Tips

Cara Mudah Detoksifikasi Tubuh Di Kala Puasa

Tidak ada ubahnya ketika kita ingin melakukan olahraga yang membutuhkan pemanasan, begitu pun dengan puasa yang sedang dijalani, semua butuh persiapan. Baik dari dalam hati dan jiwa terlebih lagi persiapan tubuh untuk menjalaninya.

Menjalani puasa saat bulan ramadhan yang memang sudah menjadi hal yang paling dinantikan oleh sebagian besar umat muslin didunia, akan ada banyak hambatan yang mungkin akan mengagalkan ibadah dan niat puasa yang kita miliki. Untuk itu lakukan persiapan yang akan membantu kita untuk menjalani kegiatan tersebut, salah satunya dengan detoksifikasi pada tubuh menjelang puasa yang berfungsi untuk mengurangi kadar racun dalam tubuh agar bisa tetap kuat dan sehat meski sedang puasa sekalipun.

Biasakan Untuk Rutin Minum Air Putih Dalam Jumlah Yang Banyak

Bagian dari tubuh kita mengandung 80% air yang berarti kita akan memerlukan air yang akan membantu tubuh dalam menjalankan fungsinya. Selain untuk memuaskan dahaga meminum air putih juga membatu kita untuk membuang racun-racun yang ada dalam tubuh kita. Yang jelas untuk membantu proses detoksifikasi akan memerlukan jumlah air yang lebih banyak dari komsumsi kita biasanya.

Minum 8 hingga 10 gelas air putih per hari sudah cukup untuk menyediakan air pada tubuh kita, akan tetapi kita perlu menambah konsumsi air jika ingin melakukan detoksifikasi. Namun, kebutuhan air setiap orang berbeda-beda tergantung dari jenis kelamin dan ukuran tubuh, ini juga adalah hal yang perlu kita perhatikan.

Mulailah Untuk Menyesuaikan Waktu Tidur Dengan Porsi Yang Cukup

Berhenti untuk begadang jika memang hal tersebut tidak diperlukan, kita perlu bangun pada dini hari untuk sahur maka mulailah mengatur waktu tidur dengan baik. Tidur lebih awal akan membantu kita tidak melewatkan waktu sahur karena bisa bangun tepat waktu, selain itu tidur merupakan waktu beritirahat bagi tubuh untuk bisa bangun dengan segar pada esok hari.

Disamping itu tidur yang cukup setiap malam membantu tubuh dalam mengurangi racun yang terbentuk dalam tubuh kita, karena saat tidur organ-organ dalam tubuh tidak bekerja sekeras saat kita sedang bangun. Kurang tidur dapat melemahkan sistem imun, sehingga kita bisa dengan mudah terkena sakit yang jelas akan menghambat kegiatan puasa yang ingin kita lakukan.

Hindari Makanan Asin dan Pedas, Perbanyak Konsumsi Protein Serta Kalsium

Jika kita adalah salah satu pecinta makanan asin dan pedas cobalah untuk mengurangi kebiasaan ini menjelang puasa, karena meski terkesan lebih menggugah selera setiap kali ingin makan nyatanya makanan asin dan pedas lebih mudah membuat kita untuk merasa haus apalagi ketika sedang berpuasa. Untuk menghindari hal-hal yang akan mengganggu kegiatan puasa sebaiknya hindari makanan ini, sebaliknya mulailah mengganti makanan yang biasa kita konsumsi dengan makanan yang mengandung protein dan kalsium yang tinggi untuk membantu kita agar tidak mudah merasa lapar.

Kalsium yang kita peroleh dari makanan yang kita konsumsi bermanfaat untuk mengaktifkan saraf, melancarkan peredaran darah, melenturkan otot, menyeimbangkan pH darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh dan masih banyak hal baik lainnya. Sementara itu, protein berfungsi untuk memberikan energi pada otot, yang juga akan memberikan kita kekuatan untuk menjalani ibadah puasa.

