Trending

Hai Blogger, Kenalkan Ini Pembunuh Blog Yang Paling Tangguh

blog sudah mati

Ini bukan kali pertama blog diprediksi akan mati. Bahkan sejak fenomena blog melesat pesat di 2004, banyak orang yang pesimis bahwa blog bisa bertahan. Di Indonesia, kalau kamu sudah mulai ngeblog dari tahun 2008 pasti pernah panas telinga mendengar pernyataan Roy Suryo.

“Tidak, saya tidak pernah nge-blog dan tidak pernah punya blog karena blog sifatnya hanya tren sesaat, Blog tidak bertanggung jawab, bahkan blogger itu tukang tipu” Begitu Pria Berkumis itu berujar pada 26 Februari 2008.

Di saat yang sama Ahmad Dhani juga mengeluarkan pernyataan keras yang mengatakan bahwa “blog hanya buat orang kurang kerjaan dan bodoh”.

Intinya kedua tokoh tersebut mengatakan bahwa ngeblog bukanlah sebuah kegiatan yang akan bertahan lama. Blogger dan blognya hanya sebuah trend yang tak punya masa depan dan akan habis segera. Apakah terbukti? Tahun berganti dan blog tetap eksis.

Lalu kemudian, maraknya sosial media disebut juga akan mematikan blog tradisional yang berbasis website. Sifat sosial media yang pendek dan cepat dikatakan lebih adaptif dibandingkan blog yang panjang dan bersifat kaku. Apa terbukti? Blog memang sempat mengalami penurunan peminat. Namun di tengah booming sosial media, blog justru kembali berkibar sejak 2013 akhir hingga sekarang.

Blog Memang Hebat, Tunggu Sampai Kamu Tahu ScreenShort

Namun, belakangan muncul trend baru bernama ScreenShort. Apa itu? Mekanismenya simple, untuk kamu pengguna smartphone. Cukup menulis artikel layaknya ngeblog dalam aplikasi note standar yg kamu miliki di gadget. Lalu tulisan tersebut dicapture, screenshot dan dinaikan ke sosial media dalam bentuk gambar.

Lantas kenapa mekanisme simple tersebut dianggap akan mematikan aktivitas ngeblog secara tradisional? Screenshort menjanjikan kemudahan dan kecepatan. Saat ini masih sedikit para blogger yang nyaman melakukan aktivitas bloggingnya melalui smartphone. Semua harus dilakukan melalui laptop atau desktop. Tidak bisa sesegera mungkin dipublish.

Sementara di sisi lain, setiap sosial media memiliki batas karakter untuk bisa memposting secara panjang. Twitter misalnya, hanya bisa 144 Karakter. Instagram, jelas berkonsentrasi di gambar. Facebook, memotong tulisan dengan fitur read more. Jelas tidak adaptif untuk tulisan agak panjang yang biasa disajikan para blogger. Metode Screenshort seolah menjembatani ini. Keinginan menulis panjang terwadahi, sementara kemudhan dan kecepatan bisa diperoleh.

Foto kiriman Lorde (@lordemusic) pada

Menguatnya fenomena Screenshort ini juga didukung oleh perilaku netizen. Para pengguna yang berusia muda, lebih familiar membuka internet melalui aplikasi dan bukan dibrowser. Walhasil, mereka cenderung enggan untuk mengklik sebuah tautan dan untuk kemudian keluar dari aplikasinya.

“Tapi khan, screenshort gak bisa dicustom tampilannya sesuai yang kita mau?”

Sebagian blogger mungkin berpikir demikian. Perlu diketahui, fenomena ini banyak bermunculan di blogger early adaptor dan para pengguna internet muda. Sekali lagi, mereka mengenal internet melalui sosial media dan apps.

Mereka tak pernah berkenalan dengan email yang bisa dicustom, friendster yang bisa digonta-ganti tampilannya, multiply yang bisa diubah-ubah, wordpress dan blogger yang fully custom. Penggunaan internet mereka berkonsentrasi pada konten. Custom yang mereka kenal adalah isi dan konten, bukan lagi disoal tampilan.

Masih belum percaya? Dalam Social Media Week di Indonesia kemarin, Scott Lamb Vice President BuzzFeed, situs yang kini menjadi raja viral itu membuka rahasia angka yang menarik. Disebutnya bahwa saat ini, Buzzfeed mendapatkan 200 juta page view setiap bulannya.

Gila? Tunggu dulu, karena ternyata angka ini sangat kecil jika dibandingkan seluruh total impresi view yang dimiliki Buzzfeed. Melalui seluruh channel sosmednya, Buzzfeed memperoleh 1,6 miliar view setiap bulannya.

Angka ini membuktikan bahwa hanya sedikit pengguna sosial media yang melakukan aktivitas keluar ketika sudah berada dalam apps mereka. Bayangkan tak sampai 20 persennya yang melakukan hal tersebut.

Karena itu Screenshort jadi trend yang menarik buat para pengguna sosial media muda ini. Mereka bisa membaca tulisan panjang menarik, tanpa harus keluar dari apps yang mereka buka. Semua teratur rapi dalam linimasa yang mereka miliki.

Bagaimana Screenshort di Indonesia?

Di luar negeri, fenomena ini sangat dipengaruhi oleh para selebriti. Mereka yang berpengaruh ramai-ramai menggunakan metode screenshort untuk menuliskan buah pikirnya yang panjang.

Di Indonesia fenomena ini belum tampak booming. Masih sedikit yang mencoba terjun menggunakan model screenshort ini.

Namun bukan tak mungkin fenomena ini akan menjadi tren baru di dalam negeri. Hal ini mengingat sebelum fenomena Screenshort muncul pun netizen di Indonesia sering kali mengakali keterbatasan karakter dan fitur sosmednya. Lihat saja bagaimana kultwit akhirnya menjadi begitu trend di sini.

Ya hal ini menggambarkan bagaimana screenshort bisa menjadi penantang serius para blogger tradisional. Tulisan yang dibentuk gambar dan ditaruh di sosial media, punya tingkat share yang jauh lebih besar, karena orang cenderung lebih ragu membagikan sebuah tautan dibandingkan gambar. Beberapa survey juga menyebut, gambar jauh lebih meningkatkan enggagement dibandingkan sebuah link. Apalagi dalam kasus di Indonesia masih banyak pengguna internet yang berlangganan paket bulanan khusus sosmed yang tidak memungkinkan mereka membuka tautan situs lain di luar appsnya. Bagaimana menurut kamu?

15 Comments

15 Comments

  1. Janiarto Paradise

    May 12, 2015 at 10:10 pm

    sosmed hanya satu dari banyak sumber traffic, bahkan, menurut saya sosmed hanya sedikit menyumbangkan traffic… metode baru ini seperti lebih cocok untuk pengikut tren, bukan pencari informasi… sementara pengunjung blog utamanya adalah pencari

  2. sarmanps

    May 13, 2015 at 12:21 am

    Wah, saya malah belum dengar pengguna screenshot mas.. tapi sepertinya ada benarnya juga blog killer yang satu ini..

