Tips

Di Momen yang Fitri Ini, Aku Memilih Memaafkannya

Semua kembali fitri, kembali suci di saat Idul Fitri. Begitu pesannya. Agar terwujud kita didorong untuk saling memaafkan.

Konsep “saling” ini yang sering jadi problem. Meminta maaf memang sesuatu yang berat, namun itu belum seberapa. Ada hal lain yang sesungguhnya jauh lebih berat. Apa itu? Memberi maaf!

Ya, bukan perkara mudah, memaafkan dia yang telah menyakiti hatimu. Bukan perkara mudah juga untukku berlega hati dengan perbuatan buruk yang pernah aku terima.

Namun ini momen yang fitri. Saat yang tepat untuk melakukannya. Sesungguhnya amarah yang disimpan itu berdampak buruk untuk aku, kamu dan kita semua. Kita terpenjara olehnya. Tidak ada kebebasan utuh yang diperoleh tanpa ada usaha memberi maaf.

Tapi masih terasa berat untuk memaafkan orang yang satu itu? Coba jalani hal ini agar kita bisa lebih mudah memaafkan orang-orang yang pernah menyakiti hati.

Tutup Matamu 20 detik, Sambil Membayangkan Dia Yang Telah Menyakitimu

Sediakan momen hening untuk dirimu sendiri. Tutup matamu selama 20 detik, bayangkan sosok orang yang telah menyakiti hati itu. Jangan melawan perasaan yang kemudian muncul. Biarkan amarah itu memenuhi seluruh rongga dadamu. Ikhlaskan dulu segala emosi negatif itu. Cermati bagaimana denyut jantung berdetak makin cepat, nafas mulai sesak hingga seluruh badan terasa tegang.

Letakan imaji gambar itu di luar kamu, dan bernafaslah yang dalam

marah

Sekarang sosok yang tadi memenuhi hatimu, kamu bayangkan meletakannya di luar. Sambil melakukannya, tarik nafas yang dalam menggunakan pernafasan perut. Fokuskan perhatian pada setiap helaan nafas yang kamu tarik. Jika gambaran sosok yang membuatmu marah tadi kembali muncul, bayangkan meletakannya lagi di luar hatimu. Konsentrasi lagi pada pernafasan. Begitu seterusnya.

Banyak Kebaikan Di Sekelilingmu, Isi Hati Dan Pikiranmu Dengan Hal Itu

sayang orang tua

Saat ini, adalah momen yang tepat untuk mengisi hatimu dengan segala kebaikan. Bayangkan orang yang paling sayang denganmu memenuhi segala ruang hati. Tempat-tempat indah yang pernah dikunjungi juga bisa dimasukan ke alam pikirmu sekarang. Ingatlah kembali makanan tersedap yang pernah singgah di lidah pengecapmu. Biarkan semua hal baik itu meresap dalam hati, memanjakannya sekian lama.

Jaga Energi Kebaikan Itu, Kini Kembalikan Sosok Yang Belum Bisa Kamu Maafkan Itu

memikirkan diri sendiri

Dengan segenap kebaikan yang kini memenuhi hatimu, ambil kembali bayangan orang yang telah menyakit kamu tadi. Yakinkan dalam diri sendiri bahwa perasaan baik akan melindungi dari segala amarah dan benci. Tidak seorang pun bisa membuatmu marah dengan segala kebaikan yang ada. Ulangi hal ini dalam hati sambil menyeimbangkan antara perasaan senang dan bayang dia.

Sekarang Kamu Sudah Siap Memaafkannya, Tulis lah Kalimat ini

catatan

Ini adalah level selanjutnya dari yang kini bisa kamu lakukan. Ambilah secarik kertas, tulishlah kalimat ini dengan senyum terbaikmu.

Ya Allah Yang Maha Penyayang,

Aku (tuliskan namamu), saat ini telah memaafkan (tuliskan nama orang yang kamu sudah maafkan). Aku memaafkannya untuk kesalahannya (jangan ragu untuk menuliskan rasa sakitmu karena apa secara mendetail).

