Community

Kekalahan Tak Datang Saat Orang Lain Lebih Hebat, Namun Ketika Kamu Terlalu Rendah Diri!

Percaya diri adalah suatu kondisi dimana kamu bisa menerima dirimu apa adanya dan yakin pada kesanggupanmu sendiri untuk melakukan sesuatu. Sebaliknya, rendah diri  merupakan suatu pemikiran bahwa kamu lebih rendah dari orang-orang lainnya.

Hal ini akan membuat kamu sulit untuk menerima dirimu sendiri. Bahkan perasaan rendah diri yang sudah tak terkontrol, bisa membuat kamu kalah sebelum bertanding.Rendah diri akan membawamu pada pemikiran bahwa orang lain jauh lebih hebat.

Agar sukses, seharusnya kamu berpikiran, kalau orang lain bisa seharusnya kamu juga bisa. Karena untuk berhasil bukan tentang apa dan siapa dirimu, namun tentang bagaiman kamu meyakinkan dirimu untuk bisa melakukannya.

Untuk itu daripada sibuk berpikir bahwa orang lain selalu lebih hebat darimu, coba tanyakan pada dirimu sendiri, mungkin saja kamu yang terlalu rendah diri.

Belum Apa-Apa Kamu Sudah Sibuk Membandingkan Diri Dengan Orang Lain

Kebiasaan yang selalu membandingkan kemampuan yang dimiliki dengan hal-hal yang sudah diperbuat orang lain hanya akan mematahkan semangatmu. Situasi itu membuat kamu berpikir bahwa kamu tidak akan mampu atau tak sehebat orang lain.

Padahal seharusnya kesuksesan orang lain bisa kita jadikan acuan untuk bisa melakukan hal yang sama atau bahkan lebih. Cobalah untuk melihat keberhasilan orang lain sebagai hal yang juga bisa kamu lakukan dengan begitu rasa percaya dirimu akan lebih baik dari sebelumnya.

Tidak Berani Keluar Dari Zona Nyaman Merupakan Penyebab Kamu Jadi Rendah Diri

Hal lain yang mungkin jadi penyebabnya adalah karena kamu terlalu nyaman berada pada zona yang hanya meminta dirimu melakukan hal yang sama secara terus menerus. Kamu pun tak perlu membuka diri untuk hal-hal baru yang ada diluar ruang lingkupmu saat ini.

Mungkin terlihat menyenangkan tapi hal ini bisa membuatmu tidak berkembang dan cenderung semakin membuatmu jadi kian tak  percaya diri, karena setiap hari kamu hanya melakukan hal yang sama.

Buang jauh-jauh pikiran bahwa kamu tidak bisa, cobalah untuk membuka diri untuk hal-hal baru yang mungkin akan mengantarmu pada pencapaian yang lebih besar.

Mudah Tersinggung Ketika Mendapat Kritik Tapi Juga Tidak Berani Untuk Mengemukakan Pendapat Sendiri

Bagi sebagian orang kritikan adalah hal yang bisa membangun semangatnya, tapi bagi beberapa orang  justru hal itu dianggap sebagai gangguan. Padahal kamu bisa melihat sebuah kritikan sebagai suatu hal yang akan membuatmu kian berkembang. Namun hal ini jelas tak berlaku bagi mereka yang merasa rendah diri.

Lebih anehnya kamu mungkin selalu merasa tidak terima ketika mendapat kritikan tapi juga tidak berani untuk mengutarakan pendapatmu. Kamu terlalu takut untuk menunjukkan bahwa kamu juga sebenarnya layak diakui dan pantas untuk diperhitungkan.

Karena orang-orang yang selalu kita lihat hebat selalu menyambut sebuah kritikan dengan senang hati, bukan malah menutup diri ketika mendapat sebuah kritik.

Selalu Ragu Tiap Kali Ingin Mengambil Keputusan Dan Memilih Mundur Ketika Sedang Beradu Argumentasi

Sikap lain yang mungkin bisa menunjukkan apakah kamu ada orang yang terlalu rendah diri atau tidak adalah caramu mengambil keputusan. Mungkin kita pernah melihat atau bertemu dengan orang yang untuk menentukan hal sederhana saja tidak bisa sendiri, dia kerap meminta pendapat kepada orang lain terlebih dahulu untuk kemudian bisa menentukan keputusan.

Dan ini mungkin berlaku kepada semua hal yang dilakukan bahkan untuk menentukan warna apa pakaian yang dia ingin kenakan saja sering dilema. Kesulitannya untuk menentukan pilihan kadang membawanya kepada argumentasi dengan orang lain untuk sesuatu yang mungkin ditanyakan, seringnya dia bertanya namun kerap juga tidak setuju dengan saran dari orang lain.

Bukannya memberikan pengertian mengapa dia tidak menyetujui saran tersebut, dia lebih memilih untuk mundur dari argumentasi tersebut. Dia berpikir akan kalah dalam adu debat sehingga lebih baik mundur saja, padahal seharusnya hal itu bisa dijadikan ajang untuk membuktikan bahwa kamu juga bisa untuk menyanggah dengan alasan yang jelas, bukan malah pergi.