Berhenti Untuk Ngemil Dengan Porsi Banyak

Untuk kegiatan yang satu ini dilakukan untuk membiasakan tubuh dengan makan yang hanya seperlunya saja saat puasa nanti. Sehingga meski tengah puasa pola makan tetap terjaga, selain itu hal ini juga bertujuan untuk tetap menjaga berat badan yang kita miliki. Namun jika memang masih ingin tetap ngemil, cobalah untuk mengganti jenis cemilan yang ingin kita konsumsi dengan cemilan sehat seperti kacang-kacangan, buah-buahan segar yang tidak hanya memberikan energi pada tubuh namun juga dapat memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

Dan Yang Pasti Tetap Bergerak Untuk Menjalani Aktivitas Seperti Biasa

olahraga

Meski sedang berpuasa bukan berarti kita juga harus berpuasa untuk aktivitas dan kegiatan lainnya, tetap bergerak dan melakukan aktivitas justru adalah hal yang baik untuk membantuk kita dalam menjalani kegiatan berpuasa. Tidak harus kegiatan dan aktivitas yang berat, kita bisa mengakalinya dengan latihan dan olahraga ringan dengan berjalan setelah makan sahur yang akan membantu tubuh untuk memperlancar metabolisme dan membakar lemak yang berlebih pada tubuh kita.

Karena akan sangat tidak nyaman ketika nanti kita menjalani puasa namun dikarenakan persiapan yang kurang malah jatuh sakit, untuk itu kita perlu melakukan persiapan yang salah satunya dengan detoksifikasi tubuh dengan beberapa cara diatas.

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Mulai Dari 1G Hingga Kini 4G, Kamu Mengalami Era Yang Mana?

Rindu dengan si Dia yang nan jauh di sana tinggal angkat smartphone lalu lakukan video call. Semudah itu memang saat ini memecah rindu. Teknologi memang sudah sedemikian memudahkan.

Tapi toh kemudahan itu tak datang serta merta. Sekian proses teknologi dilalui hingga kita menjejak di era ini. Sebagian kamu bahkan mungkin sempat merasakan era itu. Tentunya worth it untuk menyimak perjalanan teknologi seluler dari waktu ke waktu ini

Bayangkan Hidup Di era 1G, Handphonemu Cuma Bisa Dipakai Telepon Saja

Angkatan pertama atau 1G, santer diperkenalkan sejak 1970-an. Seandainya saja ketika itu Mark Zuckerberg sudah lahir dan menciptakan jejaring facebook, jangan harap kamu bisa update status memakai jaringan ini. Sebab teknologi pada golongan ini masih bekerja dengan memanfaatkan transmisi sinyal analog, yang hanya diperuntukkan pada panggilan telepon saja.

Ukuran ponsel di masa 1G pun memang cukup tergolong besar, jika dibandingkan dengan ponsel masa kini. Misalnya Motorola seri DynaTAC yang cukup populer pada saat itu. Telepon genggam yang dibuat pada kurun 1984-1994 ini, memiliki bobot 794 gram alias lebih dari setengah kilogram.

Di Era 2G Baru Bisa Kirim SMS, Tak Ada Notif Sudah Dibaca Atau Belum

 

Lahir sebagai adik pertama dari layanan teknologi 1G, sang 2G datang untuk menggantikan sinyal analog ke ranah yang lebih maju yakni Digital. Yap, perbedaan utama antara kedua teknologi tersebut adalah pada sinyal radio yang digunakan.

Beberapa telepon genggam, yang menggunakan teknologi 2G mulai diperkenalkan pada kurun waktu tahun 1990. Tak hanya suara, ponsel pada era ini, sudah dapat berkirim dan menerima data dalam ukuran kecil.

Maksudnya data di sini adalah pengiriman pesan teks (SMS), pesan bergambar serta pesan multimedia (MMS). Kamu yan kebetulan lahir di Era ‘90-an tentu paham, bagaimana pesan bergambar yang sedang dibicarakan. Sulitnya ketika itu jika berkirim pesan tak ada tanda centang dua bahwa pesan sudah dibaca. Kita hanya bisa mengira-ngira sendiri.

Meski sudah mulai ada data transfer, tapi paket yang terkirim masih sangat kecil. Karena itu kemudian jaringan 2G ini dimodifikasi. Dikenalkanlah istilah 2.5G mengacu pada teknologi dengan sistem General Packet Radio Service (GPRS) yang bisa mencapai 50 kbps.

Tak berhenti disitu, jaringan 2G kembali dikembangkan menjadi 2,75G. Sebuah teknologi komunikasi 2G yang dikombinasikan dengan standar Enchanced Data Rates for GSM Evolution (EDGE). Secara teori, kecepatan transfer datanya melebihi 2.5G, yaitu maksimal pada 1 Mbps.

