Tips

Senang Travelling Dan Senang Menuliskan Perjalananmu? Elok Dyah, Memberi Tips Yang Oke Soal Ini!

memikirkan diri sendiri

Buat kamu penggemar traveling, pasti paham bahwa oleh-oleh terbaik dari sebuah perjalanan adalah pengalaman. Sementara cara terbaik menyimpan dan mengingat pengalaman adalah dengan cara menuliskannya. Menuliskannya bisa melalui media apa saja, mulai dari blog, forum, artikel di media massa hingga menerbitkan buku.

Masalahnya, harus diakui tak mudah mendokumentasikan pengalaman traveling melalui tulisan. Namun kamu tak perlu khawatir soal ini, karena Elok Dyah pendiri komunitas backpacker dunia punya tips menulis traveling yang menarik. Perempuan yang juga berprofesi sebagai jurnalis di grup Kompas ini membagi pengalamannya pada acara bertema #BiarEksisAja yang digagas oleh situs EzyTravel pada 30 Juni 2015 lalu di Djakarta Cafe. Apa saja itu?

Supaya Tulisanmu Bagus “Belanja” Yang Banyak!

traveller

Loh apa hubungannya antara belanja dengan menulis traveling? Tenang, lihatkan bagaimana belanja ditulis dengan tanda kutip. Ya, belanja yang dimaksud di sini adalah memanfaatkan waktu yang ada untuk menggali sebanyak-banyaknya informasi. Layaknya berbelanja, kita harus membeli, membawa pulang informasi yang ada.

Menurut Elok Dyah, jangan dulu berasumsi terhadap daerah tempat tujuan wisata kita. Kosongkan dulu pikiran dan mulailah dari nol. Hal ini akan mempermudah kita menggali informasi.

Informasi ini tak hanya melulu pengalaman pribadi kita. Semua bisa didapat dari percakapan dengan narasumber, riset data dari buku, majalah dan internet. Jadi ketika berniat melakukan perjalanan dan berniat menuliskannya, jangan sungkan untuk memperkaya tulisan dengan hasil percakapan dengan orang lain disana.

Jangan lupa pula mengambil foto sebanyaknya. Gambar akan mempermudah kita mengingat kembali pengalaman yang kita alami ketika kita ingin menuliskannya.

Data dan informasi yang kaya akan memberi keluwesan buat kita sewaktu menulis. Fleksibilats ini juga berkaitan dengan panjang pendek tulisan yang kita inginkan. Jangan sampai kita kekurangan bahan hanya karena malas “berbelanja” informasi.

Senyum Adalah Bahasa Dunia Yang Harus Kamu Pahami

nenek tua senyum

“Hal pertama yang harus kita ingat, pandailah membawa diri dan tetap sopan” ujar Elok Dyah

Ya, masyarakat dan budaya yang baru kita masuki tentu punya tatanan masing-masing. Dan belum tentu sama dengan kita. Karena itu kita harus pandai membawa diri ketika dalam proses pengkayaan informasi.

Tak semua orang mengetahui apa niatan kita. Bukan tak mungkin mereka punya kekhawatiran tertentu ketika kita sedang melancong ke wilayahnya. Apalagi tidak semua satu bahasa dengan kita, meski itu masih di negara Indonesia sekali pun.

Karena itu sejak awal gunakanlah bahasa paling universal, yaitu senyum. Dengan menebar senyum kita akan lebih mudah diterima dan tentunya akan lebih mudah bagi kita untuk menggali informasi yang dalam.

Tinggalkan alat perekam, buku catatan, peralatan menulismu di penginapan!

alat-alat

Alat perekam, buku catatan dan sejenisnya dianggap Elok Dyah akan terlalu serius ketika kita sedang menggali informasi tentang pariwisata. Orang lokal yang kita temui bukan tidak mungkin akan langsung menarik diri ketika melihat corong microphone recorder kamu mengarah padanya.

“Berbicara santai saja dengan mereka, kita catat semua percakapan tersebut di dalam rekaman otak kita” tutur perempuan yang dalam setahun pernah mengunjungi 20 negara ini.

Kita justru akan bisa mendapatkan banyak cerita jika bisa membuat orang sekitar yang kita temui menjadi rileks dan nyaman. Catatlah semua informasi yang kita dapat sekembalinya ke penginapan. Ingatlah poin-poin penting yang mereka sampaikan.

Foto Jelas Memperkaya Tulisan Kita, Tapi Patuhi Etikanya ya!

Masih ingat bagaimana aksi para fotografer “nakal” pada acara waisak di Borobudur yang dikecam di ranah maya. Tanpa mengindahkan tata krama, sang fotografer mengambil sudut foto yang jelas-jelas menggangu ke khusyukan ibadah di Borobudur itu.

