Community

Gagal Terus? Cobalah Introspeksi Diri, Ternyata 5 Hal Ini Yang Membuatmu Sulit Sukses!

Kamu pasti pernah merasa frustasi dalam hidup ini karena tidak ada satu pun rencana yang terlaksana sesuai dengan keinginanmu. Kamu membenci dirimu sendiri dan merasa menjadi orang yang gagal dan tidak berguna. Perasaan kecewa, marah, dan kesal pada dunia pun terus menghampiri. Seakan dunia yang harus menanggung kesalahan saat ada hal yang tidak berjalan sesuai kehendakmu.

Sampai kapan kamu mau menyalahkan keadaan atas hidupmu yang tak  kunjung berkembang? Cobalah untuk introspeksi diri. Apakah hal yang kamu lakukan selama ini sudah benar?

Coba Periksa dengan Teliti, Apakah Rencana yang Kamu Buat Sudah Benar-benar Matang?

Ketika rencana tidak berjalan sesuai dengan apa yang telah dibuat, sering kali kita menyalahkan realitas. Kamu merasa sudah berusaha sekuat tenaga, tapi keberhasilan belum berpihak juga. Akhirnya kalimat, “Memang bukan takdirku untuk memperolehnya” menjadi pembelaan diri yang ampuh.

Tapi sebenarnya, sebelum kamu menyalahkan takdir. Apakah kamu sudah membuat rencana yang benar-benar ingin kamu raih dengan matang? Coba kroscek lagi. Bisa jadi hal itu akibat dari bagian rencanamu yang kurang matang. Kekurangan inilah yang menyebabkan rencana yang kamu buat jadi tidak berhasil sesuai dengan keinginan.

Manfaatkan Satu Kesempatan yang Ada dengan Semaksimal Mungkin

Kamu mungkin punya banyak  mimpi, sama seperti orang kebanyakan. Tetapi, mengapa ya mimpi orang lain terwujud sedangkan mimpi kamu sendiri tak kunjung tergapai?

Pikiran yang seperti itu membuat kamu merasa hidupmu stagnan. Kamu merasa Tuhan memang telah menciptakanmu untuk terus menjalani kehidupanmu yang sekarang ini.

Pernahkah kamu berpikir bahwa orang-orang di luar sana yang sudah berhasil mewujudkan mimpinya sebelumnya harus berusaha lebih keras darim? Jangan munafik, kamu sendiri pasti merasa bahwa usaha yang kamu lakukan selama ini belum maksimal. Daripada menyalahkan orang lain, lebih baik perbaiki usaha kamu untuk meraih mimpi.

Mimpi yang Pudar Karena Terus Mengalami Kegagalan, Itu Merupakan Tanda Bahwa Usahamu Kurang Keras

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Bisa jadi mimpi yang kamu impikan belum terwujud karena kurangnya usahamu untuk meraihnya. Kita seringkali terburu-buru untuk mewujudkan mimpimu. Padahal kamu masih punya banyak waktu, karena dirimu sendirilah yang berhak mengatur kapan mimpi tersebut akan terwujud.

Diri sendiri adalah musuh terbesar yang sulit ditaklukan. Jangan sampai rasa ragu dan kekhawatiran yang tidak penting menghambat langkahmu untuk meraih mimpi dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Terlalu Memusingkan Omongan Orang, Padahal Kamu yang Menjalani Kehidupan

Dikritik, disepelekan, diremehkan oleh orang lain adalah pengalaman terburuk yang pernah atau akan dialami oleh seseorang. Perasaan dikucilkan dan tidak didukung inilah yang terkadang membuat kamu bertanya tentang kapasitas dan kemampuanmu sendiri sebagai manusia. Kamu jadi tidak percaya diri karena ada satu orang yang berkomentar buruk tentang dirimu.

Jika terlalu memusingkan perkataan orang, kapan kamu mau maju? Yakinlah dengan apa yang kamu anggap benar. Tak usah terlalu memikirkan perkataan orang yang tidak suka akan dirimu. Meskipun kamu sudah melakukan yang terbaik, orang-orang tetap akan mencibirmu dan ada saja orang yang tidak suka  kepadamu. Anggap saja cacian dari mereka sebagai sebuah motivasi untuk terus berkembang.

Sibuk Menyalahkan Pekerjaan yang Tidak Sesuai, Padahal Kamu Punya Banyak Pilihan

Pekerjaan yang tak pernah usai membuatmu stres dan tidak merasa bahagia. Hari-hari yang membosankan dan karier yang tidak kunjung naik membuatmu merasa hidup tidak pernah berkembang. Tapi anehnya, kamu masih saja bertahan di perusahaan kamu yang sekarang. Kenapa? Alasannya pasti karena mencari pekerjaan sekarang itu sulit,  jika keluar dari perusahaan pasti bakal jadi pengangguran.

Padahal, jika kamu tidak membatasi diri dan tidak takut akan jadi pengangguran, kamu bisa saja keluar dari tempatmu bekerja sekarang juga. Kamu punya banyak pilihan untuk menentukan kebahagiaanmu sendiri. Tak usah takut tidak punya pekerjaan, ingat rezeki sudah diatur oleh Tuhan.