Era 3G Mulai Memungkinkan Kamu Berselfie Dan Mengunggah Ke Sosmed

Penerapan standar GPRS pada teknologi komunikasi 2G jadi jembatan yang akhinya, membuka jalan untuk akses data yang lebih cepat. Sebab setelah kelahirannya, pada tahun 1998 muncul lagi rangkaian yang juga dikenal sebagai generasi ketiga atau 3G.

Teknologi ini sekaligus jadi mobile broadband pertama, alias jaringan pita lebar. Sebuah istilah yang menggambarkan akses pengiriman data lebih cepat. Akses yang lebih cepat ini diiringi dengan melesatnya teknologi ponsel.

Pada saat inilah kita mulai mengenal akses dunia lewat smartphone, transfer data audio, grafis hingga video. Dari sini pula kita mengenal streaming video dan video call dengan sesama pengguna 3G. Di era ini pula sosial media mulai merambat naik dan foto selfie mulai bertebaran dimana-mana

Layaknya ketika 2G dahulu, teknologi 3G juga tak diam di tempat. Dikembangkan pula teknologi yang dinamakan 3.5G dan 3.75G. Teknologinya disebut dengan High Speed Packet Access (HSPA) dan HSPA+, yang memiliki kecepatan transfer data meningkat dengan batas maksimum unduh 14 Mbps, dan kecepatan unggah 5,76 Mbps.

Era 4G LTE Paling Muda Tapi Paling Revolusioner

Teknologi ini menawarkan kecepatan unduh hingga 100 Mbps dan kecepatan unggah hingga 50 Mbps. Dan kecepatan tersebut bisa lebih cepat lagi, tergantung teknologi yang digunakan oleh operator yang kamu gunakan.

Inilah masa dimana para content creator memiliki panggung. Semua bisa berkreasi dan menjadi sosok yang diinginkan dengan teknologi semacam ini. Menjangkau orang-orang lain yang lebih luas bisa dilakukan dengan mudah. Mulai dari youtuber, instagram, blogger hingga content creator di berbagai platform bermunculan.

Di Indonesia sendiri munculnya teknologi 4G mengubah banyak hal. Tak hanya dari user tapi juga penyedia layanan mengubah teknologi mereka untuk menyesuaikan dengan kecanggihan dari 4G LTE.

Smartfren jadi yang paling terdepan soal ini. Smartfren telah menyesuaikan layanannya dengan gaya hidup pintar ala 4G. Yup layanan Smartfren 4G dan Smartfren 4G Plus meluncurkan kartu yang bisa digunakan di semua HP 4G. Kamu sebagai pengguna bisa memilih jenis handphone mulai dari Samsung, iPhone, Oppo, Lenovo dan Motorolla untuk menggunakan Smartfren 4G dan Smartfren 4G Plus.

Tak cuma soal kecepatan dan pilihan handphone beragam, kartu Smartfren 4G GSM dan Kartu Smartfren 4G GSM+, punya kuota 15GB dari kartu Smartfren 4G GSM dan bonus kuota 13GB dari kartu Smartfren 4G GSM+.

Tetunya bonus itu sangat worth it karena Kamu bisa puas streaming dan melakukan banyak hal yang kamu suka. Apalagi 4G yang satu ini juga terdapat fasilitas gratis chatting setahun. Kamu bisa tengok informasi soal hal tersebut di link berikut ini untuk Smartfren 4G dan yang ini untuk Smartfren 4G Plus.

Tak berhenti di tawaran bonus kuota saja, kamu juga bisa ikutan tantangannya. Ada iPhone X sebagai hadiahnya, caranya gampang banget. Kamu tinggal ambil foto kamu dengan ekspresi kamu yang paling worth it. Download imagenya dan share di sosial media kamu dengan menggunakan hastag #BARUTAHUKAN. Untuk info lengkapnya yuk kunjungi barutahukan.com.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Saat Tidur Perbanyaklah Memeluk Guling Karena Efeknya Baik untuk Tubuhmu

Apakah kamu adalah tipe orang yang suka menggunakan ataupun memeluk guling saat tidur? Jika iya, maka kamu telah melakukan kebiasaan yang bagus loh. Memang, memeluk guling saat tertidur terlihat sangat biasa. Bahkan, beberapa orang mengejek seseorang yang memiliki kebiasaan tidur dengan memeluk bantal guling.