Untuk itu, aku memaafkannya, seiring aku menuliskan kalimat,

Aku telah memaafkanmu (tulis namanya)

Sekarang Kamu Terbebas, Terbanglah Sahabat

anak kecil

Ya, sekali lagi. Amarah hanya akan jadi belenggu yang menghambatmu untuk terbang bebas. Perlu kita pahami, bahwa yang paling baik adalah memaafkan yang disertai rekonsiliasi. Namun banyak kondisi yang tidak memungkinkan ini. Bisa jadi karena Dia yang tak lagi bisa dihubungi, situasi tak memungkinkan bicara kembali, atau malah sudah lebih dulu pergi selamanya. Ikhlaslah, sadari bahwa maafmu akan berbuah kebebasan bagimu.

Kamu Mau Tahu Manfaat Memaafkan Bagi Tubuh Kamu

1. Mengurangi Tingkat Stress

Menurut Ayuningtias, Psikolog Rumah Sakit Siloam, memaafkan orang lain akan menghambat produksi hormon cortisol. Hormon ini adalah pemicu stress. Semakin kita tidak memendam dendam, semakin sedikit hormon cortisol, semakin tidak stress yang berarti semakin sehat.

2. Mencegah Penyakit Jantung

Amarah yang dipendam sekian lama hanya akan menyebabkan tekanan darah yang tinggi. Semakin lama tekanan darah berada di level yang tinggi, maka sekain tinggi pula resiko komplikasi penyakit jantung. Jadi ucapkan lah maaf dan berilah maaf untuk memperlancar peredaraan darahmu.

3. Terhindar Dari Depresi

Memaafkan orang lain menimbulkan sifat optimis. Dengan tidak munculnya hormon cortisol, tubuh akan memproduksi hormon bahagia yang dikenal dengan nama ilmiah serotonin. Semakin tinggi serotonin dalam tubuh, maka semakin rendah tingkat depresi seseorang.

4. Pereda Rasa Sakit Yang Mujarab

Sebuah studi yang dihelat Duke University Medical Center pada tahun 2008 menemukan bahwa pasien dengan penyakit tulang belakang, lebih tidak merasakan rasa sakitnya ketika mereka lebih bersifat pemaaaf. Disebutkan bahwa terdapat hubungan antara perintah rasa sakit yang dicetuskan tulang belakang dengan sifaat menerima dan memaafkan.

5. Memperpanjang Usia

Mengacu pada Journal of PsychoPhysiology, orang yang pemaaf punya kualitas dan kemungkinan hidup yang lebih baik dibandingkan dengan yang tidak. Penelitian ini melibatkan para manula yang berusia 66 tahun, yang ternyata punya sifat yang pemaaf.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pergi ke Bandung, Bisa Lewat Banyak Cara. Kamu Pilih yang Mana?

Untukmu yang tinggal di kawasan Jabodetabek, mungkin agak suntuk kalau menghabiskan waktu liburan atau akhir pekan hanya di sekitaran tempat tinggalmu. Ingin rasanya pergi sejenak ke luar kota demi menghilangkan kepenatan setelah lima hari dalam seminggu suntuk bekerja di Ibukota. Kota terdekat yang biasanya jadi tujuan warga Jabodetabek untuk berlibur ya salah satunya Bandung.

Berjarak sekitar 150 km dari Jakarta, Bandung menawarkan suasana yang kontras nan asri dibanding Jakarta. Meski tak dipungkiri, kemacetan kini juga mendera kota tersebut—terutama saat hari libur, tapi tak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Bandung. Akhir pekan biasanya dipilih, terutama bila ada tanggal merah di hari Jumat, Bandung akan tumpah ruah oleh wisatawan asal Jabodetabek. Menariknya, kini kita tak lagi dipersulit untuk akses ke Bandung. Kamu sendiri, bagaimana? Kalau diminta memilih, kamu akan ke Bandung naik apa?

