Feature

Karena Anti Sosial Atau Ansos Tak Sesederhana Kelihatannya, Berhentilah Menghakimi Dia Yang Ansos!

Introvet adalah salah satu jenis kepribadian yang tak lagi asing terdengar di telinga. Namun ternyata masih banyak orang yang salah mengartikan sifat pendiam sebagai tanda kepribadian introvert. Meski hidup di era serba sosial media, masih ada beberapa orang yang tidak ingin bersosial atau kerap di sebut dengan istilah “anti sosial”.

Menjadi masalah saat kebanyakan orang salah kaprah menganggap orang introvert itu anti sosial, pada kenyataannya anti sosial dan introvert itu hal yang berbeda. Kalau introvert masih bisa bersosialisasi, dia masih mau nongkrong dengan teman-teman dan masih bisa berhadapan dengan banyak orang meskipun dia lebih nyaman dan senang pada saat sedang sendiri. Nah kalau anti sosial sudah tidak lagi memperdulikan kepentingan orang lain dan lebih mementingkan hasratnya sendiri.

Istilah “ansos” yang sering diucapkan seseorang untuk memberikan tanda buat orang yang tidak mau bergaul atau penyendiri memang tidak semuanya salah. Tapi tahu tidak sih sebenarnya apa itu anti sosial? Jika selama ini kamu menyebut temanmu ansos apakah sudah benar dia anti sosial atau dia hanya introvet saja? Orang yang anti sosial itu bahaya atau tidak kalau terus dibiarkan? Lalu jika memiliki teman yang anti sosial, kita harus bagimana?

Jangan Panggil Temanmu Yang introvert Itu Ansos Ya, Karena Ternyata Ansos Itu Salah Satu Gangguan Kepribadian!

Di atas sudah dijelaskan sekilas tentang perbedaan introvert dan juga anti sosial. Nah, karena kepribadian seseorang terbentuk dari emosi, pikiran dan sikap pada masa lalu jadi ada berbagai kemungkinan yang menjadi penyebab seseorang mengalami kecenderungan menjadi anti sosial. Gangguan kepribadian anti sosial biasanya ditandai dengan pola perilaku yang eksploitatif, penuh tipu muslihat, mengabaikan hukum, melanggar hak orang lain, serta kasar (cenderung kriminal) tanpa motif yang jelas atau logis. Sikap yang seperti itu jika dibiarkan bisa membuatnya jadi sosok psikopat.

Tidak ada asap kalau tidak ada api, penyebab perilaku tersebut biasanya terbentuk dari berbagai kegagalan yang dia rasakan, baik kegagalan di dalam keluarga, pendidikan, atau saat menyesuaikan diri di masyarakat. Pelampiasan atas harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan juga bisa menjadi penyebab kenapa seseorang akhirnya menarik diri dari kehidupan sosial dan memutuskan untuk menyendiri.

Kalau Teman Kamu Punya Ciri Perilaku Seperti Ini, Ada Kemungkinan Dia Anti Sosial

Karena introvert dan anti sosial itu berbeda jauh, ada ciri-ciri spesifik orang yang mengidap gangguan kejiwaan yang satu ini. Dia yang anti sosial biasanya jarang berbicara dengan orang lain, bahkan cenderung menghindari kontak mata apa lagi saat terlibat pembicaraan terlalu lama dengan orang lain. Sekilas memang mirip dengan kepribadian introvert, tetapi kalau introvert masih bisa dan mau bicara bahkan bergaul dengan orang lain. Sedangkan orang yang anti sosial akan berusaha keras untuk tidak bicara dengan siapa pun.

Orang yang anti sosial juga akan lebih egois karena hanya keinginannya yang harus dimengerti. Orang yang anti sosial punya teman untuk berbincang, tetapi biasanya bukan manusia melainkan hewan peliharaan. Selain itu dia juga punya kecenderungan hidup dimasa lalunya karena trauma yang berkepanjangan dan membuatnya enggan untuk membuka diri karena alasan takut kejadian masa lalunya terulang lagi.  Jika terpaksa berada di dalam suatu lingkungan, dia akan cenderung tidak dominan atau tidak mau menunjukkan dirinya di depan umum alias tidak narsis seperti kebanyakan orang pada zaman sekarang.