Namun, dibalik semua itu, sebenarnya ada banyak manfaat dibalik kebiasaan yang satu ini. Malah beberapa manfaat tersebut dinilai baik untuk kesehatan kita. Jadi, inilah 5 manfaat baik dari kebiasaan tidur sambil memeluk guling.

Guling Bisa Digunakan Sebagai Alat Ortopedi Sederhana

Saat otot di punggungmu terasa tegang, cobalah jadikan guling sebagai alas kemudian rebahkan tubuhmu di atasnya. Cukup rebahan beberapa saat hingga tubuhmu merasa rileks kembali. Kamu perlu tahu, guling sejatinya tergolong alat ortopedi lantaran bisa membantu kita agar tidak mengalami keseleo atau sakit apa pun pada tubuh ketika sedang tidur. Karenanya, memeluk guling selain memberi rasa nyaman, juga membawa manfaat baik untuk kesehatan.

Untuk Anak-anak, Guling Lebih Aman dibanding Bantal Kepala

Tekstur guling yang lebih kaku daripada bantal membuat anak-anak lebih disarankan menggunakan guling ketika tidur. Risiko bahayanya jauh lebih rendah, termasuk menghalau risiko cedera pernapasan ketika anak-anak tidur. Karenanya, untukmu yang sekarang jadi orangtua muda, tak ada salahnya membiasakan si kecil untuk tidur beralaskan guling.

Memeluk Guling Akan Membuat Jiwamu Tenang sehingga Pikiran Akan Jauh Lebih Rileks Ketika Bangun Keesokan Harinya

Sebuah penelitian menunjukkan, tidur sembari memeluk guling dapat meringankan ketegangan otot yang telah terakumulasi selama beraktivitas. Baik ketegangan di sekitar leher maupun di area punggung. Di samping itu, guling juga baik bagi ibu hamil lantaran bisa membuat rileks saat tubuh merasa pegal-pegal saat hamil. Orang yang tidur dengan memeluk guling pun disinyalir lebih memiliki tidur yang berkualitas dibanding mereka yang tidur hanya beralaskan bantal kepala saja.

Sirkulasi Darah Akan Jauh Lebih Lancar Bila Kamu Terbiasa Tidur Memeluk Guling

Faktanya, tidur ditemani guling dan memeluknya sepanjang malam dapat membantu tubuhmu jadi lebih sehat. Saat kamu memeluk guling, kakimu akan terangkat sehingga membantu peredaran darah ke jantung jadi lebih lancar. Dalam hal ini, jantung tak perlu lagi bekerja keras memompa darah ketika kamu tidur. Karenanya, jangan tinggalkan kebiasaan baik ini ya!

Bahkan Jika Kamu Merasa Postur Tubuhmu Kurang Baik, Dapat Diperbaiki dengan Terbiasa Tidur Memeluk Guling

Ya, tidur sembari memeluk guling dan menghadap ke satu sisi ternyata bisa membantu meluruskan bagian tulang belakang. Guling berperan mendorong postur tubuh dengan baik seperti menjaga agar punggung tetap lurus dan tegak. Mumpung masih muda, kapan lagi kamu bisa memperbaiki postur tubuh dengan kebiasaan yang sederhana?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Perut Buncit Tak Akan Muncul Selagi Kamu Bisa Menjaga Pola Ngemil yang Sehat Nan Teratur

Coba ingat lagi, terakhir kali kamu ngemil, kira-kira makanan apa yang kamu jadikan menu ngemilmu? Apakah kaya akan gizi? Atau sebatas ngemil snack kaya MSG? Sadar tidak sadar, sejatinya kebiasaan mengonsumsi camilan semacam ini membuat tubuhmu menerima banyak kalori, lebih dari jumlah yang dibutuhkan setiap harinya.

Ngemil bahkan kerap dijadikan alternatif terbaik saat pikiranmu sedang dilanda stres. Alih-alih stresmu hilang, masalah selanjutnya yang muncul justru kamu jadi kesal karena berat badanmu bertambah dan perutmu membuncit. Terutama perempuan, pasti akan kesal jika melihat perut tak lagi rata. Kamu perlu menyadari jika hal ini memang rentan terjadi. Lantaran saat stres, kamu cenderung tak mengurangi porsi makanan beratmu serta tidak melakukan olahraga sehingga lemak pun tertimbun di perutmu.