Naik KRL Disambung Kereta Ekonomi. Meski Memakan Waktu, Setidaknya Tak Memakan Banyak Biaya Perjalanan

Tahukah kamu kalau ongkos ke Bandung bisa bermodalkan kurang dari Rp 30 ribu? Untukmu yang terbiasa naik KRL, barangkali perlu mencoba. Karena ternyata pergi ke Bandung bisa dengan sambung-menyambung KRL sehingga tak memakan ongkos yang cukup banyak. Caranya, dari stasiun asalmu, kamu naik KRL hingga Stasiun Manggarai.

Dari stasiun Manggarai yang adalah stasiun transit, sambung lagi dengan menaiki KRL dengan tujuan akhir Stasiun Cikarang. Selanjutnya, dari Stasiun Cikarang kamu beralih ke kereta ekonomi Walahar jurusan Purwakarta dengan harga tiket Rp 6 ribu. Baru dari Purwakarta, kamu kembali naik kereta ekonomi Cibatuan menuju Bandung hanya dengan tarif Rp 8 ribu. Coba hitung, ongkos perjalananmu dari Jakarta menuju Bandung tak sampai Rp 30ribu. Hemat bukan?

Beli Tiket Bus Travel Agar Tak Lelah dan Bisa Tidur Sepanjang Perjalanan

Kalau tak ingin lelah selama perjalanan ke Bandung, kamu bisa memilih untuk naik bus travel. Apalagi varian bus travel kian beragam dan semakin menawarkan kenyamanan sepanjang perjalanan. Alih-alih lelah, kamu justru bisa tertidur lelap selama perjalanan.

Keberadaan jalan tol Cipularang pun mempercepat perjalananmu dari Jakarta ke Bandung. Di luar adanya situasi waktu tempuh hingga ke pintu tol daerah Bandung bisa dipersingkat hanya 3 jam saja. Nantinya sampai tujuan, kamu cukup check in di penginapan dan melanjutkan agenda jalan-jalanmu. Efisien dan menyenangkan, bukan?

Naik Kereta Argo Parahyangan Demi Efisiensi Waktu

Kereta Argo Parahyangan sudah jadi primadona bila ingin bepergian dari Jakarta ke Bandung. Harga tiket dibawah Rp 100 ribu terbilang cukup terjangkau lantaran fasilitasnya juga mumpuni selama penumpang berada di dalam gerbong kereta. Belilah tiket dari jauh-jauh hari. Karena walaupun hanya bepergian ke Bandung, tiket kereta yang satu ini cukup banyak peminatnya.

Kereta ini memulai rutenya dari Stasiun Gambir dan berakhir di stasiun tujuan, Stasiun Bandung. Hal menarik lainnya kalau kamu memilih naik kereta Argo Parahyangan yaitu pemandangan selama di perjalanan. Rute kereta yang satu ini akan melewati jalur yang cukup ekstrem namun tetap aman. Sebagian dari penumpang mengaku penasaran dan memilih naik kereta ini lantaran ingin menikmati sensasinya berkereta lewat jalur yang ekstrem.

Kalau Pergi Sekeluarga Mungkin Memang Lebih Baik Menyewa Mobil Pribadi

Sementara untukmu yang mungkin memang berencana pergi ke Bandung bersama keluarga besar, memang lebih baik berkendara dengan mobil pribadi. Meski tak senyaman naik travel, yang terpenting kamu tiba di tujuan dengan selamat, bukan? Lagi pula, selama perjalanan, kamu dan anggota keluargamu bisa menghabiskan waktu dengan bercengkrama. Kalau sepanjang hari kerja kamu sukar sekali menemukan momen semacam ini, maka biarlah perjalanan ke Bandung jadi kenangan yang menarik untuk keluargamu.

