentu tak selalu dapat dilakukan ketika di desa.

Baik memang, barangkali ini akan jadi perubahan situasi yang akan mempengaruhi hati. Namun ada banyak hal yang tadinya bisa kita lakukan di kota tak bisa kita temui ketika kembali ke desa. Bukan tak percaya pada infrastruktur yang mulai berkembang, tidak pula ingin berkata bahwa hidup di desa membuat kita jadi terbelakang. Sebab faktanya, ada banyak pengusaha dan orang-orang yang sukses dan terkenal meski masih tinggal di desa. Ini adalah tentang pertimbangan bagaimana kita akan bisa menyesuaikan.

Sebab Ini Bukan Perkara Baik atau Tidaknya, Tapi Bagaimana Setiap Orang Memilih yang Terbaik Untuknya

Segala hal yang menjadi bahan pertimbangan nampaknya bukanlah sesuatu yang mesti dijadikan bahan perdebatan. Ini bukan perkara baik atau tidaknya. Mari kita coba membuka mata untuk melihat lebih luas lagi.

Mulailah dengan hal-hal kecil yang sering membuat kita lupa diri, untuk kemudian menjatuhi stigma mengerikan pada mereka yang tinggal di desa ataupun di kota.

Biar bagaimana pun pernyataan yang berkata bahwa tinggal di desa lebih baik daripada di kota, terdengar sebagai konotasi lain dari proses transmigrasi. Dengan tujuan mereka yang di kota akan beralih pada desa-desa lain untuk mengurangi populasi di kota yang sudah padat.

Sejatinya hal-hal yang tadi disebutkan adalah satu sudut pandang saja, tak berarti kamu tak boleh menyuarakan hal lain. Jika ternyata bagimu tinggal di desa jauh lebih baik, ya sah-sah saja. Tapi saya sendiri rasanya tak akan tetap tinggal di kota, jika diminta untuk memilihnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Trending

Ketika Kamu Teriak Benci Korupsi, Padahal Tanpa Sadar Kamu Juga Korupsi

Ketika melihat judul artikelnya, kamu mungkin sedang membayangkan seorang laki-laki paruh baya yang katanya kemarin kepalanya benjol bak bakpao. Ini bukan tentang satu dua orang yang memang sudah tertangkap basah, tapi tentang kita semua yang mungkin adalah manusia yang harusnya diberi sebutan sama sebagai Koruptor.

Tanpa bermaksud berpikiran buruk pada mereka yang selalu berada gardu terdepan pemberantasan korupsi, percaya atau tidak, nampaknya kita masih terlalu fokus pada korupsi dalam hal materiil. Dan lupa jika sebenarnya, disaat yang sama ada banyak aspek lain yang juga telah kita korupsi tanpa sadar.

Bukan hanya kamu yang sedang merasa tersinggung sehabis membacanya, hal yang sama barangkali juga sedang saya lakukan sekarang. Ya, mengorupsi waktu orang untuk membaca tulisan ini. 

Saat Kita Kecil Dulu, Uang Kembalian Sehabis Membeli Keperluan Ibu, Sering Masuk Ke Saku Celana

Bohong jika kamu akan bilang tak pernah melakukannya. Entah itu atas persetujuan orangtua, atau inisiatif dari sendiri saja. Sekilas memang terlihat remeh, tapi lambat-laun akan membuat kita terbiasa memasukkan uang sisa ke dalam saku sendiri. Sekalipun orang tersebut mungkin bukanlah orangtua atau keluarga.

Alih-alih berpikir akan mendapat sikap sama seperti yang dilakukan orangtua, bisa jadi orang tersebut akan mencap kita sebagai seorang yang tak jujur. Padahal bisa jadi nominal yang kita ambil mungkin tak seberapa, tapi percaya atau tidak itu adalah bentuk sederhana dari korupsi yang kita bilang harus dihilangkan.

Memasuki Dunia Sekolah, Mencontek Jadi Kegiatan yang Sering Dilakukan Walau Tahu Itu Salah

Konon sistem pendidikan dijadikan tameng untuk kesalahan fatal ini. Beberapa tenaga pendidik nampaknya masih terfokus pada hasil tanpa mau menelisik proses dan upayanya. Jadi jangan heran, jika teman yang terkenal badung namun lihai dalam hal mencontek akan lebih dikenal daripada dia yang bernilai pas-pasan tapi benar-benar jujur.