Disamping itu, kamu benar-benar tidak memikirkan apa lagi menghitung asupan kalori. Sejatinya, hal-hal seperti ini bisa disiasati dengan pemilihan jenis camilan. Dibanding kamu mengonsumsi makanan yang kaya kalori dan MSG namun sedikit nutrisi, lebih baik gantilah menu camilanmu dengan snack alami seperti kacang-kacangan atau buah-buahan.

Camilan Kacang-kacangan yang Kaya akan Protein dan Serat Tentu Baik untuk Tubuhmu

Kamu perlu tahu, semua jenis kacang-kacangan baik kacang tanah, kacang almond, hingga kacang mede sejatinya kaya akan protein dan serat yang membuat tubuhmu bisa kenyang lebih lama. Sebuah studi menyebutkan, mengonsumsi kacang almond secara rutin bahkan bisa menurunkan kadar kolesterol jahat. Disamping itu, almond juga menyumbang 3,5 gram serat dan 6 gram protein. Untuk camilan yang menyehatkan, lebih baik pilih kacang-kacangan yang tidak mengandung garam.

Memilih Camilan Telur Rebus Akan Membuatmy Lebih Berenergi

Meski terbilang tak lazim, mengonsumsi telur rebus sebagai camilan pun baik untuk kesehatan. Dua telur rebus mengandung 155 kalori serta 12 gram protein. Kandungan gizi inilah yang membuatmu bisa lebih berenergi saat bekerja.

Susu Coklat yang Nikmat juga Bisa Menjadi Pilihanmu

Tahukah kamu? Sekitar 200 ml susu coklat yang bebas lemak biasanya terkandung 135 kalori. Mengonsumsi susu coklat saat beraktivitas sejatinya baik lantaran susu tergolong snack tinggi kalsium yang bisa mengenyangkanmu di jam-jam usai bekerja. Disamping itu, kadar gula yang pas serta protein pada susu bermanfaat memulihkan otot yang lelah.

Popcorn tanpa Bumbu Tambahan Bisa Menjadi Sumber Serat dan Kalori yang Akan Membuatmu Perut Kenyang Lebih Lama

Kalau di bioskop biasanya popcorn memang tersedia dalam beberapa varian rasa, tapi untukmu yang berniat membuat popcorn sebagai camilan, sejatinya tak perlu menambahkan apa-apa. Berondong jagung yang satu ini diketahui sumber serat dan kalori yang bisa membuat perut kenyang lebih lama. Tak perlu menambahkan gula atau garam lantaran akan jauh lebih baik tanpa tambahan apa-apa. Kelebihan lainnya jika kamu mengonsumsi popcorn, kamu akan terbebas dari ancaman lemak trans atau lemak jenuh.

Apel Panggang pun Bisa Kamu Jadikan Alternatif Lezat

Potongan apel yang dipanggang rasanya akan seperti makanan pencuci mulut, tapi dengan kandungan vitamin dan serat yang sama dan baik untuk tubuh. Agar rasanya lebih lezat, kamu bisa menambahkan olesan kayu manis tanpa takut adanya tambahan kalori.

Hingga Edamame yang Juga Cocok untuk Dijadikan Camilan Sehat

Sebanyak 77 gram kacang edamame atau kacang kedelai muda dapat mengandung 4 gram serat dan 8 gram protein. Disamping itu, mengonsumsi edamame dapat menambah 10 persen asupan kebutuhan zat besi harianmu demi menjaga tubuh tetap bersemangat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini


Feature

Hati-hati, Napas Terengah-engah Padahal Tidak Sedang Olahraga Pertanda Kamu Alami Stres Tingkat Tinggi

Pemicu stres bisa dari mana saja. Mulai soal pekerjaan yang menumpuk, sudah dikerjakan tapi sepertinya tak kunjung berkurang. Belum lagi rekan kerja yang tidak kooperatif, hingga atasan yang lebih suka marah-marah. Hal-hal semacam itu dengan mudahnya membuat mood jadi berantakan bukan? Belum lagi kalau tiba-tiba ada saja konflik dengan pasangan, hingga masalah finansial yang mendera kantong.