Bagaimanapun Juga  Kodrat Manusia Adalah Mahluk Sosial, Ini Cara Agar Orang Yang Anti Sosial Bisa Hidup Kembali Normal

Kalau kamu sudah tahu penyebab dan ciri-ciri perilaku orang yang anti sosial, jangan langsung menjudge atau bahkan langsung menjauhinya. Hanya karena orang yang anti sosial punya kecenderungan untuk menjadi psikopat karena sudah tidak bisa mengendalikan emosinya, bukan berarti tidak bisa disembuhkan. Jika kamu menemukan orang terdekatmu seperti itu, dekati pelan-pelan agar dia tidak melakukan penolakan saat kamu mencoba menyembuhkannya.

Karena anti sosial adalah salah satu gangguan kepribadian yang dialami seseorang, maka harus ada penanganan yang tepat untuk seseorang yang mengalami kecenderungan anti sosial. Untuk menyembuhkan ada dua metode yang bisa digunakan untuk mengobati gangguan ini, yaitu melalui psikoterapi dan pemberian obat. Perawatan yang diberikan oleh psikiater ini harus dilakukan oleh yang berpengalaman dalam mengatasi gangguan anti sosial ini. Tujuannya adalah untuk membantu melepaskan akar penyebab masalah yang dihadapinya, baik dimasa lalu atau pun dikehidupannya sekarang.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Naik Motor Bukan Sekedar Menyalakan Mesin, Ini Safety Riding Yang Wajib Dilakukan

Berkendara di jalanan, bisa berarti kita sedang berataruh nyawa. Tak percaya? coba lihat berapa banyak nyawa yang hilang karena kecalakaan di jalan saat sedang berkendara. Bahkan dari data dari Analisa dan Evaluasi (Anev) Laka lantas POLRI, ada sekitar 105.374 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2016. Dan sebagian besar penyebabnya adalah kelalaian saat bekendara.

Sebagian dari kita mungkin merasa sudah paham bagaimana cara berkendara dengan benar. Tapi justru karena merasa diri sudah tahu, kita malah mengabaikan tindakan yang seharusnya dilakukan. Nah untuk itu, demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan selama dijalan. Cobalah pahami dan jalankan prosedur safety riding ini dengan benar.

Pastikan Jika Kepala Milik Kita Selalu Memakai Helm Yang Akan Melindunginya

Benar, memakai helm jadi salah satu kebutuhan saat berkendara. Bahkan ini juga telah di atur dalam undang-undang lalu lintar. Namun faktanya masih banyak pengendara yang justru mengabaikannya. Coba tengok berapa banyak acara televisi yang sering menayangkan kegiatan para polisi dijalan yang sering menilang pengendara karena tak pakai helm.

Alih-alih tak mau disalahkan, kita sering berdalih “Cuma kesitu saja kok, deket!”
Mungkin kita akan sadar jika nanti, tiba-tiba di jalan kita kehilangan keseimbangan hanya karena ada debu yang masuk ke mata. Dan bukan tak mungkin, sesuatu yang tak di inginkan bisa saja terjadi.

Latih Diri Dengan Beberapa Gerakan Yang Mungkin Akan Ditemukan Sepanjang Perjalanan

Karena jalanan tak akan selalu lurus, kita perlu tahu bagaimana menyeimbangkan diri dengan baik dan benar sesuai medan yang dilalui. Jangan hanya ketika akan mengambil SIM kita berlatih slalom. Ingat lagi semua ujian pak polisi ketika itu.

