Tips

Kalau Buatmu Antri Di Kasir Itu Menyebalkan, Ini Caranya Agar Antrimu Lebih Cepat

Suatu ketika kamu pergi ke sebuah hypermart hanya untuk membeli satu dua barang. Tanpa kamu sadari, ternyata saat itu adalah awal bulan ketika orang baru menerima gaji dan kebetulan pula waktunnya jatuh pada weekend. Hasilnya? Antrian pun mengular karena banyak yang berbelanja di saat yang sama.

Ketika kamu mengantri pada saat kasir penuh memang membutuhkan kesabaran ekstra dan mental sekuat baja. Pasalnya saat mengantri pasti ada saja gangguan terjadi. Seperti mesin kasir yang mati, kasir tidak punya uang kembalian, pembeli lain yang menyerobot antrian, dan sebagainya. Waktu kita banyak terbuang percuma hanya untuk sekedar membayar belanjaan.

Tapi apa iya tidak ada cara yang lebih efisien dalam mengantri? Nah, berikut ini tips yang bisa kamu terapkan agar antrian di kasir ketika berbelanja di supermarket bisa lebih cepat.

Pilih Antrian Dengan Belanjaan Banyak Tapi Orangnya Sedikit, Dibandingkan Belanjaan Sedikit Tapi Orangnya Banyak

mengantri supermarket

Dan Meyer, seorang mantan guru matematika di sekolah menengah atas yang sekarang menjadi Chief Academic Officer di lembaga Desmos melakukan penelitian tentang mengantri. Ia menemukan fakta bahwa mengantri di belakang orang dengan belanjaan lebih sedikit namun jumlah orangnya banyak adalah pilihan yang buruk.

Alasannya sederhana, ketika seseorang melakukan pembayaran, petugas kasir akan menyapa ramah terlebih dahulu. Kemudian menscan belanjaan, sambil memasukan ke kantung plastik, kemudian menjumlahkan. Setelah didapatkan total harga, pembeli melakukan pembayaran, bisa dengan cash yang berarti kasir harus menghitung dan memberi kembalian. Atau dengan kartu yang berarti proses gesek kartu dan memasukan nomor.

Di antrian dengan belanjaan banyak tapi orangnya sedikit, proses dari menyapa hingga gesek kartu hanya perlu dilakukan sekali dua kali. Sementara dengan antrian dengan orangnya banyak tapi belanjaan sedikit, proses ini akan dilakukan berulang kali untuk setiap konsumen yang membayar. Lebih cepat dalam hal scan barang memang, tapi banyak proses berulang yang tidak perlu, yang berarti pula banyak waktu yang terbuang bukan.

Pilihlah Antrian Dengan Letak Kasirnya Ada Di Sebelah Kiri Kamu

mengantri dorongan

Robert Samuel, seorang pendiri Same Ole Line Dudes sebuah layanan yang menawarkan pengantri profesional mengatakan, orang-orang yang terbiasa menggunakan tangan kanan biasanya akan memilih kasir yang berada di sebelah kanan mereka juga. Sementara hingga saat ini mayoritas populasi manusia menggunakan tangan kanan.

Karena itu Kamu bisa manfaatkan data statistik ini. Caranya dengan memimilih antrian dengan letak kasirnya di sebelah kirimu, walaupun sebenarnya kamu bukan seorang yang kidal. Karena secara natural lebih sedikit orang memilih antrian ini.

Statistik Menunjukan, Kasir Wanita Bisa Melayanimu Lebih Cepat, Tapi Jangan Pilih Yang Cerewet

mulut

Dari keterangannya Samuel melanjutkan, kasir wanita biasanya lebih cepat dan tanggap saat melakukan proses transaksi di kasir. Kenapa? Karena biasanya sifat wanita yang lebih teliti sehingga jarang melakukan kesalahan dan lebih akurat.

Kendati demikian, A.J. Marsden seorang asisten profesor di Beacon College di Leesburg menyarankan untuk terlebih dahulu memperhatikan sikap sang kasir wanita tersebut. Hindari mereka yang terlalu ‘cerewet’ dan berkomentar banyak dengan barang belanjaan konsumennya.