  3. rudiansyah

    May 13, 2015 at 4:55 am

    Untuk saat ini belum ada yang bisa menandingi blog, karena banyak fungsi selain sarana berbagi dan belajar sekarang blog juga menjanjikan kepada seseorang untuk mendapatkan penghasilan dan itu sangat mudah, lalu apa yang bisa bunuh?? saat ini blm ada.

  4. Irly

    May 13, 2015 at 8:14 am

    Fenomena yang menarik,menurut saya bagaimanapun blog masih mempunyai keunggulan tersendiri, benar kata Mas Janiarto di atas. Selain itu Screenshort ini bentuknya baku, sedangkan di blog, kita masih bisa meng-edit tulisan yang sudah kita buat, entah sekedar memperbaiki typo atau memperbarui informasi yang hendak kita bagikan melalui tulisan 🙂

  5. kw

    May 13, 2015 at 11:18 am

    wah wah wah… tapi blog tetep tak bisa digantikan, karena semua informasi detail personil ada di situ :))

  6. Rangga

    May 13, 2015 at 12:23 pm

    search engine is God!!
    hehe.. gak kepake yg ginian kata sayah mah.. blog tetep punya andil yg lebih besar..

  7. Syafaatfm

    May 13, 2015 at 2:18 pm

    menyimpulkan dari semua penjelasan diatas, menurut saya peran blog tetap tidak bisa digantikan. Kecenderungan banyak orang untuk mencari sumber informasi dari Search engine merupakan salah satu alasan utama. Seperti halnya diatas, Screenshot jg hanya tren, tren yg diikuti segelintir orang saja… Saya merasakannya sendiri…

  8. Aulia

    May 13, 2015 at 3:16 pm

    Tetap goblog, karena yang namanya login terus buka dasbor lalu menulis lebih indah rasanya daripada instan. Istiqamahlah dalam menulis untuk blog 🙂

  9. Indra Permana

    May 13, 2015 at 7:16 pm

    Wah, saya baru tau ada yang kayak gini. Hehehe

    Tapi menurut ane, tetep aja blog memiliki daya tarik tersendiri daripada hanya sebuah screenshot. Walaupun sebenarnya ada dan banyak orang yang merasa cukup hanya dengan melihat screenshot.

  10. Shinta

    May 14, 2015 at 10:27 am

    Setujulah sama semua blogger di atas. Search engine paling utama. Dari jaman Geocities selalu diramalin blog bakal punah. Lah nyatanya sampe sekarang CMS WordPress terus berkembang walo udah banyak platform yang mati.

    Sosial media sekeren apapun bahkan cara screenshot kaya gini juga efeknya cuma menjadi bagian dari blog itu sendiri. Ngga bisa menggantikan apalagi membunuh.

  11. Icah Banjarmasin

    May 14, 2015 at 12:07 pm

    Kalau saya untuk porsi ngeblog sekarang ini sanagat sedikit sekali maklum cari SEPIRING NASI bang…hahahyy

  12. Lastboy

    May 16, 2015 at 9:51 pm

    Mesin pencari tetap yang utama, blog masih bisa bertahan menurut saya 🙂

  13. Resep Aneka Kue

    May 18, 2015 at 4:08 pm

    Blog dan web tidak akan pernah mati selagi masih ada yang namanya Search Engine (SE). Kamu mencari informasi apapun melalui SE, dan akan bertaburan informasi yang banyak sekali contohnya di SE milik google. 🙂 Salam kenal ?

  14. Diana Putri

    June 6, 2015 at 3:05 pm

    terimakasih artikelnya, awalnya saya baca sudah serem sekali, tapi ternyata tidak …

  15. Isa Maulana

    February 11, 2016 at 9:06 pm

    Ya engga laah… gimana bisa screenshot ngalahin blog, no way. Blog ramai salah satunya dijadikan senjata andalan untuk meraup $ oleh para net marketer, seperti gobagi ini.
    Kalo cuma sscreenshot begitu, bisa apppaa…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Untuk Kamu Yang Masih Punya Cita-Cita Jadi PNS, Ini Badan Pemerintah Tempatnya Para Milenial

Siapa bilang bekerja sebagai PNS identik dengan rekan kerja yang sudah paruh baya? Kalau di benakmu masih ada pola pikir yang demikian, wah berarti mainmu kurang jauh nih. Karena ada institusi pemerintah yang didominasi kaum milenial. Namanya Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan.  Apa menariknya institusi yang satu ini?

Hampir Separuh dari Total Pekerja di BKF adalah Milenial, Inilah Mengapa BKF Menawarkan Lingkungan Pekerjaan yang Dinamis

Yup, kamu tidak salah baca. Hampir separuh pegawai BKF itu kaum milenial loh! Kamu perlu tahu, BKF ini menawarkan hal baru untuk para generasi milenial yang punya dedikasi tinggi ingin membangun negeri.  Mungkin terdengar berat, tapi inilah yang memang dirintis oleh BKF terutama untuk generasi muda yang tengah berkarier di sana. Presentase pekerja BKF ini cukup variatif nan menarik lantaran sebanyak 58 persen dari total pekerja adalah para milenial!

Bukan cuma sekedar penghias, para pekerja milenial itu pun sudah dilibatkan dalam proses perumusan rekomendasi kebijakan di bidang perpajakan, penyusunan APBN, hingga melakukan penelitian dan analisis yang melibatkan banyak lembaga asing ternama. Betapa mereka sudah berkontribusi untuk negeri, bukan? Untuk mengakomodasi peran milenial ini pola kerja mereka pun dibuat lebih dinamis oleh BKF.

Peran Milenial Di BKF Itu Sangat Penting, Bahkan Jadi Penentu

Berbeda dengan di institusi lain, dimana milenial hanya sebagai pegawai entry level yang tak punya suara, di BKF para anak muda ini justru punya peran besar. Tak cuma sekedar ikut meeting sana sini dan buat laporan, mereka justru punya tugas menganalisa dan memberi pandangan terhadap sebuah kebijakan.

Lewat acara Bincang BKF: Peran Milenial Dalam Menyusun Kebijakan Fiskal  di Gedung Notohamiprodjo, Kemenkeu, pada Jumat (6/10) lalu, sejumlah pegawai muda BKF sangat antusias menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka menjadi bagian dari penyusun kebijakan fiskal.  Satu hal yang menguatkan kesan milenial dalam acara saat itu yaitu mereka memang masih berusia di bawah 30 tahun!

