Trending

Instagram Jadi Sosial Media Perusak Mental, Penelitian Ini Membuktikannya

Media sosial telah menjadi salah satu alat interaksi yang tak bisa lepas dari kehidupan era digital. Hadir dengan berbagai jenis yang beragam membuat kita lebih leluasa untuk menyampaikan gagasan. Dari banyaknya sosial media yang ditawarkan, Instagram jadi salah satu media sosial yang banyak digunakan. Platform yang tadinya hanya diperuntukan untuk berbagi foto dan video kini meluaskan sayapnya dengan berbagai fitur baru yang lebih menarik, sehingga membuat seseorang lebih leluasa untuk mengutarakan rasa. Bahkan hal-hal kecil yang sebenarnya tidak penting bagi orang lain. Dinilai sebagai aktivitas interaksi yang baik, justru kegiatan ini telah merusak kesehatan mental penggunanya.

Hal ini juga dibenarkan oleh survey bertajuk Status of Mind yang dilakukan oleh The Royal Society for Public Health. dengan melibatkan 1.479 orang remaja usia 14 hingga 24 tahun, yang berasal dari Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia. Mereka diminta untuk menilai media sosial apa saja yang mempengaruhi kehidupan mereka. Hasilnya instagram jadi media sosial pertama yang paling berdampak buruk untuk kesehatan mental seseorang. Tanpa bermaksud untuk menerka-nerka, beberapa hal ini mungkin bisa menjadi gambaran.

Platform Yang Tadinya Ditujukan Untuk Berbagi Foto, Berubah Jadi Sumber Depresi Hingga Intimidasi

Berada pada urutan pertama media sosial yang berpotensi merusak kesehatan mental, bukan hanya dugaan belaka. Instagram tercacat sebagai wadah yang memberi dampak negatif berbahaya. Dimulai dari membahayakan persepsi citra tubuh, meningkatkan rasa takut kehilangan dan menyita waktu tidur yang dimiliki. Hadir dengan lebih menonjol pada sisi gambar, memang membuat instagram lebih digandrungi orang.

Namun siapa sangka justru dari sanalah pengaruh buruk itu berasal. Sisi visual yang dihadirkan pada instagram membentuk citra baru akan bentuk tubuh indah dan wajah tampan yang dijadikan patokan. Belum lagi berbagai macam iklan produk kecantikan, fashion style, berbagai foto barang mewah hingga gaya hidup para selebgram yang ingin diaplikasikan kemudian berubah jadi bumerang yang menyakitkan baik secara fisik maupun mental karena kenyataan hidup yang dipunya tak sebanding dengan apa yang ditonton pada instagram. Kemampuan yang tak mencukupi pun akhirnya melahirkan depresi pagi jiwa, hingga intimidasi pada diri sendiri.

Seakan Tak Mau Ketinggalan, Berusaha Untuk Sempurna Di Mata Orang Meski Tak Seperti Kenyataan

Media sosial memang bisa jadi sihir yang mematikan. Membuat orang berubah hingga menjadi sosok yang bahkan dirinya sendiri saja tak mengenalinya. Segala yang dilihat di instagram seakan memaksanya untuk menjadi serupa. Berusaha untuk tampil sempurna dimata orang lain yang akan memandang feed instagram miliknya. Hingga tak lagi berani untuk menunjukkan sisi nyata dari hidup yang sebenarnya. Semua hal yang ia ingin tunjukkan selalu melewati beberapa proses kekhawatiran yang menyiksa. Mempertanyakan apakah suatu foto sudah layak dikatakan sempurna, atau memusingkan pendapat orang lain pada kolom komentar.

Dampak yang lebih buruk lagi, sikap tersebut sering menyeret seseorang pada kebohongan besar dalam hal penampilannya. Segala hal yang dia tunjukkan pada instagram bukanlah kenyataan hidup yang dia jalankan. Jelas hal itu adalah penyakit yang merusak mental.

Hingga Pada Rasa Putus Asa Yang Menilai Hidupnya Tak Semenarik Hidup Yang Orang Lain Punya

Jika kamu masih belum lupa, kontroversi dari salah seorang selebram yang cukup menghebohkan dunia maya. Kehidupannya dianggap sebagai patokan, mulai dari bagaimana ia menikmati liburan, menghabiskan waktu di klub malam hingga gaya berpacaran yang dianggap panutan. Meski banyak yang mencela tak sedikit pula yang justru membela. Imbasnya banyak orang terlebih para remaja yang masih dibawah usia berlomba-lomba untuk melakukan hal serupa, memamerkan foto yang tak seharusnya agar dinilai sama.