Ketika di area rumah, coba buat angka delapan ketika naik motor, lalu putar balik tanpa kaki menyentuh tanah. Lalu latih jalan zig zag untuk menajamkan refleks ketika di jalan. Berjalan pelan sambil menjaga motor tetap stabil. Dan cobalah beberapa alternatif situasi lain di area rumahmu yang aman.

Kemudian Teknik Tarik Rem Yang Tak Boleh Asal-asalan

Untuk beberapa kasus kecelakaan lalu lintas, beberapa dari mereka jatuh karena teknik pengereman yang tak baik. Padahal komposisi mengerem yang ideal adalah 60:40. Dengan kata lain, pengguna rem depan sebanyak 60 persen dan rem belakang sebanyak 40 persen.
Aktualisasi teknik pengereman yang benar akan menghindarkan kita dari terjadinya slip saat sedang menarik rem.

Hal lain yang perlu di ingat, kita juga harus selalu memperhatikan jalanan yang sedang kita lalui. Serta tingkat kecepatan saat kita ingin menarik tuas rem pada motor.

Lalu Pastikan Keadaan Motor Dalam Keadaan Baik Dan Pilih Motor Yang Oke Seperti Suzuki All New Satria 150

Apapun alasannya, keadaan motor yang tak baik, tak seharusnya dibawa untuk berkendara. Karena itu salah satu hal yang wajib kita lakukan adalah memastikan kondisi motor terlebih dahulu.

Cek keadaan motor, mulai dari rem, lampu, termasuk lampu sein. Apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Selanjutnya pastikan pula bahwa tekanan angin pada kedua ban telah sesuai dengan anjuran dari pabrik. Perhatikan pula kaca spion yang akan membantu kita selama perjalanan dan jangan lupa untuk tetap menyalakan lampu selama perjalanan.

Untuk mendukung safety riding tentunya memilih motor yang mumpuni jadi syarat utama. Pilihlah motor yang memiliki perbandingan tenaga dan bobot yang cukup, sehingga tak merepotkan jika harus melewati pengendara lain di jalan.

Kamu bisa memilih Suzuki All New Satria 150. Sebagai motor berdimensi kompak, ringan dan berperforma tinggi, All New Satria F150 tentunya mampu melaju tanpa hambatan. Mendominasi performa di kelasnya, All New Satria F150 dibekali mesin berteknologi fuel injection dan DOHC (Double Over Head Camshaft) yang memberikan akselerasi spontan dan padat saat kapanpun diinginkan pengendaranya. Penggunaan radiator beukuran besar sebagai sistem pendingin suhu mesin, memastikan kondisi terbaik untuk konsistensi performa dan keawetan komponen mesin.

Sementara itu All New Satria F150 juga sudah dilengkapi dengan cakram di depan dan belakang. Tentunya kendaraan berbobot hanya 19 Kg ini akan dengan mudah dihentikan jika kita membutuhkannya. Kita juga tak perlu khawatir jika harus berkendara malam. Karena motor ini sudah dilengkapi dengan lampu LED tipe baru.

Kini All New Satria F150 hadir dengan pilihan warna untuk varian standard, yaitu Brilliant White, Stronger Red dan Titan Black. Selain itu, masih ada 2 pilihan warna spesial untuk varian High Grade, yaitu Titan Black/Red Casting Wheel dan Metallic Triton Blue yang identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar MotoGP 2017.

Hindari Pemakaian Aksesoris Pada Tubuh Atau Motor Yang Bisa Memicu Bahaya

Niatnya sih melindungi diri, tapi jika sudah bernasib buruk tentu kita tak bisa berbuat apa-apa. Salah satu contoh yang dapat kita ambil adalah pemakaian jas hujan saat berkendara. Jas hujan model ponco masih banyak dipilih pengguna motor. Bukan hanya karena bentuknya yang lebar hingga bisa melindungi dari basah, namun model ini juga sangat mudah untuk di gunakan.