Para milenial Di BKF Bercerita Tentang Pengalamannya Bekerja Di Luar Kantor

Selagi muda, bukankah ini waktu yang tepat untuk membangun karier semaksimal mungkin? Kesempatan melihat kondisi di luar kantor tentunya akan jadi pengalaman menarik. Nah, BKF membuka peluang tersebut. Misalnya, di Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multirateral (PKPPIM) dan di Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral (PKRB), dari namanya saja sudah mengesankan betapa luasnya cakupan jobdesc pegawai BKF karena sampai mengurusi persoalan kebijakan lintas negara. Dalam bincang BKF kemarin diceritakan juga tentang pegawai BKF yang  merkesempatan diberangkatkan ke luar negeri demi mengemban tugas sebagai perwakilan dari Tanah Air. Menarik bukan?

Tepis Jauh-jauh Bayangan ‘PNS itu Magabut’, Hal Itu Tak Berlaku Bagi Para Milenial di BKF

Kamu yang masih lekat dengan stereotip PNS itu magabut alias makan gaji buta, percayalah, kamu tak akan menemukan hal itu di BKF. Setiap harinya selalu ada yang dikerjakan oleh para milenial BKF ini, sehingga bisa dikatakan mereka yang bekerja di BKF adalah para milenial yang produktif.

Bukankah menyenangkan jika di usia kurang dari 30 tahun, kamu dapat menyalurkan produktivitasmu untuk pekerjaan yang berkontribusi membangun bangsa? Karena pada dasarnya, peluang semacam ini belum tentu dimiliki setiap orang. Terpenting, BKF ini bukan hanya sebagai tempat mencari nafkah, tapi juga wadah untuk mengekspresikan potensi diri.

15 Comments

15 Comments

  1. Janiarto Paradise

    May 12, 2015 at 10:10 pm

    sosmed hanya satu dari banyak sumber traffic, bahkan, menurut saya sosmed hanya sedikit menyumbangkan traffic… metode baru ini seperti lebih cocok untuk pengikut tren, bukan pencari informasi… sementara pengunjung blog utamanya adalah pencari

  2. sarmanps

    May 13, 2015 at 12:21 am

    Wah, saya malah belum dengar pengguna screenshot mas.. tapi sepertinya ada benarnya juga blog killer yang satu ini..

  3. rudiansyah

    May 13, 2015 at 4:55 am

    Untuk saat ini belum ada yang bisa menandingi blog, karena banyak fungsi selain sarana berbagi dan belajar sekarang blog juga menjanjikan kepada seseorang untuk mendapatkan penghasilan dan itu sangat mudah, lalu apa yang bisa bunuh?? saat ini blm ada.

  4. Irly

    May 13, 2015 at 8:14 am

    Fenomena yang menarik,menurut saya bagaimanapun blog masih mempunyai keunggulan tersendiri, benar kata Mas Janiarto di atas. Selain itu Screenshort ini bentuknya baku, sedangkan di blog, kita masih bisa meng-edit tulisan yang sudah kita buat, entah sekedar memperbaiki typo atau memperbarui informasi yang hendak kita bagikan melalui tulisan 🙂

  5. kw

    May 13, 2015 at 11:18 am

    wah wah wah… tapi blog tetep tak bisa digantikan, karena semua informasi detail personil ada di situ :))

  6. Rangga

    May 13, 2015 at 12:23 pm

    search engine is God!!
    hehe.. gak kepake yg ginian kata sayah mah.. blog tetep punya andil yg lebih besar..

  7. Syafaatfm

    May 13, 2015 at 2:18 pm

    menyimpulkan dari semua penjelasan diatas, menurut saya peran blog tetap tidak bisa digantikan. Kecenderungan banyak orang untuk mencari sumber informasi dari Search engine merupakan salah satu alasan utama. Seperti halnya diatas, Screenshot jg hanya tren, tren yg diikuti segelintir orang saja… Saya merasakannya sendiri…

  8. Aulia

    May 13, 2015 at 3:16 pm

    Tetap goblog, karena yang namanya login terus buka dasbor lalu menulis lebih indah rasanya daripada instan. Istiqamahlah dalam menulis untuk blog 🙂

  9. Indra Permana

    May 13, 2015 at 7:16 pm

    Wah, saya baru tau ada yang kayak gini. Hehehe

    Tapi menurut ane, tetep aja blog memiliki daya tarik tersendiri daripada hanya sebuah screenshot. Walaupun sebenarnya ada dan banyak orang yang merasa cukup hanya dengan melihat screenshot.

  10. Shinta

    May 14, 2015 at 10:27 am

    Setujulah sama semua blogger di atas. Search engine paling utama. Dari jaman Geocities selalu diramalin blog bakal punah. Lah nyatanya sampe sekarang CMS WordPress terus berkembang walo udah banyak platform yang mati.

    Sosial media sekeren apapun bahkan cara screenshot kaya gini juga efeknya cuma menjadi bagian dari blog itu sendiri. Ngga bisa menggantikan apalagi membunuh.

  11. Icah Banjarmasin

    May 14, 2015 at 12:07 pm

    Kalau saya untuk porsi ngeblog sekarang ini sanagat sedikit sekali maklum cari SEPIRING NASI bang…hahahyy

  12. Lastboy

    May 16, 2015 at 9:51 pm

    Mesin pencari tetap yang utama, blog masih bisa bertahan menurut saya 🙂

  13. Resep Aneka Kue

    May 18, 2015 at 4:08 pm

    Blog dan web tidak akan pernah mati selagi masih ada yang namanya Search Engine (SE). Kamu mencari informasi apapun melalui SE, dan akan bertaburan informasi yang banyak sekali contohnya di SE milik google. 🙂 Salam kenal ?

  14. Diana Putri

    June 6, 2015 at 3:05 pm

    terimakasih artikelnya, awalnya saya baca sudah serem sekali, tapi ternyata tidak …

  15. Isa Maulana

    February 11, 2016 at 9:06 pm

    Ya engga laah… gimana bisa screenshot ngalahin blog, no way. Blog ramai salah satunya dijadikan senjata andalan untuk meraup $ oleh para net marketer, seperti gobagi ini.
    Kalo cuma sscreenshot begitu, bisa apppaa…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Kamu Yang Gemar Berbohong Demi Simpati Dan Pujian, Kamu Itu Sakit Mythomania!

hidung gatal bohong

Kemarin kita sempat tersentak oleh Dwi Hartanto. Anak muda bergelar profesor yang sempat dijuluki “The Next Habibie” dengan segudang prestasi. Penyebutan sebagai “penerus habibie” memang bukan tanpa alasan.

Sebab, Dwi adalah salah satu orang Indonesia yang dianggap mempunyai capaian luar biasa untuk disandingkan dengan BJ Habibie. Pada tahun 2015, ia muncul di media massa atas karyanya di dunia aeronautika, karena disebut menciptakan Satellite Launch Vechile/SLV dengan teknologi termutakhir yang disebut The Apogee Ranger V7s (TARAV7s).