Tapi Kalau Pergi Bareng Teman Sepermainan, Sangat Disarankan untuk Touring Demi Menambah Pengalaman

Touring ke Bandung? Pasti seru! Apalagi kalau hal ini sudah masuk agendamu bersama kawan-kawan sejak jauh-jauh hari. Kapan lagi kamu bisa berkendara sembari membuat momen agar diingat sampai hari tua? Soal persiapan, H-sebulan sebisa mungkin kamu berdiskusi dengan teman-temanmu agar rencana touring bisa dieksekusi. Terpenting, keselamatan dan keamanan saat berkendara yang pasti harus jadi dua hal utama. Meski mungkin kamu terbiasa touring dengan jarak melebihi Jakarta-Bandung, ingatlah mungkin touring kali ini akan memberikan pengalaman berbeda. Tetap buatlah perjalanan kali ini jadi mengesankan.

Soal kendaraan, kamu bisa mempercayakan kuda besi dari Suzuki yaitu Suzuki GSX-S150. Kamu jangan khawatir, tak hanya nyaman dipakai berkendara sehari-hari, motor ini pun tetap menunjukkan performa yang mumpuni untuk durasi perjalanan jauh.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Tipe GSX-S150 ini memang bergaya street fighter yang juga mengadopsi tampilan touring yang cocok untuk perjalanan jauh. Karena itu posisi berkendaranya tak terlalu menunduk macam di tipe R. Handle barnya dibuat lebar dengan posisi yang berada tinggi di atas tangki dan tempat duduk. Tentunya gaya berkendara ini dimaksudkan agar pengemudi tak lekas lelah dalam perjalanan jauh.

Manajemen mesin GSX-S150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Serunya performa tinggi ini diimbangi dengan radiator yang besar. Dengan ukuran pendingin air yang besar ini, diharapkan suhu mesin akan tetap optimal meski dipacu dengan tenaga maksimal. Dan pastinya akan tetap nyaman jika dipakai dalam durasi perjalanan jauh atau untuk dipakai harian.

Konsisten dengan konsep ini, tangki dibuat aerodinamis dengan bentuk melengkung. Kapasitasnya yang mencapai 11 liter, dipastikan cukup untuk mencapai jarak tempuh jauh. Meski aerodinamis  justru penampilan GSX-S150 ini terlihat cukup gagah. Dijamin perjalan touring ke Bandung akan jadi momen tak terlupakan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Bak Jodoh, Kedatangan Sahabat Sejati Pun Perlu Dinanti

Mungkin ada orang yang beruntung lantaran bisa menjalin persahabatan dengan satu atau dua orang sampai bertahun-tahun. Ada juga yang memiliki banyak sahabat, namun diantara sekian banyak situasi, ada juga yang masih bertanya-tanya siapakah sahabat sejatinya. Tenang, fase semacam ini normal. Bukan berarti kamu tak punya sahabat sama sekali. Pasalnya, menemukan sahabat sejati pun seperti menemukan jodoh. Susah-susah gampang. Tapi sekalinya bertemu orang yang tepat, dia akan membantumu meningkatkan kualitas hidup, bukan justru memberikan dampak negatif.

Tak Ada yang Salah Kalau Kamu Hendak Menjalin Relasi Sebanyak-banyaknya

Percayalah, membuka diri dan menjalin relasi sebanyak-banyaknya perlahan tapi pasti akan menolongmu menemukan sahabat sejati. Di lain sisi, kamu pun jadi punya pengalaman dalam memahami aneka ragam karakter orang. Tapi ingat, kamu harus tetap selektif dalam menjalin relasi pertemanan ini. Sebab bukan tak mungkin kamu bertemu dengan orang yang salah dan justru membuat persahabatanmu jadi penuh drama.

Bukalah Diri dan Jadilah Sosok yang Bersahabat Bagi Orang Lain

Mungkin ini salah satu cara terbaik mendapatkan sahabat sehati, yaitu dengan membuka diri dan menjadikan dirimu sebagai sahabat bagi orang lain. Bagaimanapun, ketika kamu hadir dalam kehidupan seseorang dan berempati untuk menolongnya melewati berbagai kesulitan, kegagalan, bahkan sekalipun kesuksesannya kelak, pasti secara tak langsung sebenarnya kamu sedang ditempa dari yang tadinya berstatus teman untuk naik manuju sahabat. Tunjukkanlah kualitas terbaik seorang sahabat yang ada pada dirimu.