Untuk itu, kita perlu memahami garis besar etika di tempat yang akan kita foto. Tidak semua lokasi mengijinkan untuk diambil gambarnya. Cari tahu lebih dahulu soal ini. Perjelas hingga detail jangan sampai kamu menyalahi aturan.

Sementara untuk pengambilan foto terkait profil atau sosok seseorang, usahakanlah meminta izin terlebih dahulu secara sopan. Dan ini berlaku meskipun orang tersebut tengah berada di ruang publik. Aturan tidak menyebutkan demikan, namun tak semua etika harus ditulis bukan?

Sebelum Mulai Menulis, Langkah Pertama Adalah Merasakan Kembali Pengalaman Yang Sudah Kamu Lewati Tadi

merasakan kembali

Anggaplah kita sudah selesai melakukan perjalanan. Hasil belanja informasi kita sudah menumpuk sangat banyak. Nah, sebelum mulai menulis Elok Dyah menyarankan kita untuk sejenak merasakan kembali pengalaman tersebut. Jangan langsung menulisnya.

Tarik nafas, dan renungkan kembali indahnya perjalanan tersebut. Betapa unik pengalaman yang telah kamu dapatkan. Panggil kembali situasi-situasi yang mungkin sedikit menengangkan. Sambil mengingat-ingat, tengok foto-foto yang kita ambil untuk memperkaya tulisan tadi. Lihat dan nikmati terlebih dahulu.

Sudah Siap Menulis? Konsentrasi ya! Fokus!

catatan

Tipikal orang bermacam-macam. Mungkin ada yang lebih mudah fokus dalam keheningan setengah meditasi. Namun tak sedikit pula yang justru menemukan konsentrasi di tengah setelan musik cadas. Intinya gunakan. Intinya bawa level konsentrasimu ke tingkat yang paling tinggi. Hindari semua hal yang bisa memecah konsentrasi.

Sekarang, Kumpulkan Kembali Data Yang Sudah Kamu Punya!

pilih data

Taruh semua berkas-berkas data yang kamu punya di atas meja. Tak Cuma yang berhubungan langsung, berkas-berkas ini bisa berupa apa pun yang kita dapatkan ketika di perjalanan wisata tersebut.

“Saya selalu menyimpan dan menaruh kembali potongan tiket, bukti pemesanan hotel, karcis wahana, termasuk hasil riset dan wawancara di atas meja ketika sudah ingin mulai menulis” Sambung Elok Dyah.

Baca ulang data-data tersebut. Kemudian bayangkan kisah yang ingin kamu tuliskan setelah melihat data-data yang ada di berkas-berkas tersebut.

Stop! Jangan Mulai Dulu, Tentukan Sebelumnya Bagian-bagian Mana Yang Ingin Kamu Tulis

outline

Hanya dari satu perjalanan, bahkan satu tempat kita bisa menulis banyak hal. Nah, untuk satu tulisan jangan memasukan semua informasi sekaligus. Tentukan bagian mana yang ingin kita tuliskan.

Contoh kita bisa menulis Destinasinya. Seperti keindahan alam kota, desa, laut, gunung, fasilitas wisatanya dan sebagainya. Atau tentang kebudayaannya, keunikan adatistiadat, bahasa, kebiasaan hidup, makanan khas, kearifan lokal.

Contoh lain menulis tentang kondisi masyarakatnya. Apakah terbuka, tertutup, ramah atau tidak dengan wisatawan, dan sejenisnya. Terakhir kita bisa menuliskan hal-hal menarik yang terkait waktu seperti festival tahunan misalnya.

Asumsinya tulisan yang mau kamu tulis bukanlah sebuah tulisan straight news yang bersifat langsung. Apa itu Straight news? Kamu biasa menemuinya di koran atau situs-situs berita. Sifat langsung dengan bahasa yang singkat.

Sementara tulisan traveling yang kita bahas di sini adalah tulisan yang bersifat feature. Karena itu metode penulisannya berbeda dengan bahasa yang lebih halus. Feature lebih dekat dengan cerita, contoh mudahnya adalah tulisan-tulisan yang ada di majalah.

Nah, supaya kita bisa lebih mudah mengerjakannya, buatlah kerangka berpikirnya lebih dahulu. Tuliskan 3,4,5 poin penting yang akan dibahas dalam artikel tersebut. Jangan lupa, poin-poin tersebut harus terkait bahkan saling mendukung satu sama lainnya.

Contoh Outline Untuk Tulisan Perayaan Nyepi
• Perarakan Melasti di Pantai Kuta
• Arti Nyepi bagi masyarakat Hindu Bali
• Pendapat anak muda Hindu Bali mengenai arti Nyepi dan apa yang mereka lakukan dalam menjalani Nyepi.
• Pelaksanaan Nyepi di Bali (hasil observasi ketika hari H peringatan Nyepi)
• Konteks Nyepi dalam aktivitas sehari-hari

Lalu Outline ini harus diapakan ya?

menulis outline

“Paparkan satu per satu outline yang sudah kamu tulis menjadi rangkaian paragraf atau alinea. Gunakan bahasa yang sesuai dengan jiwa kamu, atau target pembaca yang ingin disasar. Tuliskan dengan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, tidak ruwet” Papar Elok Dyah.

