Tips

Karena Mewujudkan Mimpi Tak Pernah Bisa Sendiri

dellie pemanah

Memiliki mimpi adalah satu hal, tapi berusaha mewujudkannya adalah perkara yang lain. Yup, semua orang bisa jadi punya mimpi, alias tujuan yang dipendamnya dalam hati. Tapi tidak semua orang berani untuk melangkah ke next level demi mewujudkan impian tersebut.

Ketidak beranian ini muncul akibat kita sering salah memperlakukan mimpi kita sendiri. Hal paling sering adalah dengan berkata “nanti kalau…”. Banyak dari kita menunggu datangnya waktu yang tepat untuk mewujudkan keinginan dalam hidup. Misalnya, ingin punya usaha sendiri, nanti kalau tabungan sudah mencukupi atau nanti kalau sudah mapan di dunia pekerjaan.

Ini kekeliruan karena sesungguhnya “saat yang tepat” itu tidak akan pernah ada. Tidak ada waktu yang sempurna untuk mengejar mimpi. Akan selalu ada alasan untuk melihat bahwa waktunya bukan sekarang dan waktunya belum tepat.

Apalagi biasanya kita selalu beralasan mewujudkan mimpi itu nanti, kalau saya sudah jago, dan ahli di bidang itu. Padahal sesungguhnya, kita akan lebih banyak belajar jika kita terjun langsung dan praktek dibanding jika kita hanya belajar teori dan menunggu diri menjadi ahli. Karena itu sesungguhnya saat yang tepat itu adalah saat ini juga. Tidak menunda adalah jalan yang pas untuk memenuhi mimpi.

Kekeliruan lain yang sering kita lakukan adalah menjadikan mimpi itu milik sendiri. Percayalah jika mimpimu besar maka kamu akan membutuhkan hal-hal lain diluar dirimu untuk membawamu ke next level.

Seberapa pun Mandirinya Kamu, Sertakan Orang Tuamu Dalam Mimpimu

dellie

Kamu pasti kenal Dellie Threesyadinda, pemanah berparas cantik asal Indonesia. Prestasinya tak lagi bisa dianggap remeh, karena wanita berusia 25 tahun ini adalah peraih perak diajang World Cup Panahan di Inggris.

Ia memang berbakat alami, namun tak bisa dipungkiri dukungan orang tua berperan besar dalam karir olahraganya. Sang ibu, Lilies Handayani, merupakan orang pertama yang meraih medali pertama untuk Indonesia pada ajang Olimpiade pada tahun 1988. Cabang olah raga sang ibunda? Yup, panahan! Sementara Ayahnya adalah Deny Triyanto yang juga merupakan atlit panahan.

Dellie mengaku bahwa sedari bayi, ia sudah dibawa sang ibu ke lapangan panahan. Wajar jika kemudian ketertarikannya menjadi kuat pada cabang olahraga ini.

Bahkan hal yang bisa dianggap paling seru adalah pada tahun 2007 saat ia harus melawan ibunya sendiri di ajang Asia Grand Prix Iran. Kala itu ia harus puas kalah dari sang ibu, namun tetap bisa membawa pulang medali perunggu.

Bakatmu Mungkin Luar Biasa, Tapi Tanpa Mentor Kamu Tak Akan Menemukan Arah Yang Tepat

kejar mimpi

Dellie memang termasuk beruntung karena orang tuany sekaligus berperan sebagai mentornya. Namun tidak semua beruntung seperti dia. Joey Alexander misalnya yang sukses di ajang Grammy Awards kemarin. Anak berusia 12 tahun ini, memang punya skill yang luar biasa yang mampu membawanya ke level tinggi dunia.

Keberhasilannya disebut tak lepas dari peran Indra Lesmana sebagai mentornya. Ayah Joey yang merasa kemampuannya tak cukup untuk mendukung perkembangan sang anak, berusaha mencarikannya mentor terbaik. Disinilah Joey kemudian bertemu dengan Indra Lesmana.

Joey kecil sering duduk di samping Indra ketika musisi legendaris itu berada di atas panggung. Indra memberikan arahan dan pengalaman bagi Joey saat berada di depan orang banyak. Dengan bersandingan langsung, ia bisa menyerap dengan cepat ilmu musik jazz yang diturunkan oleh mentornya tersebut.

Bermimpilah Untuk Orang Lain, Maka Mereka Akan Jadi Pendukung Setiamu

jabat erat

Dellie Threesyadinda mengakui bahwa dulu tujuannya hanyalah prestasi individu belaka.