Akan ada masanya kita merasa beban hidup ini bertumpuk. Meski kamu bisa menjalani aktivitas harianmu seperti biasa dan merasa semuanya tetap berjalan lancar, secara tak sadar tubuhmu perlahan akan merasa stres. Ketika tubuhmu merasakan situasi dan kondisi yang sedemikian berat, sejatinya ada ‘alarm’ alami yang bertugas mengingatkanmu kalau kamu tak boleh membiarkan stres menderamu sepanjang waktu. Hanya saja, sinyal yang ditunjukkan tubuh seringkali kamu abaikan. Kamu sejatinya wajib mengenali tanda-tanda ini.

Tidak Ada Angin Tidak Ada Hujan, Tapi Entah Kenapa Kamu Hobinya Marah-marah

Percayalah, mengendalikan emosi jadi hal yang paling menyulitkan, apa lagi kalau kamu sedang didera stres. Tanpa ada alasan yang jelas, kamu rasanya ingin marah-marah untuk hal-hal yang tidak kamu suka. Padahal jauh di dalam lubuk hatimu, kamu merasa saat ini seperti bukan kamu yang ada dalam dirimu. Hati-hati, kalau kamu sudah merasa demikian, artinya kamu perlu beristirahat sejenak demi kesehatan mentalmu.

Napas Terengah-engah Padahal Tidak Sedang Olahraga, Jangan Sampai Lengah, Kamu Harus Cari Tahu Penyebab Stresnya

Kamu wajib tahu, serangan panik dan stres tingkat tinggi bisa terjadi lantaran kadar oksigen di dalam otak tidak ideal. Hal ini bisa dikenali dari cara kamu bernapas. Saat sedang dalam situasi stres, biasanya kamu akan lebih banyak melibatkan pundak dan punggung saat bernapas. Hal ini juga bisa menjadi tanda kalau denyut jantung dan tekanan darahmu meningkat. Jadi, kalau kamu sering merasa terengah-engah, padahal tidak sedang olahraga, itu tandanya pikiranmu sedang tertekan. Bila sudah sering mengalami hal ini, artinya kamu perlu cuti dan liburan.

Kamu Jadi Tak Bisa Diam dan Selalu Sibuk dengan Banyak Hal, Padahal Sejatinya Kamu Sendiri Bingung Sebenarnya Sedang Ada Apa

Sepertinya kamu tak berhenti melakukan banyak hal. Ada saja yang kamu lakukan sepanjang hari, seakan-akan hatimu tidak nyaman kalau kamu hanya berdiam diri. Percayalah, kalau kamu merasa demikian, itu artinya kamu sedang didera stres. Pasti dalam kesibukanmu itu, kamu pun sebenarnya bingung sendiri karena tak tahu tujuanmu saat melakukan banyak hal. Untuk mengantisipasi hal itu, lebih baik kamu lakukan hal-hal berikut:

  1. Jaga Pola Tidurmu, Jangan Sampai Pola Tidurmu Berantakan, Apa lagi Kalau Kamu Tak Bisa Tidur pada Sembarang Wantu

Kamu sukar tertidur pulas, matamu bahkan sulit terpejam. Kalau sudah demikian, lebih baik istirahatkan dahulu tubuhmu dari segala macam aktivitas. Kamu butuh tidur dan jangan biarkan tubuhmu berlama-lama didera kondisi semacam ini.

  1. Jaga Asupan Makananmu dengan Makan Secara Teratur

Saat kamu didera stres, bukan tak mungkin berat badanmu bisa turun drastis. Sekalipun kamu  tidak sedang dalam program diet, tapi berat badanmu bisa turun tanpa kamu sadari. Karenanya, penting sekali untukmu menjaga asupan makanan agar daya tahan tubuhmu bisa tetap terjaga dan berat badanmu tetap stabil.

  1. Kurangi Makanan Manis Karena Tak Selamanya Makanan Manis Bisa Jadi Jalan Keluar Untuk Setiap Masalahmu

Meski dianjurkan mengonsumsi makanan manis, bukan berarti kamu bisa mengonsumsi seterusnya. Memang biasanya saat dilanda stres, kamu mendadak suka makanan yang manis-manis. Tapi jangan sampai berlebihan ya. Makanan manis tak selamanya baik untuk kesehatanmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau tulisan Kamu dimuat di Gobagi.com ? Tulis Artikelmu Disini

MOST SHARE

To Top