Video

Kamu Sering Lihat Seleb Ini, Tapi Mungkin Belum Tahu Fakta Unik Mereka!

Dibalik perangainya yang terlihat sombong dan Arogan, Deddy Corbuzier Kerap Tak Bisa Membaca. Berkat Passion  dan kerja kerasnya di dunia magician menjadikan Indonesian Master Mentalist. Deddy memenangkan Merlin Award Winnner 2011 and 2012 as world best mentalist.

Dedi

Pages: 1 2 3 4 5 6

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ini Kenapa Kamu Terlihat Lebih Menarik Jika Foto Bersama Kawanmu

Kamu termasuk orang yang merasa sulit mendapatkan foto terbaik ketika melakukan swafoto alias selfie? Merasa diri kurang menarik dan menjadi tak percaya diri untuk menaikan foto di sosial media? Sebetulnya, ada cara cepat dan paling mudah untuk terlihat lebih menarik ketika difoto.

Caranya? Dengan mengambil foto bersama-sama kawanmu alias group selfie. Yup, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa seseorang bisa terlihat jauh lebih menarik ketika dia berfoto bersama orang lain. Hal ini dikenal dengan sebutan Cheerleader effect.

Coba simak penelitian Drew Walker dan Edward Vul dari University of California, San Diego. Mereka melakukan penelitian sejumlah foto orang. Beberapa disajikan sendiri (selfie) dan sebagian disajikan bersama-sama (group selfie).

Hasilnya? Dalam percobaan manapun dan melibatkan individu yang manapun semua menghasilkan kesimpulan yang sama. Mereka-mereka yang muncul di foto bersama orang lain, cenderung dinilai lebih menarik oleh para responden. Bahkan gabungan dari foto-foto selfie yang ditampilkan secara bersama-sama pun punya efek yang sama menariknya.

Kenapa bisa begitu? Menurut Drew Walker, sistem otak manusia akan membuat indra pengelihatannya menilai penampilan seseorang secara rata-rata jika melihat foto bersama-sama. Nah, menariknya lagi secara sosial manusia lebih mudah menerima sesuatu yang rata-rata dibandingkan sesuatu yang terlihat “sangat jelek” atau “sangat menarik”.

Tapi kamu lebih pilih mana? Selfie vs Group Selfie?

Kendati begitu, tidak semua orang merasa kesulitan mendapatkan foto terbaik dirinya bukan? Kamu termasuk mereka yang percaya diri untuk muncul sendiri ketika foto? Atau kamu lebih nyaman untuk melakukan group selfie?

Nah, OPPO saat ini sedang mengadakan kontes Selfie VS Group Selfie untuk mencari momen terbaik kamu. Hadiahnya juga seru, Smartphone terbaru dari OPPO. Penasaran mau ikutan?

Caranya mudah!
1. Kamu like dulu fan page OPPO Indonesia.
2. Kemudian buka aplikasi berikut ini dan klik “Ikuti Promosi ini”
3. Isi data diri dengan lengkap dan benar.
4. Klik tombol langkah berikutnya
5. Lalu ikuti Votingnya apakah kamu lebih suka memilih Group Selfie atau Selfie
6. Klik Confirm
7. Masukan alasan kenapa kamu memilih itu
8. Kirim foto selfie kamu atau group selfie bersama temanmu
9. Mengirimkan foto bisa melului dua cara. Memilih foto dari album facebook kamu atau memilih foto baru. Lalu klik selanjutnya.
10. Berikan judul #OPPOF3Plus #BestDualMoment kemudian klik confirm
11. Klik posting
12. Share Campaign ini ke teman-temanmu dengan tag OPPO Indonesia (@IndonesiaOPPO)

Yuk ikut kompetisinya!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tips

Daripada Pusing Jenis Orang-orang Ini Memang Seharusnya Tidak Perlu Ada di List Pertemanan Sosial Mediamu

Data dari Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) lebih dari setengah penduduk Indonesia kini telah terhubung ke internet dan sepanjang 2016 ditemukan bahwa 132,7 juta orang dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 256,2 juta orang telah terhubung ke internet. Menariknya lagi 95 % dari penggunaan internet tersebut di gunakan untuk mengakses sosial media.

Dari data ini tentu tak mengherankan jika kamu bisa jadi terhubung dengan siapa saja. Di satu sisi ini kemudahan, namun di sisi lain bisa jadi ini bencana. Karena lini masa kita menjadi sangat riuh dan ramai.