Namun belakangan ia mengalihkan fokusnya untuk orang lain. Ia berkeinginan membangun yayasan untuk memberikan beasiswa bagi atlit panahan yang berprestasi.

Tujuan lainnya adalah untuk makin mempopulerkan olahraga panahan di Indonesia. Dara kelahiran 1990-an ini menyadari kurang populernya cabang ini di negaranya sendiri. Maklum panahan masih dianggap olah raga mahal. Padahal menurutnya banyak klub yang menyewakan alat untuk atlit pemula dengan harga yang tidak begitu mahal. Karena itu ia berkeinginan mengkampanyekan olah raga panahan ini untuk orang banyak.

Lingkungan Fisikmu Harus Mampu Mendukung Mimpimu

dellie pemanah

Suka tidak suka, lingkunganmu harus bisa membawamu ke tingkatan berikutnya. Kita harus menyadari kapan lingkungan kita sudah terlalu kecil untuk menampung semua mimpi besar kita. Saat itulah kita harus “pindah”.

Penyanyi Anggun misalnya yang akhirnya memilih pindah ke Prancis. Ini bukan soal bahwa ia tidak cinta negara. Namun semata karena kemudahan urusan administrasi untuk mendukung mimpinya. Anggun menyebut, setiap 3 bulan sekali ia harus kembali mengurus visa jika ia tetap berisikeras tinggal di Indonesia. Tentunya akan jadi pengjambat mewujudkan mimpinya.

Joey Alexander juga diboyong dari Bali ke Jakarta untuk alasan yang sama. Sulit mencari mentor Jazz yang tepat dan mencarikan panggung untuk Joey jika ia tetap di Bali. Kejelian sang Ayah akhirnya membawa mereka menjejak Jakarta hingga negeri Paman Sam yang berujung pada tampilnya Joey di ajang Grammy.

Partner Terdekatmu Harus Siap Membawamu Ke Next Level

samsung

Siapa sungguhnya partner terdekatmu, yang selalu mendampingi, dan tak pernah lepas? Yup, gadget yang kini ada di sakumu. Sepuluh tahun lalu mungkin aneh jika menyebut gadget dan smartphone sebagai partner. Namun, saat ini hal tersebut tidaklah berlebihan.

Smartphone-mu tidak lagi hanya sebagai alat komunikasi, namun bisa jadi sumber pengetahuan dan informasi untuk membawamu ke next level. Siapa yang bisa mengatur jadwalmu dengan baik? Siapa yang bisa menemanimu mengukur efektivitas latihanmu? Siapa yang bisa mencarikanmu informasi terbaik? Semua jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah smartphone.

Bakat itu cuma 10 persen dari sebuah kesuksesan, sisanya adalah kerja keras. Kamu harus bisa memastikan partner yang menemanimu selalu dekat di saku dan siap untuk mengantarmu ke level selanjutnya bukan?

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Tak Termakan Stresnya Jalanan Ibu Kota

INRIX, sebuah lembaga penganalisis data kemacetan lalu lintas yang berbasis di Washington, AS belum lama ini merilis peringkat kemacetan kota-kota di dunia. Terdapat sekurangnya 1.064 kota di seluruh dunia yang diteliti INRIX berkaitan dengan tingkat kemacetan ini.

Parahnya, dari ribuan kota di seluruh dunia itu, Jakarta sudah menempati peringkat 22 dunia sebagai kota dengan tingkat kemacetan terburuk. Menurut penelitian ini, para pengendara mobil di Jakarta menghabiskan waktu total 55 jam terjebak kemacetan selama satu tahun.

Cuma Jakarta? Jangan senang dulu, karena beberapa kota lain di Indonesia juga masuk ke dalam daftar kota termacet di dunia ini. Di bawah Jakarta ditempati Bandung (42,7 jam), Malang (39,3 jam), Yogyakarta (39,2 jam), dan Medan (36,7 jam).

Masalahnya urusan macet ini bukan cuma perkara kehabisan waktu di jalan. Namun juga merembet perkara lainnya. Menurut studi yang dipimpin oleh Profesor Psikologi dan Perilaku Sosial, Susan Charles, kekesalan yang dihadapi setiap hari akibat terjebak macet dapat menumpuk terus-menerus dan menyebabkan masalah kejiwaan di kemudian hari.

Nah, tak mau kejiwaan terganggu cuma karena urusan macet bukan? Setidaknya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres di jalan ini.