Tanpa berniat menyalahkan pihak yang dijadikan contoh, dari fenomena ini kita bisa melihat bahwa pengaruh instagram terhadap perkembangan mental dan cara pandang seseorang. Hingga kemudian merasa putus asa, karena menilai hidup sendiri tak semenyenangkan kehidupan orang lain yang dilihat di Instagram.

Selain Itu Ketakutan Akan Ketinggalan Tren Atau Berita Hangat Yang Sedang Diperbincangkan Juga Jadi Pengaruh Buruk Instagram

Dalam sebuah hasil studi dari beberapa ahli, disebutkan bahwa seseorang akan menghabiskan lebih dari dua jam perhari untuk online di media sosial. Bukannya untuk membuat mereka saling berinteraksi dengan teman atau kerabat jauh, sebagian besar dari mereka justru dilaporkan cenderung memiliki kesehatan mental yang buruk termasuk tekanan psikologis karena terlalu lama online. Rentan waktu yang lama justru digunakan untuk selalu up to date akan tren baru yang sedang diperbincangkan banyak orang. Hal ini dikenal dengan sebutan FOMO atau fear of missing out.
Merasa bahwa ada bagian dari hidup yang terasa tertinggal, jika barang sehari saja tak buka instagram. Berubah jadi kebutuhan, media sosial memang jadi sesuatu yang sulit dipisahkan dari kehidupan seseorang. Namun sisi buruknya justru bisa membahayakan,

Dan Fungsi Instagram Yang Harus Dipertanyakan, Jadi Alat Untuk Interaksi Atau Penjara Baru Untuk Berekspresi

Sejak awal kemunculannya, media sosial memang jadi ruang interaksi baru bagi banyak orang. Individu yang tadinya hanya bisa menyimpan segala gagasan dalam kepala, kini lebih leluasa untuk menyampaikan saran. Tak tangung-tanggung, kini siapa saja berhak untuk menyurakan pendapat lewat media sosial. Cakupannya yang cukup luas membuat siapa saja bebas untuk menujukkannya pendapat di era digital. Diciptakan untuk ruang ekspresi dan wadah interaksi, namun sepertinya media sosial justru hadir dengan fungsi lain yang patut untuk dipertanyakan.

Masih hangat dalam ingatan beberapa kasus perkusi yang beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan. Beberapa orang justru mendapatkan intimidasi atas apa yang ia tuangkan pada media sosial. Media yang katanya jadi ruang untuk menyuarakan pendapat, justru berubah jadi penjara baru yang mengawasi gerakmu. Seakan tak ingin melanggar aturan dan undang-undang, justru ini jadi masalah baru yang akan dihadapkan. Mereka yang tadinya ingin menyuarakan banyak hal, jadi diam karena merasa tak lagi memiliki ruang. Hasilnya semua hal akan disimpan dalam kepala seorang diri.

Alih-alih memandang instagram sebagai ruang untuk menyuarakan kebebesan. Justru ia hadir merusak mental. Bagi kamu yang mungkin merasa sama, sebaiknya hati-hati. Karena bisa saja mentalmu juga telah rusak hanya karena kecanduan instagram.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Naik Motor Bukan Sekedar Menyalakan Mesin, Ini Safety Riding Yang Wajib Dilakukan

Berkendara di jalanan, bisa berarti kita sedang berataruh nyawa. Tak percaya? coba lihat berapa banyak nyawa yang hilang karena kecalakaan di jalan saat sedang berkendara. Bahkan dari data dari Analisa dan Evaluasi (Anev) Laka lantas POLRI, ada sekitar 105.374 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2016. Dan sebagian besar penyebabnya adalah kelalaian saat bekendara.

Sebagian dari kita mungkin merasa sudah paham bagaimana cara berkendara dengan benar. Tapi justru karena merasa diri sudah tahu, kita malah mengabaikan tindakan yang seharusnya dilakukan. Nah untuk itu, demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan selama dijalan. Cobalah pahami dan jalankan prosedur safety riding ini dengan benar.

