Feature

Kamu Hobi Travelling? Selamat, Kamu Termasuk Orang Sukses!

pelancong

Sukses sendiri sudah banyak sekali definisinya. Apalagi ketika kita mencari pentunjuk untuk menjadi orang sukses. Hasilnya jauh lebih banyak lagi. Kendati begitu, ada beberapa sifat dasar yang ternyata dimiliki oleh para orang-orang yang umum disebut masyarakat sebagai orang sukses.

Nah, beruntunglah mereka yang senang travelling alias melancong. Sebab, ternyata para traveller kerap kali mengasah karakter dan sifat yang bisa mendukung sebagai orang sukses. Memangnya apa saja itu? Berikut diantaranya.

1. Mampu Berkembang Di Luar Zona Nyaman

Orang-orang sukses adalah mereka yang berani meninggalkan zona nyamannya. Sebut saja misalnya Mark Zuckerberg yang keluar dari kuliahnya sesaat sebelum lulus karena ingin berkonsentrasi mengembangkan Facebook. Atau lihat pembalap MotoGP Valentino Rossi yang keluar dari tim Honda, untuk pindah ke tim Yamaha yang notabene masih kalah jauh pada saat itu.

Namun, langkah-langkah berani ini lah yang membuat mereka bisa sangat sukses. Ragam pengalaman di luar zona nyaman ini yang bisa membentuk mereka menjadi pribadi yang tangguh.

Nah, beruntungnya para Traveller, berada di luar zona nyaman adalah makanan sehari-hari ketika sedang melakukan perjalanan. Sering kali situasi yang dihadapi tidak senyaman kondisi di tempat asal. Belum lagi kondisi yang tak selalu sejalan dengan perencanaan. Dengan terus melatih diri disituasi macam ini, para pelancong lebih bisa bereaksi tenang dan efektif di luar zona nyaman mereka.

2. Menyambut Perubahan Dengan Tangan Terbuka

Para pelancong menyukai perubahan. Traveller selalu dikelilingi hal-hal baru dan kondisi yang berbeda. Hal ini bahkan dilakukan untuk menghindari kebosanan dan bisa tetap fokus pada apa yang dikerjakan sehari-hari. Kondisi macam ini sangat dekat kaitannya dengan inovasi dan kreativitas.

3. Paham Mengatur Emosi

Bepergian ke suatu tempat sering kali menguras emosi luar dalam. Mulai dari penerbangan yang tertunda, pelayanan penginapan yang tak sesuai janji, pemeriksaan bandara, bagasi yang hilang dan hal sejenis lainnya.

Traveller diharuskan untuk mampu mengatur emosi dan berpikir tenang dalam tekanan. Orang yang terlatih dan mampu melakukan hal ini biasanya produktivitasnya akan sangat tinggi dan hidupnya akan sangat bahagia.

4. Paham Kapan Harus Percaya Orang Lain

Para pelancong sering kali harus bergantung dengan orang lain yang baru atau malah tidak dikenalnya. Apalagi mereka yang bepergian keluar negeri tentunya harus berhadapan dengan orang yang bahkan bahasanya pun berbeda. Namun, mereka harus bisa menerima hal ini.

Dalam kehidupan dan bisnis, kemampuan mendelegasikan kepercayaan ini sangat penting. Memahami bahwa tidak selamanya diri harus dan bisa mengontrol semua hal adalah kunci kesuksesan. Tidak ada perusahaan besar yang hanya dikelola sendiri khan? Pemilik sebuah usaha lambat laun harus bisa menaruh kepercayaa dan mengelola kontrol kebijakannya jika ingin usahanya berkembang.

5. Mampu Mengelola Rasa Takut Dan Mengatasinya

Kunci dari kesuksesaan adalah memutuskan untuk berani melangkah meski pun sepertinya akan banyak rintangan menghadang. Menjadi seorang traveller adalah soal kemampuan mengatasi rasa takut. Sering kali para pelancong berhadapan dengan situasi “tidak ada jalan kembali”. Karena itu mereka diharuskan bisa mengelola rasa takut.

6. Terbiasa Mengenali Peluang

Bagi mereka yang sudah candu terhadap melancong, akan sangat terbiasa untuk melihat peluang. Mulai dari hunting tiket murah, berstrategi dijalan, mengatur ransum dan sejenisnya. Insting melihat peluang ini sebenarnya merupakan insting dasar manusia. Sayangnya manusia modern sering tidak menggunakannya. Hal berbeda ditemui pada mereka yang gemar melancong.