Lebih Baik Menunggu Sebentar Daripada Harus Bertarung Di Jalan

Sesungguhnya macet juga tidak terjadi setiap waktu. Ada jam-jam tertentu dimana tingkat volume kendaraan mencapai puncaknya. Terkadang memang kita ingin segera sampai tujuan, namun memaksakan menerjang kemacetan di jam sibuk tentunya akan membuat kita lebih stres.

Pilihlah jam yang sedikit lebih bersahabat. Ketika pulang kantor misalnya, kamu bisa memundurkan sedikit waktu pulang agar terhindar dari puncak kemacetan ini. Meski sedikit lebih malam namun waktu tempuh biasanya lebih singkat dan kamu sedikit terbebas dari tekanan kemacetan.

Coba Ajak Teman Agar Tak Suntuk Sendirian

Kesendirian di dalam perjalanan bisa menimbulkan pikiran-pikiran yang negatif. Untuk itu, Kamu bisa mencari teman ngobrol selama perjalanan. Walaupun sedang macet, kehadiran teman ngobrol dapat membuat mood jadi lebih baik.

Lagi pula dengan perasaan senang biasanya waktu akan berlalu dengan cepat tanpa disadari. Jadi cobalah mengajak pulang teman yang pandai mencairkan suasana agar terhindar dari situasi stres.
Putar Lagu Agar Hati Tak Ragu

Penelitian yang dilakukan di University of Gothenburg menemukan bahwa dengan mendengarkan musik yang disukai setiap hari bisa menurunkan tingkat stres. Jika kamu sedang berkendara sendirian, cobalah memutar lagu kesukaan dan bernyanyilah.

Masalahnya lagu-lagu favorit biasanya ada di smartphone bukan? Nah, cobalah menghubungkan smartphone kamu dengan headunit yang ada di mobil. Seperti yang ada pada layar sentuh berukuran 7 inci milik mobil Renault KWID yang bisa mengatur sistem hiburan di dalam kabin mobil. Sistem pada Renault KWID ini bisa terintegrasi dengan ponsel menggunakan Bluetooth maupun melalui USB dan AUX.

Gunakan Aplikasi GPS, Agar Tak Melas Di jalan

Dengan kecanggihan teknologi kamu bisa menghindari titik kemacetan dengan menggunakan aplikasi map dan GPS. Sebelum berangkat kamu bisa memeriksa laporan lalulintas pada aplikasi tertentu untuk bisa memilih jalan. Dan ketika sudah dalam perjalanan tetap aktifkan aplikasi ini agar mudah jika ingin mencari jalur alternatif.

Tapi tentunya merepotkan jika harus bolak-balik memeriksa smartphone kamu ketika sambil menyetir. Seolah menjawab tantangan ini, Renault KWID juga membuat headunit layar sentuhnya bisa terintegrasi dengan smartphone termasuk membuka aplikasi peta. Perangkat tersebut juga bisa terintegrasi navigasi satelit dengan tampilan 2D/3D. Jadi tidak perlu menambahkan perangkat navigasi tambahan karena sudah tersedia dari pabrikan.

Pilih Kendaraan Yang Nyaman Dan Sesuai Dengan Perkotaan

Salah satu sumber stres di jalan adalah tidak sesuainya kendaraan yang digunakan dengan kondisi jalanan perkotaan. Apalagi jika kendaraan yang digunakan tidak bisa membuatmu merasa nyaman. Tentunya stres di jalan akan semakin meningkat.

Renault KWID bisa kamu pertimbangkan sebagai kendaraan yang menemanimu membelah macetnya perkotaan. Renault KWID memiliki dimensi panjang 3.679 mm, lebar 1.750 mm, dan tinggi 1.472 mm dengan jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 2.422 mm. Jika menilik dari dimensi ini KWID memang masuk di kategori City Car. Alias cukup ramping dan lincah dipakai di perkotaan.

Selain itu nilai plusnya KWID punya desain unik yang membuatnya bertipe cross over dengan tampilan SUV. Ciri paling kentalnya adalah ground clearance alias jarak bodi terendah ke tanah yang mencapai tinggi 180 mm. Jadi tak perlu khawatir kalau terpaksa melalui jalan yang tidak terlalu mulus.

Sementara untuk kelincahan Renault KWID ditopang mesin 1.000 cc tiga silinder dengan dua katup yang punya tenaga maksimal sebesar 68 PS torsi sebesar 91 Nm. Tentunya ini bisa membuat KWID lincah meliuk di perkotaan mengingat berat kosongnya yang hanya 670 kg.

Di sisi kenyamanannya, mobil seharga 119 jutaan ini lebih unggul dibandingkan kompetitor sekelasnya. Penggunaan suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi belakang Twistbeam dengan coil spring turut mendukung kenyamanan ala Eropa.

