Tips

Kalau Sudah Begini, Sebaiknya Kamu Berhenti Minum Air Putih Dulu

Tak dapat dipungkiri, air putih memang memiliki manfaat besar untuk tubuh. Tanpa asupan air  yang cukup, tubuhmu akan mengalami dehidrasi. Air putih pun sangat bermaanfaat untuk kamu yang sedang berusaha menguruskan badan, air putih diyakini ampuh untuk membakar kalori berlebihan.

Pada dasarnya segala sesuatu yang berlebihan mamang tidak baik. Rasanya pun jadi kurang bijak bila mengonsumsi air putih secara berlebihan. Di balik manfaatnya yang luar biasa, air putih pun kurang baik bila terus menerus dikonsumsi dalam kondisi seperti ini. Bahkan kesehatan kamu pun bisa mejadi taruhannya. Berhentilah mengonsumsi air putih dalam 4 kondisi ini.

Air putih tak cukup untuk diminum saat kamu melakukan aktivitas yang berat dan lama

Melakukan aktivitas berat akan membuatmu banyak mengeluarkan keringat. Hal ini akan mengakibatkan kamu kehilangan elektrolit, seperti potasium dan sodium. Elektrolit yang hilang tidak bisa digantikan oleh air putih.

Nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh tersebut tidak terkandung dalam air putih. Untuk segera menggantikan kehilangan elektrolit tersebut kamu dapat minum air kelapa yang mengandung banyak elektolit alami. Kamu juga bisa langsung mengonsumsi minuman mengandung elektrolit yang dewasa ini semakin mudah dibeli.

Jangan meminum air putih saat kamu mulai merasa mabuk

Sebenarnya ini adalah kondisi yang cukup jarang terjadi. Meminum air putih terlalu banyak dapat melarutkan garam alami dalam tubuh. Kalau sudah begini bisa terjadi hiponatremia yang bisa membahayakan kesehatanmu. Hiponatremia dapat mengakibatkan pembengkakan sel, mual, muntah, kejang, hingga berujung pada kematian. Kondisi ini bisa saja terjadi pada atlet marathon yang memiliki kecenderungan untuk minum lebih banyak.

Jika warna urinemu agak kekuningan, itu berarti kamu telah mencapai status hidrasi optimal. Selamat! Berarti kamu telah cukup minum air putih

Kamu dapat mengetahui seberapa besar air yang dibutuhkan tubuh dari warna urinemu. Urine yang sedikit berwarna kuning gelap menunjukkan bahwa kamu harus lebih banyak minum air putih lagi. Kalau sudah begini berarti jumlah konsumsi air putih kamu harus ditambah. Namun bila warna urine kamu berubah menjadi hanya sedikit kekuningan itu berarti kamu telah mengonsumsi air putih.

Hindari meminum air putih sebelum atau selama makan besar. Bisa menyebabkan perutmu kembung loh!

Meminum air putih sebelum makan besar diyakini bisa membuat kamu makan tak terlalu banyak. Hal ini terjadi karena air putih yang diminum sebelum makan akan mengambil ruang di dalam perut dan menimbulkan perasaan tidak begitu lapar. Akibatnya makanan yang kamu konsumsi pun relatif lebih sedikit.

Cara ini seringkali dilakukan oleh orang-orang yang ingin menurunkan berat badannya. Namun sayangnya, meminum air putih sebelum atau selama makan juga akan menghasilkan efek kembung. Tentu ini ini membuat kamu merasa sangat tidak nyaman. Sebisa mungkin hindarilah mengonsumsi air putih dalam jumlah besar sebelum makan maupun selama makan.

 

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Warna Favorit Tak Sekedar Soal Selera, Tapi Menentukan Karakter Juga

Semua orang pasti punya warna favorit. Meskipun kamu bilang “tak punya warna kesukaan” secara tak sadar pasti ada preferensi khusus ketika memilih warna. Coba tengok isi lemari pakaianmu, pasti kamu bisa segera menemukan jumlah warna yang lebih banyak dibanding lainnya.

Dari penelitian, secara statistik warna biru adalah yang paling banyak difavoritkan oleh orang. Termasuk juga warna yang paling banyak dipilih mayoritas laki-laki. Sementara perempuan paling banyak memilih warna hitam. Sementara warna yang paling sedikit difavoritkan adalah warna kuning. Hanya 5 persen orang yang memilih warna ini sebagai kesukaan. Itu pun semakin menua, mereka yang tadinya memilih kuning akan beralih ke warna orange.