Tapi toh, kehebohan terakhir kemarin sedikit berbeda. Bukan karena prestasinya, tapi justru karena publik akhirnya mengetahui bahwa semua klaim prestasi Dwi Hartanto selama ini adalah kebohongan semata. Jangankan soal satelit, bahkan urusan gelar profesor pun ternyata belum dimiliki oleh Dwi yang masih berstatus mahasiswa doktoral.

Ini Bukan Kasus Besar Pertama, Malasnya Media Melakukan Investigasi Dituding Sebagai Penyebab

Ini memang bukan kali pertama publik kecele luar biasa dengan klaim sesat macam ini. Peran media yang cenderung malas menginvestigasi dituding jadi penyebab mudahnya orang macam Dwi mendapat panggung.

Kamu tentu masih ingat soal pria bernama Joko Suprapto yang mengklaim air yang bisa menggantikan bensin. Tidak main-main pria asal nganjuk Jawa Timur itu bahkan sampai diundang bertemu Presiden SBY di tahun 2007. Belakangan klaim soal energi air ini diketahui sesat dan tidak benar. Trafo pembangkit listrik yang semula didirikan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dibongkar dan ditemukan bahwa pembangkit listrik itu ternyata palsu.

Hal tersebut hanya secuil dari deretan kasus serupa. Mulai dari calon suami artis yang mengaku bekerja di Bulog, selebritis mengaku keturunan bangsawan hingga soal puisi-puisi adik sekolah menengah atas yang sempat heboh kemarin dan ternyata hanya di copas dari luar negeri.

Di Dunia Pun Skandal Pembohongan Publik Macam Ini Juga Terjadi 

Kasus besar seperti ini memang tak cuma di Indonesia. Di luar negeri “pembohong besar” macam ini juga ditemukan. Salah satu contoh paling parah adalah skandal Enric Marco. Pria Spanyol ini menghabiskan 30 tahun hidupnya dengan mengatakan bahwa dirinya telah dipenjara oleh Nazi di kamp konsentrasi Flossenburg, Jerman. Dia menerima penghargaan dari dunia internasional atas keberaniannya. Namun belakangan ditemukan bahwa Enric Marco hanya bohong belaka. Bohong selama 30 tahun lamanya!

Mereka Yang Gemar Berbohong Macam Ini Terkena Sakit Mythomania 

hidung gatal bohong

Di dunia psikologi, ada istilah mythomania atau kebohongan patologis. Seorang pembohong patologis tak hanya untuk mengelabui orang lain, tapi juga membohongi dirinya sendiri hingga ia percaya kebohongan itu benar.

Berbeda Dengan Orang Umumnya, Mythomania Berbohong Bukan Karena Ingin Mengambil Keuntungan

Semua orang pasti pernah berbohong dalam hidupnya. Namun kebohongan yang dilakukan oleh penderita gangguan Mythomania ini berbeda dengan kebohongan yang dilakukan orang umum.

Orang umum biasanya berbohong karena mekanisme pertahanan diri atau karena ingin mendapatkan keuntungan. Misalnya berbohong pura-pura sakit ketika hendak diperiksa KPK, karena tak mau bertanggung jawab. Atau berbohong hendak memberangkatkan puluhan ribu jemaah umroh padahal uangnya dipakai berfoya-foya.

Hal semacam itu tidak termasuk Mythomania. Karena pada penderita Mythomania, kondisi dan keadaan mereka sebetulnya tidak membutuhkan mereka berbohong. Dan mereka juga berbohong bukan karena ingin mengambil keuntungan.

Mythomania Berbohong Untuk Mendapatkan Simpati Dan Pengakuan, Kamu Salah Satunya?

Nah, pada penderita gangguan Mythomania, mereka berbohong hanya demi mendapatkan simpati dan pengakuan dari orang lain. Ketika ingin mendapatkan simpati mereka cenderung memperparah kondisi mereka yang sebenarnya. Menunjukan betapa tidak beruntungnya keadaan mereka. Betapa menderitanya hidup mereka.

Dan Sebaliknya ketika ingin mendapatkan pujian mereka cenderung melebih-lebihkan pencapaian mereka. Membual tentang prestasi yang tak ada atau membesar-besarkan skala pencapaiannya. Juara makan krupuk tingkat RT diakui sebagai level provinsi misalnya.

Jika kebohongan pertama berhasil, Mythomania akan makin membesar-besarkan ceritanya dan mereka menikmati itu. Menurut Psikolog Ajeng Raviando, Jika tidak ditangani lingkungan sekitarnya, mythomania bisa bertambah parah, tidak bisa bedakan mana yang benar dan salah.

Berbohong Bagi Penderita Mythomania Itu Serupa Candu 

Berbeda dengan manusia normal yang berbohong hanya untuk penyelamatan dan aksi ambil untung, untuk Mythomania, berbohong itu serupa candu. Menurut psikolog Ratih Zulhaqqi, orang yang memiliki gangguan psikologis ini kadang melakukannya tanpa sadar. Malah mereka tak merasa bersalah karena sudah terlalu sering berbohong dan jadi hal yang wajar. Sifatnya candu, dia harus selalu melakukan itu untuk membuat dirinya puas.

Gawatnya Karena Sudah Terbiasa Berbohong Para Mythomania Kadang Sulit Dideteksi 

Kadang kala, penderita mythomania sudah sangat lihai dalam berbohong sampai bahasa tubuhnya terlihat sangat wajar saat sedang membual. Bila sudah terbiasa bohong, mereka juga bisa membual soal hal-hal sepele. Sulit mencari sendi kehidupannya yang tak dibalut hal yang tak dibesar-besarkan.

Mythomania Penyebabnya Bisa Karena Dibiarkan Berbohong Sedari Kecil

Memang banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang terkena gangguan Mythomania. Namun salah satunya adalah karena kesalahan dididikan orang tua dan lingkungan.

Mythomania bisa muncul ketika orang tua hanya memberikan perhatian pada hal-hal ekstrem yang terjadi pada anak. Baik itu hal yang buruk maupun hal yang baik. Misalnya anak hanya diberi tepukan tangan jika ia berhasil mencapai rangking satu saja. Tak ada penghargaan terhadap proses jika ia tidak mencapai peringkat satu.

Walhasil seorang anak mengaku-aku sebagai juara satu, padahal dia sama sekali tidak mendapat peringkat di kelas. Ketika orangtua dan lingkungan mendiamkan, maka dia merasa kebohongannya sah-sah saja dilakukan.

Adalah wajar bila orangtua membiarkan buah hatinya bicara hal yang tak sesuai kenyataan karena sewajarnya anak-anak memiliki imajinasi sendiri. Namun, orangtua harus waspada bila anak masih melakukan hal itu saat usianya sudah di atas 6-7 tahun.

