Tips

Senang Travelling Dan Senang Menuliskan Perjalananmu? Elok Dyah, Memberi Tips Yang Oke Soal Ini!

memikirkan diri sendiri

Buat kamu penggemar traveling, pasti paham bahwa oleh-oleh terbaik dari sebuah perjalanan adalah pengalaman. Sementara cara terbaik menyimpan dan mengingat pengalaman adalah dengan cara menuliskannya. Menuliskannya bisa melalui media apa saja, mulai dari blog, forum, artikel di media massa hingga menerbitkan buku.

Masalahnya, harus diakui tak mudah mendokumentasikan pengalaman traveling melalui tulisan. Namun kamu tak perlu khawatir soal ini, karena Elok Dyah pendiri komunitas backpacker dunia punya tips menulis traveling yang menarik. Perempuan yang juga berprofesi sebagai jurnalis di grup Kompas ini membagi pengalamannya pada acara bertema #BiarEksisAja yang digagas oleh situs EzyTravel pada 30 Juni 2015 lalu di Djakarta Cafe. Apa saja itu?

Supaya Tulisanmu Bagus “Belanja” Yang Banyak!

traveller

Loh apa hubungannya antara belanja dengan menulis traveling? Tenang, lihatkan bagaimana belanja ditulis dengan tanda kutip. Ya, belanja yang dimaksud di sini adalah memanfaatkan waktu yang ada untuk menggali sebanyak-banyaknya informasi. Layaknya berbelanja, kita harus membeli, membawa pulang informasi yang ada.

Menurut Elok Dyah, jangan dulu berasumsi terhadap daerah tempat tujuan wisata kita. Kosongkan dulu pikiran dan mulailah dari nol. Hal ini akan mempermudah kita menggali informasi.

Informasi ini tak hanya melulu pengalaman pribadi kita. Semua bisa didapat dari percakapan dengan narasumber, riset data dari buku, majalah dan internet. Jadi ketika berniat melakukan perjalanan dan berniat menuliskannya, jangan sungkan untuk memperkaya tulisan dengan hasil percakapan dengan orang lain disana.

Jangan lupa pula mengambil foto sebanyaknya. Gambar akan mempermudah kita mengingat kembali pengalaman yang kita alami ketika kita ingin menuliskannya.

Data dan informasi yang kaya akan memberi keluwesan buat kita sewaktu menulis. Fleksibilats ini juga berkaitan dengan panjang pendek tulisan yang kita inginkan. Jangan sampai kita kekurangan bahan hanya karena malas “berbelanja” informasi.

Senyum Adalah Bahasa Dunia Yang Harus Kamu Pahami

nenek tua senyum

“Hal pertama yang harus kita ingat, pandailah membawa diri dan tetap sopan” ujar Elok Dyah

Ya, masyarakat dan budaya yang baru kita masuki tentu punya tatanan masing-masing. Dan belum tentu sama dengan kita. Karena itu kita harus pandai membawa diri ketika dalam proses pengkayaan informasi.

Tak semua orang mengetahui apa niatan kita. Bukan tak mungkin mereka punya kekhawatiran tertentu ketika kita sedang melancong ke wilayahnya. Apalagi tidak semua satu bahasa dengan kita, meski itu masih di negara Indonesia sekali pun.

Karena itu sejak awal gunakanlah bahasa paling universal, yaitu senyum. Dengan menebar senyum kita akan lebih mudah diterima dan tentunya akan lebih mudah bagi kita untuk menggali informasi yang dalam.

Tinggalkan alat perekam, buku catatan, peralatan menulismu di penginapan!

alat-alat

Alat perekam, buku catatan dan sejenisnya dianggap Elok Dyah akan terlalu serius ketika kita sedang menggali informasi tentang pariwisata. Orang lokal yang kita temui bukan tidak mungkin akan langsung menarik diri ketika melihat corong microphone recorder kamu mengarah padanya.

“Berbicara santai saja dengan mereka, kita catat semua percakapan tersebut di dalam rekaman otak kita” tutur perempuan yang dalam setahun pernah mengunjungi 20 negara ini.

Kita justru akan bisa mendapatkan banyak cerita jika bisa membuat orang sekitar yang kita temui menjadi rileks dan nyaman. Catatlah semua informasi yang kita dapat sekembalinya ke penginapan. Ingatlah poin-poin penting yang mereka sampaikan.

Foto Jelas Memperkaya Tulisan Kita, Tapi Patuhi Etikanya ya!

Masih ingat bagaimana aksi para fotografer “nakal” pada acara waisak di Borobudur yang dikecam di ranah maya. Tanpa mengindahkan tata krama, sang fotografer mengambil sudut foto yang jelas-jelas menggangu ke khusyukan ibadah di Borobudur itu.

Untuk itu, kita perlu memahami garis besar etika di tempat yang akan kita foto. Tidak semua lokasi mengijinkan untuk diambil gambarnya. Cari tahu lebih dahulu soal ini. Perjelas hingga detail jangan sampai kamu menyalahi aturan.