Sekarang Menulislah Dengan Bebas Kawan!

bebas

Menurut Perempuan yang sudah mengarungi lebih dari 40 Negara ini, penulisan itu sifatnya sangat individual. Sifatnya berbeda antara satu orang dan lainnya. Kita harus membebaskan diri kita dari “belenggu” bayang-bayang penulis lain.

Tidak masalah menggemari tulisan seseorang. Jadikanlah contoh-contoh tulisan lain sebagai referensi. Tapi jangan berusaha untuk menjadi penulis yang kamu favoitkan ketika menulis. Jadilah diri kamu apa adanya. Penting untuk tetap percaya diri bahwa kita bisa menulis.

“Karena itu sangat perlu untuk membebaskan diri dari beban yang ada. Menulis dengan hati riang dan ringan akan membuat kamu lancar mengeluarkan isi pikiran, pengalaman dan kedalaman hati. Curahkan saja apa yang terlintas dalam kepala, tulis saja…tulis saja…” Terang Elok Dyah

Kamu Memang Bebas Menulis Tapi Ingat Jumlah Karakter Ya!

karakter penulisan

Walaupun kita bebas menulis namun kita punya keterbatasan jumlah space yang kita miliki. Walaupun kita menulisnya di dunia maya, tetap saja ada batasan jumlah karakter yang bisa membuat pembaca nyaman untuk melihat tulisan tersebut.

Karena itu penting untuk tetap mematuhi outline yang telah kamu buat sebelumnya. Perpindahan antara satu poin ke poin dalam outline harus dilakukan dengan halus dan saling terhubung. Hal ini agar mereka yang membaca tidak merasakan ada gap antara satu poin dan lainnya.

Cara termudahnya adalah dengan membuat sub-sub judul untuk poin yang telah dibuat. Cara ini dapat membantu penulis untuk berpindah dari poin yang satu ke poin yang lainnya.

Sudah Selesai Menulisnya? Sudah Diedit Belum?

Setelah tulisan kamu selesai, hal penting lain yang harus dilakukan adalah membacanya kembali. Kemudian editlah jika perlu dilakukan. Hal paling sederhananya adalah memperbaiki kesalahan tulis atau salah maksud dalam kalimat.

edit tulisan dengan kawan

Mintalah bantuan kawan untuk membacanya ulang. Minta penilaian mereka apakah tulisan kita sudah layak atau masih perlu koreksi. Kadang sudut pandang orang lain dibutuhkan untuk menyempurnakan tulisan kita.

Sempurnakan tulisan dengan menggabungkan gagasanmu dan masukan dari kawan-kawan yang telah membacanya. Selain itu usahakan tulisan tetap terkait dengan konstekstual jaman dan kehidupan sehari-hari

Wisdom

bijak menulis

“Tulisan tak melulu soal keindahan, soal keunikan, namun ada insight di kedalaman cerita kita. Ada wisdom, kebijaksanaan yang bisa kita ketengahkan dan bisa menjadi bahan perenungan kita untuk selalu tetap mensyukuri hidup” tutup Elok Dyah.

ezytravel sponsored

sponsored content

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pergi ke Bandung, Bisa Lewat Banyak Cara. Kamu Pilih yang Mana?

Untukmu yang tinggal di kawasan Jabodetabek, mungkin agak suntuk kalau menghabiskan waktu liburan atau akhir pekan hanya di sekitaran tempat tinggalmu. Ingin rasanya pergi sejenak ke luar kota demi menghilangkan kepenatan setelah lima hari dalam seminggu suntuk bekerja di Ibukota. Kota terdekat yang biasanya jadi tujuan warga Jabodetabek untuk berlibur ya salah satunya Bandung.

Berjarak sekitar 150 km dari Jakarta, Bandung menawarkan suasana yang kontras nan asri dibanding Jakarta. Meski tak dipungkiri, kemacetan kini juga mendera kota tersebut—terutama saat hari libur, tapi tak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Bandung. Akhir pekan biasanya dipilih, terutama bila ada tanggal merah di hari Jumat, Bandung akan tumpah ruah oleh wisatawan asal Jabodetabek. Menariknya, kini kita tak lagi dipersulit untuk akses ke Bandung. Kamu sendiri, bagaimana? Kalau diminta memilih, kamu akan ke Bandung naik apa?