Tak jarang membuat pusing kepala. Penyebabnya sangat mungkin karena kita di sosial media terhubung dengan orang-orang yang meracuni hidup kita. Itu akunmu, kamu bebas menentukan ingin terhubung dengan siapa. Ada baiknya menghindari orang-orang ini.

UPLOAD FOTO ALA MILLIARDER BESAR, POSTING SEGALA SESUATU YANG MENUNJUKKAN KEMEWAHAN ALIAS TUKANG PAMER

mobil mewah

Orang tipikal ini memang tidak perlu masuk dalam list pertemanan di sosial media, biasanya dia senang sekali mengunggah segala sesuatu yang menunjukkan semua kemewahan dalam hidupnya. Entah itu foto di tempat makan mewah, Berdiri didepan Mobil Mahal, check in segala tempat yang keren versi terbaiknya yang jika ditelaah lebih lanjut sebenarnya itu semua tak akan berpengaruh buat kita sebagai teman dimedia sosialnya. Karena semua postinganya terkesan pamer yang terlalu menyombongkan diri, belum tentu juga semua yang dipostingnya benar adalah miliknya.

SI TUKANG DEBAT YANG BISA BERUBAH-UBAH SEPERTI BUNGLON TERGANTUNG TOPIK PEMBAHASAN TERHANGAT

farhat abbas

Jenis orang seperti ini biasanya tidak punya pekerjaan (ya bisa jadi ) menggunakan sosial media hanya untuk memulai perdebatan. Dan anehnya dia bisa memperdebatkan hal apapun dari mulai mendadak jadi pengamat politik yang handal, atau budayawan yang sudah tau pahit manisnya sejarah hidup,hingga ke pengamat musik dadakan yang selalu menebar perdebatan, semua hal yang didebatkannya sering sekali tidak penting dan hanya menimbulkan perang komen yang hanya menghabiskan kuota.

GAMERS ALA-ALA YANG KERJAANYA CUMA MEMENUHI NOTIFICATION SAJA

Kita semua pasti pernah kesal karena terlalu banyak menerima undangan permainan di sosial media facebook dari orang lain, Apalagi jika orang tersebut tidak terlalu dekat dengan kita. Ini akan sangat mengganggu dan menyusahkan kita sendiri daripada pusing, lebih baik  dihapus saja orang seperti ini dari list pertemanan,

DRAMA QUEEN YANG KADANG LEBIH MIRIP KONTESTAN REALITY SHOW DI TV

mengeluh

Yang satu ini sepertinya tidak punya privasi yang harus dijaga, hampir semua cerita hidupnya diceritakan di sosial media bak cerpen yang bersambung. Bahkan sering berdebat dengan pasangan atau mengumpat orang lain dengan kata-kata yang tidak baik bahkan menyindir orang lain, entah itu benar atau hanya sekedar untuk mencari perhatian dari orang lain,tapi orang seperti ini sangat menganggu daripada kita pusing sendiri lebih baik putuskan pertemananmu di sosial media dengannya.

KOMENTATOR YANG SUKA MENGKRITIK SEGALA HAL YANG KITA LAKUKAN

menunjuk

Selalu ada orang yang mengomentari tentang apapun yang kita lakukan di sosial media, sering sekali menulis komentar disetiap unggahan apapun yang kita kirimkan. Mulai dari foto makanan, hingga foto liburan bahkan selfie berdua dengan pasangan pun tak luput dari komentarnya. Jangan sampai tipe orang seperti ini membuat kita malas untuk mengunggah hal-hal yang kita senangi di sosial media yang notabennya adalah akun kita sendiri, lalu apa haknya selalu memberi komentar?

MANAJER DAN SIAPAPUN YANG MENJADI BOS KITA DI KANTOR

menunda pekerjaan

Untuk hal ini tidak ada alasan yang menharuskan kita untuk berteman dengan atasan, kecuali jika kita memang benar-benar dekat dengan beliau. Sebaiknya hapus saja mereka , toh ini akan sangat menggangu kita jika ternyata tanpa kita sadari beliau sering stalking akun kepunyaan kita untuk mencari tahu apa saja yang kita lakukan di sosial media. Atau bisa saja dia mencari-cari alasan untuk menyalahkan kita jika ada pekerjaan yang kita salah kerjakan dengan menghubung-hubungkan kegiatan kita sebelumnya dengan pekerjaan, Repot kan!