Jadilah Pribadi yang Ramah dan Suka Menolong

Tak semua orang ringan tangan dan mau menolong orang yang ada di sekitarnya. Kamu perlu menyadari, yang namanya suka menolong dengan tulus ikhlas akan membantu kalian menemukan sahabat sejati. Begini prinsipnya, apa yang kalian tabur, nantinya itulah yang akan kalian tuai. Di lain sisi, terimalah kelebihan dan kekurangan teman-teman yang ada di sekitarmu. Jangan justru pura-pura tak peka dengan keadaan sekelilingmu.

Jangan Ragu untuk Memberi Apresiasi dan Mengakui Prestasi Orang-orang yang Ada di Sekitarmu

Jadilah sosok yang tak ragu untuk memberi apresiasi kepada orang lain. Apa pun pencapaian orang tersebut, terlebih dia temanmu, maka akuilah dengan tulus hati dan ucapkan selamat padanya. Jangan iri apalagi mencelanya habis-habisan. Dengan mengakui dan memberi apresiasi, kamu justru akan disukai oleh teman-temanmu. Suatu saat kamu menorehkan prestasi, tak pelak kamu pun akan mendapatkan hal serupa.

Terpenting, Kamu Harus Memahami Arti Persahabatan yang Sesungguhnya Terlebih Dahulu

Namun sebelum kamu melakukan hal-hal itu, sadari dahulu motivasimu. Janganlah menjadi baik hanya karena formalitas belaka. Justru mulai dari sekarang, pikirkan dahulu apakah arti persahabatan untukmu dan seberapa penting keberadaan sahabat bisa membuat hidupmu merasa lebih baik? Percayalah, yang namanya kesuksesan biasanya bergantung dari sahabat yang dimiliki. Di lain sisi, dengan siapa kalian bersahabat akan menentukan menjadi orang seperti apa kamu nantinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Hal Sepele yang Tak Pantas Kamu Jadikan Alasan untuk Melepas Masa Lajang

Pernikahan bukan hal yang bisa dianggap enteng dan dijadikan bahan permainan. Jika kamu memang ingin menikah, pastikan dulu kamu memang sudah siap melepas masa lajangmu, melepas kebebasanmu, dan mencoba menjadi istri juga calon ibu yang baik untuk anak-anakmu kelak.

Namun jangan sesekali menikah hanya karena beberapa hal dibawah ini.

1. Ingin Punya Anak di Usia Muda Biar Punya Sebutan “Mamud” Alias Mama Muda

Alasan macam apa ini? Pernikahan bukan ajang untuk berlomba untuk sebuah pengakuan semata. Jika memang kamu yakin sudah siap, maka cepat segerakan pernikahan, namun jika belum, jangan menggunakan alasan macam ini untuk emlangkah ke gerbang pernikahan.

2. Bosen Ditanya Kapan Nikah

Kalau hanya karena pertanyaan “kapan nikah” saja kamu tak perlu kebakaran jenggot. Tanggapi saja dengan santai. Tak perlu buru-buru jika kebahagiaan kedua orangtuamu saja masih kamu kesampingkan. Fokus saja pada hidupmu sendiri, tak perlu menggubris omongan orang lain yang tak bermutu.

3. Tak Mau Disebut Perawan Tua

Sebagian masyarakat memang masih kerap menggunjing masalah usia untuk menikah. Namun anggap saja itu hanya angin lalu. Menikahlah saat dirimu sudah yakin dan benar-benar siap. Jangan menikah hanya karena pandangan orang lain.

4. Bosan Sendiri

Mungkin alasanmu masuk akal bagi dirimu sendiri, namun tidak bagi orang lain dan masa depanmu. Jangan hanya karena bosan sendiri akhirnya kamu memutuskan untuk menikah dengan pria yang tak kamu tahu baik sosoknya. Nikmati saja dulu kesendirianmu saat ini, karena bisa saja suatu saat kamu akan merindukan masa itu.