Naik KRL Disambung Kereta Ekonomi. Meski Memakan Waktu, Setidaknya Tak Memakan Banyak Biaya Perjalanan

Tahukah kamu kalau ongkos ke Bandung bisa bermodalkan kurang dari Rp 30 ribu? Untukmu yang terbiasa naik KRL, barangkali perlu mencoba. Karena ternyata pergi ke Bandung bisa dengan sambung-menyambung KRL sehingga tak memakan ongkos yang cukup banyak. Caranya, dari stasiun asalmu, kamu naik KRL hingga Stasiun Manggarai.

Dari stasiun Manggarai yang adalah stasiun transit, sambung lagi dengan menaiki KRL dengan tujuan akhir Stasiun Cikarang. Selanjutnya, dari Stasiun Cikarang kamu beralih ke kereta ekonomi Walahar jurusan Purwakarta dengan harga tiket Rp 6 ribu. Baru dari Purwakarta, kamu kembali naik kereta ekonomi Cibatuan menuju Bandung hanya dengan tarif Rp 8 ribu. Coba hitung, ongkos perjalananmu dari Jakarta menuju Bandung tak sampai Rp 30ribu. Hemat bukan?

Beli Tiket Bus Travel Agar Tak Lelah dan Bisa Tidur Sepanjang Perjalanan

Kalau tak ingin lelah selama perjalanan ke Bandung, kamu bisa memilih untuk naik bus travel. Apalagi varian bus travel kian beragam dan semakin menawarkan kenyamanan sepanjang perjalanan. Alih-alih lelah, kamu justru bisa tertidur lelap selama perjalanan.

Keberadaan jalan tol Cipularang pun mempercepat perjalananmu dari Jakarta ke Bandung. Di luar adanya situasi waktu tempuh hingga ke pintu tol daerah Bandung bisa dipersingkat hanya 3 jam saja. Nantinya sampai tujuan, kamu cukup check in di penginapan dan melanjutkan agenda jalan-jalanmu. Efisien dan menyenangkan, bukan?

Naik Kereta Argo Parahyangan Demi Efisiensi Waktu

Kereta Argo Parahyangan sudah jadi primadona bila ingin bepergian dari Jakarta ke Bandung. Harga tiket dibawah Rp 100 ribu terbilang cukup terjangkau lantaran fasilitasnya juga mumpuni selama penumpang berada di dalam gerbong kereta. Belilah tiket dari jauh-jauh hari. Karena walaupun hanya bepergian ke Bandung, tiket kereta yang satu ini cukup banyak peminatnya.

Kereta ini memulai rutenya dari Stasiun Gambir dan berakhir di stasiun tujuan, Stasiun Bandung. Hal menarik lainnya kalau kamu memilih naik kereta Argo Parahyangan yaitu pemandangan selama di perjalanan. Rute kereta yang satu ini akan melewati jalur yang cukup ekstrem namun tetap aman. Sebagian dari penumpang mengaku penasaran dan memilih naik kereta ini lantaran ingin menikmati sensasinya berkereta lewat jalur yang ekstrem.

Kalau Pergi Sekeluarga Mungkin Memang Lebih Baik Menyewa Mobil Pribadi

Sementara untukmu yang mungkin memang berencana pergi ke Bandung bersama keluarga besar, memang lebih baik berkendara dengan mobil pribadi. Meski tak senyaman naik travel, yang terpenting kamu tiba di tujuan dengan selamat, bukan? Lagi pula, selama perjalanan, kamu dan anggota keluargamu bisa menghabiskan waktu dengan bercengkrama. Kalau sepanjang hari kerja kamu sukar sekali menemukan momen semacam ini, maka biarlah perjalanan ke Bandung jadi kenangan yang menarik untuk keluargamu.

Tapi Kalau Pergi Bareng Teman Sepermainan, Sangat Disarankan untuk Touring Demi Menambah Pengalaman

Touring ke Bandung? Pasti seru! Apalagi kalau hal ini sudah masuk agendamu bersama kawan-kawan sejak jauh-jauh hari. Kapan lagi kamu bisa berkendara sembari membuat momen agar diingat sampai hari tua? Soal persiapan, H-sebulan sebisa mungkin kamu berdiskusi dengan teman-temanmu agar rencana touring bisa dieksekusi. Terpenting, keselamatan dan keamanan saat berkendara yang pasti harus jadi dua hal utama. Meski mungkin kamu terbiasa touring dengan jarak melebihi Jakarta-Bandung, ingatlah mungkin touring kali ini akan memberikan pengalaman berbeda. Tetap buatlah perjalanan kali ini jadi mengesankan.

Soal kendaraan, kamu bisa mempercayakan kuda besi dari Suzuki yaitu Suzuki GSX-S150. Kamu jangan khawatir, tak hanya nyaman dipakai berkendara sehari-hari, motor ini pun tetap menunjukkan performa yang mumpuni untuk durasi perjalanan jauh.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Tipe GSX-S150 ini memang bergaya street fighter yang juga mengadopsi tampilan touring yang cocok untuk perjalanan jauh. Karena itu posisi berkendaranya tak terlalu menunduk macam di tipe R. Handle barnya dibuat lebar dengan posisi yang berada tinggi di atas tangki dan tempat duduk. Tentunya gaya berkendara ini dimaksudkan agar pengemudi tak lekas lelah dalam perjalanan jauh.

