Community

Ketika Dewasa Jumlah Teman Makin Sedikit, Tetapi Hidup Menjadi Lebih Tenang dan Damai

Kehidupanmu sekarang ini tidak seperti zaman sekolah dulu. Dulu kamu punya teman dalam satu geng. Satu geng terdiri dari 5-10 orang atau bahkan bisa lebih. Pergi kemanapun selalu bersama-sama tidak pernah terpisahkan. Tapi sekarang? Teman satu geng-mu mungkin hanya beberapa yang bertahan.

Makin bertambahnya usia, lingkaran pertemanan dalam hidup kita semakin berkurang. Walaupun begitu, kamu merasakan bahagia yang sesungguhnya. Meski kini teman yang sudah menjadi sahabat hanya tinggal satu orang, kamu tetap merasa senang.

Saat Beranjak Dewasa Teman-temanmu Sudah Punya Prioritasnya Masing-masing 

Menginjak usia 20-an atau ketika kamu bukan anak sekolahan lagi, kamu pasti punya banyak kebutuhan. Kesibukan pun akan melandamu, begitu juga dengan teman-teman yang berjuang bersamamu saat sekolah dulu. Teman-temanmu yang beranjak dewasa sudah punya prioritas yang harus didahulukan daripada kamu.

Menikah, melanjutkan kuliah, bekerja, dan lain-lain. Inilah mengapa intensitas untuk bertemu jadi berkurang. Teman satu geng jadi susah untuk diajak berkumpul, pada akhirnya teman-temanmu yang berjumlah banyak itu akan menjadi sedikit. Hanya yang benar-benar dekat denganmu saja yang akan bertahan dan setia menemanimu.

Jumlah Temanmu Mungkin Saat Ini Bisa Dibilang Sedikit, Tapi Ikatan dengan Mereka Terjalin Sangat Kuat dan Lebih Berkualitas

Jumlah temanmu sekarang memang lebih sedikit, tetapi ikatan yang terjalin diantara kamu dan temanmu yang masih dekat hingga sekarang akan semakin kuat karena kalian jadi lebih sering bertemu dengan mudah.

Kualitas pertemanan pun akan lebih baik dan lebih stabil karena perhatian kamu akan lebih terfokus kepada sedikit orang saja. Proses untuk mengakrabkan diri jauh lebih mudah dengan orang yang sedikit. Terkadang karena perbedaan latar belakang dan pendekatan sulit untuk bisa akrab dan bergaul dengan teman yang jumlahnya lebih dari lima orang.

Satu Teman yang Bersedia Mendengarkan Akan Jauh Lebih Baik, Daripada Banyak Teman Tapi Tak Ada yang Peduli 

Meski jumlah temanmu banyak tapi kamu selalu merasa kesepian. Kenapa? Karena dari sekian banyak temanmu itu tidak ada satupun yang mau mengerti kamu dan tidak ada yang bersedia  mendengarkan curhatanmu.

Satu teman yang dapat mengerti apapun tentangmu akan lebih bermakna dibanding dengan 100 teman tapi tidak ada yang peduli dengan kisah hidupmu. Seiring bertambahnya usia, kamu hanya perlu satu orang teman yang bersedia mendengarkanmu dan membantumu di saat susah.

Punya Banyak Teman Belum Tentu Baik Untuk Masa Depanmu

Berada di dalam satu kelompok yang terdiri dari orang-orang dengan beda-beda karakter memang menyenangkan. Tetapi, orang dengan karakter yang tidak baik akan berdampak buruk pada hidupmu. Misalnya saja diantara teman-temanmu ada satu orang yang merupakan pecandu narkoba.

Bukan tidak mungkin kamu yang tadinya baik akan ikut-ikutan jadi pengguna narkoba juga karena setiap hari kamu selalu bergaul dengannya. Lingkungan berpengaruh besar terhadap perkembangan hidupmu, maka dari itu pilihlah lingkungan yang baik dengan bergaul bersama teman-teman yang baik.

Meski Sedikit Asalkan Setia Tetap Akan Membuat Bahagia

Apa artinya punya banyak teman tapi sering mengkhianati? Hatimu akan jauh lebih sakit jika dikhianati dengan orang yang telah benar-benar dekatmu daripada orang yang tidak kamu kenal dekat. Lebih baik punya sedikit teman yang bisa dipercaya tindakan maupun omongannya. Pertemanan yang seperti ini akan jauh lebih indah dan membuat hatimu lebih tenang karena mereka tidak bersikap pura-pura saat di depan maupun di belakangmu.

Konflik yang Timbul Jadi Lebih Sedikit, Hidupmu Akan Lebih Tenang 

Sedikit orang artinya sedikit konflik atau masalah yang akan timbul. Ketika ada masalahpun akan cepat terselesaikan karena kamu berurusan dengan teman yang sedikit, itu artinya akan sedikit kepala juga yang bisa diajak berunding dan bermusyawarah ketika ada masalah yang terjadi.

Bayangkan saja, jika saat ini kamu masih ada di dalam suatu geng yang terdiri dari 20 orang, itu artinya ada 19 kepala yang harus kamu hadapi ketika kamu bermasalah dengan mereka. Satu saja sudah membuatmu pusing, apalagi 19? Kebayang kan rumitnya..