Sementara untuk pengambilan foto terkait profil atau sosok seseorang, usahakanlah meminta izin terlebih dahulu secara sopan. Dan ini berlaku meskipun orang tersebut tengah berada di ruang publik. Aturan tidak menyebutkan demikan, namun tak semua etika harus ditulis bukan?

Sebelum Mulai Menulis, Langkah Pertama Adalah Merasakan Kembali Pengalaman Yang Sudah Kamu Lewati Tadi

merasakan kembali

Anggaplah kita sudah selesai melakukan perjalanan. Hasil belanja informasi kita sudah menumpuk sangat banyak. Nah, sebelum mulai menulis Elok Dyah menyarankan kita untuk sejenak merasakan kembali pengalaman tersebut. Jangan langsung menulisnya.

Tarik nafas, dan renungkan kembali indahnya perjalanan tersebut. Betapa unik pengalaman yang telah kamu dapatkan. Panggil kembali situasi-situasi yang mungkin sedikit menengangkan. Sambil mengingat-ingat, tengok foto-foto yang kita ambil untuk memperkaya tulisan tadi. Lihat dan nikmati terlebih dahulu.

Sudah Siap Menulis? Konsentrasi ya! Fokus!

catatan

Tipikal orang bermacam-macam. Mungkin ada yang lebih mudah fokus dalam keheningan setengah meditasi. Namun tak sedikit pula yang justru menemukan konsentrasi di tengah setelan musik cadas. Intinya gunakan. Intinya bawa level konsentrasimu ke tingkat yang paling tinggi. Hindari semua hal yang bisa memecah konsentrasi.

Sekarang, Kumpulkan Kembali Data Yang Sudah Kamu Punya!

pilih data

Taruh semua berkas-berkas data yang kamu punya di atas meja. Tak Cuma yang berhubungan langsung, berkas-berkas ini bisa berupa apa pun yang kita dapatkan ketika di perjalanan wisata tersebut.

“Saya selalu menyimpan dan menaruh kembali potongan tiket, bukti pemesanan hotel, karcis wahana, termasuk hasil riset dan wawancara di atas meja ketika sudah ingin mulai menulis” Sambung Elok Dyah.

Baca ulang data-data tersebut. Kemudian bayangkan kisah yang ingin kamu tuliskan setelah melihat data-data yang ada di berkas-berkas tersebut.

Stop! Jangan Mulai Dulu, Tentukan Sebelumnya Bagian-bagian Mana Yang Ingin Kamu Tulis

outline

Hanya dari satu perjalanan, bahkan satu tempat kita bisa menulis banyak hal. Nah, untuk satu tulisan jangan memasukan semua informasi sekaligus. Tentukan bagian mana yang ingin kita tuliskan.

Contoh kita bisa menulis Destinasinya. Seperti keindahan alam kota, desa, laut, gunung, fasilitas wisatanya dan sebagainya. Atau tentang kebudayaannya, keunikan adatistiadat, bahasa, kebiasaan hidup, makanan khas, kearifan lokal.

Contoh lain menulis tentang kondisi masyarakatnya. Apakah terbuka, tertutup, ramah atau tidak dengan wisatawan, dan sejenisnya. Terakhir kita bisa menuliskan hal-hal menarik yang terkait waktu seperti festival tahunan misalnya.

Asumsinya tulisan yang mau kamu tulis bukanlah sebuah tulisan straight news yang bersifat langsung. Apa itu Straight news? Kamu biasa menemuinya di koran atau situs-situs berita. Sifat langsung dengan bahasa yang singkat.

Sementara tulisan traveling yang kita bahas di sini adalah tulisan yang bersifat feature. Karena itu metode penulisannya berbeda dengan bahasa yang lebih halus. Feature lebih dekat dengan cerita, contoh mudahnya adalah tulisan-tulisan yang ada di majalah.

Nah, supaya kita bisa lebih mudah mengerjakannya, buatlah kerangka berpikirnya lebih dahulu. Tuliskan 3,4,5 poin penting yang akan dibahas dalam artikel tersebut. Jangan lupa, poin-poin tersebut harus terkait bahkan saling mendukung satu sama lainnya.

Contoh Outline Untuk Tulisan Perayaan Nyepi
• Perarakan Melasti di Pantai Kuta
• Arti Nyepi bagi masyarakat Hindu Bali
• Pendapat anak muda Hindu Bali mengenai arti Nyepi dan apa yang mereka lakukan dalam menjalani Nyepi.
• Pelaksanaan Nyepi di Bali (hasil observasi ketika hari H peringatan Nyepi)
• Konteks Nyepi dalam aktivitas sehari-hari

Lalu Outline ini harus diapakan ya?

menulis outline

“Paparkan satu per satu outline yang sudah kamu tulis menjadi rangkaian paragraf atau alinea. Gunakan bahasa yang sesuai dengan jiwa kamu, atau target pembaca yang ingin disasar. Tuliskan dengan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, tidak ruwet” Papar Elok Dyah.