Manajemen mesin GSX-S150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Serunya performa tinggi ini diimbangi dengan radiator yang besar. Dengan ukuran pendingin air yang besar ini, diharapkan suhu mesin akan tetap optimal meski dipacu dengan tenaga maksimal. Dan pastinya akan tetap nyaman jika dipakai dalam durasi perjalanan jauh atau untuk dipakai harian.

Konsisten dengan konsep ini, tangki dibuat aerodinamis dengan bentuk melengkung. Kapasitasnya yang mencapai 11 liter, dipastikan cukup untuk mencapai jarak tempuh jauh. Meski aerodinamis  justru penampilan GSX-S150 ini terlihat cukup gagah. Dijamin perjalan touring ke Bandung akan jadi momen tak terlupakan.

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ingin Mengukir Cerita Berkesan Bersama dengan Teman? Nih Ada 7 Spot Camping yang Menawan!

Konon Dr. Andrea Faber Taylor, seorang peneliti lingkungan dan perilaku di Landscape and Human Health Laboratory Universitas Illinois mengatakan bahwa Atensi kita harus dipulihkan kembali dari suatu kelelahan, dan ada juga banyak bukti ilmiah bahwa alam adalah satu hal yang tampaknya benar-benar efektif menciptakan [pemulihan] tersebut” 

Nah, sejalan dengan kegiatan di alam yang dimaksudkan diatas, camping jadi salah satu hal paling menyenangkan yang dipercaya mampu menyengarkan pikiran. Bahkan tak hanya itu saja, kegiatan ini juga bisa jadi ajang untuk semakin mendekatkan kita pada kawan yang ikut camping bersama.

Tak perlu dijelaskan, kamu pasti sudah khatam jika negeri kita ini memiliki banyak sekali tempat-tempat menarik untuk dijadikan lokasi camping yang asik. Walau beberapa masih tempat memang masih sukar dijangkau oleh keterbatasan akomodasi dan rute jalan.

Tapi jangan dulu patah arang, demi cerita indah yang kelak akan jadi  kenangan. Kali ini ada beberapa tempat asik yang sudah berhasil kami rangkum dari beberap sumber. Dan semoga artikel ini bisa membantu keinginanmu dan beberapa kawan lain, untuk bisa camping demi menyengarkan pikiran.

Mulai dari Kawasan Barat Jawa, Ada Kawasan Situ Gunung di Sukabumi yang Patut Dicoba

Sumber : https://www.instagram.com/eastjourneys/

Berlokasi 16 km dari pusat kota Sukabumi, tempat ini berada dalam ketinggian 850 mdpl di kaki gunung Gede Pangrango, Sukabumi. Jika kamu dan teman-temanmu cukup ramai, tak perlu takut. Sebab area camping Danau Situ Gunung yang masih asri ini cukup luas, untuk bisa kalian jadikan tempat Camping dan bersenda gurau bersama.

Konon rute perjalanan untuk mencapai area camping tak terlalu sukar. Bahkan jika kamu berniat pergi dengan akomodasi motor, boleh. Sebab dari beberapa informasi pengunjung yang akan berkemah diperbolehkan untuk membawa motor hingga di sisi danau.

Dengan catatan, kamu harus berhati-hati, sebab selepas pintu masuk area wisata Situ Gunung, ada beberapa jalanan di sisi pinggir yang maih relatif tajam.

Bergerak ke Arah Tengah, Ada Dataran Tinggi Dieng yang Cukup Terkenal dengan Keindahan Alamnya

Sumber : http://www.sikunir.com

Dieng memang selalu juara, bahkan tak hanya satu dua tempat saja. Rasanya segala sisi tanah yang ada disana, selalu mempunyai pesona yang tak ada habisnya. Berada diantara dua wilayah, yakni Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo, ada banyak tempat yang bisa kamu jadikan pilihan untuk camping bersama dengan kawan.

Mulai dari Bukit Sikunir, Bukit Sidengkeng, hingga Bukit Pangonan. Karena Dieng memang dikelilingi oleh beberapa Bukit, maka kamu punya banyak pilihan yang bisa dijejaki untuk camping.

Lalu Ada Tanjung Ringgit yang Ada di Ujung Tenggara Pulau Lombok

Sumber : https://www.instagram.com/lombok_cab/

Lombok mungkin jadi salah satu daerah dengan keindahan pantai yang aduhai. Pemandangan laut dan beberapa pantai disana, kerap jadi sesuatu yang memanjakan mata. Dan untuk camping berkesan yang kamu impikan, Tanjung Ringgit jadi salah satu tempat yang patut dijadikan pilihan.