Akan tetapi ponco menyimpan bahaya yang tak bisa dianggap remeh jika bagian belakangnya dibiarkan berkibar, tentu ini jadi masalah besar. Karena bisa saja, bahan belakang dari jas yang sedang berkibar terkait pada benda lain. Hingga tergulung dan masuk pada lingkar roda motor yang kita pakai. Untuk itu jika memang akhirnya memilih model seperti ini, pastikan kita akan memakainya dengan benar. Agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Jangan Lupa Pula Untuk Memastikan Kondisi Tubuh Kita

Semuanya tentu tak akan bisa berjalan tanpa adanya kita sebagai pengendaranya. Sebelum memulai perjalanan, jangan lupa untuk memeriksa kondisi tubuh kita. Karena walau bagaimanapun kondisi tubuh yang baik, jadi modal yang harus kita punya jika naik motor. Ini akan membantu kita terhindar dari hal-hal yang tak kita inginkan tentunya.

Berhenti jika memang mengantuk, kumpulkan tenaga dalam beberapa waktu. Ini akan jauh lebih baik daripada tetap memaksakan diri berjalan terus. Karena tujuan bepergian adalah sampai dengan selamat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Naik Motor Bukan Sekedar Menyalakan Mesin, Ini Safety Riding Yang Wajib Dilakukan

Berkendara di jalanan, bisa berarti kita sedang berataruh nyawa. Tak percaya? coba lihat berapa banyak nyawa yang hilang karena kecalakaan di jalan saat sedang berkendara. Bahkan dari data dari Analisa dan Evaluasi (Anev) Laka lantas POLRI, ada sekitar 105.374 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2016. Dan sebagian besar penyebabnya adalah kelalaian saat bekendara.

Sebagian dari kita mungkin merasa sudah paham bagaimana cara berkendara dengan benar. Tapi justru karena merasa diri sudah tahu, kita malah mengabaikan tindakan yang seharusnya dilakukan. Nah untuk itu, demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan selama dijalan. Cobalah pahami dan jalankan prosedur safety riding ini dengan benar.

Pastikan Jika Kepala Milik Kita Selalu Memakai Helm Yang Akan Melindunginya

Benar, memakai helm jadi salah satu kebutuhan saat berkendara. Bahkan ini juga telah di atur dalam undang-undang lalu lintar. Namun faktanya masih banyak pengendara yang justru mengabaikannya. Coba tengok berapa banyak acara televisi yang sering menayangkan kegiatan para polisi dijalan yang sering menilang pengendara karena tak pakai helm.

Alih-alih tak mau disalahkan, kita sering berdalih “Cuma kesitu saja kok, deket!”
Mungkin kita akan sadar jika nanti, tiba-tiba di jalan kita kehilangan keseimbangan hanya karena ada debu yang masuk ke mata. Dan bukan tak mungkin, sesuatu yang tak di inginkan bisa saja terjadi.

Latih Diri Dengan Beberapa Gerakan Yang Mungkin Akan Ditemukan Sepanjang Perjalanan

Karena jalanan tak akan selalu lurus, kita perlu tahu bagaimana menyeimbangkan diri dengan baik dan benar sesuai medan yang dilalui. Jangan hanya ketika akan mengambil SIM kita berlatih slalom. Ingat lagi semua ujian pak polisi ketika itu.

Ketika di area rumah, coba buat angka delapan ketika naik motor, lalu putar balik tanpa kaki menyentuh tanah. Lalu latih jalan zig zag untuk menajamkan refleks ketika di jalan. Berjalan pelan sambil menjaga motor tetap stabil. Dan cobalah beberapa alternatif situasi lain di area rumahmu yang aman.

Kemudian Teknik Tarik Rem Yang Tak Boleh Asal-asalan

Untuk beberapa kasus kecelakaan lalu lintas, beberapa dari mereka jatuh karena teknik pengereman yang tak baik. Padahal komposisi mengerem yang ideal adalah 60:40. Dengan kata lain, pengguna rem depan sebanyak 60 persen dan rem belakang sebanyak 40 persen.
Aktualisasi teknik pengereman yang benar akan menghindarkan kita dari terjadinya slip saat sedang menarik rem.