DAN YANG TERAKHIR ADALAH ORANG ASING YANG TIDAK KITA KENAL, ORANG YANG KITA KENAL SAJA BIKIN PUSING APALAGI ORANG ASING

menyerah

Dapat dipastikan jika kita tidak mungkin mengenal semua teman di sosial media apalagi sejenus facebook yang cakupannya kapasitas pertemanannya memang banyak. Jadi ada baiknya jika ada waktu sempatkan untuk membersihkan teman-teman tidak dikenal di sosial media. Dengan begitu, kita bisa berbagi momen dengan orang yang memang mengenali kita saja Selain untuk alasan keamanan, hal ini juga untuk menjaga lingkaran media sosial hanya untuk orang-orang yang ingin kita ingin tahu kabarnya saja.

Sedikit banyaknya jenis-jenis ornag yang sebenarnya memang tak perlu masuk didalam list pertemanan kita di sosial media, selain membuat risih semua hal yang mereka lakukan juga tidak ada manfaatnya bagi kita sebagai pembaca postinganya. Lebih baik mengikuti akun lain yang bermanfaat daripada harus berteman dengan orang-orang seperti itu, karena kita akan pusing sendiri nantinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sebab Cinta Yang Berat Sebelah, Selalu Menyisakan Lelah

Cinta ya cinta saja. Tak perlu memikirkan balasan. Kalau kamu berbuat baik karena mengharapkan orang lain baik padamu, itu tandanya bukan cinta. Itu namanya bisnis. Begitu kalimat-kalimat motivasi yang sering terpampang.

Tapi nyatanya perasaan memang tak semudah ujian sekolah yang secara tepat ada benar salahnya. Kamu mulai merasakan ada yang mengganggu dengan hubungan cintamu. Apa yang selama ini kamu berikan seolah tak pernah cukup, dan sama sekali tak mendapatkan balasan.

Apa kemudian salah jika mengharapkan mendapatkan balasan cinta meski sedikit? Apa lantas jahat kalau mempertanyakan apakah hubungan ini layak dipertahankan?

Sewaktu Kamu Selalu Ada Untuk Dihubungi Sementara Dia Kerap Menghilang Begitu Saja

Kapanpun Dia membutuhkan, kamu selalu siap. Handphonemu bisa dihubungi kapan juga dia mau. Dari pagi buta, hingga tengah malam kamu tak pernah lepas untuk mendengarkannya bercerita.

Tapi kemudian sebaliknya, ketika kamu menyapa, dia bisa tak membalasmu berjam-jam. Bahkan mudah baginya untuk tenggelam di kesibukannya, dan tidak menghubungimu berhari-hari. Dia tampak baik-baik saja, dan tidak sedikitpun merasa kehilangan.

Ketika Kamu Selalu Datang Dimana Pun Dia Meminta, Sementara Dia Selalu Punya Alasan Untuk Absen

Dia memang menjadi prioritas utamamu. Dimanapun dia mengajakmu bertemu, kamu selalu datang. Tidak ada jarak yaang terlalu jauh untuk ditempuh. Klise memang, tapi laut pun akan kamu seberangi untuknya bukan?

Lalu kemudian kamu rindu. Mengajaknya bertemu. Tapi kamu hanya akan ditemui “kalau sempat”. Sebutuh apapun kamu menemuinya, Dia harus selalu melihat jadwal. Kamu perlu masuk agendanya jauh-jauh hari untuk sekedar janji makan siang. Adakah tempatmu di kesibukannya?

Lalu Semua Bisa Batal Karenanya, Sementara Kamu Bisa Dibatalkan Karena Apa pun

Tak ada meeting yang tak bisa digeser. Tidak ada kawan lain yang lebih penting hingga pasti bisa kamu batalkan untuknya. Deadline pekerjaan hampir selalu bisa kamu atur untuknya. Bahkan me time juga tak jarang kamu habiskan untuknya.

Tapi janjinya kepadamu bisa semudah itu dibatalkan begitu saja karena ada hal lain yang datang. Bahkan tak jarang tidak disertai permintaan maaf. Bukankah tak ada orang yang terlalu sibuk? Yang ada hanyalah kamu bukan prioritasnya.