Pastikan Jika Kepala Milik Kita Selalu Memakai Helm Yang Akan Melindunginya

Benar, memakai helm jadi salah satu kebutuhan saat berkendara. Bahkan ini juga telah di atur dalam undang-undang lalu lintar. Namun faktanya masih banyak pengendara yang justru mengabaikannya. Coba tengok berapa banyak acara televisi yang sering menayangkan kegiatan para polisi dijalan yang sering menilang pengendara karena tak pakai helm.

Alih-alih tak mau disalahkan, kita sering berdalih “Cuma kesitu saja kok, deket!”
Mungkin kita akan sadar jika nanti, tiba-tiba di jalan kita kehilangan keseimbangan hanya karena ada debu yang masuk ke mata. Dan bukan tak mungkin, sesuatu yang tak di inginkan bisa saja terjadi.

Latih Diri Dengan Beberapa Gerakan Yang Mungkin Akan Ditemukan Sepanjang Perjalanan

Karena jalanan tak akan selalu lurus, kita perlu tahu bagaimana menyeimbangkan diri dengan baik dan benar sesuai medan yang dilalui. Jangan hanya ketika akan mengambil SIM kita berlatih slalom. Ingat lagi semua ujian pak polisi ketika itu.

Ketika di area rumah, coba buat angka delapan ketika naik motor, lalu putar balik tanpa kaki menyentuh tanah. Lalu latih jalan zig zag untuk menajamkan refleks ketika di jalan. Berjalan pelan sambil menjaga motor tetap stabil. Dan cobalah beberapa alternatif situasi lain di area rumahmu yang aman.

Kemudian Teknik Tarik Rem Yang Tak Boleh Asal-asalan

Untuk beberapa kasus kecelakaan lalu lintas, beberapa dari mereka jatuh karena teknik pengereman yang tak baik. Padahal komposisi mengerem yang ideal adalah 60:40. Dengan kata lain, pengguna rem depan sebanyak 60 persen dan rem belakang sebanyak 40 persen.
Aktualisasi teknik pengereman yang benar akan menghindarkan kita dari terjadinya slip saat sedang menarik rem.

Hal lain yang perlu di ingat, kita juga harus selalu memperhatikan jalanan yang sedang kita lalui. Serta tingkat kecepatan saat kita ingin menarik tuas rem pada motor.

Lalu Pastikan Keadaan Motor Dalam Keadaan Baik Dan Pilih Motor Yang Oke Seperti Suzuki All New Satria 150

Apapun alasannya, keadaan motor yang tak baik, tak seharusnya dibawa untuk berkendara. Karena itu salah satu hal yang wajib kita lakukan adalah memastikan kondisi motor terlebih dahulu.

Cek keadaan motor, mulai dari rem, lampu, termasuk lampu sein. Apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Selanjutnya pastikan pula bahwa tekanan angin pada kedua ban telah sesuai dengan anjuran dari pabrik. Perhatikan pula kaca spion yang akan membantu kita selama perjalanan dan jangan lupa untuk tetap menyalakan lampu selama perjalanan.

Untuk mendukung safety riding tentunya memilih motor yang mumpuni jadi syarat utama. Pilihlah motor yang memiliki perbandingan tenaga dan bobot yang cukup, sehingga tak merepotkan jika harus melewati pengendara lain di jalan.

Kamu bisa memilih Suzuki All New Satria 150. Sebagai motor berdimensi kompak, ringan dan berperforma tinggi, All New Satria F150 tentunya mampu melaju tanpa hambatan. Mendominasi performa di kelasnya, All New Satria F150 dibekali mesin berteknologi fuel injection dan DOHC (Double Over Head Camshaft) yang memberikan akselerasi spontan dan padat saat kapanpun diinginkan pengendaranya. Penggunaan radiator beukuran besar sebagai sistem pendingin suhu mesin, memastikan kondisi terbaik untuk konsistensi performa dan keawetan komponen mesin.

Sementara itu All New Satria F150 juga sudah dilengkapi dengan cakram di depan dan belakang. Tentunya kendaraan berbobot hanya 19 Kg ini akan dengan mudah dihentikan jika kita membutuhkannya. Kita juga tak perlu khawatir jika harus berkendara malam. Karena motor ini sudah dilengkapi dengan lampu LED tipe baru.