Hal lain yang perlu di ingat, kita juga harus selalu memperhatikan jalanan yang sedang kita lalui. Serta tingkat kecepatan saat kita ingin menarik tuas rem pada motor.

Lalu Pastikan Keadaan Motor Dalam Keadaan Baik Dan Pilih Motor Yang Oke Seperti Suzuki All New Satria 150

Apapun alasannya, keadaan motor yang tak baik, tak seharusnya dibawa untuk berkendara. Karena itu salah satu hal yang wajib kita lakukan adalah memastikan kondisi motor terlebih dahulu.

Cek keadaan motor, mulai dari rem, lampu, termasuk lampu sein. Apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Selanjutnya pastikan pula bahwa tekanan angin pada kedua ban telah sesuai dengan anjuran dari pabrik. Perhatikan pula kaca spion yang akan membantu kita selama perjalanan dan jangan lupa untuk tetap menyalakan lampu selama perjalanan.

Untuk mendukung safety riding tentunya memilih motor yang mumpuni jadi syarat utama. Pilihlah motor yang memiliki perbandingan tenaga dan bobot yang cukup, sehingga tak merepotkan jika harus melewati pengendara lain di jalan.

Kamu bisa memilih Suzuki All New Satria 150. Sebagai motor berdimensi kompak, ringan dan berperforma tinggi, All New Satria F150 tentunya mampu melaju tanpa hambatan. Mendominasi performa di kelasnya, All New Satria F150 dibekali mesin berteknologi fuel injection dan DOHC (Double Over Head Camshaft) yang memberikan akselerasi spontan dan padat saat kapanpun diinginkan pengendaranya. Penggunaan radiator beukuran besar sebagai sistem pendingin suhu mesin, memastikan kondisi terbaik untuk konsistensi performa dan keawetan komponen mesin.

Sementara itu All New Satria F150 juga sudah dilengkapi dengan cakram di depan dan belakang. Tentunya kendaraan berbobot hanya 19 Kg ini akan dengan mudah dihentikan jika kita membutuhkannya. Kita juga tak perlu khawatir jika harus berkendara malam. Karena motor ini sudah dilengkapi dengan lampu LED tipe baru.

Kini All New Satria F150 hadir dengan pilihan warna untuk varian standard, yaitu Brilliant White, Stronger Red dan Titan Black. Selain itu, masih ada 2 pilihan warna spesial untuk varian High Grade, yaitu Titan Black/Red Casting Wheel dan Metallic Triton Blue yang identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar MotoGP 2017.

Hindari Pemakaian Aksesoris Pada Tubuh Atau Motor Yang Bisa Memicu Bahaya

Niatnya sih melindungi diri, tapi jika sudah bernasib buruk tentu kita tak bisa berbuat apa-apa. Salah satu contoh yang dapat kita ambil adalah pemakaian jas hujan saat berkendara. Jas hujan model ponco masih banyak dipilih pengguna motor. Bukan hanya karena bentuknya yang lebar hingga bisa melindungi dari basah, namun model ini juga sangat mudah untuk di gunakan.

Akan tetapi ponco menyimpan bahaya yang tak bisa dianggap remeh jika bagian belakangnya dibiarkan berkibar, tentu ini jadi masalah besar. Karena bisa saja, bahan belakang dari jas yang sedang berkibar terkait pada benda lain. Hingga tergulung dan masuk pada lingkar roda motor yang kita pakai. Untuk itu jika memang akhirnya memilih model seperti ini, pastikan kita akan memakainya dengan benar. Agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Jangan Lupa Pula Untuk Memastikan Kondisi Tubuh Kita

Semuanya tentu tak akan bisa berjalan tanpa adanya kita sebagai pengendaranya. Sebelum memulai perjalanan, jangan lupa untuk memeriksa kondisi tubuh kita. Karena walau bagaimanapun kondisi tubuh yang baik, jadi modal yang harus kita punya jika naik motor. Ini akan membantu kita terhindar dari hal-hal yang tak kita inginkan tentunya.