Dan Yang Lebih Parahnya Lagi, Kita Sering Mudah Berputus Asa Untuk Mimpi Yang Bahkan Kamu Buat Sendiri

Rasa rendah diri yang berlebih sering membuat kita merasa tak yakin untuk mengambil keputusan. Bahkan kamu pun merasa ragu-ragu terhadap mimpi sendiri. Ketakutan bahwa kamu tak bisa mendapatkan hal itu seakan jadi bayangan hitam yang selalu membelenggu setiap langkahmu.

Padahal sebenarnya kamu hanya harus optimis untuk mendapatkan keinginan dan mimpi-mimpimu. Berhenti membayangkan bahwa mereka yang berhasil adalah orang-orang dengan kemampuan jauh diatasmu. Ini hanya tentang kamu dan usahamu untuk sampai ditujuanmu.

Cobalah untuk membuka diri lebih pada hal-hal baru yang belum banyak kamu ketahui. Berhenti untuk membandingkan diri dengan orang lain. Untuk mewujudkan mimpi-mimpimu kamu hanya perlu maksimalkan kemampuanmu dan tetaplah bersyukur atas apa yang telah dianugrahkan Tuhan pada dirimu,

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Dibandingkan Spanyol Atau Italia, Pecinta Motor Tanah Air Jauh Lebih Gila

Kalau bicara soal motor apalagi MotoGP rasanya Italia dan Spanyol merupakan dua negara teratas. Sebagian besar pembalap kasta tertinggi balap motor dihuni oleh warga dari kedua negara tersebut. Setiap gelaran di kedua negara itu juga hampir selalu pecah rekor untuk soal jumlah penonton.

Tapi jangan salah, kalau saja MotoGP diadakan di Indonesia, bisa jadi negara kita jadi nomor satu soal antusiasme masyarakatnya dengan motor. Beberapa kali pembalap MotoGP singgah di Indonesia selalu takjub dengan kegilaan orang Indonesia akan motor.

Tak terkecuali Rrasa antusias bikers di Indonesia yang membuat Andre Iannone dan Alex Rins terpukau. Mereka tidak menyangka kalau para bikers di Indonesia sebegitu besar dan heboh. Hal ini disampaikan kala Iannone dan Rins sedang melakukan kunjungan ke Indonesia dalam event Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di sentul.

Event kali ini merangkul 3.000 bikers dari 63 klub dan komunitas Suzuki yang saling bekerjasama dengan PT.SIS (Suzuki Indomobil Sales). Acara dihelat di Sentul Sirkuit, Bogor daerah Jawa Barat. Yang mana acara pembuka dilakukan dengan iring-iringan yang dipimpin kedua pembalap Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018.

Andrea Iannone dan Alex Rins disuguhkan Suzuki GSX-R150. Tak cuma mereka brand ambassador GSX-R150, Hamish Daud sebagai ambasador GSX juga ikut serta di acara ini. GSX dipilih karena mencirikan aura MotoGP.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Saya tidak menyangka kekuatan bikers Suzuki di Indonesia sangat luar biasa seperti ini. Senang sekali saya mendapatkan pengalaman yang sangat beragam dan berbeda bersama rekan balap saya dan ribuan bikers Suzuki,” ungkap Alex Rins.

Kehebohan dari komunitas dan klub terpancar dari acara yang diadakan sejak pagi hari jam 10, sudah dipenuhi oleh ribuan bikers yang berdatangan dari Tanggerang, Cikarang, Cengkareng, Parung dan lain-lain. Bahkan beberapa dari mereka ada yang berangkat ketika matahari belum terbangun dari tidurnya.

Rasa antusiasme total yang diperlihatkan bikers juga dirasakan oleh Andrea Iannone. Ia pun beranggapan antusiasme publik tanah air jadi dorongan luar biasa baginya untuk lebih berprestasi di ajang MotoGP.

“Ini adalah kali pertama bagi saya bisa larut dalam kegembiraan fans Suzuki. Saya sangat menikmati momen hari ini, dan semoga semangat teman-teman bikers Suzuki bisa menambah semangat saya sendiri untuk tampil lebih mengensankan di musim MotoGP 2018 bersama tim saya,” kata Iannone.

Meskipun acara seperti ini bukan yang pertama bagi kedua pembalap. Namun, Iannone mengungkapkan bahwa di Indonesia lebih meriah dari pada Italia dan Spanyol. Lantaran banyak bikers yang ikut serta dalam event ini apalagi pada saat konvoi yang dilakukan sepanjang track Sentul sirkuit.

“Seperti yang Iannone katakan, kami beberapa kali mengadakan acara serupa. Tapi di sini berbeda karena kami (Iannone dan Rins -red) berkendaraan dengan banyak orang. Apabila tahun ini sukses kami ingin mengdakan acara yang lebih besar,:” tambah Alex Rins.

Antusias yang diperlihatkan oleh para bikers dapat menghipnotis Alex Rins dan Andrea Iannone untuk mewujudkan kembali acara serupa di tahun mendatang. Karena selain menjadi wadah berjumpa dengan pembalap luar, hal ini juga menjadi ajang silaturahmi para klub dan komunitas Suzuki

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top