Dalam cabang ilmu psikologi, warna ini tak cuma dianggap angin lalu. Ada cabang keilmuan psikologi khusus yang mempelajari hal ini. Disebut pemilihan warna dipengaruhi oleh karakter. Lantas apa kata ilmu tersebut mengenai warna pilihanmu?

Biru Itu Tenang Dan Senang Keteraturan

Biru itu serupa warna lautan. Seringnya di asosiasikan dengan ketenangan. Mereka yang memfavoritkan warna biru biasanya gemar mencari kedamaian dan keteraturan dimanapun dia berada. Biasanya penyuka warna biru mudah bergaul dan sangat bisa diandalkan.

Merah Itu Senang Menjadi Pusat Perhatian Dan Ingin Terlihat Menarik

Meski belum ditemukan sebabnya, namun sejumlah studi menyebut bahwa warna merah cenderung lebih menarik perhatian dibandingkan warna yang lain. Beberapa menyebut hal ini berkaitan dengan insting dasar biologis tubuh yang cenderung memanas dan memerah jika merasa tertarik.

Meski tanpa sengaja, orang yang menyukai warna merah umumnya berasal dari kesadaran ini. Mereka merasa lebih diperhatikan jika menggunakan warna merah. Keinginan untuk selalu mendapat perhatian inilah yang kemudian mendorong seseorang menyukai warna merah.

Hijau Itu Sangat Memperhatikan Keuangan, Keamanan Dan Kesejahteraan

Hijau memang sering dikaitkan dengan alam dan lingkungan. Namun menurut psikologi warna,mereka yang memilih hijau umumnya adalah orang-orang yang mengutamakan kestaabilan keuangannya, sangat ingin mendapatkan rasa aman dan mengutamakan kesejahteraan.

Orange Itu Pembawaannya Santai Dan Mudah Bersahabat

Merka yang gemar warna oranye atau orange umumnya juga gemar menjadi pusat perhatian. Cenderung bersifat flamboyan, punya banyak teman dan tak senang sesuatu yang serius. Konon katanya penyuka warna oranye ini cenderung menunda pernikahan loh!

Abu-Abu Itu Senang Kebebasan Dan Sulit Berkomitmen

Warna ini berada diantara hitam dan abu-abu. Seperti warnanya yang “tak jelas”, karakter penyukanya juga tak terlalu senang komitmen. Menurut psikologi warna, penggemar warna ini hanya punya sedikit emosi, mudah bosan dan tak mau terikat.

Mereka tak punya sesuatu yang benar-benar disukai atau sesuatu yang benar-benar dibenci. Semua biasa saja untuk mereka. Hidupnya yang bebas dan tak mau terikat biasanya justru membuat penasaran banyak orang.

Merah Muda Itu Sedikit Naif Dan Apa Adanya

Penyuka merah muda itu bisa diibaratkan mereka yang selalu dalam kondisi anak-anak. Tak punya banyak kecurigaan, polos dan tidak punya perasaan negatif kepada orang lain. Sayangnya penyuka pink ini sering dimanfaatkan oleh orang lain.

Hitam Itu Moody, Tak Mau Ribet Namun Inginnya Yang Berkelas

Para penyuka hitam ini tidak mau berhadapan dengan segala keribetan. Mereka selalu ingin hal-hal yang berkualitas dan berkelas. Ujungnya karakternya cenderung moody alias mudah berubah-ubah jika menemui hal yang kurang disukainya.

Putih Itu Menganggap Dirinya Polos

Putih itu sering dikaitkan dengan suci dan kepolosan. Namun sesungguhnya penyuka warna putih itu tak begitu polos-polos amat. Namun mereka ingin meyakinkan orang lain bahwa diri mereka polos. Sementara sebetulnya mereka sama sekali tidak polos dan cenderung “pintar”.

Kuning Itu Idealis Dan Perfeksionis

Penyuka warna kuning itu cenderung idealis dan bahkan perfeksionis. Mereka juga punya optimisme yang di atas rata-rata. Sayangnya keinginan untuk segala sesuatu itu selalu sempurna mendorong orang dengan karakter ini jadi mudah cemburu dan iri.