Sikap ini memang masih jadi skandal kecil dari banyaknya tindakan korupsi yang sering kita temui. Akan tetapi ini jadi bukti nyata, betapa malasnya seseorang yang tak ingin belajar. Lalu menggunakan trik licik demi mendapatkan nilai maksimal. Bahkan kadang melebihi dia yang memang sungguh-sungguh belajar.

Pelan-pelan Mulai Berani Merekayasa Kuintansi Pada Beberapa Kegiatan yang Mungkin Kita Tangani

Terjadi di beberapa organisasi, baik di sekolah, kampus, tempat kerja hingga keorganisasian lainnya. Suatu kali kamu mungkin akan mengemban tugas yang berhubungan dengan uang. Bak sambil menyelam minum air, kamu malah menjadikan ajang tersebut untuk meraup keuntungan.

Entah itu merubah nominal angka pada setiap pembayaran, atau merekayasa beberapa pembelian keperluan yang sebenarnya tak ada menjadi ada. Bahkan tak merasa jika itu adalah sebuah perbuatan yang salah. Kadang kita akan berdalih jika hal itu sudah wajar, dengan alasan sebagai imbalan untuk rasa lelah mempersiapkan rangkaian kegiatan.

Yap, benar. Kita lupa akan janji yang mungkin telah dibuat sedari awal. Sebab jauh sebelum duduk pada posisi sekarang, kita telah tahu jika organisasi itu tak akan memberimu upah.

Memberi Uang Selipan Ketika Ditilang Petugas Kepolisian

Untuk kita yang kebetulan kerap malang melintang di jalan. Adakalanya nasib buruk datang mendekat. Kamu mungkin berjalan pada jalur yang salah atau tidak menyalakan lampu utama pada saat sedang berkendara. Hingga pelanggaran lain yang memang tak seharusnya.

Tak mau dibuat susah, merasa bahwa semua hal bisa diselesaikan dengan rupiah. Kita kemudian mendekatkan diri pada polisi yang sedang bertugas, sembari menyodorkan beberapa lembar uang ratusan ribu. Dan jika memang disambut baik, kita tentu akan bisa lepas dari jagalannya.

“Loh, kan polisinya juga mau!”

Iya benar memang, beliau ini mungkin mau menerima uang yang sudah kita sodorkan. Tapi apakah kita tahu, jika hal tersebut bukanlah sesuatu yang benar untuk dilakukan. Jika ternyata tahu, lantas mengapa masih saja diteruskan?

Hingga Pada Posisi yang Memungkinkan Kerap Dipakai Untuk Mempermudah Urusan

Untuk yang satu ini, mari kita beralih pada pejabat-pejabat bernama besar dalam negeri, atau pengusaha yang inginkan bisnisnya berjalan tanpa hambatan. Dan memang jika kamu cukup memperhatikan segala yang terjadi, kamu tentu tahu jika baru-baru ini Presiden Jokowi melaporkan piringan hitam Metallica dari Perdana Menteri Denmark, Lars Løkke Rasmussen dengan dalih sebagai kenang-kenangan.

Terlepas dari bagaimana niat yang mungkin sedang dipikirkan oleh Perdana Menteri Denmark tersebut. Pemberian semacam ini dinilai sebagai salah satu isyarat untuk mempermudah urusannya, yakni dengan memberi hadiah kepada orang lain yang kelak mungkin akan dimintai bantuan. Bahkan sebagian orang menilai, ini adalah salah satu bentuk suap yang marak terjadi di negara kita.

Tanpa Rasa Bersalah, Jadi Plagiator yang diam-diam Mencuri Karya Orang

Masih lekat diingatan, salah seorang perempuan remaja yang pertengahan tahun ini santer diberitakan. Bermodalkan tulisan-tulisannya yang menjadi viral, ia dielu-elukan banyak orang. Akan tetapi pelan-pelan beberapa fakta lain mulai terbongkar, bahwa sesungguhnya tulisan yang membesarkan namanya itu adalah milik orang lain. Bukan murni karyanya sendiri.

Tak hanya perempuan itu saja, kamu atau saya juga barangkali pernah melakukannya. Pada tugas pekerjaan atau kuliah, hingga pada hal sederhana seperti caption foto di Instagram.

Bukan sedang ingin membela nasib mereka yang kerap kita sebut sebagai koruptur. Karena sejatinya, tanpa kita sadari kadang kala kita sendiri telah korupsi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

MOST SHARE

To Top