Sementara untuk handling, Renault Kwid ringan untuk dibelokkan karena penggunaan electric power steering. Namun layaknya mobil Eropa lain setirnya terasa mantap dan tidak terlalu ringan sehingga masih enak untuk dikendalikan di dalam kota atau jalur tol bebas hambatan.
Jadi kendali ada di tanganmu, jangan sampai kamu termakan stresnya macet ibu kota ya!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Trending

Youtube Rewind: Mulai dari Iwak Peyeknya Cak Ikin Sampai Ke Ibu Pengabdi Setan, Dari Despacito Hingga Dangdut Koplo

Masih di porsi yang sama, YouTube Rewind dibagi menjadi 2 kategori utama, yaitu 10 Video Terpopuler (diluar video musik dari label besar), dan 10 Video Musik Terpopuler.

Menariknya, di Indonesia, 2017 jadi tahun dimana konten musik berbahasa jawa jadi sesuatu yang paling banyak diminta. Hal ini dibuktikan oleh video Baby Shark Challenge versi Culoboyo Junior buatan YouTuber Cak Ikin yang berada di urutan paling atas dengan jumlah views 9,6 juta penonton dan 10.000 like untuk kategori video paling populer. Dan tak hanya itu saja, video klip lagu pedangdut Via Vallen berjudul “Sayang” juga berhasil menduduki peringkat kedua untuk kategori video musik.

Tak ingin membuat kamu semakin penasaran, berikut adalah deretan deretan video yang masuk trending di Indonesia sepanjang tahun 2017.

1.Baby Shark versi Culoboyo Junior (Iwak-Iwakan) Milik Cak Ikin 

Sebenarnya ini hanyalah video lagu parodi Baby Shark dari Pinkfong! Kids’ Songs & Stories yang kemudian diubah oleh Cak Ikin menjadi versi Jawa. Bermodal kreativitas yang dimilikinya, ia mengubah lirik tersebut ke dalam bahasa Jawa dengan logat khas Surabaya. Tak lupa ia juga turut serta memasukkan dua tokoh ciptaannya yang telah mewarnai berbagai macam video milikinya sejak 2011 lalu, yakni Culo dan Boyo.

Jika pada video aslinya ada sekitar 654 juta views, sedangkan video parodi buatan Cak Imin memperoleh 9,6 juta views. Perbedaannya memang sangat kontras, tapi di Indonesia sendiri video ini berhasil masuk peringkat pertama kategori video paling populer. 

2. Lalu Ada Jebolan Stand Up Comedy, Kemal Palevi – Anjayyyyyy ft. YoungLex, Mack G, Robert Wynand

Jadi kompilasi yang pas, di video ini Kemal Palevi memboyong nama yang memang dalam dua tahun terakhir banyak diperbincangkan, yakni YoungLex serta Mack G, dan Robert Wynand.

Selain menjadi seorang stand up comedian yang juga penyiar di salah satu radio, Kemal memang sering terlibat beberapa kolaborasi dengan beberapa YouTuber besar Indonesia.

Memakai bahasa gaul generasi zaman now yang kerap dipakai untuk menunjukkan kekaguman, yakni “Anjay”, lagu ini yang dikemas dengan musik bernuansa semi hip-hop. Walau cerita dalam lagunya tak begitu memiliki spesifikasi yang jelas, faktanya video ini berhasil menduduki peringkat kedua terpopuler dengan jumlah views 13,8 juta orang.

3. Kemudian Disusul Oleh Keluarga Besar Gen Halilintar dengan Video Berjudul “Mengapa”

Sejak banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang aktif di sosial media, nama keluarga Gen Halilintar kian melambung. Dengan jumlah anggota keluarga yang cukup banyak, mereka sekeluarga memang kerap meng-cover beberapa lagu di kanal YouTube-nya.

Lagu yang bercerita tentang kisah cinta dari seorang ibu kepada anak-anaknya, ciptaan salah satu anggota Halilintar Family, Sajidah. Video yang diberi judul “Mengapa” ini sudah ditonton sebanyak 5,1 juta kali sejak dirilis September lalu.

4. Posisi Keempat Ada Ria Ricis, dengan Rainbow Squishy Tag + Gunting Squishy

Sederhana memang, adik dari Oki Setiana Dewi ini hanya merekam bagaimana ia mengomentari bentuk dan wangi dari mainan yang sedang ia pegang, yakni Squishy. Konon mainan lunak ini, dapat diremas-remas untuk menghilangkan stres.