Terletak di wilayah geografis Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur yang juga terpisah sejauh 85 km dari pusat kota Mataram, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan ketika mendirikan tenda dan camping di Tanjung Ringgit.

Selain biru air lautnya yang indah, dengan hamparan perbukitan yang cukup instagramable. Kamu juga bisa menikmati ciamiknya terumbu karang dari tempat camping berada. Tak hanya itu saja, kamu juga akan menemukan beberapa bangunan peninggalan penjajahan Jepang, yang menjadi bukti betapa pentingnya tempat ini, yakni meriam dan barak berupa gua untuk tempat pengintaian dan persembunyian.

Bergerak Ke Pulau Indah Bali, Kamu Perlu Bermalam Untuk Camping di Desa Pinggan, Kintamani

Sumber : https://www.kompasiana.com/losnito

Untuk sampai di lokasi ini, dari sekitaran objek wisata Pantai Kuta, kamu butuh lebih kurang 3 jam perjalanan hingga ke Desa Pinggan, dengan menggunakan motor. Berada 74 km dari Kuta, tempat ini jadi salah satu destinasi yang epik untuk menikmati indahnya sunrise pagi dengan kabut yang menawan.

Meski rute perjalanannya cukup terjal, kami rasa lelahmu akan terbayar kalau bangun pagi dengan situasi yang sungguh menyejukkan hati.

Kembali Ke Jawa, Ada Pantai Banyu Anjlok dengan Sejuta Pesona

Sumber : https://www.instagram.com/mirzha.ast/

Jika sedang ingin diguyur dengan dinginnya air terjun, plus berjemur dibawah teriknya matahari. Kamu bisa pergi ke Pantai Banyu Anjlok, yang terletak di Desa Purwodadi Tirtoyudo, Malang, Jawa Timur. Dan jika kamu akan berangkat dari pusat kota Malang, perkiraan untuk sampai disini kurang lebih 3 hingga 4 jam perjalanan.

Kamu memang butuh perjuangan, sebab rute perjalanan ke Pantai Banyu Anjlok cukup berkelok, terjal dan naik turun bukit pula. Tapi untuk pemandangan indah yang menakjubkan, jarak yang jauh tak selalu jadi masalah.

Serta Tak Lupa Pula, Hutan Pinus Taman Dayu di Pasuruan, Jawa Timur

Sumber : https://indonesia.tripcanvas.co

Bermalam dengan latar belakang alam terbuka memang selalu jadi kesenangan tersendiri untuk setiap jiwa yang sedanng lelah. Dan salah satu tempat di Jawa Timur ini bisa jadi pelampisan untuk lelah yang selama ini sudah tertimbun banyak dalam badan.

Dari luar area ini akan tampak seperti kawasan perumahan, sepanjang jalan ada deretan pepohonan hijau yang rindang dan bersih. Bahkan kalau kamu tak ingin susah payah bawa tenda, ada tempat penyewaan yang bisa kamu jadikan pilihan. Selain area camping, juga ada beberapa spot yang mungkin bisa kamu jajaki. Mulai dari rumah kayu, rumah pohon dan flying fox juga.

Dan yang Terakhir, Berkemah di Pantai Sanglen Yogyakarta dengan Mereka Pasa Sahabat Tercinta

Sumber : https://www.instagram.com/f_nugrohoo/

Yogya memang selalu jadi kota kecintaan semua orang. Bahkan meski kamu bukan orang yogya asli, rasanya pulang ke kota ini jadi sesuatu yang selalu dinanti. Nah, kali ini jika kamu dan kawan-kawanmu ingin mencoba camping dan menikmati malam dengan gemercik air ombak yang menawan. Pantai Sanglen bisa jadi jawaban atas segala kegundahan.

Terletak di Dusun Kelor, Desa Kemandang, Kecamatan Tanjungsari Gunungkidul. Lokasi pantai ini berada sekitar 70 km dari pusat Kota Yogja atau setara dengan 2 jam perjalanan dengan kendaraan pribadi. Dan berita baiknya, lokasi ini belum banyak diketahui oleh orang. Jadi sangat pas untuk menciptakan momen berkesan dengan teman.

 

 

 

 

 

 

 

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tertarik Solo Traveling ke Luar Negeri? Cobalah Melipir ke 5 Negara Ini

Berkat Instagram, yang namanya traveling seakan jadi kegiatan yang harus dijajal setidaknya sekali seumur hidup. Ya, usia muda jangan sampai habis untuk bekerja saja. Ambilah waktu cuti dan lakukan traveling demi kebahagiaan diri sendiri juga. Apalagi yang namanya traveling bukan sekadar berkunjung dan pelesiran ke tempat baru, namun ada kesenangan tersendiri ketika kita bisa mencapai tempat tersebut.