7. Handal Dalam Bernegosiasi

Traveller harus pandai bernegosiasi agar tidak dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kemampuan negosiasi yang baik juga dibutuhkan untuk memperoleh hal-hal yang dibutuhkan dalam perjalanan tanpa harus terkesan memaksa orang lain. Kemampuan seperti inilah yang wajib dimiliki oleh para pemimpin sukses.

traveller

8. Melihat Keindahan Ketika Yang Lain Tak Melihatnya

Dalam perjalanan dan di tempat tujuan para pelancong melihat banyak hal. Untuk menjaga emosinya tetap positif, mereka terlatih untuk menyortir hanya melihat hal-hal yang indah. Mata dan otak para traveller terlatih untuk melihat keindahan ketika orang normal hanya menilainya biasa saja. Kemampuan menangkap sisi positif inilah yang akan membawa mereka ke level kesuksesan yang lebih dari orang lain.

9. Percaya Diri Dan Mampu Pura-Pura Percaya Diri

Mereka yang sering bepergian sering kali harus belajar untuk mempercayai dirinya sendiri. Dan Traveller harus yakin bahwa dirinya bisa menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkannya. Kadang kala bahkan para pelancong berada disituasi yang kurang menguntungkan. Tak sengaja masuk di daerah rawan, bertemu orang lokal yang tak ramah, ketika itu para pelancong harus bisa memalsukan rasa percaya dirinya. Sebab orang yang terlihat lemah akan mudah dimanfaatkan.

Kualitas-kualitas macam inilah yang bisa membuat para traveller lebih sukses dibandingkan mereka yang enggan melakukan perjalanan. Tanpa disadari, para pelancong mengasah kemampuan mereka sambil bersenang-senang. Jadi, siap bepergian?

1 Comment

1 Comment

  1. Janiarto Paradise

    April 27, 2015 at 8:56 am

    Aamiin… mudah2an saya termasuk yang sukses juga…. 😀 nice share…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ini Kenapa Kamu Terlihat Lebih Menarik Jika Foto Bersama Kawanmu

Kamu termasuk orang yang merasa sulit mendapatkan foto terbaik ketika melakukan swafoto alias selfie? Merasa diri kurang menarik dan menjadi tak percaya diri untuk menaikan foto di sosial media? Sebetulnya, ada cara cepat dan paling mudah untuk terlihat lebih menarik ketika difoto.

Caranya? Dengan mengambil foto bersama-sama kawanmu alias group selfie. Yup, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa seseorang bisa terlihat jauh lebih menarik ketika dia berfoto bersama orang lain. Hal ini dikenal dengan sebutan Cheerleader effect.

Coba simak penelitian Drew Walker dan Edward Vul dari University of California, San Diego. Mereka melakukan penelitian sejumlah foto orang. Beberapa disajikan sendiri (selfie) dan sebagian disajikan bersama-sama (group selfie).

Hasilnya? Dalam percobaan manapun dan melibatkan individu yang manapun semua menghasilkan kesimpulan yang sama. Mereka-mereka yang muncul di foto bersama orang lain, cenderung dinilai lebih menarik oleh para responden. Bahkan gabungan dari foto-foto selfie yang ditampilkan secara bersama-sama pun punya efek yang sama menariknya.

Kenapa bisa begitu? Menurut Drew Walker, sistem otak manusia akan membuat indra pengelihatannya menilai penampilan seseorang secara rata-rata jika melihat foto bersama-sama. Nah, menariknya lagi secara sosial manusia lebih mudah menerima sesuatu yang rata-rata dibandingkan sesuatu yang terlihat “sangat jelek” atau “sangat menarik”.

Tapi kamu lebih pilih mana? Selfie vs Group Selfie?

Kendati begitu, tidak semua orang merasa kesulitan mendapatkan foto terbaik dirinya bukan? Kamu termasuk mereka yang percaya diri untuk muncul sendiri ketika foto? Atau kamu lebih nyaman untuk melakukan group selfie?

Nah, OPPO saat ini sedang mengadakan kontes Selfie VS Group Selfie untuk mencari momen terbaik kamu. Hadiahnya juga seru, Smartphone terbaru dari OPPO. Penasaran mau ikutan?