Bak sebuah magnet yang memikat para subscriber-nya, sejak diunggah April lalu, video milik Ria Ricis ini sudah ditonton sebanyak 9,2 juta kali. Berkat jumlah viewers-nya ini pulalah, video ini berhasil menduduki peringat ke-4 video terpopuler sepanjang 2017.

5. Fildan Rahayu – Tum Hi Ho di Kanal YouTube Indosiar

Kali ini video yang berhasil masuk jadi list nomor 5, bukan datang dari para YouTuber Indonesia. Pada video berdurasi 3:25 menit ini adalah salah satu cuplikan audisi peserta Dangdut Academy di akun resmi stasiun TV Indosiar.

Dalam video ini Fildan yang mengikuti audisi di kota Makassar, melantunkan salah satu lagu India dengan petikan gitar yang dimainkannya sendiri.

Resmi dirilis di YouTube pada pertengahan Januari lalu, video ini sudah menarik 16,5 juta penonton dengan jumlah like 16 ribu. Berkat suara dan penampilan Fildan pada video itu juga, konon subscriber dari akun YouTube Indosiar jadi meningkat.

6. Aksi Demian Aditya di Audisi America’s Got Talent 2017

Membuat heboh pada pertengahan tahun ini, aksi magician suami dari Sara Wijayanto ini memang jadi berita populer pada Mei lalu. Dalam video yang diunggah akun resmi AGT tersebut, terlihat Demian sedang menjajal kemampuannya untuk melepaskan diri dari box yang atasnya dijatuhi pasir, dengan tubuh terikat dan tergembok.

Meski kemudian banyak netizen yang kemudian mem-bully istrinya yang dinilai terlihat terlalu berlebihan menunjukkan ekspresi, akan tetapi aksi Demian kala itu jadi salah satu trending topic yang banyak sekali diperbincangkan. Kemampuannya untuk membebaskan diri membuat juri takjub, termasuk Simon Cowell yang dikenal sangat selektif dalam memilih peserta.

Hingga hari ini video ini telah ditonton sebanyak 23,2 juta kali, dengan jumlah like 331 ribu like, sejak Mei 2017 lalu.

7. Makan Bang – Young Lex ft, Awkarin, Masgib & Oka Mahendra

Pesona Awkarin dan YoungLex memang terbilang gemilang. Setelah potret masa kecil YoungLex yang telanjang dada sedang makan banyak beredar di dunia maya. Sosok rapper yang kontroversial tersebut membalas bully-an netizen dengan lagu “Makan Bang”.

Kala itu ia bersama Awkarin masih berada pada payung manajemen Takis, milik Oka Mahendra yang saaat itu adalah pacar dari Awkarin. Bernada mengejek, lirik lagu itu berisi ucapan balasan yang ditujukan pada mereka yang kerap menganggap YoungLex dan Awkarin sebagai perusak moral bangsa.

Ditonton sebanyak 5,7 juta orang, meski begitu ada hal yang sedikit mengganjal sebenarnya. Sebab meski disukai oleh 42 ribu orang, ada sekitar 120 ribu orang yang justru tak suka.

8. Video Lagu Parody Despacito Milik Alif Rizky feat Fazayubdina dengan Judul “Dek Lastri”

Siapa yang tak tahu lagu Despacito yang mulai tenar saat dijadikan soundtrack film Fast and Furious 8. Lagu ini jadi yang paling populer di berbagai belahan dunia. Tak heran jika akhirnya berhasil menempati urutan teratas tangga lagu dalam beberapa pekan.

Tak hanya liriknya yang memang seksi, kompilasi musik yang enak didengar jadi daya tarik lain yang membuat semua orang menyukainya. Tergelitik oleh euforia masyarakat kita, Alif Rizky yang memang gemar mengubah beberapa lagu ke dalam bahasa jawa, kemudian menciptakan sebuah lagu berjudul “Dek Lastri”.

Bak lagu yang sama, Alif menyanyikan lirik-lirik lagu ciptaanya dengan nada yang sama dengan lagu Despacito milik Luis Fonsi. Lirik lagu yang bercerita tentang seorang laki-laki yang ditinggal pergi oleh kekasihnya ini berhasil ditonton oleh 13,3 juta orang.

9. Lalu ada Lagi Tim2one Feat Ranz & Niana, Eka Gustiwana

Awal mulanya lagu plesetan dari lagu religi milik Opick ini populer di Instagram. Lagu Eta Terangkanlah merupakan sebuah plesetan dari lagu religi yang dinyanyikan oleh Opick.