Berhenti jika memang mengantuk, kumpulkan tenaga dalam beberapa waktu. Ini akan jauh lebih baik daripada tetap memaksakan diri berjalan terus. Karena tujuan bepergian adalah sampai dengan selamat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Buat Kamu Yang Suka Mi Instan, Hari Ini Mi Instan Cup Ulang Tahun Loh

Apa yang akan kamu pikirkan saat sedang hujan dan lapar? Jawaban paling jujur yang sering ditemukan tentu saja mi instan. Pamor sajian mi yang dihidangkan dengan cepat ini, tentu tak lagi perlu di ragukan. Bahkan tak hanya di negara kita saja, Faktanya sebagian besar masyarakat dunia nampaknya setuju jika mi instan adalah makanan yang digilai sejuta umat.

Kehadirannya memang selalu jadi solusi dari rasa lapar manusia tiap kali tengah malam tiba. Jadi sahabat setia barisan mahasiswa hingga para pekerja kantor yang sering nongkrong di warkop gang depan.

Terlepas dari pentingnya peran serta Mi instan bagi kehidupan, sudah sepatutnya kita tahu dari mana ia berasal. Dan untuk balasan mari sama-sama ucapkan terimakasih bagi beliau yang telah menemukan.

Berterimakasihlah Pada Momofuku Ando, Berkat Dirinya Kita Sering Terselamatkan Dari Tragedi Lapar Tengah Malam

Bayangkan jika bumi yang sedang kita huni ini, tak ada mie instan. Tentu sudah ada banyak malam yang sering kita lalui dengan perut lapar. Mulai dari tak sempat masak hingga sudah makan tapi masih lapar. Untuk itu sudah sepantasnya kita sama-sama ucapkan terimakasih untuk Momofuku Ando. seorang laki-laki berkebangsaan jepang yang tak lain adalah Kakek dari mi instan.

Tahun 1958 tentu jadi masa yang bersejarah baginya, tepatnya pada tanggal 25 Agustus 1958. Hari itu adalah untuk yang pertama kali ia menciptakan mi instan. Kemudian menciptakan perusahaan bernama Nissin dan menciptakan mi instan pertama di dunia. Sedangkan di negara kita sendiri, pada tahun 1970 ada PT Lima Satu Sankyu atau yang sekarang dikenal sebagai PT. Supermi Indonesia jadi pihak pertama yang mengenalkan mi instan ke seluruh pelosok nusantara.

Dan menariknya menurut sebuah survei di Jepang pada tahun 2000 lalu, ini adalah salah satu ciptaan terbaik jepang pada abab ke 20.

Bahkan Tak Ingin Terlihat Pilih Kasih, Momofuku Paham Jika Astronot Juga Ingin Makan Mi Instan

Inovasi selanjutnya yang masih Momofuku terus kembangkan, adalah menciptakan ramen yang bisa di makan di luar angkasa. Masih di tahun yang sama dengan mi instan pertama yang di ia ciptakan. Produk yang di ciptakan Space Ramen itu diciptakan untuk mereka yang akan menikmati mi instan di luar angkasa.

Dengan menerapkan teknik makan tanpa lingkungan gravitasi, space ramen di buat dengan metode minyak panas yang juga mudah mengering. Dengan hanya perlu di panaskan menggunakan air dengan suhu 70 derajat celcius, yang dimakan melalui sedotan.

Lalu 13 Tahun Kemudian, Lahirlah Mie Dalam Cup

Berkat usaha dari Momofuku yang hanya sering tidur hanya 4 jam sehari. Mi instan yang dulu di namakan chicken ramen tersebut, mendapat julukan sebagai ramen ajaib dan sangat populer pada saat itu.