Kasihannya Mythomania Ini Sesungguhnya Merasa Kosong Di Dalam

Mungkin bagi kita yang tak mengalami gangguan ini akan merasa bingung, kenapa sih harus berbohong untuk hal-hal semacam itu? Nah sebetulnya, mereka yang menderita Mythomania ini merasakan adanya kekosongan di dalam jiwa mereka.

Tidak ada cinta dan kasih sayang yang melingkupi mereka. Karena itu mereka merasa perlu melakukan kebohongan-kebohongan itu demi mendapat simpati dan pujian secara terus menerus.

Kamu Menghadapi Si Mythomania? Berhati-hati ya!

Kamu mungkin salah satu orang yang menghadapi para Mythomania ini. Mereka yang selalu mengundang drama dalam kehidupan mereka. Cari perhatian luar biasa dan beberapa kali kamu sudah menemukan kebohongannya.

Meski kamu belum merasakan kerugiannya secara langsung bagi dirimu, kamu tetap harus berhati-hati. Karena kebohongan yang satu akan berimbas untuk kebohongan yang lainnya. Kamu yang ada disekitarnya bukan tak mungkin akan dilibatkan dalam kebohongannya. Jika ini terjadi kamu juga yang akan rugi bukan?

15 Comments

15 Comments

  1. Janiarto Paradise

    May 12, 2015 at 10:10 pm

    sosmed hanya satu dari banyak sumber traffic, bahkan, menurut saya sosmed hanya sedikit menyumbangkan traffic… metode baru ini seperti lebih cocok untuk pengikut tren, bukan pencari informasi… sementara pengunjung blog utamanya adalah pencari

  2. sarmanps

    May 13, 2015 at 12:21 am

    Wah, saya malah belum dengar pengguna screenshot mas.. tapi sepertinya ada benarnya juga blog killer yang satu ini..

  3. rudiansyah

    May 13, 2015 at 4:55 am

    Untuk saat ini belum ada yang bisa menandingi blog, karena banyak fungsi selain sarana berbagi dan belajar sekarang blog juga menjanjikan kepada seseorang untuk mendapatkan penghasilan dan itu sangat mudah, lalu apa yang bisa bunuh?? saat ini blm ada.

  4. Irly

    May 13, 2015 at 8:14 am

    Fenomena yang menarik,menurut saya bagaimanapun blog masih mempunyai keunggulan tersendiri, benar kata Mas Janiarto di atas. Selain itu Screenshort ini bentuknya baku, sedangkan di blog, kita masih bisa meng-edit tulisan yang sudah kita buat, entah sekedar memperbaiki typo atau memperbarui informasi yang hendak kita bagikan melalui tulisan 🙂

  5. kw

    May 13, 2015 at 11:18 am

    wah wah wah… tapi blog tetep tak bisa digantikan, karena semua informasi detail personil ada di situ :))

  6. Rangga

    May 13, 2015 at 12:23 pm

    search engine is God!!
    hehe.. gak kepake yg ginian kata sayah mah.. blog tetep punya andil yg lebih besar..

  7. Syafaatfm

    May 13, 2015 at 2:18 pm

    menyimpulkan dari semua penjelasan diatas, menurut saya peran blog tetap tidak bisa digantikan. Kecenderungan banyak orang untuk mencari sumber informasi dari Search engine merupakan salah satu alasan utama. Seperti halnya diatas, Screenshot jg hanya tren, tren yg diikuti segelintir orang saja… Saya merasakannya sendiri…

  8. Aulia

    May 13, 2015 at 3:16 pm

    Tetap goblog, karena yang namanya login terus buka dasbor lalu menulis lebih indah rasanya daripada instan. Istiqamahlah dalam menulis untuk blog 🙂

  9. Indra Permana

    May 13, 2015 at 7:16 pm

    Wah, saya baru tau ada yang kayak gini. Hehehe

    Tapi menurut ane, tetep aja blog memiliki daya tarik tersendiri daripada hanya sebuah screenshot. Walaupun sebenarnya ada dan banyak orang yang merasa cukup hanya dengan melihat screenshot.

  10. Shinta

    May 14, 2015 at 10:27 am

    Setujulah sama semua blogger di atas. Search engine paling utama. Dari jaman Geocities selalu diramalin blog bakal punah. Lah nyatanya sampe sekarang CMS WordPress terus berkembang walo udah banyak platform yang mati.

    Sosial media sekeren apapun bahkan cara screenshot kaya gini juga efeknya cuma menjadi bagian dari blog itu sendiri. Ngga bisa menggantikan apalagi membunuh.

  11. Icah Banjarmasin

    May 14, 2015 at 12:07 pm

    Kalau saya untuk porsi ngeblog sekarang ini sanagat sedikit sekali maklum cari SEPIRING NASI bang…hahahyy

  12. Lastboy

    May 16, 2015 at 9:51 pm

    Mesin pencari tetap yang utama, blog masih bisa bertahan menurut saya 🙂

  13. Resep Aneka Kue

    May 18, 2015 at 4:08 pm

    Blog dan web tidak akan pernah mati selagi masih ada yang namanya Search Engine (SE). Kamu mencari informasi apapun melalui SE, dan akan bertaburan informasi yang banyak sekali contohnya di SE milik google. 🙂 Salam kenal ?

  14. Diana Putri

    June 6, 2015 at 3:05 pm

    terimakasih artikelnya, awalnya saya baca sudah serem sekali, tapi ternyata tidak …

  15. Isa Maulana

    February 11, 2016 at 9:06 pm

    Ya engga laah… gimana bisa screenshot ngalahin blog, no way. Blog ramai salah satunya dijadikan senjata andalan untuk meraup $ oleh para net marketer, seperti gobagi ini.
    Kalo cuma sscreenshot begitu, bisa apppaa…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Naik Motor Bukan Sekedar Menyalakan Mesin, Ini Safety Riding Yang Wajib Dilakukan

Berkendara di jalanan, bisa berarti kita sedang berataruh nyawa. Tak percaya? coba lihat berapa banyak nyawa yang hilang karena kecalakaan di jalan saat sedang berkendara. Bahkan dari data dari Analisa dan Evaluasi (Anev) Laka lantas POLRI, ada sekitar 105.374 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2016. Dan sebagian besar penyebabnya adalah kelalaian saat bekendara.

Sebagian dari kita mungkin merasa sudah paham bagaimana cara berkendara dengan benar. Tapi justru karena merasa diri sudah tahu, kita malah mengabaikan tindakan yang seharusnya dilakukan. Nah untuk itu, demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan selama dijalan. Cobalah pahami dan jalankan prosedur safety riding ini dengan benar.

Pastikan Jika Kepala Milik Kita Selalu Memakai Helm Yang Akan Melindunginya

Benar, memakai helm jadi salah satu kebutuhan saat berkendara. Bahkan ini juga telah di atur dalam undang-undang lalu lintar. Namun faktanya masih banyak pengendara yang justru mengabaikannya. Coba tengok berapa banyak acara televisi yang sering menayangkan kegiatan para polisi dijalan yang sering menilang pengendara karena tak pakai helm.