Tim2one sendiri adalah salah satu chanel youtube yang sudah banyak dikenal oleh pengguna media sosial. Tak seperti kreator-kreator lain yang juga telah lebih dulu men-cover lagu Eta Terangkanlah, Chandra Liow dan Tommy Limmm memang cukup lihai dalam mengemas video mereka.

Bagaimana tidak, mereka mengajak Eka Gustiwana dan dancer kakak adik asal Filipina, Ranz dan Niana untuk berkolaborasi demi video epic yang layak di acungi jempol. Berkat musik  yang di-remix hingga kemampuan Ranz dan Niana menari, video yang diunggah pada Agustus lalu sudah ditonton 7,8 juta kali dengan jumlah like sebanyak 236 ribu.

10. Pengabdi Setan – Official Trailler 2017

Tak hanya santer diperbincangkan pada kanal media sosial instagram saja, trailler film Pengabdi Setan karya Joko Anwar ini jadi penutup pada 10 video terpopuler di YouTube Indonesia sepanjang tahun 2017.

Tak hanya penontonnya yang membludak di bioskop sejak tayang pada bulan Agustus lalu. Penggalan trailler film yang diunggah pada akun Rapi Films sebagai rumah produksinya ini, ditonton sebanyak 6,7 juta kali dengan jumlah like 14 ribu.

Sementara itu, pada kategori video lagu terbaik sepanjang tahun 2017, posisi pertama diduduki oleh  Armada “Asal Kau Bahagia”, kemudian disusul “Akad” milik Payung Teduh serta 2 musisi asal Jawa Timur, yakni Via Vallen dengan lagu populernya yang berjudul “Sayang” dan Nella Kharisma lewat lagunya yang berjudul “Jaran Goyang”.

Beralih pada ranah global, Luis Fonsi dengan lagu “Despacito” meraih peringkat utama setelah ditonton lebih dari 4,4 miliar kali, dan Taylor Swift jadi pemecah rekor audiens terbanyak dengan lagu “Look What You Made Me Do”, dengan selang waktu rilis yang hanya 24 jam.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Trending

Kalau Harus Pindah Ke Desa Apa Kamu Mau?

“Memangnya apa enaknya tinggal di desa?”

Sebuah pertanyaan yang mungkin akan kita pakai untuk menjawab pertanyaan di atas. Padahal kita sedang diminta untuk memberikan jawaban, bukan malah menimpalinya dengan sebuah pertanyaan.

Ini memang bukanlah sebuah pilihan yang bisa diputuskan dengan cepat, perlu waktu untuk mempertimbangkannya matang-matang. Tak semua orang memiliki pemikiran sama, untuk itu alasannya pun akan beragam.

Untuk kamu yang kebetulan lahir dan besar di kota, mungkin akan merasa damai jika akan tinggal di desa. Udara yang masih sejuk, pemandangan yang masih asri hingga kicau burung disetiap pagi.

Lupakan dulu hal-hal menyenangkan yang memenuhi isi kepalamu, sebab ada hal-hal lain tentang tinggal di desa yang kamu mungkin belum tahu.

Sedari Kecil Kita Didoktrin Bahwa Orang Desa Lebih Baik, Tapi Apa Iya?

Seperti beberapa kepercayaan lain yang terlanjur mendarah daging, sebagian besar masyarakat kita menyakini bahwa orang desa lebih tahu tata krama, rajin beribadah hingga hal-hal baik lainnya. Dan seakan berbanding terbalik dengan mereka yang tinggal di kota, tanpa rasa bersalah kita kerap memakai streotip jika mereka lebih individualis.

Lantas apakah benar demikian? Jika pertanyaan itu ditujukan kepada saya, maka kata “Tidak” akan menjadi jawabannya. Bukan ingin terlihat sombong sebab tak lagi tinggal di kampung. Bukan pula tak percaya bahwa sebenarnya orang desa itu benar baik adanya.

Sebab pondasi utama untuk orang bisa memiliki tata krama baik atau buruk, bukan perihal ia tinggal di desa atau di kota. Tapi bagaimana ia mendapat pendidikan sopan santun dalam keluarga. Sebab ketika ia telah mendapat ajaran yang memang baik, ke mana pun nanti ia akan melangkah, dirinya akan tetap jadi manusia beradab yang memahami norma.