Namun tak semua punya mental traveler. Karenanya, melihat seseorang yang berani mengambil keputusan untuk melakukan solo traveling justru sangatlah keren. Coba kamu bayangkan, disaat yang lain memilih jalan-jalan ala pelancong, ada saja satu temanmu yang suka pelesiran kesana kemari dengan menggendong tas backpack. Darinya, setidaknya kamu bisa belajar kalau solo traveling itu tak selamanya menakutkan. Kamu boleh mencobanya. Kalau mungkin sudah bosan dengan destinasi dalam negeri, ya coba saja solo traveling ke luar negeri. Tak usah takut. Yang diperlukan adalah mental yang siap untuk menaklukan dunia.

Cobalah Mulai Petualanganmu dengan Menyambangi Negara Tetangga. Pergilah ke Singapura Untuk Menguji Dulu Sejauh Mana Keberanianmu

Ya, tips paling aman menjajal solo traveling ke luar negeri adalah dengan menyambangi negara tetangga seperti Singapura. Kita sama-sama sudah tahu kalau negara yang satu ini bukan hanya dekat dari Indonesia, namun juga soal berbagai fasilitas publik yang sudah mumpuni, sarana transportasi, hingga kebersihan di negara ini mengindikasikan satu hal, kamu akan aman kalau jalan-jalan ke Singapura. Berdasarkan sejumlah laporan, negara ini pun minim kriminalitas sehingga kamu tak perlu risau kalau hendak menyiapkan agenda solo traveling ke Singapura.

Berhasil ke Singapura Sendiri Saja, Cobalah Menyebrang ke Malaysia. Bak Berlibur di Negeri Sendiri, Kamu Tak Akan Mengalami Kesulitan yang Cukup Berarti

Kamu perlu tahu, Malaysia selalu jadi destinasi untuk setiap penerbangan low cost transit. Karenanya, hal ini memudahkan wisatawan yang hendak berlibur ke negara tersebut. Untukmu solo traveler pemula, sekalipun liburanmu hanya ke Malaysia, setidaknya jadikanlah pembuktian kalau kamu bisa pergi ke negara tetangga seorang diri dengan berbekal keberanian.

Jepang Sering Jadi Destinasi Liburan Orang Indonesia, Kamu pun Patut Mencoba untuk Traveling Kesana

Untuk solo traveler cewek, jadikan Jepang sebagai destinasi yang wajib kamu kunjungi. Sebab banyak sekali atraksi wisata dan tempat-tempat indah nan cantik yang pasti cocok untuk jiwa para perempuan. Misalnya, seperti bunga sakura dan warna-warnanya yang indah, atau kamu bisa menjajal kimono layaknya orang Jepang, serta tak ada salahnya berendam di onsen demi relaksasi tubuh setelah melakukan perjalanan panjang. Hanya saja, tetap perhitungkan anggaranmu ya, sebab biaya liburan di negara ini relatif mahal.

Atau Kalau Mau Bepergian ke Negara dengan Nuansa Alam yang Eksotis, Datang Saja ke Selandia Baru

Jangan terburu-buru mau beranjak ke Eropa. Tak semua destinasi mengagumkan ada di benua tersebut. Sebagai permulaan, coba saja mengunjungi Selandia Baru. Untukmu pecinta film The Lord of The Rings pasti ingin sekali bertandang ke negara yang satu ini. Ya, negara dengan pesona alam yang mengagumkan ini memang layak masuk jadi bucket list kamu selanjutnya. Tak hanya indah, Selandia Baru juga dikenal sebagai negara yang aman untuk dikunjungi.  Bahkan disana ada penginapan yang khusus disediakan untuk solo traveler perempuan.

Kalaupun Mau ke Eropa, Jajal Saja ke Islandia. Pemandangannya Akan Membuatmu Serasa Berada di Negeri Dongeng

Untukmu yang selalu terpukau dengan keindahan aurora atau gletser, percayalah, kamu wajib liburan ke Islandia. Selain pemandangannya yang luar biasa, Islandia juga dikenal sebagai negara dengan tingkat kejahatan terhadap wanita paling rendah di dunia. Berdasarkan laporan, tindakan kriminal tak pernah terjadi di negara ini. Bahkan menurut Global Peace Index, negara ini memiliki angka pembunuhan dan perampokan paling rendah di dunia. Jadi, kamu tak perlu khawatir kalaupun mau bepergian sendiri hingga ke Islandia.

 

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Supaya Hemat Saat Bepergian, Jangan Terbiasa Transaksi Ini Itu Ketika Sedang Liburan

Khusus untuk yang baru pertama kali liburan ke luar negeri, pasti ada rasa was-was yang mendera. Mulai dari perkara komunikasi, takut makanannya tidak cocok, bahkan bingung membuat daftar itinerary yang dibutuhkan. Namun diantara semua kekhawatiran itu, sejatinya ketakutan yang paling rentan mendera adalah soal budget alias anggaran. Namanya juga liburan, apalagi di negeri orang, mau tak mau persiapannya pun harus sematang mungkin sehingga kita tak menghabiskan banyak biaya bahkan bisa tetap belajar berhemat selama berlibur.