Alih-alih tak mau disalahkan, kita sering berdalih “Cuma kesitu saja kok, deket!”
Mungkin kita akan sadar jika nanti, tiba-tiba di jalan kita kehilangan keseimbangan hanya karena ada debu yang masuk ke mata. Dan bukan tak mungkin, sesuatu yang tak di inginkan bisa saja terjadi.

Latih Diri Dengan Beberapa Gerakan Yang Mungkin Akan Ditemukan Sepanjang Perjalanan

Karena jalanan tak akan selalu lurus, kita perlu tahu bagaimana menyeimbangkan diri dengan baik dan benar sesuai medan yang dilalui. Jangan hanya ketika akan mengambil SIM kita berlatih slalom. Ingat lagi semua ujian pak polisi ketika itu.

Ketika di area rumah, coba buat angka delapan ketika naik motor, lalu putar balik tanpa kaki menyentuh tanah. Lalu latih jalan zig zag untuk menajamkan refleks ketika di jalan. Berjalan pelan sambil menjaga motor tetap stabil. Dan cobalah beberapa alternatif situasi lain di area rumahmu yang aman.

Kemudian Teknik Tarik Rem Yang Tak Boleh Asal-asalan

Untuk beberapa kasus kecelakaan lalu lintas, beberapa dari mereka jatuh karena teknik pengereman yang tak baik. Padahal komposisi mengerem yang ideal adalah 60:40. Dengan kata lain, pengguna rem depan sebanyak 60 persen dan rem belakang sebanyak 40 persen.
Aktualisasi teknik pengereman yang benar akan menghindarkan kita dari terjadinya slip saat sedang menarik rem.

Hal lain yang perlu di ingat, kita juga harus selalu memperhatikan jalanan yang sedang kita lalui. Serta tingkat kecepatan saat kita ingin menarik tuas rem pada motor.

Lalu Pastikan Keadaan Motor Dalam Keadaan Baik Dan Pilih Motor Yang Oke Seperti Suzuki All New Satria 150

Apapun alasannya, keadaan motor yang tak baik, tak seharusnya dibawa untuk berkendara. Karena itu salah satu hal yang wajib kita lakukan adalah memastikan kondisi motor terlebih dahulu.

Cek keadaan motor, mulai dari rem, lampu, termasuk lampu sein. Apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Selanjutnya pastikan pula bahwa tekanan angin pada kedua ban telah sesuai dengan anjuran dari pabrik. Perhatikan pula kaca spion yang akan membantu kita selama perjalanan dan jangan lupa untuk tetap menyalakan lampu selama perjalanan.

Untuk mendukung safety riding tentunya memilih motor yang mumpuni jadi syarat utama. Pilihlah motor yang memiliki perbandingan tenaga dan bobot yang cukup, sehingga tak merepotkan jika harus melewati pengendara lain di jalan.

Kamu bisa memilih Suzuki All New Satria 150. Sebagai motor berdimensi kompak, ringan dan berperforma tinggi, All New Satria F150 tentunya mampu melaju tanpa hambatan. Mendominasi performa di kelasnya, All New Satria F150 dibekali mesin berteknologi fuel injection dan DOHC (Double Over Head Camshaft) yang memberikan akselerasi spontan dan padat saat kapanpun diinginkan pengendaranya. Penggunaan radiator beukuran besar sebagai sistem pendingin suhu mesin, memastikan kondisi terbaik untuk konsistensi performa dan keawetan komponen mesin.

Sementara itu All New Satria F150 juga sudah dilengkapi dengan cakram di depan dan belakang. Tentunya kendaraan berbobot hanya 19 Kg ini akan dengan mudah dihentikan jika kita membutuhkannya. Kita juga tak perlu khawatir jika harus berkendara malam. Karena motor ini sudah dilengkapi dengan lampu LED tipe baru.

Kini All New Satria F150 hadir dengan pilihan warna untuk varian standard, yaitu Brilliant White, Stronger Red dan Titan Black. Selain itu, masih ada 2 pilihan warna spesial untuk varian High Grade, yaitu Titan Black/Red Casting Wheel dan Metallic Triton Blue yang identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar MotoGP 2017.

Hindari Pemakaian Aksesoris Pada Tubuh Atau Motor Yang Bisa Memicu Bahaya

Niatnya sih melindungi diri, tapi jika sudah bernasib buruk tentu kita tak bisa berbuat apa-apa. Salah satu contoh yang dapat kita ambil adalah pemakaian jas hujan saat berkendara. Jas hujan model ponco masih banyak dipilih pengguna motor. Bukan hanya karena bentuknya yang lebar hingga bisa melindungi dari basah, namun model ini juga sangat mudah untuk di gunakan.

Akan tetapi ponco menyimpan bahaya yang tak bisa dianggap remeh jika bagian belakangnya dibiarkan berkibar, tentu ini jadi masalah besar. Karena bisa saja, bahan belakang dari jas yang sedang berkibar terkait pada benda lain. Hingga tergulung dan masuk pada lingkar roda motor yang kita pakai. Untuk itu jika memang akhirnya memilih model seperti ini, pastikan kita akan memakainya dengan benar. Agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Jangan Lupa Pula Untuk Memastikan Kondisi Tubuh Kita

Semuanya tentu tak akan bisa berjalan tanpa adanya kita sebagai pengendaranya. Sebelum memulai perjalanan, jangan lupa untuk memeriksa kondisi tubuh kita. Karena walau bagaimanapun kondisi tubuh yang baik, jadi modal yang harus kita punya jika naik motor. Ini akan membantu kita terhindar dari hal-hal yang tak kita inginkan tentunya.

Berhenti jika memang mengantuk, kumpulkan tenaga dalam beberapa waktu. Ini akan jauh lebih baik daripada tetap memaksakan diri berjalan terus. Karena tujuan bepergian adalah sampai dengan selamat.

15 Comments

15 Comments

  1. Janiarto Paradise

    May 12, 2015 at 10:10 pm

    sosmed hanya satu dari banyak sumber traffic, bahkan, menurut saya sosmed hanya sedikit menyumbangkan traffic… metode baru ini seperti lebih cocok untuk pengikut tren, bukan pencari informasi… sementara pengunjung blog utamanya adalah pencari

  2. sarmanps

    May 13, 2015 at 12:21 am

    Wah, saya malah belum dengar pengguna screenshot mas.. tapi sepertinya ada benarnya juga blog killer yang satu ini..

  3. rudiansyah

    May 13, 2015 at 4:55 am

    Untuk saat ini belum ada yang bisa menandingi blog, karena banyak fungsi selain sarana berbagi dan belajar sekarang blog juga menjanjikan kepada seseorang untuk mendapatkan penghasilan dan itu sangat mudah, lalu apa yang bisa bunuh?? saat ini blm ada.

