Video

Kamu Sering Lihat Seleb Ini, Tapi Mungkin Belum Tahu Fakta Unik Mereka!

Siapa sangka Ariel NOAH yang terlihat sempurna pernah mengkonsumsi obat peninggi badan semasa SMA agar ia tinggi dan masuk altet basket SMAnya.

ArielNoah

Pages: 1 2 3 4 5 6

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

13 Liku Perjuangan Yang Dialami Mereka Yang Belajar Di Luar Negeri Demi Memperoleh Gelar Idaman

Hidup adalah pilihan. Keberanianmu akan menentukan bagaimana pilihan yang kamu ambil. Harus selalu dipahami, bahwa selalu ada harga yang dibayar untuk setiap tindakan yang kamu lakukan. Pun dalam soal pendidikan. Tak bisa dipungkiri, kualitas pendidikan di tanah air pun telah begitu bagus. Namun lagi-lagi hidup adalah tentang memilih. Kamu berhak memilih apapun itu yang menurutmu paling baik.

Menempuh pendidikan di luar negeri memang lebih menawarkan banyak pengalaman baru. Bukan hanya berisi hal-hal seru dan menyenangkan, memutuskan untuk menimba ilmu di negeri orang juga akan membuat dirimu lebih tertempa. Jauh dari keluarga mau tak mau mengubahmu menjadi sosok mandiri yang tak hobi merengek manja. Berikut merupakan jungkir balik perjuangan orang-orang yang berjuang menempuh pendidikan di negeri orang. Apapun itu, percayalah bahwa proses tak akan pernah mengkhianati hasil.

Kamu harus mulai belajar mengerjakan pekerjaan rumah sendiri. Hanya bermalas-malasan sepanjang hari, jelas tak bisa dilakukan lagi!

Berada jauh dari keluarga membuatmu harus bisa mengerjakan aneka prinitilan pekerjaan rumah tangga. Tak ada keluarga atau asisten rumah tangga yang bisa kamu mintai bantuan. Tenang! Walaupun awalnya sulit, setelah itu kamu akan bertransformi menjadi sosok mandiri yang bisa diandalkan.

Berada di negara yang memiliki musim lebih beragam membuatmu mulai bersyukur terlahir di Indonesia

Terbiasa hidup di Indonesia yang memiliki iklim cenderung ramah akan membuat kamu merasa sedikit repot dengan perubahan musim yang selalu berganti-ganti. Bukan hanya soal adaptas yang butuh waktu, mau tak mau kamu  juga harus menyiapkan pakaian sesuai dengan kondisi saat itu. Saat musim tertentu kamu pun harus mengenakan pakain lebih banyak dari biasanya. Alhasil beban cucian kamu pun jadi bertambah.

Menguasai bahasa negara tempatmu menuntut ilmu menjadi prioritas penting yang betul-betul kamu perhatikan

Berasa di negara orang yang memiliki bahasa berbeda, membuat kamu harus bekerja keras mempelajari bahasa tersebut. Awalnya memang tidak mudah, namun lambat laun kamu akan menguasai bahasa tersebut. Tidak malu mencoba berbicara dengan bahasa negara tempat kamu menuntut ilmu, akan membuat kamu lebih cepat mahir. Jangan cepat menyerah.

Menuntut ilmu di luar negeri membuatmu merasa terpisahkan dari teman-teman di tanah air

Terpisah dari sahabat-sahabatmu yang berada di tanah air kadang membuat kamu merasa sendiri. Melalui sosmes kamu bisa melihat perkembangan teman-temanmu di tanah air. Ada yang sudah wisuda atau melepaskan masa lajang. Sedangkan kamu tengah berada jauh dari mereka. Sendiri berjuang menuntut ilmu.

Tinggal di negeri orang akan membuatmu begitu merindukan masakan asli Indonesia

Awalnya tidak mudah menemukan masakan di luar negeri yang sesuai dengan lidahmu. Apalagi jika kamu perlu memilah-milah mana makanan yang bisa kamu makan dan tidak. Tak heran bila kamu menjadi sangat merindukan makanan khas tanah air. Bahkan kamu rela mengeluarkan sejumlah uang dengan nominal yang tak sedikit demi bisa memanjakan lidah dengan makanan asli Indonesia.