Selang 13 tahun kemudian, tepatnya 18 september 1971 bersamaan dengan perjalanan Momofuku ke Amerika. Satu temuan lain berhasil dilahirkan. Ia menemukan beberapa orang yang tak lain adalah manajer supermarket. Menaruh ramen pada sebuah wadah mangkok dan menyiramnya dengan air panas. Untuk kemudian memakannya menggunakan garpu. Hal ini terjadi dikarenakan sifat orang amerika yang memang tak suka dengan bentuk penyajian yang mungkin terbilang rumit.

Dari pemandangan itu sang kakek mi instan kemudian berpikir, untuk dapat diterima di pasar global. Penyajian mi instan di dalam cup bisa jadi solusinya, kemudian lahirlah Cup Noodles yang dikemas dengan sebuah mangkuk lengkap dengan garpunya.

Dan Hari Ini Tepat 46 Tahun Noodles Cup Di Ciptakan

Yeay, Kamu mungkin tak merasa ini jadi hari bahagia dan berharga. Namun satu hal yang kamu harus tahu, ini tentu bersejarah. Terlebih bagi mereka orang yang menjadi bagian dari Tim Noodles Cup.

Cara penyajiannya yang cukup simpel, tentu jadi faktor menarik yang membuat kita menjatuhkan pilihan. Menemani setia perjalanan, mulai dari berkendara di darat, di laut hingga di udara. Nampaknya mi instan dalam cup selalu jadi juara.

Empat puluh enam tahun yang lalu, bahkan bisa jadi kamu belum ada pada masa itu. Sang kakek mi instan itu, melahirkan inovasi Noodles Cup untuk memenuhi kebutuhan para penikmatnya. Ini sekaligus jadi temuan yang akhirnya mempopulerkan mi instan buatannya ke seluruh dunia.

Dan untuk menghargai temuan dan dedikasi yang telah di buat oleh Momofuku ini. Setidaknya saat ini ada dua museum mie instant di jepang, the Instant Ramen Museum di Osaka, dan Cup Noodles Museum di Yokohama.

Kamu kalau tim yang mana nih ? mi yang di masak atau mi yang seduh dalam cup ?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Fakta Gila Tentang Rokok, Dan Kamu Masih Mau Merokok?

Rokok jadi salah satu pembahasan yang tampaknya belum menemui titik temu tiap kali diperbincangkan. Kamu yang perokok tentu akan menolak banyaknya opini tak setuju, berbeda dengan mereka yang dengan lantang menyuarakan penolakan.

Terlepas dari banyaknya pro dan kontra yang masih belum ada titik terangnya. Kali ini mari sejenak membuka nalar yang kita punya. Tanpa menempatkan diri sebagai siapa-siapa. Anggaplah bahwa kamu dan saya adalah orang yang hanya tahu bahwa rokok itu hanyalah lintingan tembakau yang dibalut oleh kertas.

 

Gangguan Kesehatan Jelas Jadi Hal Pertama Yang Menyorot Perhatian

Tak perlu butuh hasil data dari penelitian, faktanya merokok memang menganggu kesehatan. Dampaknya mungkin tak terlihat cepat, tapi perlahan tubuhmu akan dijangkit oleh beberapa penyakit mengerikan. Semuanya jadi resiko panjang yang kelak akan menggerogoti tubuh dan merugikan kita dari sisi materi.

Bayangkan jika jatah hidup yang kamu punya seharusnya bisa dinikmati lebih lama. Namun hanya karena merokok, beberapa tahunnya pun berkurang. Tak dapat menikmati hidup, menderita sakit pula. Berhenti membawa-bawa takdir, ini adalah perkara pilihan. Dengan kata lain, ketika kamu memilih merokok itu berarti kamu bersedia untuk lebih cepat mati.

 

Hingga Banyaknya Uang Milikmu Yang Akan Terbuang Sia-Sia

Tak perlu menyeret rincian perhitungan matematika, kamu tentu lebih tahu berapa banyak   uang yang telah sia-sia. Meski sekarang kamu bisa bilang, itu memberimu bahagia. Rasanya jawabanmu akan berubah jika esok kau sudah rasa akibatnya.