Caranya mudah!
1. Kamu like dulu fan page OPPO Indonesia.
2. Kemudian buka aplikasi berikut ini dan klik “Ikuti Promosi ini”
3. Isi data diri dengan lengkap dan benar.
4. Klik tombol langkah berikutnya
5. Lalu ikuti Votingnya apakah kamu lebih suka memilih Group Selfie atau Selfie
6. Klik Confirm
7. Masukan alasan kenapa kamu memilih itu
8. Kirim foto selfie kamu atau group selfie bersama temanmu
9. Mengirimkan foto bisa melului dua cara. Memilih foto dari album facebook kamu atau memilih foto baru. Lalu klik selanjutnya.
10. Berikan judul #OPPOF3Plus #BestDualMoment kemudian klik confirm
11. Klik posting
12. Share Campaign ini ke teman-temanmu dengan tag OPPO Indonesia (@IndonesiaOPPO)

Yuk ikut kompetisinya!

1 Comment

1 Comment

  1. Janiarto Paradise

    April 27, 2015 at 8:56 am

    Aamiin… mudah2an saya termasuk yang sukses juga…. 😀 nice share…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sebab Cinta Yang Berat Sebelah, Selalu Menyisakan Lelah

Cinta ya cinta saja. Tak perlu memikirkan balasan. Kalau kamu berbuat baik karena mengharapkan orang lain baik padamu, itu tandanya bukan cinta. Itu namanya bisnis. Begitu kalimat-kalimat motivasi yang sering terpampang.

Tapi nyatanya perasaan memang tak semudah ujian sekolah yang secara tepat ada benar salahnya. Kamu mulai merasakan ada yang mengganggu dengan hubungan cintamu. Apa yang selama ini kamu berikan seolah tak pernah cukup, dan sama sekali tak mendapatkan balasan.

Apa kemudian salah jika mengharapkan mendapatkan balasan cinta meski sedikit? Apa lantas jahat kalau mempertanyakan apakah hubungan ini layak dipertahankan?

Sewaktu Kamu Selalu Ada Untuk Dihubungi Sementara Dia Kerap Menghilang Begitu Saja

Kapanpun Dia membutuhkan, kamu selalu siap. Handphonemu bisa dihubungi kapan juga dia mau. Dari pagi buta, hingga tengah malam kamu tak pernah lepas untuk mendengarkannya bercerita.

Tapi kemudian sebaliknya, ketika kamu menyapa, dia bisa tak membalasmu berjam-jam. Bahkan mudah baginya untuk tenggelam di kesibukannya, dan tidak menghubungimu berhari-hari. Dia tampak baik-baik saja, dan tidak sedikitpun merasa kehilangan.

Ketika Kamu Selalu Datang Dimana Pun Dia Meminta, Sementara Dia Selalu Punya Alasan Untuk Absen

Dia memang menjadi prioritas utamamu. Dimanapun dia mengajakmu bertemu, kamu selalu datang. Tidak ada jarak yaang terlalu jauh untuk ditempuh. Klise memang, tapi laut pun akan kamu seberangi untuknya bukan?

Lalu kemudian kamu rindu. Mengajaknya bertemu. Tapi kamu hanya akan ditemui “kalau sempat”. Sebutuh apapun kamu menemuinya, Dia harus selalu melihat jadwal. Kamu perlu masuk agendanya jauh-jauh hari untuk sekedar janji makan siang. Adakah tempatmu di kesibukannya?

Lalu Semua Bisa Batal Karenanya, Sementara Kamu Bisa Dibatalkan Karena Apa pun

Tak ada meeting yang tak bisa digeser. Tidak ada kawan lain yang lebih penting hingga pasti bisa kamu batalkan untuknya. Deadline pekerjaan hampir selalu bisa kamu atur untuknya. Bahkan me time juga tak jarang kamu habiskan untuknya.

Tapi janjinya kepadamu bisa semudah itu dibatalkan begitu saja karena ada hal lain yang datang. Bahkan tak jarang tidak disertai permintaan maaf. Bukankah tak ada orang yang terlalu sibuk? Yang ada hanyalah kamu bukan prioritasnya.

Di Saat Kamu Tak Sungkan Menyatakan Perasaaan Sementara Dia Selalu Mempertanyakan Perasaannya

 

Tak pernah ada keraguan dalam hatimu tentang perasaanmu. Kamu juga tak pernah sungkan menyatakannya kepadanya. Mengatakan bahwa kamu cinta, buatmu adalah bagian dari cinta itu sendiri.

Namun lantas, Dia justru sebaliknya. Dia tak segan untuk memberitahu bahwa dia ragu pada perasaannya. Jangan-jangan ini bukan cinta? Apa iya kita memang pantas bersama? Mau sampai kapan? Ujarnya mudah tanpa melirik perasaanmu.