Kini All New Satria F150 hadir dengan pilihan warna untuk varian standard, yaitu Brilliant White, Stronger Red dan Titan Black. Selain itu, masih ada 2 pilihan warna spesial untuk varian High Grade, yaitu Titan Black/Red Casting Wheel dan Metallic Triton Blue yang identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar MotoGP 2017.

Hindari Pemakaian Aksesoris Pada Tubuh Atau Motor Yang Bisa Memicu Bahaya

Niatnya sih melindungi diri, tapi jika sudah bernasib buruk tentu kita tak bisa berbuat apa-apa. Salah satu contoh yang dapat kita ambil adalah pemakaian jas hujan saat berkendara. Jas hujan model ponco masih banyak dipilih pengguna motor. Bukan hanya karena bentuknya yang lebar hingga bisa melindungi dari basah, namun model ini juga sangat mudah untuk di gunakan.

Akan tetapi ponco menyimpan bahaya yang tak bisa dianggap remeh jika bagian belakangnya dibiarkan berkibar, tentu ini jadi masalah besar. Karena bisa saja, bahan belakang dari jas yang sedang berkibar terkait pada benda lain. Hingga tergulung dan masuk pada lingkar roda motor yang kita pakai. Untuk itu jika memang akhirnya memilih model seperti ini, pastikan kita akan memakainya dengan benar. Agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Jangan Lupa Pula Untuk Memastikan Kondisi Tubuh Kita

Semuanya tentu tak akan bisa berjalan tanpa adanya kita sebagai pengendaranya. Sebelum memulai perjalanan, jangan lupa untuk memeriksa kondisi tubuh kita. Karena walau bagaimanapun kondisi tubuh yang baik, jadi modal yang harus kita punya jika naik motor. Ini akan membantu kita terhindar dari hal-hal yang tak kita inginkan tentunya.

Berhenti jika memang mengantuk, kumpulkan tenaga dalam beberapa waktu. Ini akan jauh lebih baik daripada tetap memaksakan diri berjalan terus. Karena tujuan bepergian adalah sampai dengan selamat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Bukan Hanya Mampu Membuat Lidahmu Berdecak Nikmat, Madu Pun Memiliki Sederet Khasiat Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Manfaat madu telah diketahui di segenap penjuru dunia sejak 2.500 tahun yang lalu. Cairan manis menyerupai sirup  yang dihasilkan oleh lebah ini memiliki banyak manfaat kesehatan, juga kecantikan. Dikenal sebagai Honig di Jerman, Miele di Itali, Shahad di India, dan Miel di Prancis, hampir tidak ada tempat di dunia dimana madu tak dimanfaatkan untuk kebaikan.

Apa sih sebenarnya yang membuat madu jadi populer? Salah satunya adalah betapa mudahnya cairan manis ini dikonsumsi. Bisa diminum langsung, dioleskan ke roti atau dicampur dengan jus maupun teh sebagai pengganti gula. Juga dapat digunakan sebagai masker wajah untuk mempercantik kulit. Banyak sekali kan manfaat madu? Masih ada lagi lho!

Rasanya Yang Manis Membuat Madu Bisa Dimanfaatkan Sebagai Pemanis Makanan Maupun Minuman

Madu digunakan sebagai pengganti pemanis di banyak makanan dan minuman. Rasa madu yang memang nikmat akan membuat makanan dan minuman jadi terasa semakin lezat. Madu mengandung 69% glukosa dan fruktosa. Bahkan madu diketahui memiliki nilai nutrisi yang lebih tinggi dari gula. Madu mengandung sekitar 5 kalori lebih banyak dari pada gula. Gula memiliki efek yang buruk bagi kesehatan, jadi mulai sekarang kamu tak perlu ragu lagi memilih madu sebagai pemanis makanan maupun minuman.

Kamu Yang Ingin Menurunkan Berat Badan, Bisa Banget Nih Mengonsumsi Madu Dengan Air Hangat

Meskipun madu memiliki lebih banyak kalori dibanding gula, namun mengonsumsi madu dengan air hangat ternyata bisa membantu meluruhkan lemak-lemak yang ada di tubuh. Tambah dengan sari lemon atau jeruk nipis supaya manfaatnya lebih terasa. Agar hasilnya optimal lakukan rutin setiap pagi dan sebelum tidur ya!