Sekarang Menulislah Dengan Bebas Kawan!

bebas

Menurut Perempuan yang sudah mengarungi lebih dari 40 Negara ini, penulisan itu sifatnya sangat individual. Sifatnya berbeda antara satu orang dan lainnya. Kita harus membebaskan diri kita dari “belenggu” bayang-bayang penulis lain.

Tidak masalah menggemari tulisan seseorang. Jadikanlah contoh-contoh tulisan lain sebagai referensi. Tapi jangan berusaha untuk menjadi penulis yang kamu favoitkan ketika menulis. Jadilah diri kamu apa adanya. Penting untuk tetap percaya diri bahwa kita bisa menulis.

“Karena itu sangat perlu untuk membebaskan diri dari beban yang ada. Menulis dengan hati riang dan ringan akan membuat kamu lancar mengeluarkan isi pikiran, pengalaman dan kedalaman hati. Curahkan saja apa yang terlintas dalam kepala, tulis saja…tulis saja…” Terang Elok Dyah

Kamu Memang Bebas Menulis Tapi Ingat Jumlah Karakter Ya!

karakter penulisan

Walaupun kita bebas menulis namun kita punya keterbatasan jumlah space yang kita miliki. Walaupun kita menulisnya di dunia maya, tetap saja ada batasan jumlah karakter yang bisa membuat pembaca nyaman untuk melihat tulisan tersebut.

Karena itu penting untuk tetap mematuhi outline yang telah kamu buat sebelumnya. Perpindahan antara satu poin ke poin dalam outline harus dilakukan dengan halus dan saling terhubung. Hal ini agar mereka yang membaca tidak merasakan ada gap antara satu poin dan lainnya.

Cara termudahnya adalah dengan membuat sub-sub judul untuk poin yang telah dibuat. Cara ini dapat membantu penulis untuk berpindah dari poin yang satu ke poin yang lainnya.

Sudah Selesai Menulisnya? Sudah Diedit Belum?

Setelah tulisan kamu selesai, hal penting lain yang harus dilakukan adalah membacanya kembali. Kemudian editlah jika perlu dilakukan. Hal paling sederhananya adalah memperbaiki kesalahan tulis atau salah maksud dalam kalimat.

edit tulisan dengan kawan

Mintalah bantuan kawan untuk membacanya ulang. Minta penilaian mereka apakah tulisan kita sudah layak atau masih perlu koreksi. Kadang sudut pandang orang lain dibutuhkan untuk menyempurnakan tulisan kita.

Sempurnakan tulisan dengan menggabungkan gagasanmu dan masukan dari kawan-kawan yang telah membacanya. Selain itu usahakan tulisan tetap terkait dengan konstekstual jaman dan kehidupan sehari-hari

Wisdom

bijak menulis

“Tulisan tak melulu soal keindahan, soal keunikan, namun ada insight di kedalaman cerita kita. Ada wisdom, kebijaksanaan yang bisa kita ketengahkan dan bisa menjadi bahan perenungan kita untuk selalu tetap mensyukuri hidup” tutup Elok Dyah.

ezytravel sponsored

sponsored content

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Untuk Kamu Yang Masih Punya Cita-Cita Jadi PNS, Ini Badan Pemerintah Tempatnya Para Milenial

Siapa bilang bekerja sebagai PNS identik dengan rekan kerja yang sudah paruh baya? Kalau di benakmu masih ada pola pikir yang demikian, wah berarti mainmu kurang jauh nih. Karena ada institusi pemerintah yang didominasi kaum milenial. Namanya Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan.  Apa menariknya institusi yang satu ini?

Hampir Separuh dari Total Pekerja di BKF adalah Milenial, Inilah Mengapa BKF Menawarkan Lingkungan Pekerjaan yang Dinamis

Yup, kamu tidak salah baca. Hampir separuh pegawai BKF itu kaum milenial loh! Kamu perlu tahu, BKF ini menawarkan hal baru untuk para generasi milenial yang punya dedikasi tinggi ingin membangun negeri.  Mungkin terdengar berat, tapi inilah yang memang dirintis oleh BKF terutama untuk generasi muda yang tengah berkarier di sana. Presentase pekerja BKF ini cukup variatif nan menarik lantaran sebanyak 58 persen dari total pekerja adalah para milenial!

Bukan cuma sekedar penghias, para pekerja milenial itu pun sudah dilibatkan dalam proses perumusan rekomendasi kebijakan di bidang perpajakan, penyusunan APBN, hingga melakukan penelitian dan analisis yang melibatkan banyak lembaga asing ternama. Betapa mereka sudah berkontribusi untuk negeri, bukan? Untuk mengakomodasi peran milenial ini pola kerja mereka pun dibuat lebih dinamis oleh BKF.

