Feature

Jika Kamu Telah Mengalami 7 Hal Ini, Berarti Kamu Berhak Disebut “Pemuda Masa Kini”! Selamat!

Zaman memang selalu berkembang dan berubah dengan cepat. Konon, Bukan anak muda masa kini kalau tidak ikut tergerus dalam arus perkembangan teknologi. Terutama teknologi telepon pintar alias smartphone. Berbagai fitur yang ditawarkan smartphone membuat dunia serasa dalam genggaman. Cuma butuh kelincahan jempol dan koneksi internet, batas jarak ruang dan waktu pun tersamarkan. Iya kan?

Bagi anak muda masa kini, rasanya dunia akan segera berakhir jika hal-hal yang berkaitan dengan smartphone dan internet tidak berjalan sebagaimana mestinya. 7 hal ini adalah bukti bagaimana smartphone dan internet memiliki kedudukan begitu penting dalam hidup pemuda masa kini.

1. Dompet atau smartphone? Sayangnya sebagian anak muda masa kini lebih memilih ketinggalan dompet dari pada smartphone kesayangannya!

Iya, anak muda masa kini  lebih memilih lupa membawa dompet daripada meninggalkan smartphone-nya. Lupa membawa smartphone mampu membuat anak muda masa kini merasa hampa.  Apalagi saat berkumpul bersama teman-temanmu yang malah asyik dengan smartphone-nya masing-masing, kamu hanya bisa termenung, tanpa tahu harus harus melakukan apa.

Keberadaan smartphone juga akan membuat kegiatan menunggu tak begitu terasa membosankan. Kamu bisa menghabiskan waktu dengan melakukan kegiatan berguna lewat smartphone-mu. Kalau sudah begini, waktu pun akan terasa berlalu dengan demikian cepat.

2. Saat Baterai smartphone lowbat, power bank bisa menjadi penyelamat. Tak heran bila power bank tidak pernah absen dibawa kemana-mana!

Baterai lowbat bisa jadi masalah besar. Kamu enggak akan bisa eksis apalagi narsis. Kamu akan khawatir sebab tak bisa lagi memantau social mediamu. Power bank bisa menjadi penyelamat saat baterai smartphone lowbat. Jangan heran kalau melihat orang yang selalu membawa power bank kemana-mana. Untuk anak muda masa kini, power bank adalah penolong. Akan jadi masalah besar jika baterai smartphone lowbat pada saat tidak membawa power bank. Kamu pun tak akan lagi tenang menjalani hari.

3. Baterai smartphone lowbat, bawa charger sih, tapi colokan penuh. Sudahlah… Hanya bisa sabar menunggu giliran

Saat baterai smartphone-mu lowbat dan kamu kebetulan membawa charger, kamu bisa mencari colokan. Tidak sulit mencari colokan. Kamu bisa mencari kafe atau tempat makan yang memberi fasilitas free wifi dan colokannya. Kamu bisa mengunjungi tempat ini dan mengisi baterai smartphone-mu. Namun jika pada saat itu, colokannya sedang penuh, kamu harus sabar menunggu ya!

4. Kalau enggak punya pulsa sih masih bisa santai. Tapi kalau enggak punya paket data, harus buru-buru beli nih!

Anak muda masa kini tidak begitu membutuhkan pulsa, yang mereka butuhkan adalah paket data. Mereka akan lebih was-was kalau paket data sebentar lagi habis daripada tidak mempunyai pulsa. Hal in tidak mengherankan. Meski tidak memiliki pulsa, ketersediaan paket data memungkinkan kamu untuk menghubungi teman lewat whastApp, DM di twitter, path messenger, BMM dan lainnya.

5. Saat tugas kantor lagi numpuk-numpuknya, paket data malah habis. Terpaksa jadi fakir kuota deh!

Di kehidupan anak muda masa kini, ada istilah fakir kuota. Sebutan untuk orang yang kuotanya terbatas atau malah paket datanya sudah habis. Kalau kamu sedang fakir kuota,  terus lagi banyak tugas kantor, salah satu solusinya adalah berburu kafe yang menyediakan fasilitas wifi gratis. Nongkrong berjam-jam demi berselancar di dunia maya. Tapi akan menjadi sedikit kurang nyaman ketika kamu datang ke kafe, sudah membeli minuman, namun kamu malah terus gagal terhubung dengan wifi. Hal itu mungkin disebabkan, karena selain kamu sudah banyak orang yang juga berburu wifi di tempat tersebut.