Mengonsumsi Madu Setiap Pagi Akan Membuatmu Lebih Kuat Menghadapi Hari

Satu sendok makan madu mengandung 64 kalori. Madu, adalah sumber energi yang stabil, karena memasuki aliran darah secara perlahan, tidak seperti gula yang memasuki aliran darah dengan sangat cepat sehingga menyebabkan terjadinya lonjakan level glucose. Karena itu, madu banyak digunakan sebagai sumber energi. Mengonsumsi madu setiap pagi saat sarapan bisa membuatmu lebih kuat menghadapi hari.

Madu Juga Diyakini Bisa Memperbaiki Performa Tubuh Saat Olahraga Bila Dikonsumsi Sebelumnya

Riset membuktikan bahwa madu memiliki fungsi membantu memperbaiki performa tubuh ketika berolahraga. Selama bertahun-tahun para ahli nutrisi telah merekomendasikan konsumsi karbohidrat sebelum aktifitas olahraga guna meningkatkan energi. Dan madu murni menjadi salah satu daftar bentuk karbohidrat efektif dan mudah dicerna. Madu juga bisa menjaga kadar gula dalam tubuh, mengaktifkan otot-otot sehingga olahraga pun bisa jadi lebih optimal.

Bahkan Madu Dapat Digunakan Sebagai Obat Antibakteri dan Jamur

Madu memiliki kandungan anti bakteri dan anti jamur, sehingga seringkali digunakan sebagai antiseptik alami pada obat-obat tradisional. Ketika suatu bakteri ataupun jamur itu masuk ke dalam tubuh, maka madu akan bekerja menarik air keluar dari zat asing yang berupa bakteri tersebut sehingga membuat bakteri atau jamur itu menjadi tidak berdaya. Madu juga tidak mengandung cukup air (hanya 17% saja) sehingga bakteri tidak dapat hidup dan berkembang di dalamnya.

Ternyata Madu Mengandung Antioksidan Yang Cukup Tinggi Loh!

Sebuah tim riset di Madrid, Spanyol, menemukan khasiat lain dari madu. Ternyata madu mengandung antioksidan cukup tinggi yang sangat efektif menghilangkan efek radikal bebas dalam tubuh. Hasilnya, tubuh menjadi kebal terhadap berbagai macam penyakit dan infeksi. 

Tak Hanya Bikin Kamu Jadi Sehat, Madu Juga Berkhasiat Untuk Kecantikan Perempuan

Mencampur madu dengan susu lalu dijadikan masker untuk kulit tubuh dan wajah, sangat ampuh untuk membuatnya terlihat lebih cantik. Kabarnya jenis masker ini dipraktekkan oleh ratu Mesir, Cleopatra, untuk membuat kulitnya lebih halus dan mulus.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Belanja Apapun Semakin Mudah, Kini Kaki pun Tak Perlu Lelah Walau Sekadar Membeli Bahan-bahan Mentah

Dunia digital berkembang sangat pesat. Terlebih, sifat gawai yang sekarang ada dalam genggaman membuat segala hal semakin mobile bukan? Kini digitalisasi kian terasa pada segala aspek kehidupan. Budaya konvensional yang semula sudah bertahan selama beberapa dekade mau tak mau tergerus. Gempuran perkembangan digital memang tak bisa lagi dihindari.

Kamu bisa buktikan sendiri. Mulai dari berkirim pesan, hingga memesan makanan atau barang-barang sudah bisa dilakukan hanya dalam genggaman. Cukup mengandalkan koneksi dan aplikasi, semua memang terasa lebih efisien. Mau beli apa pun sekarang tinggal sentuh layar ponsel. Untuk memilih pun cukup cari via kolom search atau scrolling layar ponselmu bukan?

Faktanya, di Indonesia sendiri memang ada lebih dari 132 juta pengguna internet. Tak heran, keberadaan smartphone dan aktivitas belanja online pun sudah jadi bagian dari keseharian.