Jadi Pilihan Warnamu Apa? Coba Sesuaikan Dengan Kendaraanmu!

 

Guna memperkuat karaktermu tentunya pas kalau kendaraan sehari-hari yang digunakan warnanya sesuai dengan yang kamu favoritkan.

Pilihan warna motornya tak banyak? Mungkin begitu alasanmu. Memang tak semua varian motor punya beragam warna. Tapi Suzuki Address Playful mencoba menjawab tantangan ini. Tak tanggung-tanggung varian ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodi menarik dan penuh gaya yang dapat disesuaikan dengan karakter kamu. Terdapat warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver. Suzuki juga menerjemahkan warna-warna ini sesuai karakter kamu.

Aura Yellow misalnya cocok untuk kamu yang mudah bergaul dan keberadaanmu selalu membawa keceriaan dengan orang sekelilingmu. Semangat, kreativitas dan kelucuanmu adalah kelebihan utamamu. Kegiatan favoritmu tak jauh-jauh dari kegiatan sport dan ekstrem.

Sementara untuk kamu yang selalu ingin tampil sempurna pasti lebih memilih warna Majestic Gold. Karena warna emasnya menggambarkan hal yang tak ternilai sekaligus elegan.

Fresh Green akan dipilih kamu yang punya sifat loyal terhadap kawan. Kamu juga termasuk orang-orang yang jujur dan senang berada di dalam komunitas untuk bersosialisasi. Warna hijau juga idientik dengan lingkungan dan warna yaang aktif.

Kalau kamu orang yang memilih stronger red adalah orang-orang yang optimis, passionate dan percaya diri. Kamu selalu semangat dan kreatif dalam melakukan segala sesuatu.

Nah, untuk kamu yang punya pengendalian diri yang baik akan diwakili dengan warna macho bright blue. Kamu cenderung hati-hati, tenang dan patuh terhadap aturan. Tapi meski teratur dan stabil bukan berarti kamu membosankan.

Selain warnanya yang menarik motor ini cocok untuk penggunaan harian karena dimensi bodinya yang mungil dengan dimensi pas dan seimbang. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dan ramping hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Skutik ini juga nyaman karena didukung suspensi depan dan belakang yang tangguh. Untuk bagian depan menggunakan suspensi tipe Telescopic Coil Spring Oil Damped. Sedangkan untuk belakang Suzuki Address Playful menggunakan suspensi tipe Swingarm Coil Spring Oil Damped.

Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 yang cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Jadi kamu pilih yang mana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Sponsored Content

Hasil Surveynya, Mereka Yang Pakai Motor Ini Yang Bahagia

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berhasil meraih penghargaan dalam kategori survei “Indeks Kebahagiaan Berkendara (IKB) 2017” yang diselenggarakan oleh Tabloid OTOMOTIF selama bulan Juni – Agustus 2017. Dalam acara yang dilangsungkan di Will’s Café & Resto, Plaza Kelapa Gading, Jakarta Utara, Suzuki berhasil menang dalam kategori bebek 150cc untuk Suzuki Satria F150 dan kategori skutik 110-125cc untuk Suzuki Address FI (Kategori Skutik 110-125cc).

Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara. Survei ini adalah cerminan konsumen Suzuki yang mendapatkan pengalaman menyenangkan melalui produk-produk Suzuki.

“Apresiasi yang diberikan oleh publik melalui survei IKB sangat berarti bagi kami sebagai upaya agar kami dapat terus mengembangkan inovasi di setiap produk Suzuki, termasuk ketiga produk yang unggul di kelasnya masing-masing pada survei ini. Karena pada akhirnya, kepuasan dan kebahagiaan konsumen saat menggunakan produk-produk Suzuki merupakan pencapaian yang tak ternilai, selaras dengan tujuan utama Suzuki dalam menciptakan produk bernilai tinggi yang berorientasi pada konsumen.” ujar Arviane D.B. Corporate PR PT. Suzuki Indomobil Sales.

Suzuki Satria F150 kembali bertahta sebagai jawara motor bebek 150cc dengan menyematkan teknologi Fuel Injection untuk motor hyper-underbone ini, sehingga pengendara dapat mengoptimalkan performa setiap fiturnya dengan mudah saat mengendarai Satria F150 yang diklaim sebagai motor bebek tercepat di kelasnya.
Sementara Suzuki Address FI merajai kategori Skutik 110-125 cc berkat transmisi CVT yang membuatnya semakin nyaman dikendarai. Selain itu, walau memiliki kabin yang luas bodi Suzuki Address FI cukup ramping dengan desain sporty yang menjadi andalan ke-210 responden yang mengendarai motor.