Berada di luar negeri membuatmu harus mengurus segala keperluan birokrasimu sendiri

Saat berada di Indonesia mungkin kamu terbiasa mengurus masalah birokrasi secara instan. Ada calo yang bisa kamu mintai bantuan untuk itu. Kamu hanya tinggal terima beres. Tentu saja kebiasaan ini tak bisa kamu terapkan saat kamu berada di luar negeri. Dengan segala keterbatasan bahasa, kamu harus tetap bergerak sendiri demi menyelesaikan urusan birokrasi.

Menempuh pendidikan di lembaga pendidikan yang mumpuni membuatmu harus menyediakan banyak waktu untuk belajar

Menempuh pendidikan di universitas yang top itu berarti otakmu harus bekerja lebih keras. Bahkan saat akan ujian, kamu tak bisa belajar mendadak. Lupakan sistem belajar SKS (Sistem Kebut Semalam) yang biasa kamu lakukan saat masih di tanah air dahulu. Demi hasil yang tidak mengecewakan, jangan malas-malasan deh!

Demi kelancaran kuliahmu ke depan, kamu pun rela untuk mengambil kursus bahasa terlebih dahulu

Jangan segan untuk mengambil kursus bahasa terlebih dahulu. Sertifikat yang menunjukkan kemampuan berbahasa asingmu seperti TOEFL mungkin akan dibutuhkan untuk memperlancar langkahmu. Kemampuan berbahasa asing yang baik akan sangat mendukung kegiatan perkuliahanmu.

Bertemu dengan teman-teman yang berasal dari Indonesia adalah sebuah kebahagiaan tersendiri

Kamu tak pernah melewatkan kesempatan untuk berkumpul dengan orang-orang Indonesia yang juga tengah menuntut ilmu. Lega rasanya bisa berbicang-bincang dengan leluasa. Pada saat seperti itulah, kamu. tak lagi takut salah berbahasa. Tak jarang kalian saling bertukar makanan asli Indonesia, bahkan untuk hal ini kamu pun rela bila harus memasak.

Walau begitu kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang yang berasal dari berbagai belahan dunia akan memperluas wawasan

teman

Kuliah di luar negeri memberi kamu peluang untuk bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara. Tentu ini kesempatan hebat yang harus kamu manfaatkan sebaik-baiknya. Kamu akan memperoleh wawasan baru yang mungkin tak akan kamu dapatkan bila kamu tidak kuliah di luar negeri. Rasanya saling bercerita tentang situasi negara masing-masing atau bertukar cinderamata bisa jadi hal seru yang bisa dilakukan.

Hidup terpisah dari keluarga dan sahabat membuat kamu harus pandai-pandai mengatur keuangan. Meski kiriman baru datang tak berarti bisa seenaknya

nasehat investasi

Biaya hidup di luar negeri yang tinggi membuat kamu harus pandai-pandai mengatur keuangan. Apalagi ketika kurs rupiah tengah jatuh, harga kebutuhan pun akan terasa semakin mahal. Kalau sudah begini kamu harus pandai-pandai mengatur keuangan. Akan lebih baik bila kamu mendapatkan beasiswa. Hal ini akan sangat membantumu.

Kuliah di luar negeri itu berarti kesempatan untuk travelling jadi terbuka luas! Ini dia salah satu sisi positifnya!

mendaki

Siapa yang meragukan kebaikan ini? Dengan kuliah di luar negeri kamu bisa menjelajah lebih luas. Menikmati keindahan alam dan budaya yang lebih beragam. Bahkan saat salah satu temanmu yang berasal dari negara lain pulang liburan, kamu bisa ikut bersamanya. Menyenangkan  bukan?