Di Saat Kamu Tak Sungkan Menyatakan Perasaaan Sementara Dia Selalu Mempertanyakan Perasaannya

 

Tak pernah ada keraguan dalam hatimu tentang perasaanmu. Kamu juga tak pernah sungkan menyatakannya kepadanya. Mengatakan bahwa kamu cinta, buatmu adalah bagian dari cinta itu sendiri.

Namun lantas, Dia justru sebaliknya. Dia tak segan untuk memberitahu bahwa dia ragu pada perasaannya. Jangan-jangan ini bukan cinta? Apa iya kita memang pantas bersama? Mau sampai kapan? Ujarnya mudah tanpa melirik perasaanmu.

Karena Tak Ada Hal Yang Prinsipil Buatmu, Semua Bisa Diubah Untuknya, Sementara Dia Berpegang Pada Hal Remeh

Kamu dan Dia sedemikian berbeda? Tak ada hal yang terlalu kaku buatmu. Semua bisa diubah untuknya. Kamu yang senang berkegiatan di ruangan, bisa menemukan keseruan beraktivitas di luar. Kamu yang tak suka pedas, mulai mencoba-coba makan pakai sambal. Ikan yang buatmu alergi, kamu santap juga sesekali. Sifat dan kebiasan burukmu yang ditunjukan olehnya siap kamu ubah demi yang lebih baik.

Tapi lalu kemudian, masukanmu selalu dianggap angin lalu jika tentangnya. “Karakterku sudah begini” demikiaan katanya. “Aku tidak akan pernah melakukan itu” ujarnya tegas menolak permintaanmu. Lagi-lagi, kamu yang harus berusaha menerima.

Hati Yang Mengerti Lama-lama Juga Bisa Letih

Cinta seharusnya membahagiakan. Kalau kamu tak bahagia, bisa jadi itu bukan cinta. Mungkin itu bentuk yang lain dari obsesimu saja. Hingga kamu memaksakan sesuatu yang seharusnya kamu lepaskan.

Cinta yang sejati seharusnya membantumu mencitai diri sendiri. Karena ibarat ceret air, kamu tak bisa menuangkan air jika ceretmu kosong. Kamu tak bisa terus menerus menuang cintamu jika tak ada yang mengisinya.

Tak perlu berkecil hati, coba relakan, mungkin kamu dan Dia lebih baik jika tak lagi sama-sama. Buka matamu, mungkin cinta lain sedang menunggumu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Laki-laki Tak Mau Mengakui Hal Ini Karena Gengsi

Sistem pendidikan masyarakat kita kadang memang tak adil bagi laki-laki. Ditempatkan sebagai individu yang harus “kuat”, membuat para pria kadang tak mau mengakui hal-hal yang dianggapnya akan membuatnya terlihat lemat. Digambarkan macam patung, teguh dan tak diperkenankan memiliki ekspresi.

Hasilnya banyak pria malu mengakui hal-hal pribadi yang melibatkan perasaannya. Padahal bukan tak mungkin, mengakui berbagai hal tersebut justru sangat berguna sebagai pemicu diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Aku Malu Mengakui Kalau Merasa Kesepian

Banyak pria sulit mengakui bahwa dirinya sedang merasa kesepian. Padahal, kesepian tak bisa disembuhkan loh hanya dengan mengajak teman-teman bertemu atau berkumpul. Perlu diketahui bahwa kesepian berbeda dengan sendirian. Bila kita merasa sendirian, hang out dengan sahabat atau sekedar bercengkrama dengan tetanggga sebelah rumah, sudah bisa menghapus rasa kesendirian kalian.

Sebaliknya kesepian tak bisa dihilangkan hanya dengan menghadirkan banyak teman atau keluarga. Nah, bila kalian pra pria merasa kesepian, jangan memendam rasa kesepian kalian. Pahami dan berbicaralah pada keluarga atau bila perlu temui psikiater agar kalian tak merasa depresi dengan hidup kalian.

Aku Seharusnya Memang Tidak Merasa Iri dengan sahabat Sendiri

emosi uang

Iri tentu bukan sikap yang baik, terlebih pada sahabat sendiri. Mengakui hal tersebut bisa menjadi problem tersendiri bagi para pria, karena mereka harus mengakui ketidakmampuan dan kekurangan dalam pencapaian hidup mereka. Namun mengakui hal tersebut malah akan sangat membantu para pria untuk memperbaiki diri mereka sehingga sifat iri tersebut tak akan mempengaruhi hubungan persahabatan yang sudah terjalin.