6. Sinyal hilang dan labil sudah cukup untuk bikin anak muda masa kini mendadak galau!

Kuota internet tentu saja berhubungan dengan penyedia jasa provider. Terkadang sinyal data dari internet provider tiba-tiba hilang cukup lama. Hal ini menyebabkan penggunanya tidak bisa connect internet. Itu bisa menjadi masalah yang tak sepele untuk anak muda jaman sekarang. Jangankan sinyal provider yang mendadak hilang, koneksi internet yang kurang baik pun bisa membuat mereka merasa terganggu.

7. Checkin di social media itu penting banget buat anak muda masa kini! Kalau pas mau checkin gak bisa terus, wah bisa-bisa jadi enggak semangat lagi deh!

Bisa berkumpul dengan orang-orang terdekat di suatu tempat sambil membicarakan hal-hal yang bersifat intim tentu akan terasa menyenangkan. Namun bagi anak masa kini sekarang kegembiraan itu akan langsung hilang begitu mereka tak bisa bisa checkin di sosial medianya. Entah karena koneksinya yang bermasalah atau kendala lainnya.

Menilik hal itu, tak heran rasanya bila smartphone dan internet adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan dengan kehidupan anak masa kini. Perlu diingat bahwa segala sesuatu yang digunakan secara berlebihan, biasanya membawa efek yang kurang baik. Akan lebih baik, bila kita bisa menyikapi kemajuan teknologi dengan bijak.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bagaimana Motor Ini Mampu Memecahkan Rekor MURI?

Sepeda motor yang satu ini tergolong anyar, baru diluncurkan pada Maret 2017. Meski masih “produk baru” tapi bukan berarti Suzuki GSX S 150 “anak bau kencur” atau “anak bawang” dalam hal prestasi.

Motor sport dengan desain naked (telenjang) non fairing ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Republik Indonesia (MURI) dalam kategori aksi freestyle menggunakan 50 motor dengan 50 pengendara dalam waktu bersamaan.

Aksi pecahkan rekor MURI dilakukan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pada hajatan Otobursa Tumplek Blek di Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta lalu. Pemecahan rekor MURI, berupa aksi freestyle melibatkan 50 motor Suzuki GSX S 150 dengan jumlah peserta 50 orang yang belum pernah dilakukan dalam satu waktu bersamaan. Mereka secara bersama-sama melakukan beragam aksi yang sulit dan menegangkan di hadapan pengunjung yang hadir.

Dalam pemantauan Tim MURI, aksi yang dilakukan para peserta ini sudah memenuhi syarat yaitu jumlahnya banyak yakni 50 biker dan menggunakan 1 jenis motor yang sama secara berbarengan. Uniknya aksi freestyle ini menggunakan Suzuki GSX S 150 dalam kondisi standar ting-ting, alias tanpa modifikasi apapun. Standar pabrik asli.

Sebanyak 50 freestyler yang menunggang GSX S 150 berasal dari berbagai daerah, seperti Garut, Bandung, Bekasi, Jakarta, Bogor, Lampung dan Tangerang. Ajang ini sekaligus membuktikan secara langsung dan otentik, bahwa Suzuki GSX S 150 dalam kondisi standar merupakan motor yang user friendly, sangat mudah dikendarai dan dikendalikan.

Hal ini dimungkinkan karena dimensi dari motor garapan Suzuki menggunakan rangka Single Cradle. Ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup bongsor untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Kestabilan ini berlanjut hingga urusan kaki-kaki. Di depan menggunakan suspensi teleskopik besar dengan di belakang mengusung tipe monoshock guna menambah kestabilan berkendara. Velg alloy berukuran 2,15 inchi di depan dan 3,5 inchi di belakang dibalut ban depan 90.

Joki freestyle mengakui beberapa gaya dasar dalam freestyle tidak sulit dilakukan dengan GSX S 150 seperti wheelie, stoppie, circle dan burn-out. Tentunya tak mudah melakukan trik “menghabiskan ban” itu tanpa mesin dengan tenaga besar.

Tak masalah karena Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Kami ingin menunjukan keunggulan dari Suzuki GSX S 150 yaitu bobot yang ringan, handling yang mumupuni dan proposi kendaraan yang didesain khusus untuk pasar Indonesia. Sehingga sangat mudah dan nyaman dikendarai, termasuk ketika digunakan untuk melakukan aksi freestyle,” kata Sales & Department 2W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales Yohan Yahya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top