Jauh dari keluarga membuat kamu didera rindu. Apalagi kamu juga tak bisa sering-sering pulang. Kamu jadi mengerti betapa berharga waktu bersama keluarga

keluarga

Tak mudah memang menahan rindu yang terasa membuncah. Apalagi tak mungkin untuk sering pulang ke tanah air. Jadwal yang padat dan kondisi keuangan menjadi pertimbangan yang tak bisa diabaikan. Momen video call dengan keluarga dan sahabat di tanah air menjadi momen yang kamu nantikan. Rasanya pertengkaran kecil dengan saudara menjadi hal yang diam-diam kamu rindukan saat tengah berada jauh dengan mereka.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pahitnya Ketika Sudah Bersama Dalam Waktu Lama, Tapi Semesta Menjodohkannya Bukan Dengan Kita

Sudah lama berhubungan, membayangkan akan bersanding di pelaminan apa daya terpaksa putus di tengah jalan. Kecewa pasti. Karena sudah sekian banyak waktu yang dicurahkan dengannya. Tak mudah memang memulai lagi sesuatu dari awal.

Kamu seperti itu?  Kamu tak sendiri. Bahkan menurut hasil survei yang dilakukan oleh Wolipop secara online, ternyata dari sejumlah responden ada 93% pasangan yang mengaku putus setelah pacaran selama bertahun-tahun.  Beberapa di antara mereka ada yang sudah menjalin hubungan percintaan selama lebih dari 10 tahun, tetapi harus kandas di tengah jalan.

Apa yang salah? Dan harus bagaimana?

Mungkin Kita Yang Sedari Awal Berlebihan Mengartikan Hubungan Ini

Faktanya kadang kita terlalu terbawa suasana untuk mengartikan semua hubungan kita selama ini. Hanya karena berstatus pacaran, kita sudah menganggap apa yang kita punya begitu istimewa. Semua hal yang kita lakukan dianggap mengarah ke hubungan yang lebih serius.

Padahal kalau dipikir selama ini kita tak lebih dari sekedar menonton bareng, makan malam sama-sama atau bersenda gurau sekedarnya. Tak ada obrolan tentang masa depan. Tak pernah sekalipun kita saling mengenal keluarga masing-masing.

Seberapa lama pun hubungan itu sudah dijalin kalau modelnya seperti itu, sebenarnya kita baru berhubungan di tahap awal. Melangkah ke jenjang yang lebih serius membutuhkan koneksi yang tak biasa. Bicara soal rencana dan mimpi bersama-sama. Bukahkah selama ini kita tak pernah melakukannya?

Sesuatu Yang Baik Itu Tak Selalu Harus Terjadi Selamanya

Di sini kesalahan fatal yang sering terjadi dalam pikiran kita. Bahwa sesuatu yang baik itu haruslah terjadi selamanya. Padahal jika kita mau jujur pada diri sendiri, bukankah semua hal pasti memiliki akhir? Cuma perkara bagaimana bentuk akhirnya, apakah menyenangkan atau menyedihkan.

Nah, begitu juga dengan hal-hal baik yang terjadi pada diri kita. Pastilah suatu saat akan berakhir. Bukan berarti sesuatu yang sudah berakhir itu berarti buruk. Jadi bukan seuatu yang baik berarti akan berlangsung selamanya. Semua ada masanya.

Sesuatu Yang  Selamanya Bukan Berarti Pasti Baik

Nah, begitu juga sebaliknya. Bukan berarti sesuatu yang terus berlangsung selamanya pasti sesuatu yang baik. Jangan sampai kita mempertahankan sesuatu yang ternyata tak baik buat diri kita sendiri. Seringnya dilema takut merasa sepi kadang jadi alasan untuk tetap bertahan padahal kita atau dia sendiri tahu bahwa hubungan tersebut hanyalah bentuk perlindungan dari rasa sepi tadi. Bersama dalam waktu yang mungkin sudah memasuki hitungan tahun membuat kita merasa bahwa sudah tidak bisa dipisahkan satu sama lain lagi.

Nyatanya ini bisa berubah menjadi hal yang menyakitan karena akan menjadikan kita jadi orang yang selalu menilai sempurna segala hal yang dilakukan oleh pasangan meski pada kenyataanya tidak. Kita terfokus untuk membayangkan semua hal yang dilakukan adalah baik adanya dan menutup mata yang seharusnya tetap bisa objektif dalam menilai hubungan tersebut.

Dan sebaliknya selalu berusaha untuk menafik semua ketidak cocokan yang ada dengan alasan agar tetap bisa bersama, tentu ini telah menjadikan kita sebagai seorang yang munafik karna tidak menjadi diri sendiri. Untuk waktu yang mungkin tepat keputusan berpisah memang jadi satu-satunya hal yang akan memperbaiki itu semua.