Peran Milenial Di BKF Itu Sangat Penting, Bahkan Jadi Penentu

Berbeda dengan di institusi lain, dimana milenial hanya sebagai pegawai entry level yang tak punya suara, di BKF para anak muda ini justru punya peran besar. Tak cuma sekedar ikut meeting sana sini dan buat laporan, mereka justru punya tugas menganalisa dan memberi pandangan terhadap sebuah kebijakan.

Lewat acara Bincang BKF: Peran Milenial Dalam Menyusun Kebijakan Fiskal  di Gedung Notohamiprodjo, Kemenkeu, pada Jumat (6/10) lalu, sejumlah pegawai muda BKF sangat antusias menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka menjadi bagian dari penyusun kebijakan fiskal.  Satu hal yang menguatkan kesan milenial dalam acara saat itu yaitu mereka memang masih berusia di bawah 30 tahun!

Para milenial Di BKF Bercerita Tentang Pengalamannya Bekerja Di Luar Kantor

Selagi muda, bukankah ini waktu yang tepat untuk membangun karier semaksimal mungkin? Kesempatan melihat kondisi di luar kantor tentunya akan jadi pengalaman menarik. Nah, BKF membuka peluang tersebut. Misalnya, di Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multirateral (PKPPIM) dan di Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral (PKRB), dari namanya saja sudah mengesankan betapa luasnya cakupan jobdesc pegawai BKF karena sampai mengurusi persoalan kebijakan lintas negara. Dalam bincang BKF kemarin diceritakan juga tentang pegawai BKF yang  merkesempatan diberangkatkan ke luar negeri demi mengemban tugas sebagai perwakilan dari Tanah Air. Menarik bukan?

Tepis Jauh-jauh Bayangan ‘PNS itu Magabut’, Hal Itu Tak Berlaku Bagi Para Milenial di BKF

Kamu yang masih lekat dengan stereotip PNS itu magabut alias makan gaji buta, percayalah, kamu tak akan menemukan hal itu di BKF. Setiap harinya selalu ada yang dikerjakan oleh para milenial BKF ini, sehingga bisa dikatakan mereka yang bekerja di BKF adalah para milenial yang produktif.

Bukankah menyenangkan jika di usia kurang dari 30 tahun, kamu dapat menyalurkan produktivitasmu untuk pekerjaan yang berkontribusi membangun bangsa? Karena pada dasarnya, peluang semacam ini belum tentu dimiliki setiap orang. Terpenting, BKF ini bukan hanya sebagai tempat mencari nafkah, tapi juga wadah untuk mengekspresikan potensi diri.

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Tak Perlu Pusing Jika Visamu Ditolak, Negara Dengan Nama Unik Ini Siap Menyambutmu Berlibur Meski Tanpa Visa

Tanpa perlu ditanya merencanakan liburan ke luar negeri sudah pasti jadi dream list semua orang. Namun apa jadinya jika ternyata pengajuan visamu ditolak. Kecewa? Sudah pasti iya! Tapi tunggu dulu, ibarat kata pepatah ada banyak jalan menuju Roma, kamu tak perlu mengurungkan niat untuk berlibur ke luar negeri hanya karena pengajuan visamu ditolak.

Meski tak sesuai dengan daftar negara yang tadinya kamu inginkan, beberapa negara ini tak kalah menarik untuk dikunjungi. Selain pengalaman yang tentu jauh dari ekspektasi, negara ini siap menjamu dirimu meski datang tanpa visa. Jika kamu masih belum percaya, tampaknya kamu kurang membaca. Tapi jangan langsung marah, kali ini Gobagi akan memberimu beberapa referensi negara bebas visa. Akan tetapi sebelum pergi ke sana, kamu sebaiknya membaca ulasan beberapa negara ini dengan seksama. Nggak kalah indah kok!

“Armenia” Punya Cascade Yang Malam Harinya Tak Kalah Romantis Dari Paris, Pas Untuk Kamu Yang Ingin Liburan Berduaan

Salah satu yang mungkin terlintas dibenakmu sekarang adalah nama player klub bola Manchester United, Henrikh Mkhitaryan. Yap, benar kamu memang tak salah lagi. Pelesir ke negara yang menjadikan catur sebagai pelajaran wajib ini, tentu akan jadi pengalaman baru buatmu. Tak perlu susah payah untuk memikirkan visa, kamu yang berpasport indonesia cukup mengajukan Visa on Arrival begitu tiba Zvartnots International Airport. Dan tak tangung-tanggung visa yang ditawarkan berlaku hingga 120 hari. Negara ini dikenal sebagai negara pertama yang menobatkan agama kristen sebagai agama resmi sejak 301 SM. Di sini kamu bisa mengunjungi Yerevan, ibu kota Armenia sekaligus kota tertua di dunia. Menjejaki romantisnya anak tangga Cascade yang akan menghantarkanmu ke atas puncak bukit Victory Park.