  4. Irly

    May 13, 2015 at 8:14 am

    Fenomena yang menarik,menurut saya bagaimanapun blog masih mempunyai keunggulan tersendiri, benar kata Mas Janiarto di atas. Selain itu Screenshort ini bentuknya baku, sedangkan di blog, kita masih bisa meng-edit tulisan yang sudah kita buat, entah sekedar memperbaiki typo atau memperbarui informasi yang hendak kita bagikan melalui tulisan 🙂

  5. kw

    May 13, 2015 at 11:18 am

    wah wah wah… tapi blog tetep tak bisa digantikan, karena semua informasi detail personil ada di situ :))

  6. Rangga

    May 13, 2015 at 12:23 pm

    search engine is God!!
    hehe.. gak kepake yg ginian kata sayah mah.. blog tetep punya andil yg lebih besar..

  7. Syafaatfm

    May 13, 2015 at 2:18 pm

    menyimpulkan dari semua penjelasan diatas, menurut saya peran blog tetap tidak bisa digantikan. Kecenderungan banyak orang untuk mencari sumber informasi dari Search engine merupakan salah satu alasan utama. Seperti halnya diatas, Screenshot jg hanya tren, tren yg diikuti segelintir orang saja… Saya merasakannya sendiri…

  8. Aulia

    May 13, 2015 at 3:16 pm

    Tetap goblog, karena yang namanya login terus buka dasbor lalu menulis lebih indah rasanya daripada instan. Istiqamahlah dalam menulis untuk blog 🙂

  9. Indra Permana

    May 13, 2015 at 7:16 pm

    Wah, saya baru tau ada yang kayak gini. Hehehe

    Tapi menurut ane, tetep aja blog memiliki daya tarik tersendiri daripada hanya sebuah screenshot. Walaupun sebenarnya ada dan banyak orang yang merasa cukup hanya dengan melihat screenshot.

  10. Shinta

    May 14, 2015 at 10:27 am

    Setujulah sama semua blogger di atas. Search engine paling utama. Dari jaman Geocities selalu diramalin blog bakal punah. Lah nyatanya sampe sekarang CMS WordPress terus berkembang walo udah banyak platform yang mati.

    Sosial media sekeren apapun bahkan cara screenshot kaya gini juga efeknya cuma menjadi bagian dari blog itu sendiri. Ngga bisa menggantikan apalagi membunuh.

  11. Icah Banjarmasin

    May 14, 2015 at 12:07 pm

    Kalau saya untuk porsi ngeblog sekarang ini sanagat sedikit sekali maklum cari SEPIRING NASI bang…hahahyy

  12. Lastboy

    May 16, 2015 at 9:51 pm

    Mesin pencari tetap yang utama, blog masih bisa bertahan menurut saya 🙂

  13. Resep Aneka Kue

    May 18, 2015 at 4:08 pm

    Blog dan web tidak akan pernah mati selagi masih ada yang namanya Search Engine (SE). Kamu mencari informasi apapun melalui SE, dan akan bertaburan informasi yang banyak sekali contohnya di SE milik google. 🙂 Salam kenal ?

  14. Diana Putri

    June 6, 2015 at 3:05 pm

    terimakasih artikelnya, awalnya saya baca sudah serem sekali, tapi ternyata tidak …

  15. Isa Maulana

    February 11, 2016 at 9:06 pm

    Ya engga laah… gimana bisa screenshot ngalahin blog, no way. Blog ramai salah satunya dijadikan senjata andalan untuk meraup $ oleh para net marketer, seperti gobagi ini.
    Kalo cuma sscreenshot begitu, bisa apppaa…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Buat Kamu Yang Suka Mi Instan, Hari Ini Mi Instan Cup Ulang Tahun Loh

Apa yang akan kamu pikirkan saat sedang hujan dan lapar? Jawaban paling jujur yang sering ditemukan tentu saja mi instan. Pamor sajian mi yang dihidangkan dengan cepat ini, tentu tak lagi perlu di ragukan. Bahkan tak hanya di negara kita saja, Faktanya sebagian besar masyarakat dunia nampaknya setuju jika mi instan adalah makanan yang digilai sejuta umat.

Kehadirannya memang selalu jadi solusi dari rasa lapar manusia tiap kali tengah malam tiba. Jadi sahabat setia barisan mahasiswa hingga para pekerja kantor yang sering nongkrong di warkop gang depan.

Terlepas dari pentingnya peran serta Mi instan bagi kehidupan, sudah sepatutnya kita tahu dari mana ia berasal. Dan untuk balasan mari sama-sama ucapkan terimakasih bagi beliau yang telah menemukan.

Berterimakasihlah Pada Momofuku Ando, Berkat Dirinya Kita Sering Terselamatkan Dari Tragedi Lapar Tengah Malam

Bayangkan jika bumi yang sedang kita huni ini, tak ada mie instan. Tentu sudah ada banyak malam yang sering kita lalui dengan perut lapar. Mulai dari tak sempat masak hingga sudah makan tapi masih lapar. Untuk itu sudah sepantasnya kita sama-sama ucapkan terimakasih untuk Momofuku Ando. seorang laki-laki berkebangsaan jepang yang tak lain adalah Kakek dari mi instan.

Tahun 1958 tentu jadi masa yang bersejarah baginya, tepatnya pada tanggal 25 Agustus 1958. Hari itu adalah untuk yang pertama kali ia menciptakan mi instan. Kemudian menciptakan perusahaan bernama Nissin dan menciptakan mi instan pertama di dunia. Sedangkan di negara kita sendiri, pada tahun 1970 ada PT Lima Satu Sankyu atau yang sekarang dikenal sebagai PT. Supermi Indonesia jadi pihak pertama yang mengenalkan mi instan ke seluruh pelosok nusantara.

Dan menariknya menurut sebuah survei di Jepang pada tahun 2000 lalu, ini adalah salah satu ciptaan terbaik jepang pada abab ke 20.

Bahkan Tak Ingin Terlihat Pilih Kasih, Momofuku Paham Jika Astronot Juga Ingin Makan Mi Instan

Inovasi selanjutnya yang masih Momofuku terus kembangkan, adalah menciptakan ramen yang bisa di makan di luar angkasa. Masih di tahun yang sama dengan mi instan pertama yang di ia ciptakan. Produk yang di ciptakan Space Ramen itu diciptakan untuk mereka yang akan menikmati mi instan di luar angkasa.

Dengan menerapkan teknik makan tanpa lingkungan gravitasi, space ramen di buat dengan metode minyak panas yang juga mudah mengering. Dengan hanya perlu di panaskan menggunakan air dengan suhu 70 derajat celcius, yang dimakan melalui sedotan.

