Feature

Berhentilah Mengatakan Generasi Sekarang Lebih Buruk Dari Generasimu Dulu

Apakah menurutmu, generasimu jauh lebih baik dari generasi sekarang? Apakah kamu menganggap anak sekarang lebih manja dibandingkan dengan kamu di masa lalu? Kalau kamu punya pikiran-pikiran macam ini, berhati-hatilah. Karena bisa jadi kamu sedang terjebak dalam sindroma “generasiku paling baik”.

Padahal tak sepenuhnya pikiran itu benar. Ada kalanya kita tidak menilai generasi sekarang secara adil. Coba letakan kakimu di sepatu mereka, rasakan yang mereka hadapi. Dan yang paling utama, hentikan membandingkan dirimu dengan mereka.

Generasi Kita Juga Dulu Dinilai buruk Oleh Generasi Sebelumnya

anak-anak

Sadarkah kamu bahwa generasimu dulu juga dinilai buruk oleh generasi di atasmu? Musik tahu 80-an dinilai buruk oleh generasi 70-an karena terlalu bernuansa mesin dan kering. Musik 90-an dinilai kurang kaya tema dan lirik oleh generasi 80-an. Musik era milenium dinilai kurang eksplorasi oleh generasi 90-an. Dan begitu seterusnya.

Itu baru bidang musik, belum bidang lain macam keilmuan, kebangsaan, dan lainnya. Tapi coba renungkan, generasi kita yang dulu dicap buruk dan begajulan, ternyata bisa juga mencapi titik ini. Kita tak seburuk yang digambarkan dan dikhawatirkan dulu. Jadi kenapa kita masih mengulang mental menilai buruk yang sama?

Apa Yang Dilakukan Generasi Sekarang Adalah Cermin Didikan Generasi Kita

hamil

Menurutmu perilaku generasi sekarang buruk? Memangnya mereka terlahir seperti itu? Siapa yang mendidik mereka? Bukankah generasi kita yang mendidik mereka. Kitalah yang menuliskan buku-buku pelajaran mereka. Generasi kita juga yang membuat film untuk mereka tonton. Generasi kita juga yang memberi patron perilaku, sopan santun dan etika.

Ambilah contoh Pokemon Go yang sedang ramai saat ini. Beberapa menyebut generasi saat ini terlalu asik dengan gadget mereka dan lupa sekitar. Sadarkah kita, bahwa yang mengenalkan layar sentuh dan mempopulerkan gadget adalah Steve jobs dari Apple dan orang-orang Android Google. Mereka adalah generasi 80 dan 90-an. Sementara Game Pokemon Go sendiri sudah dirancang sedari 20 tahun yang lalu, jelas bukan produk generasi masa saat ini. Lalu masih terheran ketika mereka bertinteraksi begitu? Faktanya, kita yang mendidik mereka seperti itu.

Menilai Mereka Menggunakan Apa Yang Telah Kita Lewati Sangatlah Tak Adil

revolution-body

Parahnya, kita sering menyamakan pikiran mereka dengan pikiran kita saat ini. Jelas hal tersebut sangatlah tak adil. Karena usia dan pengalaman tentunya telah mengajarkan kita banyak hal. Cobalah membandingkan perilaku mereka dengan perilaku kita di usia mereka. Maka niscaya kita akan lebih bijak.

Banyak dari kita begitu bencinya melihat mereka yang rapuh ketika putus cinta. Sementara kita lupa, dahulu pun kita yang meraung paling keras ketika ditinggal pacar. Tuduhan brutal “orang gak bener” dilancarkan untuk mereka yang sering pulang larut. Padahal dulu kamulah yang sering pulang pagi tanpa ada kabar. Mereka yang panik dengan kondisi tubuhnya yang gemuk langsung dinilai berlebihan, sementara kita lupa dulu kita yang sibuk diet supaya tak gendut. Dudukan mereka pada proporsinya, tak perlu berlebihan.

Fasilitas Mereka Memang Lebih Baik, Tapi Tantangan Mereka Pun Jauh Lebih Berat

pusing di komputer

Buatmu mungkin anak sekarang dimanja dengan berbagai fasilitas. Hal itu tidak keliru, namun sadarkah kamu, fasilitas itu ada karena tantangan yang harus mereka hadapi pun jauh lebih berat. Fasilitas itu dibuat oleh generasi yang lalu untuk tantangan saat ini.

Taruhlah Mereka memang punya fasilitas bisa mencari lamaran kerja dan mengirimkan CV via online. Bahkan wawancara kerja pun bisa dengan webcam. Terkesan lebih mudah memang, tapi sadarkah kamu bahwa memenuhi standar yang dibutuhkan lowongan kerja tak semudah dahulu? Tuntutan skill dunia pekerjaan pun jauh lebih tinggi. Mereka harus lebih berjibaku dibandingkan kita dahulu.

Generasi Kita Pun Belum Tentu Sanggup Seperti Mereka

bijak menulis

Kamu yakin, generasi kita lebih mampu dari generasi yang ada saat ini. Ambilah contoh soal waktu sekolah. Taukah kamu berapa lama waktu yang harus mereka habiskan di sekolah? Betapa padatnya pelajaran yang harus mereka hadapi.

Sementara kamu dulu? Sekolah hanya sampai jam 12 itu pun masih sering didiskon karena guru harus ikut rapat. Sungguh tantanganmu jauh lebih mudah.

Dan Kata Siapa Mereka Lebih Buruk Dari Generasi Kita?

tim ns

Apa kita punya data statistik bahwa generasi kita lebih baik dari mereka? Sudahkah kamu melongok berapa banyak generasi saat ini yang menang olimpiade science? Lihatlah para ilmuwan muda Indonesia di bangku kuliah yang mampu membuat mobil paling irit di dunia. Berapa banyak dari anak-anak muda ini yang dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi bisa membangkitkan keperdulian sosial bersama. Sudah pernah dengar anak-anak muda yang tergabung di gerakan Nusantara Sehat?

Kemarin ramai soal Awkarin, selebgram dengan follower 600 ribu yang menghebohkan dunia maya. Karakternya memang jadi kontroversi. Tapi setidaknya perempuan yang punya nama asli Karin Novilda ini pernah jadi “anak baik-baik” menurut penilaian generasi kita. Ia peraih nilai tertinggi ke tiga Ujian Nasional SMP tingkat Provinsi Kepulauan Riau pada 2013 dengan hasil UN 37,9 dan rata-rata nilai 9,6.

Kamu yakin pernah berprestasi lebih baik dari itu di masa lalu? Lantas siapa yang paling bertanggung jawab dengan perubahannya yang drastis saat ini kalau bukan karena kita?

Bisa Jadi Masa Generasimu Sudah Lewat, Biarkan Mereka Yang Melanjutkan

nasehat investasi

Suka tidak suka, mungkin kita harus mulai mengakui ini. Bisa jadi masa keemasan generasi kita sudah lewat. Ini saatnya adik-adik muda yang maju berprestasi.

Ambilah contoh bidang olah raga. Salah satu sumber kegagalan Indonesia saat ini adalah karena terlambatnya regenerasi. Kita tak memberikan peluang yang cukup untuk generasi muda berkembang dan menimba pengalaman.

Ini saatnya membiarkan mereka lewat, sementara kita memperhatikan dari belakang layar. Ingat regenerasi adalah strategi manusia untuk terus abadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top