Survey IKB 2017 ini sendiri melibatkan total 455 responden yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai kendaraan sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi. Para responden yang terdiri dari pria dan wanita dengan kategori SES A sampai SES C melakukan survei IKB 2017 dengan mengisi angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Fitness Memang Sehat, Tapi Sering Posting Foto Fitness Jadi Pertanda Jiwa yang Tak Sehat

Mari kita buka-bukaan, dari sekian banyak teman yang kamu punya, mungkin ada satu orang yang kerap membagikan aktivitas olahraganya di laman media sosial, khususnya Facebook. Atau bisa jadi diri ini adalah salah satu dari mereka?

“Lumayan, lari 5 km sebelum ngantor pagi ini,” lengkap disertai foto yang menunjukkan diri sedang berkeringat dipagi hari. Meski kita sendiri kadang tak tahu betul, itu keringat sungguhan atau sisa air yang dipakai membasuh wajah.

Beberapa saat sebelum membagikan foto dan postingan status tersebut, kamu mungkin akan tersenyum tipis. Sembari berpikir bahwa hidupmu jauh lebih baik dibanding yang lain. Tapi jangan dulu senang Kawan, karena bisa jadi kamu sedang mengalami gangguan dalam hal kejiwaan.

Tidak percaya? Para ahli dari Universitas Brunel di London melakukan sebuah penelitian terhadap mereka yang kerap membagikan aktivitas fitness di laman media sosial, hasilnya ditemukan bahwa mereka yang kerap melakukan aktivitas tersebut adalah seseorang yang sedang mengalami gangguan jiwa. Hasil ini jadi bukti yang cukup untuk membuat kita bertanya? Seberapa gilakah diriku?

Kecanduan Akan Sebuah Penghargaan, Jadi Faktor Utama yang Kerap Memicu Seseorang Berbuat Demikian

Teknologi telah mengubah banyak perilaku manusia dalam melakukan sesuatu. Dan salah satunya adalah mendokumentasikan kegiatan melalui telepon genggam jadi sesuatu yang wajib untuk dilakukan. Bahkan kebiasaan ini nyaris dilakukan semua orang.

Untuk mereka yang kebetulan berprofesi sebagai personal trainer olahraga, ini tentu jadi salah satu kebutuhan akan pekerjaan. Lalu bagaimana dengan mereka yang tak berprofesi sebagai personal trainer olahraga? Kegiatan ini kerap jadi ajang untuk menunjukkan brand yang dikenakan hingga sejauh mana mereka telah menghasilkan keringat.

Bahkan penelitian dari profesor James Fowler dari University of California mengatakan tak hanya untuk diakui oleh sesama, media sosial jadi salah satu wadah yang mempengaruhi motivasi seseorang untuk berolahraga. Beliau mengatakan bahwa seseorang akan mencoba berolahraga dan makan sehat apabila dia melihat dan mendengar temannya melakukan hal tersebut.

Padahal Bentuk Tanda Suka dan Komentar Berisi Pujian yang Disampaikan Orang-orang Tak Selalu Benar

Konon hal ini lebih sering dirasakan oleh generasi muda yang dibesarkan kemajuan zaman lewat sosial media Facebook dan Twitter. Orang-orang ini kerap berpikir bahwa membagikan potret yang memperlihatkan aktivitas olahraga, jadi salah satu rangkaian kehidupan masa kini.

Kita boleh merasa bangga atas jumlah like yang diterima pada setiap postingan. Tapi jika semua itu tak berarti  untuk kehidupan nyata, untuk apa? Toh tanda suka yang orang lain kirimkan, bisa juga jadi salah satu bentuk tak suka yang mereka resahkan.

Di kolom komentar dirinya bisa saja memuji pencapaian yang kamu bagikan. Akan tetapi jauh didalam hatinya, hal-hal seperti ini dianggap sebagai salah satu bentuk kesombongan.