“Baju ini memang paling laku loh di sini!”

Atau

“suka coklat juga ya”

Obrolan macam ini memang bisa mencairkan suasana dan ramah. Namun, tentunya basa-basi ini akan memperlambat proses transaksi. Ujungnya, waktumu juga yang terbuang percuma.

Pilih kasir tipe tersebut jika benar-benar dalam keadaan terdesak atau ketika kebetulan kasir tersebut sedang sepi dan tidak ada yang mengantri.

Pilih Antrian Dengan Orang-Orang Yang Jenis Belanjaannya Sedikit Walaupun Jumlah Barangnya Banyak

mengantri

Sebelum masuk ke antrian, lihat dulu orang-orang yang sedang mengantri. Secara cepat kamu harus melihat bagaimana jenis-jenis belanjaan mereka. Pilihlah antrian dengan orang-orang yang jenis belanjaannya sedikit, walaupun jumlah barangnya banyak.

Kenapa demikian? Karena beberapa kasir punya opsi perkalian di mesinnya. Jadi jika ada orang yang membeli 6 minuman soda, si kasir hanya melakukan scan satu kali. Kemudian mengetikan angka 6 di mesinnya. Bandingkan dengan antrian yang orangnya membeli, minuman soda, shampo, sabun, sabun cuci piring, sabun mandi, coklat. Si kasir harus menscan sebanyak 6 kali.

Dan meskipun kasir tidak punya opsi perkalian, barang yang sama akan lebih cepat diproses. Karena si kasir sudah tau dimana letak barcode yang harus di scan. Sehingga walaupun jumlahnya banyak, ia hanya perlu melakukan satu kali proses pencarian letak barcode.

Bukan Bermaksud Tak Menghormati, Tapi Orang-orang Lanjut Usia Akan Membutuhkan Waktu Lebih Lama

sudah tua

Tak hanya memperhatikan beberapa orang yang tersisa ketika kamu sedang mengantri, namun perhatikan juga berapa usia mereka. Profesor Marsden mengatakan orang yang lebih tua akan memakan waktu yang lebih lama. Wajar, karena orang tua biasanya mengalami beberapa kesulitan dalam melakukan proses check out barang atau saat menggunakan kartu kredit untuk membayar misalnya.

Kamu Juga Bisa Mempercepat Proses Transaksi Di Antrian

antri

Tak Cuma bergantung dengan orang lain di antrian, kamu pun bisa mempercepat proses transaksi kamu di kasir. Samuel memberikan beberapa langkah yang bisa kamu ambil.

Pertama, ketika menaruh belanjaan di meja kasir, letakan dengan barcode sudah menghadap sang petugas.

Kedua, kalau membeli baju, lepaskan gantungan bajunya dan keluarkan tag baju tempat diletakan barcode.

Ketiga, beberapa pusat perbelanjaan punya jalur ekspres. Namun biasanya jumlah belanjaan dibatasi hanya beberapa item saja. Kalau kamu membawa teman atau keluarga, pecah belanjaanmu sebanyak jumlah teman untuk bisa masuk dalam kategori ekspres ini.

Terakhir, Mengantri Itu Adalah Urusan Mental, Seringnya Memang Kamu Harus Sabar

Banyak orang yang lebih konsentrasi pada panjangnya antrian yang akan dilalui daripada seberapa cepat antrian bergerak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Profesor Ziv Carmon dan Profesor Daniel Kahneman dari Universitas Princeton ditemukan bahwa, orang lebih banyak memilih mengantri di antrian yang pendek dengan pergerakan lambat dibanding antrian yang panjang dengan pergerakan yang lebih cepat.

Menunggu adalah kegiatan yang paling mudah membuat mental seseorang gelisah karena ketidakpastian yang mungkin diterimanya. Maka dari itu selama kamu mengantri, ada baiknya untuk menyibukkan diri dengan hal lain dibanding sibuk memikirkan antrian panjang di depan. Caranya bisa dengan bermain smartphone atau mengobrol dengan orang yang sama-sama mengantri. Cara ini ampuh untuk membunuh rasa bosan ketika menunggu dan perasaan gelisah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top