Bayangkan jika andai saja biaya tersebut kamu gunakan pada hal lain yang lebih baik. Membiayanya liburan, memberi tubuhmu makanan enak dan sehat hingga hal-hal lain yang bisa kamu gunakan sebenarnya. Lalu masihkah kamu akan bilang jika itu bermanfaat untuk tubuh dan kantongmu ? tentu saja tidak kan!

 

Bahkan Bisa Membuatmu Nekat Membunuh Seseorang

Jangan berpikir kamu akan membunuh seseorang hanya karena tak mau berbagi rokok. Sebaliknya meski bukan sekarang, kamu bisa saja menyesal bahkan berniat untuk membunuh orang yang memperkenalkanmu pada rokok tersebut.

Sebagaimana yang telah di alami seorang pria di India, yang tiba-tiba membunuh rekan kerja sekaligus sahabatnya sendiri. Dan motifnya cukup membuat kita menggeleng kepala. Pria tersebut nekat membunuh sahabatnya, karena merasa sangat kesal atas penyakit yang diderita. Bagaimana tidak, dokter memberinya vonis kanker tenggorokan dikarenakan terlalu banyak merokok. Dan pria yang dibunuhnya itu, adalah orang yang mengajarinya merokok.

Betapa rokok bisa memberimu pengaruh buruk, selain masalah kesehatan kadang efeknya juga berdampak tak baik pada cara berpikirmu. Maka bukan tak mungkin pula jika kamu bisa melakukan hal yang serupa, sebagaimana yang dilakukan oleh pria diatas.

 

Orang Yang Jadi Punggawa Disetiap Iklannya Saja Bahkan Mengakhir Hidup Karena Penyakit Yang Disebabkan Oleh Racun Dari Ujung Tembakau

Jika rokok bisa sedekimian terkenalnya, kamu tentu tahu bahwa ada peran penting dari para bintangnya. Beberapa orang itu memang sukses menyihir masyarakat untuk berbondong-bondong melakukan hal yang serupa.

Akan tetapi tragisnya, mereka yang banyak dikenal karena berperan sebagai punggawa untuk memasarkan rokok. Ternyata satu persatu mengakhiri hidup dengan tragis, dikarenakan penyakit yang bersumber dari rokok. Tak heran jika Wayne McLaren yang juga salah saatu Marlboro Man, berpesan untuk untuk menjaga generasi muda dari tembakau karena benda itu akan membunuh mereka dan dirinya adalah salah satu buktinya. Betapa jahatnya dampak yang dibawa oleh rokok untuk manusia. Termaksud mereka yang dahulu jadi bintangnya.

 

Padahal Mereka Yang Meraup Keuntungan Dari Rokok Justru Tak Merokok

Faktanya industri rokok memang jadi salah satu bisni yang cukup mentereng di tanah air. Ditengah gencarnya beberapa pihak yang kontra, nampaknya mereka malah kian gencar untuk mengepakkan sayap untuk memperluas pendapatannya.

Menariknya, jika selama ini kita banyak berpikir bahwa mereka para petinggi industri rokok yang telah sukses. Tentu juga akan mengkonsumsi rokok, sama seperti kita sebagai konsumennya. Namun jawabannya adalah “Tidak”.
Mereka bahkan hidup sehat tanpa benda yang nyatanya adalah akar dari berbagai penyakit. Dan sumber akan kerugian lain yang mungkin akan kita rasakan.

Memang sih persoalan ini masih belum menemukan titik temu, antara kesejahteraan petani atau keselamatan masyarakat. Namun anehnya ketika para petinggi dari pabrik rokok terus meraup keuntungan, disisi lain para peteni tembakau masih saja hidup pas-pasan. Sedang 60 juta orang Indonesia yang tercacat sebagai perokok, mungkin hanya akan dapat penyakit dan dampak buruknya saja. Bagaimana dengan kamu, masih mau merokok?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top