Biaya Hidup di Desa Lebih Murah, Beda dengan di Kota yang Semuanya Serba Mahal

Poin ini kerap menjadi pertimbangan lain yang sering disebut-sebut menjadi nilai plus tinggal di desa. Untuk kali ini, desa mungkin jadi pemenangnya. Tersedianya lahan untuk ditanami beberapa kebutuhan seperti bahan-bahan dapur dan sayuran, jadi salah satu contohnya. Ditambah harga dari beberapa kebutuhan lain yang memang masih sangat terjangkau.

Tapi tunggu dulu, itu tadi hanyalah satu dua contoh kemudahan dalam hal biaya. Sebab ada kegiatan lain yang juga kadang mengharuskan kita merogoh saku. Mulai dari pesta syukuran tetangga, anak sunatan, kawinan, hingga pesta atau kegiatan lain yang kerap mau tak mau harus dihadiri. Kalau sudah begini, agaknya pernyataan jika hidup di desa lebih murah jadi tanda tanya.

Padahal jika harus dibandingkan dengan makanan yang sama, barangkali harga di kota juga akan serupa. Lain cerita jika ternyata makanan yang dibandingkan adalah menu-menu di restoran ternama. Tentu harganya pun akan berbeda.

Di Kota Kita Akan Banyak Bersaing, Sedangkan di Desa Memang Sedikit Pesaing

Hidup di kota memang keras, sedikit saja kita lengah akan ada orang yang akan menggantikan posisi. Tapi bukan berarti semua orang kota itu jahat dan tak punya perasaan. 

Tak bisa dipungkiri kenyamanan tinggal di desa selalu jadi sesuatu yang memikat hati. Namun mata pencaharian jadi sesuatu yang kadang membuat kita berpikir ulang. Meski tak ada banyak pesaing, tidak juga harus gontok-gontokan untuk mencari makan.

Tapi percaya atau tidak, hidup dengan situasi yang sama setiap hari akan jadi membosankan. Lain hal, jika ternyata kamu adalah manusia yang suka dengan zona nyaman dan segala ketenangan yang diberikan desa.

Meski Masih Melakukan Hal yang Sama, Tempat yang Berbeda Akan Mempengaruhi Hasilnya

Katakanlah kamu sedang mengerjakan sesuatu, masih dengan teknik dan cara yang sama namun pada tempat yang berbeda. Hal-hal yang tadinya dengan mudah kamu lakukan di kota, tentu tak selalu dapat dilakukan ketika di desa.

Baik memang, barangkali ini akan jadi perubahan situasi yang akan mempengaruhi hati. Namun ada banyak hal yang tadinya bisa kita lakukan di kota tak bisa kita temui ketika kembali ke desa. Bukan tak percaya pada infrastruktur yang mulai berkembang, tidak pula ingin berkata bahwa hidup di desa membuat kita jadi terbelakang. Sebab faktanya, ada banyak pengusaha dan orang-orang yang sukses dan terkenal meski masih tinggal di desa. Ini adalah tentang pertimbangan bagaimana kita akan bisa menyesuaikan.

Sebab Ini Bukan Perkara Baik atau Tidaknya, Tapi Bagaimana Setiap Orang Memilih yang Terbaik Untuknya

Segala hal yang menjadi bahan pertimbangan nampaknya bukanlah sesuatu yang mesti dijadikan bahan perdebatan. Ini bukan perkara baik atau tidaknya. Mari kita coba membuka mata untuk melihat lebih luas lagi.

Mulailah dengan hal-hal kecil yang sering membuat kita lupa diri, untuk kemudian menjatuhi stigma mengerikan pada mereka yang tinggal di desa ataupun di kota.

Biar bagaimana pun pernyataan yang berkata bahwa tinggal di desa lebih baik daripada di kota, terdengar sebagai konotasi lain dari proses transmigrasi. Dengan tujuan mereka yang di kota akan beralih pada desa-desa lain untuk mengurangi populasi di kota yang sudah padat.

Sejatinya hal-hal yang tadi disebutkan adalah satu sudut pandang saja, tak berarti kamu tak boleh menyuarakan hal lain. Jika ternyata bagimu tinggal di desa jauh lebih baik, ya sah-sah saja. Tapi saya sendiri rasanya tak akan tetap tinggal di kota, jika diminta untuk memilihnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Sponsored Content

Dua Bulan Setelah Menikahi Raisa, Hamish Daud Tetaplah Hamish Daud

Apa yang akan terjadi denganmu ketika semua orang merayakan hari pernikahanmu? Memberikan perhatian sedemikian besar, hingga seperti nyaris lini masa sosial media membicarakan tentang kamu dan pasangan. Yup itulah yang terjadi setelah tanggal 3 September 2017 lalu Hamish Daud menikahi Raisa dan pemberitaannya sukses menjadi trending selama sekian minggu.