5. Tak Ingin Kalah dengan Teman yang Sudah Lebih Dulu Menikah

Stop kebaperanmu yang berlebihan. Jika teman-temanmu sudah menikah lebih dulu, itu artinya jodoh mereka memang sudah datang dan sudah saatnya bagi mereka untu menikah. Jangan sampai kamu menikah hanya karena alasan ikut-ikutan teman yang sudah menikah terlebih dulu.

6. Menikah Karena Usia Sudah Jatuh Tempo

Dari dulu kamu sudah mempersiapkan bahwa kamu ingin menikah di usia 20 an. Namun apa kamu akan tetap memaksakan menikah di usia 20-an jika sampai saat itu pun kamu masih belum menemukan pria yang cocok untuk menjadi pasangan hidupmu.

7. Menikah Sebagai Pemenuh Hawa Nafsu

Menikah bukan hanya tentang nafsu belaka. Ada banyak hal yang akan kamu hadapi saat kamu sudah memutuskan untuk melepas masa lajangmu. Menjadi seorang istri atau suami bukan hal yang mudah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

9 Kebiasaan Unik Wanita Yahudi Untuk Merangsang Kecerdasan Anak Sejak Dalam Kandungan

Setiap calon ibu memiliki cara tersendiri untuk merangsang kecerdasan anak, baik sejak di kandungan maupun pasca dilahirkan. Namun tak dapat dipungkiri bahwa wanita yahudi punya kebiasaan unik saat mereka hamil. Hal ini dilakukan untuk merangsang kecerdasan si kecil sejak masih di kandungan.

1. Mengerjakan Soal Matematika Bersama Suami

Wanita yahudi kerap melakukan kebiasaan mengerjakan soal matematika bersama suami saat hamil. Mereka akan membeli banyak buku matematika untuk dikerjakan selama masa kehamilan bersama sang suami tercinta.

2. Sering Bermain dan Mendengarkan Musik

Saat hamil, wanita yahudi suka melakukan beragam permainan. Selain itu wanita yahudi juga suka mendengarkan musik.

3. Mengonsumsi Satu Jenis Makanan Hewani Saja

Hal ini dilakukan karena memang ada peraturan bahwa orang yahudi tidak boleh makan makanan hewani lebih dari satu jenis dalam sekali waktu.

4. Suka Ngemil Kacang Almond, Kurma dan Minum Susu

Kacang almond, kurma dan susu adalah jenis makanan dan minuman yang kaya nutrisi penting untuk kecerdasan otak. Pada siang hari, biasanya wanita Yahudi yang sedang hamil suka mengonsumsi cemilan ini.

5. Mengonsumsi Ikan Tanpa Kepala

Wanita Yahudi sangat berhati-hati dalam memilih makanan untuk dikonsumsi saat hamil. Salah satunya adalah dengan makan ikan tanpa kepala. Hal ini karena memang mereka menganggap bahwa kepala ikan mengandung banyak toksin dan racun.

6. Mengonsumsi Buah Terlebih Dulu Sebelum Makan Makanan Pokok

Wanita Yahudi akan lebih memilih makan buah terlebih dulu sebelum makan makanan pokok karena kandungan buah akan lebih cepat membusuk di pencernaan jika dimakan setelah makan makanan pokok.

7. Rutin Berolahraga

Wanita Yahudi sering melakukan olahraga memanah dan menembak. Kegiatan olahraga dilakukan oleh wanita Yahudi yang sedang hamil untuk menghilangkan rasa pegal dan membuat tubuhnya lebih terlihat bugar.

8. Menghindari Bau Asap Rokok

Asap rokok dianggap tabu oleh wanita yahudi yang tengah hamil. Untuk itu sebisa mungkin mereka akan menghindarkan diri mereka dari asap rokok.

9. Tidak Berkunjung ke Pemakaman

Saat hamil, wanita Yahudi memiliki kebiasaan untuk tidak berkunjung ke makam. Hal ini dilakukan untuk menghindari emosi negatif yang dapat berpengaruh pada tumbuh kembang otak si kecil di dalam rahim.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top