Biar Bagaimana pun Membakar Kalori Hanya Dilakukan dengan Gerakan Bukan dengan Posting Foto di Media Sosial

Seorang psikolog olahraga dari Amerika Serikat bernama Jerry Lynch, Ph.D., mengatakan bahwa sifat adiktif seseorang terhadap smartphone membuat pelari menghabiskan terlalu banyak waktu di media sosial ketimbang aktivitas berlarinya.

Ungkapan ini sekaligus jadi gambaran akan sikap-sikap yang kerap kita tunjukkan. Tak perlu olahraga dengan durasi waktu yang lama, jika sudah berhasil mengirimkan status atau foto di timeline media sosial rasanya sudah cukup, mungkin begitu pikir kita.

Karena Olahraga yang Baik Tentu Membutuhkan Fokus, Pikiranmu Tak Boleh Terbagi

Menurut Dr Michael Rebold, asisten profesor ilmu latihan integratif di Hiram University, “Menggunakan handphone berarti perhatian Anda terbagi. Hal ini dapat mengganggu kestabilan bentuk postur tubuh Anda, serta memungkinkan Anda jatuh atau mengalami cedera muskuloskeletal”.

Karena biar bagaimana pun, membagi fokus pikiran dengan smartphone saat tengah berolahraga, sebenarnya membuang-buang waktu saja. Agaknya kita memang harus memfokuskan pikiran pada aktivitas olahraga. Bukan malah sibuk berpikir akan bagaimana caranya mengambil angle foto yang pas untuk di-posting di Instagram.

Dan Posting Status Sesaat Sebelum Berolahraga Jadi Bukti Kamu Tak Sedang Sungguh-sungguh Berolahraga

Tak pelak lagi, jika sudah begini sebagian besar waktumu pun akan terpotong begitu saja hanya karena menunggu respon dari mereka atas apa yang sedang kamu lakukan.  Sebagai contoh kamu mungkin bisa berlari sepanjang 15 menit setiap pagi. Namun oleh karena keinginanmu untuk dilihat dan dipuji oleh teman-temanmu di media sosial, waktu yang seharusnya bisa pakai untuk berolahraga justru terpotong begitu saja. Ini jelas mengurangi kesungguhanmu berolahraga.

Sesuatu yang harus kita pahami, jika memang ternayata hanya untuk pamer saja, sebaiknya tak perlu olahraga. Kecuali kamu memang menjadikan hal tersebut sebagai kebutuhan. Entah itu instruktur senam atau olahragawan yang kerap memberikan tips seputar olahraga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Karena Sehat Itu Mahal, Terapkan Gaya Hidup Ini Sebagai Investasi Kesehatanmu Sebelum Hari Tua

Masih ingat momen ketika Ketua DPR Setya Novanto masuk rumah sakit dan (katanya) menjalani perawatan intensif? Berdasarkan keterangan pengacaranya, Novanto harus dirawat lantaran gangguan jantung dan kadar gula darahnya meningkat. Padahal, sosok seperti Setya Novanto seharusnya dituntut punya kondisi kesehatan prima. Mungkin bukan hanya Novanto, masih banyak orang yang baru memasuki usia paruh baya namun sudah harus bergelut dengan kondisi kesehatan yang bermasalah.

Sementara kamu, yang sedang giat-giatnya bekerja, jangan sampai malah jadi lalai dengan kesehatanmu. Mungkin kamu merasa sehat-sehat saja, tapi tak ada yang tahu kondisi tubuhmu yang sebenarnya. Lagi pula, bukankah ada ungkapan “Lebih baik mencegah daripada mengobati”. Karenanya, sebelum terlambat, mulailah peduli dengan kondisi kesehatanmu ya Kawan! Hitung-hitung, sebagai investasimu dihari tua kelak.

Mulailah Aktif Berolahraga, Demi Tubuh Sehat dan Pikiran yang Segar Setiap Harinya

Buang jauh-jauh pemikiran kalau olahraga itu melelahkan. Sebaliknya, banyak-banyak berolahraga akan mendatangkan sejuta manfaat untuk tubuhmu. Kamu tak hanya mengurangi risiko datangnya berbagai macam penyakit, tapi peredaran darahmu jadi kian lancar karena jantung bekerja lebih baik sehingga dapat menyalurkan darah dengan baik ke seluruh tubuh.