Digitalisasi Kian Terasa, Hingga Muncul Istilah ‘Mobile Adalah Raja’

Dunia online semakin mengarah ke mobile-sentris. Lihat saja, kini untuk mengakses internet tak lagi repot lewat PC karena ponsel sudah semakin canggih. Hal semacam ini memang sangat efisien sekaligus membawa nilai lebih baik bagi konsumen maupun bagi perusahaan yang ingin menggaet pasar lebih besar lagi. Perusahaan hanya perlu memulai strategi mobile first untuk dapat mengimbangi pasar yang kini semakin mobile.

Kalau pun ada istilah mobile adalah raja, bukan berarti keberadaan konsumen yang semula diagungkan sebagai raja mulai bergeser. Justru itu, mereka kini menjelma menjadi tipe konsumen on-the-go yang mengakses bermacam kebutuhan via mobile.

Masyarakat Indonesia Itu Cerdas, Keberadaan Media Sosial pun Digiring Sebagai Platform Belanja yang Membuat Aneka Produk Laku Keras

Meski semakin mobile, sadar ataupun tidak, masyarakat Indonesia itu memang lebih gemar mengakses media sosial. Bahkan berdasarkan data dari Hootsuite dan WeAreSocial, 40 persen dari jumlah pengguna internet di Indonesia adalah pengguna media sosial. Hal ini sedikit berbeda dengan pola masyarakat negara maju seperti Amerika Serikat yang lebih sering membuka browser lewat ponsel pintar mereka.

Tapi menariknya, pemanfaatan media sosial pun tak sebatas untuk berinteraksi dengan kolega saja. Melainkan  ada fenomena jual beli online yang kemudian menggiring munculnya para konsumen online. Lihat saja, Instagram misalnya. Kini fungsinya bukan lagi sebatas tempat posting foto, justru potensi bisnis yang menjanjikan pun mulai muncul berkat kehadiran Instagram.

Kamu yang Merasa Perlu Menyampaikan Opinimu Terhadap Suatu Produk, Tak Perlu Takut. Sebab Siapa Tahu Nantinya Kamu Dilirik Sebagai Konsumen yang Punya Pengaruh Kuat

Pernahkah kamu berada di titik sepertinya perlu menyampaikan opinimu terhadap suatu produk? Misalnya, kamu usai membeli shampoo, kemudian kamu puas dengan produk tersebut. Rasanya kamu memang cocok dan perlu mengumumkan ke publik mengenai produk tersebut. Atau sebaliknya, kamu merasa perlu menyampaikan opini mengenai sebuah produk yang ternyata tak memuaskan atau melenceng dari ekspetasimu.

Tak usah sungkan, apalagi kamu pun meyakini prinsip setiap orang punya suara di dunia online. Kita bebas mengungkapkan opini mereka terhadap suatu produk atau merek yang kita beli. Entah bernilai positif atau sebaliknya. Kamu pasti sering melihat ada kolom review yang tersedia ketika hendak berbelanja online. Atau kalau lewat Instagram, kamu akan gesit membaca kolom komentar. Sebab dari sanalah akan lahir geliat para konsumen Super Leader yang akan punya pengaruh kuat menjadi influencer sekaligus trendsetter untuk pasar online sebuah produk.

Belanja Produk atau Makanan pun Bukan Sepenuhnya Karena Dorongan Nurani, Tapi Lantaran Membaca Komentar Konsumen yang Dirasa Memikat Hati

Berkat membaca review dari jajaran konsumen Super Leader maupun melihat komentar pembaca lainnya, kamu pun jadi tak sembarangan asal beli produk atau makanan. Hal itu sah-sah saja karena pada dasarnya komentar atau review dari pembeli sebelumnya yang akan menjadi pertimbangan bagi calon pembeli. 

Karenanya, sebuah brand mau tak mau menyadari jika sekarang ini bukan lagi saatnya berkomunikasi secara lantang seorang diri. Mereka justru perlu terlibat secara proaktif serta memanfaatkan kekuatan para konsumen Super Leader untuk menyebarkan dan memperkuat pesan mereka.

 

Tak Melulu Membaca Review, Sebab Menilai Produk dari Sebuah Kemasan Pun Kini Jadi Faktor Penentu

Mungkin kamu pernah mendengar istilah ‘don’t judge a book by its cover’, tapi apakah istilah tersebut masih relevan saat kamu berbelanja? Jujur saja, pasti kamu akan merasa tertarik jika melihat sebuah produk dikemas dengan cara yang unik dan tidak biasa. Apalagi semakin majunya teknologi kemasan, sekarang wujud kemasan pun tak lagi yang itu-itu saja.