Karena Tak Ada Hal Yang Prinsipil Buatmu, Semua Bisa Diubah Untuknya, Sementara Dia Berpegang Pada Hal Remeh

Kamu dan Dia sedemikian berbeda? Tak ada hal yang terlalu kaku buatmu. Semua bisa diubah untuknya. Kamu yang senang berkegiatan di ruangan, bisa menemukan keseruan beraktivitas di luar. Kamu yang tak suka pedas, mulai mencoba-coba makan pakai sambal. Ikan yang buatmu alergi, kamu santap juga sesekali. Sifat dan kebiasan burukmu yang ditunjukan olehnya siap kamu ubah demi yang lebih baik.

Tapi lalu kemudian, masukanmu selalu dianggap angin lalu jika tentangnya. “Karakterku sudah begini” demikiaan katanya. “Aku tidak akan pernah melakukan itu” ujarnya tegas menolak permintaanmu. Lagi-lagi, kamu yang harus berusaha menerima.

Hati Yang Mengerti Lama-lama Juga Bisa Letih

Cinta seharusnya membahagiakan. Kalau kamu tak bahagia, bisa jadi itu bukan cinta. Mungkin itu bentuk yang lain dari obsesimu saja. Hingga kamu memaksakan sesuatu yang seharusnya kamu lepaskan.

Cinta yang sejati seharusnya membantumu mencitai diri sendiri. Karena ibarat ceret air, kamu tak bisa menuangkan air jika ceretmu kosong. Kamu tak bisa terus menerus menuang cintamu jika tak ada yang mengisinya.

Tak perlu berkecil hati, coba relakan, mungkin kamu dan Dia lebih baik jika tak lagi sama-sama. Buka matamu, mungkin cinta lain sedang menunggumu.

1 Comment

1 Comment

  1. Janiarto Paradise

    April 27, 2015 at 8:56 am

    Aamiin… mudah2an saya termasuk yang sukses juga…. 😀 nice share…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tips

Sesungguhnya Sosial Media Jadi Cermin Pasangan Bahagia Atau Pura-Pura Bahagia

Secara sekilas postingan manis berisi caption mesra nan romantis di media sosial mungkin kita artikan sebagai bentuk kebahagian dari setiap pasangan. Namun siapa sangka jika ternyata hal tersebut bukanlah tolak ukur atas kebahagian pasangan yang sesunguhnya.

Setidaknya hal ini diamini oleh Nikki Goldstein,  sexologist and relationship expert dari Australia. Menurutnya pasangan yang banyak membagi hubungannya di sosial media adalah pasangan yang butuh pengakuan dari orang lain karena pasangan tersebut sendiri tak yakin dengan hubungan mereka.

Karena menurut Nikki pasangan yang benar-benar bahagia dapat kita lihat dari postingan mereka di media sosial seperti berikut ini.

Mereka Yang Bahagia Tak Membagikan Semua Masalah Di sosial Media

Mereka tidak pernah mengumbar masalah apapun yang ada dalam hubungan mereka, karena mereka sadar bahwa hal tersebut merupakan privasi yang harus digaja demi kelangsungan hubungan yang sedang dijalani. Mereka faham bahwa menjaga aib masing-masing merupakan bentuk penghargaan kepada pasangan satu sama lain. Tentunya aneh rasanya membayangkan pasangan yang bahagia, mengeluh di sosial media hanya karena pasangannya terlambat menjemput misalnya.

Isi Postingannya Tak Melulu Tentang Pasangan, Karena Mereka Punya Kehidupan Lain

Hal-hal yang mereka posting biasanya bervariasi, bisa berisi hobby dan aktivitas yang disukai dari masing-masing, kepedulian mereka terhadap lingkungan atau hal-hal lain yang mereka geluti. Mereka tau bahwa hidup tak melulu tentang pasangan untuk itu mereka tak segan-segan berbagi banyak hal selain potret dari hubungan mereka.

Tak Ingin Terlalu Sering Posting Foto Pasangan

Jarang posting foto pasangan di media sosial bukan berarti mereka tidak sayang satu sama lain, mereka tau bagaimana caranya menunjukkan rasa sayang tak hanya lewat media sosial dan postingan-postingan foto lainnya. Mereka menikmati semua bentuk kemesraan didunia nyata tanpa merasa perlu membagikannya di dunia maya.

Menurut Goldstein, mereka yang ketika ada momen berdua, kemudian mengambil foto dan buru-buru mengunggahnya di media sosial, cenderung tak menghargai momen kebersamaannya. Mereka hanya mencari pengakuan dari orang lain lewat like dan comment bahwa hubungan pasangan tersebut baik-baik saja.