Suasana ini akan semakin pas jika kamu menempuhnya berdua dengan si dia. Untuk momen syahdu yang lebih pas, datanglah pada malam hari. Karena sebagian besar orang berpendapat bahwa anak tangga yang dibangun kurang lebih 38 tahun ini akan lebih terasa romantis saat malam. Dengan tetap mengandeng tangannya kamu bisa melihat kota pusat kota dari ketinggian. Kamu juga bisa menikmati Wine dan Bir khas Armenia dengan harga yang cukup murah.

Untuk Kamu Team Traveller Pantai, Negara Seychelles” Yang Katanya Maldives-nya Afrika Bisa Jadi Pilihan

Bagi kamu yang sudah pernah menjejakkan kaki di Maldives mungkin sudah bisa membayangkan keindahannya. Kamu bisa bersantai menikmati semilir angin pantai nan sejuk, dengan latar belakang bukit lengkap dengan bebatuan besar. Terletak di sebelah timur lepas pantai Benua Afrika dan berada di Samudera Hindia, Seychelles merupakan salah satu ‘surga’ tersembunyi di dunia yang belum banyak di ketahui. Tapi terlepas dari hal ini, Seychelles jadi negara favorit para pasangan baru untuk menikmati bulan madu. Terdiri dari 115 pulau membuat negara ini kaya akan pemandangan pantai yang luar biasa mempesona. Menariknya untuk dapat menjamahi setiap sudut ibukota dari negara ini, kamu hanya butuh satu hari berjalanan kaki. Karena Victoria memang jadi ibu kota terkecil yang ada di dunia.

Jika mempunyai cukup waktu, cobalah untuk berkunjung ke Pulau Burung di Seychelles. Untuk bertemu dengan Kura-kura bernama Esmeralda, yang beratnya mencapai 304 dan sekaligus jadi kura-kura terbesar di dunia. Menariknya lagi kamu bisa datang ke negara yang jadi tuan rumah Miss Word tahun 1997-1998 tanpa visa dengan masa berlaku hingga satu bulan penuh. Bagaimana?

Meski Dikenal Dengan Sejarah Perbudakan Yang Cukup Kelam “Haiti” Punya Situs Budaya Dan Hamparan Pantai Yang Siap Menjamu Kamu Dengan Epik

Bicara tentang Haiti memang tak akan lepas dari cerita voodoo. Dijadikan sebagai tradisi spiritual-animisme yang berasal dari Afrika Barat, ritual ini membuat penganutnya terhubung kepada arwah-arwah, atau sesuatu yang dianggap setan. Lebih parah lagi kepercayaan ini menganggap bahwa mereka bisa mengendalikan mayat hidup, atau zombie dengan media boneka atau semacamnya.

Namun terlepas dari semua hal menyeramkan tersebut, kamu bisa menemukan pantai yang beratapkan pohon palem sejuk di Haiti yang dipercaya jadi daya tarik terbesar hingga saat ini. Selain itu situs budaya dan sejarah yang ada juga jadi magnet kuat yang menarik wisatawan. Dan beruntungnya sebagai wisatawan Indonesia, kita tak perlu susah payah untuk mengurus visa. Bahkan kita bisa berkunjung selama 3 bulan di negara ini. Hal lain yang mungkin perlu kamu ketahui adalah Haiti menjadi negara penghasil barang kerajinan dalam bentuk bordir, keranjang dan barang-barang kulit lainnya. Selain itu di sana kamu juga akan disuguhi musik khas Haiti yang dipengaruhi oleh jazz Amerika, musik Spanyol, dan gaya Kuba.

Kembali Ke Afrika Kini Ada Negara “Mauritania” Yang Siap Menyambutmu Dengan Keindahan Alam Serta Kepercayaan Uniknya

Negara yang terletak di barat laut Afrika ini hadir dengan fakta yang cukup menarik. Dimana hampir seluruh masyarakat percaya bahwa perempuan yang cantik adalah dia yang bertubuh gemuk. Jadi kamu tak perlu heran jika nanti ketika akan berkunjung kesana, menumui banyak perempuan yang bertumbuh subur. Bahkan salah satu kotanya mengabet gelar sebagai salah satu dari tujuh kota suci bagi umat muslim. Karena memang Mauritania hadir dengan wisata budaya dan religi yang cukup menarik.

Bukan hanya itu saja, berkunjung ke negeri ini akan membuatmu berkesempatan melihat kereta api terpanjang di dunia dengan panjang yang mencapai 3 kilometer. Hal lain yang jadi daya pikatnya mungkin terletak pada Eye of the Sahara dan Oasis Terjit yang kenamaan itu. Untuk mengunjungi dan menikmati semua hal ini kamu bisa terbang cukup dengan paspormu saja, tanpa perlu membawa visa.