Mungkin Memang Tidak Mudah Dan Akan Terasa Pahit Tapi Cobalah Berdamai Dengan Kenyataan

Pasca mendapati kenyataan tentang sebuah perpisahan rasa kecewa tentu membekas dihati, biar bagaimanapun dia yang sudah pernah kita anggap akan jadi teman hidup dimasa depan sudah memberi banyak warna dalam hidup. Melupakannya pun tak semudah kita memalingkan wajah, akan ada banyak masa yang harus kita lewati dengan bayang-bayangnya yang masih dihati.

Ketakutan akan kehilangan yang selama ini mungkin diwanti-wanti mau tidak mau harus tetap dihadapi, demi sebuah kedewasaan dan evaluasi diri yang lebih baik nantinya. Berdiam diri larut dalam kekecewaan mungkin memang jadi pilihan yang akan menenangkan, tapi bukanlah hal yang tepat. Menikmati setiap masa kecewa hingga kepemulihan hati nanti akan memberikan kita banyak pelajaran berharga yang akna membuat kita sadar bahwa yang kita anggap baik tak selamanya benar baik adanya.

Karena Sang Empunya Hidup Telah Mengatur Segala Sesuatu Termaksud Hubungan Yang Kita Jalani

Dan pada akhirnya kita hanya bisa berencana tanpa tahu apa yang akan menjadi hasilnya, jika kemarin kita mungkin sudah menjalin hubungan cukup lama namun malah berpisah. Tidak perlu terlalu berlarut dalam sedih, bisa saja keputusan itu akan membawamu kepada hal-hal baru yang lebih baik.

Dan tidak menutup kemungkinan akan ada orang yang mengisi hidupmu untuk jauh lebih baik dari sebelumnya, karena hidup memang selalu penuh dengan teka-teki yang kita sendiri sering kesulitan untuk menebak alurnya. Hal yang juga harus kita mengerti bahwa sebuah keputusan untuk berpisah tak melulu mendatangkan luka, nyatanya dilain sisi bisa saja keputusan itu dianggap sebagai sesuatu yang akan membuat hidup jauh lebih baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Buatmu Mungkin Remeh, Tapi Nyatanya Membuat Jadwal Harian Itu Penting

Pernahkah kamu merasa sering lupa untuk melakukan kewajiban? Padahal kewajiban itu penting dan kamu harus segera menyelesaikannya jika tidak ingin terlibat dalam masalah. Jika kamu salah satu orang yang pelupa atau sering pikun, penting untuk kamu membuat to-do list harian atau bulanan.

Mengapa sih sangat penting? Pastinya akan banyak manfaat yang kamu dapatkan. Tapi, alasan utama memuat jadwal harian yang terencana adalah agar kamu terhindar dari hal-hal berikut ini.

Tanpa Daftar, Kamu Akan Bingung Mana yang Jadi Prioritas, Mana yang Enggak

Pernah gak kamu punya segudang aktivitas, tapi pada akhirnya kamu hanya mengerjakannya sebagian atau malah tidak mengerjakannya sama sekali karena kamu lupa? Misalnya, kamu punya 8 kegiatan penting yang harus selesai dalam satu hari, tapi ujungnya kamu hanya mengerjakan 5 kegiatan saja pada hari itu, sisa kegiatannya kamu lupa mesti ngelakuin apa.

Jika kamu termasuk orang yang mudah lupa, disarankan untuk membuat to to-do list harian, mingguan, atau bulanan. Gunanya to-do list ini agar kamu terhindar dari lupa dan tahu mana kegiatan yang jadi prioritas, mana yang bisa dikerjakan nanti.

Tanpa Disadari Banyak Waktu yang Terbuang


Ketika kamu mengurutkan jadwal kegiatanmu dalam sehari secara runut, hal itu akan memudahkan untuk manajemen waktu dengan lebih efisien. Sebaliknya, jika kamu malas mencatat kegiatanmu walaupun itu hal yang remeh, manajemen waktumu akan kacau dan berantakan. Sehingga waktu yang kamu miliki jadi terbuang sia-sia.