Lalu 13 Tahun Kemudian, Lahirlah Mie Dalam Cup

Berkat usaha dari Momofuku yang hanya sering tidur hanya 4 jam sehari. Mi instan yang dulu di namakan chicken ramen tersebut, mendapat julukan sebagai ramen ajaib dan sangat populer pada saat itu.

Selang 13 tahun kemudian, tepatnya 18 september 1971 bersamaan dengan perjalanan Momofuku ke Amerika. Satu temuan lain berhasil dilahirkan. Ia menemukan beberapa orang yang tak lain adalah manajer supermarket. Menaruh ramen pada sebuah wadah mangkok dan menyiramnya dengan air panas. Untuk kemudian memakannya menggunakan garpu. Hal ini terjadi dikarenakan sifat orang amerika yang memang tak suka dengan bentuk penyajian yang mungkin terbilang rumit.

Dari pemandangan itu sang kakek mi instan kemudian berpikir, untuk dapat diterima di pasar global. Penyajian mi instan di dalam cup bisa jadi solusinya, kemudian lahirlah Cup Noodles yang dikemas dengan sebuah mangkuk lengkap dengan garpunya.

Dan Hari Ini Tepat 46 Tahun Noodles Cup Di Ciptakan

Yeay, Kamu mungkin tak merasa ini jadi hari bahagia dan berharga. Namun satu hal yang kamu harus tahu, ini tentu bersejarah. Terlebih bagi mereka orang yang menjadi bagian dari Tim Noodles Cup.

Cara penyajiannya yang cukup simpel, tentu jadi faktor menarik yang membuat kita menjatuhkan pilihan. Menemani setia perjalanan, mulai dari berkendara di darat, di laut hingga di udara. Nampaknya mi instan dalam cup selalu jadi juara.

Empat puluh enam tahun yang lalu, bahkan bisa jadi kamu belum ada pada masa itu. Sang kakek mi instan itu, melahirkan inovasi Noodles Cup untuk memenuhi kebutuhan para penikmatnya. Ini sekaligus jadi temuan yang akhirnya mempopulerkan mi instan buatannya ke seluruh dunia.

Dan untuk menghargai temuan dan dedikasi yang telah di buat oleh Momofuku ini. Setidaknya saat ini ada dua museum mie instant di jepang, the Instant Ramen Museum di Osaka, dan Cup Noodles Museum di Yokohama.

Kamu kalau tim yang mana nih ? mi yang di masak atau mi yang seduh dalam cup ?

 

15 Comments

15 Comments

  1. Janiarto Paradise

    May 12, 2015 at 10:10 pm

    sosmed hanya satu dari banyak sumber traffic, bahkan, menurut saya sosmed hanya sedikit menyumbangkan traffic… metode baru ini seperti lebih cocok untuk pengikut tren, bukan pencari informasi… sementara pengunjung blog utamanya adalah pencari

  2. sarmanps

    May 13, 2015 at 12:21 am

    Wah, saya malah belum dengar pengguna screenshot mas.. tapi sepertinya ada benarnya juga blog killer yang satu ini..

  3. rudiansyah

    May 13, 2015 at 4:55 am

    Untuk saat ini belum ada yang bisa menandingi blog, karena banyak fungsi selain sarana berbagi dan belajar sekarang blog juga menjanjikan kepada seseorang untuk mendapatkan penghasilan dan itu sangat mudah, lalu apa yang bisa bunuh?? saat ini blm ada.

  4. Irly

    May 13, 2015 at 8:14 am

    Fenomena yang menarik,menurut saya bagaimanapun blog masih mempunyai keunggulan tersendiri, benar kata Mas Janiarto di atas. Selain itu Screenshort ini bentuknya baku, sedangkan di blog, kita masih bisa meng-edit tulisan yang sudah kita buat, entah sekedar memperbaiki typo atau memperbarui informasi yang hendak kita bagikan melalui tulisan 🙂

  5. kw

    May 13, 2015 at 11:18 am

    wah wah wah… tapi blog tetep tak bisa digantikan, karena semua informasi detail personil ada di situ :))

  6. Rangga

    May 13, 2015 at 12:23 pm

    search engine is God!!
    hehe.. gak kepake yg ginian kata sayah mah.. blog tetep punya andil yg lebih besar..

  7. Syafaatfm

    May 13, 2015 at 2:18 pm

    menyimpulkan dari semua penjelasan diatas, menurut saya peran blog tetap tidak bisa digantikan. Kecenderungan banyak orang untuk mencari sumber informasi dari Search engine merupakan salah satu alasan utama. Seperti halnya diatas, Screenshot jg hanya tren, tren yg diikuti segelintir orang saja… Saya merasakannya sendiri…

  8. Aulia

    May 13, 2015 at 3:16 pm

    Tetap goblog, karena yang namanya login terus buka dasbor lalu menulis lebih indah rasanya daripada instan. Istiqamahlah dalam menulis untuk blog 🙂

  9. Indra Permana

    May 13, 2015 at 7:16 pm

    Wah, saya baru tau ada yang kayak gini. Hehehe

    Tapi menurut ane, tetep aja blog memiliki daya tarik tersendiri daripada hanya sebuah screenshot. Walaupun sebenarnya ada dan banyak orang yang merasa cukup hanya dengan melihat screenshot.

  10. Shinta

    May 14, 2015 at 10:27 am

    Setujulah sama semua blogger di atas. Search engine paling utama. Dari jaman Geocities selalu diramalin blog bakal punah. Lah nyatanya sampe sekarang CMS WordPress terus berkembang walo udah banyak platform yang mati.

    Sosial media sekeren apapun bahkan cara screenshot kaya gini juga efeknya cuma menjadi bagian dari blog itu sendiri. Ngga bisa menggantikan apalagi membunuh.

  11. Icah Banjarmasin

    May 14, 2015 at 12:07 pm

    Kalau saya untuk porsi ngeblog sekarang ini sanagat sedikit sekali maklum cari SEPIRING NASI bang…hahahyy

  12. Lastboy

    May 16, 2015 at 9:51 pm

    Mesin pencari tetap yang utama, blog masih bisa bertahan menurut saya 🙂

  13. Resep Aneka Kue

    May 18, 2015 at 4:08 pm

    Blog dan web tidak akan pernah mati selagi masih ada yang namanya Search Engine (SE). Kamu mencari informasi apapun melalui SE, dan akan bertaburan informasi yang banyak sekali contohnya di SE milik google. 🙂 Salam kenal ?

  14. Diana Putri

    June 6, 2015 at 3:05 pm

    terimakasih artikelnya, awalnya saya baca sudah serem sekali, tapi ternyata tidak …

  15. Isa Maulana

    February 11, 2016 at 9:06 pm

    Ya engga laah… gimana bisa screenshot ngalahin blog, no way. Blog ramai salah satunya dijadikan senjata andalan untuk meraup $ oleh para net marketer, seperti gobagi ini.
    Kalo cuma sscreenshot begitu, bisa apppaa…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top