Bahkan berdasarkan hasil temuan Tetra Pak Index 2017, kemasan nyatanya memiliki peran penting untuk menjadi pintu gerbang bagi keterlibatan konsumen yang lebih luas. Konsumen pada dasarnya memang sangat senang mencari pengalaman pribadi dari brand lewat paket digital yang unik, AR dan pencetakan khusus. Tak heran, hal ini pun turut memberikan peluang baru bagi brand untuk membangun engagement lebih dalam dengan konsumen.

Sebagai contoh, kode digital yang dicetak pada kemasan sekarang ini dapat meningkatkan transparansi penelusuran suatu produk. Hal itu memungkinkan konsumen untuk mengakses informasi tentang produk hingga ke sumbernya. Kemasan pun dapat diubah jadi platform dua arah dimana brand dapat menangkap data spesifik dan berharga tentang konsumen mereka, serta berbagi informasi mengenai produk itu sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Salah Satu Fakta Psikologis Ini Bikin Kamu Ngerti. Kenapa Orang Pandai Akan Meremehkan Dirinya Sendiri, Sedangkan Orang Bodoh Akan Menganggap Dirinya Brilian

Psikologi bukan hanya ilmu yang membuat kita jadi tahu alasan mengapa seseorang bertindak tak biasa. Namun kamu juga bisa menggunakan ilmu psikologi untuk lebih memahami dirimu, dengan demikian tujuan hidupmu pun akan semakin mudah dicapai. Berikut adalah 10 fakta psikologis yang berhubungan langsung dengan kehidupanmu.

Musik Memiliki Dampak Pada Pembentukan Perspektifmu

Sebuah studi di University of Groningen menunjukkan bahwa musik memiliki dampak yang dramatis pada persepsimu. Kamu dapat dengan mudah masuk dalam suasana emosional yang ada dalam musik dan akhirnya kamu memiliki persepsi dari musik yang kamu dengarkan. Pengaruh musik memang begitu hebat sehingga perspektif orang pun dapat terbentuk atas pengaruh dari musik tersebut.

Praktik Keagamaan Tertentu Dapat Menurunkan Stres

Terdapat buku psikologi dari Amerika yang menyebutkan bahwa orang-orang yang terlibat dalam meditasi dan doa agama dapat mengurangi stres yang dimilikinya. Kamu akan merasa lebih tenang saat kamu melakukan beberapa praktik keagamaan tersebut. setiap agama memiliki kekuatan tersendiri. Mereka yang berserah kepada Tuhannya pasti akan mendapatkan sebuah ketenangan yang akhirnya mengurangi tingkat stres dalam hati dan pikirannya.

Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Tapi Bahagia Tidak Bisa Didapatkan Tanpa Uang

Fakta bahwa uang tidak dapat membeli kebahagiaan memang benar adanya. Namun tanpa uang, kamu tidak akan dapat hidup bahagia di dunia ini. Alasannya karena kamu tidak akan hidup bahagia di tengah jeratan kemiskinan. Tidak perlu berlebih, asal kamu dapat hidup dengan baik, kamu akan memperoleh kebahagiaan tersebut.

Berada Di Sekitar Orang-orang Yang Selalu Bahagia Akan Membuatmu Ikut Merasakan Kebahagiaan

Ini masalah emosional dalam jiwa seseorang. Kamu akan merasa sedih merasa malas saat kondisi sekitarmu juga mengalami kesedihan atau kemalasan. Sama halnya saat kamu berada dalam lingkungan yang selalu bahagia, kamu pun secara otomatis akan merasakan energy positif tersebut. hasilnya, tentu kamu juga akan merasakan kebahagiaan tersebut dan ikut tertawa bersama mereka.

Usia 18-33 Adalah Usia Dimana Orang Merasa Dirinya Mengalami Stres Yang Luar Biasa

Kembali lagi pada skemata seseorang. Pada usia 18-33 kamu akan mengalami masa terberat dalam hidupmu. Dimulai saat kamu mencoba mencari jati diri dan mencoba untuk berpikir dewasa sampai akhirnya kamu sampai pada titik dimana kamu sibuk dengan karir dan keluarga.