Tidak Perlu Bersedih Karena Kamu Punya Sedikit Teman, Sebab Temanmu Sekaranga Adalah Hasil dari Seleksi Alam

Orang yang akan benar-benar jadi sahabatmu ialah orang yang bertahan bersamamu sampai akhir. Mereka yang saat ini jadi sahabatmu bukanlah karena kehendakmu tapi hasil dari seleksi alam. Mereka yang setia selalu denganmu, mereka yang selalu menjaga tali silahturahim denganmu, mereka yang bersedia menemanimu disaat sulit adalah orang-orang yang patut dipertahankan karena mereka sudah bisa menerima kelebihan maupun kekurangan yang ada di dalam dirimu.

Bersama mereka, kamu akan mendapatkan kebahagiaan meski dengan cara-cara yang sederhana. Fase-fase susah dan senang yang dilewati bersama telah menyatukan kalian satu sama lain. Berkat mereka, kamu jadi tahu makna kebersamaan yang sesungguhnya. Meski sedikit, temanmu yang sekarang sangat tidak ternilai harganya oleh apapun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Dibandingkan Spanyol Atau Italia, Pecinta Motor Tanah Air Jauh Lebih Gila

Kalau bicara soal motor apalagi MotoGP rasanya Italia dan Spanyol merupakan dua negara teratas. Sebagian besar pembalap kasta tertinggi balap motor dihuni oleh warga dari kedua negara tersebut. Setiap gelaran di kedua negara itu juga hampir selalu pecah rekor untuk soal jumlah penonton.

Tapi jangan salah, kalau saja MotoGP diadakan di Indonesia, bisa jadi negara kita jadi nomor satu soal antusiasme masyarakatnya dengan motor. Beberapa kali pembalap MotoGP singgah di Indonesia selalu takjub dengan kegilaan orang Indonesia akan motor.

Tak terkecuali Rrasa antusias bikers di Indonesia yang membuat Andre Iannone dan Alex Rins terpukau. Mereka tidak menyangka kalau para bikers di Indonesia sebegitu besar dan heboh. Hal ini disampaikan kala Iannone dan Rins sedang melakukan kunjungan ke Indonesia dalam event Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di sentul.

Event kali ini merangkul 3.000 bikers dari 63 klub dan komunitas Suzuki yang saling bekerjasama dengan PT.SIS (Suzuki Indomobil Sales). Acara dihelat di Sentul Sirkuit, Bogor daerah Jawa Barat. Yang mana acara pembuka dilakukan dengan iring-iringan yang dipimpin kedua pembalap Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018.

Andrea Iannone dan Alex Rins disuguhkan Suzuki GSX-R150. Tak cuma mereka brand ambassador GSX-R150, Hamish Daud sebagai ambasador GSX juga ikut serta di acara ini. GSX dipilih karena mencirikan aura MotoGP.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Saya tidak menyangka kekuatan bikers Suzuki di Indonesia sangat luar biasa seperti ini. Senang sekali saya mendapatkan pengalaman yang sangat beragam dan berbeda bersama rekan balap saya dan ribuan bikers Suzuki,” ungkap Alex Rins.

Kehebohan dari komunitas dan klub terpancar dari acara yang diadakan sejak pagi hari jam 10, sudah dipenuhi oleh ribuan bikers yang berdatangan dari Tanggerang, Cikarang, Cengkareng, Parung dan lain-lain. Bahkan beberapa dari mereka ada yang berangkat ketika matahari belum terbangun dari tidurnya.

Rasa antusiasme total yang diperlihatkan bikers juga dirasakan oleh Andrea Iannone. Ia pun beranggapan antusiasme publik tanah air jadi dorongan luar biasa baginya untuk lebih berprestasi di ajang MotoGP.

“Ini adalah kali pertama bagi saya bisa larut dalam kegembiraan fans Suzuki. Saya sangat menikmati momen hari ini, dan semoga semangat teman-teman bikers Suzuki bisa menambah semangat saya sendiri untuk tampil lebih mengensankan di musim MotoGP 2018 bersama tim saya,” kata Iannone.

Meskipun acara seperti ini bukan yang pertama bagi kedua pembalap. Namun, Iannone mengungkapkan bahwa di Indonesia lebih meriah dari pada Italia dan Spanyol. Lantaran banyak bikers yang ikut serta dalam event ini apalagi pada saat konvoi yang dilakukan sepanjang track Sentul sirkuit.

“Seperti yang Iannone katakan, kami beberapa kali mengadakan acara serupa. Tapi di sini berbeda karena kami (Iannone dan Rins -red) berkendaraan dengan banyak orang. Apabila tahun ini sukses kami ingin mengdakan acara yang lebih besar,:” tambah Alex Rins.

Antusias yang diperlihatkan oleh para bikers dapat menghipnotis Alex Rins dan Andrea Iannone untuk mewujudkan kembali acara serupa di tahun mendatang. Karena selain menjadi wadah berjumpa dengan pembalap luar, hal ini juga menjadi ajang silaturahmi para klub dan komunitas Suzuki

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top