Hingar bingar itu sudah selesai, tentunya penasaran melihat aktivitas yang mereka lakukan kini. Hamish yang dikenal berjiwa petualang apakah berubah setelah menikah dengan Raisa yang dikenal sebagai tuan putrinya Indonesia.

Hamish Memang Tak Bisa Jauh Dari Raisa, Tapi Jelas Tak Bisa Jauh Dari Air

Tak ada yang bisa menyangkal bahwa Hamish selalu ingin dekat Raisa. Tapi bukan berarti hamish melupakan kecintaannya yang lain. Jauh sebelum dekat dengan Raisa, pria ini memang sudah dikenal cinta dengan alam.

Salah satu hobinya adalah bermain surfing. Tak heran jika belum lama ini Hamish masih terlihat asik wara-wiri di atas papan selancarnya.

Tak Cuma Perhatian Raisa Yang Dicari, Ketenangan Di Gunung pun Tak Berhenti Diraih

Seperti juga sebelum menikah, Hamish tak cuma mencintai air dan lautan, namun juga gunung. Pria satu ini gemar mencari ketenangan ke pegunungan dan menghabiskan waktu dengan penduduk sekitar. Raisa pun memahami aktivitas suaminya yang satu ini. Karena itu Hamish tetap bebas untuk bertualangan mendaki gunung lewati lembah.

Laki-laki Itu Soal Adrenaline, Menikung Naik Motor Jelas Bikin Ketagihan

Raisa boleh jadi cinta utama, hamish. Tapi soal cinta yang lain, tak bisa ditampik motor adalah bentuk cinta yang sudah dimiliki Hamish sedari dulu. Setelah menikah hobi ini masih diteruskannya. Belum lama ini Hamish memposting aktivitasnya melakukan cornering alias berbelok setengah merebah dengan menggunakan Suzuki GSX-150R.

“I really like most of the features on the GSX-R150. Mulai dari Keyless Entry System, fairing body yang keren, sampai bobot ringannya yang asik buat riding.” tutur Hamish di akun Instagram miliknya.

Wajar memang jika hamish berkomentar demikian tentang motor satu ini. Jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan oleh Suzuki GSX-R150 ini, untuk beratnya hanya berbobot 126kg. Sangat jauh jika dibandingkan dengan motorsport 150cc lain, yang rata-rata berat motornya berkisar antara 130-136kg.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk. Pantas saja Hamish Daud betah melakukan cornering di atas jok Suzuki GSX-R150 ini.

Dulu Pun Dekati Raisa Dengan Motor, Wajar Kalau Hingga Kini Tetap Naik Motor

Tentu kita masih ingat pertama kaali netizen mengetahui kabar kedekatan Raisa Hamish adalah lewat postingan Raisa. Kala itu perempuan berusia 27 tahun itu mengaku dijemput oleh Hamish menggunakan sepeda motor.

Kebiasan naik motor kemana-mana ini diteruskan hamish hingga kini. Kemarin iya menunjukan koleksi barunya, yang bukan hanya Suzuki GSX-150R, tapi juga Suzuki GSX-150S. Dia mengaku pergi shooting menggunakan motor GSX-150S. Menurutnya posisi berkendara motor satu ini cocok dengan jalanan ibu kota.

Ya, Suzuki GSX-150S memang masih bersaudara dengan Tipe R milik Hamish yang pertama tadi. Namun, model kali ini menganut tipe street sport dengan tampilan mesin yang terbuka. Ciri lainnya seperti dibilang Hamish, posisi berkendaranya lebih tegak.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan. Ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya.

Hidup Bukan Cuma Perkara Bersenang-Senang, Tapi Juga Berfungsi Secara Sosial

Salah satu yang membuat para wanita menggilai pria satu ini adalah karena jiwa sosialnya yang tinggi. Hamish memang dari dulu terlibat dengan berbagai aktivitas sosial. Dan hal itu tak berhenti setelah ia menikah.

Kemarin ia menjadi pembicara dalam seminar konservasi nasional. Ia berbicara dan mengajak semua pihak untuk perduli terhadap konservasi hiu. Ia berharap semua pihak dapat membantu pelestarian dan perlindungan hiu ke depan.

Yup, itu lah Hamish Daud. Meski sudah menikah Ia tetap menjadi dirinya yang berjiwa petualang dan berjiwa sosial. Tak heran Raisa begitu mencintai pria satu ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

MOST SHARE

To Top