Paham Bagaimana Memberi Ucapan Terbaik Saat Momen Terbaik

Pasangan yang bahagia akan menunjukkan rasa bangga nya dimedia social pada waktu dan momen-momen tertentu, karena memuji satu sama lain secara berlebihan bukanlah bentuk kepedulian yang benar apalagi jika dilakukan setiap hari, dan sebaliknya mereka akan saling menguatkan dan menujukkan kekagumannya disetiap momen-momen penting dalam hubungan mereka.

Tak Saling Berbagi Akun, Karena Kepercayaan Tak Melulu Soal Password

Memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap pasangan satu sama lain, untuk itu mereka tidak pernah meminta pasangannya untuk berbagi akun. Saling menjaga privasi masing-masing adalah bentuk percayanya mereka satu sama lain. Karena memaksa pasangan untuk memberitahu password menunjukkan tidak adanya kepercayaan dalam diri mereka masing-masing dan sebaliknya akan lebih rentan kepada kecurigaan yang berlebihan.

Kata Stalking Mantan yang Tak ada Lagi Dalam Kamus Mereka

Tak lagi menunjukkan sesuatu yang masih berhubungan dengan mantan, mereka akan sangat menghargai dan menjaga perasaan dari pasangannya masing-masing. Entah itu dengan alasan apapun bagi mereka mantan adalah sesuatu yang sudah lalu yang memang sudah saatnya dilupakan.

Mengungkapkan Cinta dan Saling Memuji Sewajarnya

Saling mengutarakan cinta mungkin hal yang biasa dilakukan, tapi mereka melakukannya dalam porsi yang wajar tidak secara berlebihan. Mereka akan mengeluarkan kalimat pujian pada saat tertentu untuk menunjukkan kebanggannya terhadap pasangannya. Karena mereka terbiasa untuk mengucapkan dan menunjukkan rasa sayang dan ucapan lainnya dalam bentuk nyata bukan dibeberkan didunia maya.

Coba ingat dulu, apakah kalian masuk kedalam ciri-ciri pasangan bahagia atau malah sebaliknya?

1 Comment

1 Comment

  1. Janiarto Paradise

    April 27, 2015 at 8:56 am

    Aamiin… mudah2an saya termasuk yang sukses juga…. 😀 nice share…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hei Kamu Yang Sinis, Travelingku Itu Bukan Untuk Ajang Pamer (Saja)

Bagi kamu yang tak doyan traveling mungkin bingung cenderung sinis ketika melihat kami kerap kali melancong ke tempat-tempat baru. Kami sering dituding hanya ingin pamer di sosial media sebagai tujuan dari jalan-jalan ke tempat baru. Padahal sesungguhnya, tidaklah sesederhana itu.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa traveling punya segudang manfaat bagi manusia. Saat tahu fakta-fakta positif tentang traveling berikut ini, kami sarankan agar kamu lebih banyak traveling mulai dari sekarang!

Traveling Itu Bisa Menjaga Kesehatan Jantung

Penelitian yang dilakukan Framingham Heart Study menemukan hasil yang cukup membuat kita tersadar akan pentingnya traveling. Hasil dari penelitian tersebut mengatakan bahwa orang yang tidak pernah traveling selama beberapa tahun resiko terkena serangan jatung lebih besar dibanding orang yang rutin melakukan traveling tiap tahunnya.

Kenapa ya bisa demikian? Dari penelitian itu diketahui bahwa orang yang mengambil jeda dari rutinitas sehari-hari umumnya tidak akan mudah stres dan merasa cemas. Hal ini menyebabkan kesehatan jantung lebih terjaga. Perasaan dan pikiran yang bahagia setelah traveling akan menjaga tubuh tetap sehat.

Kebahagiaan yang didapat dari liburan tidak bisa disamakan dengan kebahagiaan ketika mampu membeli barang baru atau ketika memberi hadiah. Sebuah penelitian lainnya yang dilakukan pada tahun 2002 oleh profesor di Universitas Surrey menemukan, orang-orang merasa paling bahagia saat tahu dirinya akan segera pergi liburan.

Banyak Traveling Membuat Kreativitasmu Meningkat

Kreativitas datang dari pengalaman-pengalaman baru. Untuk mendapatkan pengalaman baru, dibutuhkan suatu perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya. Itu hanya bisa didapatkan ketika kamu pergi traveling. Saat traveling, tubuh kita akan menemukan banyak suara, bunyi, pemandangan yang berbeda dari biasanya. Pengalaman dan informasi baru yang diterima otak kita dapat merangsang kreativitas.