Tak Lebih Luas Dari Jakarta, “Tuvalu” Jadi Negara Kecil Yang Harus Kamu Kunjungi Karena Ada Beragam Aktivitas Unik Di Sana

Hadir dengan hanya 26 kilometer persegi, negara ini siap menyambutmu untuk berlibur. Tuvalu tadinya memiliki 3 bandara yang kemudian dua diantaranya hancur saat perang dunia ke dua. Karena sebagian besar wilayahnya masih banyak tak berpunghuni, kamu bisa menjejakinya sembari menantang diri seolah sedang berada dalam hutan belantara. Namun jika harus dibandingkan dengan beberapa pulau yang ada di Hawai dan Australia, negara ini bisa dikatakan sebagai tempat yang jarang diketahui banyak wisatawan. Hampir semua keindahan alam yang ditawarkan oleh negara ini berhasil memikat hati. Terlebih wisata alam bawah lautnya. Hadir dengan paradigma baru, Tuvalu jadi destinasi menarik yang cocok untuk dikunjungi. Bebas visa pula!

Yang Terakhir Ada “Djibouti” Yang Menawarkan Sunset Romantis Di Padang Pasir Dengan Ribuan Flamingo Beterbangan

Masih dari Afrika, negara ini konon disebut-sebut sebagai Dubainya Afrika. Negara yang 93% perempuaannya melakukan khitan ini akan memberi pengalaman baru bagi kamu yang hobi snorkling. Pasalnya di Selat Bab el-Mandeb yang menghubungkan antara Laut Merah dan Samudera Hindia ada pemandangan kerajaan terumbu karang yang siap memanjakan matamu, hingga enam ribu bangkai kapal yang siap menantang adrenalinmu.

Bulan Oktober hingga Januari merupakan waktu terbaik untuk menikmati keindahannya. Di sepanjang spot tersebut juga ada bungalow yang bisa kamu manfaatkan untuk tempat tinggal selama di sana. Kamu juga bisa menikmati beberapa jenis kuliner yang ada disana, mulai dari roti pisang yang lebih mirip pancake hingga Skoudehkaris yang dikenal sebagai masakan khas Djibouti. Yang lebih penting untuk bisa ke sini kamu tak perlu visa.

Jika paspor jadi surat identitas saat ingin pelesir ke luar negeri, visa adalah surat ijin udah memasuki negara lain jika ingin bepergian. Tapi kamu tak lagi khawatir jika rencana liburanmu akan gagal hanya karena terhalang oleh visa. Kamu masih  bisa mengunjungi negara-negara indah yang ada pada list di atas. Tunggu apa lagi? Yuk berangkat!

 

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hei Kamu Yang Sinis, Travelingku Itu Bukan Untuk Ajang Pamer (Saja)

Bagi kamu yang tak doyan traveling mungkin bingung cenderung sinis ketika melihat kami kerap kali melancong ke tempat-tempat baru. Kami sering dituding hanya ingin pamer di sosial media sebagai tujuan dari jalan-jalan ke tempat baru. Padahal sesungguhnya, tidaklah sesederhana itu.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa traveling punya segudang manfaat bagi manusia. Saat tahu fakta-fakta positif tentang traveling berikut ini, kami sarankan agar kamu lebih banyak traveling mulai dari sekarang!

Traveling Itu Bisa Menjaga Kesehatan Jantung

Penelitian yang dilakukan Framingham Heart Study menemukan hasil yang cukup membuat kita tersadar akan pentingnya traveling. Hasil dari penelitian tersebut mengatakan bahwa orang yang tidak pernah traveling selama beberapa tahun resiko terkena serangan jatung lebih besar dibanding orang yang rutin melakukan traveling tiap tahunnya.

Kenapa ya bisa demikian? Dari penelitian itu diketahui bahwa orang yang mengambil jeda dari rutinitas sehari-hari umumnya tidak akan mudah stres dan merasa cemas. Hal ini menyebabkan kesehatan jantung lebih terjaga. Perasaan dan pikiran yang bahagia setelah traveling akan menjaga tubuh tetap sehat.

Kebahagiaan yang didapat dari liburan tidak bisa disamakan dengan kebahagiaan ketika mampu membeli barang baru atau ketika memberi hadiah. Sebuah penelitian lainnya yang dilakukan pada tahun 2002 oleh profesor di Universitas Surrey menemukan, orang-orang merasa paling bahagia saat tahu dirinya akan segera pergi liburan.

Banyak Traveling Membuat Kreativitasmu Meningkat

Kreativitas datang dari pengalaman-pengalaman baru. Untuk mendapatkan pengalaman baru, dibutuhkan suatu perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya. Itu hanya bisa didapatkan ketika kamu pergi traveling. Saat traveling, tubuh kita akan menemukan banyak suara, bunyi, pemandangan yang berbeda dari biasanya. Pengalaman dan informasi baru yang diterima otak kita dapat merangsang kreativitas.

Pekerja kreatif Ernest Hemingway saja selalu menggunakan pengalaman traveling ke luar negeri untuk menghasilkan sebuah karya. Sebagian besar novelnya, umumnya terinspirasi saat dirinya menetap di Perancis dan Spanyol.

Para pekerja di bidang kreatif dan seni, sangat perlu untuk sering berjalan-jalan agar bisa terus menghasilkan inovasi-inovasi baru.