Menyalahkan Tuhan atas Jodoh yang Tak Kunjung Datang. Tapi Apakah Kamu Sudah Berusaha Mencari?

Kamu pasti merasa, seiring bertambahnya usia, tekanan untuk segera menikah dan membina hubungan rumah tangga semakin terasa jelas. Keluarga inti, saudara, teman dekat bahkan tetangga sibuk bertanya “Kapan menikah?”. Kamu yang kebingungan dengan pertanyaan tersebut pun pasrah saja menjawab,”Segera, mohon doanya”. Menerima pertanyaan seperti itu memang menjengkelkan, karena kita sendiri tidak tahu kapan jodoh itu akan datang.

Tapi  jika kamu benar-benar ingin bertemu dengan jodohmu, berusahalah untuk mencarinya. Jangan terus berdiam diri dan menunggu saja. Sejatinya, meski jodoh sudah ditakdirkan oleh Tuhan untukmu, tapi dia tidak akan begitu saja jatuh dari langit.

Perlu usaha dan tindakan untuk bertemu dengan belahan hatimu. Bisa saja dia sedang menunggumu di luar sana, dan menunggumu untuk menjemputnya. Sesuatu yang berharga itu memang perlu diusahakan, sama seperti jodoh. Kamu tidak akan pernah benar-benar mendapatkannya, jika kamu tidak mengusahakannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Dibandingkan Spanyol Atau Italia, Pecinta Motor Tanah Air Jauh Lebih Gila

Kalau bicara soal motor apalagi MotoGP rasanya Italia dan Spanyol merupakan dua negara teratas. Sebagian besar pembalap kasta tertinggi balap motor dihuni oleh warga dari kedua negara tersebut. Setiap gelaran di kedua negara itu juga hampir selalu pecah rekor untuk soal jumlah penonton.

Tapi jangan salah, kalau saja MotoGP diadakan di Indonesia, bisa jadi negara kita jadi nomor satu soal antusiasme masyarakatnya dengan motor. Beberapa kali pembalap MotoGP singgah di Indonesia selalu takjub dengan kegilaan orang Indonesia akan motor.

Tak terkecuali Rrasa antusias bikers di Indonesia yang membuat Andre Iannone dan Alex Rins terpukau. Mereka tidak menyangka kalau para bikers di Indonesia sebegitu besar dan heboh. Hal ini disampaikan kala Iannone dan Rins sedang melakukan kunjungan ke Indonesia dalam event Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di sentul.

Event kali ini merangkul 3.000 bikers dari 63 klub dan komunitas Suzuki yang saling bekerjasama dengan PT.SIS (Suzuki Indomobil Sales). Acara dihelat di Sentul Sirkuit, Bogor daerah Jawa Barat. Yang mana acara pembuka dilakukan dengan iring-iringan yang dipimpin kedua pembalap Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018.

Andrea Iannone dan Alex Rins disuguhkan Suzuki GSX-R150. Tak cuma mereka brand ambassador GSX-R150, Hamish Daud sebagai ambasador GSX juga ikut serta di acara ini. GSX dipilih karena mencirikan aura MotoGP.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

“Saya tidak menyangka kekuatan bikers Suzuki di Indonesia sangat luar biasa seperti ini. Senang sekali saya mendapatkan pengalaman yang sangat beragam dan berbeda bersama rekan balap saya dan ribuan bikers Suzuki,” ungkap Alex Rins.

Kehebohan dari komunitas dan klub terpancar dari acara yang diadakan sejak pagi hari jam 10, sudah dipenuhi oleh ribuan bikers yang berdatangan dari Tanggerang, Cikarang, Cengkareng, Parung dan lain-lain. Bahkan beberapa dari mereka ada yang berangkat ketika matahari belum terbangun dari tidurnya.

Rasa antusiasme total yang diperlihatkan bikers juga dirasakan oleh Andrea Iannone. Ia pun beranggapan antusiasme publik tanah air jadi dorongan luar biasa baginya untuk lebih berprestasi di ajang MotoGP.

“Ini adalah kali pertama bagi saya bisa larut dalam kegembiraan fans Suzuki. Saya sangat menikmati momen hari ini, dan semoga semangat teman-teman bikers Suzuki bisa menambah semangat saya sendiri untuk tampil lebih mengensankan di musim MotoGP 2018 bersama tim saya,” kata Iannone.

Meskipun acara seperti ini bukan yang pertama bagi kedua pembalap. Namun, Iannone mengungkapkan bahwa di Indonesia lebih meriah dari pada Italia dan Spanyol. Lantaran banyak bikers yang ikut serta dalam event ini apalagi pada saat konvoi yang dilakukan sepanjang track Sentul sirkuit.

“Seperti yang Iannone katakan, kami beberapa kali mengadakan acara serupa. Tapi di sini berbeda karena kami (Iannone dan Rins -red) berkendaraan dengan banyak orang. Apabila tahun ini sukses kami ingin mengdakan acara yang lebih besar,:” tambah Alex Rins.

Antusias yang diperlihatkan oleh para bikers dapat menghipnotis Alex Rins dan Andrea Iannone untuk mewujudkan kembali acara serupa di tahun mendatang. Karena selain menjadi wadah berjumpa dengan pembalap luar, hal ini juga menjadi ajang silaturahmi para klub dan komunitas Suzuki

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top