“Aduh, Aku Tak terlalu hebat di ranjang”

mengakui hal satu ini akan sangat sulit bagi para pria, karena ini area yang sensitif dan menunjukan harga diri mereka sebagai pria. Namun, bagaimana sesuatu hal bisa menjadi lebih baik jika tak tahu dimana letak kesalahannya. Mengakui kalian tak begitu hebat ketika bersama pasangan, bisa membuka kesempatan pada diri kalian untuk memperbaiki apa kekurangan kalian.

Aku Mungkin Salah Arah

Hidup terkadang berakhir bukan ditempat yang kita inginkan. Hal itu pun harus kalian akui. Sangat wajar bila apa yang kalian harapkan berbeda jauh dengan kenyataan. Tak ada yang salah dengan hal tersebut. Kalian hanya harus melakukan yang terbaik di setiap jalur yang sedang ditempuh. Dengan begitu tak ada rasa sesal dan rendah diri.

Aku Merasa Tak Begitu Menarik

 

Ketika kita mendengar orang bercerita tentang pengalaman hidup yang seru dan beragam, tentu kita akan merasa diri kita tak ada apa-apanya dibandingkan mereka. Namun, hal tersebut tak usah dihindari, akuilah hal tersebut. Dengan begitu kalian bisa menanamkan pada diri sendiri untuk berhenti membanding-bandingkan diri dengan orang lain karena hal itu tak akan ada habisnya dan hanya membuat hidup tidak bahagia.

Aku Belum Pernah Pergi Kemanapun

malas

Tentu akan sangat memalukan bagi pria bila diketahui tak pernah pergi liburan kemanapun selama hidupnya. Di jaman seperti sekarang, dengan begitu banyak kemudahan sudah tak ada alasan lagi untuk tidak bisa pergi liburan kemanapun. Tak usah minder dengan hal semacam itu, hal ini bukan berarti menandakan kalian kurang dalam segi finansial, tetapi kalian lebih memprioritaskan hal-hal lain yang lebih penting.

Aku Tak Mampu Membeli Barang-Barang “WAH”

Tak hanya wanita, para pria begitu memimpikan memiliki barang-barang mewah di hidupnya. Namun apa daya bila harapan tak sesuai kenyataan. Mereka hanya bisa membicarakannya atau bertukar pikiran mengenai barang-barang tersebut. Jangan pernah malu mengakui bahwa kalian tak mampu membeli barang-barang mewah, jujur tentang diri kalian akan lebih dihargai dari pada hanya membual-bual tinggi tentang suatu hal yang tak bisa dicapai.

Pasanganku Yang Memilihkan Baju

Para pria tak terlalu suka mengakui hal ini. Mengakui bahwa pasangannya lah yang selama ini memberikan saran menganai apa yang seharus dipakai atau tidak menunjukan ketidakmampuan mereka dalam mengurus dirinya sendiri. Tentu hal ini cukup memalukan bagi pria.

Buku Jendela Dunia Tapi Aku Tak Banyak Membaca

orang tua baca buku

Sebagai pria dewasa terkadang mereka dituntut harus update mengenai informasi yang sedang terjadi sekarang ini. Namun kenyataannya kebanyakan pria malah tak terlalu suka membaca hal-hal berat, membaca hanya untuk kesenangan saja. Dan hal ini tak terlalu suka dibahas oleh para pria.

Aku Terlalu Sering Menonton TV

Suka tidak suka, kebanyakan pria sangat menyukai menghabiskan waktu di depan televisi. Mereka lebih memilih menonton TV seharian dibandingkan mendengar pasangannya bercerita atau menghabiskan waktu bersama pasangan di luar. Untuk kalian para pria yang merasa seperti ini, sadarlah segera dan hentikan kebiasaan tersebut. Dengan begitu kalian bisa menyalurkan waktu kalian ke hal-hal yang lebih bermanfaat selain menonton TV.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Gobagi berusaha menyajikan informasi yang layak untuk diperbincangkan. Tak perlu khawatir dengan berita hoax, bohong dan lainnya, karena info menarik yang ditemui dalam situs ini sebelumnya sudah melalui proses kurasi. Dengan begitu situs ini ingin menghindari kesalahan informasi yang tak perlu.

Facebook

To Top