Bertemu Orang Baru, Berarti Tambah Teman Baru

 

Hal positif lainnya yang kita dapatkan saat melakukan perjalanan ke luar kota atau luar negeri adalah kesempatan untuk memperluas jaringan dan menambah teman-teman baru. Saat traveling kalian akan bertemu dengan orang-orang yang tidak biasa, seperti pelukis jalanan, pedagang, orang baik, orang aneh, penjual bunga, dan sebagainya.

Saat kamu berinteraksi dengan orang-orang baru dalam perjalanan, kamu akan mendapatkan pengetahuan baru, baik tentang orang yang kamu ajak bicara atau daerah yang sedang kamu singgahi. Selain itu, keterampilan sosialmu juga akan meningkat, asal kamu mau memberanikan diri mengobrol atau membuka pembicaraan dengan orang baru yang kamu temui di jalan. Kamu tidak akan pernah tahu kondisi suatu wilayah atau negara jika tidak mengobrol langsung dengan penduduk lokalnya.

Melihat dan Mempelajari Hal-Hal Baru, Melepaskanmu Dari Kebosanan Hidup Monoton

tandem

Setiap negara, kota, ataupun desa sekalipun punya tradisi atau kebiasaan yang berbeda-beda.. Kamu bisa mendapatkan pengetahuan baru tentang kebudayaan yang bukan dari daerah asalmu saat kamu memberanikan diri untuk pergi traveling. Dari traveling kamu akan melihat hal-hal unik yang belum pernah kamu lihat sebelumnya, seperti upacara adat, ritual keagamaan, tarian tradisional khas suatu daerah, dan masih banyak lagi. Mendapatkan pengalaman baru itu sungguh menyenangkan. Saat pulang kembali ke rumah, kamu bisa menceritakan banyak hal pad aorang-orang di sekitarmu. Pengetahuan akan budayamu pun akan lebih meningkat bukan?

Kesempatan Mencicipi Aneka Makanan Baru, Pengetahuan Kulinermu Jadi Bertambah

Salah satu hal yang diburu dan biasanya menjadi banyak tujuan seseorang melakukan traveling adalah karena ingin mencicipi kuliner khas suatu daerah. Kamu tidak akan pernah bosan menjelajahi satu negara untuk menemukan makanan khasnya. Kenapa demikian? Karena lidahmu belum terbiasa mencicipi rasa-rasa baru, sehingga kamu akan penasaran ketika disuguhkan berbagai hidangan yang belum pernah kamu lihat sebelumnya. Belum lagi tampilannya yang sangat menggugah selera. Hmm… pastinya akan cepat bikin perut bunyi keroncongan!.

Agar pengalaman kulinermu di suatu negara atau kota tepat sasaran, disarankan untuk mencari referensinya dulu di internet. Biasanya banyak orang yang menulis pengalamannya di blog tentang kuliner-kuliner yang khas di suatu negara. Referensi ini juga bisa membantumu menemukan kuliner legendaris. Biasanya tiap daerah punya kuliner legendaris yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan patut dicoba!

Lagi Pula Kamu Tak Perlu Iri Hati, Travelingku Tak Butuh Budget Besar Kok, Aku Mengambil Paket Hemat

Mungkin salah satu yang membuatmu sinis dengan perjalananku karena menganggap aku pamer dan menghambur-hamburkan uang. Padahal tidak demikian adanya, karena aku selalu merencanakan perjalanan dengan budget yang ekonomis. Jadi meski aku terlihat sering berselfie ria di luar negeri, sejatinya aku melakukannya dengan paket wisata yang terjangkau.

Bagaimana caranya? Salah satu yang aku lakukan adalah menggunakan layanan dari Mister Aladin. Perusahaan Travel yang berbasis di Indonesia ini, selalu punya tawaran paket yang menarik. Dan selain memberikan harga hemat setiap hari, Mister Aladin juga memiliki fitur unik “Pilih Mood Kamu” atau “Choose Your Mood”. Fitur ini membantu para traveler untuk memilih penginapan yang sesuai dengan gaya dan kebutuhan liburan mereka. Tersedia 5 kategori yang ditawarkan, yaitu Budget, Family Getaway, Villa Recommendations, Hip, dan Lux.

Coba saja tengok misalnya paket 4 HAri 3 Malam Jelajah Bangkok.  Kamu bisa ikutan jelajah Bangkok-Pattaya! Di sana kamu bisa berkunjung ke Golden Buddha Temple (Wat Pho), Honey Bee product shop, Sriracha Tiger Zoo & Crocodile Farm, dan masih banyak lagi hanya dengan 3.799.000 rupiah saja. Hemat bukan?

Jadi tahu kan, manfaat traveling yang bisa membuatmu lebih pintar karena memberibanyak pengalaman dan pengetahuan. Traveling bukan soal kesenangan, tetapi cara untuk bisa lebih memaknai kehidupan. Selamat berlibur!