Misalnya, jadwal kegiatan hari ini adalah bangun tidur, sarapan, pergi kerja, belanja bulanan, beli makanan hewan, pulang ke rumah, istirahat, dan tidur. Agar penggunaan waktu jadi lebih baik dan efisien, saat bangun tidur dan mandi, kamu bisa lakukan sarapan saat perjalanan ke kantor, cukup dengan roti dan susu. Lalu belanja kebutuhan bulanan setelah pulang kerja sambil membeli makanan hewan. Jika satu waktu dapat mengerjakan dua kegiatan sekaligus, kamu lebih baik memanfaatkannya dengan begitu pekerjaan jadi lebih cepat beres.

Tidak Fokus, Pekerjaan Yang Satu Belum Beres Malah Mengerjakan Yang Lain

Kalau kamu tidak mencatat jadwal harianmu, kamu jadi gak fokus mau ngelakuin apa aja. Gak dipungkiri kan, kita seringkali mudah hilang fokus dan teralihkan perhatiannya saat ada sesuatu yang kita anggap menarik. Coba deh, buat hidupmu lebih terorganisir dimulai dari membiasakan diri membuat to-do list. Catatan harian ini akan memandu dan menjagamu melakukan pekerjaan sesuai pada jalurnya. Ketika kamu sudah fokus mengerjakan sesuatu, tujuan yang kamu ingin capai pun dapat terwujud lebih cepat.

Bagaimanapun Kamu Tidak Akan Disiplin Karena Tak Punya Jadwal Pasti

Keuntungan dari mempunyai jadwal kegiatan sehari-hari ialah, kamu tahu pasti kapan saja pekerjaan tersebut harus dilakukan. Saat kamu tidak mempunyai catatan, selain membuatmu lupa. Kamu juga tidak disiplin dalam urusan waktu. Kamu terlalu bersantai-santai karena tidak punya jadwal yang pasti dalam kehidupan kamu. Jika kamu seorang pekerja sih, mungkin ada sedikit gambaran mengenai jadwal kehidupanmu sehari-hari, yang pasti 8 jam dihabiskan di kantor, sisanya untuk istirahat. Coba kamu seorang pengusaha atau freelancer, jika kamu membuang waktu, berkurang pula hasil yang akan kamu peroleh. Pendapatan pun akan berkurang karena kamu tidak disiplin dalam mengerjakan tugas-tugas. Duh!

Kemampuanmu Tak Berkembang, Karena Tidak Ada Evaluasi

Tidak ada to-do list harian akan membuatmu kesusahan dalam mengevaluasi pekerjaan sehari-hari. Evaluasi ini penting untuk mengetahui ada perkembangan atau tidak dalam dirimu. Kamu melakukan hidupmu secara tidak jelas, tanpa tujuan, dan hanya bersantai-santai saja setiap hari.

To-do list sangat membantu untuk mengetahui dalam waktu sehari, hal yang kita telah lakukan telah optimalatau belum. Kamu melakukan sesuatuyang produktif atau tidak. Jika kamu merasa usahamu belum maksimal, kamu bisa mengevaluasi apa yang kurang, kemudian memperbaikinya esok hari.

Kegiatanmu jadi lebih jelas dan terarah. Kamu akan mudah mengatasi kekurangan demi terwujudnya impian. Lagipula, membuat to-do list gak susah kok, agar terlihat lebih menarik, kamu bisa menghias daftar kegiatanmu sehari-hari dengan hiasan yang cantik atau diletakan di tempat yang mudah dilihat.

Akhirnya Kamu Jadi Tidak Produktif

Nah, pada ujungnya kamu malah gak ngelakuin apa-apa karena malas dan karena tidak punya sesuatu yang pasti untuk dikerjakan. Kebanyakan dari kita sering berdalih, ketika lupa melakukan suatu hal, bukannya mencari solusi untuk mengingatnya malah malas untuk mengerjakannya. Pada akhirnya kamu tidak produktif seharian. Sayang kan, waktu 24 jam yang kamu punyai jadi terbuang sia-sia.

Saat orang-orang sudah sukses mengejar mimpi dan karier impiannya, kamu malah masih diam di tempat karena bermalas-malasan. Ujungnya, kamu jadi orang yang tertinggal gara-gara hidup kamu tidak beraturan dan tidak diatur dengan baik. Gak mau kan jadi orang gagal?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top