Nah, kalau peredaran darah lancar, kamu tak akan mudah stres. Oksigen yang masuk ke otak pun lancar sehingga meningkatkan kerja otak hingga mendorong tubuhmu agar tetap bisa beraktivitas dengan stamina yang fit. Jangan ragu memulai olahraga, kamu bisa mulai dengan melakukan gerakan stretching atau melihat berbagai tutorialnya di YouTube.

Punya Waktu Tidur yang Cukup Itu Harus, Agar Stamina Tubuh Tak Mudah Tergerus

Tidur itu obat yang paling alami saat tubuh merasa letih. Tapi kita kerap meremehkannya. Bukannya memperbaiki jam tidur, malah cenderung menunda-nunda waktu tidur alias begadang hingga dini hari. Punya jam tidur yang cukup itu penting demi metabolisme tubuh bahkan membantu tubuh agar mampu memperbaiki sel yang rusak dengan baik. Sementara kalau kamu malah jadi kurang tidur, siap-siap dihadang beragam persoalan kesehatan seperti ancaman hipertensi, diabetes, obesitas, dan sebagainya. Jadi, pastikan kamu dapat tidur 7-9 jam sehari ya!

Sempatkan Diri Untuk Sarapan, Kondisi Tubuhmu Pada Pagi Hari Sangat Membutuhkan Asupan

Hingga hari ini, masih banyak orang yang memilih melewatkan sarapan dengan alasan tidak sempat. Padahal, sarapan adalah waktu makan paling penting. Asupan makanan dipagi hari akan memberikan energi bagi tubuh agar mampu melakoni aktivitas hingga siang hari. Jadi, kalau kamu membiarkan perut kosong sejak pagi, itu sama saja kamu tak memedulikan kesehatanmu.

Jika Tubuhmu Mulai Lelah, Beristirahatlah Sejenak daripada Dipaksa Bekerja Namun Justru Sakit Pada Kemudian Hari

Tubuh biasanya akan mengirim sinyal kalau sudah merasa lelah. Nah, kalau kamu sudah merasakan tanda-tanda yang tidak beres saat kamu bekerja, semisal pusing, pegal-pegal, hingga hilang konsentrasi, lebih baik berhenti dulu dari aktivitasmu dan ambil waktu istirahat sejenak. Kamu bisa mengakalinya dengan berjalan-jalan di luar ruangan atau berbaring sejenak. Paling tidak, ada baiknya kamu beranjak dari depan layar komputer.

Perbanyak Minum Air Putih Agar Ginjalmu Sehat dan Tubuh Pun Bugar

Dalam sehari, kamu dianjurkan minum delapan gelas air putih supaya kebutuhan cairan untuk tubuh terpenuhi. Menjaga hidup itu penting dan berbuat baik itu bisa diawali pada diri sendiri dengan menyayangi kesehatan.  Minum air putih yang cukup, selain menyehatkan ginjal, juga membuat tubuh jadi bugar dan stamina tetap fit.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Trending

Keluh Kesah Para Dokter, Susah-susah Sekolah Cuma Buat Nakut-nakutin Anak

“Nanti kalau bandel, Mama panggil Pak Dokter lho biar disuntik.”

Saat kamu masih kecil, ibumu mungkin pernah mengungkapkan hal ini. Sadar tak sadar, kamu perlu tahu, kalimat itulah yang sejatinya membuat kita memiliki kesan ‘angker’ pada dokter sejak kecil. Padahal tidak seharusnya demikian. Tak sedikit dokter yang mengaku sedih mendapati bahwa di luar sana masih banyak anak kecil yang takut untuk diperiksa hanya karena paranoid dengan keberadaan dokter di dekat mereka.

Untukmu yang bukan dokter, mungkin ke depannya tak perlu lagi menakut-nakuti anak kecil, entah dia anakmu atau keponakanmu, dengan ancaman demikian. Dokter itu bukanlah sebuah profesi yang perlu ditakuti. Apa lagi bagi kita yang awam, bukankah sudah sering mendengar perjuangan berat seorang calon dokter selama menempuh studi mereka? Karenanya, untuk menghargai jasa sekaligus perjuangan para dokter, setiap tanggal 24 Oktober diperingati sebagai Hari Dokter Nasional. Mungkin kalau ada temanmu, saudara, atau kamu bahkan punya kenalan seorang dokter, jangan sungkan untuk mengucapkan “Selamat hari Dokter!”