Rencana masa depan yang begitu rumit akan kamu pikirkan pada rentan usia 18-33 ini. Bagaimana kamu akan hidup, apakah semua akan baik-baik saja nantinya, hal itu akan menjadi momok yang memaksamu untuk berpikir sangat keras.

Meyakinkan Dirimu Sendiri Bahwa Kamu Tidur Dengan Baik Akan Membuatmu Tidur Nyenyak

Keyakinan bahwa kamu telah tidur dengan baik atau tidak akan mempengaruhi aktivitasmu. Saat kamu yakin bahwa kamu telah tidur dengan baik, secara tidak langsung tubuhmu merespon dengan positif. Kamu akan lebih bersemangat dan menikmati kegiatan yang kamu lakukan seharian. Sebaliknya, saat kamu yakin bahwa kamu tidak mendapatkan tidur yang berkualitas sebelumnya, kamu akan menjalani harimu dengan wajah yang kusut dan lesu. Hal ini akhirnya juga akan mempengaruhi kinerja kamu dalam menjalankan aktivitas.

Orang Pandai Akan Meremehkan Dirinya Sendiri Sedangkan Orang Bodoh Akan Cenderung Menganggap Dirinya Brilian

Eksperimen pertama mengenai hal ini dilakukan oleh David Dunning dan Justin Kruger dari Cornell University pada tahun 1999. Mereka menyebutkan bahwa efek yang timbul adalah hasil dari ilusi internal dan salah persepsi eksternal dalam diri seseorang. Mereka yang pandai cenderung memiliki rasa kurang puas diri dan selalu mengangkat wajah ke atas melihat orang-orang yang lebih pandai darinya. Sedangkan orang yang bodoh cenderung menutup mata dan telinganya dari sekitar. Mereka menganggap bahwa dirinyalah yang terhebat.

Ketika Kamu Mengingat Masa Lalu, Maka Yang Akan Kamu Ingat Adalah Memori Dimana Kamu Terakhir Mengingatnya

Terdapat penelitian yang dilakukan oleh Northwestern Medicine dan diterbitkan dalam Journal of Neuroscience. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa terlalu sering mengingat memori dimasa lalu menyebabkan memori tersebut menjadi kurang akurat.

Pasalnya saat kamu mencoba mengambil ingatan yang ada di rak ingatan, kamu akan cenderung meletakkannya ke tempat dimana kamu berada. Sehingga saat kamu mencoba mengingatnya lagi di masa depan, kamu bukannya mengambil memori di tempat aslinya melainkan di tempat kedua yaitu waktu terakhir kamu mengingat memori tersebut.

Keputusanmu Akan Terlihat Lebih Rasional Saat Kamu Berpikir Dalam Bahasa Asing

Ini bukan hanya sebuah pernyataan tanpa sumber yang jelas. Hal ini sudah pernah diteliti sebelumnya pada lebih dari 300 orang dari Amerika Serikat dan Korea. Hasil dari penelitian tersebut adalah seseorang akan lebih dapat membuat keputusan yang rasional dengan menggunakan bahasa kedua atau bahasa asing.

Diluar dari masalah keputusan yang rasional atau tidak, pada kenyataannya hampir semua orang yang dteliti mengakui bahwa akan nada perbedaan yang cukup signifikan saat mereka berpikir dan mengungkapkan sesuatu dengan menggunakan bahasa kedua dengan bahasa ibu atau bahasa asli mereka.

Tujuan Yang Kamu Umumkan Diawal, Cenderung Memiliki Prosentase Lebih Tinggi Untuk Keberhasilan Tujuan Tersebut

Untuk mewujudkan apa yang menjadi tujuan dalam hidupmu, kamu tidak hanya membutuhkan motivasi dari dalam dirimu sendiri, melainkan morivasi dari orang-orang di sekitarmu. Dan hal itu akan terjadi jika kamu memberitahukan tujuan hidupmu kepada mereka.

Bukan hanya motivasi yang akan membuatmu bangkit dan terus berusaha dalam mewujudkan tujuan tersebut, tetapi juga orang yang sering meremehkan tujuanmu akan ikut mengambil peran dalam keberhasilanmu. Semakin orang lain meremehkanmu, semakin kuat keinginanmu untuk membuat tujuan hidup yang sudah kamu rancang sedemikian apiknya menjadi sebuah keberhasilan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top