Pekerja kreatif Ernest Hemingway saja selalu menggunakan pengalaman traveling ke luar negeri untuk menghasilkan sebuah karya. Sebagian besar novelnya, umumnya terinspirasi saat dirinya menetap di Perancis dan Spanyol.

Para pekerja di bidang kreatif dan seni, sangat perlu untuk sering berjalan-jalan agar bisa terus menghasilkan inovasi-inovasi baru.

Bertemu Orang Baru, Berarti Tambah Teman Baru

 

Hal positif lainnya yang kita dapatkan saat melakukan perjalanan ke luar kota atau luar negeri adalah kesempatan untuk memperluas jaringan dan menambah teman-teman baru. Saat traveling kalian akan bertemu dengan orang-orang yang tidak biasa, seperti pelukis jalanan, pedagang, orang baik, orang aneh, penjual bunga, dan sebagainya.

Saat kamu berinteraksi dengan orang-orang baru dalam perjalanan, kamu akan mendapatkan pengetahuan baru, baik tentang orang yang kamu ajak bicara atau daerah yang sedang kamu singgahi. Selain itu, keterampilan sosialmu juga akan meningkat, asal kamu mau memberanikan diri mengobrol atau membuka pembicaraan dengan orang baru yang kamu temui di jalan. Kamu tidak akan pernah tahu kondisi suatu wilayah atau negara jika tidak mengobrol langsung dengan penduduk lokalnya.

Melihat dan Mempelajari Hal-Hal Baru, Melepaskanmu Dari Kebosanan Hidup Monoton

tandem

Setiap negara, kota, ataupun desa sekalipun punya tradisi atau kebiasaan yang berbeda-beda.. Kamu bisa mendapatkan pengetahuan baru tentang kebudayaan yang bukan dari daerah asalmu saat kamu memberanikan diri untuk pergi traveling. Dari traveling kamu akan melihat hal-hal unik yang belum pernah kamu lihat sebelumnya, seperti upacara adat, ritual keagamaan, tarian tradisional khas suatu daerah, dan masih banyak lagi. Mendapatkan pengalaman baru itu sungguh menyenangkan. Saat pulang kembali ke rumah, kamu bisa menceritakan banyak hal pad aorang-orang di sekitarmu. Pengetahuan akan budayamu pun akan lebih meningkat bukan?

Kesempatan Mencicipi Aneka Makanan Baru, Pengetahuan Kulinermu Jadi Bertambah

Salah satu hal yang diburu dan biasnaya menjadi banyak tujuan seseorang melakukan traveling adalah karena ingin mencicipi kuliner khas suatu daerah. Kamu tidak akan pernah bosan menjelajahi satu negara untuk menemukan makanan khasnya. Kenapa demikian? Karena lidahmu belum terbiasa mencicipi rasa-rasa baru, sehingga kamu akan penasaran ketika disuguhkan berbagai hidangan yang belum pernah kamu lihat sebelumnya. Belum lagi tampilannya yang sangat menggugah selera. Hmm… pastinya akan cepat bikin perut bunyi keroncongan!.

Agar pengalaman kulinermu di suatu negara atau kota tepat sasaran, disarankan untuk mencari referensinya dulu di internet. Biasanya banyak orang yang menulis pengalamannya di blog tentang kuliner-kuliner yang khas di suatu negara. Referensi ini juga bisa membantumu menemukan kuliner legendaris. Biasanya tiap daerah punya kuliner legendaris yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan patut dicoba!

Jadi tahu kan, manfaat traveling yang bisa membuatmu lebih pintar karena memberibanyak pengalaman dan pengetahuan. Traveling bukan soal kesenangan, tetapi cara untuk bisa lebih memaknai kehidupan. Selamat berlibur!

1 Comment

1 Comment

  1. Janiarto Paradise

    April 27, 2015 at 8:56 am

    Aamiin… mudah2an saya termasuk yang sukses juga…. 😀 nice share…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Gobagi berusaha menyajikan informasi yang layak untuk diperbincangkan. Tak perlu khawatir dengan berita hoax, bohong dan lainnya, karena info menarik yang ditemui dalam situs ini sebelumnya sudah melalui proses kurasi. Dengan begitu situs ini ingin menghindari kesalahan informasi yang tak perlu.

Facebook

To Top