Bukan Perkara Mudah, Berjuang dengan Masa Studi yang Relatif Panjang Sungguh Membuat Para Calon Dokter Jadi Pribadi yang Tabah

Profesi ini istimewa sekaligus penuh risiko mengingat pekerjaan mereka punya sangkut paut terhadap keselamatan seseorang. Karenanya, untuk jadi seorang dokter, seorang mahasiswa kedokteran pun harus menempuh proses yang lebih panjang dibanding jurusan lainnya. Umumnya setelah berkuliah selama sekitar 3,5 tahun, kita akan diwisuda sebagai sarjana. Meski hal ini juga berlaku bagi mahasiswa kedokteran, namun mereka harus menjalani masa co-assistant atau yang akrab disebut koas selama dua tahun. Belum lagi ada uji kompetensi, jadi dokter magang selama setahun, baru bisa mendapatkan izin praktik atau bekerja di rumah sakit.

Perlu Komitmen dan Kesungguhan Hati, Sebab Jasa Seorang Dokter Akan Dikenang Hingga Dia Tiada

Untukmu yang mudah bosan, jangan sekali-kali berpikir menjajal profesi sebagai dokter. Selain butuh waktu yang tak sebentar, menjadi seorang dokter adalah sebuah panggilan dari hati. Profesi ini tak bisa hanya mengandalkan mimpi ‘agar-cepat-kaya’. Memang, sebagian orang mengira kalau jadi dokter pasti gajinya besar, tapi selain ada perjuangan yang besar, mereka yang memutuskan mengabdi pada profesi ini pun punya kesungguhan hati yang luar biasa. Itulah mengapa para dokter pasti sebelumnya melakukan sumpah dokter sebagai bukti komitmen mereka terhadap profesi yang satu ini.

Mereka Harus Siap Siaga Setiap Waktu, Karenanya Mereka pun Harus Terbiasa dengan Jam Kerja yang Tak Menentu

Tiba-tiba ada kecelakaan saat dini hari, dokter jaga pun harus sigap memberikan penanganan terhadap para korban cedera. Hal-hal semacam itu sudah jadi makanan sehari-hari para dokter. Mereka yang menganjurkanmu tidur tujuh jam sehari, justru mungkin ada yang hanya tidur 3-4 jam seharinya. Demi loyalitas terhadap profesi, para dokter ini dituntut siaga setiap waktu. Kamu yang punya pasangan seorang dokter, tak perlu bersedih. Sebaliknya, kamu harus bangga dan memberi dukungan setiap waktu. Sebab apa yang mereka lakukan sungguh patut diapresiasi.

Dibalik Kuatnya Mental Para Dokter, Akan Ada Momen dimana Mereka Begitu Rindu Menikmati Weekend dan Family Time

Mental para dokter sudah terlatih untuk tidak mudah homesick. Apalagi mereka yang ditugaskan di daerah, menjadi dokter sungguh perlu pengorbanan besar. Family time pun jadi momen mewah yang jarang dirasakan para dokter ini. Tapi sekuat-kuatnya mental mereka, dokter tetaplah manusia yang punya rasa. Rasa rindu pada keluarga, kekasih, sahabat, bahkan me-time jelas terasa. Hanya saja, mereka selalu dilatih untuk mengutamakan panggilan jiwa dibanding kesenangan pribadi.

Sejak Mahasiswa, Mereka Dituntut Punya Simpati dan Empati yang Mendalam. Bukankah Tak Adil Kalau Keberadaan Dokter Justru Jadi Alat Orangtua untuk Menakuti-nakuti sang Anak?

Sekali lagi, saat masih menjadi mahasiswa kedokteran, para calon dokter dituntut tak hanya peduli dengan masalah kesehatan, tapi juga harus terbiasa menanamkan simpati dan empati kepada orang lain. Mereka harus cekatan untuk menolong orang dan terbiasa untuk menomorsatukan kesehatan orang lain dibalik kesenangan pribadi. Itulah mengapa saat berjumpa dengan dokter, bukan hal sulit untuk memberikan senyuman terbaik mereka pada pasiennya. Nah untuk para orangtua, yuk ubah stereotipe dokter itu menyeramkan seperti yang selama ini sudah terlanjur melekat pada kepala sebagian anak-anak!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

MOST SHARE

To Top