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Manfaat Touring Motor Dan Kenapa Kamu Harus Mencobanya!

Buat mereka yang belum pernah touring alias melakukan perjalanan jauh ke luar kota menggunakan motor pasti bingung melihat ada orang yang mau melakukannya. Sebagian menganggap bahwa aktivitas ini mengandung bahaya dan berisiko tinggi. Padahal jika dilakukan dengan persiapan matang, touring menggunakan motor justru punya manfaat yang baik.

Naik Motor Itu Lebih Melatih Otak Dan Kemampuan Motorik Dibanding Naik Mobil

Ketika menyetir mobil, kita cenderung berada diposisi yang selalu sama setiap saat. Sementara mengendarai motor itu lebih melatih fisik dan otak kaarena posisi badan akan berubah-ubah untuk menyeimbangkan roda dua. Tak heran jika mengendarai motor melatih konsentrasi lebih baik.

Sebuah penelitian dilakukan University of Tokyo, berjudul “Hubungan antara mengendarai motor dan perkembangan otak manusia”. Studi yang melibatkan 50 orang ini, dibagi menjadi dua kelompok antara yang rutin mengendarai motor dan yang tidak. Masing-masing diuji fungsi otaknya dan fungsi kognitifnya.

Setelah dua bulan riset tersebut dilakukan, ditemukan bahwa kelompok yang rutin menggunakan motor fungsi kognitifnya lebih baik. Selain itu ketika diuji dengan menghapal sejumlah angka, mereka yang menggunakan motor memiliki hasil 50 persen lebih tinggi.

Touring Motor Menghilangkan Stres Dan Meningkatkan Kesehatan Jiwa

Penelitian itu juga mengungkapkan bahwa melakukan perjalanan dengan motor jarak jauh dapat membuat seseorang lebih bahagia dan tingkat stresnya menurun. Hal ini terjadi karena adrenaline ketika melakukan touring cenderung meningkat yang mendorong dihasilkannya endorphin dalam tubuh. Seperti diketahui zat ini merupakan pemicu rasa senang.

Selain itu terpaaan sinar matahari ketika melaukan touring meningkatkan produksi vitamin D. Sementara vitamin tersebut dapat membuat mood seseorang jauh lebih baik.

Ketika Touring, Sedikitnya 300 Kalori Terbakar Setiap Jamnya

Kalori yang dibakar ketika naik motor setara dengan melakukan jalan cepat, yaitu sekitar 200-300 kalori. Bahkan ketika berkendara dalam kecepatan menengah dan cepat seperti ketika touring keluar kota, kalori yang terbakar bisa mencapai 600 kalori.

Selain kalori yang terbakar, tubuh juga akan “dipaksa” untuk melakukan latihan pembentuk otot. Karena badan harus tak henti menyeimbangkan motor dan mengendalikan kemudi yang berhubungan langsung dengan ban. Berbeda dengan menyetir mobil yang menggunakan kolom kemudi.

Mengenal Tempat Baru Yang Seru, Agar Hidupmu Tak Bosan

Hidup tentunya tak akan seru kalau menemui hal yang itu-itu saja. Rasa bosan inilah yang bisa terhapus ketika kamu melakukan touring motor. Bayangkan kita sedang seru naik motor. Tiba-tiba di depan mata disajikan pemandangan macam ini. Dari ketinggian kita bisa melihat pantai dan lautan yang membentang. Ketika cuaca cerah, situasi macam ini sulit ditandingi di daerah lain.

Sudah Siap Mau Touring? Pakai Motor Apa?

Ya, motor untuk touring memang tak serupa dengan kendaraan yang kamu gunakan sehari-hari. Ada beberapa spesifikasi yang bisa memudahkan kamu diperjalanan. bak gayung bersambut sepertinya Suzuki sangat mengerti apa yang menjadi kebutuhan para bikers akan motor touring. Mereka kembali melahirkan satu gebrakan baru untuk menambah seri motor jelajah miliknya, yaitu Suzuki GSX-S150 Touring Edition. Hadir dengan masih mengusung basis seri sebelumnya yaitu Suzuki GSX-S150, namun telah dilengkapi dengan beragam aksesoris yang sudah termaksud dalam komponen penjualannya.

Penambahan tiga komponen aksesoris berupa Windshield smoke + bracket black, Hand guard color dan Bracket & Side bag soft yang siap memacu perjalanan untuk menyusuri beberapa tempat indah di Indonesia. Tampilan desain dan performa yang mengangumkan membuat Suzuki GSX-S150 Touring Edition, Menjadi motor yang semakin terlihat gagah dengan tetap mengutamakan fungsionalitas.

Kalau kamu tertarik harus segera pesan, karena tipe edisi khusus seharga 25 juta rupiah ini hanya akan dilepas Suzuki sebanyak 150 buah saja setiap bulannya. Tersedia dengan dua pilihan warna saja, yaitu Stronger Red/Titan Black dan Matt Black.

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top