Sebelum Berangkat maupun Menjelang Pulang, Biasakan Makan Dulu yang Banyak. Hal Ini Membantumu Menghemat Biaya Makan Mengingat Harga Makanan di Bandara Biasanya Mahal

Meski tampaknya sepele, anjuran ini ada baiknya jangan diabaikan Kawan! Setibanya di bandara, kalau perutmu belum terisi, yang ada justru menyulitkanmu. Kamu  jadi kelabakan mencari makanan, belum lagi harga yang dipatok dua kali lipat dari harga biasanya. Mungkin kamu bisa bilang ingin menahan lapar. Tapi kalau penerbanganmu memakan waktu yang relatif lama, mau tak mau kamu pasti harus makan.

Andai kata transit di Singapura atau Kuala Lumpur, setidaknya kamu perlu menyiapkan minimal Rp 100 ribu untuk sekali makan. Nah hal-hal semacam ini masih bisa disiasati yaitu dengan membawa bekal dan mengisi perut terlebih dahulu dari rumah. Kan lumayan kamu jadi bisa menghemat sekian ratus ribu.

Bila Bepergian Jauh, Belilah Tiket Connecting Flight Demi Mencegahmu Nombok Beli Tiket Baru, Lantaran Delay dan Ketinggalan Pesawat Kedua

Kalau kamu mau pergi ke negara yang relatif jauh dan butuh transit, sebaiknya biasakan memilih connecting flight alias terbang dengan maskapai yang sama. Percayalah, hal ini akan menguntungkanmu karena pesawat lanjutan tetap akan menunggu penumpang dari pesawat pertama meskipun delay.

Sementara kalau kamu tidak memanfaatkan connecting flight, delay yang dialami pesawat pertamamu mungkin tak akan ditolerir oleh maskapai kedua. Yang ada, dengan jeda waktu yang sedikit, bisa jadi kurang dari empat jam, kamu jadi dikejar waktu dan terburu-buru. Kalau sedang apes dan tertinggal pesawat, kamu harus kembali beli tiket baru. Jutaan rupiah jadi melayang kan?

Biasakan Pesan Bagasi Pesawat Secara Online demi Menghemat Anggaran Juga ya Kawan

Nah, ini kamu juga perlu tahu. Harga bagasi dan makanan di dalam pesawat biasanya akan jauh lebih mahal kalau kamu pesan sewaktu check in. Pasti akan merepotkan sekali kalau misalnya perjalanan jauh dan harus transit untuk sekali penerbangan. Sebab harga bagasinya pasti mahal banget. Hitung saja ongkos pesawat ditambah bagasi dengan sistem PP. Bisa-bisa bagasimu dapat seharga tiket pesawatmu. Padahal, hal semacam ini bisa diantisipasi sejak awal.

Pesanlah Setiap Akomodasi yang Kamu Perlukan di Negara Tujuan Jauh-jauh Hari. Selain Lebih Murah, Kamu Jadi Tak Perlu Bawa Banyak Uang

Nyatanya, booking hotel di salah satu aplikasi di Indonesia jauh lebih murah dibanding pesan di sana. Misalnya, memesan lewat aplikasi cuma 150 ribu, ternyata sewaktu mau perpanjang ditempat, pelancong diminta membayar 300 ribu lantaran memang itulah tarifnya. Nah kalau kamu bisa menghemat Rp 150 ribu dari sini, lumayan bisa hemat seratus ribuan. Selain itu, kalau kamu sudah membayar semua akomodasi di sini, kamu tak perlu bawa banyak uang dan takut kekurangan uang di sana.

Hindari Tarik Tunai dengan Menggunakan ATM Lokal di Negara Tujuan, Biasanya Potongannya Cukup Mahal untuk Sekali Transaksi

Kalau sudah pesan semua akomodasi, kamu jadi tak perlu bawa banyak uang. Kamu pun tak perlu tarik tunai di ATM lokal. Sebagai contoh, menarik uang di Nepal bakal kena potongan sekitar Rp 50 ribu untuk satu kali transaksi. Nah kalau kamu menarik sebanyak  empat kali saja sudah 200 ribu kepotong sia-sia. Transaksi semacam ini sejatinya tak terasa. Tapi lumayan, bisa membuat uangmu cepat habis. Karenanya, lebih baik bawalah cukup uang sehingga tak perlu transaksi atm berkali-kali di negara tujuanmu.

 

1 Comment

1 Comment

  1. Shinta

    July 10, 2015 at 11:06 am

    Dan saya berusaha mengingat isi presentasi eh ternyata semua ada di sini 😀
    *catet ah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top